p-Index From 2021 - 2026
8.427
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Maspari Journal SAINSMAT Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Maspari Journal Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia DIDAKTIKA BIOLOGI: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) BIOEDUSCIENCE Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jambura Journal of Community Empowerment Gema Wiralodra JURNAL PENDIDIKAN MIPA Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru SIMBIOSA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Tabikpun Sciening : Science Learning Journal Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) INSECTA: Integrative Science Education and Teaching Activity Journal Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Indonesian Community Journal Jurnal Pijar MIPA JURNAL TUNAS PENDIDIKAN Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Media Abdimas Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Abdimas Mandalika Abdi Kimia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Saqbe : Jurnal Sains dan Pembelajarannya EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran JP2N: Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Jurnal Pendidikan MIPA Analit: Analytical And Environmental Chemistry SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kebutuhan Pengembangan e-Modul Ajar Berbasis PjBL Terintegrasi Etnoekologi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif Materi Perubahan Lingkungan Fitriani, Ida; Hidayat, Saleh; Genisa, Marlina Ummas
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.582

Abstract

Modul ajar merupakan implementasi konkret dari perencanaan kurikulum merdeka. Tujuan modul ajar adalah mengarahkan perkembangan keterampilan abad ke-21, termasuk kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Hal ini menjadi dasar penelitian untuk menganalisis kebutuhan guru terhadap modul pembelajaran berbasis PjBL terintegrasi etnoekologi materi perubahan lingkungan guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket yang diberikan kepada empat guru biologi dan 20  peserta didik kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) guru masih mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka terutama penyusunan modul ajar, 2) pendekatan yang diinginkan  terintegrasi etnoekologi, 3) model pembelajaran yang disukai bebrbasis projek 4) Kendala peserta didik dalam pemahaman materi pembelajaran terkait dominasi metode ceramah, meskipun guru telah mencoba menggunakan model pembelajaran, namun masih ada ketidakpahaman terhadap sintaks model pembelajaran, (4) Materi yang dinggap sulit adalah perubahan lingkungang, dan 5) kompetensi yang diinginkan adalah berpikir kritis dan kreatif 6). Bahan ajar yang diinginkan siswa berbentuk elektronik. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa guru membutuhkan pengembangan modul pembelajaran elektronik perubahan lingkungan berbasis PjBL terintegrasi etnoekologi yang mudah dipahami, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif.
Permasalahan Pembelajaran Biologi Di SMA N 1 Tempilang Melalui Studi Analisis: (Biology Learning Problems in SMA N 1 Tempilang Through Analytical Study) Suhartati, Suhartati; Genisa, Marlina Ummas; Saputri, Wulandari; Wardhani, Sri; Astriani, Meli
BIODIK Vol. 10 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v10i1.31357

Abstract

The aim of this research is to analyze the needs of students and teachers in learning through the PBL model of the Ethnobotany approach in class X biology subject Biodiversity material at SMA Negeri 1 Tempilang. from 2 biology teachers and 109 students. The results of the teacher questionnaire are 100% of teachers who have not used a scientific approach such as Etnoboani in the learning process. In the lesson process, 80% of teachers have used learning models but have not used a scientific approach. Some teachers have used hots questions but not yet. linking material with a scientific approach to hone students' high-level thinking skills. Based on the results of discussions regarding the questionnaire for analyzing the needs for teaching materials that relate to ethnobotany. The research results show that the teaching materials developed are effective in increasing students' understanding of biodiversity. The results of the concept understanding test showed a significant increase in students' average scores after using the teaching materials. Based on the research results, it can be concluded that the development of biodiversity teaching materials using an ethnobotany approach and PBL model can increase students' understanding of biodiversity through an ethnobotany approach to improve 21st century skills. abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan siswa dan guru dalam pembelajaran melalui model PBL pendekatan Etnobotani pada mata pelajaran biologi kelas X materi Keanekaragaman hayati di SMA Negeri 1 Tempilang.kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tempilang Penelitian ini menggunakan penyebaran angket, sampel penelitian ini terdiri dari 2 orang guru biologi dan 109 siswa.Hasil dari angket guru 100% guru belum menggunakan pendekatan sains seperti Etnoboani dalam proses pembelajaran, Dalam proses pelajaran 80% guru sudah menggunakan model pembelajaran tetapi belum menggunakan pendekatan sains, Sebagian guru sudah menggunakan soal hots tetapi belum mengaitkan materi dengan pendekatan sain untuk mengasah keterampilan berpikir tingkat tinggi pada siswa, Berdasarkan hasil pembahasan mengenai angket analisis kebutuhan bahan ajar yang mengaitkan dengan etnobotani. Hasil riset membuktikan kalau materi didik yang dibesarkan efisien dalam tingkatkan pemahaman siswa tentang keanekaragaman hayati. Hasil tes pemahaman konsep menunjukkan peningkatan signifikan pada angka pada umumnya anak didik sehabis memakai bahan didik. Bersumber pada hasil riset, bisa disimpulkan kalau pengembangan bahan didik keanekaragaman hayati dengan pendekatan etnobotani dan model PBL dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang keanekaragaman hayati melalui pendekatan etnobotani untuk meningkatkan keterampilan abad 21.
PENDAMPINGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN RAWA DESA BURAI Sumah, Astrid Sri Wahyuni; Genisa, Marlina Ummas; Saputri, Wulandari; Astriani, Meli; Nuraini, Nita; Angraini, Erni; Hidayat, Saleh; Wardhani, Sri; Sidik, Bagas Rasid; Helida, Asvic
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JP2N: Mei - Agustus 2024
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/rr9tw768

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa. Berbicara merupakan keterampilan produktif dalam artian pembicara menghasilkan bunyi bahasa dan komunikasi dalam dua arah. Pembicara dan pendengar dapat menegosiasikan arti dari apa yang mereka katakan. Era industri 4.0, kemampuan berbicara dan mengemukakan sebuah masalah di depan umum sangat penting karena informasi yang didapatkan tidak lagi terbatas. Oleh karena itu, untuk menghindari kesalahpahaman terhadap isi informasi, diperlukan kemampuan berbicara di depan umum. Kemampuan tersebut membantu seseorang untuk mencari dan memahami informasi dengan benar. Selain itu, kemampuan berbicara di depan umum juga mengajarkan cara meyakinkan orang lain untuk mendapatkan informasi yang benar dan berguna untuk yang membutuhkan. Tulisan ini membahas tentang keterampilan berbicara mahasiswa di depan masyarakat Desa Burai mengenai pengelolaan sampah di daerah rawa. Para mahasiswa didorong untuk melatih kemampuan berbicara mereka dengan topik permasalahan mengenai pembuangan sampah masyarakat di daerah rawa melalui teknik wawancara. Metode kegiatan dimulai dari kegiatan pendampingan oleh dosen pendamping dimulai dengan pendahuluan, pemberian materi, dan evaluasi kegiatan. Hasil yang didapatkan bahwa mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dengan rasa percaya diri dan termotivasi, tanpa harus takut mengemukakan pendapat atau butir pertanyaan yang dapat menyinggung masyarakat. Kata kunci: Desa Burai, kemampuan berbicara, rawa, wawancara
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PROTUFEL (PRODUK TURUNAN F2 ECO ENZIM LENGKUAS)  DALAM MENDUKUNG ECO-PRENEUR SISWA Saputra, Erwin; Setiawati, Vera; Ummas Genisa, Marlina; Sri Wahyuni Sumah, Astrid
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2024): JP2N :September - Desember 2024
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/2h09p308

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan untuk mendampingi 26 siswa SMA Negeri 1 Talang Ubi dalam pembuatan PROTUFEL (Produk Turunan F2 Eco enzim) sehingga tercipta generasi eco-preneur. PROTUFEL dihasilkan melalui pengolahan sampah organik yang mengkombinasikan dengan produk lokal lengkuas (Alpinia galanga) daerah PALI sehingga menjadi produk inovatif lokal ramah lingkungan. Pembuatan eco enzim fermentasi kedua (F2) jarang diperkenalkan ke siswa, padahal produk yang dihasilkan  dari proses tersebut lebih ekonomis serta mampu memerdekakan siswa untuk melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi produk. Pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media belajar bagi siswa akan sangat membantu dalam peningkatan hasil belajar, kemandirian, kreativitas, dan jiwa eco-preneur. Metode PkM mengikuti alur PALI, yaitu Penggalian pengetahuan, Ambil inti sari, Lakukan praktikum, dan Informasikan. Keberhasilan kegiatan PkM dilihat dari kolaborasi siswa menghasilkan eco enzim dan produk turunannya, serta ketertarikan siswa melanjutkan eco-preneurship. Hasil menunjukkan bahwa siswa secara berkelompok mampu menghasilkan eco-enzim dan produk turunannya seperti pupuk organik cair (POC)  eco enzim, sabun batang, dan karbol. Selain itu,  adanya ketertarikan siswa dalam melanjutkan kewirausahaan dengan cara mengkomunikasikan informasi pembuatan PROTUFEL kepada orangtua mereka. Besar peluang kegiatan PkM yang serupa dilakukan pada sekolah lain, sehingga dapat membentuk karakter eco-preneur yang siap bersaing di Dunia Usaha Dunia Industri. Kata Kunci: Eco enzim, Eco-preneur,  Lengkuas (Alpinia galanga), Protufel
Ekplorasi Attitude Toward Chemistry Learning (ATCL) Mahasiswa Calon Guru IPA Haryanti Putri Rizal; Hasri; Marlina Ummas Genisa
Saqbe: Jurnal Sains dan Pembelajarannya Vol 1 No 1 (2024): Saqbe : Sains dan Pembelalajarannya (Maret 2024)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sikap terhadap pembelajaran kimia merupakan aspek penting yang berpengaruh langsung terhadap efektivitas dan minat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran sikap mahasiswa calon guru IPA dalam mempelajari kimia. Penelitian dilakukan dengan menggunakan instrument berupa kuesioner Attitude toward chemistry learning (ATCL) yang dikembangkan oleh Cheung (2009) terdiri dari empat indicator (1) liking for chemistry learning, (2) liking for chemistry laboratory, (3) evaluative beliefs about chemistry, (4) behavioral tendencies to learn chemistry. Kuesioner yang telah diterjemahkan, dibagikan kepada 39 orang mahasiswa calon guru IPA menggunakan google form. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk memperoleh gambaran profil sikap mahasiswa terhadap kimia. Hasil penelitian menunjukkan sikap positif mahasiswa calon guru IPA dalam melakukan praktikum kimia dibandingkan mempelajari teori. Mahasiswa meyakini bahwa kimia penting untuk dipelajari, namun belum menunjukkan keinginan untuk mempelajari kimia secara mandiri. Hasil ini dapat menjadi masukan bagi dosen dalam menentukan strategi yang tepat dalam melaksanakan pembelajaran kimia yang mempromosikan sikap positif mahasiswa terhadap kimia.
VALIDITAS E-MODUL PhET INTERACTIVE SIMULATION DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA TERINTEGRASI BIOLOGI BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI Rizal, Haryanti Putri; Genisa, Marlina Ummas; Hasri
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol. 8 No. 1 (2024): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/didaktikabiologi.v8i1.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas e-modul dengan PhET Interactive Simulation bagi mahasiswa Pendidikan Biologi dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika terintegrasi biologi yakni gelombang dan bunyi pada makhluk hidup. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yakni analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi) dan evaluation (evaluasi). Pada penelitian ini hanya dilakukan sampai pada tahap pengembangan produk yang divalidasi oleh tiga ahli pendidikan dan pengajaran. Berdasarkan hasil validasi diperoleh persentase rata-rata sebesar 83% kategori sangat valid dengan validitas isi sebesar 85% dan validitas konstruk sebesar 81% masing-masing berada dalam kategori sangat valid, sehingga e-modul yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dan layak untuk dilanjutkan ke tahap implementasi dan evaluasi. Rekomendasi praktis dari penelitian ini dapat digunakan dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika terintegrasi biologi bagi mahasiswa Pendidikan Biologi dengan memanfaatkan teknologi simulasi virtual secara efektif. The study aimed to determine the validity of e-module with PhET Interactive Simulation for biology education students in improving understanding of physics concepts integrated in biology, namely waves and sounds in living beings. The type of research was Research and Development (R&D) with ADDIE model, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. This research was only carried out up to the product development stage which was validated by three education and teaching experts. Based on the results of validation, an average percentage of 83% of the category is very valid with content validity of 85% and construct validity of 81% respectively in the highly valid category, so the developed e-module was declared very valid and worthy of being continued to the implementation and evaluation stages. The practical recommendation of this study can be used to improve the understanding of physics concepts integrated in biology for biology education students by effectively utilizing virtual simulation technology.
Pengembangan Modul Ajar Elektronik Etnoekologi Perubahan Lingkungan Berbasis PjBL dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Kritis Siswa Ida Fitriani; Saleh Hidayat; Marlina Ummas Genisa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1773

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul ajar elektronik tentang perubahan lingkungan menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) terintegrasi etnoekologi yang valid, praktis, dan efektif guna meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan keterampilan berpikir kritis siswa pada fase E. Pengembangan menggunakan model 4D dari Thiagarajan, yang mencakup empat langkah yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan. Validasi produk oleh 10 orang validator dari lima bidang keahlian, yaitu: ahli bahasa, media, materi, perangkat ajar, dan evaluasi. Subjek penelitian siswa kelas X SMA Negeri 3 Tanjung Raja dengan desain uji menggunakan kuasi eksperimen non-equivalent control group. Berdasarkan hasil validasi, produk dinyatakan memiliki tingkat validitas sangat tinggi yaitu 88,09%. Kepraktisan produk dapat dilihat dari persentase angket keterbacaan peserta didik sebesar 82,44% dengan kualifikasi sangat kuat dan persentase kepraktisan guru sebesar 86,90% dengan kualifikasi sangat praktis. Produk ini terbukti mampu mengembangkan keterampilan berpikir kreatif dan kritis secara signifikan. Berdasarkan hasil tes, terlihat bahwa siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan produk menunjukkan pencapaian hasil belajar yang lebih unggul daripada siswa di kelas kontrol yang tidak menggunakan produk tersebut. Kelas eksperimen menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kreatif sebesar 0,78, dan kritis sebesar 0,77 keduanya masuk dalam kategori tinggi. Sebaliknya, kelas kontrol mengalami peningkatan masing-masing sebesar 0,46 untuk berpikir kreatif (kategori sedang) dan 0,70 untuk berpikir kritis (kategori sedang).
Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Ajar Protufel (Produk Turunan F2 Eco Enzim Lengkuas) Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan dan Kreativitas pada Fase E Erwin Saputra; Sri Wardhani; Marlina Ummas Genisa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2983

Abstract

Modul ajar Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memfasilitasi pengembangan keterampilan abad ke-21 dan berbagai bentuk literasi, seperti kreativitas dan literasi lingkungan. Hal ini menjadi dasar analisis kebutuhan guru Biologi dan murid dalam mengembangkan modul ajar Protufel (Produk Turunan Fermentasi Kedua Eco Enzim Lengkuas) berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan kreativitas dan literasi lingkungan pada Fase E. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tenik pemilihan subjek purposive sampling terdiri dari 4 orang guru Biologi dan 119 murid kelas X, data dikumpulkan melalui angket dan wawancara. Hasil temuan menunjukkan bahwa (1) Dibutuhkannya modul ajar cetak agar tidak bergantung dengan stabilitas signal; (2) Model pembelajaran yang diinginkan adalah PjBL karena mampu melibatkan murid secara aktif untuk menentukan jadwal, mendesain prototype, membuat dan menyajikan produk sebagai bentuk solusi dari permasalahan lingkungan yang dihadapi; (3) Kebutuhan integrasi literasi lingkungan, kreativitas, dan materi Protufel terhadap pembelajaran Biologi Fase E pada sub Perubahan Lingkungan (Iklim). Temuan ini bermanfaat sebagai bahan validasi bahwa modul ajar Protufel berbasis PjBL adalah solusi yang dibutuhkan untuk mengatasi kendala guru dalam penyusunan modul dan sintak PjBL, sekaligus meningkatkan literasi lingkungan dan kreativitas murid pada materi Perubahan Lingkungan. Harapan untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan pengembangan modul ajar yang diikuti dengan uji validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya terhadap peningkatan literasi lingkungan dan kreativitas murid.
ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN MENDALAM TERINTEGRASI STEAM Ernilawati, Ernilawati; Wardhani, Sri; Genisa, Marlina Ummas; Astriani, Meli
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9172

Abstract

ABSTRACT Deep learning integrated with the STEAM approach is a learning paradigm that emphasizes conceptual understanding, critical thinking skills, creativity, and the application of knowledge in real-life contexts. The successful implementation of this approach is highly dependent on teacher readiness, including conceptual understanding, pedagogical competence, and the availability of supporting facilities. This study aims to analyze the readiness of teachers at SMPN 2 Babat Supat in implementing deep learning integrated with STEAM and to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and documentation involving subject teachers and the school principal. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source triangulation. The findings indicate that teachers generally possess a basic understanding of deep learning and the STEAM approach and demonstrate pedagogical readiness in designing student-centered learning activities that encourage active participation. Teachers have also utilized various learning media, including digital platforms, to support the learning process. However, the implementation of deep learning integrated with STEAM has not been fully optimal due to several constraints, particularly limited and unstable internet connectivity, insufficient continuous professional training, and limited supporting facilities. These findings highlight the need for policy support, improvement of infrastructure, and sustainable professional development programs to strengthen teacher readiness and ensure the effective implementation of deep learning integrated with STEAM. ABSTRAK Pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual, keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta keterkaitan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. Keberhasilan implementasi pendekatan ini sangat bergantung pada kesiapan guru, baik dari aspek pemahaman konseptual, kompetensi pedagogik, maupun dukungan sarana pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru SMPN 2 Babat Supat dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru mata pelajaran dan kepala sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pada umumnya telah memahami konsep dasar pembelajaran mendalam dan STEAM serta menunjukkan kesiapan pedagogik dalam merancang pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Guru juga memanfaatkan berbagai media pembelajaran, termasuk media digital, untuk mendukung proses pembelajaran. Namun demikian, implementasi pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM belum berjalan optimal karena masih dihadapkan pada kendala, terutama keterbatasan akses dan kestabilan sinyal internet, minimnya pelatihan berkelanjutan, serta keterbatasan fasilitas pendukung. Temuan ini menunjukkan perlunya dukungan kebijakan, peningkatan sarana prasarana, dan program pengembangan profesional guru yang berkelanjutan guna mendukung implementasi pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM secara efektif.
Profil Feedback Literacy Mahasiswa dan Implikasinya dalam Meningkatkan Kinerja dan Hasil Belajar Rizal, Haryanti Putri; Genisa, Marlina Ummas; Yanti, Meili; Sambeka, Yana
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 4 No. 1: Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v4i1.6817

Abstract

Pengembangan feedback< em> literacy< em> bagi mahasiswa berperan dalam memaksimalkan proses penerimaan feedback< em> Penelitian bertujuan untuk mengeksplor profil feedback literacy< em> mahasiswa dan implikasinya dalam meningkatkan kinerja dan hasil belajar Data dikumpulkan melalui wawancara dan menggunakan feedback literacy scale< em> yang diadaptasi dari Zhan 2022 terdapat 24 item pertanyaan yang terdiri dari enam dimensi proses feedback < em> Sebanyak 100 mahasiswa strata satu S1 berpartisipasi dalam penelitian Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara kuantitatif Hasil penelitian menunjukkan pada dimensi eliciting< em> berkaitan dengan kemampuan menerima informasi 84 dimensi processing< em> berkaitan dengan kemampuan dalam memahami memproses feedback < em>untuk dilakukan tindak lanjut 84 dimensi enacting< em> yakni kemampuan dalam menerjemahkan feedback< em> menjadi tindakan 73 dimensi appreciation of feedback< em> menunjukkan mahasiswa menyadari tujuan dari proses feedback< em> 79 dimensi readiness to engage< em> yakni kesediaan untuk menerima masukan atau saran 86 dan dimensi commitment to change< em> yang menunjukkan keinginan untuk melakukan perbaikan 79 Hasil wawancara diperoleh informasi proses feedback< em> lebih efektif jika memanfaatkan aplikasi digital disampaikan dengan kalimat positif yang menunjukkan kelebihan dan kelemahan Sehingga disimpulkan bahwa dimensi feedback literacy< em> mahasiswa sudah cukup baik di atas 70 dengan persentase terendah pada kemampuan untuk menerjemahkan feedback< em> menjadi tindakan Selain itu pemberian feedback< em> yang disesuaikan dengan dimensi proses feedback< em> akan mengarahkan pada peningkatan feedback literacy< em> yang menunjang kinerja mahasiswa < p>
Co-Authors Agung Wijaya Agustianda, Selpiana An Nur, Abdillah Mushawwir Andi Agussalim Andi Agussalim, Andi Angraini, Erni Anjelia, Bella Asan , Mat Astrid Sri Wahyuni Sumah Astrid Sumah Astrid SW Sumah Asvic Helida Aulia Rahmadhani Auliandari, Lia Bagas Rasid Sidik Bambang Subali Bayu Anshor Mursalin Diana Eka Pratiwi Diana Eka Pratiwi Diana Kumala Dilla Eka Septiani Djohar Maknun Djukri Djukri Efiza Kurniasari Erie Agusta Ernilawati Ernilawati Ernilawati, Ernilawati Ervina Mukharomah Erwin Saputra Erwin Saputra Eva Indriyani Evy Segarawati Ampry Fachry Abda El Rahman Gunawan Ismail Gusma Harfiana Abbas Habibi Habibi Halim, Ravita Sari Hamzah, Nurul Fahda Haryanti Putri Rizal Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri Hasri ummas Hidayat, Saleh Ida Fitriani Ida Fitriani Ida Fitriani Ifa Aulia Ike Purnamasari Ike Purnamasari Indriyani, Eva Ismail, Gunawan Jaya Negara, Satria Putra Kamaluddin, Muh Arif Khalida Wijaya Khoiron Nazip, Khoiron Lilia Krisna Sari Lilis Karlina Mahendra, Reno Esa Maryono Maryono Maryono Maryono Mat Asan Meili Yanti Meilinda Meilinda Meli Astiani Meli Astriani Mohammad Wijaya Mohc Hatta Mohc Hatta, Mohc Muftihatu Rahma Muh Arif Kamaluddin Muh. Yunus Mulia Putri Munawwarah Munawwarah Mushawwir An Nur, Abdillah Nadifah, Umi Negara, Satria Putra Jaya Nilasari Nilasari Nilasari Nilasari Nilasari, Nilasari Nita Nuraini Priyambodo, Panggih Putrawiguna, Rio Rahma, Muftihatu Reno Esa Mahendra Rosana Agus S. Abu Alama Saeful Bahri Saleh Hidayat Sapta Handaiyani Sari, Lilia Krisna Satria Putra Jaya Negara Septi Meliani Hartato Setiawati, Vera Sherly, Adis Siti Rochma Rochma Sitti Faika Sitti Faika Sri Wahyuni Sumah, Astrid Sri Wardhani Sri Wardhani Sri Wardhani Suhartati Suhartati Suhartati Suhartati Suhartati Suhartati Sumah , Astrid Sri Wahyuni Sumah, Astrid Sri Wahyuni Sumah, Astrid SW Summah, Astrid Sri Wahyuni Suriati Eka Putri Suriati Eka Putri Taupik Hidayat, Taupik Thia Riana Fadhilah Ummas, Hasri Wardhani, Sri Warhdani, Sri Sri Winda Fadhila Saputri Wulandari Saputri Wulandari Saputri Wulandari Saputri Wulandari Saputri Wulandari Saputri, Wulandari Yana Sambeka Yetrie Octavury