Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi Ekstrak Spirulina sp. Sebagai Imunostimulan Pada Bidang Akuakultur: The Potential of Spirulina sp. Extract as an Immunostimulant in the Aquaculture Field Nuri Muahiddah; Rangga Idris Affandi
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v9i4.525

Abstract

Aquaculture is an important industry that plays a role in meeting the world's animal protein needs. One of the main challenges in aquaculture is maintaining the health of cultivated aquatic organisms. Spirulina, a type of nutrient-rich blue-green microalgae, has garnered attention as a natural immunostimulant capable of enhancing the immune system of aquatic organisms. This article explains the immunostimulant properties of spirulina, including the bioactive compounds it contains, such as polysaccharides, proteins, photosynthetic pigments, and lipopolysaccharides. These compounds can boost the production of immune cells and phagocytic activity, which can help aquatic organisms combat pathogens. Furthermore, the article discusses the potential benefits of using spirulina extract in aquaculture, including increased resistance to diseases, faster growth, and improved nutritional quality of aquatic organisms. However, there are also challenges to address, such as determining the appropriate dosage and optimal application methods. This article contributes to the understanding of how spirulina extract can be utilized to enhance the health and productivity of aquatic organisms in aquaculture. With further research and the development of improved application methods, the potential of spirulina extract as an immunostimulant in aquaculture can be more fully realized, helping to meet the increasing global demand for protein.
The Effect Of Giving Bread Yeast And Urea Fertilizer On Rotifer Growth Rate (Brachiounus plicatilis) Naning Dwi Sulystyaningsih; Khilal Aditya; L. Achmad Tan Tilar WSK; Nuri Muahiddah
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 21 No 1 (2023): Jurnal Agroqua
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/ja.v21i1.3113

Abstract

Types of natural food that is good and has a very high nutritional value can support the life of fish larvae is Rotifer (Banchionus plicatilis). Rotifers have the ability to develop well in a relatively short time. The research objective was to identify and describe the effect of bread yeast and urea fertilizer on the growth rate of rotifers (B. plicatilis). The research method used a completely randomized design, 4 treatments (P) with 3 replications, with a total of 12 experimental units. The treatment consists of: P0: No feed; P1: Baker's Yeast 150 mg/l; P2: Urea Fertilizer 150 mg/l; and P3: Combination of Baker's Yeast and Urea Fertilizer 150 mg/l and cultured for 9 days. Based on the results of observing rotifers for 9 days, the application of baker's yeast and urea fertilizer had a significant effect on the rotifer growth rate (K), specific growth (SGR), population density and self-replication time (DT). The best treatment is giving baker's yeast 150 mg/l. Water quality management affects the level of success and success in the Rotifer cultivation period.
Pengelolaan Lingkungan Pesisir Melalui Gerakan Bersih Pantai Upaya Mengurangi Sampah Lingkungan Pondok Prasi, Kota Mataram Nuri Muahiddah; Andre Rachmat Scabra; Salnida Yuniarti Lumbessy; Bagus Dwi Hari Setyono; Dewi Putri Lestari; Nanda Diniarti; Yuliana Asri; Wastu Ayu Diamahesa; Sahrul Alim; Septiana Dwiyanti; Rangga Idris Affandi; Muhammad Sumsanto; Thoy Batun Citra Rahmadani; Damai Diniariwisan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4738

Abstract

Tujuan kegiatan bersih pantai di Lingkungan Pondok Prasi, Kelurahan Bintaro Kota Mataram adalah untuh menjaga kebersihan Kawasan pesisir, serta menagajak ikut serta masyarakat pesisir untuk menjaga lingkungannya dan berperilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan Bersih Pantai Ini juga mendukung program pemerintah Nomor 83 Tahun 2018 tentang penanganan sampah laut. Kegiatan bersih pantai ini sudah dilaksanakan denngan melibatkan pihak mahasiswa, dosen Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram serta masyarakat Lingkungan Pondok Prasi untuk membersihkan Pesisir Pantai. Sampah-sampah yang dibersihkan didominasi olek plastik kemasan, popok bayi dan kayu yang diduga sampah tersebut berasal dari muara dan daratan yang terakumulasi didaerah pantai Kawasan Lingkungan Pondok Prasi. Sampah plastik dan popok bayi tersebut sulit terurai dan bila dibiarkan terbuang kelautan akan membahayakan organisme dan kehidupan laut dari komoponen mikroplastik tersebut. Kegiatan Pengabdian  Pengelolaan Lingkungan Pesisir Melalui Gerakan Bersih Pantai upaya mengurangi sampah Lingkungan Pondok Prasi, Kelurahan Bintaro, Kota Mataram sudah berhasil dilaksanakan dengan baik.
Peningkatan Kapasitas Produksi Ikan Air Tawar Melalui Manajemen Padat Tebar dan Manajemen Pemberian Pakan di Sekitar Danau Lebo, Taliwang, Sumbawa Barat Rangga Idris Affandi; Zaenal Abidin; Andre Rachmat Scabra; Andi Maria Ulfa; Anton; Suhardinata; Sahrul Alim; Nuri Muahiddah; Septiana Dwiyanti; Yuliana Asri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6485

Abstract

Danau Rawa Taliwang merupakan perairan air tawar yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat dan oleh masyarakat sekitar disebut Danau Lebo. Lebo memiliki berbagai macam jenis ikan air tawar yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Hal tersebut mendorong penduduk sekitar danau untuk menjadi pembudidaya ikan air tawar dan membuat kelompok pembudidaya ikan, salah satunya kelompok pembudidaya ikan air tawar Desa Sampir dengan biota yang dibudidayakan yaitu ikan nila. Masalah yang dihadapi oleh kelompok pembudidaya ikan di sekitar Danau Lebo adalah ikan yang tumbuhnya terlalu lama sehingga mengakibatkan proses pemanenan menjadi mundur dan membuat rugi. Tujuan kegiatan ini adalah penerapan teknologi manajemen padat tebar dan manajemen pemberian pakan serta penerapan cara budidaya ikan yang baik (CBIB) sehingga kualitas sistem budidaya dapat diperbaiki. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah penyuluhan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu telah dilakukan penyuluhan manajemen padat tebar dan manajemen pemberian pakan, pendampingan cara budidaya ikan yang baik (CBIB), serta evaluasi program pengabdian. Kesimpulan pengabdian masyarakat ini adalah kegiatan penyuluhan manajemen padat tebar dan manajemen pemberian pakan, pendampingan cara budidaya ikan yang baik (CBIB), serta evaluasi program pengabdian telah disampaikan. Dari kegiatan ini diharapkan nantinya target produksi budidaya dapat ditingkatkan.
Penyuluhan Pemanfaatan Penggunaan Mikrobubble Pada Pembudidaya Ikan Desa Sokong, Lombok Utara Damai Diniariwisan; Bagus Dwi Hari Setyono; Septiana Dwiyanti; Yuliana Asri; Nuri Muahiddah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8831

Abstract

Mikrobubble merupakan salah satu teknologi yang mulai banyak digunakan dibidang perikanan terutama dalam hal supply dan transfer oksigen guna mendukung kualitas air. Masyarakat pembudidaya ikan di desa Sokong masih belum banyak mengetahui tentang teknologi mikrobubble sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus memberikan informasi mengenai penggunaan mikrobubble dalam kolam budidaya. Metode yang digunakan dalam pengabdian kali ini yaitu dengan penyuluhan sekaligus pelatihan penggunaan alat mikrobubble. Kegiatan penyuluhan yang diawali dari penyampaian materi tentang teknologi mikrobubble dan juga berbagai permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan budidaya. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan saat dilakukan diskusi. Kegiatan dilanjutkan dengan perakitan komponen mikrobubble sekaligus sebagai pelatihan, sehingga masyarakat menjadi tahu secara langsung. Tim pengabdian juga memberikan kesempatan pendampingan kepada masyarakat pembudidaya untuk memastikan masyarakat pembudidaya menerapkan pengetahuan dan kemampuan yang didapat serta untuk membantu memberi solusi terhadap permasalahan yang mungkin akan muncul selama proses penggunaan mikrobubble. Implementasi teknologi mikrobubble sebagai bentuk dari teknologi tepat guna untuk mengontrol dan menjaga kualitas air sehingga dapat membantu kegiatan budidaya ikan. Selain itu transfer teknologi dan pengetahuan berupa materi tentang manfaat mikrobubble, perakitan perangkat, pengoperasian dan perawatan, dapat membuat masyarakat mitra menjadi paham akan adanya teknologi mikrobubble
PERTUMBUHAN SPIRULINA PADA BERBAGAI PERLAKUAN MEDIA KULTIVASI (REVIEW) Damai Diniariwisan; Nuri Muahiddah
Jurnal Perikanan Pantura (JPP) Vol 7 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jpp.v7i2.8493

Abstract

Potential using of single cell proteins in life increasingly has great potential. Spirulina sp. as a microalgae which contains high levels of nutrients such as protein, fat and minerals has become superior for cultivation. Many benefits in various fields, including fisheries, health, cosmetics and industry, have resulted in a lot of research being carried out to increase cultivation production. Various research sources have been summarized to find out how various media treatments influence the growth and density of spirulina. Through various cultivation media treatments and also the addition of various fertilizers as nutrients, variations in spirulina growth density are produced. In general, Spirulina sp. prefers media with normal pH that tends to be alkaline, namely 7-10. As for the salinity range, they are able to grow in high salinity range of 15-30 ppt. Application of organic and inorganic fertilizers can produce higher density. On a semi-mass media scale of 100 liters, the addition of a combination of ±100 g of inorganic fertilizer showed growth that continued to increase even until the 15th day. The use of organic fertilizer, especially from bird droppings, shows the highest density compared to chicken, cow and buffalo manure. Using organic fertilizer can be more recommended alternative, because it uses natural or organic ingredients that come from nature.
Edukasi Home Gardening melalui Kegiatan KKN MBKM di Desa Warnasari, Sukabumi, Jawa Barat Erlana, Nirma Aprila; Kaitjily, Priscilla Josephine; Anjani, Yulia Dewi; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Muahiddah, Nuri
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 3 No. 2 (2023): Pengembangan Pendidikan dan Keterampilan Masyarakat
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v3i2.1831

Abstract

Home gardening merupakan kegiatan bercocok tanam baik berupa sayur, buah dan bunga dengan memanfaatkan halaman atau pekarangan rumah. Perumahan di Desa Warnasari memiliki kondisi yang sangat padat sehingga dibutuhkan home gardening sebagai pemanfaatan lahan sempit. Tujuan KKN MBKM ini untuk mengedukasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan melaluli home gardening. Metode pelaksanaan pengabdian ini melalui pendampingan, penyuluhan, dan demonstrasi yang dilakukan terhadap warga Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Jawa Barat sebanyak 50 orang. Hasil yang didapatkan adalah masyarakat dapat menerapkan home gardening beserta manfaatnya untuk pelestarian lingkungan padat penduduk melalui penanaman tanaman hias dipekarangan rumah. Melalui program edukasi dan kegiatan home gardening, Desa Warnasari diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam membangun kesadaran lingkungan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Selama kegiatan berlangsung masyarakat sangat antusias dan penuh semangat mengikuti semua kegiatan, terutama pada saat demonstrasi di lapangan. Selain itu, kesadaran, partisipasi, dan keterampilan masyarakat Desa Warnasari semakin meningkat dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan home gardening.
POTENSI SARGASSUM SEBAGAI IMUNOSTIMULAN PADA BIDANG AKUAKULTUR (REVIEW) MUAHIDDAH, NURI; DWIYANTI, SEPTIANA
GANEC SWARA Vol 18, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v18i1.794

Abstract

The aquaculture industry continues to grow, but its production encounters problems, one of which is disease outbreaks that can hinder the growth and sustainability of fish production. Research on the use of immunostimulants as an environmentally friendly solution to enhance the resilience of aquatic organisms against diseases is becoming increasingly important. One natural substance that can be used as an immunostimulant is Sargassum seaweed, a type of brown algae found abundantly in tropical and subtropical waters. This study aims to present a recent review of the potential of Sargassum as an immunostimulant in the field of aquaculture. Thisalgae is known to contain various bioactive compounds, including polysaccharides (alginate and fucoidan), polyphenols, and natural pigments, which are believed to have the ability to enhance the immune response of aquatic organisms. Its application has been tested both in vitro and in vivo. The addition of extracts from various types of Sargassum can be done through injection, immersion, or adding them to the feed of cultured organisms. Extracts from several types of Sargassum have been proven to enhance the immune system, growth, and survival of aquatic organisms, as well as to combat disease outbreaks. The application of Sargassum as an immunostimulant is an environmentally friendly solution to combat disease outbreaks
PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KETAPANG UNTUK MENINGKATKAN IMUN – NON SPESIFIK PADA IKAN (ARTIKEL REVIEW) MUAHIDDAH, NURI; SUMSANTO, MUHAMMAD
GANEC SWARA Vol 17, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v17i4.612

Abstract

This review article focuses on the administration of ketapang leaf extract to enhance non-specific immunity in fish. Ketapang leaves have been of interest as a potential immunostimulant in aquaculture to boost the non-specific immune response in fish. In this review, various studies exploring the effects of ketapang leaf extract on the non-specific immune response of fish have been examined. The findings suggest that the administration of ketapang leaf extract can lead to an increase in non-specific immune parameters, such as phagocytosis activity, lysozyme activity, and total protein content. The potential use of ketapang leaf extract as an immunostimulant in aquaculture shows promising results in enhancing the non-specific immune response of fish. Strengthening the non-specific immune system can help fish combat various pathogens and diseases, thereby improving their overall health and survival in aquaculture settings. However, further research is needed to fully understand the mechanisms of action and optimal dosage of ketapang leaf extract as an immunostimulant. Additionally, considering its potential positive impact on fish health, the use of ketapang leaf extract in aquaculture warrants comprehensive studies to ensure its safe and effective implementation.
PENGARUH PENGGUNAAN EUCHEUMA COTTONII SEBAGAI IMUNOSTIMULAN PADA BIDANG AKUAKULTUR (REVIEW) MUAHIDDAH, NURI; ASRI, YULIANA
GANEC SWARA Vol 18, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v18i1.797

Abstract

Eucheuma cottonii has been extensively studied in the field of aquaculture due to its potential as a natural immunostimulant. In this review, we explore the impact of using Eucheuma cottonii as an immunostimulant in aquatic animals. Based on recent literature, we conclude that Eucheuma cottonii can enhance the immune response in aquatic organisms, including increasing Total Haemocyte Count, phagocytic activity, and gene expression related to the immune system, thus enabling aquatic organisms to combat bacterial and viral infections. The mechanism of action of Eucheuma cottonii is believed to involve bioactive compounds such as sulfated polysaccharides that stimulate non-specific immune responses. The implications of using Eucheuma cottonii in aquaculture include the potential to improve the health and production performance of aquatic animals. However, challenges such as quality control of extracts, interspecies effectiveness, and potential environmental risks need to be addressed. Suggestions for further research include a deeper understanding of the mechanism of action, comparative studies among species, development of production technologies, environmental risk management, as well as education and training for aquaculture farmers. With careful and sustainable approaches, the use of Eucheuma cottonii as an immunostimulant has the potential to enhance the sustainability of the aquaculture industry and the overall health of aquatic animals.
Co-Authors Abidin, Z Abidin, Zaenal Adriana Monica Sahidu Al Furkan ALIM ISNANSETYO Alis Mukhlis Andi Maria Ulfa Andre Rachmat Scabra Anggraini, Irika Devi Anjani, Yulia Dewi Anna Apriana Hidayanti Anton Anton Asri, Yuliana Ayu Diamahesa, Wastu BAGUS DWI HARI SETYONO Bagus Dwi Hari Setyono Bagus Dwi Hari Setyono Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan Dewi Putri Lestari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Diamahesa, Wastu Ayu Diniariwisan, Damai Dwiyanti , Septiana Dwiyanti, Septiana Eddy Supriyono Erlana, Nirma Aprila Evron Asrial Fariq Azhar Fariq Azhar Fitri, Miftahul Fitriani, Laily Fitriani Hafizah, Imroatul HAMID Idris Affandi, Rangga Irzal Effendi Kaitjily, Priscilla Josephine Khilal Aditya L. Achmad Tan Tilar WSK Laily Fitriani Mulyani Lalu Hizbulloh Lumbessy, Salnida Yuniarti Lutfah Yunata Pratiwi M Junaidi, M Maolana, Arman Marno, Septhian Mita Ayu Liliyanti MOHAMAD FADJAR Muhammad Amin Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Muhammad Sumsanto Mulyani, Laily Fitriani Nanda Diniarti Naning Dwi Sulystyaningsih Naning Dwi Sulystyaningsih Naning Dwi Sulystyaningsih Nunik Cokrowati Nur Fadhilah Rahim Panosa, Alief Erwanda Pratiwi, Lutfah Yunata Putri Lestari, Dewi Rahmadani, Thoy Bathun Citra Rahmadani, Thoy Batun Citra Rangga Idris Affandi Rangga Idris Affandi Rusmin Nuryadin Sadikin Amir Sahrul Alim Sapto Andriyono Saruni Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti SEPTIANA DWIYANTI Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Sintiya, Titik Sitti Hilyana soraya, indah Suhardinata Sukartono Sulystyaningsih, Naning Dwi Sumahiradewi, Luh Gede Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Zaenal Abidin