Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Keterampilan Proses Sains pada Pembelajaran IPA Setelah Pandemi Covid-19: Literatur Review Arsyad, Arie Arma; Muhiddin, St. Mutia Alfiyanti; Yanto, Nurfitra; Syakur, Akhmad
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 2 (2024): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat132669792024

Abstract

Keterampilan proses sains merupakan salah satu dari capaian pembelajaran pada kurikulum merdeka pada pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan literatur review pada sejumlah artikel yang telah diterbitkan pada jurnal pendidikan IPA di Indonesia setelah pandemi covid-19 tahun 2021-2024 dengan keterampilan proses sains pada pembelajaran IPA di SMP sebagai fokus penelitian. Artikel yang dikumpulkan melalui database google scholar dan dipublikasikan melalui jurnal terakreditasi Kemendikbudristek. Terdapat 17 data jurnal yang menjadi sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik PRISMA. Berdasarkan hasil analisis penelitian diperoleh bahwa terdapat beberapa model pembelajaran yang dapat melatihkan keterampilan proses sains dengan baik dan membantu peserta didik dapat menyelesaikan masalah sehari-hari.Kata kunci: keterampilan proses sains, literatur review, teknik PRISMA, pembelajaran IPA.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dalam Pelestarian Ekosistem Hutan Mangrove di Lingkungan PPLH Puntondo Saenab, Sitti; Muhiddin, Nurhayani H.; Yanto, Nurfitra; Saleh, Andi Rahmat; Hasan, Nur Fadhilah; Sembang, Timiati
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v3i1.47000

Abstract

Kerusakan kawasan hutan mangrove dapat terjadi karena alam maupun manusia akibat dari pengelolaan dan pemanfaatan secara tidak bertanggungjawab. Kerusakan hutan mangrove akan berdampak pada kehilangan berbagai keanekaragaman hayati flora maupun fauna di wilayah pesisir. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan sebagai upaya pelestarian ekosistem hutan mangrove di lingkungan PPLH Puntondo. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat pesisir terkait pengelolaan dan konservasi hutan mangrove. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari dengan kegiatan, yaitu penyuluhan pelestarian hutan mangrove kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit mangrove. Metode penyuluhan yaitu dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab dan selanjutanya pelibatan masyarakat dalam menaman mangrove. Selama kegiatan berlangsung para peserta sangat antusias dan berharap kegiatan serupa akan dilaksankan kembali. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak yang bermakna dalam keikutsertaan dalam mengupayakan pelestarian Ekosistem Hutan Mangrove di sekitar PPLH Puntondo.
KEVALIDAN DAN KEPRAKTISAN INSTRUMEN KETERAMPILAN PROSES SAINS MATERI LISTRIK DINAMIS KELAS IX SMP Arsyad, Arie Arma; Yanto, Nurfitra; Palumpun, Angelina
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 8 No 1 (2025): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v8i1.6002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kevalidan instrumen keterampilan proses sains peserta didik pada materi listrik dinamis kelas IX. 2) Kepraktisan instrumen keterampilan proses sains peserta didik pada materi listrik dinamis kelas IX. Data penelitian dianalisis dengan analisis Gregory, validitas empirik, serta presentase respon peserta didik. Hasil analisis disimpulkan bahwa: 1) Kevalidan Instrumen keterampilan proses sains peserta didik pada materi listrik dinamis memperoleh rata-rata content validity yaitu 1 pada kategori valid. 2) Kepraktisan instrumen keterampilan proses sains peserta didik pada materi listrik dinamis dinyatakan praktis dengan rata-rata respons pendidik 98% yang berada pada kategori sangat praktis dan rata-rata respons peserta didik 75,3 dengan kategori praktis. Dengan demikian, instrumen ini dapat menjadi alat evaluasi yang dapat membantu guru dalam menilai pemahaman dan keterampilan peserta didik terhadap konsep listrik dinamis.
Respon Alumni Program Studi IPA UNM Terhadap Workshop Pembuatan Alat Peraga IPA Sebelum Dan Sesudah Workshop Rifda Nur Hikmahwati Arif; Salma Samputri; Nurfitra Yanto; Rifda Mardian Arif; Sitti Saenab
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.262

Abstract

Adjusting to developments in learning, educators are required to be creative and the quality of human resources must be improved through educational channels using science teaching aids. The research results obtained were that the response from alumni of the program study Science Education UNM before the workshop on making science props was 100% very interested in taking part in the workshop on making props and the response from alumni of program study Science Education UNM after the workshop on making science props was 76.5% of participants after it was held There will be a continuation of the workshop on making science teaching aids to develop teaching aids in science learning in Biology, Physics and Chemistry. Therefore, training or workshops on making science teaching aids were held for alumni of the program study Science Education UNM.
Dari Konsep ke Kode: Peningkatan Kompetensi Guru IPA Maros dalam Membuat Media Ajar Digital Arduino Uno Nurfitra Yanto; Arie Arma Arsyad; St. Mutia Alfiyanti Muhiddin; Shoffan Fatkhulloh; Hasanuddin Hasanuddin
JKM: Jurnal Kemitraan Masyarakat Volume 4 Number 2 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jkm.v4i2.81109

Abstract

The rapid development of technology requires science teachers to innovate and utilize Arduino Uno as an interactive learning medium to increase student motivation and understanding of abstract concepts. This community service activity aims to improve the professional competence of 24 science teachers in Maros through a three-day hands-on workshop that includes concept socialization, basic programming training, and sensor/actuator assembly. The results showed a significant increase in participants' cognitive understanding of 68.5% (from 42.0 to 71.8), and the creation of 8 functional digital teaching media prototypes from each group (3 participants each). This success proves that practice-based training is effective in empowering teachers to transform science concepts into digital practical tools, thereby independently improving teachers' professional competence in Technology Literacy and Coding Skills and supporting STEM Learning.
Literature Review: Penerapan Project-Based Learning terhadap Pembelajaran Inovatif IPA Nurfitra Yanto; Rifda Nur Hikmahwati Arif; Sakinah Zubair
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 2 (2025): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i2.1486

Abstract

Twenty-first century science education demands instructional approaches that simultaneously develop conceptual understanding and applied skills. This study aims to analyze the implementation of Project-Based Learning (PjBL) in science education through a systematic literature review. The research method involved rigorous analysis of 20 peer-reviewed articles published between 2017 and 2024, selected through strict inclusion and exclusion criteria. The analysis revealed three key findings: (1) PjBL effectively enhances student engagement and conceptual understanding in science learning; (2) the model significantly contributes to the development of 21st-century skills, particularly critical thinking, collaboration, and scientific literacy; (3) PjBL demonstrates high compatibility with the investigative and contextual nature of science education. The study concludes that PjBL represents an innovative and effective approach for improving science education quality across various educational levels. These findings recommend the development of more operational PjBL implementation guidelines to better support educators in optimally applying this model.
Hubungan Literasi Numerasi Aspek Konteks Indikator Saintifik dan Aspek Level Kognitif Indikator Pengetahuan Peserta Didik Rifda Nur Hikmahwati Arif; Salma Samputri; Nurfitra Yanto
Jambura Journal of Educational Management Volume 4 Nomor 2, September 2023
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjem.v4i2.2771

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelatif yang bertujuan untuk mengetahui 1) seberapa tinggi literasi numerasi aspek konteks indikator saintifik peserta didik kelas VIII SMPN 3 Makassar, 2) seberapa tinggi literasi numerasi aspek level kognitif indikator pengetahuan peserta didik kelas VIII SMPN 3 Makassar, 3) ada tidaknya hubungan literasi numerasi pada aspek level kognitif indikator pengetahuan dengan aspek konteks indikator saintifik peserta didik kelas VIII SMPN 3 Makassar. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 3 Makassar. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling sehingga sampel dalam penelitian adalah 35 peserta didik. Instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda sebanyak 8 butir. Teknik pengumpulan data yaitu dengan pemberian tes secara langsung di sekolah. Data diolah menggunakan analisis statistik deskriptif dan korelasi pearson dengan bantuan SPSS 23. Hasil analisis menunjukkan bahwa; 1) literasi numerasi aspek konteks indikator saintifik peserta didik kelas VIII SMPN 3 Makassar berada pada kategori 66,43. 2) literasi numerasi aspek level kognitif indikator pengetahuan peserta didik kelas VIII SMPN 3 Makassar berada pada kategori tinggi yaitu 66,57. 3) Hasil penelitian yang diperoleh adalah r hitung > r tabel atau 0,610 > 0,334 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara aspek level kognitif indikator pengetahuan dengan aspek konteks indikator saintifik peserta didik kelas VIII SMPN 3 Makassar yaitu 0,610 yang termasuk dalam kategori tinggi.
Kajian Literatur: Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik Dalam Pembelajaran IPA Nurfitra Yanto; Adila; Muhammad Farid; Yahya
Kappa Journal Vol 8 No 3 (2024): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v8i3.28616

Abstract

Collaboration skills are one of the skills that are needed in 21st Century learning. The research method used is a literature study that examines collaboration skills in science learning. A total of 15 articles that examine collaboration skills are collected and then analyzed so as to get recommendations regarding literature studies. The results of the study can be concluded that applying several learning models such as problem-based learning (PBL), Project-Based Learning (PjBL) can increase productivity, efficiency, and quality of teamwork results. In addition to learning models, the right teaching materials can affect the ability of collaboration skills in science learning. The types of teaching materials that should be used are STEM and discovery-based teaching materials.
Workshop Arduino Uno sebagai Media Ajar Interaktif bagi Guru IPA di Kabupaten Maros Nurfitra Yanto; Arie Arma Arsyad; St. Muti Alfiyanti Muhiddin; Shoffan Fatkhulloh; Putri Damayanti
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v5i2.651

Abstract

Latar Belakang: Pesatnya perkembangan teknologi dan tingginya kebutuhan media pembelajaran yang menarik untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.  Salah satu teknologi media pembelajaran yaitu program Mikrokontroler Arduiono Uno yang memiliki kemajuan cukup baik di bidang pendidikan. Media pembelajaran Arduino Uno mampu menarik minat dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik.  Tujuan: pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru IPA di Kabupaten Maros dalam memanfaatkan teknologi Arduino Uno sebagai media pembelajaran inovatif. Metode: Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap: (1) sosialisasi konsep Arduino dalam pembelajaran IPA, (2) pelatihan praktik pemrograman dasar, dan (3) evaluasi melalui pretest-posttest dan angket respon peserta. Peserta kegiatan ini adalah guru IPA Kabupaten Maros. Hasil: Berdasarkan hasil evaluasi pelatihan Arduino Uno menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 70%. Peserta menyatakan pelatihan sangat relevan untuk dimanfaatkan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPA. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil membekali guru dengan keterampilan merancang media pembelajaran sederhana menggunakan Arduino Uno, serta mendorong penerapan pembelajaran aktif di kelas.
Pelatihan Penyusunan Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Nurfitra Yanto; Ramlawati Ramlawati; Nur Indah Sari; Zulqifli Alqadri
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i22024p81-88

Abstract

Abstract: This activity aims to provide training and assistance in preparing the Assessment for the Strengthening Pancasila Student Profile (P5) Project, especially for science teachers in Bulukumba Regency. P5 assessment is an important part of implementing the independent curriculum in schools. The large number of schools that have just implemented the independent curriculum is the background for the importance of carrying out these activities. The methods applied in this activity are presentation and discussion methods. Evaluation of the implementation of this service is carried out using observation techniques and providing response questionnaires. Training on preparing the Assessment for the Strengthening Pancasila Student Profile (P5) Project in Bulukumba Regency was carried out well and smoothly. The training participants consisted of 63 people from various middle and high schools in Bulukumba Regency. Participants were very enthusiastic in this activity. The preparation of the P5 assessment concentrates on the theme of a sustainable lifestyle. This is because this theme has a direct connection with science material. After this activity, participants were given an evaluation and it was discovered that participants' understanding of the P5 assessment, especially the theme of sustainable lifestyle, was very high. The implementation of the independent curriculum, especially P5, still faces many challenges. This still needs to be paid attention to by the government, schools and other related parties. Abstrak: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penyusunan Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) khususnya bagi guru-guru IPA di Kabupaten Bulukumba. Asesmen P5 merupakan bagian penting pada pelaksanaan kurikulum merdeka di sekolah. Banyaknya sekolah yang baru menerapkan kurikulum merdeka menjadi latar belakang pentingnya kegiatan dilakukan. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode presentasi dan diskusi. Evaluasi pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan teknik observasi dan pemberian angket respon. Pelatihan penyusunan Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Kabupaten Bulukumba terlaksana dengan baik dan lancar. Peserta pelatihan  terdiri  dari  63  orang  dari  berbagai sekolah SMP dan SMA di Kabupaten Bulukumba. Peserta sangat antusias dalam kegiatan ini. Penyusunan asesmen P5 berkonsentrasi pada tema gaya hidup berkelanjutan. Hal ini disebabkan karena tema ini beririsan langsung dengan materi IPA. Setelah kegiatan ini, peserta diberikan evaluasi dan diketahui bahwa pemahaman peserta terhadap asesmen P5 khususnya tema gaya hidup berkelanjutan sangat tinggi. Pelaksanaan kurikulum merdeka khususnya P5 masih mendapatkan banyak tantangan. Hal ini masih perlu menjadi perhatian oleh pemerinta, sekolah dan pihak-pihak lain yang terkait.