Claim Missing Document
Check
Articles

Bimbingan Teknis Pembuatan Biochar Sekam Padi dengan Metode Retort Kiln di Desa Sukadana Lombok Tengah Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Lalu Arifin Aria Bakti; Sukartono Sukartono; Siska Ita Selvia; Haidir Ali Salsabil; Jasrodi Jasrodi
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 4 No. 4 (2023): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v4i4.8892

Abstract

This service aims to increase the knowledge and skills of Patuh Bersama farmer group members in processing rice husk Biochar agricultural waste using the Retort Kiln method. The method of implementing this service activity used a technical guidance method with a participatory approach. Evaluation of this activity was carried out through interactive sharing and then the data was analyzed descriptively. The results of this service activity showed that the farmer group could understand and had the skills to make rice husk biochar using the Retort Kiln method. Apart from that, from the results of this service it is hoped that farmers can utilize agricultural waste as a soil improvement material on agricultural land.
Upaya Mengurangi Pencemaran Merkuri dengan Menggunakan Rumput Vetiver di Desa Pelangan Kecamatan Sekotong I Gusti Made Kusnarta; Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Suwardji; Padusung; Fahrudin
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.209

Abstract

Tambang emas yang ditambang secara tradisional atau biasa disebut sebagai Penambangan Emas Skala Kecil (PESK) biasa menggunakan merkuri pada proses pemisahan bijinya yang mengakibatkan terjadinya pencemaran. Desa Pelangan Kecamatan Sekotong merupakan salah satu desa yang masyarakatnya aktif melakukan penambangan emas. Akumulasi pencemaran merkuri terus mengalami peningkatan, disisi lain upaya untuk melakukan pengurangan akumulasi pencemaran merkuri tidak pernah dilakukan oleh masyarakat sebelumnya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Pelangan dengan mitra Kelompok Pemuda Tanker dan Karang taruna sejumlah 15 orang yang dilaksanakan pada tanggal 8 dan 10 bulan juli 2025. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menyadarkan bahaya merkuri, serta memberikan kesadaran pada masyarakat tentang upaya mengurangi kandungan merkuri pada tanah yang tercemar melalui upaya fitoremediasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan demontrasi penanaman vetiver. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan terkait upaya mengurangi pencemaran merkuri. Peningkatan pengetahuan masyarakat meningkat 75% dari pengetahuan awal yang hanya sekitar 25% pada poin pengetahuan terhadap adanya pencemaran merkuri di lingkungan mereka.
PEMBERDAYAAN PEMUDA MIDANG MELALUI PEMANFAATAN PINGGIR KALI SEBAGAI WARUNG HIDUP WARGA DUSUN MIDANG, LOMBOK BARAT Afifah Farida Jufri; Jufri, Afifah Farida; Nawawi, Ahmad; Iemaaniah, Zuhdiyah Matienatul
Jurnal Pepadu Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i1.4220

Abstract

The very dense settlement of Midang Hamlet leaves a narrow area of ​​land along the edge of the irrigation canal, which is more often referred to by residents as Kali Midang. This narrow land has the potential to meet food needs, improve community nutrition, source plant diversity and create an optimal living environment around the household. The potential of this narrow land can be utilized by optimizing the cultivation of a variety of plants by forming a living stall. The aim of this service activity is; 1) utilize the narrow land at the edge of the river to become a food stall for residents to support food security, and 2) increase the knowledge of the community, especially the youth of Midang hamlet, about plant cultivation techniques on limited land. The method used in this service activity is the participatory action method where Midang youth are directly involved in each activity. The stages in this activity start from the preparation, implementation and evaluation stages. The Midang Hijau movement which was carried out in Midang Hamlet RT 02 ran smoothly and had a positive impact on the residents. Residents are quite interested and enthusiastic in participating in every activity process. Midang Hijau is a trigger for the residents of Midang Hamlet to utilize small land, not only land on the edge of the river but also at home or in other small areas of land that have not been utilized optimally by planting vegetables and kitchen spices for daily needs so that residents can create a living stall. to support daily kitchen needs.
PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI SADAR WISATA SAPTA PESONA, DI DESA LABUAN TERENG, LOMBOK BARAT Riyayanatasya, YY Wima; Lemaaniah, Zuhdiyah Matienatul; Suadnya, I Wayan; Junaidi, Ahmad
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5917

Abstract

Potensi wisata alam yang dimiliki Desa Labuan Tereng perlu didukung oleh peran serta masyarakat sebagai tuan rumah dalam menciptakan lingkungan dan suasana yang kondusif. Hal ini dapat terwujud jika masyarakat memiliki kesadaran wisata. Sapta Pesona merupakan unsur sadar wisata yang perlu dipahami dan diimplementasikan kedalam perilaku sehari-hari masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran aktif anggota karang taruna terhadap pentingnya sadar wisata dalam menunjang potensi wisata desa, sehingga dapat membentuk lingkungan wisata yang kondusif, nyaman, dan aman bagi wisatawan. Metode pengabdian ini adalah sosialisasi dengan pemaparan materi, dan small discussion untuk mengidentifikasi implementasi unsur sapta pesona. Hasil yang didapatkan adalah anggota karang taruna telah mengimplementasikan unsur sapta pesona kedalam perilaku sehari-hari. Unsur-unsur yang telah diimplementasikan adalah aman, tertib, bersih, rapi, indah, ramah, dan kenangan. Namun mereka tidak menyadari bahwa perilaku tersebut merupakan sapta pesona. Kegiatan ini memberikan pemahaman pentingnya sadar wisata dan praktik keseharian yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian ini, memberikan pemahaman secara konseptual dan beberapa contoh pengaplikasian perilaku sadar pesona kepada anggota karang taruna Desa Labuan Tereng.
Meningkatkan Pendapatan Petani melalui Pendampingan Budidaya Pisang Cavendish di Desa Sukadana Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Dori Kusuma Jaya; Siska Ita Selvia; Suprayanti Martia Dewi; Afifah Farida Jufri; Dwi Noorma Putri; Novita Hidayatun Nuvus; Anjar Pranggawan Azhari; Amrul Jihadi; Yuliana Asri
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i2.1650

Abstract

The development of cavendish banana cultivation has higher potential compared to other types of bananas. This is because Cavendish bananas have a higher market selling value, especially as they are a type of banana that sells well on the international market. One of the villages that has the potential to develop cavendish banana tree cultivation is Sukadana Village. This village is one of the buffer villages for the Mandalika Special Economic Zone which is expected to provide basic agricultural needs in the Mandalika area. Service activities will be carried out in December 2022 until may 2023 with the target farmer group Patuh Bersama. This service activity aims to increase community income through assistance in the cultivation of Cavendish bananas. The results of the service activities carried out are providing insight to the community that cavedish bananas are a type of banana that is commonly consumed by the international community. Apart from that, the community can also develop the cultivation of cavendish bananas not only in their yards, but can also cultivate them on unused agricultural land
Meningkatkan Hasil Panen Dan Ketahanan Pangan Di Desa Bagik Payung Selatan Melalui Pemberdayaan Masyarakat Dengan Pemanfaatan Pupuk Trichokompos Shaqinah, Alya; Azmi, Muhammad Khairul; Atsmari, Rizki Prapitri; Akbar, Zulfikar Ibnu Ali; Iemaaniah, Zuhdiyah Matienatul
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8215

Abstract

Bagik Payung is one of the villages located in Suralaga Sub-district, East Lombok , West Nusa Tenggara . The village has an area of 1,606.47 km2 with a population of 4,456 inhabitants. The majority of the population of Kunden Village is male with a percentage of 51%, and 49% female. The majority of occupations in Kunden Village are farm laborers with a percentage of 28%, employees at 26%, self-employed at 19%, farmers at 17%, carpenters at 5%, retirees at 4%, and services at 1%. The high percentage of farm laborers is certainly a concern for the local village government. Therefore, through the community service program, the PKL Group of the Agricultural Extension Unit (UPT) seeks to improve the knowledge and skills of the community. One of the programs carried out to improve community knowledge and skills is Training in Making Trichocompost Fertilizer and Liquid Organic Fertilizer.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Penyuluhan Pengaruh Teknik Irigasi Tetes terhadap Budidaya Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Desa Kuta Lombok Tengah Lidya Yuniati; M. Ridho Anugrah; Siti Hopipah; Nopia Himayatul; Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i1.129

Abstract

Permintaan cabai yang terus menerus meningkat menyebabkan petani harus memproduksi cabai lebih banyak lagi. Meningkatkan produktivitas tanaman cabai dapat dilakukan dengan memperbaiki teknologi budidaya yaitu dengan menggunakan sistem irigasi tetes. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penggunaan irigasi tetes sebagai aliran irigasi pada budidaya tanaman cabai di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Pemberdayaan petani melalui kegiatan penyuluhan mengenai penggunaan irigasi tetes pada pembudidayaan tanaman cabai ini dilakukan untuk membantu petani khususnya di lahan kering Lombok Tengah menghasilkan produktivitas hasil tanaman cabai. Pemberdayaan ini menggunakan metode pembelajaran orang dewasa. Kegiatan ini mimiliki satu program yaitu program utama yang terdiri dari pemasangan irigasi tetes, penyuluhan pembudidayaan tanaman hortikultura terutama tanaman cabai dan pembuatan kompos. Hasil yang telah dicapai dari pemberdayaan masyaraat Desa Kuta Lombok Tengah yaitu petani telah mampu meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan sistem irigasi tetes pada lahan kering untuk mengganti sistem irigasi sebelumnya. Petani juga mampu meningkatkan nilai sosial ekonomi dari pembelajaran pembuatan kompos, dan petani mampu menerapkan pertanian berkelanjutan.
SEKOLAH LAPANG BUDIDAYA TANAMAN CABAI DI TANAH VERTISOL DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS MANDALIKA Dewi, Rika Andriati Sukma; Iemaaniah, Zuhdiyah Matienatul; Baharuddin, Baharuddin; Mulyati, Mulyati; Wulan, Raden Sri Tejo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.19003

Abstract

Jenis tanah di desa Sukadana tergolong dalam jenis tanah vertisol dimana pada proses budidaya tanaman berbagai kendala kondisi tanah akan dihadapi. Sekolah Lapang budidaya tanaman cabai di tanah vertisol merupakan salah satu pendekatan dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan petani dalam menerapkan prinsip-prinsip budidaya tanaman cabai yang tepat. Tujuan dilaksanakannnya sekolah lapang ini adalah meningkatkan pengetahuan petani dan kemampuan analisa masalah kaitannya dengan budidaya tanaman cabai di tanah vertisol serta dapat mencari solusi yang tepat dari permasalahan lapangan yang mereka hadapi sehingga produktivitas tanaman lebih optimal. Sasaran masyarakat pada kegiatan pengabdian ini adalah kelompok tani Patuh Bersama yang ada di Dusun Montong Tekot, Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Tahapan kegiatan persiapan yang dilakukan berupa koordinasi awal dengan petani sasaran, mempersiapkan instrument, penyampaian materi, praktik lapang, dan evaluasi. Materi yang didapatkan oleh petani dapat diterapkan kaitannya dengan pengelolaan lahan vertisol dengan memberikan ameliorant berupa biochar, dapat mengenal dan mengaplikasikan pestisida dengan tepat dan bijak, serta dapat memberikan pemupukan sesuai dengan tujuan dan kaidah pemupukan.
EDUKASI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK DI PONDOK PESANTREN TUHFATUL ANFANANIYAH DENGAN PEMBUATAN ECOBRICK Azhari, Anjar Pranggawan; Jufri, Afifah Farida; Nufus, Novita Hidayatun; Putri, Dwi Noorma; Dewi, Suprayanti Martia; Jihadi, Amrul; Raehanayati, Raehanayati; Iemaaniah, Zuhdiyah Matienatul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29153

Abstract

Permasalahan sampah anorganik menjadi perhatian di lingkungan Pondok Pesantren Tuhfatul Anfananiyah karena semakin banyaknya sampah yang dihasilkan oleh santri yang dapat berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran mengenai pengelolaan sampah yang baik merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap kondisi ini, sehingga memerlukan program edukasi bagi warga pondok pesantren. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang dampak buruk sampah plastik terhadap kesehatan dan lingkungan, pengelolaan sampah plastik yang benar, serta cara pembuatan ecobrick untuk mengurangi sampah plastik. Pengabdian dilakukan dengan action research dengan metode penyuluhan dan demonstrasi. Luaran dari kegiatan ini adalah peserta memahami upaya pengelolaan sampah berdasarkan prinsip 3R yang benar dan terampil membuat ecobrick dari sampah plastik yang terdapat di lingkungan sekitar.
Resistance of Lokal, Kara, and Dewata Varieties of Cayenne Pepper (Capsicum Anuum) in Waterlogging Conditions Iemaaniah, Zuhdiyah Matienatul; Mahrup, Mahrup; Susilowat, Lolita Endang; Kusnarta, IGM; Fahrudin, Fahrudin; Shakila, Nur Asri; Mukminah, Mukminah
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 20 No. 1 (2024): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v20i1.3910

Abstract

Cayenne pepper is one of the basic commodities and has high economic value. Chili contains capsaicin which gives spicy taste that suitable in various Indonesian food. The high demand of chilies means that this commodity often experiences high selling prices at certain times, especially during the rainy season. The demand that continues to be needed by the community creates great opportunity for chili farmers to continue providing chili on the market. As a plant that can grow well in tropical areas, including Indonesia, chili plants can grow well outside the rainy season. On the other hand, the vertisol soil type, which expands and contracts, requires strong chili plant roots. The rainy season causes plant roots to rot quickly due to waterlogged conditions and plants are easily attacked by pests and diseases. In anticipating failed chili harvest, farmers need planting strategy and selecting quality chili seeds, they can adapt to various environmental conditions. This research was carried out in Sukadana Village using Randomized Block Design field trial method by planting three varieties of chili to find out which variety is most adaptive to waterlogging conditions. The results of the research show that lokal varieties of chili are the most adaptive and resistant to waterlogging conditions.
Co-Authors Abdul Majid Azzuandi Abdul Majid Azzuandi Ahmad Junaidi Ahmad Nawawi Akbar, Zulfikar Ibnu Ali Alamta Singarimbun Amrul Jihadi Andre Rachmat Scabra Anjar Pranggawan Azhari Arief Rachmadi Atsmari, Rizki Prapitri Awanis Zakirah Azmi, Muhammad Khairul Bagus Dwi Hari Setyono Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baiq Sevia Aulia Triputri Bakti, Lalu Arifin Aria Bambang Hari Kusumo Bustan Bustan Bustan, Bustan Damai Diniariwisan Dinda Marita Dinda Marita Dori Kusuma Jaya Dori Kusuma Jaya Dwi Noorma Putri Dwi Noorma Putri fahrudin Fahrudin Fahrudin Fahrudin Fahrudin Fahrudin Fahrudin, Fahrudin Firda Salzabilla Syehan Haidir Ali Salsabil Heldy Sardianto I Gusti Made Kusnarta I Wayan Suadnya Idiatul Fitri Danasari Idiatul Fitri Danasari Irwin Aryadi Irwin Aryadi Jasrodi Jasrodi Jasrodi, Jasrodi Joko Priyono Jufri, Afifah Farida Lalu Arifin Aria Bakti Lalu Arifin Aria Bakti Lalu Bahrul Ilmi Lalu Hadryan Sukma Lalu Hadryan Sukma Lalu Hizbulloh Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Latifah Nurul Qomariyatuzzamzami Lidya Yuniati Lolita Endang Susilowati Lukmanul Hakim M. Ridho Anugrah Mahrup Mahrup Mahrup Mahrup Mahrup Mahrup, Mahrup Mahrup, Mahrup Mariani Mariani Mariani Muh. Safrony Akmal Muhammad Dinul Islami Muhammad Dinul Islami Muhammad Harish Maulidi Muhammad Harish Maulidi Muhammad Zaki Zamani Muhammad Zaki Zamani Muhammad Zaki Zamani Muhammad Zaki Zamani Mukminah Mukminah Mukminah, Mukminah Mukminah, Mukminah Mulawarman, Rahmat Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Nabilah Nur Fikriyyah Nopia Himayatul Nopiana Fitri Novita Hidayatun Nufus Novita Hidayatun Nuvus Novita Hidayatun Nuvus Nur Asri Shakila Nur Asri Shakila Nur Shapna Padusung Padusung Padusung Pamungkas, Gilang Darma Putri, Dwi Noorma Raehanayati Raehanayati Rangga Idris Affandi Riezka Zuhriatika Rasyda Riezka Zuhriatika Rasyda Rika Andriani Sukma Dewi Rika Andriati Sukma Dewi Rika Andriyani Sukma Dewi Rindu Salsabila Ulayya Rindu Salsabila Ulayya Riyayanatasya, Yy Wima Rizki Putra Masyhadani Rizki Putra Masyhadani Sadikin Amir Sahrul Alim Salsabil, Haidir Ali Selvia, Siska Ita Setyaning Pawestri Shakila, Nur Asri Shakila, Nur Asri Shaqinah, Alya Siska Ita Selvia Siska Ita Selvia Siska Ita Selvia Siti Hopipah Sitti Hilyana Sri Tejowulan Srirahardita Pamungkas Sukartono Sukartono Sukartono Sukartono Sukartono Sukartono Suprayanti Martia Dewi Suprayanti Martia Dewi Suprayanti Martia Dewi, Suprayanti Martia Susilowat, Lolita Endang Susilowat, Lolita Endang Suwardji Thoy Batun Citra Rahmadani Urip Munggali Wahyudin Wulan, Raden Sri Tejo Yuli Rahmawati Yuliana Asri Yuliana Asri Yusrisal Nahendra Yusrisal Nahendra Zamani, Muhammad Zaki