Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGETAHUAN MENYIKAT GIGI SEBELUM DAN SESUDAH INTERVENSI DENGAN MEDIA VIDEO PADA MURID SDN 6 KAMPUNG PANSUR Warman, Anses; Arnetty, Arnetty; Ifitri, Ika; Eriyati, Eriyati; Edrizal, Edrizal; Sari, Putri Minas; Novera, Milya; Ajani, Anggra Trisna; Yessi, Hilma
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2576

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut perlu diperhatikan untuk meningkatan derajat kesehatan yang optimal, salah satunya dengan menyikat gigi. Media video bermanfaat dalam penyuluhan karena dapat menampilkan gambar bergerak yang esensial untuk pembelajaran. Tujuan penelitian ini mengatahui pengetahuan menyikat gigi sebelum dan sesudah penyuluhan dengan media video pada murid di SDN 06 Kampung Pansur  Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu praeksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Rancangan one group pretest posttest hasil perlakuan dibandingkan dengan sebelum diberi perlakuan. Populasi penelitian murid berumur 10-14 tahun. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total populasi. Pengumpulan data dengan membagikan kuesioner pengetahuan menyikat gigi dan video penyuluhan menyikat gigi. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian pengetahuan menyikat gigi sebelum penyuluhan dengan media video didapatkan kriteria baik 32,8%, kriteria cukup 45,9% dan kriteria kurang 21,3%. Sesudah penyuluhan dengan media video didapatkan hasil kriteria baik 95,1%, kriteria cukup 4,9% dan tidak ada untuk kriteria kurang. Kesimpulan penelitian menunjukan perbedaan pengetahuan menyikat gigi lebih baik setelah diberikan penyuluhan dengan media video. Disarankan responden dengan kriteria cukup untuk meningkatkan pengetahuan menyikat gigi, bentuk sikat, pasta gigi, teknik menyikat gigi dan mengaplikasikan pengetahuan  menyikat gigi di kehidupan sehari-hari.Kata kunci : Pengetahuan, intervensi kesehatan ; gigi dan mulut ; menyikat gigi
Intervensi Pedoman Kode Etik Pada Mahasiswa Keperawatan Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Negeri Padang Handayani, Reska; Dewi, Sandra; Trisna Ajan, Anggra; Ramaita, Ramaita; Novera, Milya
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1555

Abstract

Perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat mengharuskan perguruan tinggi menghasilkan lulusan yang intelektual, kompetetetif, berkualitas baik dibidang hard skill maupun soft skill dan siap pada dunia kerja. selain dari itu perguruan tinggi juga dituntut mendidik mahasiswa mampu menjadi agent of change dan social control. Hard skills ini meliputi penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknikal yang berhubungan dengan disiplin ilmunya. Kode etik Adalah pernyataan standar profesional yang digunakan sebagai pedoman perilaku dan menjadi kerangka kerja untuk membuat keputusan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan September 2022 dengan sasaran mahasiswa Keperawatan Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Negeri Padang berjumlah 138 orang.  Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa keperawatan terhadap penerapan kode etik mahasiswa sehingga adanya perubahan perilaku. Metode dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan tiga tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan nilai rata- rata pengetahuan mahasiswa sebelum dilaksanakan sosialisasi 58,1, nilai median 60, dan nilai rata- rata setelah dilakukan sosialiasi 60,41 dan nilai median 60. Disarankan kepada pihak universitas dan fakultas perlu adanya evaluasi dalam sosialisasi pedoman kode etik mahasiswa keperawatan fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Negeri Padang.
EDUKASI TENTANG SENAM KAKI DIABETES MELITUS DI RSUD PARIAMAN Minas Sari, Putri; Suryani, Dini; Novera, Milya; Diana Morika, Honesty
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2190

Abstract

 Diabetes Melitus ( DM ) merupakan sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat dari gangguan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi salah satunya adalah terjadinya kerusakan pembuluh darah kecil yang dapat mengakibatkan ulkus diabetic maupun masalah kesehatan lainnya. Senam kaki diabetes merupakan salah satu bentuk latihan yang dapat dilakukan oleh penderita diabetes untuk memperlancar sirkulasi darah sehingga gula darah penderita diabetes dalam keadaan terkontrol. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang senam kaki diabetes melitus dan cara melakukan senam kaki diabetes melitus melalui penyuluhan dan demonstrasi. Tingkat pengetahuan dan keterampilan diukur dengan membandingkan pengetahuan tentang senam kaki diabetes melitus dan cara melakukan senam DM sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan kesehatan. Hasil yang didapatkan adalah terjadi peningkatan pengetahuan pasien DM/keluarga tentang senam kaki diabetes melitus dan cara melakukan senam DM setelah dilakukan penyuluhan kesehatan. Peserta tampak antusias, dan peserta dapat memahami senam kaki DM dan mendemonstrasikan senam kaki DM. Saran perlunya diadakan edukasi berkala di rumah sakit guna memberikan peningkatan kesehatan pasien DM.Kata Kunci: Senam, Kaki, Diabetes Melitus
Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Ny.N Dengan Hipertensi Nise Sri Ranika, nise; Novera, Milya; Ramaita; Eni, Rosmi
Jurnal Keperawatan Medika Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v4i1.408

Abstract

Hipertensi merupakan masalah serius yang dapat menjadi masalah global yang signifikan. Secara global, lebih dari 1,28 miliar orang dewasa menderita hipertensi, dengan sebagian besar kasus terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk Indonesia. Tujuan studi kasus ini adalah mampu memberikan asuhan keperawatan keluarga pada pasien dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Manggopoh. Metode yang digunakan adalah dengan studi kasus pendekatan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga mengenai hipertensi, keterlibatan dalam perawatan pasien, serta kemampuan dalam pengendalian faktor risiko melalui modifikasi gaya hidup dan kepatuhan terhadap pengobatan. Intervensi yang diberikan meliputi nyeri kronis, edukasi kesehatan dan terapi relaksasi. Dapat disimpulkan bahwa asuhan keperawatan keluarga yang komprehensif mampu meningkatkan kemandirian keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi. Kata Kunci: Asuhan Keperawatan Keluarga, Hipertensi
THE EFFECTS OF PUZZLE THERAPY ON REDUCING PSYCHOLOGICAL DISTRESS IN PRESCHOOL CHILDREN DURING HOSPITALIZATION Putri Minas Sari; Milya Novera; Siti Aisyah Nur; Anggra Trisna Ajani; Debby Shintania; Reska Handayani; Rika Novariza; Mariza Elvira
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/rap.v15.i2.70

Abstract

Hospitalization is a treatment performed in a hospital and can cause trauma and stress to patients who have recently been hospitalized. This is an experimental research with a quasi-experimental design and a pre-test- post-test approach. The population in this study were 62 cases using a purposive sampling technique. The results showed that the average level of anxiety before giving puzzle therapy was 4.94, the lowest score was 4 and the highest was 6. The average level of anxiety after giving puzzle therapy was 2.6 with the lowest score being 1 and the highest being 3. The results of the statistical test obtained a p value of 0.001, so there was an effect of giving puzzle play therapy on the level of anxiety in preschoolers (4- 5 years) during hospitalization. It is suggested that the hospital can provide health information about the benefits of playing puzzle therapy to the community as a way to reduce anxiety levels in children in patients without side effects
KORELASI DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI DUNIA Yessy Aprihatin; Erpita Yanti; Putri Minas Sari; Milya Novera; Debby Sinthania; Anggra Trisna Ajani; Mariza Elvira
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3285

Abstract

Various water quality pollutions have had a negative impact on children's health. One of the pollution that commonly occurs in urban and rural environments is the use of pesticides in agricultural environments. Pesticides are made for the specific purpose of causing harm (to insects, rodents, and other pests), they have the potential to cause serious damage to a developing fetus. Another cause that causes the environmental quality to decline, especially the air environment, is the bad behavior of the community in consuming cigarettes. This research method uses descriptive techniques, which describes how Environmental quality affects public health, especially in the impact of stunting among children under five. Environmental quality and community behavior will determine the health status of the community. Furthermore, a person's health status will affect the quality of life and productivity which in turn will affect their welfare. The existence of environmental pollution from various toxic chemicals such as excessive use of pesticides in the environment results in disturbances in infant growth and in early childhood. In addition, an increase in cigarette consumption of about two percent has been replaced by a decrease in expenditure on rice, protein and fat sources, as well as education. Household expenditure on meat and fish decreased by around 2.3 percent during 2012-2023. Yet, as many studies have shown, this type of expenditure will profoundly influence the future development of children in terms of weight, height and cognitive abilities. 
Optimization of Psychological Wellbeing in Coronary Heart Patients through Mindfulness Therapy Milya Novera; Anggra Trisna Ajani; Ricvan Dana Nindrea; Lidia Rusdi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Thawalib Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Thawalib
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54150/thame.v5i1.788

Abstract

Coronary artery disease (CAD) is one of the leading causes of morbidity and mortality worldwide, including in Indonesia. Patients with CAD frequently experience psychological burdens such as stress, anxiety, and depression, which negatively affect their quality of life and disease prognosis. At the community level, particularly in Puskesmas Lubuk Buaya, cases of coronary heart disease remain significant, while psychological support services are still limited. This situation highlights the urgency of integrating psychological interventions into community health services. This community service program aimed to optimize the psychological wellbeing of patients with coronary artery disease by implementing mindfulness therapy at Puskesmas Lubuk Buaya, as well as to enhance healthcare workers' capacity in applying a mindfulness-based approach in routine practice. This community service program was conducted from July to September 2025 using a community-based participatory approach. Activities included participant screening, psychoeducation, guided mindfulness practice, and independent home exercises. Quantitative evaluation demonstrated an increase in mean psychological wellbeing scores from pre- to post-program, indicating improved emotional regulation and perceived wellbeing among participants. These findings suggest that mindfulness-based community service activities may support psychological wellbeing in CAD patients and can be integrated as a complementary approach within primary healthcare settings.
Evaluation of the Implementation of Minimum Service Standards for Hypertension Program Febry Handiny; Dian Paramitha Asyari; Silvy Oktaviani; Milya Novera
Journal of World Future Medicine, Health and Nursing Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/health.v3i1.1209

Abstract

The prevalence of hypertension in Indonesia in the 2018 National Riskesdas was 34.11%. Minimum Service Standards for hypertension: Every patient with hypertension receives health services according to standards. Achievement of Hypertension at Andalas Public Health Center for the last two years is 30.21% in 2021 and 14% in 2022. This study aims to determine the process of implementing the Minimum Service Standards for the Hypertension program at the Andalas Public Health Center. This study is a Descriptive qualitative research method by conducting semi-structured interviews with ten informants. The research was conducted at Andalas Public Health Center from March to August. The data collected were the results of interviews using an interview guide, document review, and observation. Data analysis used source triangulation and method triangulation. The results were that the officers involved and hypertensive patients in implementing Minimum Service Standards Hypertension were by the standards. Facilities and infrastructure are sufficient, but adding blood pressure monitors and Communication, Information, and Education media in leaflets is still necessary. Existing health workers already know the process of implementing hypertension following standards.  The implementation has been going well, but there are still obstacles in the form of difficulty monitoring hypertensive patients in the Andalas Public Health Center working area and a lack of public awareness of routine treatment every month.
Co-Authors Abdul Wahid Afrida Yani Rosa Ajani, Anggra Trisna Amri, Lola Felnanda An Autika Asman Anggra Trisna Ajani Anggra Trisna Anjani Anggra Trisna Anjani Aprihatin, Yessy Arianti, Diana Armaita Arnetty, Arnetty Astilia Asyari, Dian Paramitha Aulia Asman Baiquni, Fahmi dbysinth, dbysinthania Debby Shintania Debby Shinthania Debby Silvia Dewi Debby Sinthania Dela Septianingsih Dian Paramitha Asyari Diana Arianti Diana Arianti Diana Arianti Diana Morika, Honesty Dini Suryani, Dini Edrizal, Edrizal Eka Seba Marta Eliwarti Eni, Rosmi Eriyati, Eriyati Erni Musmiler Erpita Yanti Espasari Farida Moh. Said Febry Handiny Fiola Finomia Honesty Fluorina Oryza Muslim Freti Gusrina Putri Handayani, Reska Handiny, Febry Hasmita Hasmita Hasmita Hersipa, Lulung Lanova Hilma Yesii Hilma Yessi Hj. Murniati Muchtar, Wiwi Sartika, Dra, Hj. Syarwini., Herwati Ifitri, Ika Ignes Ulima Azalia Ikhrimni Ira Sri Budiarti Jayati, Trisna Karuniawati, Benny Keken Erva Nanda Ledia Restipa Lidia Rusdi Linda Marni Lindawati Lindawati MARDATUL HUSNI, RISA Mariza Elvira Meta Rikandi Mike Asmaria Millani Amastasia Mimi Rosiska Miranie Safaringga Movitaria, Mega Adyna Nadya Nadya Nise Sri Ranika, nise Nopan Saputra Nurfadila Oktaviani, Silvy Olivia Amanda Wijaya Rahmi Sarifatunnisa Ramaita Ramaita Ramaita Ramaita Ramaita Ramaita, Ramaita Reska Handayani Ricvan Dana Nindrea Rifekhzan Fajar Pratama Rika Novariza Rika Syafitri sandra dewi Sandra Dewi Sari, Putri Minas Septianingsih, Dela Shindy Gustarina Silvy Oktaviani Siti Aisyah Nur Sri Burhani Putri Trevia, Reni Trisna Ajan, Anggra Trisna Ajani, Anggra Warman, Anses Wenny, Bunga Permata Yance Komela Sari Yeni Masbiran Yundelfa, Mandria Yunita, Anri Zulfi Fauzul ‘Azim Zuriati