Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA CUCI TANGAN PAKAI SABUN DALAM RANGKA PENINGKATAN PERSONAL HYGIENE PADA ANAK DI TK TURSINA JAYA KELURAHAN SITINJAK Nurul Hidayah Nasution; Olivia Feby Mon Harahap; Siti Meiranda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.933

Abstract

Indonesia is a country that is aggressively improving public health, the government has launched a handwashing with soap (CTPS) program which is useful for improving personal hygiene so that it avoids various diseases. CTPS is far more effective at killing germs, bacteria and viruses than washing your hands with water alone. Hand washing with soap (CTPS) is also known as an effort to prevent disease. This community service aims to increase knowledge and practice of washing hands with soap properly and correctly in kindergarten school children at Tursina Jaya Kindergarten. This community service activity was attended by 30 kindergarten students. This activity was carried out by delivering counseling materials and demonstrations of hand washing with soap. This activity was also interspersed with discussions and questions and answers. The results of this community service activity were received enthusiastically by students. All activity participants stated that this community service was very useful because it could broaden knowledge and the correct practice of washing hands with soap so that it would affect habits in daily life.
Pelatihan Pemanfaatan Berbagai Macam Jenis Daun untuk Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa Biologi tentang Morfologi Daun Nasution, Nurul Hidayah; Nasution, Irda Wahidah
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 3 No 4 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v3i4.1258

Abstract

Morfologi tumbuhan merupakan salah satu cabang ilmu biologi yang mempelajari mengenai susunan tubuh serta bentuk tumbuhan yang terbagi atas morfologi luar dan morfologi dalam yang dikenal sebagai anatomi. Mahasiswa jurusan biologi perlu mengenal berbagai jenis tumbuhan, yakni mulai dengan mengenal morfologi tumbuhan hingga mengenal spesies tumbuhan tersebut. Morfologi tumbuhan melipui bentuk hidup tumbuhan, bentuk akar, bentuk batang, bentuk bunga, bentuk buah, bentuk biji, juga bentuk daun tumbuhan. Morfologi daun meliputi ukuran daun, bentuk daun, bentuk dari bagian-bagian daun seperti ujung daun, pangkal daun, tepi daun, pertulangan daun, permukaan daun letak posisi duduk daun, serta jenis daun apakah tergolong daun tunggal atau daun majemuk. Tujuan dari penelitian ini adalah pemanfaatan berbagai jenis daun untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa biologi tentang morfologi daun. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Tadris Biologi yang mengambil mata kuliah morfologi tumbuhan yang terdiri dari kelas eksperimen sebanyak 30 orang dan kelas kontrol sebanyak 30 orang yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian dilaksanakan di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Sampel yang ditujukan dalam penelitian ini adalah tumbuhan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan data diolah secara deskripktif. Di lingkungan Kampus UINSU sendiri terdapat berbagai macam jenis tumbuhan tumbuh subur menghijaukan lingkungan Kampus, dari berbagai tumbuhan yang ada terdapat beberapa jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh Mahasiswa Tadris Biologi sehingga memudahkan dalam mengetahui jenis-jenis daun. Hasil penenlitian ini dapat dijadikan refrensi pengembangan pengetahuan mata kuliah morfologi dan juga cabang ilmu biologi lainnya seperti etnobotani. Bersarkan hasil observasi ditemukan 20 jenis tumbuhan yang terdapat di lingkungan Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Sampel yang morfologi tumbuhannya (bagian luar) yang dimanfaatkan oleh Mahasiswa Tadris Biologi. Tumbuhan ada yang merupakan tumbuhan yang tumbuh liar di lingkungan kampus dan juga ada yang dirawat dan dibudidayakan oleh mahasiswa tadris biologi di pekarangan rutbi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Manajemen Laboratorium untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SMA Asy-Syafi’iyah Internasional Medan Nasution, M.Pd., Irda Wahidah; Nasution, Nurul Hidayah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8413

Abstract

Laboratorium merupakan ruangan baik tertutup maupun terbuka yang dirancang sesuai dengan kebutuhan untuk melakukan aktivitas yang berkaitan dengan fungsi-fungsi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam pemanfaatan laboratorium berjalan dengan baik, maka laboratorium tersebut harus dikelola dengan baik, dan pengelolaan laboratorium yang baik harus didukung dengan manajemen laboratorium yang baik juga. Mutu pembelajaran merupakan suatu aktifitas mengajar yang diperlakukan oleh pendidik dan peserta didik didalam kelas, laboratorium, bengkel kerja, atau kancah belajar lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen laboratorium. Penelitian mengunakan metode penelitian kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu  observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa tahapan dalam manajemen laboratorium untuk meningkatkan mutu pembelajaran di SMA Asy-Syafi’iyah Internasional Medan. Pada tahap perencanaan meliputi penentuan dan pengadaan alat dan bahan, penggunanaan laboratorium, kemudian penyusunan program kerja dan yang terakhir yaitu penentuan sumber daya manusia yang terlibat di laboratorium. Tahapan pengorganisasian meliputi pembagian tugas yang jelas bagi para personil petugas di laboratorium, kemudian penjadwalan praktikum di laboratorium. Tata tertib agar proses kegiatan praktikum di laboratorium berjalan dengan efektif dan efisien. Tahapan pengadministrasian meliputi daftar hadir praktikum, buku inventaris, kartu peminjaman alat dan bahan, buku harian praktikum, kartu alat atau bahan yang rusak, dan buku rekap kegiatan praktikum bulanan. Tahapan pendanaan yaitu pembiayaan untuk seluruh kegiatan laboratorium bersumber dari anggaran SMA Asy-Syafi’iyah Internasional Medan yang berupa biaya praktikum peserta didik per bulannya. Faktor pendukung manajemen laboratorium untuk meningkatkan mutu pembelajaran di SMA Asy-Syafi’iyah Internasional Medan diantaranya alat dan bahan yang sangat memadai dan menunjang untuk proses praktikum. Sedangkan faktor penghambat diantaranya zat banyak yang kadaluarsa, sehingga memperhambat dalam proses praktikum. Adapun solusi terhadap hambatan dalam manajemen laboratorium untuk meningkatkan mutu pembelajaran yaitu perlu adanya evaluasi setiap semester dalam pengelolaan laboratorium.
Membudayakan Sikap Ilmiah dalam Pembelajaran Biologi pada Siswa SMA Nasution, Nurul Hidayah; Nasution, Irda Wahidah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9862

Abstract

Perkembangan teknologi ini turut menyebabkan ketergantungan individu pada gawai (gadget) dan internet. Fenomena ini umum terjadi pada generasi muda, termasuk di dalamnya peserta didik pada jenjang SMA. Sikap ilmiah juga erat kaitannya dengan pendidikan karakter. Sesuai dengan semangat pendidikan karakter saat ini, bentuk penerapannya dalam pembelajaran sains  adalah dengan penanaman sikap ilmiah. Berdasarkan penelitian pendahuluan yang peneliti lakukan terhadap pembelajaran Biologi yang merupakan salah satu cabang dari IPA, selain fisika dan kimia diperoleh informasi bahwa aspek sikap ilmiah belum terlalu diperhatikan kemunculannya dalam pembelajaran di sekolah, hal ini tampak pada instrumen penilaian sikap yang belum spesifik menilai sikap ilmiah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dalam penelitian kuantitatif masalah yang akan dipecahkan melalui penelitian harus jelas, spesifik dan dianggap tidak berubah, tetapi dalam penelitian kualitatif masalah yang dibawa oleh peneliti masih remang-remang, bahkan gelap kompleks dan dinamis. Sikap ilmiah mengandung dua makna yaitu attitude toward science dan attitude of science. Sikap yang pertama mengacu pada sikap terhadap sains sedangkan sikap yang kedua mengacu pada sikap yang melekat setelah mempelajari sains. Kegiatan-kegiatan pembelajaran biologi dapat dilakukan atas inisiatif dan kerja keras guru, bahkan atas ide atau usulan dari siswa maupun anggota masyarakat. Salah satu materi yang dapat digunakan untuk sikap ilmiah adalah tentang kesadaran lingkungan. Melalui pembelajaran langsung di lapangan siswa tidak hanya akan belajar mengenai konsep-konsep biologi semata, tetapi juga sekaligus akan mendapatkan wawasan mengenai masalah-masalah lingkungan yang nyata atau kontekstual.
Pemanfaatan Laboratorium Biologi untuk Meningkatkan Keterampilan Ilmiah Siswa SMA Nasution, M.Pd., Irda Wahidah; Nasution, Nurul Hidayah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10246

Abstract

Dalam pendidikan sains kegiatan laboratorium merupakan bagian integral dari kegiatan belajar mengajar, khususnya biologi. Biologi sebagai bagian dari sains merupakan bidang ilmu yang mengkaji fakta dan teori yang bersifat ilmiah. Kerja ilmiah adalah suatu keterampilan proses sains (KPS) yang merupakan keseluruhan keterampilan ilmiah yang terarah (baik kognitif maupun psikomotor) yang dapat digunakan untuk menemukan suatu konsep atau prinsip atau teori, untuk mengembangkan konsep yang telah ada sebelumnya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan deskriptif. Metode penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya prilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain. Metode deskriptif adalah metode penelitian yang ditunjukan untuk menjelaskan suatu masalah yang bersifat hubungan teori dengan kenyataan dilapangan. Pendekatan dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif yang dilakukan dengan cara studi literatur dari beberapa jurnal serta observasi masalah-masalah yang terjadi dalam pemanfaatan laboratorium untuk meningkatkan keterampilan ilmiah siswa SMA. Setelah diterapkan praktikum peserta didik bisa meningkatkan keterampilan proses berupa keterampilan dalam mengamati, mengklasifikasikan, mengkomunikasikan, mengukur, memprediksi, dan menyimpulkan. Keterampilan proses perlu dimiliki oleh peserta didik karena dengan keterampilan proses bisa meningkatkan kemampuan peserta didik untuk menguasai rangkaian bentuk kegiatan yang berhubungan dengan hasil belajar yang telah dicapai peserta didik, serta mengembangkan kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh peserta didik yang mana prinsip-prinsip dasar tersebut sudah ada dalam diri peserta didik sehingga hanya tinggal dikembangkan kemampuan-kemampuannya.
Pemeriksaan Tekanan Darah Secara Berkala Dalam Pencegahan Hipertensi Pada Masyarakat Desa Sihopur hutasuhut, putriannisah; lubis, rahmadani; Siregar, Putri; Khafifah, Putri; Dhea, Putri; Niken, Sri; Ad, Muhammadas; Angga, Putra; Nurul Hidayah Nasution; Nefonavratilova Ritonga; Delfi Ramadhini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang prevalensinya terus meningkat.Hipertensi sering kali tidak menunjukkan gejala awal yang jelas, namun dapat menyebabkan komplikasi serius, sehingga termasuk penyakit yang mematikan atau disebut juga the silent killer.Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah danpenyuluhan untuk mencegah penyakit hipertensi.Mitra pengabdian masyarakat ini yaitu para masyarakat Desa Sihopur.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan metode diskusi menggunakan media leaflet dan mengecek langsung tekanan darah para masyarakat yang ikut kegiatan ini. Hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan 20% masyarakat yang mengikuti kegiatan ini memiliki tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg.Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diharapkan menjadi salah satu sarana penyampaian informasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat , sehingga dapat diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari. Kata kunci : Hipertensi, tekanan darah, pemeriksaan, pendidikan kesehatan, penyuluhan
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP TINDAKAN DALAM PEMILIHAN SAMPAH DI SD MUHAMMADIYAH 3 KOTA PADANGSIDIMPUAN Nasution, Nurul Hidayah; Siregar, Yuli Arisyah; Jufri, Soleman; Harahap, Dewani; Batubara, Adli Zil Ikrom; Mapilinda, Via Nesa; Harahap, Rosmawarni
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.1982

Abstract

Waste is an inseparable element of human life, and its volume tends to increase along with population growth and urbanization. waste has a significant impact on health including aesthetic problems, being a hotbed of disease vectors, a source of infection and a cause of water and soil pollution. The purpose of the study was to determine the relationship between knowledge and action in the selection of waste at SD Muhammadiyah 3 Padangsidimpuan City. The type of research is quantitative research. The research design is cross sectional. The research location was at SD Muhammadiyah 3 Padangsidimpuan City. The study population was elementary school students who were in grade 5. The study sample was 30 students. The sample was selected by total sampling technique. The research used a questionnaire. Data processing starts from the stages of data editing (checking data), data entry (entering data), and tabulating data (compiling data). Data were analyzed using univariate and bivariate tests. The results showed that the relationship between knowledge and action in the selection of waste at SD Muhammadiyah 3 Padangsidimpuan City with a p-value (0.022 <0.05). It is suggested to the school, that there is a need for support from the school environment community such as: principals, teachers, school guards and canteen guards in supporting the waste management program by holding routine activities, such as community service in cleaning the classroom, making handicrafts from items that are no longer used.
PEMANFAATAN RUANG TERBATAS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN SITINJAK Nasution, Nurul Hidayah; Harahap, Olivia Feby Mon; Harahap, Raja MP; Parlindungan, Muhammad Thohir; Nur, Muhammad; Khairunnisyah; Nikayanti, Ria; Ritonga, Siti Meiranda Hafsari; Ardina, Lili; Siregar, Marniatun; Delima, Mas; Halawa, Sirina; Natunnah, Sofiyah; Nasution, Mutiah Dina; Jufri, Soleman; Siregar, Yuli Arisyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1818

Abstract

The level of housing density in a settlement is followed by limited space around the house that is utilized and empowered for the yard. The existence of homeowners will also determine the form of yard utilization as part of the action of environmental conservation, waste utilization and urban agriculture education. This community service aims to improve community skills in utilizing limited space as part of the action of environmental conservation, waste utilization and urban agriculture education in the community through joint activities carried out by the team. This activity uses a participatory model that involves community components such as lurah, community leaders, neighborhood heads, and the community. The implementation of the activity was carried out with the main target being the Sitinjak Village community. The number of participants was 15 people. The location of this community service was carried out at the Sitinjak Village Head Office, West Angkola District, South Tapanuli Regency. This type of service is health promotion by providing information and demonstration of planting green beans by utilizing plastic waste in a limited space. The methods used in this activity were mung bean planting, health promotion, discussion and question and answer. The final results seen from this training activity are that most of the community can find out the materials and tools needed in the process of planting green beans in a confined space and know exactly the steps needed in the manufacturing process. All participants of the activity stated that this community service was very useful because it could increase the knowledge and skills of the community in planting green beans in confined spaces.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Organik untuk Pembuatan Kompos Nasution , Irda Wahidah; Nasution, Nurul Hidayah
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 9 (2025): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/ye779v71

Abstract

Definisi menurut World Health Organization (WHO) sampah adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi dengan sendirinya. Seringkali permasalahan di kawasan pedesaan termasuk Desa Sambirejo yaitu pada pola pikir hidup masyarakatnya dalam menghadapi permasalahan lingkungan. PkM ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan partisipatif, yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik. PkM ini akan dilaksanakan di Desa Sambirejo yang merupakan daerah yang menghadapi masalah pengelolaan sampah organik. Subjek penelitian terdiri dari anggota masyarakat Desa Sambirejo, termasuk kelompok ibu-ibu PKK yang terlibat dalam kegiatan pengelolaan sampah. Program pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik di Desa Sambirejo menunjukkan hasil yang positif dalam mengurangi volume sampah organik yang dibuang sembarangan. Manfaat penggunaan kompos hasil dari pengelolaan sampah organik dapat meningkatkan kualitas tanah dan produktivitas dalam pertanian. Program ini membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Desa Sambirejo. Selain itu, program ini menciptakan lapangan kerja baru dalam produksi, pemasaran, dan distribusi kompos, sehingga memberikan kontribusi pada peningkatan pendapatan keluarga dan perekonomian lokal.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Buku Etnobiologi Nasution, Irda Wahidah; Nasution, Nurul Hidayah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11909

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di abad ke-21 ini harus dikuasai oleh setiap orang. Di abad ini, teknologi sangat penting untuk setiap aspek kehidupan. Teknologi itu sendiri tidak muncul secara otomatis, teknologi membutuhkan ilmu pengetahuan sebagai fondasinya. Sumber daya manusia yang berkualitas dengan kemampuan bertindak cepat, tepat, kreatif, dan inovatif diperlukan untuk penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mata kuliah etnobiologi merupakan mata kuliah tambahan ditempuh oleh mahasiswa semester delapan pada program studi pendidikan biologi. Mata kuliah ini berisi tentang segala hal yang berkaitan dengan etnis dan budaya. Bahan ajar yang selama ini digunakan dalam kegiatan pembelajaran merupakan bahan ajar sederhana yang dibuat oleh dosen dengan mengggunakan referensi artikel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahan ajar yang perlu dikembangkan untuk mata kuliah etnobiologi. Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan biologi. Sampel dipilih secara acak sebanyak 50 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi kegiatan perkuliahan dan angket terbuka untuk mahasiswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi pada pembelajaran mata kuliah etnobiologi adalah belum adanya bahan ajar yang bisa dijadikan sebagai pegangan dalam proses pembelajaran. Hasil analisis angket kebutuhan mahasiswa menunjukkan bahwa 1) bahan ajar diperlukan oleh mahasiswa adalah berupa buku ajar, 2) materi di dalam buku ajar berisi tentang: sejarah etnobiologi, ruang lingkup etnobiologi, etnozoologi, etnobotani, etnofermentasi, etnoekologi. Studi ini merupakan bagian dari studi awal pengembangan buku ajar sebagai bahan ajar mata kuliah etnobiologi
Co-Authors Ad, Muhammadas Alprida Harahap Angga, Putra Angraini, Widya Ardina, Lili Arinil Hidayah Arinil Hidayah Ayus - Diningsih Batubara, Adli Zil Ikrom batubara, nurhalimah Dalimunthe, Abdul Rahim Dasawardhani, Sri Muri Delima, Mas Devi Nuraini Santi Dewi, Sri Sartika Sari Dhea, Putri Diningsih, Ayus Halawa, Sirina Hamidi, Anwar Harahap, Dewani Harahap, Irawati Harahap, Nova Khairani Harahap, Nur Hamima Harahap, Olivia Feby Harahap, Olivia Feby Mon Harahap, Raja MP Harahap, Rosmawarni Harahap, Yanna Wari Hasian, Putri Hasni Yaturramadhan Hastuty, Renni HELMIWATI, HELMIWATI Hidayah, Arinil Hotma Royani Siregar hutasuhut, putriannisah Indra Maulana Dongoran Indra Maulana, Indra Irda Wahidah Nasution Jufri, Soleman Khafifah, Putri Khairunnisyah Khairunnisyah Khairunnisyah Khairunnisyah, Khairunnisyah Lili Ardina Lola Pebianthy Lola Pebrianthy Lubis, Rahmadani Mapilinda, Via Nesa Marniatun Siregar Marpaung, Hakim Irwandi Mas Delima Mentari, Aisyah Muhammad Nur Muhammad Nur Muhammad Thohir Parlindungan Mutia, Fatma Mutiah Dina Nasution Nasution , Irda Wahidah Nasution, Anna Rizki Nasution, Irda Wahidah Nasution, Izmi Fadhilah Nasution, M.Pd., Irda Wahidah Nasution, Mutiah Dina Nasution, Nur Arfah Natunnah, Sofiyah Nefonavratilova Ritonga Nikayanti, Ria Niken, Sri Nina Nazlina Nisyah, Khairun Nurhalimah Batubara Nurlaila Nurlaila Nurlaila Nurmaini Nurmaini Olivia Feby Harahap Olivia Feby Mon Harahap Olivia Feby Mon Harahap Parlindungan, Muhammad Thohir Pebianthy, Lola Pebrianthy, Lola POHAN, IKHSAN IBRAHIM Purba, Rismaidah Raja MP Harahap Ramadhini, Delfi rambe, esmiar Rambe, Soleman Jufri Ria Nikayanti Ritonga, Siti Meiranda Hafsari Ritonga, Sukhri Herianto Saindah, Sopia Nur Silvia Yolandi Simamora, Della Yusra SIREGAR, HOTMA ROYANI Siregar, Marniatun siregar, putri Siregar, Robiah Annum Siregar, Sri Handayani Sirina Halawa Siti Meiranda Siti Meiranda Hafsari Ritonga Sofiyah Natunnah Suryaningsih, Melfi Widya Angraini Yanna Wari Harahap Yanna Wari Harahap Yanna Wari Harahap Yaturramadhan, Hasni Yolandi, Silvia Yuli Arisyah Siregar Yuli Arisyah Siregar Yunizar, Aida Zainul Arifin Nasution