p-Index From 2021 - 2026
7.827
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Profil Kebutuhan Belajar Peserta Didik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis di SMAN 1 Sirah Pulau Padang Halim, Ravita Sari; Wardhani, Sri; Genisa, Marlina Ummas
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 2 (2025): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/didaktikabiologi.v9i2.766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kebutuhan belajar di SMAN 1 Sirah Pulau Padang, ditinjau dari variabel bahan ajar, materi ajar, media pembelajaran, model pembelajaran dan kompetensi peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui penyebaran angket kepada 170 peserta didik kelas X dan 3 guru biologi. Data hasil pengisian angket dianalisa dengan teknik analisis deskriptif. Hasil dari angket yang diisi oleh peserta didik menunjukkan 78,64% penggunaan bahan ajar berupa buku paket, materi yang dianggap sulit inovasi teknologi biologi sebanyak 35,21% dan media pembelajaran yang disukai adalah media komik dengan persentase 44,6%. Motivasi belajar ditinjau dari pemilihan tugas, usaha dan kegigihan dalam menyelesaikannya menunjukkan persentase masing-masing 55,5%, 64,2% dan 82,5%. Selain itu, data dari angket yang diisi oleh guru menyatakan  model pembelajaran yang sering digunakan adalah 42,4% menerapkan model PBL, kompetensi yang belum banyak dikuasai oleh peserta didik adalah keterampilan berpikir kritis sebanyak 31,04. Berdasarkan profil kebutuhan belajar yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa perlu dikembangkan media komik berbasis PBL untuk meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis pada materi inovasi teknologi biologi.
PEMANFAATAN URINE KAMBING PADA PEMBUATAN PUPUK CAIR DALAM MENGURANGI EXPENDITURE PETANI Hidayat, Taupik; Mushawwir An Nur, Abdillah; Putrawiguna, Rio; Yunus, Muh.; Hamzah, Nurul Fahda; Hasri; Ummas Genisa, Marlina; Putri Rizal, Haryanti
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Edisi Desember
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/abdi.v1i1.1091

Abstract

Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) ini dilaksanakan di Lingkungan Panaikang kabupaten Maros. Program ini dilakukan untuk mengatasi masalah yang terjadi di Masyarakat mitra meliputi pencemaran udara akibat urine kambing dan kurangnya pengetahuan pemuda dalam pengolahan limbah, disisi lain harga pupuk yang melonjak membuat expenditure petani meningkat. Tujuan program ini adalah mengoptimalkan limbah urine kambing melalui pembuatan pupuk organik cair, mengembangkan potensi pemuda Karang Taruna Adatongeng dalam mengaplikasikan teknologi tepat guna dan membuka peluang produktivitas bagi pemuda karang taruna yang dapat mengurangi expenditure petani. Pengabdian dilaksanakan pada 1 Juni hingga 4 September 2022 meliputi: Teknik pemberdayaan, pelatihan, dan pendampingan iptek. Hasil kegiatan PKM ini adalah: Mitra yang bergerak aktif dalam program sebanyak 25 orang, dan 20 orang diantaranya telah mampu memproduksi pupuk organik cair dari urine kambing secara mandiri, 5 orang mampu memproduksi pupuk melalui pendampingan, hasil produk pupuk yang dibuat layak digunakan sesuai dengan hasil penerapan ke tanaman. Hadirnya program ini menjadi solusi positif bagi masyarakat mitra dan masalah mitra Karang Taruna Adatongeng telah terselesaikan serta pemuda karang taruna memiliki kegiatan profit melalui pengolahan limbah.
Analisis Kebutuhan Pengembangan e-Modul Ajar Berbasis PjBL Terintegrasi Etnoekologi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif Materi Perubahan Lingkungan Fitriani, Ida; Hidayat, Saleh; Genisa, Marlina Ummas
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.582

Abstract

Modul ajar merupakan implementasi konkret dari perencanaan kurikulum merdeka. Tujuan modul ajar adalah mengarahkan perkembangan keterampilan abad ke-21, termasuk kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Hal ini menjadi dasar penelitian untuk menganalisis kebutuhan guru terhadap modul pembelajaran berbasis PjBL terintegrasi etnoekologi materi perubahan lingkungan guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket yang diberikan kepada empat guru biologi dan 20  peserta didik kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) guru masih mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka terutama penyusunan modul ajar, 2) pendekatan yang diinginkan  terintegrasi etnoekologi, 3) model pembelajaran yang disukai bebrbasis projek 4) Kendala peserta didik dalam pemahaman materi pembelajaran terkait dominasi metode ceramah, meskipun guru telah mencoba menggunakan model pembelajaran, namun masih ada ketidakpahaman terhadap sintaks model pembelajaran, (4) Materi yang dinggap sulit adalah perubahan lingkungang, dan 5) kompetensi yang diinginkan adalah berpikir kritis dan kreatif 6). Bahan ajar yang diinginkan siswa berbentuk elektronik. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa guru membutuhkan pengembangan modul pembelajaran elektronik perubahan lingkungan berbasis PjBL terintegrasi etnoekologi yang mudah dipahami, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif.
Permasalahan Pembelajaran Biologi Di SMA N 1 Tempilang Melalui Studi Analisis: (Biology Learning Problems in SMA N 1 Tempilang Through Analytical Study) Suhartati, Suhartati; Genisa, Marlina Ummas; Saputri, Wulandari; Wardhani, Sri; Astriani, Meli
BIODIK Vol. 10 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v10i1.31357

Abstract

The aim of this research is to analyze the needs of students and teachers in learning through the PBL model of the Ethnobotany approach in class X biology subject Biodiversity material at SMA Negeri 1 Tempilang. from 2 biology teachers and 109 students. The results of the teacher questionnaire are 100% of teachers who have not used a scientific approach such as Etnoboani in the learning process. In the lesson process, 80% of teachers have used learning models but have not used a scientific approach. Some teachers have used hots questions but not yet. linking material with a scientific approach to hone students' high-level thinking skills. Based on the results of discussions regarding the questionnaire for analyzing the needs for teaching materials that relate to ethnobotany. The research results show that the teaching materials developed are effective in increasing students' understanding of biodiversity. The results of the concept understanding test showed a significant increase in students' average scores after using the teaching materials. Based on the research results, it can be concluded that the development of biodiversity teaching materials using an ethnobotany approach and PBL model can increase students' understanding of biodiversity through an ethnobotany approach to improve 21st century skills. abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan siswa dan guru dalam pembelajaran melalui model PBL pendekatan Etnobotani pada mata pelajaran biologi kelas X materi Keanekaragaman hayati di SMA Negeri 1 Tempilang.kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tempilang Penelitian ini menggunakan penyebaran angket, sampel penelitian ini terdiri dari 2 orang guru biologi dan 109 siswa.Hasil dari angket guru 100% guru belum menggunakan pendekatan sains seperti Etnoboani dalam proses pembelajaran, Dalam proses pelajaran 80% guru sudah menggunakan model pembelajaran tetapi belum menggunakan pendekatan sains, Sebagian guru sudah menggunakan soal hots tetapi belum mengaitkan materi dengan pendekatan sain untuk mengasah keterampilan berpikir tingkat tinggi pada siswa, Berdasarkan hasil pembahasan mengenai angket analisis kebutuhan bahan ajar yang mengaitkan dengan etnobotani. Hasil riset membuktikan kalau materi didik yang dibesarkan efisien dalam tingkatkan pemahaman siswa tentang keanekaragaman hayati. Hasil tes pemahaman konsep menunjukkan peningkatan signifikan pada angka pada umumnya anak didik sehabis memakai bahan didik. Bersumber pada hasil riset, bisa disimpulkan kalau pengembangan bahan didik keanekaragaman hayati dengan pendekatan etnobotani dan model PBL dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang keanekaragaman hayati melalui pendekatan etnobotani untuk meningkatkan keterampilan abad 21.
PENDAMPINGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN RAWA DESA BURAI Sumah, Astrid Sri Wahyuni; Genisa, Marlina Ummas; Saputri, Wulandari; Astriani, Meli; Nuraini, Nita; Angraini, Erni; Hidayat, Saleh; Wardhani, Sri; Sidik, Bagas Rasid; Helida, Asvic
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JP2N: Mei - Agustus 2024
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/rr9tw768

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa. Berbicara merupakan keterampilan produktif dalam artian pembicara menghasilkan bunyi bahasa dan komunikasi dalam dua arah. Pembicara dan pendengar dapat menegosiasikan arti dari apa yang mereka katakan. Era industri 4.0, kemampuan berbicara dan mengemukakan sebuah masalah di depan umum sangat penting karena informasi yang didapatkan tidak lagi terbatas. Oleh karena itu, untuk menghindari kesalahpahaman terhadap isi informasi, diperlukan kemampuan berbicara di depan umum. Kemampuan tersebut membantu seseorang untuk mencari dan memahami informasi dengan benar. Selain itu, kemampuan berbicara di depan umum juga mengajarkan cara meyakinkan orang lain untuk mendapatkan informasi yang benar dan berguna untuk yang membutuhkan. Tulisan ini membahas tentang keterampilan berbicara mahasiswa di depan masyarakat Desa Burai mengenai pengelolaan sampah di daerah rawa. Para mahasiswa didorong untuk melatih kemampuan berbicara mereka dengan topik permasalahan mengenai pembuangan sampah masyarakat di daerah rawa melalui teknik wawancara. Metode kegiatan dimulai dari kegiatan pendampingan oleh dosen pendamping dimulai dengan pendahuluan, pemberian materi, dan evaluasi kegiatan. Hasil yang didapatkan bahwa mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dengan rasa percaya diri dan termotivasi, tanpa harus takut mengemukakan pendapat atau butir pertanyaan yang dapat menyinggung masyarakat. Kata kunci: Desa Burai, kemampuan berbicara, rawa, wawancara
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PROTUFEL (PRODUK TURUNAN F2 ECO ENZIM LENGKUAS)  DALAM MENDUKUNG ECO-PRENEUR SISWA Saputra, Erwin; Setiawati, Vera; Ummas Genisa, Marlina; Sri Wahyuni Sumah, Astrid
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2024): JP2N :September - Desember 2024
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/2h09p308

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan untuk mendampingi 26 siswa SMA Negeri 1 Talang Ubi dalam pembuatan PROTUFEL (Produk Turunan F2 Eco enzim) sehingga tercipta generasi eco-preneur. PROTUFEL dihasilkan melalui pengolahan sampah organik yang mengkombinasikan dengan produk lokal lengkuas (Alpinia galanga) daerah PALI sehingga menjadi produk inovatif lokal ramah lingkungan. Pembuatan eco enzim fermentasi kedua (F2) jarang diperkenalkan ke siswa, padahal produk yang dihasilkan  dari proses tersebut lebih ekonomis serta mampu memerdekakan siswa untuk melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi produk. Pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media belajar bagi siswa akan sangat membantu dalam peningkatan hasil belajar, kemandirian, kreativitas, dan jiwa eco-preneur. Metode PkM mengikuti alur PALI, yaitu Penggalian pengetahuan, Ambil inti sari, Lakukan praktikum, dan Informasikan. Keberhasilan kegiatan PkM dilihat dari kolaborasi siswa menghasilkan eco enzim dan produk turunannya, serta ketertarikan siswa melanjutkan eco-preneurship. Hasil menunjukkan bahwa siswa secara berkelompok mampu menghasilkan eco-enzim dan produk turunannya seperti pupuk organik cair (POC)  eco enzim, sabun batang, dan karbol. Selain itu,  adanya ketertarikan siswa dalam melanjutkan kewirausahaan dengan cara mengkomunikasikan informasi pembuatan PROTUFEL kepada orangtua mereka. Besar peluang kegiatan PkM yang serupa dilakukan pada sekolah lain, sehingga dapat membentuk karakter eco-preneur yang siap bersaing di Dunia Usaha Dunia Industri. Kata Kunci: Eco enzim, Eco-preneur,  Lengkuas (Alpinia galanga), Protufel
Ekplorasi Attitude Toward Chemistry Learning (ATCL) Mahasiswa Calon Guru IPA Haryanti Putri Rizal; Hasri; Marlina Ummas Genisa
Saqbe: Jurnal Sains dan Pembelajarannya Vol 1 No 1 (2024): Saqbe : Sains dan Pembelalajarannya (Maret 2024)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sikap terhadap pembelajaran kimia merupakan aspek penting yang berpengaruh langsung terhadap efektivitas dan minat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran sikap mahasiswa calon guru IPA dalam mempelajari kimia. Penelitian dilakukan dengan menggunakan instrument berupa kuesioner Attitude toward chemistry learning (ATCL) yang dikembangkan oleh Cheung (2009) terdiri dari empat indicator (1) liking for chemistry learning, (2) liking for chemistry laboratory, (3) evaluative beliefs about chemistry, (4) behavioral tendencies to learn chemistry. Kuesioner yang telah diterjemahkan, dibagikan kepada 39 orang mahasiswa calon guru IPA menggunakan google form. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk memperoleh gambaran profil sikap mahasiswa terhadap kimia. Hasil penelitian menunjukkan sikap positif mahasiswa calon guru IPA dalam melakukan praktikum kimia dibandingkan mempelajari teori. Mahasiswa meyakini bahwa kimia penting untuk dipelajari, namun belum menunjukkan keinginan untuk mempelajari kimia secara mandiri. Hasil ini dapat menjadi masukan bagi dosen dalam menentukan strategi yang tepat dalam melaksanakan pembelajaran kimia yang mempromosikan sikap positif mahasiswa terhadap kimia.
VALIDITAS E-MODUL PhET INTERACTIVE SIMULATION DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA TERINTEGRASI BIOLOGI BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI Rizal, Haryanti Putri; Genisa, Marlina Ummas; Hasri
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol. 8 No. 1 (2024): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/didaktikabiologi.v8i1.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas e-modul dengan PhET Interactive Simulation bagi mahasiswa Pendidikan Biologi dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika terintegrasi biologi yakni gelombang dan bunyi pada makhluk hidup. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yakni analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi) dan evaluation (evaluasi). Pada penelitian ini hanya dilakukan sampai pada tahap pengembangan produk yang divalidasi oleh tiga ahli pendidikan dan pengajaran. Berdasarkan hasil validasi diperoleh persentase rata-rata sebesar 83% kategori sangat valid dengan validitas isi sebesar 85% dan validitas konstruk sebesar 81% masing-masing berada dalam kategori sangat valid, sehingga e-modul yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dan layak untuk dilanjutkan ke tahap implementasi dan evaluasi. Rekomendasi praktis dari penelitian ini dapat digunakan dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika terintegrasi biologi bagi mahasiswa Pendidikan Biologi dengan memanfaatkan teknologi simulasi virtual secara efektif. The study aimed to determine the validity of e-module with PhET Interactive Simulation for biology education students in improving understanding of physics concepts integrated in biology, namely waves and sounds in living beings. The type of research was Research and Development (R&D) with ADDIE model, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. This research was only carried out up to the product development stage which was validated by three education and teaching experts. Based on the results of validation, an average percentage of 83% of the category is very valid with content validity of 85% and construct validity of 81% respectively in the highly valid category, so the developed e-module was declared very valid and worthy of being continued to the implementation and evaluation stages. The practical recommendation of this study can be used to improve the understanding of physics concepts integrated in biology for biology education students by effectively utilizing virtual simulation technology.
Analisis Kebutuhan Pembelajaran Bagi Peserta Didik Fase E dalam Penguatan Literasi Lingkungan dan Kolaborasi SMAN 1 Banyuasin II Mat Asan; Marlina Ummas Genisa; Sri Wardhani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3659

Abstract

Penerapan pendekatan pembelajaran aktif dan kontekstual menjadi sangat penting untuk meningkatkan literasi lingkungan dan kemampuan kolaboratif peserta didik pada jenjang Fase E. Salah satu model pembelajaran yang terbukti efektif adalah Project Based Learning, karena memberi kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam proyek nyata, memecahkan permasalahan lingkungan, serta bekerja secara kolaboratif. Oleh karena itu, diperlukan analisis kebutuhan untuk mengembangkan modul ajar berbasis PjBL yang berfokus pada keanekaragaman mangrove. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui angket dan data sekunder melalui wawancara serta dokumentasi modul ajar terkait materi keanekaragaman makhluk hidup. Subjek penelitian adalah SMAN 1 Banyuasin II dengan sampel dua guru biologi dan 82 peserta didik kelas X. Hasil survei menunjukkan bahwa 78% siswa menilai materi keanekaragaman makhluk hidup sebagai topik paling sulit dipahami, diikuti materi struktur atom sebesar 8,5%. Bahan ajar yang paling sering digunakan adalah LKPD (47,6%), bahan ajar lain (34,1%), dan modul ajar (15,9%). Metode pembelajaran yang dominan adalah praktikum dan diskusi (masing-masing 50%), sedangkan ceramah masih digunakan sebesar 30,5%. Tingkat literasi lingkungan dan kemampuan kolaborasi peserta didik berada pada kategori sangat baik, yaitu masing-masing mencapai 100%. Dengan demikian, pengembangan modul PjBL berbasis keanekaragaman mangrove menjadi sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa.
Pengembangan Modul Ajar Elektronik Etnoekologi Perubahan Lingkungan Berbasis PjBL dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Kritis Siswa Ida Fitriani; Saleh Hidayat; Marlina Ummas Genisa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1773

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul ajar elektronik tentang perubahan lingkungan menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) terintegrasi etnoekologi yang valid, praktis, dan efektif guna meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan keterampilan berpikir kritis siswa pada fase E. Pengembangan menggunakan model 4D dari Thiagarajan, yang mencakup empat langkah yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan. Validasi produk oleh 10 orang validator dari lima bidang keahlian, yaitu: ahli bahasa, media, materi, perangkat ajar, dan evaluasi. Subjek penelitian siswa kelas X SMA Negeri 3 Tanjung Raja dengan desain uji menggunakan kuasi eksperimen non-equivalent control group. Berdasarkan hasil validasi, produk dinyatakan memiliki tingkat validitas sangat tinggi yaitu 88,09%. Kepraktisan produk dapat dilihat dari persentase angket keterbacaan peserta didik sebesar 82,44% dengan kualifikasi sangat kuat dan persentase kepraktisan guru sebesar 86,90% dengan kualifikasi sangat praktis. Produk ini terbukti mampu mengembangkan keterampilan berpikir kreatif dan kritis secara signifikan. Berdasarkan hasil tes, terlihat bahwa siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan produk menunjukkan pencapaian hasil belajar yang lebih unggul daripada siswa di kelas kontrol yang tidak menggunakan produk tersebut. Kelas eksperimen menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kreatif sebesar 0,78, dan kritis sebesar 0,77 keduanya masuk dalam kategori tinggi. Sebaliknya, kelas kontrol mengalami peningkatan masing-masing sebesar 0,46 untuk berpikir kreatif (kategori sedang) dan 0,70 untuk berpikir kritis (kategori sedang).
Co-Authors Agung Wijaya, Agung Agustianda, Selpiana An Nur, Abdillah Mushawwir Andi Agussalim Andi Agussalim, Andi Angraini, Erni Anjelia, Bella Asan , Mat Astriani, Meli Astriani, Meli Meli Astrid Sri Wahyuni Sumah Astrid SW Sumah Asvic Helida, Asvic Aulia Rahmadhani Auliandari, Lia Bagas Rasid Sidik Bambang Subali Diana Eka Pratiwi Diana Kumala Dilla Eka Septiani Djohar Maknun Djukri Djukri Efiza Kurniasari Erie Agusta Ernilawati, Ernilawati Ervina Mukharomah Erwin Saputra Erwin Saputra Eva Indriyani Evy Segarawati Ampry Fachry Abda El Rahman Fadhilah, Thia Riana Gunawan Ismail Gusma Harfiana Abbas Habibi Habibi Halim, Ravita Sari Hamzah, Nurul Fahda Haryanti Putri Rizal Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri ummas Hidayat, Saleh Ida Fitriani Ida Fitriani Ifa Aulia Ike Purnamasari Ike Purnamasari Indriyani, Eva Ismail, Gunawan Jaya Negara, Satria Putra Kamaluddin, Muh Arif Khalida Wijaya Khoiron Nazip, Khoiron Lilia Krisna Sari Lilis karlina, Lilis Mahendra, Reno Esa Maryono Maryono Maryono Maryono Mat Asan Meili Yanti Meilinda Meilinda Meli Astiani Meli Astriani meli Astriani Mohammad Wijaya Mohc Hatta Mohc Hatta, Mohc Muh Arif Kamaluddin Muh. Yunus Munawwarah Munawwarah Mursalin, Bayu Anshor Mushawwir An Nur, Abdillah Nadifah, Umi Negara, Satria Putra Jaya Nilasari Nilasari Nilasari Nilasari Nilasari, Nilasari Nita Nuraini, Nita Octavury, Yetrie Priyambodo, Panggih Putrawiguna, Rio Rahma, Muftihatu Reno Esa Mahendra Rosana Agus S. Abu Alama Saeful Bahri Saleh Hidayat Sapta Handaiyani Saputri, Winda Fadhila Sari, Lilia Krisna Septi Meliani Hartato Setiawati, Vera Sherly, Adis Sitti Faika Sitti Faika Sri Wahyuni Sumah, Astrid Sri Wardhani Sri Wardhani Sri Wardhani Suhartati Suhartati Suhartati Suhartati Sumah , Astrid Sumah , Astrid Sri Wahyuni Sumah, Astrid Sri Wahyuni Sumah, Astrid SW Summah, Astrid Sri Wahyuni Suriati Eka Putri Suriati Eka Putri Taupik Hidayat, Taupik Ummas, Hasri Wardhani, Sri Warhdani, Sri Sri Wulandari Saputri Wulandari Saputri Wulandari Saputri, Wulandari Yana Sambeka