Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Strategi Perawat Gadar Bencana (Emergency Disaster Nursing) Dalam Menghadapi Mutasi Virus Covid-19 Aulia Asman; Milya Novera; Reska Handayani; Mariza Elvira; Anggra Trisna Anjani; Ramaita
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i1.4

Abstract

Penelitian yang dilatar belakangi oleh terjadinya peningkatan pasien positif COVID-19 dalam era Normal Baru, menyebabkan diperlukannya dukungan dari berbagai bidang termasuk, kesehatan, salah satunya adalah perawat gadar bencana. Di era Normal Baru ini, perawat gawat bencana seharusnya mempromosikan gaya hidup sehat dan pencegahan terhadap COVID-19, namun masih berlum optimal dan masyarakat masih banyak yang memiliki kesadaran dan kedisiplinan yang rendah untuk melakukan pencegahan COVID-19. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan strategi yang diperlukan untuk mewujudkan masyarakat tangguh bencana COVID-19 menuju era Normal Baru. Dalam menentukan strategi tersebut, dilakukan penelitian deskriptif kuantitatif melalui wawancara kepada responden ahli, studi literatur dan angket. Selanjutnya, hasil dari angket yang menunjukan prioritas strategi, dilakukan perbandingan berpasangan yang dianalisis menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penetapan strategi digunakan 3 kriteria atau indikator yaitu sumberdaya manusia terkait dengan perawat gadar bencana (emergency_disaster Nursing), masyarakat, dan kerjasama. Selanjutnya dari kriteria tersebut, strategi yang dapat dilakukan oleh pemerintah yaitu Peningkatan kualitas dan kuantitas perawat gadar bencana, Pemetaan sebaran perawat gadar bencana, Pendekatan kepada tokoh-tokoh masyarakat dan lembaga kesehatan terkait, Melakukan pelaporan dan evaluasi secara berkala, Sosialisasi protokol kesehatan melalui tindakan nyata, Menjadikan salah satu anggota keluarga sebagai perawat keluarga, Mengadakan layanan konseling atau trauma healing, dan melakukan control terhadap masyarakat . namun, tidak semua strategi tersebut dapat dilaksanakan dalam waktu yang dekat, sehingga strategi yang diprioritaskan adalah strategi peningkatan kualitas dan kuantitas perawat gawat bencana memiliki bobot paling tinggi yaitu 33.4%, yang kemudian diikuti startegi menjadikan salah satu anggota keluarga sebagai perawat keluarga dengan bobot 22.9%, dan melakukan kontrol terhadap masyarakat dengan bobot 15.5%.
Studi Kasus : Terapi Musik Klasik Untuk Menurunkan Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Reska Handayani; Eliwarti; Ira Sri Budiarti; Olivia Amanda Wijaya; Milya Novera; Aulia Asman
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.15

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) merupakan masalah kesehatan dunia dengan beban biaya kesehatan yang tinggi. Tindakan yang dilakukan untuk penanganan GGK adalah hemodialisa (hd). Proses hemodialisa sering kali menimbulkan kecemasan pada pasien. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah mampu melaksanakan asuhan keperawatan gagal ginjal kronik dengan DM on HD dengan terapi komplementer yaitu terapi music klasik untuk menurunkan kecemasan. Metode dari karya ilmiah ini yaitu berupa studi kasus yang dilakukan kepada satu orang sampel, instrument yang digunakan yaitu wawancara dan observasi menggunakan leaflet, lembar balik, penerapan yang dilakukan berupa terapi music klasik yang dilakukan selama 15 menit    dua kali dalam seminggu. Diagnose asuhan keperawatan yaitu kelebihan volume cairan, ansietas, dan intoleransi aktivitas Intervensi yang dilakukan yaitu memberikan terapi music klasik untuk menurunkan kecemasan pada pasien. Hasil dari karya ilmiah ini adalah terdapat penurunan kecemasan yang signifikan seteleh dilakukan terapi music klasik pada klien. Ditandai dengan penurunan tekanan darah klien dari 180/90 mmHg menjadi 160/90 mmHg. Hasil dari pengukuran dengan skala HARS Tn S adalah 35 yaitu kecemasan dengan skala berat. Setelah dilakukan terapi selama 2 kali pada yaitu 23 dengan kecemasan sedang. Dapat disimpulkan bahwa Tn S mengalami penurunan kecemasan dari kecemasan berat ke kecemasan sedan
Studi Kasus : Keperawatan Medikal Bedah Pada NY. Y.S Dengan Dispepsia Anggra Trisna ajani; Hilma Yesii; Mike Asmaria; Milya Novera; Freti Gusrina Putri
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.19

Abstract

Mitigasi Bencana Tsunami melalui Trauma Healing Aulia Asman; Reska Handayani; Milya Novera; Anggra Trisna Ajani; Ramaita; Mariza Elvira; Sandra Dewi; Hasmita; An Autika Asman
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.25

Abstract

Kota Pariaman merupakan salah satu kota yang terancam oleh bahaya tsunami di Indonesia. Sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi korban jiwa dan kerusakan fisik pembangunan. Namun belum ada langkah mitigasi yang focus membahas mengenai trauma healing. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model kebijakan trauma healing untuk mitigasi bencana tsunami di Kota Pariaman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analytical hierarki proses sebagai analisis data. Hasil penelitian menggunakan tiga kriteria yaitu sumberdaya, pendidikan, dan nilai social, agama dan budaya masyarakat. Ketiga kriteria tersebut, secara berturut turut menghasilkan 4 prioritas kebijakan, yaitu (1) Peningkatan kemampuan sumberdaya psikiater/konselor/therapyhis; (2) Pelibatan keluarga dan warga sekolah dalam program trauma healing; (3) Peningkatan nilai social, keagamaan dan budaya dalam proses trauma healing; dan (4) Penerapan program terapi non farmalogi yang tepat sasaran bagi korban bencana yang disesuaikan dengan kebutuhan. Prioritas kebijkan tersebut, dapat dicapai dengan menerapkan berbagai program kegiatan dengan mempertimbangkan waktu pelaksanaan dan anggaran biaya.
Studi Kasus: Asuhan Keperawatan pada Ny. Y Hipertensi Urgency Rifekhzan Fajar Pratama; Aulia Asman; Debby Silvia Dewi; Linda Marni; Milya Novera
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.30

Abstract

Hipertensi urgency merupakan faktor utama yang mengarah ke penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, stroke, gagal jantung maupun gagal ginjal yang menyebabkan angka morbiditas maupun mortalitas yang tinggi jika tidak ditangani dengan tepat. Data yang diperoleh dari rekam medik RSUD Padang Pariaman tahun 2021 jumlah kunjungan Pasien hipertensi urgency sebanyak 84 orang dengan penyakit hipertensi urgency. Tujuan penelitian mahasiswa mampu melaksanakan asuhan keperawatan secara komprehensif khususnya pada pasien dengan hipertensi urgency. Metode yang digunakan adalah studi kasus yang dilakukan selama 5 hari dari tanggal 20 sampai 24 Februari 2023 di ruang dalam RSUD Padang Pariaman tahun 2023 dengan 1 orang pasien (NyY) dengan Hipertensi urgency. Data yang didapatkan Ny.Y mengalami nyeri kepala belakang, darah tinggi, pusing, lemas, nyeri leher dan nyeri perut dengan skala nyeri 6. Kondisi umum pasien tampak lemas dan lesuh. Diagnosis keperawatan yang muncul nyeri akut berhubungan dengan agen fisiologis cedera Kecemasan berhubungan dengan pemaparan informasi yang tidak adekuat Perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan peningkatan tekanan darah Hipervolemia berhubungan dengan gangguan mekanisme regulasi Risiko penurunan curah jantung yang dibuktikan dengan faktor risiko perubahan afterload Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan Risiko jatuh dibuktikan dengan adanya faktor risiko untuk perubahan fungsi kognitif, defisit pengetahuan berhubungan dengan kurangnya minat belajar. Setelah dilakukan penelitian, terjadi perubahan status kesehatan pasien. Nyeri kepala sudah hilang, nyeri perut sudah teratasi, tekanan darah sudah mulai menurun
Asuhan Keperawatan Pada Nn. F Dengan Ulkus Peptikum Zulfi Fauzul ‘Azim; Anggra Trisna Ajani; Mariza Elvira; Linda Marni; Milya Novera; Putri Minas Sari
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.49

Abstract

Tukak lambung atau Peptic Ulcer merupakan kondisi dimana ada luka atau borok pada lapisan bagian dalam lambung. Menurut WHO 2020, Ulkus Peptikum di Amerika Serikat melaporkan bahwa sekitar 10% populasi mengalami Ulkus Peptikum. Kematian akibat penyakit Ulkus Peptikum di Indonesia mencapai 1.081 atau 0,08% dari total kematian. Ulkus Peptikum di Sumatera Barat menduduki peringkat ke-10 dalam kategori penyebab kematian pada umur 45-54 tahun pada laki-laki (3,0 %). Jumlah pasien Ulkus Peptikum di Rumah Sakit Asiyiyah Pariaman ditahun 2022 yaitu ditemukan sebanyak 233 kasus,mengalami peningkatan dari tahun 2020. Tujuan penelitian ini adalah mengaplikasikan asuhan keperawatan pada pasien Ulkus Peptikum di Ruangan Mina Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif dalam bentuk studi kasus, penelitian dilaksanakan diruangan mina pada Nn. F dari tanggal 14 Februari 2023 dengan hasil penelitian ditemukan diagnosis keperawatan yaitu : Nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis: inflamasi, Resiko hipovolemia ditandai dengan kehilangan cairan secara aktif, Defisit nutrisi berhubungan dengan kekurangan asupan makanan dan Defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Selama 5 hari penelitian masalah keperawatan teratasi dan klien pulang pada hari kelima. Saran setelah pulang dari rumah sakit yaitu pasien dapat menjaga apola makan dan menerapkan hidup sehat sesuai anjuran dokter agar penyakit tidak kambuh Kembali.
Penurunan Tingkat Nyeri akibat Agen Pencedera dengan Ulkus Diabetikum di Ruang Mina Ignes Ulima Azalia; Anggra Trisna Ajani; Linda Marni; Mariza Elvira; Putri Minas Sari; Milya Novera
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.50

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit kronis dengan kadar gula darah abnormal yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak diobati. Salah satu komplikasinya adalah ulkus diabetes. Pada 2022, jumlah kematian akibat diabetes di Indonesia mencapai 236.711 orang dengan komplikasi ulkus diabetik berada pada 24%. Berdasarkan hasil Riskesdas menunjukkan prevalensi diabetes melitus di Sumbar berjumlah 37.063 orang. Kota dengan kasus diabetes melitus tertinggi adalah Pariaman sebesar 2,23%. Kejadian diabetes melitus dengan komplikasi di Kota Pariaman, termasuk data 10 penyakit terbanyak di RS Aisyiyah di Kota Pariaman, yaitu di ruang Muzdalifah, Mina dan Marwa diperoleh pada tahun 2022 sebanyak 46 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan Asuhan Keperawatan bagi Pasien dengan Ulkus Diabetikum di Rumah Sakit Aisyiyah di Kota Pariaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif berupa studi kasus untuk mengetahui permasalahan asuhan keperawatan pada pasien ulkus diabetik di RS Aisyiyah Kota Pariaman. Pada satu pasien, hasil penelitian pada tanggal 15 Maret 2023 di Ruangan Mina penulis menemukan 4 diagnosis keperawatan, yaitu: nyeri akut yang berhubungan dengan agen cedera fisik, kadar glukosa yang tidak stabil dalam darah yang berhubungan dengan penggunaan insulin, gangguan integritas jaringan yang berhubungan dengan neuropati perifer. Selama 5 hari pelaksanaan keperawatan, hasil masalah pasien teratasi. Saran penulis adalah perawat lebih mampu melaksanakan asuhan keperawatan yang komprehensif dan menguasai SOP perawatan luka pada pasien dengan ulkus diabetikum.
Mengunyah Permen Karet Terhadap Post-Operative Nausea And Vomiting (Ponv) Pada Sectio Caesarea Shindy Gustarina; Anggra Trisna Anjani; Yance Komela Sari; Nopan Saputra; Milya Novera; Astilia
Jurnal Amanah Kesehatan Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Amanah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YPAK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55866/jak.v6i1.232

Abstract

Caesarean section surgery with spinal anesthesia techniques has an unpleasant post-operative effect, including nausea and vomiting called post-Operative Nausea & Vomiting. (PONV). To prevent other PONV alternatives used with non-pharmacological therapy by chewing rubber candy. The purpose of the study is known to have a link between chewing gum and the occurrence of PONV in Caesarean section patients. Cross sectional research design with a total sample of 34 respondents. Method of non probability sampling using consecutive samplings. PONV assessment can use the observation sheet. Using the Chi-Square test. The results of the study showed that there was a connection between chewing rubber candy and the occurrence of PONV in caesarean section patients with a p (value) of 0,000. It is hoped that further research will be conducted to examine blood sugar levels before and after chewing gum for changes in blood sugar that may affect the assessment of PONV especially in patients with Diabetes mellitus
Terapi Hand Massage Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pra Pembedahan anggra trisna ajani; Keken Erva Nanda; Mega Adyna Movitaria; Milya Novera; Ramaita; Reska Handayani; Putri Minas Sari; Nopan Saputra; Yance Komela Sari; Aulia Asman; Shindy Gustarina
Jurnal Amanah Kesehatan Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Amanah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YPAK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55866/jak.v6i1.233

Abstract

Anxiety in the pre-operational stage reaches 534 million people, with an incidence rate of 5-25% among those aged 5-20 years and 50% among those aged 55 years and over, causing an increase in blood pressure which hinders rehabilitation efforts. One technique to reduce anxiety during surgery is hand massage. This study aims to better understand the effect of hand massage therapy on preoperative pain at RS Siti Rahmah Padang in 2023. This research is experimental in nature, using a pre-posttest design with a total of 32 samples divided equally between the intervention and control groups. The research was conducted for a full week at the Siti Rahmah Hospital in Padang Surgical Inpatient. Information was collected using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) and analyzed with the help of the Wilcoxon and Mann Whitney tests. Research based on the Wilcoxon test showed that there was a difference in symptom severity between the groups participating in the trial before and after the application of hand massage therapy (p 0.0001 for both comparisons). The results of the Mann -Whitney U test show that hand massage can reduce the level of pain experienced by surgical patients at RS Siti Rahmah Padang (p = 0.0001).
PENINGKATAN PENGETAHUAN PASIEN DAN KELUARGA PASIEN DALAM PENATALAKSANAAN DAN PENCEGAHAN ANEMIA Handayani, Reska; Ramaita; Trisna Ajani, Anggra; Novera, Milya
Bahasa Indonesia Vol 20 No 02 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.202.5

Abstract

Hemoglobin levels, hematocrit, and erythrocyte count all decline in anemia, which is characterized by a reduction in the number of erythrocyte masses. Iron deficiency, also referred to as iron deficiency anemia, is the most typical cause of anemia. According to the 2018 Basic Health Research (Riskesdas), anemia affects 3–4 out of 10 teenagers in Indonesia based on the characteristics of age groups 5–14 years and 15–24 years, respectively. The Pariaman City Hospital's interne chamber was the location of the community service project, which was carried out in April 2023 with a target audience of 15 patients and their families. In order to change preventative behavior and improve health status, the goal of this community service is to promote patient and family understanding about anemia prevention and management. The process for carrying out community service is divided into three stages: planning, carrying out, and evaluating. According to the findings of the community service project, the patient's family had a low level of awareness about the prevention and management of anemia before receiving counseling (pre-test) and a high level of knowledge after receiving counseling (post-test). The hospital is advised to keep offering ongoing health education to patients' families regarding the prevention of anemia and discharge planning for patients with reference to managing a healthy diet and nutrition. Abstrak Anemia adalah keadaan dimana terjadi penurunan jumlah masa eritrosit yang ditunjukkan oleh penurunan kadar hemoglobin, Hematokrit dan hitung eritrosit. Penyebab paling umum dari anemia adalah kekurangan zat besi atau yang disebut dengan anemia defisiensi zat besi. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan anemia di Indonesia menurut karakteristik umur 5-14 tahun sebesar 26,8% dan umur 15-24 tahun sebesar 32,% artinya 3-4 dari 10 remaja menderita anemia. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan April 2023 dengan sasaran Pasien dan Keluarga Pasien di ruangan Interne RSUD Kota Pariaman berjumlah 15 orang. Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga pasien terhadap pencegahan dan penatalaksanaan anemia sehingga adanya perubahan perilaku yang bersifat preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan. Metode dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan tiga tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan bahwa tingkat pengetahuan keluarga pasien tentang pencegahan dan penatalaksanaan Anemia sebelum diberikan penyuluhan (Pre test) adalah rendah yaitu sebesar 66.7 % dan setelah diberikan penyuluhan (post test) meningkat menjadi tinggi yaitu sebesar 86.6 %. Disarankan kepada pihak rumah sakit agar terus memberikan promosi kesehatan secara berkesinambungan kepada keluarga pasien terkait pencegahan anemia dan discharge planning bagi pasien dalam mengatur pola makan serta gizi yang seimbang.
Co-Authors Abdul Wahid Afrida Yani Rosa Ajani, Anggra Trisna Amri, Lola Felnanda An Autika Asman Anggra Trisna Ajani Anggra Trisna Anjani Anggra Trisna Anjani Aprihatin, Yessy Arianti, Diana Armaita Arnetty, Arnetty Astilia Asyari, Dian Paramitha Aulia Asman Baiquni, Fahmi dbysinth, dbysinthania Debby Shinthania Debby Silvia Dewi Debby Sinthania Dela Septianingsih Diana Arianti Diana Arianti Diana Arianti Diana Morika, Honesty Dini Suryani, Dini Edrizal, Edrizal Eka Seba Marta Eliwarti Eni, Rosmi Eriyati, Eriyati Erni Musmiler Erpita Yanti Espasari Farida Moh. Said Fiola Finomia Honesty Fluorina Oryza Muslim Freti Gusrina Putri Handayani, Reska Handiny, Febry Hasmita Hasmita Hasmita Hersipa, Lulung Lanova Hilma Yesii Hilma Yessi Hj. Murniati Muchtar, Wiwi Sartika, Dra, Hj. Syarwini., Herwati Ifitri, Ika Ignes Ulima Azalia Ikhrimni Ira Sri Budiarti Jayati, Trisna Karuniawati, Benny Keken Erva Nanda Kheniva Diah Anggita Ledia Restipa Linda Marni Lindawati Lindawati MARDATUL HUSNI, RISA Mariza Elvira Meta Rikandi Mike Asmaria Millani Amastasia Mimi Rosiska Miranie Safaringga Movitaria, Mega Adyna Nadya Nadya Nise Sri Ranika, nise Nopan Saputra Nurfadila Oktaviani, Silvy Olivia Amanda Wijaya Rahmi Sarifatunnisa Ramaita Ramaita Ramaita Ramaita Ramaita Ramaita, Ramaita Reska Handayani Rifekhzan Fajar Pratama Rika Syafitri sandra dewi Sandra Dewi Sari, Putri Minas Septianingsih, Dela Shindy Gustarina Sri Burhani Putri Trevia, Reni Trisna Ajan, Anggra Trisna Ajani, Anggra Warman, Anses Wenny, Bunga Permata Yance Komela Sari Yeni Masbiran Yoselina, Prima Yundelfa, Mandria Yunita, Anri Zulfi Fauzul ‘Azim Zuriati