Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Inovasi untuk Perubahan: Strategi Inovatif Mengatasi Krisis Energi, Pangan, dan Lingkungan Hidup di Masa Pemanasan Global Gultom, Latifah Hannum; Simanjuntak, Eunike; Rusnita, Ayu Novidaniati; Sinaga, Rahma Dhani Fitria; Febriana, Febriana; Tarigan, Fandy; Saragih, Theresia J.R
Sublim: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 1 (2024): Sublim: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Global warming is a major challenge that threatens the stability of the global ecosystem, resulting in energy, food and environmental crises. To overcome this problem, an innovative strategy that is sustainable and adaptive is needed. This article explores various innovations that can be effective solutions in dealing with this crisis. In the energy sector, the development of renewable energy technologies such as solar, wind and biomass power shows great potential to replace dwindling fossil energy sources. In the food sector, sustainable agricultural innovation through precision farming techniques, hydroponics and agroforestry can increase food security while reducing environmental impacts. The research method used in this research is a qualitative method, namely research carried out by collecting data or scientific writing which aims to collect research data in the form of library data that has been selected, searched, presented and analyzed. The data collection technique uses journal materials, e-books and comes from previous research. The results of the research explain that in facing the energy, food and environmental crises in the era of global warming, innovation is the main key to creating positive change. Innovative strategies that include the development of environmentally friendly technologies, sustainable resource management, and collaborative approaches between sectors will be the main drivers in overcoming these challenges. Innovations in renewable energy technologies such as solar panels, wind power, and geothermal energy can help reduce dependence on fossil fuels and reduce greenhouse gas emissions.
Analisis Penggunaan Internet Terhadap Hasil Belajar Siswa Febriana, Febriana; Harahap, Nurul Febriyani; Sulvina, Ardilla; S, Aulia Intan Rachmawati; Siregar, Tiur Malasari
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 17 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13867688

Abstract

Technological developments play a very important role and contribute to the direction of development in the world of education. In the history of educational development, information technology is part of the media used to convey scientific messages to many people. One of the internet users provided by schools is that the internet will become part of a teaching and learning process. The research method used is a qualitative descriptive method with a library study approach, which is used to search and collect relevant information and data from various books, journal articles and internet media relating to the influence of Internet use on student learning outcomes. The number of internet users in Indonesia reached 213 million people, or 77% of Indonesia's total population, which amounted to 276.4 million people at the beginning of the year. The number of internet users in the country increased 5.44% year on year. The number of Indonesian internet users will only reach 202 million in January 2022. It is hoped that the development of the internet in the teaching and learning process can stimulate students' interest in learning and encourage students to participate in the teaching and learning process. By developing creative and innovative learning and utilizing existing technology, it is an effort to create and foster interest in learning and attract students' attention in the teaching and learning process.
PENTINGNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN SEBAGAI LANGKAH MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE (STUDI KASUS: DESA LUBUK PALAS KABUPATEN ASAHAN) Febriana, Febriana; Ivanaa, Julia
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2512-2519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan sebagai langkah mewujudkan good governance di Desa Lubuk Palas, Kabupaten Asahan. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan warga dan aparat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat terjadi pada empat tingkatan: pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. Warga desa secara aktif terlibat dalam perencanaan melalui rapat koordinasi dan forum musyawarah, pelaksanaan proyek dengan gotong royong, serta evaluasi program melalui umpan balik konstruktif. Partisipasi ini memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan rasa memiliki terhadap proyek pembangunan, memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Dengan demikian, partisipasi masyarakat yang holistik menjadi kunci untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang baik di desa tersebut.
Penegakan Hukum Administrasi Negara dalam Penanganan Pencemaran Lingkungan Pasaribu, Anjelina; Febriana, Febriana; Sanusi Hasibuan, Rizal; Ramadhan, Taufiq
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.537

Abstract

Abstract The national environmental law development agenda includes the creation of environmental administration law ideas, especially those related to the supervision of environmental management from a policy and legal perspective. In the context of the basic framework for national development, law has two sides. The concept of environmental administration law in monitoring environmental management which is based on UUPPLH is based on several things that require change or development that is more progressive, not conservative. It cannot be denied that institutions are very important for overseeing environmental management. According to Law no. 32 of 2009, legal efforts that can be taken in cases of environmental pollution by industry fall into three categories: law enforcement efforts in the administrative, criminal and civil fields. Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management, in addition to the government's authority to determine administrative sanctions, there are also strengthening aspects, namely forms of administrative sanctions and Regulation of the Minister of Environment of the Republic of Indonesia Number 2 of 2013 concerning guidelines for implementing administrative sanctions. in the field of environmental protection and management. Keywords: Environment, State Administrative Law, Law Abstrak Agenda pembangunan hukum lingkungan hidup nasional mencakup penciptaan gagasan hukum administrasi lingkungan, terutama yang berkaitan dengan pengawasan pengelolaan lingkungan hidup dari sudut pandang kebijakan dan hukum. Dalam konteks kerangka dasar pembangunan nasional, hukum memiliki dua sisi. Konsep hukum administrasi lingkungan dalam pengawasan pengelolaan lingkungan hidup yang didasarkan pada UUPPLH didasarkan pada beberapa hal yang menuntut perubahan atau pengembangan yang lebih progresif, bukan konservatif. Tidak dapat dipungkiri bahwa kelembagaan sangat penting untuk mengawasi pengelolaan lingkungan hidup. Menurut UU No. 32 Tahun 2009, upaya hukum yang dapat dilakukan dalam kasus pencemaran lingkungan oleh industri termasuk dalam tiga kategori: upaya penegakan hukum dalam bidang administrasi, pidana, dan perdata. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di samping adanya kewenangan pemerintah atas penetapan sanksi administratif di dalamnya juga terdapat aspek penguatan yaitu bentuk-bentuk sanksi administratif dan Peraturan menteri lingkungan hidup Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2013 tentang pedoman penerapan sanksi administratif di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Kata Kunci : Lingkungan, Hukum Administrasi Negara, Undang- Undang
Optimalisasi Pembibitan Terumbu Karang Teluk Pantai Wantopi Dengan Media Rangka Persegi Panjang Menggunakan Metode Transplantasi Tanam Tempel Untuk Mendukung Keberlanjutan Ekosistem Laut Sarimuddin, Sarimuddin; Asdy, Muhamad; Yusri, Halmina; Alvia, Alvia; Rian, Ahmad; Aja, Aja; Ahmad Ghozali, Gus; Rusmala, Rusmala; Febriana, Febriana; Yasin, Abdul; Suryadin, Fitri; Nurmira, Nurmira; Fajrianti, Nur; Maada, Yayan; Amin, Ali; Fauzan, Irsyad
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): December
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i3.1886

Abstract

This Community Service Program aims to optimize coral reef nurseries in Wantopi Bay by utilizing rectangular frames using the transplantation method. This method is applied to improve the survival and growth of coral fragments attached directly to the frames as a nursery medium. The program implementation involved training and participation of local communities in the coral reef nursery and maintenance process. Results showed an increase in the survival rate of coral fragments and increased community awareness and active involvement in maintaining marine ecosystems. This approach has proven effective in supporting coral reef rehabilitation while strengthening the function of marine ecosystems as a habitat for biota, coastal protection, and a source of livelihood for coastal communities. This program is expected to become a model for sustainable coral reef nurseries and empower communities in marine conservation in Wantopi Bay.
Pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan Biostimulan Ekstrak Rumput Laut Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah pada Tanah Aluvial Febriana, Febriana; Surachman, Surachman; Ramadhan, Tris Haris
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 1, No 4 (2025): December
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v1i4.99017

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonium L.) merupakan komoditas hortikultura yang tergolong sayuran rempah memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomi tinggi.. Tujuan dari penelitian ini untuk mencari dosis pupuk kandang ayam dan konsentrasi biostimulan ekstrak rumput laut yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan di Desa Pancaroba Jl Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang,Kabupaten Kuburaya,Kalimantan Barat. Penelitian dimulai pada tanggal 20 Februari 2025 sampai 25 April 2025. Penelitian ini menggunakan faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. faktor pertama adalah dosis Pupuk Kandang ayam (a) dan faktor kedua konsentrasi biostimulan ekstrak rumput laut dengan kode (b) yang masing-masing terdiri dari 3 taraf.Perlakuan Pupuk Kandang Ayam adalah (a1) 10 ton/ha setara 40 gram/polybag, (a2) 20 ton/ha setara 80 gram/polybag, (a3) 30 ton/ha setara 120 gram/polybag. Faktor kedua adalah konsentrasi biostimulan ekstrak rumput laut yaitu (b₁) 1 ml / liter air, (b₂) 2 ml / liter air, b₃ 3 ml / liter air. Variabel Pengamatan dalam penelitian ini antara lain :Tinggi tanaman (cm),Jumlah daun per rumpun (helai),Jumlah umbi per rumpun, Jumlah anakan per rumpun Berat umbi segar per rumpun (g) dan Berat umbi kering angin per rumpun (g). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan perlakuan pupuk kandang ayam dan biostimulan ekstrak rumput laut memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah anakan/per rumpun, jumlah umbi/per rumpun, berat segar/per rumpun, berat kering angina/per rumpun. 17,44 Berat umbi kering/rumpun tertinggi 29,89 g meningkat 99,26% dibanding perlakuan terendah 15,00 g ,sedangkan terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, perlakuan tidak memberikan pengaruh yang nyata.
Vegetasi Riparian Wisata Air Bionga Sebagai Daya Tarik Unggulan Desa Kaleke Dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat: Pengabdian Idrus M. Said; Masyita, Masyita; Anggraini, Anggraini; Nurfaizah, Nurfaizah; Ananda, Ananda; Hamdini, Hamdini; Anisa, Anisa; Febriana, Febriana; Cici, Cici; Rosniar, Rosniar; Asri, Asri; Saprianto, Saprianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4273

Abstract

Vegetasi riparian atau tutupan di bantaran sungai wisata air bionga, bertujuan mencegah terjadinya erosi, polutan dan mencegah banjir serta memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem sungai. Selain itu, pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui persepsi, tingkat pengetahuan, dan sikap masyarakat terhadap kegiatan penghijauan melalui proses dialog interaktif, diskusi partisipatif dan demonstrasi dengan penggalian data langsung di lapangan. Metode pendekatan kualitatif deskriptif dan ethnografi, digunakan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik ini dipilih untuk memperoleh informasi faktual terkait kondisi bantaran sungai, tingkat partisipasi masyarakat, serta kendala yang dihadapi dalam kegiatan penghijauan. Pelaksanaan penanaman dilakukan pada 11 Oktober 2025 di bantaran Sungai Bionga Desa Kaleke dengan target penanaman 15 pohon. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kesadaran yang cukup baik mengenai pentingnya penghijauan, meskipun masih diperlukan edukasi lanjutan terkait pemeliharaan tanaman dalam jangka panjang. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak ekologis, tetapi juga memperkuat sinergi antara tim pelaksana dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pengelolaan wisata sungai lebih berkelanjutan.
PUSAT SENI LUKIS DI KOTA PONTIANAK Febriana, Febriana; Caesariadi, Tri Wibowo; Kalsum, Emilya
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 14, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jmars.v14i1.94690

Abstract

Painting art continues to develop in Indonesia, including in the city of Pontianak, West Kalimantan, as reflected in the growing activities of painters, art communities, and various events such as exhibitions, marketing activities, seminars, workshops, and competitions. In addition to conventional painters, digital painters have also emerged, offering potential for collaboration between the two fields. However, the absence of adequate facilities remains a major obstacle to the development of painting art in Pontianak. Therefore, the design of a Painting Art Center in Pontianak is needed to support the growth of local artistic potential. The design process involves several methods, including determining the object of design—namely the painting art center—collecting data through observation, interviews, and literature studies, followed by analysis and design stages that produce both internal and external design concepts. The main idea and theme adopted is “A Vibrant & Thriving Center,” which represents a space where painting art and its community can grow together, emphasizing adaptiveness, flexibility, interactivity, and visual appeal.The design outcomes include a painting art center area tailored to the needs of painters, flexible spatial layouts with minimal permanent partitions, and facilities that encourage interaction through garden plazas, discussion spaces, and community areas positioned near recreational zones. The building is also designed with a distinctive organic form to strengthen the identity of the complex. Overall, the design of the Painting Art Center in Pontianak aims to create a space that accommodates and stimulates the enthusiasm and creativity of painters, while also increasing public interest and appreciation for painting art in Pontianak.
Pengembangan Destinasi Mice Kota Cirebon dalam Perspektif Pariwisata Berkelanjutan Dirgantara, Ahmad Rimba; Febriana, Febriana
Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 25 No 2 (2020): Jurnal ilmiah Pariwisata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30647/jip.v25i2.1365

Abstract

The Indonesian economy which experienced positive growth in the last few years has had a positive impact on the development of various other industrial sectors. One that is experiencing significant development is the MICE industary (meetings, incentives, conferences and exhibitions). The MICE industry has an impact on the economy in the form of increased incomes, expanding employment and employment opportunities, and encouraging investment. Cirebon City as part of the Province of West Java has the potential to become one of the MICE venue on a national and international scale. However, development constraints such as infrastructure, workforce readiness, and other driving factors must still be addressed so that the development of MICE destinations can develop in a sustainable manner. The purpose of this research is to provide an example of sustainable tourism through the MICE tourism concept. The methodology in this study uses descriptive analysis by analyzing documents related to the development of Cirebon City MICE through the perspective of sustainable tourism. The results of this study show that the development of the Cirebon City MICE destination is in line with the perspective of sustainable tourism with the following recommendations; reviewing the physical feasibility of the environment, economic viability, and socio-cultural viability.
Co-Authors A.S Uda, Paulinus Agus Apriliana, I Putu Ahmad Ghozali, Gus AI, Nabila Aja, Aja Aliefman Hakim Alvia, Alvia Amin, Ali Ananda, Ananda Anggraini Anggraini Anisa Anisa Annaztasya, Syifa Tania Arifyanto, Alber Tigor Asdy, Muhamad Aspin Aspin, Aspin Asri asri Astrida, Deuis Nur Caesariadi, Tri Wibowo Cici, Cici Dani Arifudin Dinar Sukma Pramesti Dirgantara, Ahmad Rimba E. Lay , Andriyani E.P Korohama, Katharina Fajrianti, Nur Fauzan, Irsyad Fihrin Fihrin Fitriyah, Laily Nur Fran, Fransiskus Geradusi, Uda Gultom, Latifah Hannum Halim, Deddy Kurniawan Halking Halking, Halking Hamdini, Hamdini Harahap, Nurul Febriyani Harahap, Putra Pratama Hartika Dewi Hartini, Ria Helmi Helmi Huda, Reizha Nurul Idrus M. Said Indrawan, Putu Agus Ivanaa, Julia Ivanna, Julia Jaya, Irhas Kalsum, Emilya Khamdani, Faizal Rofik Kurniawan, Muhammad Revvy Kusmiyati Kusmiyati LALU RUDYAT TELLY SAVALAS Maada, Yayan Maria Masi, Lolang Masyita Masyita Maulana, Eka Mayesita A. Abel, Rizky Melani, Melyann Migie Handayani MS, Mahrina MUHAMMAD ALI Nalle, Andriani P Nasri, Maria Velixita Nur Hidayah Nurfadillah, Suryani Nurfaizah Nurfaizah, Nurfaizah Nurmira, Nurmira P. Nalle , Andriani Pasaribu, Anjelina Pua Upa, M.D. R. Saba, Khetye Rahma, Fatiya Nur Ramadhan, Taufiq Reflinda, Reflinda Regar, Nisa Andriani Reni Wulandari Rian, Ahmad Rihi, Diana Novita Rofiani, Indah Liza Rosniar Rosniar, Rosniar Rusmala, Rusmala Rusnita, Ayu Novidaniati S, Aulia Intan Rachmawati Saba, Khetye Romelya Sanusi Hasibuan, Rizal Saprianto, Saprianto Saragih, Theresia J.R Sarimuddin, Sarimuddin Simanjuntak, Eunike Sinaga, Rahma Dhani Fitria Sulvina, Ardilla Surachman Surachman Suryadin, Fitri Syukran Mursyid Tarigan, Fandy Tiur Malasari Siregar, Tiur Malasari Tiur, Haratua TRIS HARIS RAMADHAN Trisna, Wulan Ayu Upa, Muhammad Pua Veni Roza Y. P. Bili Bora, Imanuel Yasin, Abdul Yusri, Halmina