Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Konsep Penanggulangan Mafia Peradilan Di Indonesia Suaib, Sujarwadi; Muhaimin, La Ode; Husein, Saddam
Journal Evidence Of Law Vol. 4 No. 3 (2025): Journal Evidence Of Law (Desember)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jel.v4i3.2073

Abstract

Praktik mafia peradilan merupakan salah satu persoalan mendasar dalam sistem hukum Indonesia yang ditandai dengan penyalahgunaan kewenangan aparat penegak hukum melalui suap, kolusi, dan manipulasi proses peradilan. Fenomena ini berlangsung secara sistemik sehingga berdampak pada tergerusnya keadilan substantif, menurunnya kepastian hukum, serta melemahnya kepercayaan publik. Berbagai kasus yang melibatkan hakim, panitera, jaksa, dan aparat penegak hukum lainnya menunjukkan bahwa mekanisme penanggulangan yang selama ini diterapkan belum mampu menyentuh akar persoalan secara komprehensif. Mafia peradilan di Indonesia selama ini masih didominasi oleh pendekatan normatif dan represif, sehingga belum efektif. Di sisi lain, konsep peradilan Al-Qadha menempatkan syariah sebagai standar objektif hukum serta menekankan integritas moral hakim. Prinsip-prinsip tersebut mampu menekan praktik koruptif dalam peradilan. Konsep peradilan Al-Qadha memiliki relevansi untuk dijadikan kerangka konseptual alternatif dalam penanggulangan mafia peradilan di Indonesia. Adopsi prinsip-prinsip peradilan Al-Qadha tidak harus dimaknai sebagai penggantian sistem hukum nasional atau perubahan dasar negara, melainkan bisa digunakan sebagai bagian dari reformasi peradilan agar memperkuat sistem hukum, integritas hakim, kepastian hukum, dan keadilan substantif.
An Activated Carbon-Based Water Filter Innovation from Oyster Mushroom Baglog Waste for Clean Water Solutions in Payakabung Village, Ogan Ilir, South Sumatera Puspitahati, Puspitahati; Husein, Saddam; Purnamasari, Amrina; Pradani, Aulia Farah; Heriyanto, Abdul Roni
Sriwijaya Journal of Environment Vol 10, No 2 (2025): ECOLOGY AND ENVIRONMENTAL HEATLH
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22135/sje.2025.10.2.107-115

Abstract

Research is an innovation in utilizing oyster mushroom baglog waste as a material in water filtration, which is being researched and applied to the community. Water samples were 3 samples for each 3 locations taken form two villages, namely: 1) water used for oyster mushroom cultivation in Payakabung Village (S1), 2) water used for household needs in Payakabung Village (S2), and 3) The Indralaya Combined Cycle Power Plant uses water from the Kelekar River, Tanjung Seteko Village (S3). This study was conducted with three treatments and two replications at each water sample location, as follows: Oyster mushroom baglog waste briquette composition: 10% (A), 20% (B) and 30% (C).  The results showed that. The filtration can increase the pH value from acidic to neutral value and decrease Fe concentration. However, several water quality parameters (TDS, Mn, NO2-N, NO3-N, Cl2, Cd, Pb, F, BOD , COD, total coliform and Escherichia coli) show varying trends but are still in accordance with the quality standards of existing regulations. Technology validation to the community showed that most of participant understood and 100% considered that the system useful as solution for their water problems.
Public Policy As An Effort To Prevent Early Marriage Through Parental Participation Husein, Saddam; Nuraeny, Henny; Monaya, Nova; Yumarni, Ani; Rumatiga, Hidayat
Jurnal Legisci Vol 3 No 2 (2025): Vol 3 No 2 October 2025
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/legisci.v3i2.983

Abstract

Background.The high rate of early marriage in Indonesia is influenced by factors such as tradition, social norms, economy, and low parental education levels. Parents often serve as the final decision-makers in child marriages, making their participation crucial in prevention efforts. Aims. This study aims to analyze the effectiveness of public policies in preventing early marriage through approaches that involve active parental participation. Methods. The method used is sociological juridical with a qualitative approach, conducted through discussion forums, coaching, and legal and health education for parents. Conclusion. The results show that the government has issued various policies, such as Law Number 16 of 2019, as well as programs such as BIMWIN, BRUS, marriage clinics, and women’s and children’s empowerment. However, these efforts are not yet optimal without improving parental capacity and awareness. The novelty of this research lies in its emphasis on legal and health education for parents as a strategic step in preventing early marriage. The implication is the need for integrative policy synergy between the government, society, and families
PELATIHAN PEMAHATAN KAYU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP DAN KEMANDIRIAN EKONOMI WARGA BINAAN LAPAS KELAS IIB PADANGSIDIMPUAN Elisa, Elisa; Lubis, Darwis; Ginting, Nurmaini; Fuady Dharma, Andes; Elsiana, Elsiana; Harahap, Yunus; Halawa, Fiska; A. Simbolon, Yessika; Zai, Ayu; Abror, Rifki; Ibrahim, Ibrahim; Husein, Saddam
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.863-869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pelatihan pemahatan kayu terhadap peningkatan keterampilan, kualitas hidup, dan kemandirian ekonomi warga binaan di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 20 orang warga binaan yang mengikuti pelatihan pemahatan kayu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam pemahatan kayu, dengan 18 dari 20 peserta mampu menghasilkan produk kayu yang berkualitas. Selain itu, pelatihan ini juga berdampak positif terhadap kualitas hidup peserta, yang merasa lebih percaya diri dan siap untuk kembali ke masyarakat setelah masa pidana selesai. Dalam hal kemandirian ekonomi, peserta menunjukkan antusiasme untuk memanfaatkan keterampilan yang diperoleh dengan merencanakan membuka usaha kecil atau menjual produk kayu ke pasar lokal setelah dibebaskan.Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti keterbatasan fasilitas dan bahan baku yang menghambat pengembangan keterampilan peserta secara maksimal. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan fasilitas pelatihan dan menyediakan akses pasar untuk produk yang dihasilkan. Dukungan lanjutan, seperti pembekalan wirausaha dan akses modal usaha, juga sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dampak positif pelatihan ini. Secara keseluruhan, pelatihan pemahatan kayu dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan ekonomi dan rehabilitasi sosial warga binaan, yang dapat membantu mereka memperoleh keterampilan yang berguna untuk kehidupan pasca-pidana.
Biosorption of Indigo Carmine onto Duck Egg White-Modified Longan Peel Biosorbent: Effect of Particle Size and Contact Time Waarsyat, Fadli; Kurniawati, Desy; Etika, Sri Benti; Sari, Trisna Kumala; Husein, Saddam; Jeningsih; Septian Budiman
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 27 No. 02 (2026): Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/eksakta/vol27-iss02/665

Abstract

The increasing demand in the textile industry ideally requires effective wastewater treatment systems to prevent environmental pollution. These pollutants are resistant to degradation and pose serious risks to aquatic ecosystems and human health. To address this issue, sustainable and low-cost treatment methods are urgently needed. Biosorption using agricultural waste has emerged as a promising alternative; however its performance is often limited by insufficient active binding sites. Therefore, surface modification using natural protein sources is proposed to enhance adsorption capacity and efficiency. This study aims to develop and evaluate longan peel modified with duck egg white (LP-DEW) as an eco-friendly biosorbent for indigo carmine removal. The effects of particle size and contact time were investigated, and adsorption kinetics were analyzed using pseudo-first-order, pseudo-second-order, and intraparticle diffusion models. The results showed that LP-DEW exhibited a maximum adsorption capacity of 128.27 mg g-1 at an optimal particle size of 63 μm and equilibrium time of 90 min. The adsorption process followed the pseudo-second-order model, indicating chemisorption as the dominant mechanism. In conclusion, LP-DEW demonstrates high adsorption efficiency and favorable kinetics, highlighting its potential as a sustainable biosorbent for dye-contaminated wastewater treatment.
STUDI KIMIA KLINIK & FORENSIK: CEMARAN LIMBAH MEDIS DARI RUMAH TERAPI BEKAM DI DEPOK Husein, Saddam; Eryani, Kurnia; Lestari, Yovita Endah; Nurkhalika, Rachmi
Jurnal Analis Farmasi Vol 11, No 1 (2026): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v11i1.25723

Abstract

Terapi bekam menghasilkan limbah medis berupa darah dan material terkontaminasi yang berisiko terhadap kesehatan dan pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik cemaran limbah medis dari rumah terapi bekam di Depok melalui pendekatan kimia lingkungan, kimia klinik, dan mikrobiologi, serta mengevaluasi praktik pengelolaannya. Metode yang digunakan mixed-method melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan analisis laboratorium. Hasil menunjukkan bahwa limbah dibuang sebagai sampah domestik tanpa pemisahan dan sterilisasi. Parameter kimia lingkungan menunjukkan nilai biological oxygen demand (BOD) 320 mg/L, chemical oxygen demand (COD) 780 mg/L, dan total suspended solids (TSS) 450 mg/L yang melebihi baku mutu. Analisis kimia klinik menunjukkan kadar hemoglobin 14,5 g/dL dan protein total 7,8 g/dL yang tinggi, sedangkan analisis mikrobiologi menunjukkan total plate count (TPC) sebesar 1,2 × 10⁶ CFU/mL. Temuan ini menunjukkan limbah bersifat infeksius, berpotensi mencemari lingkungan, dan meningkatkan risiko kesehatan masyarakat. Limbah bekam dikategorikan sebagai limbah B3 infeksius yang memerlukan pengelolaan sesuai standar yang berlaku.
PERAN PELATIHAN PEMBUATAN MEBEL KAYU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB PADANGSIDIMPUAN Elisa, Elisa; Ginting, Nurmaini; Fuady Dharma Harahap, Andes; Suryani Harahap, Fatma; Elsiana, Elsiana; Harahap, Yunus; Halawa, Fiska; A. Simbolon, Yessika; Zai, Ayu; Abror, Rifki; Ibrahim, Ibrahim; Husein, Saddam
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i2.2026.699-709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pelatihan pembuatan mebel kayu dalam meningkatkan keterampilan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan. Pelatihan keterampilan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang diberikan kepada warga binaan agar mereka memiliki kemampuan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Salah satu keterampilan yang diberikan adalah pelatihan pembuatan mebel kayu yang memiliki nilai ekonomi serta peluang usaha yang cukup besar.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah warga binaan yang mengikuti pelatihan pembuatan mebel kayu di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan dengan jumlah responden sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase untuk menggambarkan pelaksanaan pelatihan dan tingkat keterampilan warga binaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan mebel kayu telah dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan warga binaan. Sebagian besar responden menyatakan bahwa mereka mampu menggunakan alat pertukangan dengan lebih baik serta mampu membuat produk mebel sederhana setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan ketelitian, kerapian, serta kepercayaan diri warga binaan dalam menghasilkan produk mebel.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan mebel kayu memiliki peran penting dalam meningkatkan keterampilan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk bekerja atau berwirausaha setelah mereka kembali ke masyarakat
Identifikasi Kedalaman Dan Ketebalan Lapisan Lunak Di Area Kantor Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan Kabupaten Mamuju Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Hasrianto, Hasrianto; Raivel, Raivel; Husein, Saddam
Mining Science And Technology Journal Vol 5 No 1 (2026): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v5i1.1457

Abstract

The Mamuju City area, West Sulawesi, was significantly impacted by the 2021 earthquake. Earthquake vibrations can be amplified if they pass through soft soil layers, potentially increasing building damage. The Mamuju City Financial and Development Supervision Office (PKP) area is a vital infrastructure that requires subsurface assessment. This study aims to identify the depth, thickness, and lateral distribution of soft layers below the surface of the Mamuju PKP Office Area. The method used is the Schlumberger configuration geoelectric resistivity with a single measurement path from the correlation of three geoelectric resistivity sounding points. Data processing was carried out with inversion software to produce a 2D subsurface resistivity model. The inversion results indicate the presence of three main layers: First Layer (Zone A): Has a resistivity of 4.09 - 64.5 Ωm with a thickness of between 5 and 36.7 meters. This layer is interpreted as weathered sandy reef limestone saturated with water through intergranular flow, with a soft/loose layer condition. This layer is the main soft layer that has the potential for amplification. Second Layer (Zone B): Has a resistivity of 0.02 – 4.09 Ωm with a thickness that varies between 11 to 22.4 meters. This layer is dominated by weathered material of sandy reef limestone or highly weathered rock. This layer is the main soft layer that has the potential for amplification. Third Layer (Zone C): Has a resistivity of 64.5 – 22048.1 Ωm. This layer is interpreted as a harder and more compact bedrock. The depth of this bedrock varies, starting from around 2 to 10.6 meters. This layer is a hard/compact layer. The conclusion is that the identified soft layer based on the resistivity geoelectric interpretation consists of 2 layer zones, namely the first layer (Zone A) and the second layer (Zone B) with a resistivity value of <64.5 Ωm, a layer thickness of 5 to 36.7 meters, a layer depth of 0 to 34.3 meters. The presence of this thick soft layer has the potential to become an earthquake amplification zone, so it needs to be taken into consideration in earthquake mitigation and engineering planning for rebuilding or retrofitting structures in the area.
Potensi Antibakteri Fraksi n-Heksan Daun Sembung (Blumea balsamifera L.) Terhadap Bakteri Eschericia coli, Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes dengan Metode Welling Diffusion Rizky, Erika; Husein, Saddam; Khairunnisa, Nur Aini; Elanda, Yurike
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11049

Abstract

Tanaman daun sembung (Blumea balsamifera L.) adalah obat tradisional yang digunakan untuk mengobati batu ginjal, diare, masalah perut, dan sebagai rempah-rempah sauna tradisional. Dikenal juga sifat antibakterinya yang alami dan dapat menahan perkembangan kanker dan tumor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai karakteristik simplisia, golongan kimia tumbuhan, fraksi n-heksana daun sembung dan aktivitasnya dalam menahan perkembangan biakan bakteri S.aureus, P.acnes dan E.coli. Penelitian dilaksanakan meliputi seperti pengumpulan bahan baku daun sembung, pengujian karakteristik, maserasi serbuk simplisia daun sembung menggunakan pelarut etanol 96%, uji skrining fitokimia, fraksinasi ekstrak etanol B. balsamifera menggunakan pelarut n-heksana yang kemudian diuji aktivitas antibakterinya pada fraksi n-heksana daun sembung (FHDS) terhadap bakteri Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, dan Escherichia coli dengan konsentrasi 100, 200, 300, 400 dan 500 mg/ml menggunakan metode difusi agar sumuran dengan mengamati zona hambat maksimum. Berdasarkan hasil pemeriksaan golongan senyawa pada FHDS, terdapat golongan senyawa kimia tumbuhan, yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid. Investigasi aktivitas antibakteri FHDS menunjukkan aktivitasnya pada FHDS (500 mg/ml, 400 mg/ml, 300 mg/ml, 200 mg/ml, dan 100 mg/ml) dalam menahan perkembang biakan bakteri E. coli, S. aureus, dan P. acnes. Aktivitas antibakteri terkuat ditunjukkan pada FHDS dengan konsentrasi 500 mg/ml (16.5 mm). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa FHDS mempunyai efikasi sebagai antibakteri yang dikategorikan kuat dan mampu menghambat perkembang biakan bakteri E. coli, S. aureus, dan P. acnes
Co-Authors A. Simbolon, Yessika Abror, Rifki Affan Silalahi, Ali Aini Khairunnisa, Nur Amanda Rahayu, Nurul ASWAN PANGONDIAN Athaillah Athaillah, Athaillah Aziz, Pratiwi Bachri, M. Febriansyah Baktiar, Baktiar Bambang Heru Susanto, Bambang Heru Chandra, Putra Chatarina Umbul Wahyuni Chindy Umaya Darwis, Mardis Desy Kurniawati dhani, Ramdhani Nur Saputra Edi Nasra Elanda, Yurike Elisa Elisa Elsiana, Elsiana emelda, emelda Eryani, Kurnia FAHARUDIN, FAHARUDIN Fatma Suryani Harahap Fuadah, Nurul Izmi Fuady Dharma Harahap, Andes Fuady Dharma, Andes Gani, Fadly Arirja Halawa, Fiska Handayani, Rut Harahap, Armansyah Maulana harahap, Yunus Harmain, La Ode Muhammad Hasrianto, Hasrianto Hendratno, Indra Henny Nuraeny Heriyanto, Abdul Roni Ibrahim Ibrahim Indrayani Dalimunnthe, Gabena Iskandar, Andi Cempana Sari Jeningsih Jumaeda, St. Khairiyyah, Fitriani Hasna Khairunnisa, Nur Aini Lestari, Yovita Endah Lubis, Darwis Maryam, Euis Ma’arif, Rizal Syamsul Monaya, Nova Muhaimin, La Ode Mujibullah, Mujibullah MULYADI Nugroho, Dian Prasetyo Nur Aini Khairunnisa Nur, Ariza Wahdania Nurkhalika, Rachmi Nurmaini Ginting Pradani, Aulia Farah Pratiwi, Dinda Ayu PS, Nurunnisa Purnamasari, Amrina Puspitahati - Putra Chandra Qolyubi, Asep Thobibuddin Raivel, Raivel Rambe, Robiatun Ratnawati Ratnawati Rizky, Erika Rumatiga, Hidayat Saddam Husein Sari, Trisna Kumala Septian Budiman Septiawan, Azizah Nada Setiabudhi, Indrasurya Shafirah, Farah Dyah Siti Alida, Riska Sonhaji, Anas Sri Benti Etika Suaib, Sujarwadi Sudiami, Sudiami Sukri, Zulhan Syabanti, Siti Sylvia Br. Ginting, Ovalina Ulfah Ulfah Waarsyat, Fadli Wibawa, Muhammad Bayu Yumarni, Ani Zai, Ayu Zakaria, Aisyah Zulfadilah, Ahmad Zulfardi, Zulfardi