Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan kemampuan pendidik dalam penggunaan teknologi melalui workshop adaptasi teknologi Tyagita Ayuningtyas; Ani Nur Aeni; Aah Ahmad Syahid
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.5 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v9i2.52260

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penggunaan teknologi oleh pendidik dalam pembelajaran di SMPN 2 Ujungjaya. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan pendidik dalam penggunaan teknologi melalui workshop adaptasi teknologi. Metode penelitian yang digunakan yakni action research menggunakan pendekatan kualitatif serta model stringer untuk meningkatkan kemampuan pendidik dalam penggunaan teknologi melalui workshop adaptasi teknologi dengan jenis tindakan berupa beberapa tahapan yakni persiapan penelitian dan siklus. Pengumpulan data ini dilaksanakan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 15 pendidik di SMPN 2 Ujungjaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan pendidik dalam menggunakan teknologi dalam pembelajaran masih kurang. Tindakan selanjutnya dalam meningkatkan kemampuan pendidik dalam penggunaan teknologi yakni workshop adaptasi teknologi yang mana di dalamnya membahas mengenai beberapa aplikasi yang digunakan yaitu email, Google Form, Google Classroom serta Quizizz. Dari hasil tindakan berupa workshop adaptasi teknologi tersebut yang dilaksanakan selama empat hari pendidik yakni guru berhasil memahami serta merealisasikan aplikasi–aplikasi tersebut dalam mengelola, memahami serta mengevaluasi penilaian hasil peserta didik saat pembelajaran. This research is motivated by educators' lack of use of technology in learning at SMPN 2 Ujungjaya. This research aims to improve educators' ability to use technology through technology adaptation workshops. The research method used is action research using a qualitative approach and a stringer model to improve the ability of educators to use technology through technology adaptation workshops with the type of action in the form of several stages, namely research preparation and cycles. This data collection was carried out through interviews, observation, and documentation. The research subjects consisted of 15 educators at SMPN 2 Ujungjaya. The results showed that the ability of educators to use technology in learning still needs to be improved. The next step in improving the ability of educators to use technology is a technology adaptation workshop that discusses some of the applications used, namely email, Google forms, Google Classroom and Quizizz. The results of the action in the form of a technology adaptation workshop carried out for four days allowed the teacher to understand and realize these applications in managing, understanding, and evaluating the assessment of student outcomes during learning.
PEMBELAJARAN MENULIS RINGKASAN DENGAN METODE AMATI, TIRU, DAN MODIFIKASI BERBANTUAN TEKNIK MIND MAPPING PADA SISWA SEKOLAH DASAR Rachmawati; Prana Dwija Iswara; Aah Ahmad Syahid
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2860

Abstract

Keterampilan menulis ringkasan merupakan keterampilan berbahasa yang cukup rumit karena tergolong ke dalam keterampilan menulis reproduktif yaitu membuat tulisan baru dengan ringkas dari tulisan yang ada. Keterampilan menulis ringkasan siswa sekolah dasar tergolong cukup rendah. Berdasarkan riset sebelumnya yang peneliti lakukan terhadap 19 partisipan dari kelas V SDN Kadipaten VII, menunjukkan bahwa siswa masih kurang baik dari segi penggunaan bahasa dalam menulis ringkasan dengan nilai rata-rata sebesar 40. Hasil penelitian Imaniar (2019) memperlihatkan bahwa 80% atau 24 siswa mendapatkan nilai menulis ringkasan di bawah kriteria ketuntasan minimal yang diberlakukan. Penerapan metode ATM berbantuan teknik mind mapping (pemetaan pikiran) menjadi salah satu solusi guna meningkatkan keterampilan menulis ringkasan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan peningkatan keterampilan menulis ringkasan siswa melalui penerapan metode ATM berbantuan teknik mind mapping di sekolah dasar. Pre-experimental dengan one group pretest-posttest design dipilih sebagai metode penelitian. Populasi penelitian yakni seluruh siswa kelas V SD se-Kecamatan Kadipaten dengan sampel penelitian sebanyak 34 siswa di salah satu kelas V SD di Kecamatan Kadipaten. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes keterampilan menulis ringkasan. Data diolah menggunakan pengujian statistik yaitu uji normalitas, uji beda rata-rata, dan uji N-gain. Hasil penelitian memperlihatkan rata-rata nilai pretest ialah 51,46, rata-rata nilai posttest ialah 73,77, dan N-gain sebesar 0,4028. Dengan demikian, metode ATM berbantuan teknik mind mapping dapat meningkatkan keterampilan menulis ringkasan siswa sekolah dasar secara signifikan. Metode ATM berbantuan teknik mind mapping dapat diterapkan dalam mengoptimalkan pembelajaran menulis ringkasan di sekolah dasar.
Pengembangan Media Animasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Cerita Fiksi Di Sekolah Dasar Nisa Hafidha; Dadan Djuanda; Aah Ahmad Syahid
Jurnal Pena Ilmiah Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v4i2.42575

Abstract

This research used qualitative method, Design and Development models. The development design used ADDIE. This research found that the validation of animation media development by media design experts in the first round is 73% and second round is 92%. Further, the results of the validation by the material experts in the first round is 55% and the second round is 80%. Meanwhile, the user validation result in the first round is merely 85%. It means that the animation media of fiction stories are very feasible based on conversion of assessment criteria
Peningkatan Kemampuan Menulis Karangan dengan Metode Picture & Picture pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Neng Siti Nurhayati; Ani Nur Aeni; Aah Ahmad Syahid
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.3858

Abstract

Pada pembelajaran sehari-hari dalam kelas, peneliti merasakan adanya rasa enggan pada sebagian besar peserta didik untuk turut berpartisipasi dalam pembelajaran, terutama di saat berlatih keterampilan menulis. Peneliti melakukan penelitian dengan melibatkan metode picture and picture. Metode ini membuat para siswa agar lebih tertarik pada pembelajaran menulis. Tujuan dari penelitian ini adalah melatih dan meningkatkan keterampilan peserta didik dalam menuangkan ide dan gagasannya menjadi sebuah karangan hanya dalam satu kelas saja. Adapun metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode pre-experimental dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan dilakukannya pretest ditemukan kemampuan awal menulis karangan siswa kelas V SDN Arjasari 02 pembelajaran Bahasa Indonesia masih kurang. Setelah dilakukan pembelajaran dengan perlakuan metode picture & picture kemudian dilakukan posttest didapatkan bahwa adanya peningkatkan kemampuan menulis karangan siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dari kurang menjadi cukup. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan metode picture and picture dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan kelas V SDN Arjasari 02.
INTERACTIVE BOOK DEVELOPMENT TO INCREASE STUDENTS’ UNDERSTANDING OF ‘MUSYAWARAH’ LEARNING MATERIALS AT CLASS III Alivia Luthfansa Dhiaulhaq; Ani Nur Aeni; Aah Ahmad Syahid
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v12i1.9472

Abstract

This paper discusses the improvement of students’ understanding of the PPkn learning subject, especially in the learning material of values of the 4th precept Pancasila, namely ‘Musyawarah’. The researcher found some problems related to the lack of innovation in the use of learning media so which causes students to have low interest in learning and to provide impact of students’ lack of understanding of the learning material. Using digital-based learning media, namely Interactive Books, is expected to be able to overcome the existing problem. The research method used is R&D with an approach of mixed method and the ADDIE research model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Research design uses One Group Pretest-Posttest Design. The data collection techniques used are interviews and tests of understanding in the form of 15 questions of multiple-choice questions. The test is tested through SPSS software version 26 with the W-test (Wilcoxon) because the data research result in Posttest is not normally distributed. Measurement uses the N-gain test to measure and see how much percentage improvement before and after conducting treatment through learning media Interactive Book. Research results indicate that based on the testing, there is a change mark from Pretest to Posttest after conducting the treatment through i-book at 0.47 (47%) with medium criteria. It proves that Interactive Book produces an improvement or change to a better direction related to students’ understanding at class III SD of Panyingkiran II.
Miskonsepsi Guru Sekolah Dasar Mengenai Pemahaman Pembelajaran Berbasis HOTS Isrokatun Isrokatun; Cucun Sunaengsih; Maulana Maulana; Aah Ahmad Syahid; Dety Amelia Karlina; Popoh Rohaeti
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.78141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah miskonsepsi di kalangan guru-guru SD di Kabupaten Sumedang terhadap pemahaman tentang pembelajaran berbasis HOTS. Hal ini sebagai tindak lanjut mulai dilaksanakannya Kurikulum Merdeka di wilayah Jawa Barat, Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah survei terhadap guru-guru SD yang berada di wilayah Jawa Barat. Ada 172 sampel guru SD, baik laki-laki maupun perempuan yang mengisi survei, berasal dari Kabupaten Majalengka, Kabupaten Cirebon, Bogor, Tasikmalaya, Kota Bandung, Sumedang, Garut, dan wilayah lainnya di Jawa Barat. Instrumen yang digunakan dalam survei terdiri dari 10 pertanyaan dengan pilihan jawaban benar, salah, dan ragu-ragu, serta 2 pertanyaan terbuka, yang diisi melalui aplikasi Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Masih terdapat miskonsepsi guru SD terhadap pemahaman tentang pembelajaran HOTS (54,7%); dan 2) Para guru SD masih mengalami miskonsepsi antara pemahaman tentang pembelajaran HOTS dan pemahaman tentang soal-soal HOTS. Hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya diadakan semacam seminar dan workshop, bagaimana mengenalkan konsep pembelajaran berbasis HOTS, serta memberikan pemahaman perbedaan mendasar dengan istilah soal-soal HOTS, sebagai bekal dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. 
Pemanfaatan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV SD Materi Kalimat Transitif dan Intransitif melalui Media Website Ineu Maemunah; Dadan Djuanda; Aah Ahmad Syahid
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.79281

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media pembelajaran berbasis website terhadap materi kalimat transitif dan kalimat intransitive pada peserta didik kelas IV Sekolah Dasar Negeri Panyingkiran III. Metode penelitian yang digunakan untuk membuat media pembelajaran Bahasa Indonesia materi kalimat transitif dan kalimat intransitif melalui media website ini adalah Design and Development method (D&D). Populasinya terdiri dari kelas IV yang terdiri dari 21 siswa. Penelitian ini menggunakan lembar validasi, angket respon siswa, dan pedoman wawancara sebagai instrumen yang digunakan. Media pembelajaran berbasis website ini diuji cobakan kepada siswa kelas IV SDN Panyingkiran III yang berlokasi di Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sebagai hasil dari penelitian ini dikembangkan produk media website yang di dalamya ada beberapa fitur dan konten untuk pembelajaran. Media pembelajaran berbasis website memuat beberapa fitur atau konten yaitu bahan ajar, media video, media audio, LKPD, permainan, kuis dan evaluasi. Media pembelajaran yang dimuat mengacu pada modul ajar kurikulum merdeka yang sudah dibuat berdasarkan observasi dan wawancara kepada guru kelas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemanfaatan media website terhadap hasil belajar siswa. 
Pemberian Pendidikan Karakter Dengan Relevansi Pedagogi Dalam Film Animasi Upin Ipin Virda Adinda Larasati; Cucun Sunaengih; Aah Ahmad Syahid
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 3 (2023): september
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v6i3.5871

Abstract

This study discusses the values of character education with pedagogical relevance in the animated film Upin and Ipin. The animated film Upin and Ipin is a quality children's film because it conveys education in the form of character education and transfers pedagogical values ​​that can help develop children's character. This study aims to find out how the relevance of pedagogical values ​​and educational values ​​in the animated film Upin and Ipin for elementary school children so that the focus of this research is on the character values ​​of the animated film characters Upin and Ipin. This type of research is a qualitative descriptive research. The method used is a documentation method for data collection and a content analysis method for analyzing data. The results of the study show that the animated films Upin and Ipin have character education values ​​and are relevant to pedagogy, namely religion, tolerance, social care, hard work, friendship, and responsibility. This study gives meaning to animated films as an effective medium for conveying education and character values ​​to elementary school-age children.
Perbandingan Efektifitas Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual dan Teks Untuk Meningkatkan Pemahaman Isi Dongeng Siswa Sekolah Dasar Adelia Afriyanti Adelia Afriyanti; J.Julia; Aah Ahmad Syahid
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v6i4.6930

Abstract

ABSTRACT Learning in the 21st century cannot be separated from the influence of digital technology. Learning to understand the contents of fairy tales through teachers reading fairy tales in front of the class is no longer suitable for students in the digital era. Therefore, further progress is needed in the use of learning media. Learning to understand the content of fairy tales using animated videos or audio-visual media can be an alternative method that teachers can use. Research comparing the effectiveness of using audiovisual and textual learning media to improve elementary school students' ability to understand the content of fairy tales was conducted at SDN Situraja. The research method used in this research is a quantitative method. Students' enthusiasm in learning to understand fairy tales using animated videos or audio-visual media will be better than learning to understand fairy tales in writing and reading in front of the class. This can be seen in the average ability of students to understand fairy tales. The average understanding ability of students after using learning media is 76.40, while the average ability to understand fairy tales before using it is 58.00, and the average ability of understanding students after using text media is 75.20, while the average ability students' understanding after using text media was 75.20, while the average students' understanding ability after using text media was 75.20, while the average students' understanding ability after using text media was 75.20. understanding the previous tale is 75.20. is 75.20. is 52.80. Apart from increasing students' ability to understand fairy tales at an average level, the use of animated video media also helps students become more active in the learning process. This can be seen when the teacher delivers By using 10-choice multiple choice questions before and after the broadcast, most students answered correctly the questions asked by the teacher.  
MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAJAS DALAM PUISI MENGGUNAKAN POWERPOINT INTERAKTIF PADA KELAS 4 SDN CIPEUNDEUY. Chintia; Djuanda, Dadan; Ahmad Syahid, Aah
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v7i1.12834

Abstract

ENHANCING THE COMPREHENSION OF POETRY'S PACE BY UTILIZING INTERACTIVE POWERPOINT IN THE FOURTH-GRADE CLASS OF SDN CIPEUNDEUY. The research entitled "Enhancing The Comprehension Of Poetry's Pace By Utilizing Interactive Powerpoint In The Fourth-Grade Class Of SDN Cipeundeuy" is a study conducted at SDN Cipeundeuy with 21 fourth-grade students as research subjects. The purpose of this research is to improve the understanding of figures of speech among fourth-grade students by using interactive powerpoint as a learning media to facilitate and increase students' enthusiasm in learning figures of speech. This research was carried out based on the initial data found by the researcher that students still have difficulty in understanding poetry that has figurative language in its verses. Thus, this research was conducted to help students understand figures of speech more deeply. The research method used in this study was a qualitative method with a classroom action research technique using the Kemmis Mc. Taggart model. The findings obtained by the researcher during the research activities include an improvement in the understanding of figures of speech among students. The average pre-test score was 26 out of 21 students, with the lowest score being 20 and the highest score being 50. In the first cycle, the average post-test score of the students showed an improvement to 64, with the lowest score being 50 and the highest score being 80. In the second cycle, the students showed improvement again, with the average score increasing to 85, with the lowest score being 70 and the highest score being 100. Keywords : Poetry Learning, Figures of Speech Learning, Powerpoint Media.
Co-Authors Abdurrochim, Putri Laisya Adawiyah, Tasya Rubaiatul Adelia Afriyanti Adelia Afriyanti Adrian, Karan Bagas Alamsyah, Ikbal Ali Ismail Alivia Luthfansa Dhiaulhaq Amalia, Kaniati Ambunsuri, Puti Ageng Amelia, Rina Riana Andes, Delusi Angga Hadiapurwa Ani Nur Aeni, Ani Nur Aning Novita Anugrah, Rifki Aprilia, Bunga Delia Apriyani, Cica Kurnia Fitri Asep Herry Hernawan Atep Sujana Aufa, Ismi Nabila Budia, Imam Chintia Cucun Sunaengih Cucun Sunaengsih, Cucun Dadan Djuanda, Dadan Delia Citra Sulistyawati Dwi Kemaliah, Lula Emi Emilia Emi Emilia Erina, Dwi Fadhilah, Dina Laelatul Fathurrokhman, Syekhan Nuh Fazriati, Virda Fitriyani Fitriyani Gema Rullyana Giyanti, Sabina Eka Gustian Nugraha, Rana Gustiana, Muhamad Iqbal Gustini, Windi Hafidz, Achmad Nurul Halimatusadiah, Ai Meli Amelia Hanum, Citra Bahadur Hofifah, Azmi Hofifah Husnianingtyas, Ardelya Ika Mustika Sari Ikhlas, Putri Nur Imail, Ali Ineu Maemunah Irawati, Riana Isrokatun Isrokatun Isrok’atun Isrok’atun, Isrok’atun J.Julia Jaya, Evi Jayadinata, Asep Kurnia Johan, Riche Cynthia Julia Julia Julia, J Julia, J. Juneli, Juni Artha Karlina, Dety Amelia Karochmah, Dina Nur Khaerunisa, Niken Khaerunnisa, Melinda Khoerunnisa, Trianti Kusuma, Lintang Pandu Laksmi dewi Laksmi Dewi, Laksmi Luky Adrianto Maharani, Wintari Maulana Maulana Maulana Maulana, Maulana Maulana, M. Maulifia, Rizky Rindayu Muhammad Fadzillah Fuadi aldi Mustika, Della Neng Siti Nurhayati Nisa Hafidha Nur Aeni, Ani NUR FITRIANI nur, rachmawati Nurafifah, Tias Siti Nuralisa, Siti Nurdinah Hanifah Nurhayati, Ella Nurhayati, Neng Siti Nurrofiah, Fia Siti Nurrosyida, Erlin Nursetiati, Defri Andani Octavianty, Alma Rizkya Krismonika Nurfajri Paolina, Zulfa Popoh Rohaeti Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Prasetya, Teguh Arie Purnamasari, Leviana Putri Heryani, Annisa Rachmawati Rana Gustian Nugraha Rana Gustian Nugraha, Rana Gustian Ratih Aulia, Siti Regina Lichteria Panjaitan, Regina Lichteria Risyanti, Elis Rukmana, Kusman Selviani, Desti Setia, Ayu Setiawan, Dewi Rosita Asmarani Setiawardani, Wawan Sinta, Dwi Tiara SITI ROSYIDAH, SITI Sukmana, Mohamad Iqbal Tyagita Ayuningtyas Utami, Elsa Febiyanti Virda Adinda Larasati Wawan Setiawardani Wira Sakti Sutiana Wirdiyana, Adhista Ayu Zaenuddin, Agus Rizal Zahra Aghniya, Hawa