p-Index From 2021 - 2026
11.132
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Pengetahuan Pasien tentang Penyakit Diabetes Melitus Tipe II Damayanti, Fina Kartika; Priasmoro, Dian Pitaloka; Laksono, Bayu Budi
Nursing Information Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v2i2.377

Abstract

Pendahuluan: Angka kejadian DM tipe II menunjukkan signifikan bahwa banyak masyarakat yang tidak mengetahui penyakit DM Tipe II. Kasus DM tipe II dari tahun ke tahun terjadi peningkatan 10% untuk setiap tahunnya. Kondisi ini dipengaruhi pengetahuan pada pasien mengenai dampak diabetes melitus tipe II namun tidak mengenali bagaimana cara perawatan jangka panjangnya dan bisa berakibat komplikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan pasien tentang penyakit diabetes melitus tipe II. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi pasien DM tipe II yang menjalani perawatan di unit rawat jalan Puskesmas Poncokusumo sebanyak 60 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling sehingga didapatkan sampel sejumlah 45 orang. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan pasien tentang DM Tipe II. Lokasi penelitian terbagi menjadi 2 yaitu pada unit rawat jalan puskesmas poncokusumo dan kegiatan prolanis di Desa Pandansari pada tanggal 18-22 April 2022 dilanjutkan kembali pda tanggal 16-19 Mei 2022. Instrumen penelitian menggunakan kuisoner berbentuk angket dan analisa data menggunakan analisis univariat. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pasien tentang pengetahuan penyakit DM Tipe II lebih dari setengan jumlah responden berpengetahuan kurang sebanyak 23 orang (51%). Kesimpulan: Peneliti menyimpulkan bahwa masih banyak pasien dengan penyakit kronis khususnya DM tipe II pasien masih kurang pengetahuan tentang penyakitnya. Faktor yang mempengaruhi salah satunya adalah kurang dalam menerima sumber informasi dikarenakan usia mereka dan pendidikan. Dalam dunia keperawatan diharapkan perawat dapat memberikan motivasi, edukasi dan mengaktifkan peran keluarga untuk meningkatkan pengetahuan pasien terhadap penyakit yang dialaminya. Sehingga pasien lebih semangat untuk mengontrol gula darahnya dengan baik melalui pengaturan dan menjaga pola makan maupun aktifitas dirumahnya.
Gambaran Tingkat Kecemasan Wanita Usia Subur yang Mengalami Keputihan Patologis Andari, Aprilina Sulistya; Priasmoro, Dian Pitaloka; Indari, Indari
Nursing Information Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v2i2.378

Abstract

Pendahuluan: Keputihan yang terjadi dapat menekan kejiwaan seseorang karena keputihan dapat kambuh dan muncul kembali sehingga dapat berpengaruh pada seseorang baik secara fisiologi maupun psikologis dan dapat menimbulkan kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan wanita usia subur yang mengalami keputihan patologis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua wanita usia subur yang mengalami keputihan di RW 08 Desa Mojosarirejo sebanyak 101 wanita. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi wanita usia subur usia 20-45 tahun yang bersedia menjadi responden dan masih mengalami menstruasi, wanita usia subur usia 20-45 tahun yang mengalami dan pernah mengalami keputihan patologis, dan wanita usia subur usia 20-45 tahun yang tidak buta huruf, jumlah sampel sebanyak 35 responden. Variabel yang diteliti adalah tingkat kecemasan Wanita Usia Subur yang mengalami keputihan patologis. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner DASS 42 yang terdiri dari 14 pernyataan tentang ansietas, yang mengevaluasi bagaimana perasaan responden, selanjutnya data yang yang terkumpul di analis dengan analisis Univariat dan di sajikan dalam bentuk persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mengalami kecemasan ringan sebanyak 19 responden (54%), sebagian kecil mengalami kecemasan sedang sebanyak 11 responden (32%), dan sebagian kecil tidak mengalami kecemasan atau normal sebanyak 5 responden (14%). Kecemasan yang terjadi dimungkinkan karena beberapa faktor yaitu usia, pendidikan, dan pengetahuan yang kurang. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diharapkan responden peduli akan kesehatannya dengan cara mencari informasi. Dengan mengetahui informasi penanganan penyakit maka akan membentuk mekanisme koping yang baik sehingga tidak salah persepsi dan menimbulkan kecemasan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat berguna sebagai acuan pengembangan ilmu keperawatan dan perencanaan keperawatan melalui promosi kesehatan.
Tren Kecemasan Ibu terhadap Perilaku Seks Bebas Remaja: Pendekatan Studi Kasus Aziziah, Puput Nida Nur; Priasmoro, Dian Pitaloka; Asri, Yuni
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i1.781

Abstract

Pendahuluah: Segala perubahan yang dialami remaja membuat remaja lebih senang berada dekat dengan teman-teman sebayanya dan cenderung menjauh dari orang tua. Tentu saja hal tersebut dapat menimbulkan kecemasan pada orang tua. Kecemasan orang tua ditunjukkan melalui sikap yang melarang anaknya bergaul bersama teman-temannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan ibu terhadap perilaku seks bebas pada remaja di Desa Urek-Urek RW 04 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Metode: Desain penelitan yang digunakan adalah deskritif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak remaja di Desa Urek-Urek RW 04 Kabupaten Malang sebanyak 320 orang. Sampel sebanyak 139 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Variabel penelitian adalah tingkat kecemasan ibu terhadap perilaku seks bebas pada remaja. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner DASS 21. Tempat penelitian di Desa Urek-Urek RW 04 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal tanggal tanggal 13- 21 Februari 2023. Analisa Data menggunakan univariat. Hasil: Hasil penelitian didapatkan tingkat kecemasan ibu terhadap perilaku seks bebas pada remaja di Desa Urek-Urek RW 04 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang sebagain besar responden mengalami kecemasan sedang sebanyak 75 orang (54%), hampir setengah responden mengalami kecemasan ringan sebanyak 55 orang (40%), sebagian kecil repsponden mengalami kecemasan berat sebanyak 6 orang (4%) dan sebagian kecil repsponden tidak ada kecemasan sebanyak 3 orang (2%). Hal ini dipengaruhi oleh faktor usia, pendidikan dan anak yang memilki pacar. Kesimpulan: Diharapkan orang tua mencari informasi tentang cara mengelola kecemasan dalam menghadapi pergaulan remaja agar orang tua tidak mengalami kecemasan berlebihan.
Hubungan Stres Akademik dengan Kualitas Tidur Terhadap Siswa Kelas XII Rizka, Maulid Dhiva Yuanshanda; Priasmoro, Dian Pitaloka; Koesrini, Juliati
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i2.421

Abstract

Academic stress is a form of psychological pressure commonly experienced by high school students. This pressure can affect physiological balance, including sleep quality, which plays an important role in the recovery of bodily and cognitive functions. Students' concentration, mental health, and academic performance can be affected by poor sleep quality. The purpose of this study was to determine the correlation between academic stress and sleep quality in 12th grade students at SMAN 1 Sumberpucung, Malang Regency. This study used a quantitative research method with a cross-sectional correlational design. The study population consisted of 413 12th grade students at SMAN 1 Sumberpucung, Malang Regency. Samples were taken using proportionate stratified random sampling, totaling 203 grade XII students. Data collection was conducted using the ESSA (Educational Stress Scale for Adolescents) questionnaire to measure academic stress and the PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) questionnaire to measure sleep quality.  The findings revealed that 124 students (61.08%) experienced high academic stress and 111 students (54.55%) experienced poor sleep quality. The findings showed that the majority of 12th grade students at SMAN 1 Sumberpucung in Malang Regency experienced high academic stress and poor sleep quality. A p-value ≤ 0.01 was obtained from the Spearman Rank statistical test, indicating a significant relationship between academic stress and sleep quality among 12th-grade students at SMAN 1 Sumberpucung in Malang Regency. Nursing practices are recommended to focus on stress management and healthy sleep education, routine screening, and collaboration with schools and parents to support students' mental health.
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Sari, Shela Permata; Jamil, Mokhtar; Priasmoro, Dian Pitaloka
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i2.422

Abstract

Diabetes is a disease that has fatal consequences for long-term health. The high prevalence of diabetes is caused by various risk factors, one of which is physical activity as part of a person's lifestyle. Physical activity plays a very important role for people with diabetes because it can convert glucose into energy and lower blood sugar levels in the body. This study was conducted to determine the relationship between physical activity and blood sugar levels in type II diabetes patients in the Mulyorejo Community Health Center area of Malang City during the period of September 2025. This study used a correlation study with a cross-sectional research design. The study population consisted of type II diabetes patients, and the sample size was 80 people using total sampling as the sampling method. Data were collected using the IPAQ questionnaire to measure physical activity and a glucometer to measure blood sugar levels. After the data was obtained, a statistical test in the form of Spearman Rank was performed. The test results obtained a p-Value of 0.0013, which is less than 0.05 as the significance value. Thus, the results of the study stated that there was a significant relationship between Physical Activity and Blood Sugar Levels in Type II DM Patients at the Mulyorejo Community Health Center in Malang City.
The Relationship Between Family Support and Self-Confidence in Managing Chronic Kidney Failure Patients in the Hemodialysis Syaharani, Elva; Koesrini, Juliati; Priasmoro, Dian Pitaloka
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v8i1.1372

Abstract

Background: Chronic Kidney Disease (CKD) is a progressive disease that requires patients to undergo long-term hemodialysis. This process places various physical and psychological demands on patients, requiring them to consistently manage their self-care. Self-efficacy is a crucial factor that influences patients’ confidence in undergoing therapy, while family support plays a significant role in helping patients maintain motivation and compliance during treatment. However, patients' self-efficacy may be impacted by the varying degrees of family support they receive. Purpose: Understanding the connection between self-efficacy and family support in hemodialysis patients with chronic kidney disease(CKD). Methods: Her research employed a cross-sectional methodology and a correlational quantitative design. Using basic random sampling, 102 patients made up the sample. Family support and self-efficacy questionnaires were used to gather data, and the Spearman Rank test was used for analysis with a significance level of α = 0.05. Results: Most respondents showed great self-efficacy (91.2%) and strong familial support (91.2%). Family support and self-efficacy were strongly and significantly correlated (r = 0.612; p = 0.000). Conclusion: The degree of self-efficacy of CKD patients receiving hemodialysis is strongly correlated with family support. Optimal Family Support can increase patients’ confidence and ability to manage their care.
Penguatan Peran Pengajian Sebagai Media Edukasi dan Skrining Dini PTM Bagi Masyarakat Desa Nongkosewu RW 03 Priasmoro, Dian Pitaloka; Asri, Yuni; Putri, Novia; Mekkah, Beauty
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8621

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) masih menjadi permasalahan kesehatan yang signifikan di masyarakat pedesaan, termasuk di RW 03 Desa Nongkosewu, yang ditandai dengan rendahnya literasi kesehatan, perilaku hidup tidak sehat, serta belum terbentuknya budaya deteksi dini kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan warga mengenai PTM dan melakukan skrining tekanan darah. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Kegiatan diikuti oleh 154 peserta dan menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah edukasi, di mana kategori pengetahuan baik meningkat dari 30,5% menjadi 44,8%, sementara kategori pengetahuan kurang menurun dari 40,3% menjadi 18,2%. Hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan bahwa 47,4% peserta mengalami hipertensi dan 11,7% mengalami hipotensi, sehingga perlu pemantauan lanjutan. Pelaksanaan kegiatan ini efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat serta memperkuat kesadaran mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini PTM. Pendekatan berbasis komunitas keagamaan terbukti menjadi strategi yang relevan dan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Relationship Between Parenting Styles and Psychological Well-Being Among Adolescents : An Analysis of Authoritative, Authoritarian, Permissive, and Uninvolved Parenting Sashifa Nissa Tiara; Dian Pitaloka Priasmoro; Riki Ristanto
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v8i1.1379

Abstract

Introduction: Parenting style is a critical determinant of adolescent psychological well-being, yet evidence from semi-rural Indonesian settings remains limited. This study examined the relationship between parenting style and psychological well-being among adolescents at SMP Negeri 1 Pacet. Methods: A cross-sectional correlational design was employed involving 192 students aged 14–16 years. Parenting style was measured using the Parenting Style Four Factor Questionnaire (PS-FFQ), and psychological well-being was assessed using the Ryff Psychological Well-Being Scale (18 items). Data were analyzed using the Chi-Square test to determine the association between the variables. Results: Authoritative parenting was the dominant style (65.1%), while authoritarian (16.7%), permissive (10.9%), and uninvolved (7.3%) were less prevalent. Most adolescents demonstrated high psychological well-being (63.0%), followed by low (18.8%) and moderate (18.2%) levels. Chi-Square analysis revealed a highly significant relationship between parenting style and psychological well-being (χ² = 180.999; df = 6; p < 0.001). Adolescents with authoritative parents consistently showed higher psychological well-being, while other parenting styles were associated with lower levels. Conclusions: Parenting style significantly influences adolescent psychological well-being, with authoritative parenting serving as a strong protective factor. These findings highlight the importance of supportive, structured, and communicative parenting practices in promoting adolescent emotional health. Interventions aimed at strengthening positive parenting and enhancing family–school collaboration may improve adolescent well-being in semi-rural communities.
Symptoms of Shortness Breath With Cough and The Incidence of Tuberculosis in Indonesia: Analysis of The 2023 Indonesian Health Survey Priasmoro, Dian Pitaloka; Asri, Yuni; Jamil, Mokhtar; Maulina, Rifzul
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 11 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v11i1.28392

Abstract

Background: Tuberculosis (TB) remains a major public health problem, particularly in high-burden countries, where delayed diagnosis contributes to continued transmission. Cough and respiratory symptoms are often the earliest clinical indicators, making them essential for screening and case detection. Objective: This study aimed to analyze the association between cough with shortness of breath and TB diagnosis in Indonesia. Methods: A cross-sectional analysis was conducted using data from 2,435 male and female respondents in the 2023 Indonesia Health Survey. The dependent variable was self-reported TB diagnosis within the past year. Independent variables included age, sex, and occupation. Linear regression was applied with 95% confidence intervals (CI). Results: Of respondents, 41.15% reported TB diagnosis within six months, while 58.85% were diagnosed earlier. Males (60.04%) were more affected. Regression analysis showed a significant association between cough with shortness of breath and TB (Coef. = 0.16; p < 0.001; 95% CI: 0.111–0.208). Conclusion: Cough and respiratory symptoms remain strong predictors of TB, highlighting their importance in early screening and treatment monitoring.
CORRELATION BETWEEN LIFESTYLE AND HYPERTENSION INCIDENCE AT THE WERDHI AGUNG PUBLIC HEALTH CENTRE IN BOLAANG MONGONDOW REGENCY Runturambi, Citari; Priasmoro, Dian Pitaloka
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v6i2.1197

Abstract

Background: Hypertension, or high blood pressure, is a global health problem and a major risk factor for cardiovascular disease. The incidence of hypertension is greatly influenced by lifestyle factors, including diet, physical activity, smoking, and stress. Optimal management requires a thorough understanding of these risk factors. Objective: Analyzing the relationship between lifestyle and hypertension in the working area of the Werdhi Agung Community Health Center in Bolaang Mongondow Regency. Methods: This study used a cross-sectional design with the population and sample consisting of patients treated at the Werdhi Agung Community Health Center. The sample size was planned to be 70 respondents, selected using consecutive sampling. Data were collected using a structured questionnaire on lifestyle and medical records for hypertension status. Statistical analysis will use the Chi-Square test with a significance level of 95% (α=0.05). Results: The univariate analysis results show that the majority of respondents have a Healthy Lifestyle (80.0%) and the majority experience Hypertension (68.6%). The bivariate statistical test yielded a P value of 0.000 or P < 0.05, indicating a significant relationship between lifestyle and hypertension. However, in terms of frequency, hypertension was more prevalent in the “Good” lifestyle group (48 respondents; 68.6%), while there were no cases of hypertension in the “Poor” lifestyle group. Conclusion: There is a statistically significant relationship between lifestyle and the incidence of hypertension. The counterintuitive findings indicate that non-modifiable risk factors such as advanced age (> 65 years) or a history of long-term exposure to risk play a strong role, or that there is a need to re-examine the lifestyle measurement instruments used
Co-Authors Adelia, Nony Agung Hadi Endaryanto Ahmad - Abdullah Ahmad Abdullah Ahmad Abdullah Ahmad Abdullah Ahmad Abdullah Amalia, Zelda Amalina, Ayu Amelia, Zahwa Amin Zakaria Andari, Aprilina Sulistya Andita Rosanah Andriani Vivi Rahmawati Andriani, Dhita Wina Anggraini, Yulanda Wahyu Anik Sri Purwanti Anis Hasanah Aprilina Sulistya Andari Apriyani Puji Hastuti Ardiyanti, Sahda Eka Auberta, Shafa Agista Tiara Aziziah, Puput Nida Nur Azzahra, Vania Meysha Belinda Badrus Sholeh, Muhammad Bayu Budi Laksono Camelia Finda Arisanti Candra W, Dicky Cantika Yustiara Indah Purnama Damayanti, Fina Kartika Della, Nanda Devi Zhariyah, Tania Dian Permatasari Dion Kunto Adi Patria Dradjat, Respati S. Edi Widjajanto Efti Dio Fatma Eka Ardiyanti, Sahda Erik Irham Lutfi Fani, Rifa'tul Febriyantie, Yolla Yohanna Fernanti, Usfania Fina Kartika Damayanti Fitri Yulianti Hamidah, Nur Diana Hengky Irawan Heri Kristianto Ida Bagus Made Dharma Putra Ika Atifatus Sholiha Ikhwan Yuda Kusuma Indari Indra Susanto Irwanda, Dimas Ilham Putra Ispriantari, Aloysia Juliati Koesrini Karunia Friska Kurniawan, Ardhiles Wahyu Kurniawan, Satria Bagus Lestari, Anisa Putri Lilik Supriati Lilik Zuhriyah M. Ridwanul Dwiona Manga, Yankuba B Mashita, Musthika Wida Mashitah, Musthika Wida Maulana Arif Murtadho Maulina, Rifzul Maulinda, Nandha Dela Mekkah, Beauty Mizan Abdul Rouuf Mokhtar Jamil Muhtar, Muhammad Solihuddin Mulyana Mulyana Mulyana Mustriwi Mustriwi Nunung Ernawati Nur Amalina, Ayu Nuris Kushayati Nurmayunita, Heny Putri, Nisa Zeni Cahya PUTRI, NOVIA Rachmawati, Triyas Rahma Novita Asdary Reasius Bobby Hudson Rewasan Retno Lestari Rifatul Fani Riki Ristanto Rizka, Maulid Dhiva Yuanshanda Roesardhyati, Ratna Runturambi, Citari Ruswandi . Sahda Eka Ardiyanti Santi Novita Sari, Shela Permata Sashifa Nissa Tiara Soebagijono Soebagijono, Soebagijono Sunarmi Syaharani, Elva Tesalonika, Santa Naftali Tien Aminah Tohiviatuti, Aida Trian Lutfianti Umi Hanik Mardiyana Vera Puspita Wahyu, Ardhiles Wahyuni, Dyah Prapti Wibowo, Yuda Aji Prasetyo Wiwik Handayani Wulandari, Putri Ratna Yuni Asri YUNI ASRI YUNI ASRI, YUNI Zakariya, Amin