Claim Missing Document
Check
Articles

Bagaimana Indikator Cash Ratio, Current Ratio, Fixed Asset Turn Over, ROA, ROE dan Receivables Turnover Berhubungan dengan Kemandirian Rumah Sakit? Anwar, Saiful; Rusnoto, Rusnoto; Purnomo, Jeki
Accounting Global Journal Vol 9, No 1 (2025): Accounting Global Journal
Publisher : Badan Penerbit Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/agj.v9i2.14512

Abstract

Kebutuhan kemandirian keuangan menjadi tantangan bagi perusahaan termasuk instansi layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara Cash Ratio, Current Ratio, Fixed Asset Turnover, ROA, ROE, dan Receivable Turnover dengan tingkat kemandirian rumah sakit (Cost Recovery Rate). Desain penelitian menggunakan metode mixed method explanatory design. Penelitian ini mengambil sampel berupa laporan rasio keuangan rumah sakit tahun 2019-2023 dan tiga pegawai rumah sakit dengan teknik purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari bagian keuangan rumah sakit dan dianalisis menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Cash Ratio berkorelasi sedang dan tidak signifikan terhadap kemandirian rumah sakit, (2) Current Ratio berkorelasi rendah dan tidak signifikan, (3) Fixed Asset Turnover berkorelasi rendah dan tidak signifikan, (4) Receivable Turnover berkorelasi sangat kuat dan signifikan, (5) ROA berkorelasi kuat namun tidak signifikan, (6) ROE berkorelasi kuat namun tidak signifikan. Penelitian ini bertujuan memberikan wawasan tentang indikator-indikator keuangan yang berhubungan dan memengaruhi kemandirian rumah sakit.
OBESITAS, POLA MAKAN, DAN POLA TIDUR DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI KLINIK ASY-SYIFA KUDUS Risky Maulana; Rusnoto, Rusnoto; Kartikasari, Fitriana; Edy Soesanto
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.784

Abstract

Hipertensi adalah penyakit tidak menular dengan prevalensi meningkat setiaptahun, sering disebut silent killer karena sering tanpa gejala. Faktor gaya hidupseperti obesitas, pola makan, dan pola tidur berperan penting dalamperkembangannya, di mana obesitas meningkatkan beban kerja jantung, polamakan tinggi garam, lemak, dan gula memperburuk tekanan darah, serta pola tiduryang buruk mengganggu keseimbangan hormon.Penelitian di Klinik Asy-SyifaKudus menggunakan desain cross-sectional dengan 81 responden dan analisis ujiSpearman (Rho) menunjukkan bahwa pola makan (p = 0,005) dan pola tidur(p=0,001) memiliki hubungan signifikan dengan hipertensi, sementara obesitastidak. Pola tidur memiliki korelasi lemah hingga sedang (-0,314), sedangkan polamakan (-0,278) dan obesitas (-0,259) memiliki korelasi lemah. Hasil inimenunjukkan bahwa semakin buruk pola makan dan kualitas tidur, serta semakintinggi tingkat obesitas, semakin besar risiko hipertensi
AKTIVITAS FISIK, KEBIASAAN MEROKOK, DAN KONSUMSI KOPI DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI KLINIK ASY-SYIFA DESA JANGGALAN KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS Delta Surya Kusuma; Rusnoto, Rusnoto; Kartikasari, Fitriana
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.785

Abstract

Hipertensi adalah kondisi medis yang ditandai dengan tekanan darah sistolik yang mencapai atau melebihi 140 mmHg dan/atau tekanan diastolik yang mencapai atau melebihi 90 mmHg. Kondisi ini sering disebut "Silent Killer" karena sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga sulit untuk dideteksi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara kuantitatif bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan konsumsi kopi dengan kejadian hipertensi di Klinik Asy-Syifa Kudus. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 80 responden yang dipilih secara purposive. Data penelitian berupa data kuantitatif yang dikumpulkan melalui kuesioner, yaitu Fagerstrom Test for Nicotine Dependence untuk kebiasaan merokok, International Physical Activity Questionnaire untuk aktivitas fisik, dan Caffeine Consumption Questionnaire untuk konsumsi kopi. Pengukuran hipertensi dilakukan dengan menggunakan tensiometer digital atau manual. Hasil analisis data dengan uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan signifikan antara aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan konsumsi kopi dengan hipertensi (p < 0,05).
Analisis Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pelaporan Kejadian Risiko di Unit Sanitasi Instalasi Pemeliharaan Sarana ( IPSRS) di Rumah Sakit Umum Daerah Sunan Kalijaga Demak Fitriyana, Audina; Rusnoto, Rusnoto; Farid, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pelaporan kejadian risiko di unit sanitasi instalasi pemeliharaan sarana (IPSRS) di Rumah Sakit Umum Daerah Sunan Kalijaga Demak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode total sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang menggunakan seluruh populasi sebagai sampel. Hasil : Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat potensi risiko pada pengelolaan serta pemeliharaan limbah medis infeksius, non infeksius serta limbah cair di Rumah Sakit Umum Daerah Sunan Kalijaga Demak yaitu adanya potensi tertusuk / tergores / tersayat benda tajam (jarum suntik, ampul, pecahan alat,benda tajam lainnya), terjatuh / terpeleset / terkilir, tersengat listrik, tercebur, terpeleset, terkena cairan kimia, terkena cairan darah, bau tidak sedap, terpapar penyakit menular dan berbahaya, low back pain, musculosceletal disorder dan kelelahan akibat beban kerja. Kesimpulan : Peluang kemungkinan terjadinya risiko pada pengelolaan limbah infeksius B3, non infeksius/ rumah tangga yaitu sangat jarang/ sangat rendah (low) karena saat pemilahan limbah B3 infeksius maupun non infeksius sudah di bedakan sesuai dengan jenis limbahnya, petugas tertib menggunakan APD lengkap, mencuci tangan dengan handwash dan air mengalir, memberi laporan ke PPI ( Pencegahan dan Pengendalian Infeksi ) jika ada kecelakaan kerja. Untuk peluang kemungkinan terjadinya risiko penyebaran penyakit yaitu rendah ( low ) karena penanganan untuk limbah cair sudah tertib menggunakan APD, bekerja sesuai SOP, lengkap terutama masker dan sarung tangan dan menggunakan pakaian khusus saat berada di IPAL, maintenence alat rutin dilakukan. Untuk peluang kemungkinan terjadinya risiko K3 yaitu tinggi ( high ) karena di IPAL memungkinkan untuk tercebur, terpeleset atau bahkan tersengat listrik, saat pengecekan di bak penampung masih menggunakan tangga jadi rawan licin dan rawan terpeleset bahkan tercebur, untuk panel di IPAL bervoltase tinggi jadi rawan tersengat jika tidak waspada dan hati-hati dalam bekerja.
Effectiveness of Coping Through Audio Visual Education of J. Watson's Caring Concept Model on Reducing Anxiety Pre Percutaneous Coronary Intervention (PCI) of Cad Patients in the Hospital Rahayuningrum, Endah Tri; Pujianto, Tri Ismu; Rusnoto, Rusnoto
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 5 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i5.6888

Abstract

Coronary Heart Disease (CHD) is the leading cause of death globally, including in Indonesia. One of the procedures to treat CHD is Percutaneous Coronary Intervention (PCI), but this action often causes significant anxiety in patients. Unmanaged anxiety can worsen the physical and mental condition of patients. This study aims to analyze the effectiveness of audio-visual education based on the Caring Jean Watson concept in reducing anxiety in pre-PCI patients at Dr. Loekmonohadi Hospital, Kudus. The study design was a quasi-experiment with a "nonequivalent control group design", involving 40 patients divided into two groups: intervention (Watson's audio-visual caring education) and control (conventional education). Anxiety levels were measured using the Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS) before and after the intervention. The data obtained before being analyzed was tested using the Shapiro-Wilk test to ensure that the data was normally distributed, then a parametric paired T-test was carried out to see the difference in anxiety between before and after being given education. The results showed a significant decrease in anxiety in the intervention group, where 45% of patients reached normal anxiety levels and only 10% still experienced severe anxiety. In contrast, in the control group, 70% of patients remained at severe anxiety levels. The paired T-test statistical test produced a p-value of 0.000 (p < 0.05 ), indicating a significant difference before and after education. Caring-based audio-visual education has been shown to be effective in reducing pre-PCI patient anxiety.
Hubungan Pelatihan Kerja, Penghargaan dan Keterampilan Komunikasi terhadap Mutu Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Loekmono Hadi Kudus Zahra, Sheva Jusuf Az; Rusnoto, Rusnoto; Farid, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30620

Abstract

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di unit rawat jalan, pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi mutu pelayanan sangatlah penting. Pelatihan kerja, penghargaan, dan keterampilan komunikasi tenaga kesehatan merupakan aspek krusial yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan rawat jalan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 33 perawat poli rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Loekmono Hadi Kudus. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji Chi Square, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja berhubungan signifikan dengan mutu pelayanan (p = 0,0001; OR = 33,333), artinya perawat yang mendapatkan pelatihan memiliki peluang 33 kali lebih besar untuk memberikan pelayanan bermutu. Penghargaan juga berhubungan signifikan (p = 0,022; OR = 7,333), sehingga perawat yang merasa dihargai memiliki peluang 7,3 kali lebih besar memberikan pelayanan bermutu. Keterampilan komunikasi merupakan faktor yang paling kuat dan dominan (p = 0,0001; OR = 62,5; Exp(B) = 68,867), dengan peluang hampir 69 kali lebih besar dalam memberikan pelayanan bermutu. Rumah sakit diharapkan meningkatkan pelatihan kerja, memberikan penghargaan yang sesuai, dan melatih keterampilan komunikasi perawat untuk meningkatkan mutu pelayanan rawat jalan.
Does the Overcost Prediction Index Relate to Nursing Service Quality in BPJS Inpatients? Rustianawati, Yuni; Rusnoto, Rusnoto; Dedi, Blacius
JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Vol. 14 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jmmr.v14i2.581

Abstract

Health financing through the INA-CBGs system by BPJS Health frequently engenders a discrepancy between the actual hospital tariff and the INA-CBGs tariff. The discrepancy may result in overcosts associated with the quality of nursing services. This study examined the correlation between the overcost prediction index (which encompasses hospital tariffs, disease diagnosis, type of service, and length of stay) and the quality of nursing services in BPJS inpatients. The present study employed a quantitative descriptive method with a cross-sectional design, encompassing 104 BPJS class III inpatients at RSUD dr. Loekmonohadi Kudus, who were selected through a purposive sampling technique. The data were collected using a structured questionnaire tested for validity and reliability, then analyzed univariately and bivariately using Pearson's Chi-Square test. The findings indicated a substantial correlation between the components of the overcost prediction index and the quality of nursing services. This finding is statistically significant and makes a scientific contribution to developing health financing systems and nursing service quality. The practical implications of this study highlight the imperative for periodic evaluation of the INA-CBGs system, the precision of diagnosis coding, and the implementation of theory-based nursing service models to preserve service quality within the limitations imposed by JKN health financing.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK, WAKTU TUNGGU DAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI KLINIK ASY-SYIFA KUDUS Mukti, Muhammad Haykal Candra; Rusnoto, Rusnoto; Suwandi, Edi Wibowo
Jurnal EDUNursing Vol 9 No 1 (2025): April - Agustus 2025
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/edunursing.v9i1.5907

Abstract

This study aims to analyze the relationship between therapeutic communication, waiting time, and service quality to patient satisfaction at Asy-Syfa Clinic Kudus. Patient satisfaction is an important indicator in assessing the quality of health services. Factors such as good therapeutic communication, efficient waiting time, and optimal service quality are believed to have a significant role in increasing patient satisfaction. This study used a descriptive correlational design with a cross-sectional approach, involving 97 patients selected using accidental sampling techniques. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Spearman rank test. The results of this study are expected to provide strategic recommendations for Asy-Syfa Clinic to improve service quality, optimize waiting time management, and improve the quality of therapeutic communication so as to increase overall patient satisfaction. Keywords: communication, waiting time, service quality, patient satisfaction
Pelatihan Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Daya 450 Watt bagi Remaja Masjid dan Takmir Masjid Al-Huda Mashurin di Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah Mustaqim, Mustaqim; Wibowo, Hadi; Rusnoto, Rusnoto; RW, Galuh; H, Royan; Isradias M, Isradias; Yunus, Muhamad; Umisara, Elinda
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 6 No. 01 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v6i01.1797

Abstract

Pemanfaatan energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), semakin penting dalam rangka mendukung keberlanjutan energi dan penghematan biaya listrik, khususnya bagi fasilitas sosial keagamaan seperti masjid. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan perencanaan dan instalasi sistem PLTS berdaya 450 Watt kepada takmir Masjid Al-Huda Mashurin di Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi alat, serta praktik perancangan sistem tenaga surya skala kecil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap komponen utama PLTS, cara perhitungan kebutuhan daya, serta prosedur instalasi sederhana. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap potensi penerapan energi surya sebagai solusi penghematan biaya listrik masjid. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi implementasi energi terbarukan di lingkungan masyarakat sekitar.
Pengaruh Frekuensi Senam Aerobik Mix Impact Selama 40 Menit Teradap Penurunan Berat Badan pada Komunitas Senam di Desa Kumendung Rembang Ulissyafa’ah, Lailatul; Rusnoto, Rusnoto; Mardiana, Sri Siska
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51254

Abstract

loss in the gymnastics community in Kumendung Village, Rembang. The research design used was a quasi-experiment with a pretest-posttest design in two groups. The number of samples was 20 respondents, divided into two groups with different frequencies of gymnastics. The research instrument was in the form of a weight observation sheet, while the data analysis used a paired t-test and an independent sample t-test. The results showed that in the first group there was an average weight decrease of 2.20 kg with a value of p = 0.001, while in the second group there was an average decrease of 4.50 kg with a value of p = 0.000. This proves that 40-minute mix-impact aerobic exercise has a significant effect on weight loss, although comparisons between the two groups show no significant difference. In conclusion, mixed impact aerobic gymnastics can be used as one of the effective methods in weight loss programs, if it is done regularly and accompanied by a healthy lifestyle.
Co-Authors Afonita, Kiki Afriyanti Nurul Azizah Afriyanti Nurul Azizah Agus Susilo ahmad farid Ahmad Nur Syafiq Ahmad Nur syafiq Aisyah Susanti Alfian, Rafi Andriani, Diah Anik Wiyarni ANIS FITRIANI Arief Adi Saputro Aristianti, Fina Sari Ayu Asiyatul Karomah Ayu Asiyatul Karomah Azizah, Intan Rismatul Azizi, Rofiqi Naufal Choirul Anas Damayanti, Mutiara Sukma Dedi, Blacius Delta Surya Kusuma Deni Ristiawan Desie Andriyani Dewi Hartinah Dicky Firman Setyono Djauhar Arif Edi Wibowo Suwandi Edy Soesanto Ery Yanuar Fania Nurul Khoirunnisa Faridah, Umi Ferry Dwi Cahyadi Firman Setyono, Dick Fitriana Kartikasari Fitriyana, Audina Galuh Renggani willis Gannis Ayu Fatmalsari Ghazi, Tafta H, Royan Hadi Sabdo Hadi Wibowo Hadibashir, Hamim Zakky Haiya, Nutrisia Nu'im Heny Siswanti Hermawan, Hengki Ika WAHYUNI Ika Widyawati Indah Retnosari Irfan Santosa Isradias M, Isradias Iwan Ardian, Iwan Jeki Pornomo Khikmawati, Devi Kurnia Luluk Ulya Mardiana, Sri Siska Maulida Andriyani Maulida Andriyani Menik Yuni Purwinarsih Muhamad Yunus Muhammad Agus Shidiq Muhammad Purnomo Mukti, Muhammad Haykal Candra Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Hidayah Nor Asiyah Nugroho, Abdylla Adhiyasa Nur Laily Nurfajri Lutfiana Prasetyo N, Agung pri Astuti Pri Astuti Rahayuningrum, Endah Tri Rastyardjo, Audriana Maharani Retnosari, Indah Risky Maulana Rizka Himawan Royan Hidayat RW, Galuh S, Irfan Saiful Anwar Sa’adah, Arina Lis Septina Rahmawati Setyo Puji Utomo Setyono, Dicky Firman Shoimatul Hidayah Shoimatul Hidayah Siska, Sri Siswiyanti, Siswiyanti Soebyakto Sri Karyati Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukesih Sukesih, Sukesih Tri Ismu Pujianto Trisnawati Trisnawati Trisnawati Trisnawati Ulissyafa’ah, Lailatul umi faridah Umisara, Elinda Utomo, Setyo Puji Utomo, Tri Puji Wiyarni, Anik Yuni Rustianawati Zahra, Sheva Jusuf Az Zuliana, Eva