Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ANALISIS SWOT TERHADAP MUTU EVALUASI PEMBELAJARAN MAHASISWA PPG DALAM JABATAN UM-TAPSEL Siagian, Abdul Rahman; -, Khairunnisah; Harahap, Eli Marlina; Parapat, Lili Herawati
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 3 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i3.642-656

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan, 1) implementasi analisis SWOT dalam meningkatkan mutu pendidikan; 2) faktor pendukung, dan penghambat analisis SWOT; 3) strategi peningkatan mutu pendidikan. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data penelitian dengan menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan triangulasi data. Hasil analisis sebagai berikut a) strengths (kekuatan) yaitu lokasi kampus  yang strategis, kondisi dan kelengkapan sarana dan prasarana yang baik, sumber daya manusia berkualifikasi, iklim kampus yang kondusif, nyaman dan asri. standar proses pembelajaran, standar penilaian dikoordinasikan dengan  peserta didik; b) weaknesses (kelemahan) yaitu terdapat dari lingkungan eksternal yaitu kurangnya kepedulian orang tua murid untuk lingkungan sekolah.; c) opportunities (peluang) yaitu wali peserta didik memfasilitasi keperluan peserta didik dari segi akademik dan non akademik, peserta didik memiliki bakat, dan prestasi yang sering menjuarai perlombaan tingkat kota dan provinsi, hubungan dengan warga sekitar sekolah berjalan baik dan harmonis; d) treaths (tantangan) yaitu wali peserta didik yang sangat kritis terkait perkembangan peserta didik sehingga guru harus lebih bijak dalam mengambil keputusan dan sikap. Simpulan, faktor pendukung implementasi analisis SWOT di um-tapsel yakni, sumber daya manusia yaitu stakeholder yang proaktif dalam memberikan informasi, dan melakukan pengembangan dan perencanaan strategi. Faktor Penghambat implementasi analisis SWOT  yakni, kurangnya dukungan masyarakat dan pemahaman masyarakat mengenai manajemen kampus, strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan.
EKSPLORASI SEMANTIK KOSAKATA BAHASA MELAYU PAPUA DIALEK PAPUA BARAT DAYA Indra, Indra Hadinata; Pulungan, Husniah Ramadhani; Lubis, Khatib Lubis; Harahap, Eli Marlina; Hasibuan, Nikmah Sari
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.250-263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan identifikasi kosakata bahasa Melayu Papua dialek Papua Barat Daya beserta eksplorasi semantiknya. Hal ini dilakukan karena masih terbatasnya penelitian sejenis yang berperan dalam pendokumentasian bahasa daerah agar terhindar dari kepunahan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat tujuh identifikasi jenis kosakata dari bahasa Melayu Papua dialek Papua Barat Daya yang terdiri dari: adverbia sebesar 31%, nomina sebesar 24%, verba sebesar 21%, adjektiva sebesar 12%, pronomina sebesar 6%, sedangkan demonstrativa dan konjungsi masing-masing sebesar 3%. Sementara itu, eksplorasi maknanya mengacu pada konteks sosial yang cenderung aktif dalam melalukan aktivitas fisik dan menghormati sosok Ibu. Sementara itu, konteks situasional lebih cenderung mendeskripsikan keadaan kehidupan masyarakat yang dekat dengan alam dan erat dengan keterangan waktu yang merujuk pada penanda hari sebagai petunjuknya. Dengan demikian, melalui penelitian ini, bahasa Melayu Papua dialek Papua Barat Daya dapat lebih dilestarikan sehingga terhindar dari kepunahan bahasa.
Pencegahan Bullying dan Penguatan Kesehatan Mental Melalui Edukasi dan Konseling Fitrah: Pengabdian Malim Soleh Rambe; Vitria Larseman Dela; Khairul Amri; Sukatno; Azijah Tussolihah Siregar; Eli Marlina Harahap; Ermaliza
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4974

Abstract

This community service activity aims to prevent bullying and strengthen the mental health of elementary school students through holistic education and natural counseling. The background is the increasing psychosocial vulnerability of students due to social dynamics and limited mentoring services in schools. The method used is a descriptive participatory approach at Muhammadiyah Hutalambung Elementary School, South Tapanuli Regency, involving students in grades IV–VI and teachers. Activities include problem identification, anti-bullying education based on natural values, group natural counseling, integration of character values ​​in learning and extracurricular activities, and reflective evaluation. Data were collected through observation, reflection, and documentation, and analyzed qualitatively. The results show an increase in students' understanding of bullying, empathy, emotional regulation, and self-confidence. In addition, teachers experienced increased capacity in preventive and responsive mentoring, resulting in an inclusive, safe school climate oriented towards strengthening students' character and psychological well-being in a sustainable manner.
The Impact of Latin Alphabet Instruction on Thai Vocabulary Writing Skills and Science Understanding of Thai-Malay Junior High School Students (Study Case at Padung Mat School Narathiwat Thailand Wiwin Wahyuni Lubis; Eli Marlina Harahap; Happy Sri Rezeki Purba; Isthifa Kemal; Elisa; Suhaimee Paneajeaka
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 6 (2025): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i6.11733

Abstract

This study aims to analyze the influence of Latin alphabet usage on the vocabulary writing skills and science understanding of Thai Malay among Mattaeom 1 students at Ban Padungmat School, Thailand. A qualitative descriptive method was employed using participatory observation and documentation techniques on 25 students. The findings reveal that students face significant challenges in writing vocabulary due to differences in graphemic and phonological systems between the Latin alphabet and Thai script. Three dominant types of errors were identified: graphemic errors (72%), phonological errors (80%), and mixed usage of Latin and Thai characters (60%). These errors are influenced by negative transfer from the mother tongue and low adaptation to the Latin script. The study emphasizes the need for a contextual and phonetic-based learning approach in teaching the Latin alphabet to bilingual students. It recommends more intensive phonological and graphemic training to enhance vocabulary writing accuracy in Thai Malay.
Digital Pragmatics: Analysis of Communication Skill Speech Acts in Indonesian Teenagers' Nur Afifah; Eli Marlina Harahap; Nikmah Hasibuan; Husniah Ramadhani Pulungan; Devinna Riskiana; Isthifa Kemal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.12500

Abstract

This study examines the use of speech acts by Indonesian adolescents in digital communication, particularly through comments on social media platforms such as Instagram and TikTok. The study aims to identify the types of speech acts commonly used, examine how the digital context influences the forms and strategies of these utterances, and explore the socio-cultural meanings embedded in these interactions. A qualitative descriptive method was used with data collected from 150 naturalistic comments made by adolescents aged 13–19. The analysis was conducted using Searle's speech act theory, focusing on contextual categorization and interpretation. The findings indicate that representative and expressive speech acts are the most frequently used, followed by directive, commissive, and declarative speech acts. The digital environment shapes linguistic expression through unique features such as emoticons, informal spelling, and visual-emotional reinforcers. These linguistic choices are influenced by the immediate, informal, and performative nature of online interactions. The results also indicate that speech acts on social media reflect adolescents' construction of identity, group affiliation, and shared cultural norms in the digital space. This study concludes that social media serves not only as a communication tool but also as a platform for socio-cultural expression among adolescents. Further studies could explore variations in usage across platforms or different demographic groups.
Analysis The Impact of Southern Thai Malay as a First Language on English Pronunciation toward Science Understanding Eli Marlina Harahap; Happy Sri Rezeki Purba; Lili Herawati Parapat; Imam Al-Faruq; Isthifa Kemal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.12501

Abstract

The aims of this research were to analyze the impact of southern Thai Malay on the study of English pronunciation, especially the final consonant sounds. To make the analysis, the researcher used a qualitative method involving 15 students at Ban Kalisa School, Thailand, and data collected by observation, in-depth interviews, and pronunciation tests.  Based on the results related to pronunciation made by 15 students, it can be concluded that there are 1 student pronounced sound [æ] as [a], 1 student pronounced [ʌ] as [u], 3 students pronounced [æ] as [e] and 1 student pronounced [o] as [ʌ]. While in consonant sounds, there are 10 subjects pronounced palate alveolar fricative [ʃ] changed into sound [s, t] or alveolar fricative. 3 students pronounce [ð] with [t], there are 2 students with substitution and 5 students with omission. The students also still have a minor vocabulary in responding to the English questions in an interview. They only knew how to answer the question that related to their identity but had difficulties in responding to the other questions. This research, it is hopefully can be useful to the development of students’ English ability, especially in pronouncing words as one of the indicators of English proficiency.
IMPLEMENTASI KONSELING FITRAH SEBAGAI PENDEKATAN PENGEMBANGAN MINAT DAN BAKAT SISWA SEKOLAH DASAR Rambe, Malim Soleh; Dela, Vitria Larseman; Syaputra, Adi; Harahap, Eli Marlina; Siregar, Azijah Tussolihah; Jonathan, Ricky
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 01 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i01.91-98

Abstract

Pengembangan minat dan bakat siswa sekolah dasar merupakan aspek penting dalam membangun motivasi belajar berkelanjutan dan perkembangan peserta didik secara holistik. Namun, banyak sekolah dasar belum memiliki layanan bimbingan konseling yang terstruktur untuk mendukung pengembangan potensi siswa sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konseling fitrah sebagai pendekatan pengembangan minat dan bakat siswa kelas IV–VI di SD Muhammadiyah Hutalambung, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan melalui desain one group pretest–posttest menggunakan angket minat dan bakat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan melibatkan 60 siswa. Data kualitatif diperoleh melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur dengan guru kelas dan guru pamong, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor minat dan bakat siswa setelah implementasi konseling fitrah (p 0,001) dengan nilai N-Gain sebesar 0,52 yang berada pada kategori sedang. Temuan kualitatif menguatkan hasil tersebut melalui peningkatan kesadaran diri siswa terhadap minatnya, kepercayaan diri dalam mengekspresikan potensi, serta konsistensi keterlibatan dalam aktivitas yang diminati. Integrasi teknik konseling Islami seperti bil hikmah, mauizha hasanah, tabayyun, dan mujadalah dalam pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler terbukti mendukung proses pengembangan potensi siswa secara kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling fitrah merupakan pendekatan yang efektif dan relevan untuk pengembangan minat dan bakat siswa sekolah dasar, khususnya pada sekolah yang belum memiliki layanan bimbingan dan konseling formal.
Penguatan Literasi Baca Tulis Melalui Klinik Membaca dan Menulis di Sekolah Taman Pendidikan Al-Qur'an Raudhotul Ilmi Kepong- Kuala Lumpur Harahap, Eli Marlina; Parapat, Lili Herawati; Rejeki, Happy Sri; Rambe, Malim Sholeh; Rosinah, Yenni; Lubis, Elfa Fadhilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1190

Abstract

Program Klinik Literasi Membaca dan Menulis di TPA Raudhatul Ilmi Kepong, Kuala Lumpur, dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis pendidikan untuk menjawab rendahnya kemampuan baca tulis sebagian siswa dalam konteks komunitas diaspora. Melalui pendekatan asesmen diagnostik dan pendampingan individual dalam kelompok kecil, program ini dirancang dalam tahapan perencanaan, perancangan model, implementasi, serta evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kelancaran membaca, pemahaman isi bacaan, kemampuan menyusun kalimat dan paragraf sederhana, serta bertambahnya kepercayaan diri dan partisipasi siswa. Temuan ini menegaskan bahwa model klinik literasi efektif sebagai strategi penguatan literasi dasar sekaligus praktik baik pengabdian masyarakat di lingkungan pendidikan nonformal.
Co-Authors -, Khairunnisah Abdul Azis Nasution Abdul Rahman Siagian Adelina, Putri Aritonang, Devinna Riskiana Aritonang, Syahrudin Azijah Tussolihah Siregar DELA, VITRIA LARSEMAN Devinna Riskiana Dewi Yanti Nasution Elisa Elisa Ermaliza Ernawati Br Surbakti Ernawati Br Surbakti Fitri Amalia Lubis Fitriani Haliza, Nur Hanum, Yuwinda Habibah Harahap, Erlina Harahap, Qorry Hilmiyah Hasibuan, Iskandar Safri Hasibuan, Nikmah Sari Hennilawati, Hennilawati Hennilawati, Hennilawati Husniah Ramadhani Pulungan Idawati Idawati Imam Al-Faruq Indra, Indra Hadinata Jonathan, Ricky Kamisah, Kamisah Kemal, Isthifa Khairul Amri Khairunnisah - Khairunnisah Khairunnisah Khatib Lubis Larseman, Vitria Lili Herawarti Parapat Lili Herawati Parapat Lubis, Ainun Mardiyah Lubis, Elfa Fadhilah Lubis, Khatib Lubis Lubis, Nur Afifiah Lubis, Wiwin Wahyuni M.Pd, kamisah S.Pd Malim Soleh Rambe Muh. Darwis Nasution, Ismawal Pebriani Nikmah Hasibuan Nikmah Sari Hasibuan Nur Afifah Pohan, Sahrudin Pulungan, Husniah Ramadhani Pulungan, Leni Oktavia PURBA, HAPPY SRI REZEKI Purba, Happy Sri Rezeki Putri, Malichah Putri, Radika Rajab Ansari Rambe, Indra Hadinata Rambe, Malim Sholeh Rambe, Malim Soleh Rejeki, Happy Sri Rosinah, Yenni Sahrudin Pohan Samosir, Yola Agriani Sari Hasibuan, Nikmah Siagian, Abdul Rahman Simamora, Fauziah Nur Siregar, Ali Nurdin Siregar, Azijah Tussolihah Sohnui, Suhailee Suhaimee Paneajeaka Sukatno Syaputra, Adi Vitria Larseman Dela Wiwik Handayani Wiwin Wahyuni Lubis Yulia Anita Siregar