Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai-Nilai Budaya dalam Tradisi Knduri Sko Pada Masyarakat Desa Tebing Tinggi Kabupaten Kerinci Aizya Flora; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang; Nazurty Nazurty
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji nilai-nilai budaya yang terdapat dalam tradisi Kenduri Sko pada masyarakat Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten kerinci Provinsi Jambi. Tradisi tersebut merupakan bagian dari warisan adat yang masih dilestarikan dan memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas budaya serta kohesi sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifPengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Kenduri Sko mengandung berbagai nilai budaya, seperti gotong royong, musyawarah, solidaritas, penghormatan terhadap leluhur, serta nilai religius. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam setiap rangkaian pelaksanaan tradisi dan berfungsi dalam mempererat hubungan sosial serta mempertahankan keberlangsungan adat istiadat. Namun demikian, perkembangan globalisasi dan modernisasi menjadi tantangan tersendiri bagi keberlanjutan tradisi ini, terutama di kalangan generasi muda.
Analisis Penggunaan Bahasa Gaul terhadap Keterampilan Komunikasi Remaja di Indonesia Neura Shafa Salsabila; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengemban
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v4i2.3739

Abstract

The development of social media has made slang a dominant part of the communication of Generation Z adolescents in Indonesia. This study aims to analyze the characteristics of digital slang, its influence on adolescent communication skills, and its implications for language education. The study employed a systematic literature review with a critical interpretivism approach and reference to the PRISMA guidelines. Data were obtained from scientific articles from 2020–2026 through Google Scholar, SINTA, DOAJ, and Semantic Scholar. The results indicate that slang has ambivalent impacts. On the one hand, intensive use of slang can reduce the ability to use formal language in academic contexts. On the other hand, slang also supports the formation of social identity, group solidarity, and communication flexibility through code-switching practices. This study found that awareness of communication context is a crucial factor in determining the impact of slang use on adolescent communication competencies. Therefore, Indonesian language learning needs to develop an approach based on register awareness and digital literacy to be more relevant to the realities of Generation Z communication.
Keterampilan Menulis sebagai Bagian Penting dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Nyimas Amelisyah Oktaviyeni; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis sebagai bagian penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berbahasa, berpikir kritis, dan kreativitas siswa. Namun, kemampuan menulis siswa masih rendah, seperti kesulitan menemukan ide, menyusun paragraf, dan menggunakan kaidah bahasa dengan tepat. Faktor penyebabnya meliputi rendahnya motivasi belajar, kurangnya latihan menulis, serta metode pembelajaran yang kurang variatif. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang inovatif seperti Project Based Learning dan strategi PLEASE, serta peran aktif guru sebagai fasilitator dan motivator agar keterampilan menulis siswa dapat meningkat.
Peran Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa Melalui Kegiatan Literasi Suwaibatul Sa’diah; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
AMI Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan literasi dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (literature review) dengan mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel penelitian yang berkaitan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan membaca, mencatat, dan mengelompokkan informasi dari berbagai sumber, sedangkan teknik analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan literasi yang dilakukan secara konsisten dan terintegrasi dalam pembelajaran mampu meningkatkan keterampilan menulis siswa secara signifikan. Kegiatan literasi juga berperan dalam memperkaya kosakata, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta membantu siswa dalam mengorganisasi ide secara sistematis. Selain itu, keberhasilan penerapan literasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti metode pembelajaran, lingkungan belajar, serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung.Dengan demikian, penerapan kegiatan literasi secara berkelanjutan dan terencana sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam mengembangkan keterampilan menulis siswa.
Peran Literasi Digital dalam Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Era Ekonomi Digital Anggia Jelita; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang; Nurhasanah Nurhasanah; Yayu Hanipah; Juan Beryl
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): Takuana (April-June)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v5i1.576

Abstract

Digital literacy has become an essential competency for university students in the digital economy era. This study aims to examine the role of digital literacy in developing the entrepreneurial mindset of Indonesian Language and Literature Education students. The study employed a literature review approach by analyzing scholarly journals, research articles, and other relevant academic sources. The findings indicate that digital literacy contributes to enhancing students’ entrepreneurial interest, creativity, innovation, adaptability, and readiness to engage in entrepreneurial activities. It also supports the development of entrepreneurial characteristics, including self-confidence, problem-solving skills, and risk-taking ability. Furthermore, students of Indonesian Language and Literature Education have various entrepreneurial opportunities in the digital economy, such as content creation, copywriting, editing services, online tutoring, and social media management. Digital platforms also facilitate business promotion, communication, and marketing. Therefore, strengthening digital literacy is essential for fostering entrepreneurial mindsets and preparing students to become creative, adaptive, and competitive individuals in the digital economy era.
Pentingnya Minat Baca dalam Mendukung Pembelajaran Bahasa Indonesia Laura Apriyola Atmaja; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v4i1.1972

Abstract

Minat baca merupakan salah satu faktor penentu yang paling signifikan dalam keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia, namun kondisi literasi siswa di Indonesia masih berada pada level yang mengkhawatirkan. Artikel ini bertujuan mengkaji secara mendalam peran minat baca dalam mendukung proses pembelajaran Bahasa Indonesia, mencakup hubungannya dengan pemahaman teks, penguasaan kosakata, keterampilan menulis, kemampuan berpikir kritis, serta hasil belajar siswa secara keseluruhan. Selain itu, artikel ini juga menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat baca, strategi efektif untuk meningkatkannya, serta peran kolaboratif sekolah dan keluarga dalam membangun budaya membaca yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan metode analisis isi terhadap berbagai sumber ilmiah primer berupa artikel jurnal nasional dan internasional, laporan lembaga resmi, dan hasil penelitian empiris yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa minat baca memiliki korelasi positif dan signifikan terhadap seluruh aspek kompetensi berbahasa. Siswa yang memiliki minat baca tinggi cenderung lebih mampu memahami teks secara kritis, menggunakan kosakata yang lebih kaya, menghasilkan tulisan yang lebih koheren, serta meraih hasil belajar yang lebih baik. Implikasi dari kajian ini menegaskan pentingnya kebijakan literasi yang terintegrasi antara kurikulum, lingkungan sekolah, dan keterlibatan keluarga.
Pengembangan media pembelajaran berbasis digital canva dalam meningkatkan keterampilan menulis teks biografi Bambang, Siti Enik Mukhoiyaroh; Rahmawati, Sophia; Wardani, Diah Octavia Kusuma; Putri, Ratumas Aisyah; Suhesti, Herni
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2025): DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v8i2.53115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran menulis teks biografi berbasis digital Canva dengan pengujian efektivitas tahap evaluasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa Fase E di SMAN 6 Batanghari. Kajian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek yang terlibat dalam uji coba produk terdiri atas 30 siswa di Fase E. Data diperoleh melalui tes awal dan tes akhir, angket respon siswa, serta penilaian kelayakan oleh ahli. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank, perhitungan effect size, dan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi dengan nilai rata-rata 93%. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis teks biografi siswa secara signifikan (p < 0,001), dengan nilai effect size sebesar r = 0,87 dan N-Gain rata-rata 0,77 (kategori tinggi). Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan media pembelajaran menulis teks biografi berbasis Canva yang dirancang secara visual, sistematis, dan sesuai dengan karakteristik siswa Fase E. Temuan ini menegaskan bahwa media pembelajaran berbasis Canva efektif sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran menulis Bahasa Indonesia. Kata Kunci :Canva; Media Pembelajaran; Pembelajaran Kreatif; Teks Biografi  
Analysis of Language Errors in The Use of Indonesian Language on Social Media Gabriella Dianra; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
BRIGHT VISION Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Faculty of Tarbiyah nad Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of Indonesian on social media is currently still frequently encountered with language errors, both in posts and user comments. This phenomenon occurs because language use on social media tends to be more casual, fast-paced, and does not always adhere to proper Indonesian language rules. This study aims to analyze the forms of language errors in the use of Indonesian on social media. This study uses a qualitative approach with a language error analysis design in linguistic studies. The research data sources were posts and comments on public social media platforms like Instagram and TikTok, accessed between January and February 2026. The research data consisted of words, phrases, and sentences containing language errors. Data collection techniques were carried out through listening and documentation techniques, while data analysis techniques were carried out through the stages of data reduction, data classification, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the language errors found included errors in spelling, phonology, morphology, syntax, semantics, diction, and the use of ineffective sentences. These errors are generally influenced by the habit of using casual language, the use of abbreviations, and the influence of slang in digital communication. Therefore, public awareness is needed to pay more attention to the use of proper Indonesian on social media.
Strategi Pembelajaran dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Narasi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Rika Berliana Dabukke; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Vol. 4 No. 3 (2026): June: Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/morfologi.v4i3.2712

Abstract

Writing is an important language skill to develop in Indonesian language learning, particularly in writing narrative texts. However, many students still experience difficulties in finding ideas, developing storylines, choosing appropriate vocabulary, and constructing sentences effectively. Therefore, appropriate learning strategies are needed to improve narrative writing skills. This study aims to identify, analyze, and describe various effective learning strategies in improving narrative writing skills in Indonesian language learning. The study used a qualitative method with a literature review approach. Research data were obtained from scientific articles accessed through Google Scholar with the help of the or Perish application. The articles analyzed were published in the period 2020–2026 and selected based on their relevance to the research topic. Data collection techniques were carried out through documentation studies and literature studies, while data analysis used content analysis. The research results indicate that various learning strategies are effective in improving narrative writing skills, including brainstorming techniques, expository strategies, Direct Writing Activities, the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach, fun learning, Project-Based Learning (PjBL), digital literacy, the use of animated video media, local wisdom-based learning, and the Genre-Based approach. These strategies have been proven to improve students’ ability to develop ideas, structure storylines, enhance creativity, learning motivation, and improve the quality of narrative writing. The implications of this research indicate that selecting varied, innovative learning strategies that are appropriate to student characteristics can optimally support the development of narrative writing skills in Indonesian language learning.
Marginalisasi Bahasa Indonesia di Ruang Publik Digital terhadap Dominasi Bahasa Asing dan Dampaknya pada Identitas Nasional Sifa Khoirun Nisa; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang; Auli Lestari Manik
Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Vol. 4 No. 3 (2026): June: Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/morfologi.v4i3.2724

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of the marginalization of the Indonesian language in the digital public sphere and its implications for the sustainability of national identity. Amid the tide of globalization and technological advancements, the use of foreign languages and mixed languages is increasingly dominating communication on social media, potentially displacing the Indonesian language’s role as a symbol of national identity. This study employs a netnographic method, which allows for the observation of natural and contextual language interactions on digital platforms such as TikTok and Instagram. This approach was chosen because it captures authentic language practices as well as the social meanings behind language use within online communities. The results indicate that the marginalization of Indonesian in the digital public sphere is marked by high levels of foreign language use, code-mixing, and a shift in language preferences among the younger generation influenced by factors such as prestige, globalization, and popular culture. This phenomenon not only impacts linguistic aspects but also implies a weakening of national identity as a nation founded on a unifying language. Nevertheless, the digital public sphere also has the potential to serve as a means of strengthening identity if Indonesian is used consistently and adaptively. Therefore, strategic efforts are needed through language policy, education, and digital literacy to ensure the continued vitality of the Indonesian language. This study is expected to make theoretical and practical contributions to the development of sociolinguistic research and the strengthening of national identity in the digital age.