Claim Missing Document
Check
Articles

The flood points distribution in Dibal Village from 2019 to 2023 Iemaaniah, Zuhdiyah Matienatul; Qomariyatuzzamzami, Latifah Nurul; Zamani, Muhammad Zaki
BUMI: International Journal of Environmental Reviews Vol. 1 No. 01 (2023): BUMI: International Journal of Environmental Reviews
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Pusat Kajian Lingungan Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/bumi.v1i01.1902

Abstract

Floods are natural disasters that commonly occur in tropical countries like Indonesia. Floods often happen in low-lying areas densely populated by residents. The amount and intensity of rainfall have a significant impact on the occurrence of floods at specific points. Population growth and urban development have led to rapid construction, reducing areas for rainwater absorption. This study was conducted in Dibal Village, Ngemplak District, Boyolali Regency, which directly borders Surakarta City. The area has three important facilities as supporting facilities for the region. This research aims to determine the distribution and causes of floods in Dibal Village over the past five years.This research utilized spatial data, analyzed qualitatively using a descriptive approach. Research data were obtained from in-depth interviews and presented in a flood distribution map of Dibal Village. The results of this study identified flood points in Beran Hamlet, North Dibal Hamlet, Central Dibal Hamlet, South Dibal Hamlet, and North Wangkis Hamlet. Among these hamlets, the most severely affected by floods is Beran Hamlet, with flood depths ranging from 30-50 cm and a receding time of 5-9 hours. Meanwhile, North Dibal Hamlet experienced flood depths of 10-30 cm with a receding time of 3-7 hours, Central Dibal Hamlet had flood depths of 10-20 cm with a receding time of 3-5 hours, South Dibal Hamlet had flood depths of 15-25 cm with a receding time of 3-5 hours, and North Wangkis Hamlet had flood depths of 10-25 cm with a receding time of 3-9 hours
Sosialisasi dan Pendampingan Penerapan Teknologi Budidaya Porang di Desa Batu Rakit Kabupaten Lombok Utara Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Suwardji; Riezka Zuhriatika Rasyda; Mariani; Irwin Aryadi; Muhammad Dinul Islami; Yusrisal Nahendra; Rindu Salsabila Ulayya
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.156

Abstract

Kabupaten Lombok Utara merupakan kabupaten yang memiliki kondisi iklim kering dengan curah hujan yang cukup rendah, sehingga menyulitkan petani padi yang membutuhkan ketersediaan air yang cukup banyak. Masalah lain yang dihadapi petani padi yaitu budidaya padi membutuhkan pembukaan lahan yang luas. Kombinasi permasalahan ketersediaan air dan lahan serta kurangnya pengetahuan dan keterampilan petani pada pembudidayaan jenis tanaman pangan lain mengakibatkan petani padi di Desa Batu Rakit Kabupaten Lombok Utara seringkali mengalami kerugian. Kegiatan pengabdian ini menawarkan porang sebagai tanaman pangan alternatif yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Tanaman porang merupakan tanaman pangan jenis umbi-umbian yang dapat hidup dibawah naungan dan tidak membutuhkan banyak air. Oleh karena itu, untuk membantu petani di Desa Batu Rakit maka dilakukan kegiatan pengabdian berupa pelatihan dan pendampingan penerapan teknologi pembudidayaan porang untuk menghasilkan petani yang dapat secara mandiri dan berkelanjutan membudidayakan tanaman porang sebagai produk lokal unggulan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada tanggal 07 September tahun 2024 di Desa Batu Rakit dengan sasaran Kelompok Tani Suka Maju sejumlah 15 anggota perwakilan. Pelaksanaannya dilakukan dengan cara sosialisasi/ penyuluhan pembudidayaan dan dilanjutkan dengan kegiatan pembudidayaan pada demplot dengan pembibitan awal menggunakan polybag. Hasil kegiatan ini memberikan dampak positif yaitu meningkatkan diversitas produk dalam budidaya tanaman pangan.
Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Keripik Pisang, Keripik Pare dan Peyek dengan Varian Rasa Baru di KWT Rasa Saling Sayang Kuta Mandalika Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Idiatul Fitri Danasari; Riezka Zuhriatika Rasyda; Abdul Majid Azzuandi; Dinda Marita; Rizki Putra Masyhadani; Muhammad Harish Maulidi
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.157

Abstract

Kawasan Mandalika merupakan Kawasan Ekonomi Khusus yang dikembangkan sebagai kawasan wisata. Kelompok Wanita Tani Rasa Saling Sayang (KWT) merupakan kelompok UMKM yang bergerak di bidang pembuatan produk makanan olahan, antara lain keripik pisang, keripik pare, dan peyek kacang. Keterbatasan penguasaan teknologi para anggota KWT mengakibatkan kurangnya pemahaman untuk membuat produk dengan berbagai varian rasa, sehingga kurang diminati di pasaran. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada KWT Rasa Saling Sayang agar dapat mengolah keripik dan peyek dengan varian rasa yang baru. Kegiatan ini dilaksanakan pada 15 Agustus 2024 bersama 20 orang anggota KWT di rumah produksi KWT Rasa Saling Sayang di Dusun Ebunut, Desa Kuta, Mandalika. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan praktek langsung pembuatan keripik pisang, keripik pare, dan peyek kacang dengan varian rasa baru. Hasilnya KWT Rasa Saling Sayang mampu memproduksi secara mandiri varian rasa baru, yaitu keripik pisang rasa cokelat dan matcha, keripik pare rasa jagung bakar dan barbeque, serta peyek kacang rasa pelecing dan ayam taliwang.
Bimbingan Teknis Pembuatan Biochar Sekam Padi dengan Metode Retort Kiln di Desa Sukadana Lombok Tengah Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Lalu Arifin Aria Bakti; Sukartono Sukartono; Siska Ita Selvia; Haidir Ali Salsabil; Jasrodi Jasrodi
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 4 No. 4 (2023): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v4i4.8892

Abstract

This service aims to increase the knowledge and skills of Patuh Bersama farmer group members in processing rice husk Biochar agricultural waste using the Retort Kiln method. The method of implementing this service activity used a technical guidance method with a participatory approach. Evaluation of this activity was carried out through interactive sharing and then the data was analyzed descriptively. The results of this service activity showed that the farmer group could understand and had the skills to make rice husk biochar using the Retort Kiln method. Apart from that, from the results of this service it is hoped that farmers can utilize agricultural waste as a soil improvement material on agricultural land.
Upaya Mengurangi Pencemaran Merkuri dengan Menggunakan Rumput Vetiver di Desa Pelangan Kecamatan Sekotong I Gusti Made Kusnarta; Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Suwardji; Padusung; Fahrudin
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.209

Abstract

Tambang emas yang ditambang secara tradisional atau biasa disebut sebagai Penambangan Emas Skala Kecil (PESK) biasa menggunakan merkuri pada proses pemisahan bijinya yang mengakibatkan terjadinya pencemaran. Desa Pelangan Kecamatan Sekotong merupakan salah satu desa yang masyarakatnya aktif melakukan penambangan emas. Akumulasi pencemaran merkuri terus mengalami peningkatan, disisi lain upaya untuk melakukan pengurangan akumulasi pencemaran merkuri tidak pernah dilakukan oleh masyarakat sebelumnya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Pelangan dengan mitra Kelompok Pemuda Tanker dan Karang taruna sejumlah 15 orang yang dilaksanakan pada tanggal 8 dan 10 bulan juli 2025. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menyadarkan bahaya merkuri, serta memberikan kesadaran pada masyarakat tentang upaya mengurangi kandungan merkuri pada tanah yang tercemar melalui upaya fitoremediasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan demontrasi penanaman vetiver. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan terkait upaya mengurangi pencemaran merkuri. Peningkatan pengetahuan masyarakat meningkat 75% dari pengetahuan awal yang hanya sekitar 25% pada poin pengetahuan terhadap adanya pencemaran merkuri di lingkungan mereka.
PEMBERDAYAAN PEMUDA MIDANG MELALUI PEMANFAATAN PINGGIR KALI SEBAGAI WARUNG HIDUP WARGA DUSUN MIDANG, LOMBOK BARAT Afifah Farida Jufri; Jufri, Afifah Farida; Nawawi, Ahmad; Iemaaniah, Zuhdiyah Matienatul
Jurnal Pepadu Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i1.4220

Abstract

The very dense settlement of Midang Hamlet leaves a narrow area of ​​land along the edge of the irrigation canal, which is more often referred to by residents as Kali Midang. This narrow land has the potential to meet food needs, improve community nutrition, source plant diversity and create an optimal living environment around the household. The potential of this narrow land can be utilized by optimizing the cultivation of a variety of plants by forming a living stall. The aim of this service activity is; 1) utilize the narrow land at the edge of the river to become a food stall for residents to support food security, and 2) increase the knowledge of the community, especially the youth of Midang hamlet, about plant cultivation techniques on limited land. The method used in this service activity is the participatory action method where Midang youth are directly involved in each activity. The stages in this activity start from the preparation, implementation and evaluation stages. The Midang Hijau movement which was carried out in Midang Hamlet RT 02 ran smoothly and had a positive impact on the residents. Residents are quite interested and enthusiastic in participating in every activity process. Midang Hijau is a trigger for the residents of Midang Hamlet to utilize small land, not only land on the edge of the river but also at home or in other small areas of land that have not been utilized optimally by planting vegetables and kitchen spices for daily needs so that residents can create a living stall. to support daily kitchen needs.
PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI SADAR WISATA SAPTA PESONA, DI DESA LABUAN TERENG, LOMBOK BARAT Riyayanatasya, YY Wima; Lemaaniah, Zuhdiyah Matienatul; Suadnya, I Wayan; Junaidi, Ahmad
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5917

Abstract

Potensi wisata alam yang dimiliki Desa Labuan Tereng perlu didukung oleh peran serta masyarakat sebagai tuan rumah dalam menciptakan lingkungan dan suasana yang kondusif. Hal ini dapat terwujud jika masyarakat memiliki kesadaran wisata. Sapta Pesona merupakan unsur sadar wisata yang perlu dipahami dan diimplementasikan kedalam perilaku sehari-hari masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran aktif anggota karang taruna terhadap pentingnya sadar wisata dalam menunjang potensi wisata desa, sehingga dapat membentuk lingkungan wisata yang kondusif, nyaman, dan aman bagi wisatawan. Metode pengabdian ini adalah sosialisasi dengan pemaparan materi, dan small discussion untuk mengidentifikasi implementasi unsur sapta pesona. Hasil yang didapatkan adalah anggota karang taruna telah mengimplementasikan unsur sapta pesona kedalam perilaku sehari-hari. Unsur-unsur yang telah diimplementasikan adalah aman, tertib, bersih, rapi, indah, ramah, dan kenangan. Namun mereka tidak menyadari bahwa perilaku tersebut merupakan sapta pesona. Kegiatan ini memberikan pemahaman pentingnya sadar wisata dan praktik keseharian yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian ini, memberikan pemahaman secara konseptual dan beberapa contoh pengaplikasian perilaku sadar pesona kepada anggota karang taruna Desa Labuan Tereng.
Meningkatkan Pendapatan Petani melalui Pendampingan Budidaya Pisang Cavendish di Desa Sukadana Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Dori Kusuma Jaya; Siska Ita Selvia; Suprayanti Martia Dewi; Afifah Farida Jufri; Dwi Noorma Putri; Novita Hidayatun Nuvus; Anjar Pranggawan Azhari; Amrul Jihadi; Yuliana Asri
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i2.1650

Abstract

The development of cavendish banana cultivation has higher potential compared to other types of bananas. This is because Cavendish bananas have a higher market selling value, especially as they are a type of banana that sells well on the international market. One of the villages that has the potential to develop cavendish banana tree cultivation is Sukadana Village. This village is one of the buffer villages for the Mandalika Special Economic Zone which is expected to provide basic agricultural needs in the Mandalika area. Service activities will be carried out in December 2022 until may 2023 with the target farmer group Patuh Bersama. This service activity aims to increase community income through assistance in the cultivation of Cavendish bananas. The results of the service activities carried out are providing insight to the community that cavedish bananas are a type of banana that is commonly consumed by the international community. Apart from that, the community can also develop the cultivation of cavendish bananas not only in their yards, but can also cultivate them on unused agricultural land
Meningkatkan Hasil Panen Dan Ketahanan Pangan Di Desa Bagik Payung Selatan Melalui Pemberdayaan Masyarakat Dengan Pemanfaatan Pupuk Trichokompos Shaqinah, Alya; Azmi, Muhammad Khairul; Atsmari, Rizki Prapitri; Akbar, Zulfikar Ibnu Ali; Iemaaniah, Zuhdiyah Matienatul
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8215

Abstract

Bagik Payung is one of the villages located in Suralaga Sub-district, East Lombok , West Nusa Tenggara . The village has an area of 1,606.47 km2 with a population of 4,456 inhabitants. The majority of the population of Kunden Village is male with a percentage of 51%, and 49% female. The majority of occupations in Kunden Village are farm laborers with a percentage of 28%, employees at 26%, self-employed at 19%, farmers at 17%, carpenters at 5%, retirees at 4%, and services at 1%. The high percentage of farm laborers is certainly a concern for the local village government. Therefore, through the community service program, the PKL Group of the Agricultural Extension Unit (UPT) seeks to improve the knowledge and skills of the community. One of the programs carried out to improve community knowledge and skills is Training in Making Trichocompost Fertilizer and Liquid Organic Fertilizer.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Penyuluhan Pengaruh Teknik Irigasi Tetes terhadap Budidaya Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Desa Kuta Lombok Tengah Lidya Yuniati; M. Ridho Anugrah; Siti Hopipah; Nopia Himayatul; Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i1.129

Abstract

Permintaan cabai yang terus menerus meningkat menyebabkan petani harus memproduksi cabai lebih banyak lagi. Meningkatkan produktivitas tanaman cabai dapat dilakukan dengan memperbaiki teknologi budidaya yaitu dengan menggunakan sistem irigasi tetes. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penggunaan irigasi tetes sebagai aliran irigasi pada budidaya tanaman cabai di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Pemberdayaan petani melalui kegiatan penyuluhan mengenai penggunaan irigasi tetes pada pembudidayaan tanaman cabai ini dilakukan untuk membantu petani khususnya di lahan kering Lombok Tengah menghasilkan produktivitas hasil tanaman cabai. Pemberdayaan ini menggunakan metode pembelajaran orang dewasa. Kegiatan ini mimiliki satu program yaitu program utama yang terdiri dari pemasangan irigasi tetes, penyuluhan pembudidayaan tanaman hortikultura terutama tanaman cabai dan pembuatan kompos. Hasil yang telah dicapai dari pemberdayaan masyaraat Desa Kuta Lombok Tengah yaitu petani telah mampu meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan sistem irigasi tetes pada lahan kering untuk mengganti sistem irigasi sebelumnya. Petani juga mampu meningkatkan nilai sosial ekonomi dari pembelajaran pembuatan kompos, dan petani mampu menerapkan pertanian berkelanjutan.
Co-Authors Abdul Majid Azzuandi Abdul Majid Azzuandi Ahmad Junaidi Ahmad Nawawi Akbar, Zulfikar Ibnu Ali Alamta Singarimbun Amrul Jihadi Andre Rachmat Scabra Anjar Pranggawan Azhari Arief Rachmadi Aryadi, Irwin Atsmari, Rizki Prapitri Azmi, Muhammad Khairul Azzuandi, Abdul Majid Bagus Dwi Hari Setyono Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharuddin Bakti, Lalu Arifin Aria Bambang Hari Kusumo Bustan Bustan Bustan, Bustan Damai Diniariwisan Dinda Marita Dori Kusuma Jaya Dori Kusuma Jaya Dwi Noorma Putri Dwi Noorma Putri Fahrudin fahrudin Fahrudin Fahrudin Fahrudin, Fahrudin Haidir Ali Salsabil Heldy Sardianto I Gusti Made Kusnarta I Wayan Suadnya Idiatul Fitri Danasari Idiatul Fitri Danasari Irwin Aryadi Islami, Muhammad Dinul Jasrodi Jasrodi Jasrodi, Jasrodi Joko Priyono Jufri, Afifah Farida Lalu Arifin Aria Bakti Lalu Arifin Aria Bakti Lalu Bahrul Ilmi Lalu Hadryan Sukma Lalu Hizbulloh Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Lidya Yuniati Lolita Endang Susilowati Lukmanul Hakim M. Ridho Anugrah Mahrup Mahrup Mahrup Mahrup Mahrup Mahrup, Mahrup Mahrup, Mahrup Mariani Mariani Mariani Marita, Dinda Masyhadani, Rizki Putra Maulidi, Muhammad Harish Muh. Safrony Akmal Muhammad Dinul Islami Muhammad Harish Maulidi Muhammad Zaki Zamani Muhammad Zaki Zamani Muhammad Zaki Zamani Muhammad Zaki Zamani Mukminah Mukminah Mukminah, Mukminah Mukminah, Mukminah Mulawarman, Rahmat Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Nahendra, Yusrisal Nopia Himayatul Novita Hidayatun Nufus Novita Hidayatun Nuvus Novita Hidayatun Nuvus Nur Asri Shakila Nur Asri Shakila Nur Shapna Padusung Padusung, Padusung Pamungkas, Gilang Darma Putri, Dwi Noorma Raehanayati Raehanayati Rangga Idris Affandi Rasyda, Riezka Zuhriatika Riezka Zuhriatika Rasyda Rika Andriani Sukma Dewi Rika Andriati Sukma Dewi Rika Andriyani Sukma Dewi Rindu Salsabila Ulayya Riyayanatasya, Yy Wima Rizki Putra Masyhadani Sadikin Amir Sahrul Alim Salsabil, Haidir Ali Selvia, Siska Ita Setyaning Pawestri Shakila, Nur Asri Shakila, Nur Asri Shaqinah, Alya Siska Ita Selvia Siska Ita Selvia Siska Ita Selvia Siti Hopipah Sitti Hilyana Sri Tejowulan Srirahardita Pamungkas Sukartono Sukartono Sukartono Sukartono Sukartono Sukartono Suprayanti Martia Dewi Suprayanti Martia Dewi Suprayanti Martia Dewi, Suprayanti Martia Susilowat, Lolita Endang Susilowat, Lolita Endang Suwardji Thoy Batun Citra Rahmadani Ulayya, Rindu Salsabila Urip Munggali Wahyudin Wulan, Raden Sri Tejo Yuli Rahmawati Yuliana Asri Yuliana Asri Yusrisal Nahendra Zamani, Muhammad Zaki