Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Unsur Realisme Magis Wendy B.Paris dalam Cerpen “di Tubuh Tarra, dalam Rahim Pohon” Karya Faisal Oddang Nabilla Defira; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Vol. 4 No. 3 (2026): June: Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/morfologi.v4i3.2725

Abstract

The phenomenon of myths and traditional beliefs in Indonesian society often serves as a source of inspiration in literary works, particularly through the combination of magical elements and real-life realities. This study aims to describe the forms of magical realism in the short story Di Tubuh Tarra, dalam Rahim Pohon by Faisal Oddang based on Wendy B. Faris’s theory of magical realism. This research employed a qualitative descriptive method with an objective approach. The data source was the short story Di Tubuh Tarra, dalam Rahim Pohon published in Cerpen Pilihan Kompas 2014. Data were collected through reading and note-taking techniques, while the data analysis was conducted by identifying, classifying, and interpreting the data based on Wendy B. Faris’s five characteristics of magical realism, namely irreducible element, phenomenal world, unsettling doubts, merging realms, and disruptions of time, space, and identity. The findings reveal that all five characteristics of magical realism are present in the short story. Magical elements appear through the consciousness of characters after death, the depiction of the Torajan passiliran tradition, and the merging of the human and spiritual worlds. This study shows that magical realism in the short story functions as a representation of the traditions, myths, and belief systems of the Torajan people.
ANALISIS METODE MIND MAPPING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF Najwa Najwa; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v5i1.5482

Abstract

Kemampuan menulis paragraf menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Akan tetapi, proses pembelajaran menulis masih menghadapi berbagai hambatan, seperti kesulitan siswa dalam mengembangkan ide, menyusun gagasan secara runtut, dan rendahnya minat terhadap aktivitas menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode mind mapping dalam meningkatkan kemampuan menulis paragraf berdasarkan berbagai penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis jurnal ilmiah, buku, dan artikel penelitian yang relevan. Data penelitian diperoleh melalui Google Scholar dan beberapa sumber ilmiah lainnya dengan mempertimbangkan kesesuaian topik, tahun terbit, dan relevansi penelitian. Hasil kajian memperlihatkan bahwa metode mind mapping mampu membantu siswa menyusun dan menghubungkan ide secara visual sehingga proses pengembangan gagasan menjadi lebih terarah. Selain itu, metode ini juga berpengaruh terhadap peningkatan kreativitas, motivasi belajar, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Walaupun demikian, penerapan mind mapping membutuhkan pendampingan guru serta waktu yang lebih panjang dalam proses penyusunan peta pikiran. Berdasarkan hasil analisis, metode mind mapping dapat dipahami sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf siswa.
Persepsi mahasiswa terhadap integritas akademik dalam penggunaan AI: focus group discussion pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Firanda, Dera; Wardani, Diah Octavia Kusuma; Rahmawati, Sophia; Bambang, Siti Enik Mukhoiyaroh
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2026): Dikbastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v9i1.53406

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menggali persepsi mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terhadap integritas akademik dalam penggunaan AI. Dengan tujuan tersebut, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dalam penelitiannya dengan metode Focus Group Discussion (FGD). Partisipan dalam pelaksanaan FGD merupakan mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan dilaksanakan di Gedung E ruang E6, FKIP. Waktu pelaksanaannya berlangsung selama satu hari pada hari Rabu, 18 Juni 2025. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari hasil diskusi yang dilakukan bersama para partisipan FGD. Hasil FGD mengungkapkan bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memiliki persepsi yang relatif seragam terkait integritas akademik dalam penggunaan AI. Pelanggaran integritas akademik umum terjadi terungkap dan disepakati oleh partisipan seperti, melakukan plagiarisme, mencontek dengan AI, dan tidak bertanggung jawab dengan tugas sendiri. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan literasi digital dan etika akademik di kalangan mahasiswa guna mencegah dukungan AI dalam kegiatan akademik.
ANALISIS PERGESERAN MAKNA KATA GAUL ‘SULTAN, ‘GAS, DAN ‘HEALING’ DALAM INTERAKSI PENGGUNA TIKTOK BERDASARKAN KAJIAN SEMANTIK Octavia Pratama Putri; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
Lateralisasi Vol. 14 No. 1 (2026): JULI 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v14i1.10677

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pergeseran makna kata gaul sultan, gas, dan healing dalam interaksi pengguna TikTok berdasarkan kajian semantik. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa 30 komentar pengguna TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata sultan mengalami perluasan makna dari gelar penguasa menjadi sebutan bagi orang kaya, kata gas mengalami perubahan makna total menjadi ungkapan ajakan atau persetujuan, sedangkan kata healing mengalami penyempitan makna menjadi aktivitas rekreasi untuk mengurangi stres. Pergeseran makna tersebut dipengaruhi oleh media sosial, budaya populer, kreativitas berbahasa, dan kebutuhan komunikasi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa TikTok berperan dalam pembentukan makna baru dalam bahasa Indonesia.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Pembelajaran Pidato dengan Model Talking Stick di Kelas VIII MTsN 1 Sarolangun Indri Febriana; Agus Setyonegoro; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Klitika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/klitika.v7i2.6920

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran talking stick untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada pembelajaran pidato peserta didik di kelas VIII C MTs Negeri 1 Sarolangun. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Negeri 1 Sarolangun pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat tahap berulang, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII C MTs Negeri 1 Sarolangun. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan pelaksanaan tes berpidato pada akhir siklus untuk mengetahui tingkat keterampilan berbicara pada pembelajaran pidato setelah menerapkan model pembelajaran talking stick. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I peserta didik yang memperoleh nilai tes berpidato di atas 75 adalah sebanyak 13 orang dengan persentase ketuntasan sebesar 38%. Kemudian, pada siklus II persentase ketuntasan peserta didik meningkat sebesar 100%, yang mana jumlah keseluruhan yaitu 34 orang peserta didik berhasil memperoleh nilai di atas 75. Dengan demikian, dapat dibuktikan bahwa adanya peningkatan persentase dari siklus I dan siklus II yaitu 62%. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran talking stick sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik.
Kemampuan Menulis Cerpen Siswa SMP dengan Menggunakan Media Audio-Visual Liani; Agus Setyonegoro; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Kode: Edisi Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sxdb4b72

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis cerpen siswa Fase D SMP Nurul Khoir Jambi, khususnya dalam menemukan ide, menyusun alur, dan mengembangkan tokoh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menulis cerpen siswa melalui penggunaan media audio-visual. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melibatkan 27 siswa dan guru Bahasa Indonesia sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis cerpen siswa berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 87. Siswa mampu mengembangkan unsur cerpen dengan baik setelah menggunakan media audio-visual. Dengan demikian, media audio-visual terbukti meningkatkan pemahaman dan kreativitas siswa dalam menulis cerpen. Kata Kunci: Kemampuan menulis cerpen, Media audio-visual, Siswa Fase D SMP
JE’ NERUWE AJEM : KAJIAN SEMIOTIK TOKOH BIANG DALAM LAKON SUMBADRA TUNDHUNG WAYANG TOPENG SRI KRESNA SITUBONDO Wahdania Nur Rahmayani; Diah Octavia Kusuma Wardani; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang; Sophia Rahmawati
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 4, No 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v4i4.82153

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap makna tanda dan fungsi humor dalam tokoh Biang pada lakon Sumbadra Tundhung dalam pertunjukan Wayang Topeng Sri Kresna Situbondo. Tokoh Biang merupakan figur lawakan yang tidak hanya sekadar menghadirkan kelucuan, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai moral dan religius yang hidup dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure untuk menganalisis hubungan antara penanda dan petanda pada unsur visual, verbal, dan gerak tubuh dalam pementasan. Data penelitian diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan dalang dan penonton, serta dokumentasi dan studi pustaka yang relevan. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk tanda, menginterpretasikan maknanya dalam sosial budaya Situbondo, dan menafsirkan nilai-nilai yang disampaikan melalui humor Biang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Biang menampilkan karakter yang jenaka dan spontan melalui gerak tubuh, dialog, serta ekspresi topeng yang khas. Di balik kelucuannya, Biang menyampaikan pesan kehidupan tentang keikhlasan, kesederhanaan, serta ajakan menjauhi sifat sombong, riya, dan iri hati. Humor yang dibawakan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media penyampaian pesan moral dan refleksi sosial. Dengan demikian, kehadiran Biang dalam Wayang Topeng Sri Kresna menjadi wujud ekspresi budaya yang menggabungkan estetika tawa dengan kebijaksanaan hidup masyarakat Situbondo.
IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA SISWA SMP Icha Karlina; Eddy Pahar harahap; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Jambi dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklusnya mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan 31 siswa kelas VII F SMP Negeri 14 Kota Jambi tahun ajaran 2025/2026, dengan menerapkan model Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita. Data dikumpulkan secara komprehensif melalui instrumen tes menulis, lembar observasi, wawancara, serta dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Hasilnya menunjukkan efektivitas model PjBL dengan peningkatan ketuntasan (KKTP) dari 45,16% pada siklus pertama menjadi 100% pada siklus kedua, serta kenaikan nilai rata-rata dari 63,06 menjadi 81,29.
The Effect of Audio-Visual Podcast Media on Students’ Ability to Identify Cause-and-Effect Conflicts in Narrative Texts -, Nursadila; -, Rasdawita; Bambang, Siti Enik Mukhoiyaroh
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 8 No. 1 (2026): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v8i1.8071

Abstract

This study aims to determine the effect of using audio-visual podcast media on students’ ability to identify cause-and-effect conflicts in narrative texts among Phase F students at SMA Negeri 10 Jambi City. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a pre-test and post-test control group. The subjects consisted of 72 students divided into an experimental class and a control class. Data were collected through tests administered before and after the treatment. The results showed that the use of audio-visual podcast media had a better effect compared to conventional learning methods. Students who used audio-visual podcast media demonstrated a higher improvement in identifying cause-and-effect conflicts in narrative texts. Therefore, it can be concluded that audio-visual podcast media is effective in teaching narrative texts, as it helps students understand the sequence of events more systematically and increases their engagement in the learning process.
PENDEKATAN PROCESS WRITING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI PADA SISWA SMA: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Misa Febriana; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2026): KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/kohesi.v6i2.4924

Abstract

This study is a Systematic Literature Review (SLR) aimed at examining the effectiveness of the process writing approach in teaching argumentative text writing among senior high school students. Using the PRISMA 2020 protocol, this review analyzed 25 nationally and internationally reputable journal articles published between 2021 and 2026. The findings reveal that 22 out of 25 articles (88%) reported significant improvements in students' argumentative writing quality through the process writing approach, with effect sizes ranging from d = 0.70–0.85 (large effect category). Specifically, students' mean scores increased from 65.4 to 78.9, with a margin of 12.3 points higher than the control group. The integration of process writing with structured peer feedback, digital technology, and genre-based approaches proved to yield more substantial improvements. However, this review also uncovered a cognitive-affective paradox: improvements in writing quality were not automatically accompanied by a reduction in students' writing apprehension. Key implementation challenges include curriculum time constraints, low initial motivation, superficial revision tendencies, and limited teacher competence in facilitating meaningful formative feedback.