Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Gaya Belajar Siswa dalam Menerapkan Pembelajaran Berdeferensiasi Azizah, Siti Alfiyana; Usman, Ali; Fauzi, Muhammad Ali Rif’an; Rosita, Eliana
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtp.v1i2.74

Abstract

Siswa memiliki karakteristik yang unik karena memiliki karakteristik yang berbeda artinya karakter tersebut tidak mungkin dimiliki oleh orang lain, dalam mempersiapkan kegiatan pembelajaran sangat penting bagi guru untuk memperhatikan pengetahuannya tentang karakteristik asli siswa. Pembelajaran harus memiliki kurikulum, pergantian kurikulum saat ini tidak serta merta dapat memaksimalkan dan meningkatkan kualitas belajar siswa. Penyebabnya karena minim dalam mengidentifikasi gaya belajar (learning style) karena siswa ketika mneyerap penjelasan guru mempunyai gaya belajar yang berlainan. Adanya penelitian ini adalah untuk menganalisis kecenderungan gaya belajar peserta didik di SMAN 2 Wuluhan. Hasil analisis ini akan berfungsi sebagai data untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi pada kelas tersebut, yang dirancang untuk mempertimbangkan perbedaan karakteristik peserta didik dalam hal gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi kelas, wawancara dan penyebaran angket. Dengan menggunakan teknik analisis, data yang diperoleh dikelompokkan ke dalam kelompok gaya belajar tertentu, artinya data tersebut dilihat dan ditelaah untuk menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis gayabelajar siswa SMAN 2 Wuluhan ditemukan bahwa siswa kelas X memiliki gaya belajar yang beragam. Terbukti bahwa gaya belajar siswa menunjukkan 54% visual, 14% auditori, dan 32% kinestetik. Guru dapat mengembangkan pembelajaran sesuai dengan gaya belajar masing-masing siswa, sehingga siswa merasa lebih nyaman selama proses belajar mengajar. Dalam hal ini, upaya tersebut diintegrasikan ke dalam pembelajaran berdiferensiasi yang bertujuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan belajar setiap siswa. Pembelajaran yang dibedakan mampu memperhitungkan perbedaan gaya belajar siswa, sehingga hasil analisis menjadi titik tolak untuk mengelompokkan siswa berdasarkan perbedaan tersebut untuk rencana studi selanjutnya.
Pengelompokan Gaya Belajar Secara Homogen dalam Mendukung Pembelajaran Diferensiasi Proses Siswa Fauzi, Rahmat; Usman, Ali; Hayati, Nanik Nur; Nasihudin, Muhammad Dimas
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtp.v1i2.77

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam mewujudkan potensi individu dalam berbagai aspek. Proses pembelajaran memainkan peranan sentral dalam menghasilkan perubahan pada individu. Gaya belajar yang berbeda-beda menjadi faktor krusial dalam efektivitas pembelajaran. Penelitian ini mengusulkan pendekatan pengelompokan gaya belajar secara homogen untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi proses di lingkungan pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pentingnya pemahaman terhadap gaya belajar siswa dan bagaimana pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dapat memaksimalkan potensi belajar mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan menerapkan pendekatan Problem Based Learning (PBL) dan pembagian kelompok berdasarkan gaya belajar siswa. Penelitian ini melibatkan siswa kelas X.5 di SMAN Mumbulsari, yang memiliki variasi gaya belajar, yaitu kinestetik, audiotori, dan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi proses dengan pengelompokan siswa berdasarkan gaya belajar mereka mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa. Siswa yang dikelompokkan dengan gaya belajar serupa memiliki interaksi yang lebih efektif dan hasil belajar yang lebih baik. Implikasi penelitian ini mencakup manfaat bagi siswa dan guru, seperti pelayanan pembelajaran yang lebih baik, perlakuan adil tanpa diskriminasi, dan pengembangan potensi siswa secara optimal.
Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Proses Pembelajaran Sari, Ratna; Usman, Ali; Mudayanti, An Rini; Nasihudin, Muhammad Dimas
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtp.v1i2.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam konteks pembelajaran sebagai upayaPenguatan kompetensi dan pengembangan karakter Siswa pada dimensi profil pelajar pancasila. Yang dibahas pada penelitian ini meliputi kegiatan pembelajaran, asesmen, evaluasi dan tindak lanjut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif di kelas proyek 1 SMA Negeri Jenggawah tahun ajaran 2022/2023 dengan tema kearifan lokal dan judul proyek kegiatanecoprint. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknikpengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil dari penelitian ini yaitu alur kegiatan P5 dapat menggunakan model pengenalan, kontekstualisasi, aksi, refleksi dan tindak lanjut; Alat asesmen yang digunakan berupa rubrik penilaian berdasarkan indikator dan capaian sub elemen profil pelajar pancasila; proses evaluasi menggunakan kegiatan refleksi, asesmen formatif, dan asesmen sumatif; tindak lanjut kegiatan dengan meneruskan praktik baik pemanfaatan bahan ramah lingkungan untuk mewujudkan sekolah berbasis adiwiyata. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Melalui implementasi P5 dalam peroses pembelajaran dapat menguatkan dimensi karakter Profil Pelajar Pancasila pada peserta didik terutama pada dimensi profil pelajar pancasila bergotong royong, Beriman, Bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, dan berakhlaq mulia, dan kreatif.
Penanaman Karakter Gotong Royong Melalui Tema Kewirausahaan dan Kearifan Lokal pada P5 Kurikulum Merdeka MKM, Laily; Usman, Ali; Hidayati, Nurul
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): March
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtp.v1i3.86

Abstract

SMAN 1 Bondowoso telah menjalankan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan 2 tema, yakni kewirausahaan dan kearifan lokal pada semester genap tahun ajaran 2022/2023. Kegiatan P5 ini meningkatkan karakter gotong royong, saling tolong menolong, berempati, dan solidaritas diantara peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, dalam analisis data peneliti menggunakan tiga tahap yaitu, proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian Penanaman Karakter Gotong Royong Melalui Tema Kewirausahaan Dan Kearifan Lokal Pada P5 Kurikulum Merdeka menunjukkan bahwa 1) proses penanaman karakter gotong royong pada kegiatan P5 diawali dengan asesmen diagnostik, pengenalan, kontekstualisasi, aksi nyata, refleksi-tindak lanjut dan perayaan belajar, 2) strategi yang dikembangkan guru dalam perayaan belajar yakni membuat kegiatan Bazaar Makanan pada tema kewirausahaan, serta kegiatan Pementasan Budaya Lokal yang ada di Kabupaten Bondowoso pada tema kearifan lokal.
Analisis Gaya Belajar Siswa dalam Upaya Mengimplementasikan Pembelajaran Berdiferensiasi Kelas X2 Ermawati, Ermawati; Usman, Ali
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtp.v1i4.91

Abstract

Siswa memiliki karakteristik yang berbeda atau unik dengan siswa lainnya, karakteristik yang berbeda yang hampir tidak dimiliki oleh orang lain, dalam arti karakter tersebut hampir tidak dimiliki oleh orang lain. Identifikasi karakteristik siswa, termasuk kemampuan awal dan latar belakang sosiokultural, serta gaya belajar mereka, tentu saja berbeda antara satu sama lain. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan strategi observasi dan juga pemberian angket. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan Software berupa google form tes diagnostik serta dengan observasi di kelas. Teknik analisis yang digunakan dengan cara mengelompokkan data yang diperoleh kedalam kelompok gaya belajar tertentu yang artinya pengelompokkan data dan diverifikasi untuk ditarik kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis gaya belajar di SMA Negeri Rambipuji terdapat 12 siswa sebesar 35,3% dengan gaya belajar visual dan kinestetik, dan gaya belajar auditori sebesar 29,4% terdapat pada 10 siswa. Dari hasil analisis tersebut peserta didik cenderung memilih gaya belajar visual dan kinestetik, meskipun peserta didik cenderung memiliki gaya belajar visual dan kinestetik, hal itu tidak menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki kecenderungan untuk menggunakan gaya belajar auditori, melainkan biasanya lebih sering menggunakan gaya belajar visual dan kinestetik. Dalam hal ini, upaya tersebut termasuk dalam pembelajaran berdiferensiasi, yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan belajar yang berbeda- beda dari setiap siswa. Pembelajaran berdiferensiasi mampu mengakomodasi perbedaan dari gaya belajar siswa sehingga hasil analisis akan menjadi data awal pengelompokkan siswa untuk selanjutnya dibuatkan rancangan pembelajaran berdasarkan perbedaan tersebut.
Pemanfaatan Tumbuhan dalam Upacara Nyepi di Pura Luhur Giri Salaka Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi Erythriana, Chelsea Nadia; Utomo , Agus Prasetyo; Usman, Ali
Jurnal Biologi Vol. 1 No. 2 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/biology.v1i2.1961

Abstract

Hari Raya Nyepi merupakan hari raya yang dirayakan oleh masyarakat hindu setiap Tahun Baru Saka. Upacara Nyepi terdiri dari 4 tahapan yaitu Upacara Melasti, Upacara Tawur Kesanga, Amati Geni dan Ngembak Geni, Setiap tahapan dalam upacara memanfaatkan tumbuhan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis dan bagian tumbuhan yang digunakan dalam Upacara Nyepi di Pura Luhur Giri Salaka Taman Nasional Alas Purwo dan kearifan lokal dalam memanfaatkan tumbuhan tersebut. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling untuk mendapatkan informan. Pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara Semi-Sructured dan dokumentasi. Analisa data menggunakan teknik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Upacara Nyepi di Pura Luhur Giri Salaka Taman Nasional Alas Purwo menggunakan 38 jenis tumbuhan yang dikelompokkan dalam 29 famili. Bagian tumbuhan yang digunakan yaitu: batang, daun, bunga, buah, biji, dan serabut dengan persentase terbanyak adalah buah (45%) dan bunga (33%). Kearifan lokal penggunaan tumbuhan dalam Upacara Nyepi yaitu kepercayaan (tumbuhan memiliki makna atau filosofi yang melambangkan keseimbangan antar makhluk hidup), pengetahuan (jenis dan bagian tumbuhan yang digunakan dalam upacara), dan praktik (penggunaan tumbuhan segar, serta penanaman tumbuhan di pekarangan rumah, sekitar pura, dan sawah). Kearifan lokal tersebut berperan dalam pelestarian keanekaragaman hayati.
Penerapan Media Pembelajaran Biologi Berbasis Canva untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa SMAN 1 Panji Putri, Siti Anindya; Usman, Ali; Slamet, Imam Prajoko
Jurnal Biologi Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/biology.v1i3.1966

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin canggih dan segala aktivitas manusia dipermudah dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Maka, dengan adanya Era Digital 4.0, banyak orang menjadi konsumtif dalam menggunakan smartphone dan perangkat pintar mereka. Tidak dapat dipungkiri, hal ini juga terjadi pada sebagian besar pelajar saat ini. Oleh karena itu, sebagai pendidik, kita harus menyikapi fenomena ini dengan menjadikan smartphone dan perangkat pintarnya sebagai media pembelajaran yang memudahkan mereka untuk belajar dan dapat menciptakan lingkungan belajar yang me-nyenangkan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi penggunaan Canva sebagai media pembelajaran biologi dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Pemanfaatan media pem-belajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Canva, dimana Canva merupakan platform desain grafis gratis yang sangat sesuai digunakan oleh semua kalangan, mulai dari pemula hingga profesional, dan fitur-fitur yang tersedia sangat mudah untuk dipahami. Survei dalam penelitian ini dilakukan selama dua siklus. Setiap siklus meliputi dua kali pertemuan yang meliputi tahap perencanaan pembelajaran, pelaksanaan tindakan observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-3 SMAN 1 Panji yang berjumlah 37 orang. Sumber data yang diperoleh adalah observasi, tes, dan hasil belajar. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas X-3 SMAN 1 Panji mengalami mengalami peningkatan setelah menerapkan media pembelajaran berbasis aplikasi Canva. Hasil tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil belajar kognitif siswa pada setiap siklusnya.
Penerapan Model PBL Berbantuan Media Interaktif Powerpoint Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Materi Ekosistem di Kelas X Atikah, Isma; Usman, Ali; Ernayanti, Retno
Jurnal Biologi Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/biology.v1i3.1968

Abstract

Pendidikan merupakan pembelajaran yang berlangsung secara berkelompok untuk diwariskan kepada generasi berikutnya dalam bentuk pengetahuan dan keterampilan. Seorang pendidik harus mampu menciptakan ide-ide baru dalam mengajar untuk seperti menggunakan berbagai macam kombinasi teknik taktik, strategi, ataupun metode- metode pembelajaran masa kini yang lebih relevan dengan perkembangan sains dan teknologi masa kini (era digital) adalah Problem Based Learning (PBL). Penggunaan teknologi dalam pembelajaran merupakan tuntutan yang relevan dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini. Selain itu, penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran memiliki daya tarik sendiri bagi siswa karena lebih mudah dipahami dan dapat meningkatkan rasa antusias mereka terhadap pembelajaran. Dengan demikian media pembelajaran menjadi salah satu penunjang yang efektif dalam membantu terjadinya proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Penerapan Model PBL Berbantuan Media Interaktif Powerpoint Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Materi Ekosistem di Kelas X. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Dengan pengelolaan data menggunakan microsoft excell. Penelitian dilakukan di SMA Grujugan dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas X.1 berjumlah 29orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I terdapat peningkatan hasil belajar biologi siswa di kelas X.1 yang dibuktikan dengan nilai rata-rata post test sebesar 80,51 dengan persentase ketuntasan 62,06% dan jumlah siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 18 siswa. Pada siklus II hasil belajar mengalami peningkatan menjadi 88,79 dengan persentase ketuntasan 93,10% dan jumlah siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 27 siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Thurrodliyah, Nuria Imamah; Usman, Ali; Suciati, Suciati
Jurnal Biologi Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/biology.v1i3.1970

Abstract

Tuntutan kurikulum SMA yang sesuai dengan pembelajaran abad 21 tidak hanya responsif terhadap perubahan global dan teknologi dengan memperhatikan keterampilan digital. Kurikulum juga harus memfokuskan pada keterampilan 4C (Communica-tion, Collaboration, Critical Thingking and Problem Solving, dan Creativity and Inoovation) untuk membantu peserta didik mengembangkan keterampilan yang relevan sesuai dengan tuntutan zaman. Kualitas hasil belajar sangat bergantung pada proses pembelajaran yang dilaksanakan. Masalah yang ditemukan yaitu hasil belajar di kelas XE SMAN 3 Probolinggo menunjukkan bahwa 24 siswa dari 37 siswa mendapatkan nilai di bawah KKM. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model PBL Berdiferensiasi untuk meningkatkan hasil belajar biologi. Jenis penelitian yang digunakan untuk penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan alur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan sebanyak 2 siklus, pengamatan, dan refleksi. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan nilai rata-rata kelas dari 51,5 ke 71,8; peningkatan presentase kategori nilai sangat tinggi dari siklus I ke siklus II sebesar 8,2% ke 21,6%; penurunan presentase kategori nilai rendah dari siklus I ke siklus II sebesar 45,9% ke 18,9%; dan peningkatan presentase peserta didik yang mendapat nilai ≥76 (KKM) pada siklus I ke siklus II adalah 37,8% ke 75,7%.
Penerapan Model PJBL (Project Based Learning) untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Dipadukan dengan Wordwall Wa’alin, Millah Nur; Usman, Ali; Firmanto, Andi
Jurnal Biologi Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/biology.v1i3.1971

Abstract

Rendahnya minat belajar peserta didik dikarenakan beberapa hal diantaranya materi biologi yang terbilang banyak, pembelajarannya monoton, dan tidak menyenangkan. Tujuan dilakukkannya penelitian tindakan kelas ini untuk mengetahui penerapan model PJBL (Project Based Learning) yang dipadukan dengan media ajar wordwall untuk meningkatkan minat belajar peserta didik pada pelajaran biologi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yakni dengan menggunakan angket melalui google formulir. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan diketahui bahwa indikator minat belajar peserta didik di SMAN 1 Sukosari mengalami peningkatan. Peningkatan persentase tertinggi berdasarkan Gambar 1. adalah keterlibatan. Penggunaan model PJBL menstimulus peserta didik untuk lebih aktif. Hal ini dikarenakan pembelajarannya berbasis proyek. Begitu juga dengan media ajar yang digunakan ternyata memberikan pengaruh cukup tinggi pada minat belajar peserta didik yang dibuktikan dengan adanya peningkatan pada setiap indikator. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PJBL (Project Based Learning) yang dipadukan dengan media ajar wordwall dapat meningkatkan minat belajar peserta didik di SMAN 1 Sukosari.
Co-Authors Abdurachman Sukadi Afrida, Indah Rahmawati Agus Prasetyo Utomo Agustina, Lady Alfath, Annisa Ali Ibrahim Ali, Moch Haidar Fitru Amirah, Eva Apriliyanto, Rizki Arma Yuliza Arsad Bahri Atikah, Isma Azizah, Siti Alfiyana Azrina, Nuril Candrasari, Pipit Dewi Kartika Sari Dewi, Fajaria Juanda Dzarna, Dzarna Eka Kusuma, Ariya Ermawati Ermawati Ernayanti, Retno Erythriana, Chelsea Nadia Eurika, Novy Fadillah Sabri Fajar, Pipih Nurul Fajriyah, Alifia Iffah Fauzi, Muhammad Ali Rif’an Firmanto, Andi Fitri Amilia Galatea, Chusnul Khotimah Hardovi, Bachtiar Hari Harsoyo, Yoga A. Hartini, Billyun Dianata Hasibuan, Nurharisyah Hatip, Moch. Hayati, Nanik Nur Hilman Firmansyah, Hilman Hilman, Shinta Indriawati Indah Rakhmawati Afrida Iswarini, Harniatun Jayanti, Erni Dwi Johannes C Mose, Johannes C Kasmita Kasmita Kudang Boro Seminar Kusumah, Reni Risnawati Laros, Vizza Az Zahra Al Lestari, Zakia Ayu Lisna, Yusi Yusnita Juwita Luky Prasetyo Mahbub Ghozali, Mahbub Marwani, Iga Safa Masenah, Masenah Masripah, Imas Siti Maulidya, Meliana Nur Maya Sari MKM, Laily Mudayanti, An Rini Munandar, Kukuh Nasihudin, Muhammad Dimas Natasha, Meita Aruri Nelwan, Leopold Oscar Nengsih, Widya Nurbani, Tri Nurul Hidayati Nuryadin, Rully Oktarini, Widya Paramita, Sakhiyah Sotya Prafitasari, Aulya Nanda Pramudia, Heru Pusparini, Marissa Putri, Siti Anindya Rahmat Fauzi Raistanto, Wildan Sa'id Sonda Ranova, Riki Ratna Sari Ritonga, Torkis Rosita, Eliana Rostina Sundayana Ruki, Taufik Rahman Sari, Lupita Ratna siti wulandari Slamet, Imam Prajoko Sofyan Sjaf Solihat, Deti Farida Subhanallah Suciati Suciati Sulaiman , Ahmad Riski Suryadi, Yopi Thurrodliyah, Nuria Imamah Utomo , Agus Prasetyo Vega, Amalya Putri Kusuma Wadiono, Gandu Wahyu Eko Widiyanto Wartini, Tini Wa’alin, Millah Nur Widhiastuti, Rachma Widianto, Wahyu Eko Wijya, Insan Zahra Al Laros, Vizza Az Zulkifli Rangkuti