Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS RISIKO KEGIATAN BONGKAR MUAT METHANOL DENGAN METODE HAZOP ANALYSIS PADA PELABUHAN CPO KABIL BATAM Ramadan, Khairul; Aini R, Rizqi; Yanti M. , Dwi; Rahayu, Trisnowati
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kerja adalah insiden atau kejadian yang tidak diduga dan tidak diinginkan karena dapat terjadi di mana saja dan kapan saja. Kecelakaan kerja juga dapat menyebabkan cedera fisik. Sebagai upaya Untuk mengurangi dan mengendalikan kecelakaan kerja, dengan menerapkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab untuk seluruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di pelabuhan agar dapat mengurangi risiko kecelakaan pada saat kegiatan bongkar muat. Untuk mengurangi risiko yang berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja, dibutuhkan aktivitas manajemen risiko yang mencakup identifikasi bahaya, analisis potensi bahaya, penilaian risiko, manajemen risiko serta pengawasan dan penilaian. Metode analisis hazop digunakan untuk menemukan kecelakaan kerja saat bongkar muat. Dari data yang telah dikumpukan dari penelitian yang dilakukan, nilai risiko tertinggi ditemukan pada kegiatan (9) tangga tinggi dan curam dengan risk level 17,26 dalam situasi di mana tingkat risiko yang didapatkan tinggi dan tidak dapat diterima, waktu penanggulangannya untuk mengurangi risiko dan menghindari diabaikan adalah 24 jam. Hazard yang terdapat pada tangga tinggi dan curam adalah dapat terjatuh dari ketinggian. Dan untuk nilai risiko terendah ada pada pernyataan (2) terpapar sinar matahari dengan risk level 9,75 tingkat risiko yang didapatkan yaitu rendah dengan risiko yang dapat terjadi yaitu mudah kelelahan dan dehidrasi. Dalam waktu 14 hari, pengendalian risiko dilakukan untuk mengurangi risiko sehingga dapat diabaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada banyak analisis risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi selama proses bongkar muat. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan kerja, perlu dilakukan lebih banyak upaya. Kegiatan bongkar muat dilakukan dengan baik dan teratur berkat pengendalian dan pencegahan risiko yang dilakukan oleh pekerja.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN CRANE KAPAL BULK CARRIER TERHADAP DISCHARGE TIME DALAM PROSES BONGKAR BATUBARA DI PT. ADHIKA SAMUDERA JAYA CABANG KENDARI Renwarin, Johanis Silverius; Putri , Indah Ayu Johanda; Yudianto , Prima Yudha; Rahayu , Trisnowati
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ship Crane kapal adalah salah satu alat yang berpengaruh dalam kegiatan Bongkar muat Batubara yang memiliki peran krusial dalam operasional bongkar muat Pelabuhan. Penggunaan ship crane menjadi fokus utama untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas bongkar muat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kerusakan crane serta Upaya mengurangi kerusakan crane pada kegiatan Bongkar muat. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah secara kualitatif dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) adalah dengan melakukan review dari berbagai komponen dan subsistem. Melakukan identifikasi mode-mode kegagalan, penyebab kegagalan dan efek atau dampak yang ditimbulkan dari kegagalan tersebut. Sehingga nantinya digunakan sebagai input dalam lembar kerja Failure Mode and Effect Analysis (FMEA).Hasil penelitian ini penyebab terjadinya kerusakan Crane yang memiliki risiko tinggi dengan Nilai Risk Priority Number (RPN) diantaranya adalah terjadinya kerusakan pada putusnya wire crane, keausan pada bearing, kurangnya pelumas pada gearbox serta low generator pada auxiliary engine dan juga putusnya kabel hoist yang menghambat waktu bongkar.
ANALISIS PENYEBAB KETERLAMBATAN KEBERANGKATAN KAPAL DI TABONEO ANCHORAGE BANJARMASIN Ramadhan, Muhammad Daffa Satria; Rakhman, Rizqi Aini; Wahyuni, Anak Agung I. Sri; Rahayu, Trisnowati
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab keterlambatan keberangkatan kapal dalam industri maritim dan dampaknya terhadap operasional pelayaran. Keterlambatan kapal merupakan salah satu masalah signifikan yang dapat mempengaruhi efisiensi dan produktivitas logistik maritim. Studi ini menggunakan metode kualitatif melalui obersvasi dilapangan, wawancara dan dokumentasi. Faktor – faktor penyebab keterlambatan keberangkatan kapal yang dianalisis meliputi kerusakan pada alat bongkar muat, lamanya proses clearance out, masalah teknis pada kapal dan lamanya menunggu proses pemuatan. Selain itu, proses bongkar muat yang tidak efisien dan kepadatan di area berlabuh atau pelabuhan juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keterlambatan. Upaya untuk mengatasi keterlambatan keberangkatan kapal yaitu peningkatan manajemen dan koordinasi, penggunaan teknologi, berkolaborasi dengan stakeholder, pemeliharaan dan perawatan kapal. Dengan menerapkan langkah – langkah tersebut, dapat mengurangi keterlambatan keberangkatan kapal dan meningkatkan efisiensi operasional. Studi ini merekomendasikan implementasi teknologi terbaru dalam peningkatan perawatan kapal serta optimalisasi prosedur bongkar muat untuk mengurangi keterlambatan kapal. Temuan ini diharapkan dapat membantu industri maritim dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya akibat keterlambatan.
Analisis Pengaruh Layanan Vessel Traffic Services (VTS) Terhadap Keselamatan Pelayaran Di Wilayah Alur-Pelayaran Surabaya Rohvi Iriyanti, Nabella Eka Putri; Trisnowati Rahayu; Edi Kurniawan; Muhammad Dahri
Hengkara Majaya Vol. 5 No. 2 (2024): September
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v5i2.88

Abstract

Abstract: Transportation is a necessary means for a country, including Indonesia, which is essentially an archipelagic country. Transportation, especially sea transportation, is used as a tool that can connect islands spread across Indonesia. In order for maritime transportation activities to run smoothly, shipping safety efforts are needed both internally and externally. The shipping safety efforts from the external side include monitoring ship activities carried out by VTS through the Information Navigational Service (INS), Traffic Organization Service (TOS), and Navigational Assistance Service (NAS). This research aims to determine the influence of the services provided by VTS Surabaya on shipping safety in the Surabaya Shipping Channel Region and to find out how much influence the Surabaya VTS service has on shipping safety in the Surabaya Shipping Channel Region. Quantitative methods were used in this research through the use of the SPSS v27 application with a sample size of 50 crew members sailing across the Surabaya Shipping Line area and using VTS services based on simple random sampling. The analysis used is simple linear regression with the resulting equation, namely Y = 16.082 + 0.329X. Based on this analysis, it can be proven that the Surabaya VTS service has a positive and significant impact on shipping safety in the Surabaya Shipping Line area. Then the results of the research coefficient of determination test were 0.457, which means that the influence of VTS Surabaya services on shipping safety in the Surabaya Shipping Lines Region is medium, namely 45.7%. The magnitude of this influence is based on the e-pilotage service in the Surabaya Shipping Line area. ABSTRAK Transportasi merupakan sarana yang dibutuhkan bagi suatu negara tidak terkecuali Negara Indonesia yang pada hakikatnya merupakan sebuah negara kepulauan. Transportasi khususnya transportasi laut dijadikan sebagai alat yang dapat menghubungkan pulau-pulau yang tersebar di Indonesia. Demi terjadinya kelancaran kegiatan transportasi laut, diperlukan upaya keselamatan pelayaran baik dari sisi internal maupun eksternal. Adapun upaya keselamatan pelayaran dari sisi eksternal yaitu melakukan pengawasan terhadap aktivitas kapal yang dilakukan oleh VTS melalui layanan Information Navigational Service (INS), Traffic Organization Service (TOS), serta Navigational Assistance Service (NAS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh layanan yang diberikan VTS Surabaya akan keselamatan pelayaran di Wilayah Alur-Pelayaran Surabaya dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh layanan VTS Surabaya akan keselamatan pelayaran di Wilayah Alur-Pelayaran Surabaya. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini melalui pemanfaatan aplikasi SPSS v27 dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang awak kapal yang berlayar melintasi wilayah Alur-Pelayaran Surabaya dan menggunakan layanan VTS berdasarkan cara simple random sampling. Analisis yang dipakai yakni regresi linear sederhana dengan perolehan hasil persamaan yakni Y = 16,082 + 0,329X. Atas dasar analisis tersebut dapat dibuktikan bahwa layanan VTS Surabaya mempunyai pengaruh positif dan bernilai signifikan akan keselamatan pelayaran di wilayah Alur-Pelayaran Surabaya. Kemudian hasil uji koefisien determinasi penelitian yaitu 0,457 yang artinya besarnya pengaruh layanan VTS Surabaya terhadap keselamatan pelayaran di Wilayah Alur-Pelayaran Surabaya bernilai sedang yaitu sebesar 45,7%. Besarnya pengaruh ini didasari oleh layanan e-pilotage di wilayah Alur-Pelayaran Surabaya.
Optimalisasi Perawatan Sistem Tali Tambat Agar Mengurangi Kecelakaan Kerja pada Saat Kapal Berada Dipelabuhan Ferdi Rohmi Saputra; Firdaus Sitepu; Trisnowati Rahayu; Samsul Huda
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i12.31840

Abstract

Latar Belakang: Tali tambat merupakan alat vital yang berfungsi menjaga keseimbangan kapal saat bersandar, baik pada kapal dengan pelabuhan maupun kapal dengan kapal. Untuk memastikan seluruh proses sandar berjalan lancar dan aman, penting dilakukan perawatan serta pengecekan rutin terhadap tali tambat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai metode pemeriksaan dan pemeliharaan tali tambat guna kelancaran pada saat sandar, serta menilai apakah perawatan yang dilakukan di atas kapal telah benar dan efektif dalam mencegah kecelakaan. Metode: Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian difokuskan pada cara awak kapal melaksanakan perawatan tali tambat, termasuk wawancara dengan mualim I dan bosun Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, diketahui bahwa perawatan tali tambat di kapal LNG/C Al Khuwair belum dilakukan dengan optimal. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan pengetahuan awak kapal mengenai perawatan tali tambat, serta minimnya perhatian dari perusahaan terkait permintaan alat perawatan dan tali cadangan. Kesimpulan: Perusahaan belum menetapkan aturan yang memadai mengenai perawatan tali tambat, sehingga upaya perawatan yang telah dilakukan belum cukup untuk mencegah kecelakaan saat sandar dan membahayakan awak kapal dalam pengoperasian tali tersebut
Penerapan Latihan Keadaan Darurat dalam Upaya Persiapan Menangani Keadaan Darurat di Kapal M. Faishal Afif Burhanuddin; Upik Widyaningsih; Trisnowati Rahayu; Damoyanto Purba
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i12.31855

Abstract

Latar Belakang: Emergency drill merupakan kegiatan untuk melatih keterampilan serta kesigapan crew kapal pada saat penanganan keadaan darurat. Penerapan kegiatan tersebut mengacu pada peraturan internasional SOLAS 1974 (Safety of Life at Sea), dan peraturan internasional lainnya. Tujuan: Penelitian ini akan menjelaskan tentang pentingnya emergency drill untuk kesigapan awak kapal pada saat penanganan keadaan darurat diatas kapal MT. Swordfish. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui penerapan emergency drill untuk crew mengacu pada peraturan internasional SOLAS 1974 (Safety of Life at Sea), dan peraturan internasional lainnya. Serta untuk mengetahui faktor penghambat penerapan emergency drill dalam upaya persiapan menangani keadaan darurat. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh peneliti dengan melakukan observasi dan wawancara ketika berada di kapal. Sedangkan, data sekunder diperoleh peneliti dari beberapa dokumentasi dan peraturan pada konvensi internasional yaitu SOLAS 1974 sebagai penunjang referensi. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan latihan keadaan darurat diatas kapal MT. Swordfish masih terlihat dibeberapa aspek belum sesuai dengan peraturan internasional yang ditetapkan oleh International Maritime Organization (IMO) seperti SOLAS 1974 (Safety of Life at Sea) dan peraturan internasional lainnya. Hal tersebut disebabkan karena adanya faktor penghambat diantaranya yaitu kesadaran dan latar belakang pendidikan crew yang berbeda, waktu pelaksanaan yang kurang, belum diadakannya safety meeting secara rutin dan miskomunikasi antara pihak kapal dan pihak darat. Kesimpulan: Maka dari itu, pihak-pihak terkait perlu mengambil langkah tegas dan solutif. Perlunya diadakan safety meeting secara rutin serta efisiensi waktu agar dialokasikan untuk penerapan latihan keadaan darurat. Hal tersebut bertujuan sebagai upaya persiapan menangani keadaan darurat diatas kapal.
PENGARUH MASA KERJA AWAK KAPAL TERHADAP PEMBAYARAN DANA CUTI PADA PT. PUPUK INDONESIA LOGISTIK Pranata, Yayang Andhika Cahya Pranata; Putri, Indah Ayu Johanda; Yudianto, Prima Yudha; Rahayu, Trisnowati
Jurnal Maritim Malahayati Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Maritim Malahayati
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Pelayaran Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70799/jumma.v6i1.117

Abstract

Bidang pelayaran mempunyai peran yang sangat penting dalam menunjang sektor perekonomian di Indonesia, untuk mencapai tujuan persatuan dan kesatuan bangsa, serta cita-cita Indonesia untuk menjadi poros maritim global, mengingat Indonesia sendiri merupakan negara kepulauan yang wilayahnya didominasi oleh wilayah lautan. Dalam menjalankan usahanya dibidang pelarayan, maka perusahaan perlu adanya awak kapal. Salah satu sumber daya terpenting di atas kapal adalah awak kapal. Seperti di PT. Pupuk Indonesia Logistik, semua kegiatan di atas kapal dilakukan oleh awak kapal. Cuti merupakan hak bagi setiap pekerja, termasuk awak kapal. di Indonesia, hak cuti diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Salah satu aspek penting dari hak cuti adalah pembayaran dana cuti. Besarnya dana cuti yang diterima oleh awak kapal dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah masa kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh masa kerja awak kapal terhadap pembayaran dana cuti. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari awak kapal yang bekerja di kapal milik PT. Pupuk Indonesia Logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh masa kerja awak kapal terhadap pembayaran dana cuti. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara masa kerja awak kapal dengan pembayaran dana cuti. Hal ini berarti semakin lama masa kerja awak kapal, semakin besar pula dana cuti yang diterimanya. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi perusahaan pelayaran dan awak kapal. Perusahaan pelayaran perlu memberikan perhatian yang lebih besar terhadap hak cuti awak kapal, terutama dalam hal pembayaran dana cuti. Awak kapal juga perlu memahami hak-haknya terkait dengan cuti, termasuk besarnya dana cuti yang berhak diterimanya.
PELATIHAN PEMADAMAN API MENGGUNAKAN POMPA PORTABLE PADA NELAYAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI POPOH TULUNGAGUNG Arleiny; Moejiono, Moejiono; Siahaan, Renta Novaliana; Rahayu, Trisnowati; Santoso, Agus Dwi; Ratih, Sindy
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/tgb34563

Abstract

Salah satu bahaya serius yang dapat mengancam nyawa dan kerugian harta benda adalah kebakaran. Dalam konteks pelabuhan nelayan kesiapan dalam menghadapi kebakaran di kapal sangatlah krusial. Peralatan pemadam kebakaran di pelabuhan perikanan sangat penting untuk memastikan keselamatan personel, perlindungan properti, dan pengendalian kebakaran yang efektif. Tujuan dari kegiatan pengabidan pada Masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dasar peningkatan motivasi, wawasan dan kompetensi nelayan Pantai Popoh dalam menangani kebakaran. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan melalui penyampaian materi berupa pelatihan keselamatan terkait pemadaman api dengan menggunakan Pompa Portable. Dimana yang menjadi sasaran kegiatan adalah nelayan di Pelabuhan Perikanan Pantai Popoh. Kegiatan pengabdian ini berjalan lancar sesuai dengan yang diagendakan. Hal ini karena antusiasme yang tinggi dari peserta dan dukungan penuh dari Pelabuhan Perikanan Pantai Popoh Tulungagung.
Pengaruh Implementasi International Ship and Port Facility Security Code Terhadap Tingkat Keamanan Operasional Di Terminal Khusus Semen Indonesia Group Adjie, Muhammad Bagas Giri Seno; Rahayu, Trisnowati; Nurdiansari, Henna; Putri, Indah Ayu Johana
Jurnal Angkutan Laut dan Kepelabuhanan Vol 2 No 1 (2025): Edisi Februari 2025
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46484/ijpsm.v2i1.811

Abstract

ISPS CODE adalah hukum internasional yang memberikan keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan. ada kemungkinan terjadinya ancaman bahaya pada fasilitas pelabuhan dan kapal yang membuat meningkatnya security level pada Tersus Semen Indonesia Group interpretasi masing ISPS Code menjadi berbeda-beda di berbagai daerah berdasarkan kemampuan mereka di bidang-bidang yang tergolong faktor internal yaitu kualitas sumber daya manusia dan minimnya kelengkapan fasilitas serta peralatan di kapal dan pelabuhan.Penelitian ini memiliki tujuan untuk Untuk mengetahui pengaruh implementasi penerapan ISPS Code terhadap tingkat keamanan operasional di Terminal Khusus Semen Indonesia Group.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada KSOP Kelas III Tanjung Pakis pada wilayah kerja Djenu khususnya Terminal Khusus Semen Indonesia Group dalam jangka waktu selama 1,5 tahun. populasi yang ditetapkan adalah pegawai KSOP Kelas III Tanjung Pakis Wilayah kerja Djenu dan Pekerja pada Terminal Khusus Semen Indonesia Group dengan sampel yang di tentukan sejumlah 50 orang. Sumber data menggunakan data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data yaitu kuisioner, observasi dan studi pustaka dengan Teknik analisis data yaitu Uji Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian ini untuk variabel Pengaruh ISPS CODE Terhadap Tingkat keamanan operasional memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan besar pengaruhnya 45%. Adapun identifikasi bahaya dengan resiko yang paling tinggi yaitu kebakaran di area pelabuhan dengan L (Likelihood) 3,C (Consequences) 4 dengan Risk Rating ekstrim.
Analysis of Overheating On Auxiliary Engine Cat 18 On Ahts Ship Logindo Stamina Marshelino Chandra Suhartono; Aziz Nugroho; Trisnowati Rahayu; Antonius Edy Kristiyono; Shofa Dai Robbi; Imam Sutrisno
Asian Journal Science and Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): Asian Journal Science and Engineering
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/ajse.v4i1.1891

Abstract

This research aims to identify and analyze the primary causes of overheating in the CAT 18 Auxiliary Engine aboard the AHTS Logindo Stamina vessel and to evaluate its impact on the vessel’s operational performance. Overheating has been found to significantly reduce Engine efficiency, increase fuel consumption, and potentially cause blackouts that endanger navigational safety. The investigation identified three main causes: cracking of the seawater pump cover, failure of the thermostat due to prolonged use, and clogging of the sea chest strainer by marine debris. A qualitative descriptive method was applied, involving direct observation and interviews with the ship’s Engine crew. The mitigation efforts included repairing the seawater pump cover using high-temperature-resistant Devcon adhesive, replacing the damaged thermostat, and implementing a regular Plan Maintenance System (PMS). The findings underscore the critical importance of proper cooling system management and routine maintenance discipline in preventing overheating and maintaining the reliable operation of auxiliary Engines aboard ships.
Co-Authors Abda Abda Adjie, Muhammad Bagas Giri Seno Afif Burhanuddin, M. Faishal Agil Fadila Ahmatul Ilmi Abdullah Aini R, Rizqi Akhmad Kasan Gupron, Akhmad Kasan Alfayer, Marcelly Nur Anak Agung Istri Sri Wahyuni Anshori, Dwi Febriyan Rizal Antonius Edy Kristiyono Ardhiana Puspitacandri Ardhiana Puspitacandri, Ardhiana Arisusanty, Dian Junita Arleiny, Arleiny Aziz Nugroho Chintya Meilinda Puspita Sari Dahri, M Damoyanto Purba Delta Romadhona Pangesti Diyah Purwitasari Eddi Eddi Edi Kurniawan Edy Prasetyo Hidayat Eka Nurmala Sari Agustina, Eka Nurmala Sari Elly Kusumawati Faris Nofandi Febriansyah, Gear Sharp Femmy Asdiana Ferdi Rohmi Saputra Firdaus Sitepu Firdaus, Muhammad Imam Gunarti, Monika Retno Habib Al Jaddir Hafid Ainul Yakin Hasiah Hasiah Hasiah Hasiah Ibrahim Imam Sutrisno Imam Sutrisno Indah Ayu Iqbal, Nafhan Irma Rustini Jannah, Prima Miftakhul Jumriani Kristiyono, Antonius Edy Kusumawati, Elly M. Faishal Afif Burhanuddin M. Imam Firdaus Marshelino Chandra Suhartono Maryandi, Dwi Cahyo Moejiono Moejiono Muhammad Dahri Muhammad Dahri, Muhammad Nasri, Nasri Novaliana, Renta Nugraha, Bugi Nugroho, Azis Nugroho, Azis Nugroho, I Gede Widhyantara Erix Nurdiansari, Henna Pranata, Yayang Andhika Cahya Pranata Prasetyo, Anugrah Nur Prasetyo, Yosep Hilwanto Prawoto, Agus Prawoto, Agus Purba, Damoyanto Putri, Indah Ayu Johanda Putri, Ristin Alfariza Rahmawati, Maulidiah Rakhman, Rizqi Aini Ramadan, Khairul Ramadhan, Muhammad Daffa Satria Ratih, Sindy Ratnaningsih, Dyah Renwarin, Johanis Silverius Rini Indarti Riyanto Robbi, Shofa Dai Rohvi Iriyanti, Nabella Eka Putri Romanda Annas Amrullah Sadewo, Bagas Samsul Huda Samsul Huda Santoso, Agus Dwi Saputra, Ferdi Rohmi Setya Permana, Shendy Dwiki Shofa Dai Robbi Siahaan, Renta Novaliana Sianturi, Intan Sutoyo Sutoyo Sutrisno, Imam Syahputra, Pramudya Bintang Arvy Syahputra, Rama Teguh Pribadi Teguh Pribadi Tri Iriani Eka Wahyuni Upik Widyaningsih Wahyuni, Anak Agung I. Sri Widyaningsih, Upik Wiratama, Ahmad Alfan Wolfgang Alexander Defara Yanti M. , Dwi Yudha, Prima Yudianto , Prima Yudha Yudianto, Prima Yudha