p-Index From 2021 - 2026
7.827
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Ajar Protufel (Produk Turunan F2 Eco Enzim Lengkuas) Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan dan Kreativitas pada Fase E Erwin Saputra; Sri Wardhani; Marlina Ummas Genisa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2983

Abstract

Modul ajar Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memfasilitasi pengembangan keterampilan abad ke-21 dan berbagai bentuk literasi, seperti kreativitas dan literasi lingkungan. Hal ini menjadi dasar analisis kebutuhan guru Biologi dan murid dalam mengembangkan modul ajar Protufel (Produk Turunan Fermentasi Kedua Eco Enzim Lengkuas) berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan kreativitas dan literasi lingkungan pada Fase E. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tenik pemilihan subjek purposive sampling terdiri dari 4 orang guru Biologi dan 119 murid kelas X, data dikumpulkan melalui angket dan wawancara. Hasil temuan menunjukkan bahwa (1) Dibutuhkannya modul ajar cetak agar tidak bergantung dengan stabilitas signal; (2) Model pembelajaran yang diinginkan adalah PjBL karena mampu melibatkan murid secara aktif untuk menentukan jadwal, mendesain prototype, membuat dan menyajikan produk sebagai bentuk solusi dari permasalahan lingkungan yang dihadapi; (3) Kebutuhan integrasi literasi lingkungan, kreativitas, dan materi Protufel terhadap pembelajaran Biologi Fase E pada sub Perubahan Lingkungan (Iklim). Temuan ini bermanfaat sebagai bahan validasi bahwa modul ajar Protufel berbasis PjBL adalah solusi yang dibutuhkan untuk mengatasi kendala guru dalam penyusunan modul dan sintak PjBL, sekaligus meningkatkan literasi lingkungan dan kreativitas murid pada materi Perubahan Lingkungan. Harapan untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan pengembangan modul ajar yang diikuti dengan uji validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya terhadap peningkatan literasi lingkungan dan kreativitas murid.
ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN MENDALAM TERINTEGRASI STEAM Ernilawati, Ernilawati; Wardhani, Sri; Genisa, Marlina Ummas; Astriani, Meli
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9172

Abstract

ABSTRACT Deep learning integrated with the STEAM approach is a learning paradigm that emphasizes conceptual understanding, critical thinking skills, creativity, and the application of knowledge in real-life contexts. The successful implementation of this approach is highly dependent on teacher readiness, including conceptual understanding, pedagogical competence, and the availability of supporting facilities. This study aims to analyze the readiness of teachers at SMPN 2 Babat Supat in implementing deep learning integrated with STEAM and to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and documentation involving subject teachers and the school principal. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source triangulation. The findings indicate that teachers generally possess a basic understanding of deep learning and the STEAM approach and demonstrate pedagogical readiness in designing student-centered learning activities that encourage active participation. Teachers have also utilized various learning media, including digital platforms, to support the learning process. However, the implementation of deep learning integrated with STEAM has not been fully optimal due to several constraints, particularly limited and unstable internet connectivity, insufficient continuous professional training, and limited supporting facilities. These findings highlight the need for policy support, improvement of infrastructure, and sustainable professional development programs to strengthen teacher readiness and ensure the effective implementation of deep learning integrated with STEAM. ABSTRAK Pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual, keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta keterkaitan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. Keberhasilan implementasi pendekatan ini sangat bergantung pada kesiapan guru, baik dari aspek pemahaman konseptual, kompetensi pedagogik, maupun dukungan sarana pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru SMPN 2 Babat Supat dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru mata pelajaran dan kepala sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pada umumnya telah memahami konsep dasar pembelajaran mendalam dan STEAM serta menunjukkan kesiapan pedagogik dalam merancang pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Guru juga memanfaatkan berbagai media pembelajaran, termasuk media digital, untuk mendukung proses pembelajaran. Namun demikian, implementasi pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM belum berjalan optimal karena masih dihadapkan pada kendala, terutama keterbatasan akses dan kestabilan sinyal internet, minimnya pelatihan berkelanjutan, serta keterbatasan fasilitas pendukung. Temuan ini menunjukkan perlunya dukungan kebijakan, peningkatan sarana prasarana, dan program pengembangan profesional guru yang berkelanjutan guna mendukung implementasi pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM secara efektif.
PEMANFAATAN MENDELEY UNTUK PENYUSUNAN DAFTAR PUSTAKA LAPORAN PRAKTIKUM DI SMP PATRA MANDIRI 1 PALEMBANG Wijaya, Agung; Fadhilah, Thia Riana; Mursalin, Bayu Anshor; Karlina, Lilis; Genisa, Marlina Ummas; Sumah , Astrid; Ismail, Gunawan
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): JP2N: Januari-April 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/m1ggy927

Abstract

Penguasaan literasi digital dalam penyusunan daftar pustaka merupakan keterampilan penting bagi siswa sekolah menengah Pertama, khususnya dalam penyusunan laporan praktikum IPA. Namun, hasil observasi awal di SMP Patra Mandiri 1 Palembang menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam menulis daftar pustaka karena kurangnya pemahaman teknik sitasi dan belum familiar dengan penggunaan aplikasi reference manager seperti Mendeley. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas siswa dalam menyusun daftar pustaka menggunakan aplikasi Mendeley. Program PkM dilaksanakan dalam tiga fase, yaitu observasi, persiapan sosialisasi, dan pelatihan, serta pelaksanaan. Fase observasi dilakukan pada 3 November 2025 untuk mengidentifikasi permasalahan siswa. Fase persiapan meliputi FGD bersama dosen dan mahasiswa, penyusunan konsep pelatihan, serta koordinasi dengan pihak sekolah. Pelaksanaan program dilakukan pada 11--12 November 2025 melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan hands-on kepada siswa kelas IX. Evaluasi dilakukan oleh guru IPA dan dilaporkan kembali kepada tim PkM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai fungsi dan penggunaan Mendeley, serta meningkatnya keterampilan teknis dalam menyusun daftar pustaka sesuai standar akademik. Siswa juga menunjukkan kreativitas yang lebih baik dalam menata referensi pada laporan praktikum IPA. Implikasi program ini adalah terbentuknya budaya literasi digital di sekolah melalui pemanfaatan aplikasi reference manager. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam penyusunan daftar pustaka sekaligus memperkuat integrasi teknologi dalam pembelajaran IPA.
Assessing Biodiversity E-Modules: PBL-Google Sites for Digital Literacy & Engagement Lilia Krisna Sari; Marlina Ummas Genisa; Meli Astiani
Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 18 No 1 (2026): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v18i1.485

Abstract

Digital revolution in education necessitates the utilisation of interactive and contextual learning media, particularly in the presentation of biological content, such as biodiversity. Nevertheless, traditional learning predominates, thereby diminishing student engagement in the educational process. This study seeks to evaluate the necessity for the creation of Problem-Based Learning (PBL) e-modules utilising the Google Sites platform to improve students' digital literacy and engagement in learning. The employed methodology is descriptive quantitative, involving the distribution of questionnaires to 80 students and 6 biology instructors at SMAN 1 and SMAN 9 OKU. The research findings indicate that most students exhibit a preference for digital learning resources and favour interactive learning approaches, including conversations and problem-solving activities. Furthermore, both students and educators concur on the necessity of creating digital learning resources that foster 21st-century competencies, including critical and collaborative thinking. The subject of biodiversity was recognised as particularly pertinent for development through the PBL methodology. This discovery underscores the necessity of incorporating digital technology in education to foster a more engaging, significant, and needs-based learning experience for pupils.
Profil Feedback Literacy Mahasiswa dan Implikasinya dalam Meningkatkan Kinerja dan Hasil Belajar Rizal, Haryanti Putri; Genisa, Marlina Ummas; Yanti, Meili; Sambeka, Yana
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 4 No. 1: Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v4i1.6817

Abstract

Pengembangan feedback< em> literacy< em> bagi mahasiswa berperan dalam memaksimalkan proses penerimaan feedback< em> Penelitian bertujuan untuk mengeksplor profil feedback literacy< em> mahasiswa dan implikasinya dalam meningkatkan kinerja dan hasil belajar Data dikumpulkan melalui wawancara dan menggunakan feedback literacy scale< em> yang diadaptasi dari Zhan 2022 terdapat 24 item pertanyaan yang terdiri dari enam dimensi proses feedback < em> Sebanyak 100 mahasiswa strata satu S1 berpartisipasi dalam penelitian Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara kuantitatif Hasil penelitian menunjukkan pada dimensi eliciting< em> berkaitan dengan kemampuan menerima informasi 84 dimensi processing< em> berkaitan dengan kemampuan dalam memahami memproses feedback < em>untuk dilakukan tindak lanjut 84 dimensi enacting< em> yakni kemampuan dalam menerjemahkan feedback< em> menjadi tindakan 73 dimensi appreciation of feedback< em> menunjukkan mahasiswa menyadari tujuan dari proses feedback< em> 79 dimensi readiness to engage< em> yakni kesediaan untuk menerima masukan atau saran 86 dan dimensi commitment to change< em> yang menunjukkan keinginan untuk melakukan perbaikan 79 Hasil wawancara diperoleh informasi proses feedback< em> lebih efektif jika memanfaatkan aplikasi digital disampaikan dengan kalimat positif yang menunjukkan kelebihan dan kelemahan Sehingga disimpulkan bahwa dimensi feedback literacy< em> mahasiswa sudah cukup baik di atas 70 dengan persentase terendah pada kemampuan untuk menerjemahkan feedback< em> menjadi tindakan Selain itu pemberian feedback< em> yang disesuaikan dengan dimensi proses feedback< em> akan mengarahkan pada peningkatan feedback literacy< em> yang menunjang kinerja mahasiswa < p>
Beyond the Shannon-Wiener Index: Disparities in Lecturers' Conceptual Knowledge of Effective Species Numbers Lia Auliandari; Marlina Ummas Genisa
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 27, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmipa.v27i1.pp522-538

Abstract

This study aimed to explore lecturers' knowledge of the Shannon-Wiener index and Effective Species Numbers in the context of biodiversity measurement, examining both factual and conceptual knowledge dimensions. A mixed-methods design with an embedded component was employed. Respondents were selected through purposive sampling, and data were collected using an open-ended questionnaire and a procedural competency test (to reinforce qualitative results). The factual knowledge dimension focused on the relevance of species as a measurement unit, while the conceptual knowledge explored index selection, application, and interpretation of the logarithmic base of the Shannon-Wiener index, and emphasis on Effective Species Numbers. The data analysis was carried out through the stages of qualitative and quantitative data analysis, data integration, and conclusion drawing and verification. The results showed that, regarding factual knowledge, lecturers agreed that species remain the basic unit of biodiversity measurement because they reflect ecosystem conditions and serve as a basis for representing environmental health. In the conceptual dimension, the dominant use of the Shannon-Wiener index, based on the natural logarithm, as a methodological standard was found, driven by pragmatic considerations and its suitability with academic textbooks. Lecturers also pointed out the unitless, scaling, and monotonicity properties of the index, as well as the mathematical implications of choosing a logarithmic base. However, absolute differences in logarithmic bases can make index values incomparable across studies. Despite this understanding, a notable gap emerged regarding Effective Species Numbers. While some respondents acknowledged its importance as an advancement that addresses the limitations of entropy-based measures, others were unfamiliar with the concept. This disparity highlighted the need for curricular enhancement and academic updating. Overall, the study underscored the importance of strengthening mathematical-biological literacy and updating ecological education. Beyond routine calculation of traditional biodiversity indices, learning should encourage deeper conceptual reasoning, ecological interpretation, and awareness of contemporary methodological developments. Keywords: shannon-wiener index, effective species numbers, factual knowledge, conceptual knowledge.
Peningkatan Kompetensi Guru melalui Sosialisasi Pemanfaatan Augmented Reality dalam Pembelajaran Anjelia, Bella; Sari, Lilia Krisna; Sherly, Adis; Saputri, Wulandari; Astriani, Meli; Hidayat, Saleh; Wardhani, Sri; Genisa, Marlina Ummas; Summah, Astrid Sri Wahyuni; Nuraini, Nita; Angraini, Erni; Priyambodo, Panggih
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.38663

Abstract

Abstract:  This community service activity aimed to improve the competence of teachers at SMAN 9 OKU in utilizing Augmented Reality (AR) technology as an innovative learning medium. The partner institution faced challenges related to the limited knowledge and skills of teachers in integrating digital technology, particularly AR, into classroom learning. Therefore, a socialization and training program on the use of AR in learning was conducted for teachers. The activity was implemented through several stages, including the presentation of materials on the basic concepts of Augmented Reality, demonstrations of AR applications in learning, and hands-on practice sessions involving participants. The evaluation of the activity was carried out using pretest and posttest questionnaires administered to seven participating teachers to identify changes in their level of understanding after the training. The results indicated an improvement in participants’ understanding across all measured indicators. The initial pretest scores ranged from approximately 14 to 57, while the posttest results showed significant improvement, with most indicators reaching a score of 100. These findings indicate that the socialization and training on the use of AR were effective in enhancing teachers’ knowledge and skills in utilizing AR technology to support more interactive and visual learning processes.Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMA Negeri 9 OKU dalam memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran yang inovatif. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi digital, khususnya AR, ke dalam proses pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan AR bagi para guru. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi mengenai konsep dasar Augmented Reality, demonstrasi penggunaan aplikasi AR dalam pembelajaran, serta praktik langsung oleh peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian angket pretest dan posttest kepada tujuh guru peserta kegiatan untuk mengetahui perubahan tingkat pemahaman setelah mengikuti pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator yang diukur. Nilai awal peserta berada pada rentang sekitar 14 hingga 57 pada hasil pretest, sedangkan hasil posttest menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan sebagian besar indikator mencapai nilai 100. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan AR mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi AR sebagai media pembelajaran yang lebih interaktif dan visual.        
EVALUASI NILAI LITERASI DAN NUMERASI RAPOR PENDIDIKAN SMP NEGERI 3 SATU ATAP LUBUK BESAR TAHUN 2024-2025 Karlina, Lilis; Marlina Ummas Genisa; Sri Wardhani; Meli Astriani
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v8.i2.3864

Abstract

This study aims to evaluate the literacy and numeracy scores of students at SMP Negeri 3 Satu Atap Lubuk Besar through an analysis of their report cards in 2024 and 2025. This research was conducted using a qualitative-descriptive method by reviewing educational report cards. The results of the study show that literacy scores increased from 76.74% in 2024 to 91.11% in 2025, while numeracy scores increased from 58.14% to 86.84%. The increase in the education report card scores is related to improvement efforts involving the entire school community. Several improvement measures that were taken included teacher training, the implementation of deep learning, and the strengthening of literacy and numeracy activities. Several challenges that still need to be addressed include the implementation of innovative literacy and numeracy activities, the lack of interest in reading among students, and the low level of prior knowledge among students. Recommendations from this study include improving the quality of learning, particularly in literacy and numeracy activities at school. The results of this evaluation are expected to help improve the quality of learning in order to improve students' literacy and numeracy skills.
PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KELOR SEBAGAI ANTIOKSIDAN PADA KARAKTERISTIK EDIBLE FILM PATI TALAS (Colocasia esculenta) Nilasari Nilasari; Hasri Hasri; Suriati Eka Putri; Marlina Ummas Genisa
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 8, No. 01 April (2023) Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v8i1.2023.p100-110

Abstract

Kemasan berfungsi melindungi produk pangan juga memiliki sifat aman dan ramah lingkungan. Edible Film merupakan alternatif yang dapat diaplikasikan untuk melapisi produk pangan serta aman untuk dikonsumsi karena terbuat dari bahan alami. Pati umbi talas merupakan salah satu bahan yang bersifat hidrokoloid dan dapat digunakan dalam pembuatan edible film. Untuk menambah nilai fungsionalnya maka penelitian ini ditambahkan antioksidan alami yang berfungsi untuk meningkatkan stabilitas dan mempertahankan nutrisi produk pangan dengan melindungi produk dari ketengikan oksidatif. Salah satu sumber antioksidan alami adalah daun kelor yang mengandung senyawa bioaktif dan memiliki aktivitas antioksidan seperti senyawa fenolik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik edible film dari pati umbi talas (Colocasia esculenta) dengan penambahan ekstrak daun kelor. Penelitian ini meliputi preparasi sampel, pembuatan edible film dan karakterisasi. Konsentrasi ekstrak daun kelor yang digunakan adalah 0%, 1%, 3% dan 5% (b/v total) dan menggunakan plasticizer sorbitol. Edible film yang diperoleh berwarna bening dan hijau. Kata kunci: plasticizer, aktivitas antioksidan, karakterisasi.
PENGARUH PENAMBAHAN PLASTICIZER TERHADAP KARAKTERISTIK BIOPLASTIK DARI SELULOSA LIMBAH KERTAS Muh Arif Kamaluddin; Maryono Maryono; Hasri Hasri; Marlina Ummas genisa; Haryanti Putri Rizal
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 02 October (2022) Analit : Analytical and Enviromental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i02.2022.p197-208

Abstract

Kertas HVS umumnya dijumpai terutama mahasiswa dalam menunjang aktivitas perkuliahannya, sehingga limbah kertas mudah ditemukan. Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan limbah kertas perlu daur ulang kertas menjadi bioplastik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik bioplastik limbah kertas HVS dan pengaruh penambahan Plasticizer. Tahap penelitian meliputi ekstraksi selulosa kertas HVS, sintesis selulosa asetat, sintesis bioplastik dan karakterisasi. Hasil identifikasi gugus fungsi  terdapat gugus C=O, dan C-O ciri khas selulosa asetat. Uji ketahanan air terbaik terdapat pada kontrol 0% dengan ketahanan air sebesar 75,81%. Sifat biodegradasi terbaik pada penambahan plasticizer konsentrasi 25% (gliserol maupun sorbitol) dengan nilai kehilangan massa masing-masing 28,33% dan 37,58%. Penambahan plasticizer menunjukkan sifat mekanik bioplastik cenderung menurun. Disimpulkan bahwa bioplastik limbah kertas HVS yang terbaik terdapat pada kontrol 0% nilai kuat tarik sebesar 3,2893 N/mm2, elongasi sebesar 5,16%, nilai modulus young 0,6002 N.Kata kunci: Bioplastik, plasticizer, selulosa asetat.
Co-Authors Agung Wijaya, Agung Agustianda, Selpiana An Nur, Abdillah Mushawwir Andi Agussalim Andi Agussalim, Andi Angraini, Erni Anjelia, Bella Asan , Mat Astriani, Meli Astriani, Meli Meli Astrid Sri Wahyuni Sumah Astrid SW Sumah Asvic Helida, Asvic Aulia Rahmadhani Auliandari, Lia Bagas Rasid Sidik Bambang Subali Diana Eka Pratiwi Diana Kumala Dilla Eka Septiani Djohar Maknun Djukri Djukri Efiza Kurniasari Erie Agusta Ernilawati, Ernilawati Ervina Mukharomah Erwin Saputra Erwin Saputra Eva Indriyani Evy Segarawati Ampry Fachry Abda El Rahman Fadhilah, Thia Riana Gunawan Ismail Gusma Harfiana Abbas Habibi Habibi Halim, Ravita Sari Hamzah, Nurul Fahda Haryanti Putri Rizal Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri ummas Hidayat, Saleh Ida Fitriani Ida Fitriani Ifa Aulia Ike Purnamasari Ike Purnamasari Indriyani, Eva Ismail, Gunawan Jaya Negara, Satria Putra Kamaluddin, Muh Arif Khalida Wijaya Khoiron Nazip, Khoiron Lilia Krisna Sari Lilis karlina, Lilis Mahendra, Reno Esa Maryono Maryono Maryono Maryono Mat Asan Meili Yanti Meilinda Meilinda Meli Astiani Meli Astriani meli Astriani Mohammad Wijaya Mohc Hatta Mohc Hatta, Mohc Muh Arif Kamaluddin Muh. Yunus Munawwarah Munawwarah Mursalin, Bayu Anshor Mushawwir An Nur, Abdillah Nadifah, Umi Negara, Satria Putra Jaya Nilasari Nilasari Nilasari Nilasari Nilasari, Nilasari Nita Nuraini, Nita Octavury, Yetrie Priyambodo, Panggih Putrawiguna, Rio Rahma, Muftihatu Reno Esa Mahendra Rosana Agus S. Abu Alama Saeful Bahri Saleh Hidayat Sapta Handaiyani Saputri, Winda Fadhila Sari, Lilia Krisna Septi Meliani Hartato Setiawati, Vera Sherly, Adis Sitti Faika Sitti Faika Sri Wahyuni Sumah, Astrid Sri Wardhani Sri Wardhani Sri Wardhani Suhartati Suhartati Suhartati Suhartati Sumah , Astrid Sumah , Astrid Sri Wahyuni Sumah, Astrid Sri Wahyuni Sumah, Astrid SW Summah, Astrid Sri Wahyuni Suriati Eka Putri Suriati Eka Putri Taupik Hidayat, Taupik Ummas, Hasri Wardhani, Sri Warhdani, Sri Sri Wulandari Saputri Wulandari Saputri Wulandari Saputri, Wulandari Yana Sambeka