This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini PEDAGOGI PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Early Childhood Research Journal (ECRJ) JURNAL PAUD AGAPEDIA JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Golden Age Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Kewarganegaraan PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini (Journal of Primary and Early Childhood Education Studies JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Edusia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Asia Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Indonesian Journal of Education and Development Research Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Jurnal Pendidikan Anak Journal of Childhood Education, Development and Parenting Jurnal Pelita PAUD Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Untuk Memfasilitasi Pengenalan Bentuk Geometri Pada Anak Kelompok A Usia 4-5 Tahun Di TK IT_Ar-Rasyiid Kecamatan Karangnunggal Maria Ulfah Sopany; Taopik Rahman; Edi Hendri Mulyana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3565

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media untuk memfasilitasi pengenalan bentuk geometri pada anak kelompok B usia 4-5 tahun. Penelitian ini dilakukan di TK IT Ar-Rasyiid Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode penelitian deskriptif merupakan suatu metode yang sering digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis dari suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpuan yang begitu luas. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan Langkah-langkah yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman dalam (Sugiono, 2009) yaitu: 1) Pengumpulan Data ( Data Collection), 2) Reduksi Data (Data Reduction), 3) Display Data (Data Display), 4) Pengambilan keputusan dan kesimpulan (Conclusion Drawing / Veryfing). Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran sangatlah penting bagi kegiatan belajar mengajar khususnya untuk pembelajaran anak usia dini, penelitian menunjukan bahwa penggunaan media pembelajaran pengenalan bentuk geometri untuk kelompok A di TK IT Ar-Rasyiid menggunakan LKS, poster, majalah, damn kertas crap, sesuai dengan pernyataan guru dalam wawancara media tersebut kurang memfasilitasi pengenalan bentuk geometri untuk anak karena media pembelajaran yang digunakan kurang menarik minat anak.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Media, Geometri AbstractThis study aims to analyze the use of media to facilitate the introduction of geometric shapes in group B children aged 4-5 years. This research was conducted at the IT Ar-Rasyiid Kindergarten, Karangnunggal District, Tasikmalaya Regency. The method used in this research is using a qualitative descriptive method. Descriptive research method is a method that is often used to describe or analyze research results but is not used to make broad conclusions. The data analysis used is using the steps proposed by Miles and Huberman in (Sugiono, 2009), namely: 1) Data Collection, 2) Data Reduction, 3) Data Display (Data Display), 4) Decision making and conclusion (Conclusion Drawing / Veryfining). The results of the study show that learning media is very important for teaching and learning activities, especially for early childhood learning, research shows that the use of learning media for the introduction of geometric shapes for group A in TK IT Ar-Rasyiid uses worksheets, posters, magazines, damn paper crap, in accordance with the teacher's statement in the media interview did not facilitate the introduction of geometric shapes for children because the learning media used did not attract children's interest.Keywords: Early Childhood, Media, Geometry
Dasar Kebutuhan Pengembangan Buku Panduan Instrumen Deteksi Dini Perkembangan Nilai Moral Agama Anak Usia 5-6 Tahun Edi Hendri Mulyana; Sima Mulyadi; Lilis Lisnasari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3613

Abstract

AbstrakAnak usia dini adalah individu yang berada pada masa ( golden age ), dimana pada masa ini anak memiliki kemampuan luar biasa untuk meniru apa yang dilihat dan didengar oleh alat indra. Pada masa usia nol sampai enam tahun merupakan masa terbaik untuk anak tumbuh dan berkembang. Dalam prosesnya anak membutuhkan bantuan orang dewasa untuk menstimulus agar pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berjalan dengan baik. Salah satu aspek capaian perkembangan anak usia dini adalah nilai moral agama. Dengan aspek nilai moral agama, anak diharapkan memiliki karakter yang baik dan mampu berkontribusi dalam masyarakat ketika anak dewasa. Guru dan orangtua harus mengetahui perkembangan nilai moral agama agar dapat diperhatikan dengan seksama melalui sebuah penilaian. Salah satu alat untuk mengetahui capaian pertumbuhan dan perkembangan anak adalah dengan instrumen deteksi dini. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar kebutuhan dalam pengembangan instrumen deteksi dini perkembangan nilai moral agama anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Educational Design Research (EDR) yang mengacu pada model generik karya McKenney & Reeves. Dalam penelitian ini, peneliti hanya melakukan tahap analisis masalah dan eksplorasi. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pendahuluan yaitu studi literatur dan studi lapangan. Sehingga hasil penelitian yang didapat menghasilkan berbagai dasar kebutuhan mengenai pengembangan instrumen deteksi dini perkembangan nilai moral agama anak usia 5-6 tahun dan akan dijadikan sebagai pedoman dalam rancangan produk pengembangan berupa buku panduan instrumen deteksi dini perkembangan nilai moral agama anak usai 5-6 tahun.  Kata Kunci: Instrumen Deteksi Dini, Anak Usia Dini, Nilai Moral Agama. AbstractEarly childhood is an individual who is in  the golden age, where at this time children have the extraordinary ability to imitate what is seen and heard by the senses. The age of zero to six years is the best time for children to grom and develop. In the process, children need adult assistance to stimulate children’s growth and development to run well. One aspect of the achievement of the early childhood development is the moral value of religion. With aspects of religion moral values, children are expected to have good character and be able to contribute to society when they grow up. Teachers and parents must know the development of religious moral values so that they can be considered carefully through an assessment. One of the tools to determine the achievement of children’s growth and development is the early detection instrument. So this study aims to determine the basic needs in the development of early detekction instrument for the development of religious moral values for children aged 5-6 years. The method used in this research is Educational Design Research (EDR) which refers to the generic model by McKenney & Reeves. In this study, the researcher only carried out the problem analysis and exploration phase. Data was collected by means of preliminary studies, namely literature studies and field studies. So that the research results obtained produce various basic needs regarding the development of instruments for early detection of the development of religious moral values for children aged 5-6 years and will be used as guidelines in the design of development products in the form of a guide book for early detection instrument for the development of religious moral values for children after 5-6 years.  Keywords: Early Detection instrument, Early Childhood, Religious Moral Value
Bagaimana Pengembangan Instrumen Deteksi Dini Perkembangan Sosial Anak ? Annisa Dena Salsabila; Sima Mulyadi; Edi Hendri Mulyana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3637

Abstract

AbstrakDeteksi dini merupakan sebuah upaya penjaringan yang dilakukan secara menyeluruh untuk menemukan penyimpangan pada tumbuh Kembangan anak dan mengetahui serta mengenal faktor dan resiko anak yang mengalami penyimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen deteksi dini perkembangan sosial anak usia 4 tahun, menghasilkan instrumen deteksi dini sosial anak usia 4 tahun dan terbentuknya perkembangan instrument deteksi dini perkembangan sosial anak usia 4 tahun untuk kepentingan pendidikan anak usia dini. Adapun rancangan penelitian ini menggunakan Educational Design Research (EDR) merupakan metode penelitian yang digunakan untuk merancang pengembangan instrument deteksi dini perkembangan sosial anak usia 4 tahun. Tahap analisis dan eksplorasi menggunakan teknik observasi dan teknik wawancara kepada guru kelompok A. Instrumen deteksi dini perkembangan sosial anak usia 4 tahun merupakan menjaring permasalahan perkembangan sosial anak dan untuk mengoptimalkan perkembangan sosial anak.Kata Kunci: Instrumen, Deteksi Dini, Perkembangan Sosial AbstractEarly detection is a comprehensive screening effort to find deviations in the growth and development of children and to know and recognize the factors and risks of children experiencing deviations. This study aims to develop an instrument for early detection of social development for children aged 4 years, produce instruments for early detection of social development for children aged 4 years and the development of instruments for early detection of social development for children aged 4 years for the benefit of early childhood education. The research design uses Educational Design Research (EDR) which is a research method used to design the development of an early detection instrument for the social development of children aged 4 years. The analysis and exploration phase uses observation techniques and interview techniques to group A teachers. The instrument for early detection of social development of children aged 4 years is to capture problems of children's social development and to optimize children's social development.Keywords: Instrument, Early Detection, Social Development
Bagaimana Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Teknik Mozaik Usia 5-6 Tahun ? Nadya Azhar Azizah; Edi Hendri Mulyana; Heri Yusuf Muslihin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3681

Abstract

AbstrakPerkembangan motorik halus merupakan perkembangan yang memerlukan kemampuan untuk mengontrol otot-otot kecil/halus agar pelaksanaan keterampilan yang sukses tercapai. Pengembangaan keterampilan motorik halus membutuhkan koordinasi antara tangan dan mata. Keterampilan motorik halus anak akan mempengaruhi aktivitas sehari-hari atau kegiatan sekolah. Permasalahan yang ditemui pada kelompok B di TK Muslimat NU Kota Tasikmalaya adalah masih terdapat anak yang motorik halusnya lemah karena guru belum berinovasi dalam melaksanakan pembelajaran, membuat anak merasa bosan dan jenuh saat belajar karena pada kelompok B guru melatih motorik halus anak hanya dengan menulis, mewarnai, dan memotong. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui teknik mozaik. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kualitatif dibantu dengan pengolahan data kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan anak melalui teknik mozaik yang dilakukan di Kelompok B TK Muslimat dari pra tindakan, siklus I sampai siklus III mengalami peningkatan. Data hasil penelitian yang telah dilaksanaakan menunjukan terdapat peningkatan pencapaian perkembangan pada kategori berkembang sangat baik (BSB) sebesar 80% pada akhir Siklus III. Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa teknik mozaik dapat dijadikan rekomendasi sebagai salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Motorik Halus, Teknik Mozaik. AbstractFine motor development is a development that requires the ability to control small/smooth muscles so that successful execution of skills is achieved. The development of fine motor skills requires hand-eye coordination. Children's fine motor skills will affect daily activities or school activities. The problem encountered in group B in TK Muslimat NU Tasikmalaya City is that there are still children whose fine motor skills are weak because the teacher has not innovated in carrying out learning, making children feel bored and bored while studying because in group B the teacher trains children's fine motor skills only by writing, coloring , and cut. This study aims to improve children's fine motor skills through mosaic techniques. This research method is Classroom Action Research with a qualitative approach assisted by quantitative data processing. Based on the results of research on children's abilities through the mosaic technique conducted in Group B of Muslimat Kindergarten from pre-action, cycle I to cycle III has increased. The data from the research that has been carried out shows that there is an increase in the achievement of development in the very well developed category (BSB) by 80% at the end of Cycle III. Based on this research, it was concluded that the mosaic technique can be used as a recommendation as a way to improve children's fine motor skills.Keywords: Early Childhood, Fine Motor Skills, Mosaic Technique.
Bagaimana Pengembangan Permainan Sains Pelangi Dalam Gelas Untuk Memfasilitasi Perkembangan Sosial Emosi Anak ? Rika Herliani; Edi Hendri Mulyana; Sumardi Sumardi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3682

Abstract

AbstrakDalam pertumbuhan dan perkembangan anak usia 0-6 tahun merupakan masa yang sangat berharga dan anak akan mengalami banyak hal. Dalam pencapaiannya tersebut ada banyak hal yang perlu dilakukan oleh orang dewasa di sekitarnya yaitu dengan cara memberikan kesempatan pada anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak sejak dini. Menurut Santrock, 2007 (dalam Nurmalitasari, F, 2015, hlm 106) mengatakan bahwa “perkembangan sosial emosi pada masa kanak-kanak awal ditandai dengan munculnya emosi evaluative yang didasari dengan rasa bangga, malu dan rasa bersalah, dimana kemunculan emosi ini menunjukan bahwa anak sudah mulau memahami dan menggunakan peraturan dan norma sosial untuk menilai perilaku mereka”. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan sains pelagi dalam gelas untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosi anak. Adapun rancangan penelitian ini menggunakan Educational Design Research (EDR) merupakan metode penelitian yang digunakan pengembangan permainan sains pelangi dalam gelas untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Tahap analisis dan eksplorasi menggunakan teknik observasi dan teknik wawancara kepada guru kelompok B. pengembangan permainan sains pelangi dalam gelas merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk memfasilitasi perkembangan sosioal emosional anak.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Permainan Sains, Perkembangan Sosial Emosional AbstractIn the growth and development of children aged 0-6 years is a very valuable period and children will experience many things. In achieving this, there are many things that need to be done by adults around them, namely by providing opportunities for children to get a proper education from an early age. According to Santrock, 2007 (in Nurmitasari, F, 2015, p. 106) says that "social emotional development in early childhood is characterized by the emergence of evaluative emotions based on pride, shame and guilt, where the emergence of these emotions shows that children have begun to understand and use social rules and norms to judge their behavior. This study aims to develop a rainbow science game in a glass to facilitate the social and emotional development of children. The research design uses Educational Design Research (EDR) which is a research method used to develop rainbow-in-glass science games to facilitate the social-emotional development of children aged 5-6 years. The analysis and exploration stages used observation techniques and interview techniques to group B teachers. The development of the rainbow-in-glass science game was one of the ways to facilitate children's socio-emotional development.Keywords: early childhood, science games, social emotional development
Bagaimana Pengembangan Permainan Sains Volcano Eruption Sub Tema Gejala Alam Untuk Memfasilitasi Perkembangan Sosial Emosional Anak 5-6 Tahun ? Widya Halimatus Sa’diah; Edi Hendri Mulyana; Sumardi Sumardi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3683

Abstract

AbstrakPermainan sains bagi anak usia dini merupakan pengenalan dan penguasaan fakta, konsep, prinsip, teori maupun aspek-aspek lain yang terkait dengan hal-hal sains untuk mengembangkan berbagai kemampuan dan keterampilan. Penelitian ini dilatar belakangi permasalahan yang muncul di lapangan terkait kurangnya penyampaian pembelajaran untuk anak usia dini melalui permainan sains, juga kurangnya kesesuaian proses pengembangan aspek sosial emosional anak usia dini. Pembelajaran melalui permainan sains diharapkan tidak hanya memfasilitasi dalam aspek kognitif, namun dapat juga untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak. Perkembangan sosial emosional anak yang diharapkan berkembang dari permainan sains yaitu sikap ingin tahu, tekun, terbuka, mawas diri, bertanggung jawab, bekerja sama, mandiri dalam kehidupannya serta membantu anak untuk dapat mengenal dan memupuk rasa cinta terhadap alam sekitar. Untuk masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian pengembangan dengan metode penelitian EDR (Educational Design Research). Menurut McKenney dan Reeves metode EDR meliputi 3 tahap penelitian; 1) Tahap Analisis dan Eksplorasi; 2) Tahap Desain dan Konstruksi; 3) Tahap Evaluasi dan Refleksi. Tahap analisis dan eksplorasi menggunakan teknik observasi dan teknik wawancara kepada guru kelompok B. Secara umum permainan sains volcano eruption merupakan salah satu pembelajaran eksperimen untuk mengoptimalkan perkembangan sosial emosional anak.Kata Kunci: Permainan Sains, Perkembangan Sosial Emosional, Anak Usia Dini AbstractScience games for early childhood are the introduction and mastery of facts, concepts, principles, theories and other aspects related to science matters to develop various abilities and skills. This research is motivated by the problems that arise in the field related to the lack of delivery of learning for early childhood through science games, as well as the lack of suitability of the process of developing social emotional aspects of early childhood. Learning through science games is expected not only to facilitate the cognitive aspect, but also to facilitate the social emotional development of children. The socio-emotional development of children that is expected to develop from science games is an attitude of curiosity, perseverance, openness, introspection, responsibility, cooperation, independence in their lives and helps children to be able to recognize and cultivate a sense of love for the natural environment. For this problem, the researchers conducted development research using the EDR (Educational Design Research) research method. According to McKenney and Reeves the EDR method includes 3 stages of research; 1) Analysis and Exploration Phase; 2) Design and Construction Phase; 3) Evaluation and Reflection Stage. The analysis and exploration phase uses observation techniques and interview techniques to group B teachers. In general, the volcano eruption science game is one of the experimental learning methods to optimize children's social-emotional development.Keywords: Science game, , Social Emotional Development, Early Chldhood
Upaya Meningkatkan Kemampuan Anak Mengenal Konsep Bilangan Melalui Media Kantok Bilangan di TK Siti Khodijah Hirni Aprilia Nur Inayatillah; Edi Hendri Mulyana; Dindin Abdul Muiz Lidinillah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3699

Abstract

AbstrakPendidikan anak usia dini merupakan suatu  upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangn pendidikan yang membantu pertumbuhan jasmani dan  rohani agar anak memiliki kesiapan dalam  memasuki pendidikan lebih lanjut. Permasalahan yang terjadi dilapangan yaitu upaya meningkatkan kemampuan anak mengenal konsep bilangan melalui media kantok bilangan di TK Siti Khodijah. Tujuan dari penelitian ini adalah dengan adanya media kantong bilangan anak akan mudah untuk memahami apa itu konsep bilangan karena konsep bilangan merupakan sebuah dasar bagi anak untuk mengenal sebuah dasar bagi anak untuk mengetahui yang lebih lanjut ke penguasa konsep-konsep selanjutanya yang lebih sulit. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan Mix Method atau bisa disebut penelitian campuran, dengan menggunakan metode EDR (Educational Design Research). Dalam metode ini terdapat tiga tahap yaitu tahap analisis dan eksplorasi, tahap Desain dan Kontruksi dan tahap. Evaluasi dan refleksi. Pada tahap analisis dan eksplorasi menggunakan teknik observasi dan teknik wawancara kepada guru kelompok B.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Konsep Bilangan, Media Kantong Bilangan AbstractEarly childhood education is a coaching effort aimed at children from birth to the age of six which is carried out through the provision of educational stimuli that help physical and spiritual growth so that children have readiness to enter further education. The problem that occurs in the field is an effort to improve the ability of children to recognize the concept of numbers through the media of kantok numbers in Siti Khodijah Kindergarten. The purpose of this research is that with the presence of a number pocket media, children will be easy to understand what the concept of numbers is because the concept of numbers is a basis for children to get to know a basis for children to know further to master the next more difficult concepts. The type of research used by the researcher is the Mix Method approach or can be called mixed research, using the EDR (Educational Design Research) method. In this method there are three stages, namely the analysis and exploration stage, the Design and Construction stage and the . Evaluation and reflection. In the analysis and exploration stage, using observation techniques and interview techniques to group B teachers.Keywords: Early Childhood, Number Concept, Numbers Pocket Media
Pengembangan Media Poster Untuk Memfasilitasi Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Aini Loita; Edi Hendri Mulyana; Ela Nurjanah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3738

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi mengenai permasalahan masih terbatasnya upaya mengoptimalkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun, khususnya pada sub tema mengenal binatang buas. Hal ini terjadi karena terbatasnya media pembelajaran pada sub tema mengenal binatang buas. Sehubungan dengan hal tersebut, maka peneliti mengembangkan media poster untuk memfasilitasi kemampuan kognitif pada sub tema mengenal bianatang buas anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode EDR (Educational Design Research), model generik karya Mckenney & Reeves. Namun, pada artikel ini hanya membahas 2 tahap yakni tahap analisis dan ekplorasi serta tahap desain dan konstruksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan lokasi penelitian bertempat di TK Istiqomah. Hasil penelitian ini menghasilkan data mengenai dasar kebutuhan dan rancangan desain media poster untuk memfasilitasi kemampuan kognitif pada sub tema mengenal binatang buas anak usia 5-6 tahun.Kata Kunci: Kognitif, Binatang Buas, Anak Usia 5-6 Tahun AbstractThis Research is motivated by the problem of still limited efforts to optimize the cognitive abilities of children aged 5-6 years, especially in the sub-theme of knowing wild animals. This happens because of the limited learning media on the sub-theme of knowing wild animals. In this regard, researchers developed a poster media to facilitate cognitive abilities in the sub-theme of recognizing wild animals for children aged 5-6 years. This studi uses the EDR (Educational Design Research) method, a generic model by Mckenney & Reeves. However this article only discusses 2 stages, namely the analysis and exploration stage and the design and construction stage. Data collection techniques in this study were observation, interviews and documentation studies. Meanwhile, the research location is istiqomah Kindergaten. The results of this study produce data on the basic needs and design of poster media design to facilitate cognitive abilities in the sub-theme of recognizing wild animal for children aged 5-6 years.Keywords: Cognitive, Beast, 5-6 Years Old
Pengembangan Media Denah Profesi untuk Memfasilitasi Kemampuan Mengenal Ragam Profesi Anak Usia 5-6 Tahun pada Sub Tema Profesi Neng Nurul Khotimah; Edi Hendri Mulyana; Heri Yusuf Muslihin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3752

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran untuk memfasilitasi kemampuan kognitif dalam mengenal ragam profesi anak usia 5-6 tahun pada sub tema profesi. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix metode dengan mengacu pada model pengembangan Educatinal Desain Reseach (EDR) karya McKenney & Reeves. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, studi dokumentasi, observasi, dan angket. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan model interaktif dengan langkah-langkah analisi data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media denah profesi mempengaruhi terhadap perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun dalam mengenal ragam profesi pada sub tema profesi.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Pengembangan Media, Perkembangan Kognitif AbstractThis study aims to develop learning media to facilitate cognitive abilities in recognizing the various professions of children aged 5-6 years in the sub-theme of the profession. This research uses a mixed method approach with reference to the Educatinal Design Reseach (EDR) development model by McKenney & Reeves. The data collection techniques used in this study were interviews, documentation studies, observations, and questionnaires. The data that has been collected is then analyzed using an interactive model with data analysis steps, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results showed that the professional plan media influenced the cognitive development of children aged 5-6 years in getting to know various professions in the professional sub-theme.Keywords: Early Childhood, Media Development, Cognitive Development
Penggunaan Desain Pembelajaran Market Day dalam Memfasilitasi Kemampuan Literasi Finansial Anak Usia 5-6 Tahun Devi Indrianti; Edi Hendri Mulyana; Dindin Abdul Muiz Lidinillah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.4002

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi karena kurangnya desain pembelajaran yang dapat memfasilitasi kemampuan literasi finansial anak usia 5-6 tahun. Selain itu, kurangnya pemahaman guru bahwa literasi finansial penting untuk disampaikan sejak dini membuat literasi finansial ini tidak tersampaikan dengan baik kepada anak. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain pembelajaran yang menarik minat anak yaitu berupa desain pembelajaran market day. Metode penelitian yang digunakan yaitu DBR (design based research) dengan model Greivemeijer dan Cobb (2006). Dalam penelitian ini, data yang dikumpulkan melalui wawancara dengan guru , yang selanjutnya dianalisis untuk kemudian dibuat Hyphothetical Learning Trajectory. Dalam penelitian ini dilakukan 2 tahap uji coba dengan sekolah yang berbeda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan sudah sesuai baik dari segi Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar Kerja Perserta Didik (LKPD), instrumen ketercapaian efektivitas produk sebagai perbandingan hasil pembelajaran setelah menggunakan desain pembelajaran market day dan instrument keterpakaian produk oleh guru sebagai penilai desain pembelajaran market day ini valid, praktis dan dapat digunakan untuk memfasilitasi kemampuan literasi finansial anak usia 5-6 tahun.Kata Kunci: Market Day; Literasi Finansial, Anak AbstractThis research is motivated by the lack of learning designs that can facilitate the financial literacy abilities of children aged 5-6 years. In addition, the teacher's lack of understanding that financial literacy is important to be conveyed from an early age makes this financial literacy not conveyed properly to children. This research aims to produce a learning design that attracts children's interest in the form of a market day learning design. The research method used is DBR (Design Based Research) with Greivemeijer and Cobb (2006) models. In this study, data were collected through interviews with teachers, which were then analyzed to make a hypothetical learning trajectory. In this study, two trials were conducted with different schools. The results of this study state that the learning tools developed are appropriate both in terms of the learning implementation plan (RPP), the Student Worksheet (LKPD), the instrument for achieving product effectiveness as a comparison of learning outcomes after using the market day learning design and the product usage instrument by the teacher as This market day learning design appraiser is valid, practical and can be used to facilitate the financial literacy skills of children aged 5-6 years.Keywoards: Market Day; Financial Literacy, Children
Co-Authors Adawiyah, Wasilah Nur Adilah, Dila Afni, Rena Nurul Ahmad Mulyadiprana Ai Siti Zaenab Aini Loita Aini Loita Ajeng Kania Trisnawati Sunandar Akhmad Nugraha Ali Djamhuri Alma Permata Fitriani Amanatul Aulya Kurnia Ananda, Dinaldha Angela, Nidia Anggraeni, Indri Anggraeni, Santi Nisfi Anggri Laisaroh Ani Robiatul Alawiyah Annisa Dena Salsabila Annisa Putria Ariana Annisa Shofaril Wahidah Annisa Verina Apipah, Faza Tsamrotul Apriliani, Neli Apriliani, Silvi Apriliya, Seni Aprillyanti, Kiki Syabilla Aprily, Nuraly Masum Arifani, Ghias Isqi Astri Ajeng Lestari Az Zahra, Alisa Kusuma Bunyamin, Zia Nurazizah Cahyani, Repti Adelya Cece Rakhmat Dadan Nugraha Desi Fatwani Yohani Devi Fitriani Devi Indrianti Devita Savitri Dewiastri, Agda Rizqan Dian Indihadi Didi Sutardi Danawijaya Dinah Nurrohmah Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dini Virgiana Eka Sutisnawati Ela Nurjanah Elan Elan Elan Elan, Elan Eli Siti Halimah Epon Nur'aeni L Esi Destri Fathirahmah Fatonah, Berliana Siti Fauziah, Sarah Fauziaturromah, Yuniar Fauziyah, Nur Asifa Febriani, Alvi Sufiyanti Fina Latifah Gandana, Gilar Gigin Famela Hafshania Nafisah Haliza Syahbana hana anggraeni Hanurawati, Putri Cicilia Hasanah, Siti Nur Uswatun Heri Yusuf Muslihin Hidayat, Tina Oktaviany Hidayati, Resa Pusfita Hirni Aprilia Nur Inayatillah Hodidjah, Hodidjah Huriyah, Fauziah Syarifatul Huriyah, Fauziyah Syarifatul Iis Haerunisa Indri Anggraeni Indri Helpiani Islamiati, Nafisah Istikhoroh Nurzaman Janah, Vivi Kafilatul Kholby Abqorisa Kurniasih, Yesi Laily Rahma Octaviani Latifatunnisa, Ayu Lestari, Erna Lestari, Sindi Lia Lilis Lisnasari Liota, Aini Lisdiani, Revi Listiani, Elisa Luky Adrianto Lusi Nur Alfioni Mahendriana, Silva Ihza Putri Maria Ulfah Sopany Martina, Alis Martriana, Tita Mau'izhah, Firda Ruhyah Maulani, Julia Meutia Ayu Wintania Mia Rahmawati Muslihin, Heri Yusuf Muslim, Muhammad Zamzam Nurul Nabila, Syifa Zulfa Nadya Azhar Azizah Najiyah Uthpah Neng Nurul Khotimah Nida Hawwa Hamidah Nida Ulfadilah Novia Triani Wulandari Nur, Lutfi Nuraly Masum Aprily Nuraly Ma’sum Aprily Nurannisa, Nina Nurhayati, Rika Nurlaela, Wulan Nurzaman, Istikhoroh Octaviani, Laily Rahma Oktaviana, Neng Eva Oyon Hakki Pranata Perdana, Muhammad Azhar Prifiantari, Siska Pujiaswati, Resa Purwati Purwati Putri, Dini Andriyani Putri, Fadya Amanda QONITA Qonita Qonita Qonita Qonita Qonita, Q Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmah, Fadila Rahman, Firda Nafaatur Rahman Rahmanisa, Ina Ramadhan, Laila Sari Reni Bakhraeni Rida Nurjanah Rifa Fauziah Rifki Ahmad Fauzi Rika Herliani Rini Nuryani Rini Rojab Risa Yuliani Risna Mardalena Rizki, Anggi Maulana Rizky Robi’atul Badriyah Rohimat, Rizqi Syahida Rosarina Giyartini Rosi Rosmeilani Rosidah, Hani Kholifatur Rosmayanti, Resna Royani, Iyan RSM, Revalina Rizky Rustono W S Sahara, Zahra Ilya Salsa Nurkhaliza Saniyah, Annisa Santika, Desi Arianti Seno Setia Budi Serfa Az-Zahra Sakinah Sianturi, Risbon Sima Mulyadi, Sima Sindi Azyyati Rahmat Sinta Rahayu Siti Nur Uswatun Hasanah Siti Warlina Sofariah, Sina Solihah, Zahira Auladina Solihati, Elis Sulis Nurul Fadillah Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Syifa Azkia Purwanti Syifa Fauziah Tahya, Yuanita Taopik Rahman Teny Nur Islami Tita Puspitasari Tri Lestari Tridewi Bungsu Tanbrin Umaya, Sifa Sani Uthpah, Najiyah Vera Apriani Vika Triana Wahyuni, Ajeng Sri Welsa Agustin, Fini Wendah, Sri Widya Halimatus Sa’diah Widya, Anggi Widyastuti, Windi Windra Kodriana Wintania, Meutia Ayu Wulansari, Resi Yasbiati Yasbiati Yasbiati Yasbiati Yasbiati, Yasbiati Yulia Laila Sari Yuliawati, Ismi Zannah, Raudia Raudatul