Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATUNADUA TAHUN 2023 Siregar, Yuli Arisyah; MUTIA, FATMA; Batubara, Nurhalimah; Nasution, Nurul Hidayah; Ritonga, Nefonavratilova; Nina Nazlina
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1346

Abstract

ABSTRAK Angka kematian ibu di Indonesia tahun 2019 sebesar 205 per 1.000 KH, 40% kematian ibu dinegara berkembang berkaitan dengan anemia pada kehamilan. Angka anemia pada ibu hamil di Indonesia masih cukup tinggi, presentase anemia pada ibu hamil pada tahun 2013 sebesar 37,15% sedangkan tahun 2018 telah mencapai 48,9% sehingga dapat disimpulkan selama 5 tahun terakhir masalah anemia pada ibu hamil telah meningkat sebesar 11,8%. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian anemia dalam kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Batunadua Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Wilayah Kerja Puskesmas BatunaduaTahun 2023 selama tiga bulan terakhir (Mei s/d Juli 2023) yang berjumlah 32 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian anemia dalam kehamilan dengan nilai p = 0,001 < α = 0,05. Disarankan agar ibu hamil lebih aktif menggali informasi tentang anemia dalam kehamilan sehingga ibu hamil lebih sehat dan terhindar dari anemia. Petugas kesehatan agar lebih aktif dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat mengenai kesehatan ibu khususnya tentang anemia dalam kehamilan.
PERILAKU IBU TENTANG KELENGKAPAN IMUNISASI ANAK BALITA DI DESA PASAR SIPIONGOT KECAMATAN DOLOK KABUPATEN PALUTA TAHUN 2024 Harahap, Irawati; Harahap, Nur Hamima; nasution, Nur arfah; nasution, Nurul Hidayah; nasution, anna Rizki; rambe, esmiar
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1350

Abstract

Imunisasi sangat penting untuk tubuh seseorang agar kebal dari penyakit. Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) yaitu tuberculosis, difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, pneumonia, meningitis, polio dan campak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perilaku ibu tentang kelengkapan imunisasi anak balita Di Desa Pasar Sipiongot Kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak balita berusia 12 – 59 bulan, yang bertempat tinggal Di Desa Pasar Sipiongot Kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara Sebanyak 70 orang. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 41 orang (58,6%), mayoritas responden memiliki sikap dengan kategori positif sebanyak 52 orang (74,3%), mayoritas responden tidak memiliki tindakan dalam melengkapi imunisasi anak balita sebanyak 60 orang (85,7%).
Kepemilikan Rumah Sehat di Wilayah Kota Padangsidimpuan Nurul Hidayah Nasution
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1851

Abstract

Setiap manusia mempunyai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi seperti rumah atau tempat tinggal. Kebutuhan akan rumah dapat dikategorikan sebagai salah satu kebutuhan pokok atau sebagai persyaratan minimal yang harus dipenuhi suatu keluarga selain pangan dan sandang. Konsep rumah tidak sebatas bentuk bangunan fisik saja. Fungsi rumah adalah sebagai tempat tinggal dalam suatu lingkungan yang seharusnya dilengkapi dengan prasarana dan sarana yang diperlukan manusia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persentase kepemilikan rumah sehat di Wilayah Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian adalah survey. Lokasi penelitian berada di Wilayah Kota Padangsidimpuan. Populasi penelitian adalah rumah tangga. Sampel penelitian sebanyak 56 rumah tangga. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian menggunakan lembar penilaian rumah sehat dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2002. Analisa data menggunakan Analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan rumah sehat yaitu mayoritas rumah memenuhi syarat rumah sehat sebanyak 44 rumah tangga (78,6%) dan minoritas tidak memenuhi syarat rumah sehat sehat sebanyak 12 rumah tangga (21,4%). Kesimpulan penelitian ini adalah kepemilikan rumah sehat masyarakat mayoritas memenuhi syarat sebagai rumah sehat.
Analisis Semiotika dalam Tradisi Mangupa Pasca Keadaan Duka pada Suku Mandailing Nurul Hidayah Nasution
Jurnal Dirosah Islamiyah Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Dirosah Islamiyah
Publisher : Pascasarjana IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/jdi.v6i3.3256

Abstract

This research aims to analyze the symbols in the Mangupa tradition during the mourning period of the Mandailing tribe. The findings from this research are symbols in the Mangupa tradition after the Mandailing tribe's mourning period which were analyzed using Charles Sanders Pierce's semiotic theory. The aim of this research is to analyze descriptions of the meaning of symbols in the Mangupa tradition after mourning. The method used in this research is a descriptive qualitative method. Data collection was carried out by means of observation, interviews and documentation. This research was conducted in the library of the Faculty of Languages and Arts, Medan State University. The findings of this research are various symbols in the Mangupa tradition after mourning, namely as follows: (1) Indahan, (2) Pira Ni Manuk, (3) Manuk, (4) Aek Minum, (5) Sira, (6) Sipade , (7) Bulung Ujumg Pisang, and (8) Anduri.
Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung pada Masyarakat di Desa Bandar Klippa Nasution , Irda Wahidah; Nasution, Nurul Hidayah
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/e8cfe210

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah penyakit jantung yang disebabkan oleh penyempitan arteri koroner. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yaitu mengevaluasi dan mencari penyebab masalah kesehatan yang terkait dengan penyakit jantung seperti nyeri dada, mudah lelah, sulit bernapas, dan pusing. Metode dalam kegiatan ini berupa skrining PJK dengan menggunakan EKG portabel dilaksanakan di Desa Bandar Klippa. tentang bahaya penyakit jantung koroner dan perekaman jantung dengan pemeriksaan EKG. Evaluasi dilakukan dengan melihat pengetahuan dan hasil interpretasi terhadap hasil perekaman jantung masyarakat. Tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Masjid Muhammadiyah Pasar 9 Bandar Klippa. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan 1 hari Jum’at, 13 September 2024. Kegiatan dilaksanakan dari mulai pukul 14.00 sampai dengan 16.00 WIB. Adapun sasaran target dalam kegiatan ini adalah masyarakat Desa Bandar Klippa yang akan melakukan pemeriksaan EKG. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mendukung kegiatan skrining PJK menggunakan alat EKG portabel dan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan kembali di masa depan. Selain itu, banyak peserta yang antusias melakukan konsultasi mengenai hasil pemeriksaan dan masalah kesehatan mereka. Hal ini menunjukkan penerimaan masyarakat yang baik terhadap penggunaan alat EKG portabel untuk skrining PJK pada lansia.
PELATIHAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA MASYARAKAT DI DESA PURWODADI Nasution, Nurul Hidayah; Diningsih, Ayus; Maulana, Indra
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.1044-1049

Abstract

Relaksasi otot progresif merupakan terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi ketegangan pada otot tubuh. Relaksasi ini merupakan latihan relaksasi yang memiliki berbagai manfaat dalam menjaga kesehatan maupun dalam penanganan penyakit. Pelatihan relaksasi dapat menurunkan efek destruktif dan gejala yang ditimbulkan dari suatu penyakit dan dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini agar masyarakat lebih mandiri dalam menjaga dan memelihara kesehatannya. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan sasaran perangkat desa dan masyarakat Desa Purwodadi, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa dan di rumah masyarakat Desa Purwodadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pelatihan gerakan relaksasi otot progresif kepada masyarakat. Kegiatan ini dipandu oleh instruktur/pelatih dan media berupa video gerakan refleksi otot progresif untuk membantu dalam memandu gerakan masyarakat. Kegiatan ini juga diselingi dengan diskusi dan tanya jawab. Hasil yang diperoleh yaitu kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 12 hari. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang perangkat Desa Purwodadi, 30 orang kader dan 60 orang masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diterima antusias oleh masyarakat Desa Purwodadi terbukti dengan tingkat persentasi kepuasaan sebesar 98% masyarakat merasa puas dengan kegiatan ini. Masyarakat merasakan dampak langsung setelah dilakukan pelatihan. Masyarakat menjadi lebih relaks setelah mempraktikkan gerakan otot progresif ini. Diharapkan agar gerakan relaksasi otot progresif ini disampaikan juga kepada anggota keluarga dan masyarakat lainnya agar keluarga dan masyarakat menjadi lebih sehat sehingga akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
PEMILIHAN SAMPAH PADA SISWA DI SD MUHAMMADIYAH 3 KOTA PADANGSIDIMPUAN Nasution, Nurul Hidayah; Siregar, Yuli Arisyah; Jufri, Soleman; Harahap, Dewani; Habibah, Nursalmah; Batubara, Adli Zil Ikrom; Mapilinda, Via Nesa; Harahap, Rosmawarni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2237

Abstract

Schools are one of the sources of waste, both organic and inorganic. As a place where many people gather, schools can produce large amounts of waste, in addition to markets, households, industries, and offices. This community service aims to improve students' skills in sorting waste at school as part of environmental conservation efforts. This community service aims to improve students' skills in sorting waste at school as part of environmental conservation efforts. This activity uses a participatory model that involves school components such as teachers and elementary school students. The activity is carried out with elementary school students as the main target. There were 30 participants. This community service was carried out at SD Muhammadiyah 3 Kota Padangsidimpuan. This type of community service was health promotion by providing information on waste sorting. The methods used in this activity were lectures using PowerPoint and banners. The community service techniques used in this activity were health promotion, discussion, and question and answer sessions. The final result of this community service activity was that most students were able to understand the material presented on waste sorting. The community appeared to be orderly and followed the instructions given by the team during this activity. All participants stated that this community service activity was very useful because it increased students' knowledge on waste sorting. This community service activity was successfully implemented.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN SISWA DALAM PEMILIHAN SAMPAH DI SD MUHAMMADIYAH 3 KOTA PADANGSIDIMPUAN Nasution, Nurul Hidayah; Siregar, Yuli Arisyah; Jufri, Soleman; Harahap, Dewani; Habibah, Nursalmah; Batubara, Adli Zil Ikrom; Mapilinda, Via Nesa; Harahap, Rosmawarni
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2225

Abstract

One of the developing countries that produces the most waste is Indonesia. The waste problem in Indonesia is now a serious threat if not handled properly. Waste reduction efforts aim to ensure that all elements of society, including the government, the business sector, and the general public, can implement waste reduction measures. Elementary schools are the most important educational institutions for teaching students how to behave appropriately in accordance with the norms of the environment in which they live. The purpose of this study was to determine the knowledge, attitudes, and actions of students in waste sorting at SD Muhammadiyah 3 Kota Padangsidimpuan. This was a quantitative study with a descriptive design. The population and sample consisted of 30 fifth-grade elementary school students. The sampling technique used was total sampling. The research instrument was a questionnaire. The questionnaire consisted of four parts, namely respondent identity, knowledge questionnaire, attitudes, and actions in waste sorting. Data processing was carried out through editing, coding, and entry. Data analysis used univariate analysis. The results of this study showed that the majority of elementary school students had sufficient knowledge, namely 18 students (60%). The attitudes of elementary school students were positive, namely 26 students (86.7%). The actions of elementary school students were to sort waste, with 25 students (83.3%) doing so. It is recommended that schools improve their environmental education programs to be more interactive, such as through hands-on waste sorting practices, school waste banks, and classroom cleanliness competitions so that students become accustomed to sorting waste.
Determinan Kejadian TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Pijorkoling: Determinants of Pulmonary Tuberculosis in Wilayah Kerja Puskesmas Pijorkoling Nasution, Nurul Hidayah; Suryati; Permayasa, Nayodi; Habibah, Nursalmah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2608

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberkulosis yang menyebar melalui udara dan tertular melalui percikan ludah ketika penderita batuk, bersin, berbicara dan meludah di sebarangan tempat. Tuberkulosis masih menjadi penyakit dengan tingkat morbiditas tinggi, disertai penularannya yang sangat mudah yaitu melalui udara. Tujuan: untuk mengetahui faktor utama penyebab kejadian TB Paru. Metode: Jenis penelitian analitik, desain studi cross sectional. Variabel independen adalah karakteristik responden (umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan), pengetahuan, sikap dan kelembapan rumah. Variabel dependen adalah kejadian TB Paru. Hasil: ada hubungan pendidikan (p=0,009), pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,010) dan kelembapan rumah (p=0,022) terhadap kejadian TB Paru dan tidak ada hubungan umur (p=0,097), jenis kelamin (0,722) dan pekerjaan (0,508) terhadap kejadian TB Paru. Kesimpulan: Faktor utama penyebab kejadian TB Paru dipengaruhi oleh pengetahuan dengan OR=2,75. Responden dengan pengetahuan yang kurang mempunyai peluang 2,75 kali lebih besar mengalami kejadian TB Paru dibandingkan dengan responden yang memiliki pengetahuan baik.
Efforts to Improve Scientific Literacy Through Ethnoscience-Based Learning in Science Learning Nasution, Nurul Hidayah; Nasution, Irda Wahidah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2618

Abstract

Education in the 21st century demands students to possess critical and creative thinking skills, effective communication abilities, and collaborative competencies in the learning process. Science education plays a strategic role in integrating literacy skills with scientific understanding, as it examines natural phenomena through systematic scientific methods. In science learning, students are expected not only to master scientific concepts but also to develop problem-solving skills, critical thinking, and the ability to apply knowledge in real-life contexts. However, scientific literacy that integrates cultural perspectives remains insufficiently emphasized in the Indonesian education curriculum. Incorporating scientific literacy through cultural contexts is essential as an effort to strengthen students’ sense of patriotism and appreciation of national cultural identity. This article employs a literature review method by analyzing and synthesizing findings from national research articles related to ethnoscience-based learning and scientific literacy. A meta-analysis approach was conducted by tracing relevant publications indexed in Google Scholar and Portal Garuda from 2023 to 2025. The selected articles were analyzed descriptively to identify patterns, key findings, and implications regarding the effectiveness of ethnoscience-based learning in enhancing students’ scientific literacy. The results of the analysis indicate that ethnoscience-based learning contributes positively to students’ attitudes toward science, conceptual understanding, and scientific reasoning skills. This approach emphasizes integrated understanding by connecting scientific concepts with local culture, traditional knowledge, and the surrounding environment, thereby making learning more contextual and meaningful. Furthermore, the appropriate use of learning media aligned with instructional objectives, learning materials, and students’ characteristics is crucial in supporting the successful implementation of ethnoscience-based learning. Overall, ethnoscience-based learning is a promising approach to improving scientific literacy while preserving and valuing local cultural wisdom.ABSTRAKPendidikan abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki keterampilan berpikir kritis dan kreatif, kemampuan berkomunikasi secara efektif, serta keterampilan bekerja sama dalam proses pembelajaran. Pembelajaran IPA memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan kemampuan literasi dengan pemahaman sains, karena IPA mempelajari fenomena alam melalui metode ilmiah yang sistematis. Dalam pembelajaran IPA, peserta didik tidak hanya dituntut memahami konsep, tetapi juga mengembangkan kemampuan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan penerapan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, literasi sains yang terintegrasi dengan aspek budaya masih jarang mendapat perhatian dalam kurikulum pendidikan di Indonesia. Padahal, penerapan literasi sains berbasis budaya penting sebagai upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui penguatan identitas budaya bangsa. Artikel ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menganalisis dan menelaah artikel penelitian nasional yang relevan dengan pembelajaran berbasis etnosains dan literasi sains. Penelusuran artikel dilakukan melalui Google Scholar dan Portal Garuda pada rentang tahun 2023–2025. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan temuan penelitian, kemudian disintesis guna memperoleh kesimpulan mengenai peran pembelajaran berbasis etnosains dalam meningkatkan literasi sains. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis etnosains mampu mengembangkan sikap positif terhadap sains, meningkatkan pemahaman konsep, serta memperkuat kemampuan berpikir ilmiah peserta didik. Pendekatan ini menekankan pemahaman terpadu dengan mengaitkan konsep sains dengan budaya lokal, pengetahuan tradisional, dan lingkungan sekitar sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna. Selain itu, pemilihan media pembelajaran yang sesuai dengan tujuan, materi, dan karakteristik peserta didik menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas pembelajaran berbasis etnosains.
Co-Authors Ad, Muhammadas Alprida Harahap Angga, Putra Angraini, Widya Ardina, Lili Arinil Hidayah Arinil Hidayah Ayus - Diningsih Batubara, Adli Zil Ikrom batubara, nurhalimah Dalimunthe, Abdul Rahim Dasawardhani, Sri Muri Delima, Mas Devi Nuraini Santi Dewi, Sri Sartika Sari Dhea, Putri Diningsih, Ayus Habibah, Nursalmah Halawa, Sirina Hamidi, Anwar Harahap, Dewani Harahap, Irawati Harahap, Nova Khairani Harahap, Nur Hamima Harahap, Olivia Feby Harahap, Olivia Feby Mon Harahap, Raja MP Harahap, Rosmawarni Harahap, Yanna Wari Hasian, Putri Hasni Yaturramadhan Hastuty, Renni HELMIWATI, HELMIWATI Hidayah, Arinil Hotma Royani Siregar hutasuhut, putriannisah Indra Maulana Dongoran Indra Maulana` Indra Maulana Irda Wahidah Nasution Jufri, Soleman Khafifah, Putri Khairunnisyah Khairunnisyah Khairunnisyah Khairunnisyah, Khairunnisyah Lili Ardina Lola Pebianthy Lola Pebrianthy Lubis, Rahmadani Mapilinda, Via Nesa Marniatun Siregar Marpaung, Hakim Irwandi Mas Delima Mentari, Aisyah Muhammad Nur Muhammad Nur Muhammad Thohir Parlindungan Mutia, Fatma Mutiah Dina Nasution Nasution , Irda Wahidah Nasution, Anna Rizki Nasution, Irda Wahidah Nasution, Izmi Fadhilah Nasution, M.Pd., Irda Wahidah Nasution, Mutiah Dina Nasution, Nur Arfah Natunnah, Sofiyah Nefonavratilova Ritonga Nikayanti, Ria Niken, Sri Nina Nazlina Nisyah, Khairun Nurhalimah Batubara Nurlaila Nurlaila Nurlaila Nurmaini Nurmaini Olivia Feby Harahap Olivia Feby Mon Harahap Olivia Feby Mon Harahap Parlindungan, Muhammad Thohir Pebianthy, Lola Pebrianthy, Lola Permayasa, Nayodi POHAN, IKHSAN IBRAHIM Purba, Rismaidah Raja MP Harahap Ramadhini, Delfi rambe, esmiar Rambe, Soleman Jufri Ria Nikayanti Ritonga, Siti Meiranda Hafsari Ritonga, Sukhri Herianto Saindah, Sopia Nur Silvia Yolandi Simamora, Della Yusra SIREGAR, HOTMA ROYANI Siregar, Marniatun siregar, putri Siregar, Robiah Annum Siregar, Sri Handayani Sirina Halawa Siti Meiranda Siti Meiranda Hafsari Ritonga Sofiyah Natunnah Suryaningsih, Melfi Suryati Widya Angraini Yanna Wari Harahap Yanna Wari Harahap Yanna Wari Harahap Yaturramadhan, Hasni Yolandi, Silvia Yuli Arisyah Siregar Yuli Arisyah Siregar Yunizar, Aida Zainul Arifin Nasution