Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) pada Pasien Tuberkulosis Paru Siti Nur Hasina; Arum Rahmawati; Immatul Faizah; Ratna Yunita Sari; Riska Rohmawati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i2.908

Abstract

Tuberkulosis Paru masih menjadi masalah di dunia dan dalam pengobatannya harus terprogram. Kendala dalam pengobatan tuberkulosis adalah kurangnya kepatuhan dari penderita tuberkulosis untuk minum obat anti tuberculosis sehingga menyebabkan gagalnya program pengobatan Tuberkulosis paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada pasien tuberkulosis paru. Jenis penelitian yang dilakukan adalah analitik korelasional dengan desain cross sectional. Populasinya penelitian ini sebesar 67 responden dan jumlah sampel sebanyak 57 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan dengan nilai Cronbach alpha 0,603  dan mengukur kepatuhan minum obat total nilai Cronbach Alpha 0,688. Pengolahan data dianalisis menggunakan uji rank spearman dengan tingkat kemaknaan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dari 57 responden sebagian besar (54,4%) pengetahuan sedang dan sebagian besar (56,1%) termasuk dalam kategori kepatuhan sedang. Hasil uji rank spearman didapatkan nilai ρ < α atau 0,030 < 0,05 yang berarti ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada pasien tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Tanah Kali Kedinding Kota Surabaya. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat.
Pemberian Ice Bag Dikombinasikan dengan Pengaturan Posisi Post Percutaneus Coronary Intervention pada Pasien SKA yang Mengalami Back Pain Abdul Muhith; Rining Sulistya Rahayu; Siti Nur Hasina; Imamatul Faizah; Ratna Yunita Sari
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i2.921

Abstract

Sindrom Koroner Akut (SKA) merupakan suatu masalah kardiovaskular yang utama karena menyebabkan angka perawatan rumah sakit dan angka kematian yang tinggi. Sebagian besar SKA adalah manifestasi akut dari plak ateroma pembuluh darah koroner yang koyak atau pecah. Terapi reperfusi (sebisa mungkin berupa Percutaneus Coronary Intervention primer) diindikasikan apabila terdapat bukti klinis maupun EKG adanya iskemia yang sedang berlangsung, bahkan bila gejala telah ada lebih dari 12 jam yang lalu atau jika nyeri dan perubahan EKG tampak tersendat. Komplikasi mikrovaskuler sering dialami pada pasien setelah tindakan PCI yaitu nyeri pada daerah punggung atau back pain. Beberapa tindakan non farmakologi antara lain pemberian ice bag dan pengaturan posisi.Studi ini bertujuan untuk mengetahui  penerapan ice bag dan pengaturan posisi untuk mengurangi back pain pada pasien post PCI. Metode  yang digunakan adalah literature review. Pencarian artikel didapatkan dari Pubmed, Science Direct, Google Scholar dalam rentang waktu 2014-2022 dengan kata kunci “Percutaneus Coronary Intervention and Nursing” or “Percutaneus Coronary Intervention and Intrevention Nursing” or “Percutaneus Coronary Intervention and cold pack” or or “Percutaneus Coronary Intervention and positioning” or “Percutaneus Coronary Intervention and back pain”  or “Comfort in care nursing and PCI” or “Comfort theory Kolcaba” didapatkan 1129 artikel. Pencarian artikel disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi selanjutnya dilakukan review dengan hasil terdapat 20 artikel yang masuk dalam analisa untuk dilakukan tinjauan literature. Artikel-artikel tersebut menjelaskan efektifitas pemberian kompres dingin : cold pack dan pengaturan posisi pada pasien post PCI dengan cara menghambat perjalanan syaraf berdiameter kecil dalam menghantarkan rangsang nyeri. Simpulan dari studi di atas adalah ice bag dan pengaturan posisi efektif untuk menurunkan nyeri punggung pada pasien post PCI.
Menurunkan Kecemasan Remaja dengan Terapi Modifikasi Relaksasi di Masa Pandemi Covid-19 Siti Nur Hasina; Siti Yumnah; Livana PH
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.122 KB)

Abstract

COVID-19 merupakan wabah dunia yang berkembang menjadi pandemik global yang mengancam kesehatan fisik dan berdampak luas pada kesehatan mental dan mempengaruhi semua kelompok usia khususnya remaja. Remaja mengalami kekhawatiran, ketakutan, dan kecemasan yang berlebih dengan terinfeksi COVID-19 dan aturan yang berlaku dalam masa pandemic ini. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi modifikasi relaksasi berupa berpikir positif, expressive writing therapy, relaksasi dengan terapi musik, adaptasi kebiasaan baru dan selektif terhadap informasi terhadap tingkat kecemasan remaja pada masa pandemic COVID-19 Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Pre-Experimental one group pre test- post test. Penelitian ini dilakukan di Surabaya pada April- Juni 2021. Sampel penelitian ini sebanyak 103 partisipan yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Kuesioner penelitian ini menggunakan DASS (Depression Anxiety Stress Scales). Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji t paired. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat kecemasan dengan uji t-paired didapatkan rata-rata kecemasan remaja 14.5 (kecemasan sedang) dengan SD 6.87 sebelum diberi terapi modifikasi relaksasi dan sesudah diberikan terapi modifikasi relaksasi didapatkan rata-rata tingkat kecemasan remaja 6.1 (kecemasan normal) dengan SD 2.78. Nilai signifikansi tingkat kecemasan pre dan post test didapatkan p value = 0.000 Penggunaan terapi modifikasi relaksasi pada masa pandemic COVID-19 berupa berpikir positif, expressive writing therapy, relaksasi dengan terapi musik, adaptasi kebiasaan baru dan selektif terhadap informasi ini dapat menurunkan tingkat kecemasan remaja. Terapi modifikasi relaksasi ini terapi yang murah, efisien, efektif dan tidak ada efek samping apapun sehingga aman untuk digunakan oleh semua kalangan.
Penerapan Metode ANC Aktif pada Masa Pandemi Covid-19 terhadap Keteraturan Ibu Melakukan Antenatal Care dan Penurunan Risiko Tinggi Ibu Hamil Farida Hidayati; Yuly Peristiowati; Siti Nur Hasina
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.878 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14i4.513

Abstract

Dalam situasi pandemi covid-19, banyak pembatasan pada hampir setiap pelayanan kesehatan termasuk pelayanan antenatal care pada ibu hamil. Perlu adanya inovasi layanan dengan memanfaatkan telemedis untuk tetap menjaga status kesehatan ibu hamil tetap terpantau. kesehatan ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan metode ANC aktif masa pandemi COVID-19 terhadap keteraturan ibu melakukan ANC dan Penurunan Risiko tinggi pada ibu hamil di Puskesmas Pranggang. Desain penelitian ini quassy experiment dengan pendekatan post test only with control group. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, hasilnya dianalisis dengan uji independent sample T test dan Mann whitney U pada α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan metode ANC aktif terhadap keteraturan ANC pada ibu hamil trimester 3 (p=0,000) dengan perbedaan rata-rata kunjungan antar kelompok sebesar 2,4 kali. Selain itu juga ada pengaruh penerapan metode ANC aktif terhadap penurunan skor resiko tinggi pada ibu hamil trimester 3 (p=0,010). Penerapan metode ANC aktif terbukti mampu meningkatkan keteraturan kunjungan ANC pada ibu hamil dan pada akhirnya mampu mengatasi permasalah penyulit kehamilan yang dimiliki sehingga skor resiko tinggi kehamilan dapat berkurang.
Analisis Situasi (Fishbone) dalam Asuhan Keperawatan Komunitas pada Anak Sekolah dengan Masalah Risiko Kekerasan Seksual: Studi Kasus Erna Handayani; Nurul Laili; Dodik Hartono; Deny Prasetyanto; Siti Nur Hasina
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.457 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14i4.676

Abstract

Kekerasan seksual merupakan keterlibatan anak dalam aktivitas seksual dengan orang dewasa atau dengan anak kecil lainnya yang anak tidak memahami sepenuhnya , tidak mampu memberikan persetujuan untuk melakukan dan kegiatan ini melanggar hukum atau tabu sosial masyarakat. diagram Fishbone sebagai alat (tool) yang menggambarkan sebuah cara yang lebih sistematis dalam melihat berbagai masalah merupakan salah satu pendekatan yang digunakan untuk mengidentifikasi prilaku kekerasan dalam penerapan asuhan keperawatan komunitas. Penelitian ini merupakan studi kasus, sampel penelitian ini adalah di anak sekolah dasar yang berisiko terjadi kekerasan seksual. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan telaah data puskesmas setempat. Hasil analisis situasi Fishbone didapat diangnosa keperawatan terkait masalah risiko kekerasan seksual pada anak sekolah yaitu masalah ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan tentang pencegahan kekerasan seksual pada agregat anak usia sekolah berhubungan dengan isufisiensi sumber social dan pengetahuan.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Penegakan Diagnosa Keperawatan Menurut Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI) Siti Nur Hasina; Imamatul Faizah; Rahmadaniar Aditya Putri; Ratna Yunita Sari; Riska Rohmawati
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.654 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.905

Abstract

Seorang perawat harus memperhatikan prioritas tertinggi yaitu masalah atau diagnosa keperawatan yang dapat bersifat mengancam kehidupan dan keselamatan pasien. Tujuan dari penelitian ini menganalisis faktor ketepatan penegakan diagnosa keperawatan menurut Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI) di Rawat Inap Dewasa RS X di Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan analisis korelasional dengan pendekatan cross sectional, populasi penelitian seluruh perawat di rawat inap dewasa RS X di Surabaya sebanyak 101 perawat. Besar sampel 81 perawat, pengambilan sampel dengan tehnik propotional stratified sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah faktor ketepatan penegakan diagnosa keperawatan meliputi pendidikan perawat, kompetensi individu, kompetensi berbasis tim dan praktik klinis. Variabel dependen adalah penegakan diagnosa keperawatan menurut Standart Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI). Instrumen pengambilan data adalah lembar kuesioner. Data analisis dengan uji statistik Chie-Square α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pendidikan perawat, kompetensi berbasis tim, praktik klinis dengan ketepatan penegakan diagnosa keperawata menurut SDKI, yaitu pendidikan perawat dengan nilai ρ-Value sebesar 0,001. kompetensi individu tidak ada hubungannya dengan ketepatan penegakan diagnosis keperawatan menurut SDKI dengan nilai ρ-Value 0,653. Kompetensi berbasis tim dengan nilai ρ-Value sebesar 0,002. Praktik klinis dengan nilai ρ-Value sebesar 0,002. Perawat sebagai penegak diagnosis yang harus memiliki kemampuan diagnosis yang baik sebagai dasar mengembangkan rencana intervensi keperawatan dalam mencapai peningkatan, pencegahan, penyembuhan dan pemulihan kesehatan pasien.
Pengaruh Murrotal Al-Qur’an terhadap Nyeri dan Status Hemodinamika pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Ratna Yunita Sari; Riska Rohmawati; Imamatul Faizah; Siti Nur Hasina; Rahmadaniar Aditya Putri
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.303 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.937

Abstract

Nyeri dan ketidastabilan hemodinamik merupakan masalah yang sering muncul. Nyeri dan ketidaksatabilan hemodinamika yang dialami pasien merupakan tanda adanya disfungsi jantung akibatnya curah jantung menurun jika tidak segera ditangani maka berakibat terjadinya kematian sel dan organ. Pengontrolan nyeri dan status hemodinamikapasien kritis di ICU, maka perlu penangan secara farmakologis dan non farmakologis. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh terapi murrotal al-qur’an terhadap nyeri dan status hemodinamika pada pasien penyakit jantung coroner. Desain penelitian menggunakan pre-eksperiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Pengambilan sampel menggunakan Teknik random sampling dengan jumlah 32 responden penyakit jantung koroner. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ialah numeric rating scale dan lembar observasi status hemodinamik. Data di uji menggunakan uji statistic Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi murrotal al-quran berpengaruh terhadap nyeri dan status hemodinak pasien penyakit jantung koroner dengan ρ-Value sebesar 0,000. Terapi murrotal al-quran bisa dijadikan salah satu intervensi mandiri perawat dalam menangani nyeri dan menstabilkan status hemodinamik secara non farmakologis.
Rehabilitasi Pasca Stroke Ditinjau dari Fungsi Motorik : A Systematic Review Lya Marliana; Yurike Septianingrum; Lono Wijayanti; Umdatus Sholeha; Siti Nur Hasina
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.974 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.999

Abstract

Pasien stroke mengalami kerusakan sel otak berbagai masalah fisik dan mental seperti tekanan darah, sistem pernapasan, kardiovaskular, gangguan bahasa, masalah otot dan sendi. Salah satu aspek penting dari rehabilitasi pasien stroke adalah mobilisasi dini. Mobilisasi dini meliputi perubahan posisi tubuh, latihan gerakan sendi secara aktif dan pasif. Program rehabilitasi mencakup rehabilitasi medik, sosial, vokasional melibatkan tim medis multidisiplin termasuk dokter spesialis ahli saraf, dokter rehabilitasi medis, perawat, fisioterapis, terapis okupasi, asisten kesehatan sosial, psikolog dan keluarga pasien. Maksimalkan kemandirian fungsional, kemampuan pasien untuk melanjutkan gaya hidup atau peran seperti sebelum sakit (rehabilitasi, penyesuaian dan perubahan fungsional). Pentingnya rehabilitasi pasien stroke dan mobilisasi dini membantu mencegah komplikasi dan meningkatkan kemampuan fungsional pasien, tim medis multidisiplin dan program rehabilitasi yang holistik untuk memastikan pasien stroke mendapat perawatan terbaik. Pencarian artikel dilakukan di database elektronik termasuk Science Direct, Pubmed, dan Clinicalkey. Kata kunci yang digunakan adalah post stroke DAN rehabilitasi DAN dewasa DAN mobilitas fungsi. Kriteria pemilihan artikel 1)terbitan tahun 2018-2023 2)fulltext 3)artikel berbahasa Inggris 4)studi RCT atau studi percobaan. Artikel dipilih sesuai dengan kriteria, didapatkan total 9 dari 67 artikel tercapai artikel menggunakan PRISMA. Tinjauan sistematis ini menemukan berbagai jenis rehabilitasi dilakukan pada pasien pasca stroke. Namun, untuk pengirimannya membutuhkan biaya yang sangat tinggi sistem rehabilitasi berbasis teknologi, membuatnya relatif tidak layak di negara berkembang seperti Indonesia. Merumuskan konsep desain alternatif atau membutuhkan sistem rehabilitasi mengidentifikasi terapi okupasi, membuat prototipe, dan mengevaluasi prototype berbasis teknologi. Selain itu juga, analisis ekonomi juga diperlukan untuk memungkinkan sistem terapi okupasi terjangkau dapat diterapkan di Indonesia.
Metode Triple T (Tasbih,Tahmid,Takbir) Terapi Kesehatan Mental Lansia Di Panti Werdha Kebonsari Wonocolo Surabaya Siti Maimunah; Rusdianingseh Rusdianingseh; Siti Nur Hasina
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i3.909

Abstract

Kesehatan mental sangat berhubungan dengan pikiran akal, dan ingatan. Seperti pelupa, enggan berfikir, sulit mengambil keputusan dengan baik dan bijaksana. Mental yang sehat akan selalu merasa tenang dan bahagia,  mental tidak sehat merasa tidak tenang dalam hatinya. masalah,  bagaimana metode triple T ( Tasbih, Tahmid, Takbir) sebagai metode terapi kesehatan mental lansia di Kader Lansia, tujuan penelitian untuk mengetahui sejauh mana  metode triple T sebagai metode terapi kesehatan mental lansia  di Panti Wherda Kebonsari Wonocolo Surabaya. Pendekatan penelitian ini  kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yaitu observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Populasinya semua lansia  dengan jumlah 75,petugas kader lansia 20 orang keseluruhan  95 orang, sampelnya sebanyak 7 orang terdiri dari 2 pembimbing keagamaan, 2 petugas panti, dan 6 perempuan yang sehat secara jasmani dan rohani.  sempel menggunakan teknikpurposive sampling. Hasil analisis bahwa terapi metode treple T dapat dijadikan metode untuk menjaga kesehatan mental lansia. dianjurkan mengamalkan metode triple T secara non formal  harus dilaksanakan  setiap hari oleh para lansia di panti.Bacaan metode triple T. setelah melakukan dzikir lansia dapat mengontrol diri sendiri, tidak suka menghayal, bisa menjalankan aktivitasnya dengan baik dan  positip, dalam pergaulan sesama lansia lainnya tidak mudah marah dan lebih senang mendekatkan diri kepada Allah.
PELATIHAN KADER KESEHATAN TENTANG SENAM KAKI DIABETIK DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DM Riska Rohmawati; Ratna Yunita Sari; Imamatul Faizah; Siti Nur Hasina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komplikasi yang dialami pasien (Diabetes Melitus) DM akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kualitas hidup salah satunya dengan mencegah komplikasi DM, yaitu dengan menjaga peredaran darah perifer lancar dengan senam kaki diabetik. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mengajarkan senam kaki daibetik untuk meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes mellitus. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan Kesehatan dan memberikan pelatihan senam kaki diabetik. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan dan diikuti oleh 15 kader kesehatan. Sebelum diberikan pelatihan, dilakukan pre test dan post test mengenai senam kaki diabetik. Didapatkan sebagian besar 67% kader memiliki tingkat pengetahuan yang baik setelah dilakukan pelatihan. Senam kaki diabetic yang dilakukan secara teratur dapat menjaga kualitas hidup penderita DM melalui menjaga kelancaran peredaran pembuluh darah perifer.
Co-Authors -, Rusdianingseh Abdul Muhith Afiyah, R. Khairiyatul Aflahatun Nikmah Aini, Nur Ainiyah Ainun Nur Fadillah Akas Yekti Pulih Asih Algristian, Hafid Alvianita Suherman Andikawati Fitriasari Aprilian, Arvino Aquaristha, Valentine Fadzar Ardi, Ahmad Ali Arie Kusumo Dewi Arum Rahmawati Ayu Aqidatul Iza Budury, Syiddatul Choirotussanijjah Cindy Fareza Maharani Damawiyah, Siti Danny Irawan Deva Haris Irsanto Dewi Masithah Diana Kholiliyah Dodik Hartono Elke Amanada Elke Amanda Elok Tamarah Eppy Setiyowati Erna Handayani Ervina Yanti Harahap Ervina Yanti Harahap Faisal Rizki Khisbullah Faishol Faishol Farida Hidayati Firdaus Firdaus Firdaus Firdaus Hafid Algristian Hanif Ahmad Insantama Hariadi, Mohammad Nazik Herdiantri Sufriyana Heris Santy, Wesiana Herlambang, Diaz Ramadhan Hidaayah, Nur Hotijah Hotijah Husnul Mubarokal Muwanni, Husnul Mubarokal Muwanni Iffatul Millah Imamatul Faizah Imamatul Faizah Imas Amelia Putri Immatul Faizah Indira Yulias Wihannusa Isnawati, Ayu Kadir, Afrizal Nur Kamariyah, Nurul Khamida Kholidatul Muawanah Kishbuallah, Faisal Rizki Kristin Duwi Rahmawati Kusumawati, Diah Retno Lia Indriani Lintang Aulia Mauludi livana ph Lya Marliana M. Fifin Kombih M. Shodiq M. Shodiq Mahbubatul Fikriyah Maimunah, Siti Mawarda Hatmanti, Nety Misutarno, Misutarno Mochamad Ikwan Mohammaad Shiddiqsuryadi Muhammad Basuni Mukhlish Hidayat Mustalia Nabila Ainun Maghfiroh Nabila Amaliah Nadatien, Ima Nadiva Rifianti Nafolipn Nur Rahmat Nanda Fadhilah Witris Salamy Nanik Handayani Nihazzatuzzain N Noventi, Iis Nunik Purwanti Nur Ainiyah Nur Atira Nur Azizah AS Nur Hidayah Nurkhafsah Kholilah Nurul Abidah Nurul Kamariyah Nurul Laili Oktaviani, Dita Dwi Prasetyanto, Deny - Priyagung Gusmantara Priyo Mukti Pribadi Winoto Puji Rahayu, Esty Purwanti, Nunik Purwanti, Nunik Putri, Rahmadaniar Aditya Rahmadaniar Aditya Rahmadaniar Aditya Putri Rahmadaniar Aditya Putri Ratna Yunita Sari Ratna Yunita Sari Ratna Yunita Sari Retno Wahyuningtyas Rima Putri Permata Sari Rining Sulistya Rahayu Rining Sulistya Rahayu Riska Rohmawati Risti Puji Listari Rita Vivera Pane Rohmawat, Riska Rohmawati, Riska Roosyidah R Rosda Rodhiyana Rusdiansyah, Mohamad Rusliana Rusliana Sa'bania Hari Raharjeng Salim, Hotimah Masdan Sari, Ratna Yunita Septianingrum, Yurike Shinta Maulydiyah Basuki Shobihatus Syifak Shobihatus Syifak Siti Maimunah Siti Maimunah Siti Robi’atus Sholiha Siti Yumnah Soleha, Rohematus Suci Kartika Diana Sudarti, Erna Sulenti Widiastuti Sulistyorini Sulistyorini Sulistyorini Sulistyorini, Sulistyorini Syahrul Gusnaldi Prawidya Syidatul Budury Tasya Sal Sabilla Tintin Sukartini Sukartini, Tintin Sukartini Uliyatul Laili, Uliyatul Umdatus Sholeha Warda Elmaida Rusdi Wesiana Haris Santy Wijayanti, Lono Yanis Kartini Yoga Ayom Pangestu Yuliana, Eva Yuly Peristiowati