Claim Missing Document
Check
Articles

KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MEMBENTUK BANGUN DATAR DI SDN BERANGAS 2 BARITO KUALA Rahmah, Aulia; Darmiyati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i03.18477

Abstract

This research aims to analyze activities, creative thinking skills, and student learning outcomes in carrying out mathematics learning in broad flat material using Project Based Learning, Group Investigation, and Course Review Horay. This research was carried out using a qualitative and quantitative approach with 4 meetings in class V of SDN Berangas 2 for the 2023/2024 academic year with a total of 32 students. The research instruments used teacher activity observation sheets, student activity observation sheets, student creative thinking skills observation sheets, and student learning outcomes. The results of the research showed that the increase in teacher activity at meeting I was 75% (good), meeting II was 78.5% (good), meeting III was 83.5% (very good), and meeting IV was 90% (very good), the increase in student activity at meeting I was 56.25% (quite active), meeting II 71.88% (active), meeting III 87.5% (very active), and meeting IV 90.63% (very active), increasing students' creative thinking skills at meeting I by 37.5% (less creative), meeting II 62.5% (creative), meeting III 78.13% (creative), and meeting IV 87.5% (very creative), and student learning outcomes at meeting I achieved KKTP at 50%, meeting II 68.75%, meeting III 84.37%, and at the IV meeting it increased to 90.63% who achieved KKTP. Based on the research results, it was concluded that the Project Based Learning model combined with Group Investigation and Course Review Horay can significantly increase activity, creative thinking skills and student learning outcomes.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATERI PANJANG DAN BERAT DENGAN PERMAINAN SNAKES LADDER PADA SISWA SDN TELUK TIRAM 2 Mentari Giri Saputri; Darmiyati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i03.18840

Abstract

This study identified that some third-grade students at SDN Teluk Tiram 2 had difficulty grasping math concepts and that the instructional methods were not sufficiently diverse. To address these issues, a Problem Based Learning (PBL) model was integrated with Realistic Mathematics Education (RME) and Team Games Tournament (TGT). The study aimed to describe both teacher and student activities and evaluate critical thinking skills and learning outcomes related to units of length and weight. Conducted as a Classroom Action Research (PTK) over three sessions with 25 students, the results revealed that by the final session, teacher activity was rated as “Very Good,” student activity was “Very Active,” students' critical thinking skills were categorized as “Skilled” and “Very Skilled,” and student learning outcomes met the criteria for classical completeness. The researcher recommended this combined model as an effective approach to enhance future learning processes.
Memaksimalkan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Mengidentifikasi Satuan Panjang dengan Bola Soal SDN Telaga Biru 8 Rahayu, Vira; Darmiyati, Darmiyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang mendasari penelitian ini ialah kemampuan dalam berpikir kritis aktivitas siswa serta hasil belajar khususnya mata pelajaran matematika materi satuan panjang. Sebab itu, itu perlunya ada model pembelajaran untuk bisa meningkatkan keterampilan berpikir kritis, aktivitas belajar serta hasil belajar. Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran problem based learning yang dikombinasikan dengan example non example dan snowball throwing. Metode yang dipakai pada penelitian ini ialah kuantitatif dan kualitatif yang menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini ialah siswa kelas II SDN Telaga Biru 8, dengan total siswa 26 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas pendidik pada siklus I mencapai skor 40 pada siklus II meningkat menjadi 42, kemudian pada aktivitas peserta didik mengalami peningkatan, yang mana pada siklus I hanya mencapai 69% pada siklus II meningkat menjadi 100%, kemampuan berpikir kritis pada pertemuan hanya mencapai 42% pada pertemuan 3 meningkat menjadi 88%. Ketuntasan klasikal hasil belajar pada siklus 1 hanya mencapai 42% dan meningkat pada siklus II menjadi 81%.
Kemampuan Pemecahan Masalah Media Tic Tac Toe Materi Pembagian Pecahan Siswa Sekolah Dasar Ilham, Muhammad; Darmiyati, Darmiyati
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1390

Abstract

Dengan menggunakan media Tic Tac Toe, keterampilan pemecahan masalah dilatih guna meningkatkan hasil belajar, motivasi, dan tingkat aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi kegiatan yang dilakukan pendidik sekaligus mengkaji tugas, motivasi, dan hasil belajar peserta. Penelitian tindakan kelas adalah metodologi yang digunakan pelaksanaanya di SDN Sungai Miai sepuluh kelas IVB, totalnya ada tiga puluh tiga anak. Data kuantitatif dan kualitatif dari pengambilan tes dan observasi peserta didik digunakan dalam penyelidikan ini.  Jenis data pada penelitian ini yaitu data kualitatif diperoleh dari hasil observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, dan motivasi belajar peserta didik pada proses pembelajaran, serta data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik diperoleh melalui tes tertulis. Analisis data dihitung berdasarkan dari skala persentase dan indikator ketercapaian belajar yang telah ditetapkan. Hasil kerja para pendidik memenuhi tingkat Sangat Baik, menurut penelitian. Standar Aktif Sepenuhnya dipenuhi oleh aktivitas siswa. Motivasi belajar memenuhi syarat Tinggi Secara Keseluruhan. Prestasi klasikal: Hasil belajar siswa memenuhi syarat tingkat prestasi tersebut. Saran yang dikemukakan peneliti yaitu penggunaan media Tic Tac Toe dapat menjadi salah satu alternatif pendidik untuk memperbaiki proses pembelajaran guna meningkatkan aktivitas, motivasi dan hasil belajar peserta didik pada materi pembagian pecahan, atau pada materi pembelajaran lainnya yang cocok.
Peningkatan Kemampuan Siswa Memecahkan Masalah Operasi Pecahan di SDN Pemurus Luar 1 Banjarmasin Azizah, Wafiq; Darmiyati, Darmiyati
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1519

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeksripsikan diimplementasikan inovasi pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning yang dikombinasikan dengan Realistic Mathematic Education dan Pair Check. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di SDN Pemurus Luar satu Banjarmasin pada tahun ajaran dua ribu dua puluh tiga dua ribu dua puluh empat, melibatkan dua puluh dua siswa kelas lima B. Data yang dikumpulkan terdiri dari data kualitatif melalui observasi aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran, serta data kuantitatif dari hasil tes tertulis siswa. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase dan indikator ketuntasan belajar yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan terakhir, aktivitas guru mencapai kriteria Sangat Baik, aktivitas siswa mencapai kriteria Sangat Aktif, kemampuan memecahkan masalah siswa mencapai kriteria Sangat Terampil, dan ketuntasan klasikal hasil belajar siswa mencapai kriteria ketuntasan klasikal.
Efektivitas Project Based Learning dan Realistic Mathematics Education Berbasis Asesmen Projek terhadap Literasi Numerasi Siswa SD di Lingkungan Lahan Basah Syadzali, Ahmad; Darmiyati, Darmiyati; Sunarno, Sunarno; Mahmuddin, Mahmuddin; Dewantara, Dede; Nazarudin, Nazarudin
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1637

Abstract

Matematika memiliki peran krusial dalam pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, tidak hanya sebagai mata pelajaran tetapi juga sebagai keterampilan penting dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pengajaran matematika adalah untuk membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Namun, hasil Program for International Student Assessment (PISA) 2022 menunjukkan rendahnya skor kompetensi matematika siswa di Indonesia termasuk di Kabupaten Banjar, yang menghadapi tantangan serius dalam literasi numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas kombinasi Project-Based Learning (PjBL) dan Realistic Mathematics Education (RME) berbasis asesmen proyek dalam meningkatkan literasi numerasi siswa di SDN Sungai Miai 10 Banjarmasin, melibatkan 60 siswa kelas IV. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL dan RME secara bersamaan dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis matematika siswa. Penilaian berbasis proyek terbukti lebih efektif dibandingkan tes tertulis dalam mengukur pemahaman konsep matematika. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam pendidikan dasar di Indonesia, terutama di daerah dengan konteks lingkungan lahan basah yang kaya akan relevansi kehidupan nyata.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN PROYEK UNTUK PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA SD DI KOTA BANJARMASIN KALIMANTAN SELATAN Darmiyati, Darmiyati; Sunarno, Sunarno; Mahmuddin, Mahmuddin; Syadzali, Akhmad; Dewantara, Dede; Nazaruddin, Nazaruddin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34172

Abstract

signifikan dalam skor literasi dan numerasi Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan menerapkan asesmen berbasis proyek untuk literasi numerasi. Melalui pelatihan offline selama dua bulan yang melibatkan guru kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menemukan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru. Sebelum pelatihan di berikan pretest meliputi materi Strategi penguatan literasi dan numerasi di sd sebesar 50%, literasi dan numerasi matematika di sd sebesar 45%, jenis dan teknik penilaian berbasis proyek 55% dan implementasi instrumen penilaian proyek sebesar 40%. Setelah pelatihan keterampilan guru dalam membuat instrumen proyek membuat modul ajar meningkat pada Strategi penguatan literasi dan numerasi di sd sebesar 87%, literasi dan numerasi matematika di sd sebesar 86%, jenis dan teknik penilaian berbasis proyek 87% dan implementasi instrumen penilaian proyek sebesar 84%. Dan rata rata nilai sebelum di berikan pelatihan sebesar 47.5 dan sesudah pelatihan sebesar 86. Pendampingan dan Pelatihan dapat meningkatkan proses dan perbaikan pembelajaran. Sehingga dapat meningkatkan meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan mendukung pencapaian standar pendidikan nasional.
ASESMEN PERKEMBANGAN KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Masliani; Aslamiah; Darmiyati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29653

Abstract

The golden age of early childhood is the period that underlies the next human life. In this period, children can hear, see, and imitate what they see, hear, and feel. Early childhood cognitive development is very important for child development, children need to be given cognitive stimulus to help other developmental stimuli. With cognitive stimulus, children can grow and develop well. By conducting an assessment of early childhood cognitive development, we can find out that each child has a different rate of cognitive development for each individual, what the child has not been able to achieve, find out what activity materials are considered inappropriate and materials so that teachers or parents can improve the methods and strategies that will be used. This assessment has a positive impact on the application of cognitive development, because it can improve the cognitive aspects of early childhood. Likewise with other aspects such as physical, social emotional, language, religious and moral values, and art. This paper aims to describe how cognitive development assessments in early childhood learning. This study uses a literature study method whose data sources are relevant and related to cognitive development assessments in early childhood learning. From the research results there are 4 stages of cognitive development including the sensory motor stage, pre-operational stage, concrete operational stage, and formal operational stage. There are several techniques and methods in assessing the education of children of this age, namely by observation, anecdotal notes, through conversation, through assignments, performance, work results, daily child development achievement scale (checklist), portfolio.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN BELAJAR ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK KELAS B Milawati; Darmiyati; Aslamiah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29852

Abstract

Differentiated instruction is a crucial approach in early childhood education, particularly in Kindergarten B, as it accommodates the diversity of students’ abilities, interests, and learning styles. This study aims to review the implementation of differentiated instruction in Kindergarten B through a literature analysis of national and international research published between 2015 and 2025. The method employed is a descriptive literature review using a qualitative approach, analyzing 20 verified academic sources, including publications by lecturers from Universitas Lambung Mangkurat and other higher education institutions. The findings indicate that differentiated instruction positively contributes to enhancing children’s learning motivation, creativity, and independence. Furthermore, this approach enables teachers to develop more flexible and child-centered learning strategies. However, several challenges arise in its implementation, such as limited instructional time, insufficient teacher skills in conducting initial assessments, and high student–teacher ratios. To address these obstacles, continuous professional development for early childhood educators and supportive policies that enable the implementation of adaptive and responsive curricula are needed. This review is expected to serve as a reference for developing inclusive and individualized learning practices that align with the diverse needs of early learners.
MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL PANCA KELAS IV SDN TELUK DALAM 9 Latipah; Yogi Prihandoko; Noorhapizah; Darmiyati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31501

Abstract

Penelitian ini diambil dari permasalahan yang berawal dari aktivitas siswa yang rendah, kemampuan berpikir kritis yang masih kurang terampil, dan hasil belajar siswa yang masih rendah. Solusi untuk mengatasi kendala tersebut yakni dengan menerapkan model pembelajaran PANCA yang merupakan kombinasi dari model Problem-Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), dan Picture and Picture. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan selama empat pertemuan dengan pendekatan kualitatif jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Aktivitas guru pada pertemuan pertama memperoleh skor 19 dengan kategori "baik", dan meningkat hingga skor 27 pada pertemuan keempat dengan kategori "sangat baik". Aktivitas siswa pun mengalami perkembangan, dari 43% dengan kategori "kurang aktif" pada pertemuan pertama menjadi 93% di pertemuan keempat dengan kategori "sangat aktif". Keterampilan berpikir kritis siswa juga menunjukkan peningkatan, dari pertemuan pertama yakni 39% kategori "rendah" menjadi 89% kategori "sangat tinggi" di pertemuan keempat. Demikian pula hasil belajar siswa meningkat dari 39% saat pertemuan pertama menjadi 93% dengan kategori "tuntas" pada pertemuan keempat. Implementasi model pembelajaran PANCA secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan keaktifan siswa, pengembangan keterampilan berpikir kritis, serta perbaikan capaian hasil belajar secara keseluruhan.