Articles
FAKTOR YANG MELATARBELAKANGI PERUBAHAN GAYA HIDUP ANAK PADA KELUARGA TENAGA KERJA WANITA
Sri Wahyuni;
Yadi Ruyadi
SOSIETAS Vol 8, No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (157.896 KB)
|
DOI: 10.17509/sosietas.v8i1.12505
Didalam suatu keluarga, umumnya selalu diterapkan nilai dan norma sosial guna membentuk dan mencapai keluarga yang sejahtera. Salah satu tujuan wanita di Desa Mekarjaya memilih bekerja sebagai tenaga kerja wanita adalah agar dapat hidup lebih baik. Seperti kondisi finansial yang tidak cukup mendukung dalam kesejahteraan keluarga dan benar-benar ingin membantu suami dalam mencari nafkah serta memenuhi kebutuhan salah satunya adalah pendidikan anak. Gaya hidup anak keluarga TKW di Desa Mekarjaya berbeda dengan gaya hidup anak yang bukan keluarga TKW, hal tersebut terlihat dari pergaulan dan tingkah lakunya sehari-hari didalam masyarakat. Keluarga yang ditinggalkan sosok ibu tidak luput dari berbagai permasalahan, salah satunya adalah gaya hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus untuk mendapatkan gambaran mengenai faktor yang melatarbelakangi gaya hidup anak keluarga TKW di Desa Mekarjaya. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor yang melatarbelakangi gaya hidup anak keluarga TKW yaitu faktor yang berasal dari dalam individu itu sendiri (internal) dan faktor yang berasal dari luar diri individu (eksternal). Adapun diantara faktor internal meliputi sikap, pengalaman dan pengamatan, kepribadian, konsep diri, motif dan persepsi. Sedangkan faktor eksternal diantaranya yaitu kelompok referensi, keluarga, kelas sosial serta kebudayaan.
Contract cheating in Z generation: Sociology of education review of academic fraud in Indonesia
Deyanggi Bhinekaswathi;
Elly Malihah Setiadi;
Yadi Ruyadi
Journal of Social Studies (JSS) Vol 19, No 2 (2023): Journal of Social Studies (JSS)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jss.v19i2.58495
Today, Z Generation around the world including Indonesia have engaged in a form of academic fraud namely “contract cheating”. It is a phenomenon that occurred when students ask others to finished the assignments which is given by their teachers or lecturers. Contract cheating is a serious problem as it relates to educational norms and ethics. The research focuses on contract cheating that occurs on social media among generation Z in Indonesia by offering views that adopt the sociology of education. Technical data collection is carried out by means of documentation to social media such as Intagram, Twitter, and Telegram as well as reviewing book libraries, journals, and websites. The results of the research suggest that 1) contract cheating is a type of academic fraud; 2) students who engage in contract cheating are violating academic norms and ethics; and 3) improvements to the education system are needed to address the problem of contract cheating.
Hubungan Lingkungan Pertemanan dengan Perilaku Trash Talking dalam Permainan Gim Valorant
Bensar Aditya Nurfallah;
Nindita Fajria Utami;
Yadi Ruyadi
SOCIUS Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/scs.v11i1.618
Manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat terlepas dari lingkungan sosialnya, salah satunya adalah lingkungan pertemanan. Lingkungan ini menjadi sangat penting karena dapat mempengaruhi kepribadian dan perilaku seseorang. Terlebih, dewasa ini generasi muda sangat menggemari game online yang seringkali dibarengi dengan perilaku trash talking. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan dari lingkungan pertemanan dengan perilaku trash talking di dalam gim Valorant. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasi. Populasi penelitian yakni mahasiswa aktif S1 UPI sebanyak 11.639 dengan responden penelitian sebanyak 127 orang mahasiswa yang dikumpulkan melalui kuesioner dan penelitian ini dilakukan di UPI. Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan korelasi yang sedang antara variabel lingkungan pertemanan dengan variabel perilaku trash talking. Semakin tinggi pengaruh lingkungan pertemanan, maka semakin tinggi pula hubungannya dengan perilaku trash talking. Dengan demikian, lingkungan pertemanan pada kalangan mahasiswa UPI memiliki hubungan terhadap terjadinya perilaku trash talking dalam gim Valorant. Penelitian ini memberikan kontribusi sebagai sarana pemahaman baru daripada fenomena trash talking yang lebih relevan dengan generasi masa kini melalui game online dan menjadi referensi bagi generasi muda untuk mengetahui hubungan lingkungan pertemanan dengan perilaku trash talking dalam game online.
INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI NILAI-NILAI KESUNDAAN JALMI MASAGI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Neneng Euis Kartini;
Sofyan Sauri;
Yadi Ruyadi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30868/ei.v9i01.683
Kesundaan merupakan salah satu budaya yang terletak di Jawa Barat dan memiliki kebudayaan yang sangat unik. Keunikan ini akan menjadi sebuah nilai tambah jika terinternalisasikan  dengan nilai-nilai karakter yang sesuai dengan kearifan lokal yang sudah disepakati. Setiap lembaga pendidikan memiliki metode dalam mengembangkan karakter siswa/siswinya menjadi manusia unggul yang bisa menggali dari budaya yang sudah melekat. Berdasarkan hal tersebut penulis ingin membuat suatu artikel yang berkaitan dengan karakter anak-anak milenial melalui kebudayaan sunda dengan program Jalmi Masagi. Artikel ini bertujuan untuk menjadikan manusia unggul yang memiliki empat nilai yaitu (1) badannya harus sehat, (2) cerdas (3) berakhlak dan (4) religius, sesuai dengan salah satu program Gubernur Jabar yang telah diluncurkan pada tahun 2018 yang disebut dengan Jabar Masagi.
Implementasi Model Blended Learning pada Mahasiswa PGSD di Universitas Bina Nusantara
Rina Patriana Chairiyani;
Dasim Budimansyah;
Kama Abdul Hakam;
Yadi Ruyadi
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jee.v6i4.7211
Blended learning is a learning method that integrates face-to-face learning and online learning. This research aims to investigate the implementation of the blended learning model in Primary School Teacher Education (PGSD) students at Bina Nusantara University. By focusing on aspects of curriculum, technology, and student-teacher interaction, this research reveals the impact and effectiveness of this model on student learning experiences. This research used a qualitative approach with an open questionnaire method. Data was collected from teachers and students involved in the PGSD program. The research results show that the implementation of the blended learning model has provided significant benefits in enriching material, developing technology skills, and student engagement. However, the research results also highlight several challenges, including access to technology, lack of training for teachers, and effective time management. This research provides valuable insight into the successes and obstacles of implementing the blended learning model for PGSD students at Bina Nusantara University. This study provides recommendations for improving the quality of the blended learning model by considering the needs and characteristics of PGSD students. The results of this research can be a guide for higher education institutions in designing, implementing and improving blended learning methods to support quality education in the future.
Challenges and strengthening the role of Pancasila ideology in the reform era through increasing literacy
Ruyadi, Yadi;
Hadianto, Daris;
Nugraha, Dadi Mulyadi;
Praja, Wina Nurhayati;
Dahliyana, Asep;
Supriyono, Supriyono
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jc.v20i2.63991
The government has attempted to realize nation and character-building based on Pancasila values through a systemic and planned national education system. However, students' understanding, skills, and actualization of Pancasila values still experience various obstacles, one of which is literacy. Therefore, it is necessary to strengthen the role of the Pancasila ideology through increasing ideological literacy among students. This research aims to uncover challenges and strengthen the role of the Pancasila ideology through increasing literacy. The approach used in this research is qualitative with a literature review method using inductive and descriptive analysis. The research findings found that the challenges of strengthening the role of Pancasila ideology, namely instilling Pancasila values amidst the onslaught of foreign culture, increasing human resources based on Pancasila values, and efforts to maintain its existence. One way to strengthen the role of Pancasila ideology is to increase the literacy skills of Pancasila ideology among students. Increasing literacy in Pancasila ideology can enable students to understand and apply Pancasila values in everyday life. The implication of this research is to increase Pancasila ideology literacy among students and encourage stakeholders or teachers to increase ideological literacy while at the same time instilling Pancasila values among students.
Religious Character Strengthening As Children Policy at SDIT Faza Azkia
Fata, Nahriyah;
Hakam, Kama Abdul;
Somad, Momod Abdul;
Ruyadi, Yadi
PrimaryEdu : Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2023): Volume 7, Number 2, September 2023
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/pej.v7i2.3648
The negative and positive impacts of the spread of digital as one of the main characteristics of changes in welcoming the 4.0 revolution era turned out to have a major impact on the process of parenting children in the family. This study aims to determine the effectiveness of strengthening religious character in children at one of the schools, namely Sdit Faza Azkia. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques used in this study were observation, interviews and questionnaires related to students' opinions regarding the application of policies on childcare. The results of the study show that the use of the method of strengthening religious character is effective as one of the parenting patterns as implemented at SDit Faza Azkia.
Perubahan Perilaku Mantan Preman melalui Pendekatan Religi Pada Pencak Silat Kebatinan
Ruyadi, Yadi;
Fadillah, Annisa;
Azis, Abdul
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 7 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/satwika.v7i2.26451
Padepokan Sapu Jagat Sukabumi memiliki keterbukaan dalam menerima anggota seperti mantan preman agar konsisten dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih religius. Padepokan Sapu Jagat menggunakan pendekatan religi yang terkandung pada Pencak Silat Kebatinan agar menjadikan mantan preman yang layak untuk kembali bergabung menjadi anggota masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan religi dalam mengubah perilaku mantan preman yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memperdalam makna mengenai pendekatan religi yang diterapkan melalui Pencak Silat Kebatinan. Adapun metode studi kasus digunakan untuk mengeksplorasi fenomena pertaubatan mantan preman. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara kepada 14 informan yang pernah terlibat aksi kejahatan. Analisis data menggunakan aplikasi NVivo untuk melakukan proses koding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Padepokan Sapu Jagat Sukabumi menjadi wadah bagi mantan preman memperbaiki diri dan mempelajari nilai-nilai spiritual melalui Pencak Silat Kebatinan. Hal ini kemudian menjadikan mantan preman yang bertaubat dan menjalankan kehidupan sesuai ketentuan nilai dan norma agama yang sejalan dengan aturan masyarakat. Padepokan Sapu Jagat Sukabumi has an openness in accepting members such as former thugs so that they are consistent in making changes to a more religious direction. Padepokan Sapu Jagat uses the religious approach contained in Pencak Silat Kebatinan to make former thugs worthy of rejoining society. This study aims to find out the religious approach in changing the behavior of ex-thugs for the better. This study uses a qualitative approach to deepen the meaning of the religious approach applied through Pencak Silat Kebatinan. The case study method is used to explore the phenomenon of repentance of former thugs. Data collection was carried out by observation, documentation and interviews with 14 informants who had been involved in criminal acts. Data analysis uses the NVivo application to carry out the coding process. The results showed that Padepokan Sapu Jagat Sukabumi became a place for former thugs to improve themselves and learn spiritual values through Kebatinan Pencak Silat. This then makes former thugs repent and lead a life according to the provisions of religious values and norms that are in line with societal rules. Thus, the religious approach can be an alternative method in regulating its followers to obey and adhere to religious provisions.
MATERI MINIMAL WAWASAN KEBANGSAAN UNTUK PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
Ruyadi, Yadi;
Supriyono, Supriyono
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/jvip.v16i1.50909
Kedudukan dan fungsi wawasan kebangsaan sangat penting. Oleh sebab, wawasan kebangsaan akan mendorong dan menuntun suatu bangsa untuk mencapai cita-cita dan tujuan negara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengilustrasikan materi minimal wawasan kebangsaan untuk peserta didik sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam memperoleh data dilakukan melalui kualitatif dengan metode studi kasus di Sekolah Dasar Kabupaten Subang dengan jumlah responden 40 guru sekolah dasar. Adapun analisis data dilakukan sesuai dengan tradisi kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa materi minimal wawasan kebangsaan untuk peserta didik sekolah dasar meliputi latar belakang nama Indonesia, Indonesia memilki berbagai macam ras dan golongan hingga bahasa negara
Alpha Female dalam Membentuk Pola Asuh Anak di Kota Bandung
Khoirunnisa, Syifa;
Ruyadi, Yadi;
Utami, Nindita Fajria
Jurnal Wanita dan Keluarga Vol 5 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : Pusat Studi Wanita dan Keluarga UGM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/jwk.11589
The role of parents as leaders in the dynamics of families in Kota Bandung is increasingly complex, given the significant influence they have on the upbringing patterns of children. Critical questions arise regarding the impact of a working mother on the development of a child, sparking debates on whether the loss of this role has a significant effect or not. This research aims to determine the influence of Alpha Female on parenting patterns in the city of Bandung. The method used is a quantitative approach, with a population of 100 children aged 17-25 years in the areas of North Bandung, East Bandung, West Bandung and South Bandung. This research focuses on the relationship between Alpha Female and parenting patterns in Bandung City. The results of data analysis show that there is a significant positive correlation between the Alpha Female variable and parenting patterns, with a correlation coefficient value of 0.198. The coefficient of determination of 19% implies that most of the variation in parenting patterns can be explained by the role of the Alpha Female, while the remaining 81% is influenced by other factors not discussed in this study. Simple linear regression analysis confirms that Alpha Female has a significant influence on parenting patterns, with a t-test significance value of 0.048. Rejection of H0 and acceptance of Ha is supported by tcount (2.004) which exceeds the ttable value at the significance level of 0.05. These results provide a strong indication that the role of Alpha Female has a significant impact in shaping child rearing patterns in the city of Bandung. Thus, this research offers an important contribution in understanding the dynamics of the relationship between Alpha Females and parenting patterns.