Articles
MENILIK PROFESSIONAL JUDGMENT MANAGEMENT MENGGUNAKAN TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN
Yeyen Komalasari;
I Ketut Sirna;
GN Joko Adinegara;
Kadek Fransiska Kharisma;
Ni Kadek Theressa Putri;
I Gede Ngurah Wira Pratama
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36002/jutik.v10i1.2723
Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dapat mengubah cara seorang manajer dalam membuat professional judgment. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempertimbangkan hasil professional judgment dengan mengandalkan penggunaan teknologi dalam memecahkan berbagai masalah yang dihadapi setiap departemen dalam perusahaan. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif eksploratif yang didukung referensi dan pengalaman dalam memaknai pemanfaatan teknologi dalam menetapkan penilaian profesional. Hasil yang diperoleh bahwa, teknologi sangat membantu manajer dalam membuat sebuah penilaian profesional pada departemen keuangan, pemasaran, operasional maupun personalia. Teknologi kecerdasan buatan mampu mengidentifikasi pola data, yang dapat membantu menemukan indikasi kesalahan. Seorang manajer juga harus memahami kelemahan dan kekuatan teknologi kecerdasan buatan dalam melakukan penilaian profesional. Manajer memastikan bahwa penggunaan teknologi kecerdasan buatan didukung oleh kebijakan dan prosedur yang tepat untuk meminimalkan risiko kehilangan professional judgment, karena teknologi memiliki keterbatasan dalam memahami konteks yang kompleks didasarkan nilai atau aspek subjektif holistik sebuah bisnis.
PENERAPAN FUNGSI MANAJEMEN DALAM PENGELOLAAN BANK SAMPAH DESA LUMBUNG SELEMADEG BARAT TABANAN BALI
Krismawintari, Ni Putu Dyah;
Gusti Ngurah Joko Adi Negara;
Yeyen Komalasari;
R Tri Priyono Budi Santoso
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36002/snts.v0i0.1257
ABSTRAKPermasalahan sampah dirasakan oleh masyarakat. Sampah merupakan sesuatu yang sudah tidakdipakai, tidak digunakan maupun sesuatu yang terjadi dengan sendirinya. Sampah dibedakanmenjadi dua jenis yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Tujuan utama dari pengelolaansampah adalah untuk menjaga kualitas lingkungan serta menjaga kesehatan masyarakat. SejakTahun 2017 Desa Lumbung Banjar Pengreregan Tengah memprakarsai adanya Bank Sampah.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Penerapan Fungsi Manajemen pada pengelolaan Banksampah dan bagaimana dampak sosial ekonomi dari adanya bank sampah. Metode yang digunakanadalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam serta observasi terlibat.Pengurus Bank sampah telah melaksanakan fungsi manajemen dengan perencanaan,pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan dari bank sampah ini. Melalui bank sampah inimasyarakat desa lumbung lebih peduli untuk menjaga lingkungan dan merasakan manfaatekonomis dari aktifitas bank sampah.Kata kunci: Bank sampah, Manajemen, Sosial Ekonomi
IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING DAN CITRA INDUSTRI PERBANKAN PADA KEPUASAN NASABAH (Suatu Survey pada Lembaga Perbankan Nasional) PT. Bank Negara Indonesia (persero),Tbk
Ni Putu Eka Wulandari;
Yeyen Komalasari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36002/snts.v6i.2771
Kemajuan teknologi internet dan media digital telah membawa pengaruh yang signifikanterhadap perubahan dan pergeseran paradigma konsep pemasaran. Melalui platform digitalseperti media sosial, situs web, dan aplikasi perbankan, perusahaan dapat menyediakanlayanan yang lebih cepat, mudah, dan personal kepada nasabah. Interaksi yang efektif melaluiberbagai saluran digital dapat meningkatkan pengalaman nasabah, yang pada gilirannyameningkatkan tingkat kepuasan. Citra industri perbankan juga berpengaruh pada tingkatkepuasan nasabah. Bank yang berhasil mengintegrasikan citra merek mereka dengan pesanyang konsisten dan positif melalui berbagai platform digital dapat meningkatkan kepercayaanpelanggan dan membantu bank untuk memposisikan diri sebagai pemimpin dalam inovasi danteknologi keuangan. Metode kualitatif adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini.Penelitian ini dimulai dengan serangkaian wawancara kualitatif dengan mengidentifikasihubungannya yang memerlukan pemeriksaaan lebih detail. Wawancara ini dilakukan padanasabah PT. BNI. Penelitian menunjukkan bahwa digital marketing dan citra industriberdampak terhadap kepuasan nasabah PT. BNI.
LITERATURE REVIEW: AKSELERASI PROMOSI JABATAN MELALUI PRESTASI KERJA KARYAWAN
Putu Ayu Windayanti;
Yeyen Komalasari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36002/snts.v6i.2776
Penilaian prestasi kerja memberikan pengaruh pada pengembangan karir karyawan disebuah perusahaan. Melalui penilaian prestasi kerja, perusahaan dapat mengetahui tingkat potensidan kemampuan yang ada. Hal ini dapat menjadi tolak ukur bagi perusahaan dalam memberikanpengembangan karir salah satunya promosi jabatan. Promosi jabatan merupakan salah satubentukpola karir yang ditetapkan oleh perusahaan guna menciptakan peningkatan kinerja dan pelayananyang diberikan oleh karyawan terhadap perusahaan. Kenaikan jabatan dapat dipengaruhi olehberbagai faktor, diantaranya dalam penelitian ini penekanannya pada prestasi kerja. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui akselerasi promosi jabatan melalui prestasi kerja secarakeseluruhan dengan membandingkan hasil penelitian utama terhadap variabel-variabel tersebut.Metodelogi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan melakukanliterature review yang memanfaatkan dua database online, yaitu Google dan Google Scholar. Hasilliterature review pada sepuluh penelitian terdahulu disimpulkan bahwa promosi jabatan karyawanberpengaruh positif dan signifikan melalui prestasi kerja. Berdasarkan simpulan tersebut, diharapkanperusahaan dapat memprioritaskan penilaian prestasi kerja setiap karyawannya dalam prosespromosi jabatan. Hal tersebut dilakukan agar setiap karyawan memiliki inisiatif yang tinggi dalampenyelesaian tugasnya masing-masing.
PERAN WORK LIFE BALANCE DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT
I Ketut Ady Merta Antara;
Yeyen Komalasari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36002/snts.v6i.2779
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran work life balance dan budaya organisasiterhadap employee engagement. Pentingnya employee engagement untuk menjaga danmeningkatkan kondisi emosional yang membuat karyawan bekerja dengan sepenuh hati,pikiran, jiwa dan raganya. Penelitian dengan jenis kualitatif menggunkan metode penelitianstudi kepustakaan. Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi dari buku-buku ilmiah, surveydan penelitian terdahulu pada jurnal yang relevan. Teknik analisis yang digunakan adalahteknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Keseimbanganantara work life balance dan budaya organisasi yang mendukung menciptakan kondisi idealuntuk meningkatkan employee engagement. Karyawan yang merasa dihargai, didukung, dandapat mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka lebihcenderung terlibat secara positif dalam pekerjaan mereka. Peran Work-life balance untukpencegahan burnout, meningkatan produktivitas, kepuasan kerja yang tinggi,mempertahankan dan menarik talent. Budaya organisasi berperan menciptakan lingkungankerja positif, pemberdayaan dan keterlibatan karyawan, kolaborasi dan tim, transparansi dankomunikasi terbuka, dan employee recognition. Semakin baik work life balance yang dicapaidan peran budaya organisasi perusahaan maka semakin meningkat engagement karyawanterhadap pekerjaan dan perusahaannya. Saran bahwa sebagai pertimbangan perusahaanperlu melakukan engagement survey secara berkala dengan memperhatikan work life balanceyang dicapai dan budaya organisasi yang mendukung karyawan.
ADAPTASI WELLNESS RETREAT PADA SUSTAINABLE TOURISM PASCA COVID - 19
Christina Rosalia Sulestiyorini;
Yeyen Komalasari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36002/snts.v6i.2782
Pandemic Covid - 19 telah banyak mempengaruhi kondisi psikologis masyarakat yangperlu diatasi dengan coping stress. Begitu pula industri pariwisata yang menurun selamapandemi sehingga dibutuhkan fasilitas berkonsep wellness yang dapat menjadi solusi untukmeningkatkan industri wisata yang berubah pasca pandemi COVID-19. Pendekatan WellnessRetreat dipilih karena mampu menawarkan peluang pemulihan kesehatan holistik melaluiaktivitas yang membangun kesehatan tidak hanya mind, body namun juga soul atau spiritualbagi masyarakat sebagai bagian dari adaptasi terhadap dinamika pariwisata di era new normal.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan denganwawancara. Teori yang digunakan adalah teori adaptasi, teori partisipasi dan teori pariwisataberbasis masyarakat. Studi ini menemukan bahwa adaptasi wellness retreat pada tourism dimasyarakat pasca covid 19 efektif dalam mendukung pariwisata berkelanjutan yang lebihmengutamakan holistik wellness
MENILIK PROFESSIONAL JUDGMENT BERDASARKAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE
Yeyen Komalasari;
I Ketut Sirna;
GN Joko Adinegara;
Kadek Fransiska Kharisma;
Ni Kadek Theressa Putri;
I Gede Ngurah Wira Pratama
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36002/snts.v6i.2785
Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dapat mengubah caraseorang auditor dalam membuat keputusan. Tujuan penelitian ini adalah untukmempertimbangkan hasil professional judgment apabila hanya mengandalkan penggunaan AI.Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif yang didukungreferensi dan pengalaman dalam memaknai pemanfaatan AI dalam mengambil sebuahkeputusan profesional. Hasil yang diperoleh bahwa, auditor yang hanya mengandalkan datahasil AI dalam praktik, kurang mampu untuk menggunakan penilaian profesional merekadalam memahami situasi dan konteks yang lebih luas. Sebaliknya dalam mengambil keputusanprofesional kita harus mampu mengidentifikasi pola anomali dalam data, yang dapatmembantu menemukan indikasi kesalahan. Auditor yang hanya mengandalkan pada hasil dataAI saja, mungkin akan melewatkan faktor lain yang dapat memengaruhi pengambilankeputusan, seperti konteks bisnis atau risiko spesifik. Auditor juga harus memahamikelemahan dan kekuatan AI dalam audit dan memastikan bahwa penggunaan AI didukungoleh kebijakan dan prosedur yang tepat untuk meminimalkan risiko kehilangan professionaljudgment. AI dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan,namun harus disadari bahwa AI juga memiliki keterbatasan dalam memahami konteks yangkompleks yang berdampak pada pengambilan keputusan profesional yang didasarkan nilaiatau aspek subjektif sebuah bisnis yang holistik.
PERAN DIGITAL LEADERSHIP DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0
Kadek Lina Mariani;
Yeyen Komalasari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36002/snts.v5i0.2895
Digital leadership merupakan strategi kepemimpinan dengan memanfaatkan teknologidigitalisasi untuk mencapai tujuan perusahaan. Digital leadership memiliki peran kunci danmengambil posisi terdepan dalam meciptakan competitive advantage. Tujuan dari penelitianini adalah untuk mengetahui bagaimana peran digital leadership dalam menciptakankeunggulan bersaing pada era revolusi industri 5.0. Metode penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif eksploratif dengan didukung berbagai referensi dan pengalaman dalammemaknai peran digital leadership dalam era revolusi industri 5.0. Hasil dari penelitian iniadalah digital leadership bermanfaat dalam menciptakan competitive advantage dalammenghadapi era revolusi industri 5.0, dimana pengambilan keputusan dilakukan denganmenganalisis big data melalui aplikasi teknologi dengan HOTS (high order thinking skills), yangmeliputi Communication, Collaboration, Critical thinking, Creative thinking, Computationallogic, Compassion dan Civic responsibility dalam membantu mengimplementasikan strategiorganisasi
PENGARUH MODEL KEPEMIMPINAN PELAYAN TERHADAP ORGANISASI GEREJA, SEBUAH KAJIAN LITERATUR
Putu Michael Uryana;
I Gede Victor H. Hampatra;
Yeyen Komalasari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36002/snts.v5i0.2896
Untuk menggerakkan roda organisasi terutama organisasi Gereja diperlukan pemimpinyang dapat diandalkan sehingga organisasi tersebut bisa berjalan dengan baik. Dalam hal inikepemimpinan pelayan dapat menolong pemimpin Gereja agar dapat berjalan bersamadengan umat (warga gereja) untuk mencapai tujuan bersama sebagai Organisasi Gereja.Tujuan studi ini adalah untuk melihat pengaruh kepemimpinan pelayan dalam tata laksanaGereja sebagai organisasi kerohanian. Metode penelitian ini menggunakan referensi dariberbagai literatur sebagai sumber rujukan. Analisis data menggunakan metode kualitatifdeskriptif. Hasil yang di peroleh bahwa kepemimpinan pelayan atau kepemimpinan yangmelayani dapat diterapkan dalam keorganisasian Gereja. Organisasi Gereja merupakanorganisasi kerohanian yang mana pemimpin dituntut untuk melayani dari pada dilayani.Pemimpin rohani sebagai pelayan yang dapat membimbing, mendorong sekaligus menuntunumat menjadi anggota yang aktif sebagai hasil dari implikasi model kepemimpinan pelayan.
SIGNIFIKANSI PENDEKATAN PARTISIPATIF KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM LINGKUNGAN KERJA
Ni Made Rai Kristiana Dewi;
Yeyen Komalasari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36002/snts.v5i0.2897
Lingkungan kerja pada sebuah entitas sangat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinandari seorang pemimpin. Dalam kepemimpinan perempuan, cenderung digunakan pendekatanpartisipatif yang memberikan kesempatan kepada karyawan mengeksplorasi diri dalamkreatifitas berfikir dan bekerja untuk mencapai tujuan dari entitas. Dengan pendekatanpartisipatif maka hubungan dan komunikasi antara semua pekerja tetap terjalin baiksehingga menciptakan lingkungan kerja yang baik pula. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui tingkat signifikansi dari pendekatan partisipatif yang dilakukan oleh pemimpinperempuan dalam lingkungan kerja. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metodekualitatif eksploratif yang juga didukung dengan referensi serta pengalaman dalamkepemimpinan perempuan yang mampu menciptakan lingkungan kerja yang baik denganpendekatan partisipatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah perilakukepemimpinan perempuan sangat mempengaruhi lingkungan kerja. Lingkungan kerja yangdibangun dengan menggunakan pendekatan partisipatif mendorong terjadinya peningkatanproduktivitas dalam tim, tercipta tenaga kerja yang kreatif, tingkat loyalitas karyawan yangtinggi, dan tim yang kuat dan mandiri.