Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi bahaya merkuri terhadap lingkungan di Penambangan Emas Skala Kecil (PESK) Desa Pelangan, Kabupaten Lombok Barat I Gusti Made Kusnarta; Suwardji Suwardji; Padusung Padusung; Fahrudin Fahrudin; Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27123

Abstract

AbstrakMerkuri merupakan salah satu senyawa logam berat berbahaya yang biasa digunakan dalam penambangan emas skala kecil. Bahaya yang ditimbulkan dari penggunaan merkuri ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, akan tetapi juga pada Kesehatan masyarakat yang ada dilingkungan tersebut. Akan tetapi, sebagian besar masyarakat, terutama di wilayah penambangan emas skala kecil sekotong, belum mengetahui dan menyadarinya. Kegiatan pengabdian Sosialisasi Bahaya Merkuri Terhadap Lingkungan di Penambangan Emas Skala Kecil Sekotong, Lombok Barat dilaksanakan di Desa Pelangan, kecamatan Sekotong dengan kelompok sasaran Penambang emas Kayu Putih Bangkit. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 4 mei tahun 2024 dengan perwakilan masyarakat sejumlah 15 orang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penggunaan merkuri dalam penambangan emas skala kecil. Pengabdian dimulai dari kegiatan survey dan koordinasi awal dengan kelompok penambang Kayu Putih Bangkit, dan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan inti yaitu sosialisasi dan mengukur tingkat pengetahuan dan kesadaran Masyarakat akan bahaya merkuri. Hasil kegiatan ini menunjukkan tingkat pengetahuan dan kesadaran masyarakat dapat meningkat 84% menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan sebelumnya. Kata kunci: emas; lingkungan; merkuri; PESK AbstractMercury is one of the dangerous heavy metal compounds commonly used in small-scale gold mining. The dangers caused by the use of mercury not only affect the environment, but also the health of the people in the area. However, most people, especially in the Sekotong small-scale gold mining area, do not know and are not aware of it. The community service activity of Socialization of the Dangers of Mercury to the Environment in Small-Scale Gold Mining in Sekotong, West Lombok was carried out in Pelangan Village, Sekotong District with the target group of Kayu Putih Bangkit gold miners. The socialization activity was carried out on May 4, 2024 with 15 partisipans. The aim of this community services are increasing public knowledge and awareness of the dangers of using mercury in small-scale gold mining. The community service began with survey activities and initial coordination with the Kayu Putih Bangkit miner group, and then continued with core activities, namely socialization and measuring the level of public knowledge and awareness of the dangers of mercury. The results of this activity showed that the level of public knowledge and awareness could increase by 84% to be higher than before. Keywords: environment; gold; mercury; SSGM
EVALUASI SIFAT KIMIA TANAH: KADAR pH, C, DAN N PADA SAWAH DENGAN POLA TANAM PADI DAN JAGUNG Intan Lusiana Dewi; Mulyati Mulyati; Sri Tejo Wulan; Rika Andriati Sukma Dewi; Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Muhammad Dinul Islamy
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 36 No 1 (2026): Jurnal Agroteksos April 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v36i1.1456

Abstract

Pertanian memegang peranan penting dalam menjaga ketahanan pangan di Indonesia, terutama di wilayah Lombok Barat yang memiliki lahan sawah cukup luas. Namun, intensifikasi penggunaan lahan dengan berbagai pola tanam bisa berdampak pada perubahan sifat kimia tanah serta produktivitasnya. Penelitian ini dilakukan untuk menilai sifat kimia tanah di lahan sawah yang menerapkan pola tanam padi-padi-padi, padi-padi-jagung, dan padi-jagung-jagung di Lombok Barat. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada kedalaman 0 hingga 20 cm dari tiga kecamatan yang mewakili pola tanam tersebut. Parameter yang diuji meliputi pH tanah (larutan H2O dan KCl), kadar C-organik, N-total, serta rasio C/N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah dengan pola tanam padi-jagung-jagung memiliki nilai pH tertinggi (netral), sementara pola padi-padi-padi memiliki pH yang lebih rendah (agak asam). Kandungan karbon organik dan nitrogen total dalam tanah umumnya rendah hingga sangat rendah, dengan pola padi-padi-jagung menunjukkan nilai yang relatif lebih tinggi. Rasio C/N yang ditemukan berkisar antara 7,7 hingga 10, di mana pola padi-jagung-jagung menunjukkan potensi yang lebih baik dalam mempercepat proses mineralisasi bahan organik. Temuan ini menegaskan bahwa variasi pola tanam memberikan pengaruh signifikan terhadap sifat kimia tanah, dan mendorong pentingnya diversifikasi pola tanam untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus keberlanjutan produksi pertanian di Lombok Barat.
Uji Erodibilitas Tanah Berdasarkan Penggunaan Lahan di Desa Guntur Macan Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat M. Harjiman Tamimi; Padusung; Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 10 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v10i2.34519

Abstract

Permasalahan kehilangan tanah akibat erosi menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan, erodibilitas tanah menjadi salah satu unsur krusial dalam menentukan daya tahan tanah terhadap erosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai erodibilitas tanah dan keeratan hubungan beberapa sifat tanah yang menentukan besarnya erodibilitas berdasarkan penggunaan lahan di Desa Guntur Macan Kecamatan Gunungsari. Sampel tanah diambil di tiga penggunaan lahan pada kemiringan 25-35% dan 35-45% yaitu lahan pertanian, semak belukar, dan hutan kemasyarakatan sebanyak 6 titik sampel dengan total 24 sampel tanah yang dilakukan dengan metode Purposive Sampling pada kedalaman 0–20 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat erodibilitas kebun campuran sebesar 0,26 di kemiringan 25-35% dan 0,27 di kemiringan 35-45%, semak belukar dengan nilai 0,21 di kemiringan 25-35% dan 0,18 di kemiringan 35 45%, hutan kemasyarakatan dengan nilai 0,10 di kemiringan 25-35% dan 0,05 di kemiringan 35-45%. Hubungan korelasi bahan organik tanah dengan erodibilitas 0,9821, selanjutnya hubungan dengan nilai ukuran butir tanah 0,9687, kemudian hubungannya dengan struktur tanah 0,7670, dan hubungannya dengan permeabilitas tanah 0,4457.
Kajian Cadangan Karbon Tanah dan Keragaan Vegetasi Mangrove di Tanjung Batu- Sekotong Kabupaten Lombok Barat Nadia Desya Amanda; Sukartono Sukartono; Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Sri Tejowulan
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v12i1.1008

Abstract

change mitigation efforts. This study aims to measure soil carbon stocks and analyze the performance of mangrove vegetation in Tanjung Batu, Sekotong District, West Lombok Regency. This study was conducted from August to October 2025 using an experimental method and sampling was carried out using a purposive sampling method with six sample points representing ecosystem conditions. Soil samples were taken at three depths (0–15 cm, 15–30 cm, and 30–45 cm) for analysis of organic C, particle size distribution, bulk density, and porosity. Vegetation analysis was carried out using 10 × 10 m plots to obtain density, dominance, and diversity values. The analysis results showed that the soil organic C content ranged from 1.47% to 7.02%, which increased with increasing soil depth. Soil carbon stocks ranged from 34.92–74.55 tons/ha with an average value of 53.53 tons/ha. The vegetation analysis results showed a diversity value of 0.68, which is considered low because only two species were found, namely Rhizophora stylosa and Avicennia lanata, with a total density of 4,483 trees/ha, with Rhizophora stylosa having a relative dominance value of 56.79%. Overall, the Tanjung Batu mangrove ecosystem has a high soil carbon storage capacity and potential as a carbon sink in coastal areas. Soil depth, vegetation density, soil volume weight, and soil porosity play a role in determining the amount of soil carbon stocks.
Penguatan Daya Saing Produk Olahan Dodol Rumput Laut melalui Pelatihan Pemotretan Produk KWT Rasa Saling Sayang Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Yy Wima Riyayanatasha; Riezka Zuhriyatika Rasyda; Nuzla Af’idatur Robbaniyyah; Setyaning Pawestri; Lulu’ Ayu Faezatiy
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i3.11655

Abstract

Kuta Village is a coastal area with abundant seaweed potential, which has been utilized by the community through various processed products. The Rasa Saling Sayang Women Farmers Group (KWT) cultivates seaweed, most of which is sold fresh at relatively low prices. Processing seaweed into products such as dodol, jelly, and flour can increase added value and has the potential to strengthen the family economy of group members. However, limited skills in product photography result in less attractive product visuals, thus impacting low competitiveness in the digital market and social media. This community service activity aims to improve the skills of KWT Rasa Saling Sayang members in producing aesthetically pleasing seaweed product photos that meet digital marketing needs. The activity method is implemented through socialization and practice of product photography using smartphones. The activity was held on Tuesday, October 28, 2025, with stages including preparation of seaweed dodol products in two flavors (melon and pineapple), socialization of basic product photography techniques, and photography practice by KWT members. The results of the activity showed an increase in participants' understanding and skills in producing more visually appealing product photos.
Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Riezka Zuhriatika Rasyda; Yy Wima Riyayanatasya; Abdul Majid Azzuandi; Dinda Marita; Rizki Masyhadani Putra
PRIMA: Journal of Community Empowering and Services Vol 9, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prima.v9i2.108163

Abstract

Improving the Community's Economy through Seaweed Processing Assistance for KWT Rasa Saling Sayang.  Seaweed is a marine product with great economic potential for communities. It contains antioxidants and beneficial substances. Seaweed is consumed both raw and in processed forms. Besides food, it is used in cosmetics, pharmaceuticals, animal feed, fertilizers, and other products. The Rasa Saling Sayang Women Farmers Group (WFG), a food processing MSME in the Mandalika Special Economic Zone, also cultivates seaweed on Serenting Beach. However, limited processing skills among group members hinder the development of their seaweed business, resulting in a need for training and support in making processed seaweed products. This community service aimed to empower The Rasa Saling Sayang WFG’s members to turn fresh seaweed into higher value, longer lasting foods. The community service included socialization and hands on training on July 17 and 29, 2025, at the Rasa Saling Sayang WFG production house, attended by 20 participants. As a result, the group's skills in making seaweed based foods, such as flour, dodol, and jelly drinks, have increased from 6% before training to 100% after, a 94% improvement 
CONVERSION OF PRODUCTIVE AGRICULTURAL LAND WITH ANALYSIS OF GEOGRAPHICAL INFORMATION SYSTEMS IN DIBAL VILLAGE, 2010-2020 Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Rika Andriyani Sukma Dewi; Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami; Muhammad Zaki Zamani
GeoEco Vol 9, No 1 (2023): GeoEco January 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ge.v9i1.71508

Abstract

Land conversion will continue to occur over time. Population growth and regional development can cause land conversion. It is undeniable that land conversion will change vacant land, especially productive agricultural land, into built-up land. The purpose of this study is to determine the extent of changes in productive agricultural land and the conversion of productive agricultural land. Within 10 years Dibal Village has experienced many changes with the construction of toll roads and railroads. The variables for this study are land cover, built-up land and undeveloped land parameters. This study uses image interpretation analysis with Arcgis 10.3 and by doing a ground check to ensure the correctness of the interpretation. To test the accuracy of image interpretation is done with the overall accuracy confusion matrix with the kappa accuracy test results of 98.3% so that image interpretation can be trusted. This research is a qualitative research method with a descriptive approach. The results show that in a period of 10 years in Dibal Village there has been a decrease in productive agricultural land of around 9.69 hectares / 5.70%, while built-up land has increased by 9.69 hectares / 5.70%. The decrease in productive agricultural land consists of a decrease in rice fields and gardens. Productive agricultural land that has changed into built-up land includes rice fields and gardens that have turned into toll roads, railroads and community settlements. 
COMPARISON OF CARBON STOCK BASED ON EXISTING LAND COVER AND SPATIAL PATTERN PLANS IN GILI MATRA Siska Ita Selvia; Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah
GeoEco Vol 10, No 2 (2024): GeoEco July 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ge.v10i2.86109

Abstract

As a mainstay destination on Lombok Island, Gili Matra has many strategic issues for which appropriate and effective solutions still need to be found. Massive changes in land use for tourism activities, land use conflicts, land sales on small islands to foreign nationals, environmental damage, and pollution. This condition will gradually lead to land use outside its intended use. Through the North Lombok PUPR (Public Work and Public Housing) Department Service and various related stakeholders, the government prepared the Detailed Spatial Plan (RDTR) for the Gili Tramena Tourism Area to anticipate land use different from sustainable spatial planning principles. This research compares the potential carbon stored in existing land cover and the polar money plan in Gili Matra (Meno, Trawangan, and Air) based on the RDTR for the Gili Tramena Tourism Area. The method used is gap analysis or deviation of existing land cover with spatial pattern plans on Gili Matra using overlay techniques. It also uses a conversion method for carbon stock estimates between existing land use and planned spatial patterns on Gili Matra. The results of this research are a decrease in carbon stocks in the spatial pattern plan (2,616.75 tons C) compared to carbon stocks based on existing land use classes on Gili Matra (12,571.24 tons C). This research shows that there is a difference of 9,954.49-ton C. Therefore, appropriate recommendations include: 1) provide a minimum of 30% of the land for Green Open Space (RTH); 2) maximizing protected zones; 3) carry out supervision and control in zones designated as protected zones; and 4) developing the concept of sustainable tourism.
Pasta Udang dan Cemaran Logam Berat : Pasar Global, Risiko Kesehatan dan Regulasi Keamanan Setyaning; Lingga Gita Dwikasari; Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Lalu Unsunnidhal
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11370

Abstract

Pasta udang merupakan produk fermentasi tradisional dari udang atau krill yang bernilai ekonomi tinggi di pasar global, dengan proyeksi mencapai USD 500 juta pada tahun 2025. Namun, di balik peluang pasar tersebut, terdapat tantangan serius terkait cemaran logam berat pada produk akhir diakibatkan bahan utama yang digunakan. Spesies udang seperti Penaeus vannamei dan Penaeus monodon diketahui mengakumulasi logam berat seperti kadmium (Cd), timbal (Pb), arsenik (As), dan merkuri (Hg), sehingga terasi dapat menjadi jalur paparan bagi manusia. Kajian literatur ini menggunakan basis data ilmiah (Sinta, ResearchGate, PubMed, Wiley, ScienceDirect) dengan kata kunci terpilih. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat dalam jaringan udang sering melebihi kadar lingkungan, dengan variasi distribusi menurut jenis logam dan jaringan. Paparan logam berat menimbulkan risiko kesehatan kronis seperti nefrotoksisitas, neurotoksisitas, dan karsinogenisitas. Regulasi internasional (Codex, EU, FDA, MHLW Jepang) serta regulasi nasional (BPOM, SNI) menetapkan ambang batas logam berat untuk menjamin keamanan pangan. Kajian ini pentingnya pengawasan, kontrol kualitas, dan penerapan regulasi ketat untuk mempertahankan daya saing produk pasta udang di perdagangan global.
Co-Authors Abdul Majid Azzuandi Abdul Majid Azzuandi Abdul Majid Azzuandi Ahmad Junaidi Ahmad Nawawi Akbar, Zulfikar Ibnu Ali Alamta Singarimbun Amrul Jihadi Andre Rachmat Scabra Anjar Pranggawan Azhari Arief Rachmadi Atsmari, Rizki Prapitri Awanis Zakirah Azmi, Muhammad Khairul Bagus Dwi Hari Setyono Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baiq Sevia Aulia Triputri Bakti, Lalu Arifin Aria Bambang Hari Kusumo Bustan Bustan Bustan, Bustan Damai Diniariwisan Dinda Marita Dinda Marita Dinda Marita Dori Kusuma Jaya Dori Kusuma Jaya Dwi Noorma Putri Dwi Noorma Putri Fahrudin fahrudin Fahrudin Fahrudin Fahrudin Fahrudin Fahrudin, Fahrudin Firda Salzabilla Syehan Haidir Ali Salsabil Heldy Sardianto I Gusti Made Kusnarta I Wayan Suadnya Idiatul Fitri Danasari Idiatul Fitri Danasari Intan Lusiana Dewi Irwin Aryadi Irwin Aryadi Jasrodi Jasrodi Jasrodi, Jasrodi Joko Priyono Jufri, Afifah Farida Lalu Arifin Aria Bakti Lalu Arifin Aria Bakti Lalu Bahrul Ilmi Lalu Hadryan Sukma Lalu Hadryan Sukma Lalu Hizbulloh Lalu Unsunnidhal Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Lidya Yuniati Lingga Gita Dwikasari Lolita Endang Susilowati Lukmanul Hakim Lulu’ Ayu Faezatiy M. Harjiman Tamimi M. Ridho Anugrah Mahrup Mahrup Mahrup Mahrup Mahrup Mahrup, Mahrup Mahrup, Mahrup Mariani Mariani Mariani Muh. Safrony Akmal Muhammad Dinul Islami Muhammad Dinul Islami Muhammad Dinul Islamy Muhammad Harish Maulidi Muhammad Harish Maulidi Muhammad Zaki Zamani Muhammad Zaki Zamani Muhammad Zaki Zamani Muhammad Zaki Zamani Mukminah Mukminah Mukminah, Mukminah Mukminah, Mukminah Mulawarman, Rahmat Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Nabilah Nur Fikriyyah Nadia Desya Amanda Nopia Himayatul Nopiana Fitri Novita Hidayatun Nufus Novita Hidayatun Nuvus Novita Hidayatun Nuvus Nur Asri Shakila Nur Asri Shakila Nur Shapna Nuzla Af’idatur Robbaniyyah Padusung Padusung Padusung Padusung Pamungkas, Gilang Darma Putri, Dwi Noorma Raehanayati Raehanayati Rangga Idris Affandi Riezka Zuhriatika Rasyda Riezka Zuhriatika Rasyda Riezka Zuhriatika Rasyda Riezka Zuhriyatika Rasyda Rika Andriani Sukma Dewi Rika Andriati Sukma Dewi Rika Andriyani Sukma Dewi Rindu Salsabila Ulayya Rindu Salsabila Ulayya Riyayanatasya, Yy Wima Rizki Masyhadani Putra Rizki Putra Masyhadani Rizki Putra Masyhadani Sadikin Amir Sahrul Alim Salsabil, Haidir Ali Selvia, Siska Ita Setyaning Setyaning Pawestri Shakila, Nur Asri Shakila, Nur Asri Shaqinah, Alya Siska Ita Selvia Siska Ita Selvia Siska Ita Selvia Siti Hopipah Sitti Hilyana Sri Tejo Wulan Sri Tejowulan Sri Tejowulan Srirahardita Pamungkas Sukartono Sukartono Sukartono Sukartono Sukartono Sukartono Sukartono Suprayanti Martia Dewi Suprayanti Martia Dewi Suprayanti Martia Dewi, Suprayanti Martia Susilowat, Lolita Endang Susilowat, Lolita Endang Suwardji Thoy Batun Citra Rahmadani Urip Munggali Wahyudin Wulan, Raden Sri Tejo Yuli Rahmawati Yuliana Asri Yuliana Asri Yusrisal Nahendra Yusrisal Nahendra Yy Wima Riyayanatasha Yy Wima Riyayanatasya Zamani, Muhammad Zaki