Claim Missing Document
Check
Articles

Recent advances in Moringa oleifera supplementation for maternal anemia and infant nutrition: A systematic review Hadjo, Daniel Ariel; Lada, Christina Olly; Mozez, Itrin Diana
World Nutrition Journal Vol. 9 No. S1 (2025): Vol. 9 No. S1 (2025): Selected conference proceedings of the Nutri Symposium 2
Publisher : Indonesian Nutrition Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25220/WNJ.V09.S1.0012

Abstract

Moringa oleifera (MO) is a plant-based food source that lasts during certain seasons, and some societies still consider it to be known as superfood. The use of MO has been linked up to its inconsistency and advances as a supplementation in resolving maternal anemia and stunted infants. This study aims to synthesize an updated efficacy and safety aspect of MO supplementation in pregnant women and infants.
Relationship of fiber consumption with obesity and gut health in students of SMAN 3 Kupang City Dupe, Freny R; Lada, Christina Olly; Datta, Frans Umbu; Roga, Anderias Umbu; Handoyo, Nicholas E.
World Nutrition Journal Vol. 9 No. S1 (2025): Vol. 9 No. S1 (2025): Selected conference proceedings of the Nutri Symposium 2
Publisher : Indonesian Nutrition Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25220/WNJ.V09.S1.0018

Abstract

Background: Fiber is a necessity that must be met to help maintain digestive health and prevent obesity. The easiest sources of fiber are vegetables and fruits. Objective: This study aims to determine the correlation of fiber consumption with obesity and gut health in students of SMAN 3 Kupang City.
Determinants Of Height Coverage Of Children Just Entering Elementary School (Sd) In Puskesmas Wolojita And Puskesmas Onekore Ende District Widianti, Anggra; Jutomo, Lewi; Picauly, Intje; Syamruth, Yendris K; Lada, Christina Olly
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i4.1328

Abstract

Stunting is a condition of failure to grow in children due to chronic malnutrition in the first 1000 days of life (HPK). The incidence of stunting in children can be caused by several factors, namely family income, history of infectious diseases, history of nutritional status, mother's education, parenting patterns, mother's knowledge, and food consumption patterns. The aim of this research is to determine the factors that determine the height coverage of children entering elementary school in Ende Regency. This type of research is quantitative with cross sectional research. A sample of 61 first grade elementary school students was selected using probability sampling. The research was conducted in August 2023-April 2024. Univariate and bivariate data analysis using the chi-square test. The test results showed the disease history factor (p-value : 0.027; ρ maternal knowledge about nutrition (p-value : 0.009; ρ x,y: 0.212; OR : 1.128; 95%CI : 0.003-3.131); consumption patterns (p-value : 0.002; ρ and nutritional status (p-value : 1 ; ρ of elementary school children in Ende Regency.
Implementasi Duta Gizi Sebagai Pengenalan 3J dan pola snacking anak sekolah Lada, Christina Olly; Febrianti, Ika; Nurina, Rr Listyawati; Woda, Rachel Rara; Ginting, Almido H.
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 15 No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v15i2.6058

Abstract

Abstrak Aktivitas sekolah membutuhkan zat gizi yang cukup, dan anak dapat memperolehnya di sekolah melalui jajan di sekolah dan makan siang di sekolah. Pilihan menu dan jenis jajanan sangat bervariasi, dan keamanan pangan mungkin saja tidak dapat di kontrol. Sebagai konsumen, anak perlu dibekali pengetahuan tentang jajanan yang sehat. Dengan demikian, anak-anak perlu diberikan pengetahuan tentang 3J, yaitu jenis, jadwal dan jumlah makanan yang sesuai untuk kebutuhan anak, serta syarat jajanan yang sehat. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode penyuluhan, yang juga dilengkapi dengan model kompetisi. Kompetisi untuk membawakan materi tentang 3J dan jajanan sehat dilakukan oleh anak-anak sebagai peserta kegiatan. Hal ini dilakukan agar pesan yang diberikan pada anak akan selalu diingat. Dengan metode ini juga, anak-anak dapat menjadi sumber informasi pengetahuan tentang 3J dan jajanan yang sehat. Selain pengetahuan anak meningkat, anak juga menjadi lebih percaya diri dalam berkomunikasi di depan banyak orang. Kata kunci: anak, jajanan, sekolah, kompetisi, sumber informasi, 3J Abstract School activities require sufficient nutrients, and children can get them at school through snacks at school and lunch at school. Menu choices and types of snacks vary widely, and food safety may not be controlled. As consumers, children need to be equipped with knowledge about healthy snacks. Thus, children need to be given knowledge about the 3Js, namely the type, schedule and amount of food that is appropriate for the child's needs, as well as the requirements for healthy snacks. This activity is carried out using the extension method, which is also equipped with a competition model. The competition to bring material about 3J and healthy snacks was carried out by children as participants in the activity. This is done so that the message given to the child will always be remembered. With this method, children can be a source of information about 3J's and healthy snacks. In addition to increasing children's knowledge, children also become more confident in communicating in front of many people.. Keywords: children, snack, school, competition, source of information, 3Js
PENGARUH TARIAN JA’I TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DALAM DARAH MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Pakaenoni, Eliza Princila Utami; Setianingrum, Elisabeth Levina Sari; Lada, Christina Olly
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.656 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2648

Abstract

Jumlah penderita hiperkolesterolemia meningkat tiap tahun. Hiperkolesterolemia dapat dicegah dengan pola hidup sehat, salah satunya dengan berolahraga.Olahraga memiliki hubungan yang erat dengan tari dimana di dalam tari terdapat pola gerak tari dalam yang gerakannya dilakukan secara sistematis dengan iringan musik yang bertujuan sebagai sarana untuk mencapai kebugaran jasmani.Salah satu jenis tarian yang yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memenuhi kaidah olahraga adalah tarian ja’i. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tarian ja’i terhadap kadar kolesterol total dalam darah mahasiswa fakultas kedokteran universitas nusa cendana. Jenis metode penelitian ini adalah intervensi dengan pendekatan menggunakan desain penelitian eksperimen dengan control group design. Pengambilan sampel ini, dengan teknik simple random sampling, didapatkan sejumlah64 sampel yang dibagi kedalam 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol dan intervensi. Hasil dari uji menggunakan uji t-test berpasangan,tidak terdapat pengaruh tarian ja’i terhadap kadar kolesterol total dalam darah pada kelompok intervensi, dengan nilai p=0,242 (p>0,05), dan pada kelompok kontrol nilai p=0,036 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat pengaruh tarian ja’i terhadap kadar kolesterol total dalam darah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana secara signifikan
STATUS GIZI, KADAR HAEMOGLOBIN DAN KUALITAS HIDUP PENDERITA TUBERCULOSIS PARU SEBELUM DAN SESUDAH TERAPI OBAT ANTI TUBERCULOSIS KATEGORI 1 DI KOTA KUPANG Buntoro, Ika Febianti; Nurina, Listyawati; Lada, Christina Olly
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.252 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2669

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit menular menduduki urutan tertinggi penyebab kematian karena infeksi tunggal. Sebagian besar obat anti tuberkulosis (OAT) dapat diterima dalam terapi, namun mempunyai efek toksik yang potensial diantaranya reaksi hematologic seperti anemia, agranulositosis, eosinophilia dan trombositopenia. Efek gastrointestinal yang paling umum terjadi adalah mual dan muntah, dan dapat mengalami penurunan nafsu makan sehingga akan mempengaruhi asupan gizi pada tubuh pasien, yang kemungkinan dapat menyebabkan penderita kekurangan gizi penderita. Metode penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini berlokasi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia dan dilakukan di 11 Puskesmas di Kota Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah Penderita TB baru yang diterapi dengan obat anti tuberculosis kateboriI yang berada di kota Kupang. Sampel yang diambil berdasarkan teknik consecutive sampling,dengan jumlah sampel minimal 45 penderita. Hasil penelitian ini terdapat 45 responden bersedia bergabung dalam penelitian ini, dengan usia terbanyak pada usia 20-30 tahun dan 27 orang diantaranya merupakan laki-laki. Yang memiliki statusgizi yang normal sebanyak 18 orang atausebanyak 40 % dari total yang terlibat. Sedangkan 26 orang (57,8%) memiliki status gizi yang underweight dan hanya 1 orang (2,2%) yang memiliki status gizi yang overweight. Didapatkan 40 responden dengan hasil pemeriksaan BTA yang positif atau sebanyak 88,9%. Sedangkan sisanya 5 responden memiliki hasil pemeriksaan BTA yang negatif (11,1%). Sedangkan dari hasil survei kualitas hidup didapatkan 30 responden memiliki kualitas hidup yang buruk atau sebesar 66,7%, Sedangkan sisanya sebanyak 15 responden memiliki kualitas hidup yang baik, atau sebesar 33,3%. Kesimpulan dari penelitian ini didapat bahwa sebagian besar penderita TB paru merupakan TB Paru BTA positif dengan kualitas hidup yang buruk.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA TENTANG MANFAAT DAUN KELOR DENGAN STATUS GIZI KELUARGA PADA WILAYAH LAHAN KERING KEPULAUAN SEMIRINGKAI Nurina, Rr. Listyawati; Woda, Rahel Rara; Lada, Christina Olly; Buntoro, Ika Febianti
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.676 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2670

Abstract

Masalah gizi di Indonesia masih besar, tidak hanya masalah gizi kurang tetapi juga masalah gizi lebih. Salah satu faktor penyebab adalah pola makan yang tidak seimbang dan penyakit infeksi. Daun kelor dengan banyak keunggulan nutrisi baik yang sangat populer dapat menjadi salah satu cara untuk menanggulangi masalah gizi di tingkat rumah tangga. Namun Hal ini memerlukan adanya pengetahuan dan kesadaran dari masyarakat akan manfaat daun kelor. Oleh karena itu, peneliti dan tim telah melakukan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan sikap tentang manfaat daun kelor di masyarakat desa Penfui Timur yang memiliki cukup banyak pohon kelor serta untuk mengetahui hubungannya dengan status gizi keluarga. Disain penelitian ini merupakan studicrossectional yang bersifat deskriptif dan analitik. Populasi adalah seluruh rumah tangga di wilayah kerja Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang yang telah disampling sesuai dengan kriteria inklusi penelitian. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir semua subjek (93%) adalah usia orang dewasa tengah sampai dengan dewasa akhir dengan jenis kelamin yang setara antara perempuan (55,5%) dengan laki-laki (44,4%). Ada 33 responden yang memiliki 5 sampai 8 jumlah anggota dalam rumah tangga dan 12 responden lainnya memiliki 3 sampai 4 jumlah anggota dalam rumah tangganya. Dengan uji statistik Fisher menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan (p= 0,002 dan sikap orang tua (p=0,019) tentang manfaat daun kelor dengan status gizi keluarga pada wilayah lahan kering kepulauan semiringkai. Hal ini dapat diartikan bahwa hasil penelitian ini sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa pengetahuan dan sikap yang baik tentang manfaat daun kelor memberikan pengaruh yang baik terhadap pemeilihan dan penyediaan makanan bergizi sehingga hamper sebagian lebih status gizi keluarga terpelihara dengan baik. Hal ini terlihat dari hamper sebagian besar responden memiliki status gizi yang baik. Luaran dari penelitian ini adalah lebih optimal dalam pemanfaatan lahan kering semiringkai di sekitar rumah sehingga berguna bagi ketersediaan pangan murah dan bergizi di tingkat rumah tangga
PENGARUH PEMBERIAN PUDING SARI DAUN KELOR TERHADAP PERUBAHAN STATUS GIZI ANAK DI SD INPRES NOELBAKI KABUPATEN KUPANG Meko, Maria M.T.; Koamesah, Sangguana M J; Woda, Rahel Rara; Lada, Christina Olly
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.028 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2678

Abstract

Masalah gizi kurang sangat tinggi di NTT. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan adalah dengan pemberian makanan inovatif dan menarik yang diperkaya dengan vitamin dan mineral. Salah satu tanaman yang kaya akan vitamin dan mineral adalah kelor (Moringa oleifera). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian pudding sari daun kelor terhadap perubahan status gizi anak di SD Inpres Noelbaki Kabupaten Kupang. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan pre-test and post-test with kontrol group yang dilakukan pada anak sekolah dasar berusia 10-12 tahun di SD Inpres Noelbaki Kabupaten Kupang. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan jumlah sampel 66 anak, yang terdiri dari 33 anak pada kelompok perlakuan dan 33 anak pada kontrol. Pada kelompok perlakuan diberikan puding sari daun kelor selama 14 hari. Uji analisis yang digunakan adalah Paired T test untuk membandingkan perubahan nilai Pre-Post setiap kelompok dan Unpaired T Test untuk membandingkan nilai akhir kelompok Intervensi - kontrol. Hasil dari penelitian ini terdapat peningkatan status gizi yang signifikan pada kelompok perlakuan setelah diberikan pudding sari daun selama 14 hari. Pada kelompok terdapat 33 anak mengalami peningkatan satatus gizi. Sedangkan pada kelompok control hanya terdapat 3 anak mengalami peningkatan status gizi. Pada kelompok intervensi terdapat perubahan yang signifikan (p<0,05) dan pada kelompok control tidak didapatkan adanya perubahan yang signifikan setelah dilakukan penelitian selama 14 hari. Kesimpulan dari hasil penelitian ini terdapat pengaruh pemberian pudding sari daun kelor terhadap perubahan status gizi anak di SD Inpres Noelbaki Kabupaten Kupang (p<0,05) dengan cara meningkatkan nafsu makan anak
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KECAMBAH KACANG HIJAU TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL SERUM TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) GALUR SPRAGUE DAWLEY HIPERKOLESTEROLEMIA Ndolu, Ronaldo Agustov; Manafe, Derri Riskiyanti Tallo; Lada, Christina Olly
Cendana Medical Journal Vol 8 No 3 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.383 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i3.3491

Abstract

Peningkatan kadar kolesterol atau hiperkolesterolemia menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya penyakit jantung koroner. Penggunaan pengobatan alternatif untuk mengatasi masalah kesehatan masih sering dijumpai di masyarakat.Kecambah kacang hijau adalah salah satu jenis tanaman yang dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk penyakit hiperkolesterolemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kecambah kacang hijau terhadap kadar kolesterol total serum tikus (Rattus norvegicus) galur Sprague Dawley hiperkolesterolemia. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan pendekatan true esperimental design pre and post test with control group pada kelompok perlakuan dan kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling.Sampel terbagi dalam 6 kelompok terdiri dari kelompok normal (K1, hanya diberikan pakan standar), kelompok kontrol negatif (K2, diberikan pakan standar dan pakan tinggi kolesterol, namun tidak diberikan perlakuan dengan ekstrak), 4 kelompok perlakuan pemberian ekstrak beberapa dosis (K3 = 250, K4 = 450, K5 = 900, K6 = 1800 mg/Kgbb). Pengukuran kadar kolesterol total darah menggunakan strip kolesterol dan alat autocheck. Penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Kruskal-wallis dan uji lanjutan post hoc Mann-Whitney U Test. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pemberian ekstrak etanol kecambah kacang hijau terhadap kadar kolesterol total serum tikus pustih (Rattus norvegicus) galur Sprague Dawley yang hiperkolesterolemia dengan nilai signifikansi p = 0,00 (p < 0,05). Dari hasil, didapatkan rerata kadar kolesterol total setelah perlakuan, Kelompok Normal (K1) adalah 121,5 mg/dl, Kelompok Negatif (K2) adalah 207,5 mg/dl, Kelompok Perlakuan 1 (K3) adalah 208,5 mg/dl, Kelompok Perlakuan 2 (K4) adalah 196 mg/dl, Kelompok Perlakuan 3 (K5) adalah 170,75 mg/dl dan kelompok perlakuan 4 (K6) adalah 136,25 mg/dl. Dari hasil uji dosis, membuktikan ekstrak etanol kecambah kacang hijau dosis 450, 900 dan 1800 mg/Kgbb dapat menurunkan kadar kolesterol total darah. Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan pemberian ekstrak etanol kecambah kacang hijau terhadap kadar kolesterol total serum tikus (Rattus norvegicus) galur Sprague Dawley hiperkolesterolemia
UJI EFEKTIVITAS REPELLENT DARI DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP NYAMUK AEDES AEGYPTI Flugentius, Bartolomeus Umbu; Pakan, Prisca Deviani; Lada, Christina Olly
Cendana Medical Journal Vol 8 No 3 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.106 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i3.3492

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh vektor nyamuk Aedesaegypti masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Upaya pemberantasan nyamuk saat ini banyak dilakukan, salah satunya dengan menggunakan insektisida kimia. Penggunaan insektisida kimia dapat menyebabkan resistensi serangga dan mencemari lingkungan. Cara alternatif yang aman yaitu menggunakan pestisida nabati yang mudah terurai dan ramah lingkungan. Salah satu insektisida nabati dapat dibuat dari daun Moringa oleifera yang mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai larvasida dan repelan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas dari, Repellent daun kelor (Moringaoleifera) terhadap nyamuk Aedesaegypti. Metode penelitian ini merupakan penelitian experimental dengan rancangan penelitian post test only control group design. Subjek terbagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok kontrol yang hanya diberikan aquades dan kelompok perlakuan diberikan esktrak Moringa oleifera dengan konsentrasi ekstrak12,5%, 25%, dan 50%. Setiap konsetrasi dilakukan replikasi tiga kali selama 3 hari dengan waktu uji yang sama. Analisis data menggunakan uji one way anova, jika data tidak terdistribusi normal dan tidak homogen maka dilakukan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar konsentrasi ekstrak daun kelor maka semakin besar persentase daya proteksi. Terdapat perbedaan signifikan efektivitas antara 4 kelompok konsentrasi dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak daun kelor dengan konsentrasi 12,5% tidak efektif sedangkan konsentrasi 25% dan 50% efektif digunakan terhadap nyamuk Aedesaegypti
Co-Authors Adang, Gottfrieda Patiencia Taeng-Ob Anderias Umbu Roga Anderias Umbu Roga Anggraini, Thalitha Ayu Anies Irawati Annisa Amalia Artawan, I Made Aspatria, Utma Basy, Angel Yulied Buntoro, Ika Febianti Olly Christine Natalia PS Lehot Corputty, Dian Yelisa Deri Riskiyanti Tallo Manafe Dewanti, Intan Putri Djawa Djong, Maria Bernadetha Dua Dupe, Freny R Dwita Anastasia Deo Edon, Cindy Marie Agnes Lorenza Aurelia Ethelbert, Ryan Arnold Febrianti, Ika Filpin Luciami Ayuwandini Haning Flugentius, Bartolomeus Umbu Ginting, Almido Almido Haryanto Ginting, Almido H. Gomangani, Yuli Clementina Gregorius Kenang Widyantoro Hadjo, Daniel Ariel Handoyo, Nicholas E. Hendrik, Einstein Daud Victor Hutasoit, Regina Marvina I Made Artawan Ika Febianti Buntoro Ika Febrianti Jacob Matheos Ratu Jeo, Ida Flaviana Jessica Allo Johannis, Amanda Jelita Eka Riani Jose RL Batubara Kefi, Clarensius Giovani Boni Koamesah, Sangguana M J Kristian Ratu Landutana, Umbu Djama Lapuimakuni, Angela E Lerik, M. Dinah Charlota Lewi Jutomo Lidia, Kartini Lulan, Alfa Julian Lydia, Mona Magdarita Riwu Mari, Maria Kurniawati Maria Agnes Etty Dedy Maria M. Dwi Wahyuni Maria Sophiana Susi Making Marni Marylin S. Junias Meko, Maria M.T. Mona Lydia Mozez, Itrin Diana Muskanan, Poppy Ndolu, Ronaldo Agustov Nurhasanah Wongso Nurina, Rr. Listyawati Nurismail, Eko Novanto Pakaenoni, Agnes Tiara Maharani D. Pakaenoni, Eliza Princila Utami PAKAN, PRISCA DEVIANI Pasa, Irene Rosario Mala Picauly, Intje Prisca Deviani Pakan Putu Dinda Pramesti Rahel Rara Woda Rahel Rara Woda Rini, Desi Indria Riwu, Magdarita Sabina Gero Salimar Salimar Saptawati Bardosono Setianingrum, Elisabeth Levina Setianingrum, Elisabeth Levina Sari Setianingrum, Elizabeth L.S. Sidarta Sagita Sidarta, Sagita Situmorang, William Kevin Nathanael Soegianto, Sugi Deny Pranoto Stevanovic, Claudio Suryanta, Andrie Syahrir Syahrir SYAMRUTH, YENDRIS K Syamruth, Yendris K. Takaeb, Afrona Talahatu, Anna H. Tallo Manafe, Derri Riskiyanti Tarapanjang, Tiara Rambu Renesia Tiran, Yessy Osinami Tunggal, Deif Turupadang, Welem Umbu Roga, Anderias Wahda Dwi Sari Waitau, Boymax Aprilio Wangge, Mery Christine Weu Weraman, Pius Werawan, Pius Wibawa, Krisanty Lintang Widianti, Anggra William Lie Wiryaningsih, Gusti Ayu Gita Woda, Rachel Rara Woda, Rahel Rara Woda, ⁠Rahel Rara Wungouw, Herman Ximenes, Joao M. C. Yermia Djefri Manafe