Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIFITAS PELAKSANAAN KEBIJAKAN BANTUAN SOSIAL DALAM PROGRAM RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI MASYARAKAT KOTA BOGOR PADA BAGIAN ADMINISTRASI KESEJAHTERAAN RAKYAT SETDA KOTA BOGOR Ramdani, Faisal Tri; Zenju, Nandang Saefudin; Luthfie, Muhammad
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 1 (2018): Administratie Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Kebijakan Kebijakan Bantuan Sosial Dalam Program Rumah Tidak Layak Huni Di Masyarakat Kota Bogor Pada Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor sudah berjalan dengan baik, namun masih perlu peningkatan dan perbaikan dari beberapa aspek pelaksanaan. Terutama berkenaan dengan Lingkungan Organisasi, yang dalam pelaksanaannya di temukan temuan  masalah  berkaitan dengan pelaksana. Tujuan Penelitian untuk Menganalisis Efektifitas Pelaksanaan Kebijakan Bantuan Sosial Dalam Program Rumah Tidak Layak Huni Di Masyarakat Kota Bogor Pada Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah Mix-method, dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi kepustakaan, studi lapangan (observasi, wawancara, angket) yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis Weight Mean Score (WMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan Kebijakan Bantuan Sosial Dalam Program Rumah Tidak Layak Huni di Kota Bogor  seluruh faktor utama dan faktor pendukung pelaksana kebijakan saling bersinergis dengan baik, aspek tersebut dimulai dari pelaksanaan keberhasilan Pelaksana Kebijakan dengan aspek Komunikasi, Sumber Daya, Sikap Birokrasi atau pelaksana dan Struktur Organisasi Satu sama lain saling melengkapi dan mendukung sehingga efektivitas program bisa tercapai dan di rasakan manfaat positifnya oleh masyarakat.
KUALITAS PELAYANAN E-KTP BERDASARKAN PERSPEKTIF PENYEDIA PELAYANAN (SERVICE PROVIDER) Handayani, Yeni; Findi Aprianto; Hernawan, Denny; Tri Ramdani, Faisal; Wahyudin, Cecep
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 5 No. 2 (2023): Administratie: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menyampaikan keadaan yang mendeskripsikan sejauh mana suatu hal sesuai dengan harapan serta realitas, baik untuk individu juga kelompok. Elektronik KTP (E-KTP) ialah bentuk elektronik  Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang melibatkan pembuatan serta penggunaan kartu secara komputerisasi. Dalam hal ini, E-KTP tidak selaras dengan KTP fisik baik berasal segi fisiknya juga cara penggunaannya yang lebih terkomputerisasi. Penelitian ini dilakukan untuk menggali informasi bagaimana kualitas pelayanan E-KTP di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, serta untuk mengidentifikasi faktor yang berkontribusi dalam menaikkan atau menghambat kualitas pelayanan tadi. Kecamatan Ciawi berperan sebagai salah satu penyelenggara E-KTP daerah Kabupaten Bogor, dan penelitian ini bermaksud untuk menilai sejauh mana pelayanan yang diberikan apakah sinkron dengan harapan serta kebutuhan masyarakat.  Dalam penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa secara keseluruhan, pelayanan E-KTP di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, telah berjalan baik. Kualitas pelayanan ini bisa diamati melalui 5 dimensi kualitas pelayanan, yaitu: Tangibles (bukti fisik atau tampilan fisik), Reliability (kehandalan), Responsiveness (responsif), Assurance (jaminan atau keyakinan), dan Emphaty (ikut merasakan). Seluruh dimensi ini berperan krusial dalam menilai serta memastikan bahwa pelayanan E-KTP di Kecamatan Ciawi berjalan menggunakan baik dan memberikan kepuasan pada rakyat pengguna layanan. Faktor-faktor yang menyebabkan terhambatnya kualitas pelayanan yaitu keterbatasan jumlah perangkat perekaman E-KTP, ketidakstabilan sistem jaringan, dan kurangnya papan informasi yang terlihat. Berdasarkan kesimpulan tersebut, peneliti merekomendasikan kepada kantor Kecamatan Ciawi kabupaten Bogor untuk dilakukan pemugaran dan pengembangan pada aspek-aspek yang menghambat pelayanan, seperti penambahan perangkat perekaman E-KTP, perbaikan sistem jaringan, pengenalan persyaratan administrasi, serta peningkatan papan informasi yang praktis diakses oleh masyarakat.
IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR BATCH 8 DALAM PENINGKATAN LITERASI SEKOLAH DASAR NEGERI Ramdani, Faisal Tri; Suradika, Agus; Aziz Samudra, Azhari
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 7 No. 1 (2025): Administratie: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3997/ajap.v7i1.18702

Abstract

This study assessed the results of the Implementation of the Kampus Mengajar Program batch 8 in improving literacy in Public Elementary School students in Bogor Regency. Using a mixed-method approach, quantitative data were obtained from pre-tests and post-tests of student literacy and from filling out questionnaires. In contrast, qualitative data came from interviews with teachers, principals, and student participants in the program and the results of filling out questionnaires. The results showed a significant increase in students' post-test scores by 25.4% compared to the pre-test (t = 8.76, p < 0.01). Interviews revealed that students' creative learning methods increased student motivation and participation despite obstacles such as limited facilities. The results of the accumulation of respondents' questionnaire responses were rated very good, with a score of 4.29. This program has clear objectives and a good coordination process supported by a strong community and students who are competent in running the program so that it can be well received and have good program results. This program proves its Implementation in supporting the improvement of student literacy and underlines the importance of student training before Implementation. This study recommends developing educational policies based on collaboration between universities and elementary schools and expanding Implementation in other areas.
TATA KELOLA KOLABORATIF ANTARA KOMISI PEMILIHAN UMUM, BADAN PENGAWAS PEMILU, DAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENYELENGGARAAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK 2024 Elfito, Fidya Arzita; Rahmawati, Rita; Apriliyani, Neng Virly; Wahyudin, Cecep; Purnamasari, Irma; Saprudin; Apriliani, Afmi; Ramdani, Faisal Tri; Hernawan, Denny
Jurnal Governansi Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Governansi Volume 12 Nomor 1, April 2026
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jgs.v12i1.19651

Abstract

The 2024 Simultaneous Regional Elections serve as a crucial momentum for the consolidation of democracy at the local level, including in Bogor Regency, one of the regions with the highest number of voters in West Java. Additionally, Bogor Regency is categorized as a medium-risk area in the Election Vulnerability Index according to Bawaslu reports, thus posing potential risks of horizontal conflict and technical challenges in the election process. This complexity requires collaborative governance across institutions to ensure a democratic, inclusive, and peaceful electoral process. This study aims to examine the forms, challenges, and efforts of collaboration among key actors such as the General Elections Commission (KPU), the Election Supervisory Board (Bawaslu), the National Unity and Politics Agency, the police, the media, and the community in organizing the Pilkada in Bogor Regency. A descriptive quantitative approach was employed, involving 145 respondents from institutions and the public using disproportionate stratified random sampling and simple random sampling techniques. Data were collected through observation, interviews, documentation, and Likert-scale questionnaires, and analyzed using the Weight Mean Score (WMS) method. The findings indicate that inter-agency collaboration has been running well, with an average score of 4.13 (institutional respondents) and 3.80 (community respondents). The dimensions of facilitative leadership and institutional design demonstrated the strongest performance, while the starting condition dimension was the weakest. These findings underscore the importance of strengthening initial capacity and developing clear collaborative Standard Operating Procedures (SOPs). The novelty of this research lies in the empirical application of the Collaborative Governance approach (Ansell & Gash, 2008) in the context of regional elections in a conflict-prone area, along with a structured analysis based on four main dimensions. This study implies the need for a sustainable collaboration system at every stage of the electoral process to establish a participatory, secure, and accountable government.
Pancakarsa and Fiscal Clientelism in Bogor Regency: Navigating Religious Populism and the Shadow State Aep Saepudin Muhtar; Gotfridus Goris Seran; Faisal Tri Ramdani; Cecep Wahyudin; Dede Syafrudin; Irma Purnamasariv; Neng Virly Apriani; Radif Khotamir Rusli
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.3324

Abstract

This article critically examines fiscal clientelism in Bogor Regency through the Pancakarsa vision-mission framework and its five governmental commitments: Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Maju, Bogor Berkeadaban, and Bogor Nyaman. Drawing on shadow-state theory, the study explores how informal political actors—including brokers, financiers, business elites, intellectuals, religious leaders, and political families—shape project allocation, strategic appointments, licensing, and patron-client reciprocity within local democratic institutions. The article argues that Pancakarsa can operate as a democratic governance grammar only when its programmatic commitments are insulated from clientelistic brokerage and translated into transparent budgeting, civic literacy, participatory oversight, and pluralist religious communication. Employing qualitative conceptual-policy analysis and thematic interpretation of governance documents, policy discourse, and recent scholarly literature, the study shows that fiscal legitimacy is not merely a matter of administrative compliance, but a contested political resource through which voters evaluate distributive fairness, institutional credibility, and moral leadership. The findings contribute to debates on Indonesian local democracy by demonstrating how fiscal-voter strategy can either reproduce shadow-state domination or strengthen democratic resilience when anchored in accountable public finance and inclusive civic education. The article offers policy implications for designing anti-clientelistic procurement, open budgeting, transparent appointments, digital complaint systems, and pluralist communication strategies in Bogor Regency and comparable decentralized settings
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PRIORITAS PENGGUNAAN DANA DESA DALAM PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN UNTUK PENURUNAN STUNTING DI KECAMATAN RUMPIN Jayanti Merdeka Wati; Rita Rahmawati; Faisal Tri Ramdani
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10420

Abstract

Stunting remains a major public health issue that requires the involvement of multiple sectors, including village governments through the effective utilization of Village Funds. Although the Supplementary Feeding Program (PMT) has been promoted as one of the key strategies for accelerating stunting reduction, the implementation of policies prioritizing Village Fund allocation for this program continues to face various challenges at the local level. This study aims to analyze the implementation of the Village Fund prioritization policy in the Supplementary Feeding Program (PMT) as an effort to reduce stunting in Rumpin District, Bogor Regency. A qualitative approach with a descriptive case study design was employed. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving purposively selected informants. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model and validated through source and technique triangulation. The analysis was based on Edward III’s policy implementation framework, which includes communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The findings indicate that the implementation of the Village Fund-based PMT policy has been carried out but has not yet achieved optimal results. Major challenges include uneven dissemination of information, limited human and financial resources, low community participation, and ineffective cross-sectoral coordination. On the other hand, implementers’ commitment and effective communication among stakeholders serve as supporting factors. The study highlights that successful stunting reduction policy implementation is strongly influenced by the quality of communication, adequacy of resources, commitment of implementers, and coordination effectiveness among stakeholders. The findings imply the need to strengthen the coordinating role of sub-district governments, optimize Village Fund utilization, and enhance community participation to support sustainable stunting reduction efforts. ABSTRAK Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan keterlibatan berbagai sektor, termasuk pemerintah desa melalui optimalisasi penggunaan Dana Desa. Meskipun Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) telah menjadi salah satu strategi percepatan penurunan stunting, implementasi kebijakan prioritas penggunaan Dana Desa untuk program tersebut masih menghadapi berbagai tantangan pada tingkat pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan prioritas penggunaan Dana Desa dalam Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai upaya penurunan stunting di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis implementasi kebijakan mengacu pada teori Edward III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan PMT yang didanai Dana Desa telah berjalan, namun belum optimal. Permasalahan utama ditemukan pada penyampaian informasi yang belum merata, keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran pendukung, rendahnya partisipasi masyarakat sasaran, serta koordinasi lintas sektor yang belum berjalan secara efektif. Di sisi lain, komitmen pelaksana dan dukungan komunikasi antaraktor menjadi faktor yang mendukung pelaksanaan program. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan penurunan stunting sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi, kecukupan sumber daya, komitmen pelaksana, dan efektivitas koordinasi antar pemangku kepentingan. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya penguatan peran pemerintah kecamatan dalam fungsi koordinasi, optimalisasi pemanfaatan Dana Desa, serta peningkatan partisipasi masyarakat guna mendukung percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan.
Techno-Economic Analysis of Sawdust-Based Trash Cans and Their Contribution to Indonesia’s Green Tourism Policy and the Sustainable Development Goals (SDGs) Afmi Apriliani; Cecep Waahyudin; Faisal Tri Ramdani; Abraham Yazdi Martin; Dede Syahrudin; Denny Hernawan; Euis Salbiah
ASEAN Journal for Science and Engineering in Materials Vol 5, No 1 (2026): AJSEM: Volume 5, Issue 1, March 2026
Publisher : Bumi Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigated the techno-economic feasibility of producing trash cans from sawdust waste to support sustainable waste management and smart tourism infrastructure in Indonesia. With the growing volume of tourist-generated waste and increasing demand for eco-friendly public facilities, this innovation offers a low-cost, circular economy solution. A 20-year financial projection was conducted using indicators such as Net Present Value (NPV), Gross Profit Margin (GPM), Payback Period (PBP), and Return on Investment (ROI). Results indicate strong economic viability, with an initial investment of USD 19,500 and a payback period of just over two years. The model contributes to SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) and SDG 12 (Responsible Consumption and Production), and aligns with national policy frameworks such as RIPPARNAS, RPJMN, and Ministerial Regulation No. P.75/MENLHK/2019. This study presents a scalable solution for local governments and tourism authorities to enhance environmental infrastructure while promoting sustainability and community-driven innovation in tourism destinations.This study investigated the techno-economic feasibility of producing trash cans from sawdust waste to support sustainable waste management and smart tourism infrastructure in Indonesia. With the growing volume of tourist-generated waste and increasing demand for eco-friendly public facilities, this innovation offers a low-cost, circular economy solution. A 20-year financial projection was conducted using indicators such as Net Present Value (NPV), Gross Profit Margin (GPM), Payback Period (PBP), and Return on Investment (ROI). Results indicate strong economic viability, with an initial investment of USD 19,500 and a payback period of just over two years. The model contributes to SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) and SDG 12 (Responsible Consumption and Production), and aligns with national policy frameworks such as RIPPARNAS, RPJMN, and Ministerial Regulation No. P.75/MENLHK/2019. This study presents a scalable solution for local governments and tourism authorities to enhance environmental infrastructure while promoting sustainability and community-driven innovation in tourism destinations. © 2026 Bumi Publikasi Nusantara
Dynamics of Madrasah Aliyah in Indonesia: Insights from Schools, Educators, and Student Cecep Wahyudin; R. Siti Pupu Fauziah; Afmi Apriliani; Faisal Tri Ramdani; Irma Purnamasari; Agustina Multipurnomo; Herli Andani; Endang Sri Murni; Bayu Sang Aji Pangestu
Jurnal Pendidikan Islam Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v10i2.39153

Abstract

The growth and development of Islamic religious education are critical for strengthening educational quality in Indonesia. This study aims to analyze the growth dynamics of Islamic education through the increase in the number of schools, teachers, and madrasah aliyah students, providing insights for educational improvement. Using a descriptive approach, data were collected through Google Scholar using Publish or Perish software, covering 947 articles from 2018 to 2023, supplemented by secondary data via literature reviews. Data analysis utilized Microsoft Excel and VOSviewer software, with confirmability testing ensuring data validity. Findings indicate a steady increase in madrasah aliyah schools, with an additional 311 schools in 2022 and 372 in 2023. Teacher numbers also grew significantly, with an increase of 3,747 teachers in 2022 and 18,573 in 2023. Despite a decline in student numbers by 17,259 in 2022, student enrollment rebounded with an increase of 40,408 in 2023. This dynamic growth in schools and teachers reflects a rising demand for educational resources, driven by higher enrollment opportunities. The study suggests that harnessing Indonesia’s demographic bonus through targeted strategies could optimize educational outcomes, supporting the vision of "Indonesia Emas"
Program Sosialisasi Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila di SDN Langensari Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor Muhammad Yusuf Wahyudin; Mohamad Zaki Maharga Azmi; Dineu Cahyani Jaya; Elimelek Yogi; Rahsya Sameer Ramziansyah; Melly Revani Saragih; Rifal Permana; Panji Anggara Prasetya; Faisal Tri Ramdani; Yudi Wahyudin
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.18025

Abstract

Kegiatan sosialisasi bertujuan mengenalkan nilai-nilai Pancasila secara praktis dan menyenangkan kepada siswa SDN Langensari Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa sebanyak 41 orang, terdiri dari 20 laki-laki dan 21 perempuan. Sosialisasi dilakukan melalui pendekatan yang inovatif, seperti permainan, diskusi interaktif, dan pemutaran video edukatif. Sosialisasi ini dilakukan dengan menginternalisasi nilai-nilai dan norma Pancasila, diantaranya gotong royong, musyawarah, ketaatan hukum, penghormatan budaya, toleransi, dan keadilan sosial.  Hasil sosialisasi dievaluasi dari jawaban kuesioner pre-test dan post-test.  Hasil komparasi menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap siswa terhadap Pancasila semakin meningkat. Peningkatan yang relatif signifikan terjadi pada siswa perempuan, dimana pada post-test, 18 siswa mencapai nilai di atas 80, meningkat dari 8 siswa pada pre-test. Sementara itu, meskipun terjadi peningkatan pada siswa laki-laki, jumlahnya tidak sebanyak siswa perempuan.   Peningkatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi efektif dalam memengaruhi pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai Pancasila, dengan dampak lebih besar pada siswa perempuan. Selain itu, pembelajaran musyawarah sebagai metode pengambilan keputusan bersama terbukti relevan dengan nilai-nilai demokrasi dalam Pancasila. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi model untuk pendidikan karakter berbasis Pancasila di sekolah-sekolah lain, sehingga generasi muda dapat memperkuat karakter cinta tanah air dan persatuan.
Implementasi Program Pencegahan Stunting di Kecamatan Cigombong Aqsho Bintang Nusantara; Irma Purnama Sari; Deny Hernawan; Faisal Tri Ramdani
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21507

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia, khususnya pada perkembangan fisik dan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pencegahan stunting di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, dengan menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang mencakup dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui studi kepustakaan, observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada pegawai serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program pencegahan stunting di Kecamatan Cigombong dinilai “Sangat Baik”, dengan skor rata-rata 4,33 dari pegawai dan 4,49 dari masyarakat. Dimensi komunikasi memperoleh nilai tertinggi, menunjukkan efektivitas dalam penyampaian informasi dan sosialisasi program. Namun, dimensi sumber daya masih menghadapi tantangan pada jumlah kader posyandu dan sarana prasarana yang belum merata. Pada dimensi disposisi, terdapat perbedaan persepsi signifikan antara pegawai dan masyarakat terkait kepedulian gizi anak. Sementara itu, struktur birokrasi dinilai baik oleh kedua pihak, khususnya dalam aspek koordinasi dan evaluasi program. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun implementasi berjalan optimal, peningkatan kualitas kader, penguatan komunikasi, dan koordinasi lintas sektor tetap diperlukan untuk mempercepat penurunan stunting secara berkelanjutan.
Co-Authors Abdurohman, Saepul Abraham Yazdi Martin Adhi Purnama Yusuf Aep Saepudin Muhtar Afriyandi, Reihan Agus Suradika Agustina Multi Purnomo Agustina Multipurnomo Alfin Zulfa, Agra Alfrianni, Venni Andani, Herli Andriansyah , Andriansyah Anggraeni, Intan Anggraeni, Mega Rizky Anisa Tri Suntari Anisa, Bella Nur Apriliani, Afmi Apriliani, Neng Virly Apriliyani, Afmi Aqsho Bintang Nusantara Arifin, Abin Riyan Arti Hastuti Aryati, Siti Azhari Aziz Samudra Bayu Sang Aji Pangestu Cecep Waahyudin Chatarina Umbul Wahyuni Davinda Maharani Dede Syafrudin Dede Syahrudin Denny Hernawan Denny Hernawan, Denny Deny Hernawan Desi Fitriyana, Desi Dewi, Siti Murti Didik Kristyanto Dineu Cahyani Jaya Djoko Tjahyono E Syahrudin Elfito, Fidya Arzita Elimelek Yogi Endang Sri Murni Euis Salbiah Fadhillah, Dewi Nur Fadlam Alfi Syahrin Farhati, Muthia Zahra Feriandy Findi Aprianto Firdaus Firli, Muhamad Firstanto, Ivan Ginung Pratidina Gotfridus Goris Seran Gotfridus Goris Seran Gustina, Reza Habibie, Zulkifli Halimah, Raden Siti Hatriadi, Muhaemin Herli Andani Illahi, Muhammad Jaya Indradewa, Rhian Irma Purnama Sari Irma Purnamasariv Iwan Setiawan Iwan Setiawan Izzatusholekha Jalaludin Assayuti, Muh Jayanti Merdeka Wati Khaerunnisa Lestari, Bening Intan Lestari, Nurul Dwi Lestari, Wini Widia Luthfie, Muhammad M. Eggi Trywandi M. Qopal Hidayat M. Renaldi Magfiroh, Ira Maria Fitriah Marsha brata, Gladys Maulana Y Muhamad Melly Revani Saragih Meylinda Hasim Pratiwi Mirna Pratami Mohamad Zaki Maharga Azmi Muhammad Haikal Maulana Muhammad Husein Maruapey muhammad luthfie Muhammad Rafli Sultoni Muhammad Rifai Eka Pratama Muhammad Rifal Muhammad Yusuf Suferi Muhammad Yusuf Wahyudin Munawaroh, Euis Murni, Endang Sri Nabilah, Siti Naufal Imam Subandi Naufal Maulana Mumtaz Neng Virly Apriani Neng Virly Apriliyani Nisrina Putri Ramadanti Novando Novando Nursyahrani, Annisa Pangestu, Bayu Sang Aji Panji Anggara Prasetya Pratami, Mirna Purnamasari, Irma Putriyani Juliati Qori Aliffiani Qurani, Rumaisha Kultsum R. Akhmad Munjin R. Oetje Subagdja R. Siti Pupu Fauziah R. Siti Pupu Fauziah R. Yuniar Anisa Ilyanawati Radif Khotamir Rusli Rahsya Sameer Ramziansyah Ranbilal, Rio Ratnasari, Tri Rifal Permana Riska Yuliani Rita Rahmawati Rizqa Amira Rusliandy, Rusliandy Saepudin Sahila, Alifa Nasywa Salopah Salsa Allysa Saprudin Sastrawan, Berry Satrio, Muhammad Firas Satwika, Cisya Eka Seran, M. Yusuf GG Setiyani, Melia Dewi Nur Shafira, Kusumawardhani Sinaga, Jultri Hotmando Siti Murti Dewi Sonia Irli, Sosa Sultoni, Muhammad Rafli suryaningsih Susanto, Chaerunnisa Zoe Syafitri, Riska Adita Syahputra, Muhamad Abduloh Fikri Kamarujaman Dwi Syahrin, Fadlam Alfi Tabuni, Dekison Therasari, Anita Tirtayasa Ubaidilah, Asep Utami Tuarita, Tridita Yuniar Wahyudin, Cecep Warasi, Juliaman Yeni Handayani Yudi Wahyudin Yuli Sri Kurnia Zakiah, Ratu Ulfah Zenju, Nandang Saefudin Zulfa, Agra Alfin