Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

VALIDITAS MEDIA PEMBELAJARAN ANDROID BERBANTUAN SMART APPS CREATOR 3 MENGGUNAKAN MODEL PBL PADA MATERI BARISAN DAN DERET ARITMATIKA Nabillah, Zihan; Elisyah, Nur; Aklimawati
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i2.22023

Abstract

Kesulitan peserta didik dalam pembelajaran matematika dilandasi materi pembelajaran matematika yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan pengembangan media pembelajaran berbasis android menggunakan model model Problem Based Learning berbantuan Smart Apps Creator 3 pada materi barisan dan deret aritmatika.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Prosedur pengembangan ADDIE meliputi 5 tahapan yaitu: Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi).  Produk awal divalidasi oleh ahli materi dan ahli media kemudian dilakukan revisi. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu dengan menggunakan metode angket dan instrument tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk media pembelajaran berbasis android menggunakan Model Problem Based Learning berdasarkan hasil rata-rata penilaian ahli media dan materi yakni diperoleh masing-masing sebesar 93,7% dan 94% dinyatakan sangat valid. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis android menggunakan Model Problem Based Learning dinyatakan sangat valid.
Pendampingan Kesiapan Siswa SD dalam Penggunaan Aplikasi Pembelajaran Digital untuk Meningkatkan Minat Belajar Elisyah, Nur; Hidayat, Amam Taufiq; Ginting, Reza Pahlevi; Hidayatsyah, Hidayatsyah; Fonna, Mutia; Mardiaton, Mardiaton
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i3.2317

Abstract

Perkembangan teknologi semakin pesat pada semua bidang termasuk bidang pendidikan. Penggunaan aplikasi pembelajaran digital merupakan salah satu inovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu juga penggunaan aplikasi pembelajaran digital dapat membuat pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih efisien dan efektif. Namun, terdapat  tantangan penggunaan teknologi dalam pembelajaran salah satunya kesiapan siswa dalam penggunaan aplikasi pembelajaran digital itu sendiri. Pendampingan kesiapan siswa dalam penggunaan aplikasi pembelajaran digital ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa dan kesiapan siswa menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Pendampingan ini dilaksanakan di SD Swasta Srikandi Kota Lhokseumawe. Metode pada pendampingan ini terdapat tiga tahap yakni, persiapan dan perncanaan, pelaksanaan,serta evaluasi dan umpan balik. Hasil dari pendampingan ini dapat meningkatkan minat belajar dan kesiapan siswa yang terlihat pada antusias dan keaktifan siswa selama mengikuti pendampingan.
Pelatihan Dasar Pemrograman Python untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Logis dan Pemecahan Masalah di SMA Negeri Modal Bangsa Arun Hidayat, Amam Taufiq; Absa, Munzir; Qausar, Haves; Setiawan, Tulus; Fadieny, Nurul; Hidayatsyah, Hidayatsyah; Elisyah, Nur
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i1.20918

Abstract

Kegiatan Pelatihan Dasar Pemrograman Python di SMA Negeri Modal Bangsa Arun bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir logis dan pemecahan masalah siswa. Program ini meliputi pembelajaran teori dasar pemrograman dan praktik kolaboratif yang semuanya dirancang untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan di era digital. Selama pelatihan, siswa diperkenalkan pada konsep dasar Python, termasuk variabel, tipe data, dan struktur kontrol. Mereka juga diajak untuk menerapkan pengetahuan tersebut melalui latihan mandiri, sehingga dapat mengembangkan kemampuan logis dan pemecahan masalah dalam penyelesain tugas yang diberikan. Dampak positif dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh siswa, dimana siswa merasakan banyak pengalaman baru dalam pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampan logis dan pemecahan masalah, lebih lanjut siswa menyatakan bahwa kegiatan ini meningkatkan minat dan motivasi dalam belajar. Tim pelaksana juga memperoleh pengalaman berharga yang meningkatkan kemampuan mereka dalam pengajaran teknologi. Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut dan berkontribusi pada pengembangan ekosistem pendidikan teknologi yang lebih baik, mempersiapkan generasi muda yang kompetitif dan inovatif dalam menghadapi tantangan masa depan.
Pelatihan Tindak Lanjut Hasil AKMI Tingkat Guru Madrasah Provinsi Sumatera Selatan Angkatan II Mutakin, Deden; Elisyah, Nur
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i1.21331

Abstract

Pelatihan Tindak Lanjut Hasil AKMI tingkat madrasah angkatan II ini bertujuan untuk: 1) Memberikan pemahaman kepada Guru MI, MTs, dan MA tentang fungsi, peran dan tujuan dari AKMI sebagai instrumen untuk mendiagnosis kemampuan peserta didik pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains, serta literasi sosial budaya. Pada artikel ini akan dibahas tentang pelaksanaan pelatihan instruktur daring tahun 2024 dan pelaksanaan pelatihan tindak lanjut hasil AKMI tingkat guru madrasah di Provinsi Sumatera Selatan Angkatan II yang dilakukan secara daring terkhusus pada kelas (SMS 1007). Kegiatan pelatihan merupakan bentuk pengabdian berupa service-learning (SL). Dengan tahapan pelaksanaan berupa persiapan, pelaksanaan, dan refleksi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu terjalinnya praktik kemitraan antara intsruktur, lembaga madrasah, dan guru peserta pelatihan berkolaborasi untuk bersama-sama dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah secara keseluruhan. Hasil penilaian peserta pelatihan dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotori tingkat kelulusan peserta pelatihan mencapai 95,83%. Artinya peserta pelatihan benar-benar menyerap materi dengan baik. Peserta menyatakan bahwa waktu yang digunakan efisien, instruktur sangat membantu, instruktur menunjukkan pengetahuan yang memadai, instruktur merespon pertanyaan, bahasa yang digunakan mudah dipahami, materi yang disajikan sesuai dengan tujuan/tema, tema/tujuan disampaikan dengan jelas.
The Effectiveness of Physics E-Modules Based on Creative Problem-Solving Learning Model Integrated with 21st-Century Skills Widya, Widya; Andriani, Riza; Sudirman, Sudirman; Hidayat, Amam Taufiq; Elisyah, Nur
Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Vol. 6 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Science and Mathematics Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijsme.v6i1.14584

Abstract

The availability of teaching materials that contain 21st-century skills still needs to be improved. This research aims to look at the effectiveness of the 21st-century integrated CPS-based e-module that has been developed. This study is part of Research and Development research, using the Reeve Model with stages of analysis, design, and evaluation. Measurement of effectiveness is carried out at the evaluation stage. Effectiveness is measured by giving a pretest and posttest to students. The sampling technique used is a purposive sample. Effectiveness is measured by giving a pretest and posttest to students. There was an increase in student mastery of 21st-century skills from 78.32 to 84. Then, based on hypothesis testing, information was obtained that there were differences in student mastery of 21st-century skills before and after using the e-module (Sig (2-tailed)<0.05). It indicates the effect of using e-modules based on the CPS model integrated with 21st-century skills to improve student mastery of 21st-century skills and mastery of 21st-century skills.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Dan Kemandirian Belajar Siswa Hasibuan, Nova Heliana; Aklimawati, Aklimawati; Elisyah, Nur; Isfayani, Erna; Sinaga, Nurul Afni
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i3.21467

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis siswa di Indonesia masih rendah, dan kondisi ini berkaitan erat dengan kemandirian belajar siswa. Salah satu penyebab uatamanya adalah  penerapan model pembelajaran yang belum tepat, yang menyebabkan siswa kurang aktif dan kurang terlibat secara optimal dalam proses belajar, maka dibutuhkan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa dan kemandirian belajar siswa, salah satunya yaitu model pembelajaran discovery learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan komunikasi matematis dan kemandirian belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Eksperimen dengan desain The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini ialah semua siswa kelas XI SMA Negeri 3 Lhokseumawe, teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling, kelas kontrol ialah kelas XI-1 dan kelas eksperimen ialah kelas XI-2. Instrumen pengumpulan data meliputi tes uraian terdiri 3 butir soal untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis dan 16 pernyataan angket untuk menilai kemandirian belajar siswa. Hasil analisis uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,002 < 0,05, sesuai kriteria pengujian hipotesis, maka terdapat pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t diperoleh signifikan sebesar 0,826 ≥ 0,05, sesuai kriteria pengujian hipotesis, maka tidak terdapat pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap kemandirian belajar siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Active Learning Berbantuan Video Pembelajaran Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa khairunnisa21, Khairun Nisa; Wulandari, Wulandari; Elisyah, Nur
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i3.22847

Abstract

Salah satu kendala dalam pembelajaran matematika adalah kurangnya kemampuan berpikir kritis matematis pada siswa, serta kurang optimalnya pemanfaatan teknologi. Kondisi ini menuntut penerapan model pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif dan selaras dengan perkembangan zaman. Tujuan dari kajian ilmiah ini adalah mengetahui pengaruh model pembelajarn active learning berbantuan video pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain the nonequivalent posttest-only control group design. Penelitian ini melibatkan seluruh siswa SMA Negeri 1 Muara Batu sebagai populasi. Sampel dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu kelas X-1 sebagai kelas eksperimen dan X-4 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa posttest dengan tiga soal uraian untuk mengukur kemampuan berpikir kritis matematis. Data dianalisis menggunakan uji nonparametrik Mann-Whitney. Hasil menunjukkan nilai signifikansi Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka H₁ diterima, artinya terdapat pengaruh signifikan model active learning berbantuan video pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan alternatif model pembelajaran inovatif berbasis teknologi yang efektif serta mendukung arah pendidikan yang menekankan keterlibatan aktif siswa, sehingga efektif dalam mendukung pengembangan  kemampuan berpikir kritis matematis siwa.
Pengaruh Model Pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving dengan Pendekatan Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Pasaribu, Jaza Anil Husna; fajriana, fajriana; Elisyah, Nur; Nuraina, Nuraina; Hidayatsyah, Hidayatsyah
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i3.22971

Abstract

Penyebab rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa salah satunya adalah kurangnya penerapan model dan pendekatan pembelajaran yang efektif. Berdasarkan hal tersebut, maka solusi yang diberikan untuk siswa adalah menerapkan model pembelajaran thinking aloud pair problem solving melalui pendekatan berdiferensiasi. Tujuan dilangsungkannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh model pembelajaran thinking aloud pair problem solving dengan pendekatan berdiferensiasi terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. Pendekatan pada penelitian ini berbentuk kuantitatif yang berjenis eksperimen dengan menggunakan quasi experimental design. Seluruh siswa kelas X MAN Kota Lhokseumawe menjadi populasi dalam penelitian ini, Peneliti menetapkan kelas X-3 sebagai kelompok eksperimen dan X-2 sebagai kelompok kontrol melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang dipakai adalah tes dan non-tes. Tes menggunakan 3 butir soal essay yang memuat kemampuan penalaran matematis dan tes penentuan tipe gaya belajar serta non tes yang dipakai berupa lembar observasi aktivitas guru dan siswa guna mengidentifikasi kesesuaian model pembelajaran dan pengajaran yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai asymp sig (2-tailed) adalah 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa H0 ditolak sementara H1 diterima. Bisa disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran thinking aloud pair problem solving dengan pendekatan berdiferensiasi terhadap kemampuan penalaran matematis siswa pada materi persamaan kuadrat.
The Effect of Project-Based Learning on Students’ Mathematical Communication Skills Salama, Umi; Fajriana, Fajriana; Elisyah, Nur
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 16 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v16i2.328

Abstract

The low level of students’ mathematical communication skills in mathematics learning is caused by a learning process that is still teacher-centered. Therefore, a more student-centered learning model is needed, one of which is the project-based learning model as an alternative solution. This study was conducted to determine the effect of the project-based learning model on students’ mathematical communication skills. This study employed a quasi-experimental approach using a nonequivalent pretest-posttest control group design. All 10th grade classes were the research population. The sample was taken using purposive sampling, where X-2 was used as the experimental class and X-3 was used as the control class. Data was obtained by administering a test instrument to students. To test the hypothesis, the researcher used the Shapiro-Wilk normality test and the Mann-Whitney test, assisted by SPSS software version 26. Based on the results of hypothesis testing using the Mann-Whitney test, the Asymp. Sig. (2-tailed) value was 0,000 (≤ 0,05), resulting in the rejection of H0, concluding that there is an effect of the PjBL model on students' mathematical communication skills.
Edukasi dan pendampingan pengembangan media ajar berbasis artificial intelligence Elisyah, Nur; Fatwa, Islami; Nisa, Fidyatun
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.34249

Abstract

Abstrak Kehadiran teknologi Artificial Intelligence merupakan inovasi besar dalam dunia pendidikan yang bertujuan mempermudah proses pembelajaran, namun berdasarkan analisis terhadap mitra MGMP Matematika SMA Kabupaten Aceh Tengah ditemukan masalah dalam menghadapi tantangan di dunia pendidikan yang berkaitan dengan pengembangan teknologi terutama AI. Permasalahan tersebut adalah kurang tersedianya media ajar digital. Solusi untuk mengatasi permasalahan mitra akan dilaksanakan kegiatan edukasi dan pendampingan media ajar berbasis Artificial Intelligence. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangakan media ajar berbasis Artificial Intelligence secara kreatif dan efektif. Pelatihan ini dilaksanakan di SMAN 15 Takengon mulai dari Juli sampai Agustus 2025. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah kombinasi antara edukasi dan pendampingan. Tahapan pada kegiatan ini yakni, analisis kebutuhan, sosialisasi, persiapan pelaksanaan kegiatan, Edukasi, pendampingan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah guru yang tergabung di MGMP mampu mengembangan media ajar berbasis Artificial Intelligence menggunakan aplikasi ChatGPT, Lumio, dan Quizizz (Wayground). Secara menyeluruh kegiatan pengabdian dapat meningkatkan kompetensi guru dalam merancang media pembelajaran yang dapat mendukung meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Kata kunci: edukasi; pendampingan; media ajar; artificial intelligence. Abstract The advent of Artificial Intelligence technology represents a significant innovation in education, aimed at streamlining the learning process. However, an analysis of the MGMP Mathematics High School (SMA) partners in Central Aceh Regency revealed challenges in addressing the challenges facing education related to technological development, particularly AI. This issue is the lack of digital teaching media. To address these challenges, the partners will implement educational and mentoring activities for teaching media based on Artificial Intelligence. The goal of this community service activity is to improve teacher competency in developing teaching media based on Artificial Intelligence creatively and effectively. This training was conducted at SMAN 15 Takengon from July to August 2025. The method used in this community service activity is a combination of education and mentoring. The stages of this activity are needs analysis, outreach, preparation for implementation, education, mentoring, and evaluation. The results of this community service activity are that teachers participating in the MGMP are able to develop teaching media based on Artificial Intelligence using the ChatGPT, Lumio, and Quizizz (Wayground) applications. Overall, this community service activity can improve teacher competency in designing learning media that can support student motivation and learning outcomes. Keywords: education; mentoring; teaching media; artificial intelligence.