Claim Missing Document
Check
Articles

Systematic Literatur Review: Model Kooperatif Tipe Jigsaw dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Safari, Yusuf; Marlina, Mina
Hexagon: Jurnal Ilmu dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2024): October
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/hexagon.v2i2.6857.

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw telah terbukti menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman konsep dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Dalam pendekatan ini, siswa dibagi ke dalam kelompok kecil di mana setiap anggota kelompok diberikan bagian dari materi pembelajaran untuk dipelajari dan kemudian mengajarkannya kepada anggota lain. Proses ini menumbuhkan tanggung jawab individual sekaligus kerja sama tim, menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan kolaboratif. Penelitian literatur yang menggunakan 21 artikel berkualitas menunjukkan bahwa penerapan model Jigsaw mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, khususnya dalam keterampilan pemecahan masalah dan komunikasi. Pembelajaran kooperatif ini mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konseptual yang lebih baik karena siswa aktif berpartisipasi dalam diskusi dan saling mengajarkan materi. Hasil yang didapat juga memperlihatkan bahwa siswa cenderung lebih terlibat dalam pembelajaran, yang meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri mereka. Dengan interaksi antarsiswa yang lebih intensif, keterampilan sosial juga ikut berkembang. Dalam konteks sekolah dasar, di mana pembentukan dasar pemahaman matematika sangat penting, model Jigsaw memberikan pendekatan yang memfasilitasi penguasaan konsep yang mendalam serta memperkuat kolaborasi. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat dianggap sebagai alternatif efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, menjawab tantangan rendahnya keterlibatan dan pemahaman siswa dalam metode konvensional.
Belajar Matematika pada Siswa SD dengan Teori Perkembangan Jean Piaget Fauziah, Raden Risma; Safari, Yusuf
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16704

Abstract

Teori pembelajaran mencakup berbagai jenis, termasuk teori perkembangan kognitif Jean Piaget. Teori ini menguraikan tahap terdiri dari sensori-motorik, pra-operasional, tahap operasional konkret, dan tahap operasional formal memahami teori pembelajaran dapat menjadi alat yang berharga bagi para pendidik. berbagai penerapan belajar matematika mengajarkan pengetahuan kepada siswa. Penelitian dilakukan melalui metodologi kualitatif yang menggunakan pendekatan telaah pustaka, dengan memanfaatkan sumber data buku, jurnal, artikel, dan berbagai publikasi ilmiah lainnya
Studi Literatur: Efektivitas Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Safari, Yusuf; Inayah, Yeti
Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jp.v4i1.1500

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran matematika dalam meningkatkan hasil belajar, keterlibatan, dan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam kerangka penerapan kurikulum merdeka. Penelitian ini dilakukan melalui penelitian pustaka yang meliputi penelaahan berbagai artikel jurnal yang membahas tentang penerapan model pembelajaran matematika pada jenjang sekolah dasar. Prosedurnya meliputi identifikasi topik, pencarian artikel melalui database google scholar, seleksi berdasarkan kriteria inklusi, serta analisis dan sintesis isi artikel yang relevan. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan model pembelajaran yang sesuai, seperti Problem Based Learning (PBL), Discovery Learning, Teams Games Tournament (TGT), Project Based Learning (PjBL), dan Inquiry Learning, dapat menciptakan lingkungan belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Model pembelajaran tersebut membantu dalam pemahaman konsep yang lebih mendalam, meningkatkan kolaborasi antar siswa, dan mendorong kemampuan berpikir kritis serta kemandirian dalam menyelesaikan masalah. Secara keseluruhan, model pembelajaran yang sejalan dengan prinsip kurikulum merdeka memiliki peran yang krusial dalam menciptakan pengalaman belajar matematika yang kontekstual, adaptif, dan berfokus pada siswa di jenjang sekolah dasar.
Implementasi Model Realistic Mathematics Education (RME) sebagai Solusi Kontekstual Peningkatan Hasil Belajar Matematika Safari, Yusuf; Syafawani, Ummi Rasyida
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i1.1522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek implementasi model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) terhadap hasil belajar matematika siswa Sekolah Dasar (SD). Latar belakang penelitian berangkat dari permasalahan rendahnya capaian belajar siswa yang disebabkan oleh dominasi model pembelajaran konvensional yang kurang mendorong keterlibatan aktif dan tidak mengaitkan materi dengan konteks nyata. Model RME dipilih karena menitikberatkan pada keterkaitan materi pembelajaran dengan pengalaman sehari-hari siswa, mendorong keterlibatan aktif peserta didik, dan juga mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis serta kreativitas. Informasi dalam studi ini dikumpulkan melalui tinjauan pustaka dengan menerapkan pendekatan sederhana. Sumber data berasal dari berbagai basis data ilmiah, termasuk Google Scholar, Crossref, dan Openlex. Sebanyak 10 artikel yang relevan dengan topik penelitian dianalisis dalam kajian ini. Berdasarkan hasil kajian, implementasi model RME menunjukkan pengaruh positif yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar matematika. RME terbukti mampu memperdalam pemahaman konsep, meningkatkan partisipasi aktif siswa, menumbuhkan kepercayaan diri, mengembangkan literasi numerasi, serta mengembangkan keterampilan berpikir tingkat lanjut (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Oleh karena itu, model ini direkomendasikan sebagai pendekatan pembelajaran yang kreatif dan alternatif untuk memperbaiki kualitas pendidikan matematika di tingkat Sekolah Dasar.
Studi Komprehensif Tentang Barisan dan Deret Aritmatika : Teori dan Aplikasi Safari, Yusuf; Putri, Salma Maulidia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.19472

Abstract

Barisan dan deret aritmatika merupakan salah satu pokok bahasan penting dalam matematika yang memiliki banyak penerapan di berbagai disiplin ilmu, seperti sains, ekonomi, maupun teknik. Salah satu karakteristik utama dari barisan aritmatika adalah adanya perbedaan nilai yang konstan antara setiap suku, sedangkan deret aritmatika merujuk pada jumlah dari seluruh suku dalam barisan tersebut. Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai konsep dasar dari barisan dan deret aritmatika, mulai dari definisi, rumus yang relevan, hingga penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan yang kontekstual dan mudah dipahami, materi ini diharapkan dapat membantu siswa dalam mengenali pola-pola bilangan serta menyelesaikan berbagai persoalan, khususnya yang berkaitan dengan aspek keuangan seperti perhitungan angsuran, simpanan, hingga pengelolaan anggaran. Dari pembahasan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemahaman yang baik terhadap konsep ini dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis dan analitis dalam menyelesaikan soal matematika secara lebih efisien.
Analisis Model Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dalam Meningkatkan Literasi dan Pemahaman Matematika di Sekolah Dasar Mulyanti, Eneng; Safari, Yusuf
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Model Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dalam meningkatkan literasi dan pemahaman matematika di Sekolah Dasar (SD). Menggunakan pendekatan studi literatur kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji berbagai sumber seperti jurnal, artikel, dan buku yang relevan dengan implementasi PMRI. PMRI, yang diadopsi dari Realistic Mathematics Education (RME), menggunakan konteks dunia nyata sebagai titik mula pembelajaran dan menekankan pemodelan, strategi siswa, interaksi, serta keterkaitan konsep. Kajian mencakup penerapan pada materi perkalian, pecahan, literasi matematika, dan konsep bangun ruang. Temuan menunjukkan bahwa PMRI efektif meningkatkan literasi, dan pemahaman konsep siswa SD, terutama saat digabungkan dengan media kreatif seperti meme dan smart-classroom. Studi juga menyoroti pentingnya desain pembelajaran berbasis PMRI yang sesuai dengan konteks etno-matematis lokal serta integrasi media digital. Artikel ini menyimpulkan bahwa PMRI memberikan kontribusi positif terhadap keterampilan matematika siswa SD, meskipun membutuhkan perencanaan matang dan pelatihan guru. Implikasi bagi praktik pendidikan mencakup rekomendasi penggunaan PMRI dengan dukungan media inovatif dan pelatihan intensif bagi guru pendidikan dasar.
SMART ENERGY MONITORING: SISTEM PEMANTAUAN LISTRIK CERDAS BERBASIS IOT DAN MACHINE LEARNING DENGAN PERSONALIZED NOTIFICATION MELALUI ARSITEKTUR HYBRID DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN Suwarjono, Suwarjono; Afriza, Aulia; Safari, Yusuf
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.9189

Abstract

Penggunaan energi listrik di institusi pendidikan masih rentan terhadap pemborosan akibat perangkat yang dibiarkan menyala meskipun ruangan kosong. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan listrik cerdas berbasis Internet of Things (IoT) dan machine learning dengan dukungan arsitektur hybrid yang memadukan protokol HTTP/HTTPS dan MQTT. Data arus listrik dikirim secara periodik melalui HTTP/HTTPS ke server berbasis PHP untuk dicatat pada database dan divisualisasikan dalam dashboard, sementara MQTT digunakan untuk mengontrol relay listrik secara real-time sebagai mekanisme aktuasi. Proses analisis dilakukan dengan algoritma supervised learning dengan Decision Tree sebagai model utama dan Random Forest sebagai pembanding untuk membedakan kondisi normal dan anomali berdasarkan kombinasi sensor arus, sensor gerak dan jadwal operasional ruangan. Keunggulan utama sistem ini adalah fitur personalized notification yang mengirimkan peringatan otomatis melalui aplikasi pesan instan (WhatsApp) dan email. WhatsApp diposisikan sebagai kanal cepat untuk respons langsung, sedangkan email memberikan informasi lebih lengkap sebagai cadangan dan dokumentasi. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi anomali dengan akurasi 94,2% serta mengirimkan notifikasi dengan latensi rata-rata 3–5 detik. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem monitoring energi yang aktif, mandiri, dan efisien di lingkungan pendidikan. Meskipun belum mengukur penghematan energi secara kuantitatif, sistem ini berpotensi besar mendorong efisiensi melalui mekanisme respons cepat terhadap kelalaian penggunaan listrik. Penelitian selanjutnya diarahkan pada pengujian dalam skala lebih luas, analisis biaya–manfaat, serta penguatan aspek keamanan sistem agar dapat direplikasi secara berkelanjutan
Penguatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan RPP Bahasa Arab Berbasis CEFR di Madrasah Ibtidaiyah Khumairotuzzahra, Siti; Wati, Rosna; Safari, Yusuf
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2025): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v11i3.21470

Abstract

Penguasaan bahasa Arab di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang sesuai standar internasional. Banyak guru belum mampu mengklasifikasikan materi secara tepat dan belum familiar dengan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Padahal, CEFR dapat menjadi acuan penting dalam merancang pembelajaran bahasa Arab yang lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan kemampuan siswa. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memahami CEFR, menyusun RPP berbasis kompetensi, serta mengimplementasikan pendekatan deep learning dalam pembelajaran bahasa Arab. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, workshop, simulasi, integrasi teknologi, pendampingan, dan evaluasi melalui pre-test serta post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kompetensi guru, dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 47%, khususnya dalam pemahaman CEFR, klasifikasi materi, penyusunan RPP, serta pemanfaatan media digital. Pelatihan ini berhasil membantu guru MI Tarbiyyatul Falah menghasilkan RPP yang lebih terstruktur, interaktif, dan sesuai standar internasional. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab di tingkat sekolah dasar serta berpotensi menjadi model pelatihan berkelanjutan bagi lembaga pendidikan serupa.
COMMUNITY SERVICE IN OVERSEEING THE DEMOCRATIC PROCESS OF VOTING AT POLLING STATION 48 SALADARA CIREBON Safari, Yusuf; Gunawan, Asep; Yuliananda, Devi; Jaya, Suhana Minah
Jurnal Abdisci Vol 1 No 4 (2024): Vol 1 No 4 Tahun 2024
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/abdisci.v1i4.206

Abstract

The People's Party, in choosing a candidate for its deputy, is rife with enthusiasm. Residents in every RT flocked to the nearest polling station according to its permanent voter list (DPT). This atmosphere will repeat once every five years. Each Polling Station brings its distinctive nuances that significantly give a different atmosphere in the life of the nation and state. This community service activity was carried out to oversee the democratic voting process at polling station 48 Saladara Cirebon City. The method used is observing and entering into democratic activities and encouraging democratic officials. The results showed that the election process at polling station 48 Saladara went smoothly. Activities begin H-1 before implementation by preparing chairs and tables. D-day at 06.00, Officers are ready to arrange the election logistics, and precisely at 08.00, The callfor the people to vote begins. At exactly 13:00, the voting process was closed, and there was a 1-hourbreak. At 14.00, start counting sura until 24.00. The sura box is guarded overnight to wait for thenext day to be picked up by the Exodus for the next counting process.
Peningkatan Pemahaman dan Motivasi Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar: Integrasi Sumber Pembelajaran Tradisional dan Digital Inayah, Yeti; Safari, Yusuf
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam artikel ini, ditekankan bahwa sumber belajar matematika di tingkat sekolah dasar (SD) sangat penting untuk membangun pemahaman konseptual yang kuat dan kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi fungsi sumber belajar digital dan tradisional dalam meningkatkan pemahaman dan keinginan siswa untuk belajar matematika. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penelitian literatur dengan menganalisis berbagai publikasi yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber pendidikan konvensional, seperti buku teks, papan tulis, dan diskusi kelas, efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Di sisi lain, sumber pendidikan digital, seperti video pembelajaran, aplikasi seperti Quizizz, dan Google Classroom, memiliki kemampuan untuk meningkatkan minat dan keinginan siswa untuk belajar. Kesimpulannya, kombinasi antara sumber belajar tradisional dan digital dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyeluruh dan efektif. Guru perlu memilih dan menggabungkan sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan siswa agar proses pembelajaran menjadi lebih efisien dan menyenangkan.