p-Index From 2021 - 2026
7.305
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Manajemen Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman PeTeKa Jurnal al-Murabbi Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini Ulumuna Jurnal Administrasi Pendidikan Islam Muhadasah : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Jurnal Kependidikan Islam Mauriduna : Journal of Islamic studies Bayani Journal of Social And Economics Research re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan At-tahsin: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Journal of Educational Management Research Al-Qiyadi Jurnal Manajmen Pendidikan Islam Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam ARKHAS: Journal of Arabic Language Teaching Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Kasyafa: Jurnal Pendidikan Agama Islam QOUBA : Jurnal Pendidikan AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Collaborative Jurnal Pendidikan Islam Responsive: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan QAYID: Jurnal Pendidikan Islam Interpersonal: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture)
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Metode Storytelling dalam Pembelajaran Bahasa Arab bagi Siswa Nonpenutur Asli Siti Asyiah; Achmad Muhlis; Aynul Mardhiyah
TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 7 No 2 (2025): Tsaqofiya: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Kiai Ageng Muhammad Besari onorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ctsw2b74

Abstract

Arabic language comprehension at the madrasah level presents challenges due to students' limited exposure to the language and the prevalence of traditional learning methods. This study evaluates the effectiveness of the storytelling method in enhancing Arabic language skills at MAN Sumenep. Employing a quantitative approach, the research utilized a one-group pre-test and post-test experimental design. The assessment instruments included tests for listening, speaking, reading, and writing, followed by descriptive and inferential statistical analysis (paired t-test and Pearson correlation). The results indicated significant improvements across all skills, with an average score increase of 17.45 points (28.56%). The t-test produced a significant value (p < 0.001), while the correlation analysis revealed a moderate but statistically insignificant positive relationship (r = 0.439; p = 0.561). In conclusion, the storytelling method effectively promotes enhancements in both receptive and productive Arabic skills, while also fostering students' learning motivation, participation, and critical thinking abilities. These findings suggest that storytelling is an innovative approach to teaching Arabic within the madrasah context. Abstrak Pemahaman bahasa Arab di tingkat madrasah masih menjadi tantangan akibat rendahnya eksposur siswa terhadap bahasa tersebut serta dominasi metode pembelajaran tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode storytelling dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Arab di MAN Sumenep. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pre-test and post-test. Instrumen yang digunakan meliputi tes menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, dengan analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji paired t-test dan korelasi Pearson). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh keterampilan, dengan rata-rata kenaikan skor 17,45 poin (28,56%). Uji t menghasilkan nilai signifikan (p < 0,001), sedangkan uji korelasi menunjukkan hubungan positif sedang namun tidak signifikan (r = 0,439; p = 0,561). Kesimpulannya, metode storytelling secara efektif mendorong peningkatan keterampilan reseptif dan produktif bahasa Arab, serta turut memperkuat motivasi belajar, partisipasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan ini merekomendasikan storytelling sebagai pendekatan inovatif dalam pengajaran bahasa Arab di lingkungan madrasah.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN MODIFIKASI TINGKAH LAKU AS-SYARKOWI DALAM PAI Laili Azkiya Putri; Achmad Muhlis
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 4 (2025): PeTeKa : Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v8i4.1310-1324

Abstract

Model pembelajaran Modifikasi Tingkah laku dalam proses pembelajaran dianggap suatu hal penting yang harus ada, karena hal ini sesuai dengan tujuan utama dalam pembelajaran, yaitu tercapainya perubahan tingkah laku yang diharapkan, memiliki lingkup aplikasi yang luas dan dijadikan sebagai treatment terhadap berbagai masalah tingkah laku maupun belajar anak yang disebabkan oleh faktor fisik atau biologis. Dalam Modifikasi perilaku analisis terhadap perilaku yang akan diubah harus dilakukan menjadi perilaku yang tunggal (rinci), sehingga beda dengan perilaku lain.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model pembelajaran modifikasi tingkah laku dan implementasinya dalam pendidikan. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi pustaka dengan sumber data adalah buku dan artikel jurnal serta sumber lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian dari teori, prinsip, tujuan, metode atau prosedur pelaksanaan modifikasi prilaku layak di implementasikan dalam pembelajaran PAI, karena memiliki kesamaan orientasi yaitu mengubah akhlak maladaptive menjadi akhlak adaptive. Perubahan akhlak ini diperlukan untuk mengembangkan pembelajar Muslim yang memiliki akhlak mulia.  
URGENSI MINAT BELAJAR MENURUT ASY-SYARQOWI DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Zainul Arifin; Achmad Muhlis
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 4 (2025): PeTeKa : Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v8i4.1414-1421

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki orientasi yang lebih luas dibandingkan pendidikan pada umumnya karena tidak hanya bertujuan mencerdaskan akal, tetapi juga membentuk kepribadian, akhlak, dan spiritualitas peserta didik. Proses pendidikan akan berjalan efektif apabila didukung oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, yang secara bersamaan memengaruhi keberhasilan pembelajaran. Salah satu faktor penting yang perlu mendapat perhatian adalah minat belajar. Minat belajar merupakan dorongan batin yang menumbuhkan kecenderungan peserta didik untuk memperhatikan, memahami, dan mendalami ilmu pengetahuan. Minat inilah yang menumbuhkan semangat belajar sehingga peserta didik mampu menghadapi kesulitan, merasa senang, dan mencapai hasil yang diharapkan. Tanpa minat, proses pembelajaran akan terasa berat, kering, bahkan berpotensi gagal mencapai tujuan pendidikan. Dalam pandangan Asy-Syarqowi, minat belajar memiliki urgensi yang sangat besar dalam pendidikan Islam, karena tidak hanya berpengaruh pada ranah kognitif, tetapi juga membentuk sikap, perilaku, dan akhlak mulia peserta didik. Oleh sebab itu, pendidikan Islam harus menumbuhkan minat belajar dengan cara memadukan nilai-nilai spiritual dan religius, sehingga proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada keberhasilan duniawi, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan demikian, urgensi minat belajar menurut Asy-Syarqowi terletak pada perannya sebagai penggerak utama dalam membentuk generasi muslim yang cerdas, berakhlak, serta berorientasi pada tujuan hidup hakiki, yaitu keberhasilan di dunia dan keselamatan di akhirat.  
Total Quality Management and Pedagogical Thought in Islamic Higher Education: A Conceptual Analysis Rifqi Achsanul Kholqi Alfarisi; Achmad Muhlis
at-Tahsin Vol 6 No 1 (2026): Educational Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/attahsin.v6i1.408

Abstract

This study aims to analyse and synthesize the application of Total Quality Management (TQM) in Islamic higher education based on the thoughts of Rusdi Ahmad Thu'aimah. TQM has been widely adopted as a management approach to ensure continuous quality improvement in higher education, focusing on stakeholder satisfaction and academic service enhancement. However, the implementation of TQM often emphasizes administrative and procedural aspects, neglecting the improvement of the classroom learning process, which is central to determining graduate competencies. A qualitative approach using literature study methods was employed to explore this issue and examine Thu'aimah's ideas. The study finds that Thu'aimah’s concepts, such as clarity of learning objectives, a communicative approach, competency grading, and continuous evaluation, align with TQM principles, suggesting a potential synergy between the two. The integration of TQM with a pedagogical foundation could strengthen the quality assurance system in Islamic universities, improving both administrative and learning outcomes. The research also highlights that more focus should be placed on enhancing classroom learning processes alongside accreditation standards. Moreover, TQM’s emphasis on stakeholder satisfaction can drive institutional improvements and better graduate competencies. In conclusion, the study recommends further research into practical frameworks that integrate TQM with teaching and learning strategies to holistically improve academic quality in Islamic higher education.
ARAH DAN KONSEP PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF RUSYDI AHMAD THOIMAH Kholilur Rahman; Achmad Muhlis
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i4.1037

Abstract

This study explores the direction and concept of quality assurance in Islamic education from the perspective of Rusydi Ahmad Thoimah. In his view, educational quality is not limited to academic achievement but represents a comprehensive process encompassing moral development, competence enhancement, and continuous institutional improvement. The research employed a library study with a descriptive qualitative approach. The data were thematically analyzed through reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that Thoimah’s concept of Islamic education quality assurance highlights the integration of spiritual, intellectual, and social aspects. His holistic framework covers educational objectives, curriculum, teaching strategies, teachers, learners, and evaluation. This perspective aligns with modern quality assurance principles based on continuous quality improvement while remaining rooted in Islamic values. The novelty of this research lies in demonstrating the relevance of Thoimah’s thought to contemporary systems of Islamic education quality assurance. The study contributes theoretically to the discourse on Islamic education quality and practically to the implementation of quality standards in Islamic educational institutions.
LANDASAN FILOSOFIS DAN TEORITIS: EPISTEMOLOGI MANAJEMEN DALAM PERSPEKTIF ISLAM, FILSAFAT ORGANISASI PENDIDIKAN ISLAM sofa sofa; Achmad Muhlis
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1580

Abstract

Penelitian ini mengkritik krisis identitas manajemen pendidikan Islam akibat adopsi instrumen Barat yang tidak kritis dan manipulasi jargon teologis yang menutupi inefisiensi birokrasi. Melalui pendekatan hermeneutika, kajian ini menawarkan paradigma "Tekno-Teologi Akuntabel" (Birokrasi Hisbah-Meritokratik) yang mengintegrasikan infrastruktur rasional sekuler seperti KPI dan Big Data sebagai perangkat keras yang dioperasikan melalui sistem nilai tauhid. Paradigma ini menegaskan bahwa spiritualitas administratif tidak boleh lagi sekadar bersembunyi di balik retorika keikhlasan, melainkan harus dibuktikan melalui audit manajerial yang presisi dan akuntabel, sehingga institusi pendidikan Islam dapat bertransformasi menjadi lembaga profesional yang berdaya saing tanpa kehilangan jati diri spiritualnya.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MENGELOLA PERUBAHAN ORGANISASI DAN PENGUATAN ETOS KERJA ISLAMI PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Ach Faizin; Achmad Muhlis; Atiqullah
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1581

Abstract

Pergeseran paradigma dalam dunia pendidikan menuntut lembaga pendidikan Islam untuk beradaptasi secara proaktif. Namun, inisiatif manajemen perubahan seringkali berbenturan dengan stagnasi budaya dan resistensi struktural. Kepemimpinan transformasional hadir sebagai katalis strategis guna mengatasi hambatan tersebut. Sayangnya, terdapat celah penelitian (research gap) yang substansial; literatur terdahulu mayoritas membedah model kepemimpinan ini pada korporasi umum dan belum mengintegrasikannya secara komprehensif dengan Etos Kerja Islami (EKI) dalam kerangka transisi institusional. Oleh karena itu, kebaruan (novelty) riset ini terletak pada perumusan kerangka konseptual yang meleburkan strategi manajemen perubahan dengan habituasi EKI sebagai poros kohesivitas pendidik. Guna membedah wacana tersebut, tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis kritis. Pengumpulan data difokuskan pada eksplorasi, komparasi, dan sintesis berbagai teks teoretis serta literatur mutakhir tanpa memerlukan data empiris lapangan. Melalui penelaahan diskursif yang ketat, kajian ini menemukan bahwa keberhasilan etos kerja islami sangat dipengaruhi oleh kemampuan pemimpin dalam membangun budaya organisasi berbasis keteladanan dan nilai spiritual. Secara spesifik, tulisan ini memberikan kontribusi teoritik dengan memperluas konsepsi kepemimpinan transformasional klasik melalui usulan dimensi baru, yakni "keteladanan spiritual" (spiritual modelling). Kesimpulannya, transformasi kelembagaan agama mutlak berpijak pada penghayatan teologis figur pimpinan, bukan sekadar kalkulasi manajerial.
PENGEMBANGAN MODEL MANAJEMEN TERPADU PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS EVALUASI KINERJA DAN KEY PERFORMANCE INDICATOR (KPI) UNTUK PENINGKATAN TATA KELOLA KELEMBAGAAN Jasuli Jasuli; Achmad Muhlis
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i4.3060

Abstract

This study aims to develop an integrated management model for Islamic education based on performance evaluation and Key Performance Indicators (KPIs) to enhance the quality of institutional governance. The background of this study is rooted in the growing demand to improve the quality of Islamic educational institutions amid globalization and digital transformation, which require more effective, measurable, and performance-based management systems. This study employed a qualitative approach using a library research method by examining various relevant books, journal articles, and academic documents. The findings reveal that integrated management in Islamic education should holistically combine Islamic values with modern management approaches. Performance evaluation serves as a strategic instrument for measuring and improving organizational effectiveness, while Key Performance Indicators (KPIs) function as specific and measurable indicators for objectively assessing organizational performance. The integration of performance evaluation and KPIs within a unified management system creates a systematic management cycle encompassing planning, implementation, monitoring, evaluation, and data-driven follow-up actions. The implementation of this model contributes to improved accountability, transparency, efficiency in resource management, and the professionalism of human resources within Islamic educational institutions.
PERAN MANAJEMEN SDM DAN KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM Ach. Aldi Rofiqi; Achmad Muhlis
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i4.3109

Abstract

Objective; Improving the quality of Islamic education requires professional, effective, and oriented institutional governance based on Islamic values. This research aims to analyze the role of human resource management (HR), financial management, and the integration of both in supporting the improvement of the quality and accountability of Islamic educational institutions. The research uses a qualitative approach with the library research method. Data is collected from various sources, including books, scientific journal articles, laws and regulations, and relevant documents, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that human resource management based on the values of trust, justice, responsibility, and professionalism contributes to improving the competence and performance of educators and education personnel. On the other hand, financial management that applies the principles of transparency, accountability, effectiveness, and efficiency is able to ensure the sustainability of educational programs and optimize the use of resources. The integration of HR and financial management through strategic planning, needs-based budgeting, human resource capacity development, and an integrated supervision system has been proven to strengthen the quality of educational services, increase accountability for institutional management, build public trust, and strengthen the competitiveness of Islamic educational institutions.
BENCANA ALAM DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN BUDAYA MADURA Achmad Muhlis
KARSA Journal of Social and Islamic Culture MADUROLOGI 4
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/karsa.v14i2.125

Abstract

Abstrac:Natural disasters occurring in this country always effect a deep grief to the people. Despite the fact that a number of rhetoric have been  reconstructed to overcome the disaster  from new order up to reformation order. Unfortunately, this is not supported by a concrete action. The questions are that weather the disaster is  either an admonition or a punishment given by Allah?  Why Allah rebukes this country so terribly. This short paper is about to disclose the  meaning behind the disaster from the view point of al-Qur’anKeyword:bencana alam, murka Allah, tolak bala’
Co-Authors Ach Baiquni Ach Faizin Ach Wildan Fawaid Ach. Aldi Rofiqi Ach. Aldi Rofiqi Ach. Fauzi Achmad Yusuf Afcarina Izzati, Najwa Ahmad Agil Hamdani Ahmad Daifi Al Farrozi Ahmad Fauzun Karim Akhwan Muhlis, Mokhammad Ali Nurhadi Ani Cahyadi Ansari Ansari Ansari Ansari Ansari Ansari Arini, Robby Ashar Fathur Rohman Atiqullah AYNUL MARDHIYAH, M. Pd. Aziz, Thorik Ba'ina, Sitti Bakri Muhammed Bkheet Ahmed Cicik Aini Edi Rahmat Hidayat Fayyad AS, Moh Habibur Rahman Hannan, Abd. Heni Listiana Iik Arifin Mansurnoor Iklilullah Imam Khomaeni Hayatullah JANNAH, FARIDATUL Jannah, Wirwahatul Jasuli Jasuli Jasuli Jasuli, Jasuli Juhairiyah Juhairiyah Khairunnafi Kholilur Rahman Kholilur Rahman, Kholilur Kusharyati, Indah Laili Azkiya Putri Lutfiyah M. Irfan Maidita, Fariska Septi Maimun Masna Nurfadilah Masyithah Mardhatillah, Masyithah Moch. Chalid Wardi Moch. Cholid Wardi Moh. Iqbal Hadzafi Moh. Wardi Mohammad Akhwan Mohammad Muchlis Solichin Mohammad Muchlis solichin Muhammad Holis Muhyatun Munafiah, Nida’ul Munaweroh, Lailatul Mutammimah, Darun Nada, Zilfania Qathrun Nur Diana Arifah Nuril Fitria Hidayati Nuruddin, Mohammad Qathrun Nada, Zilfania Reswari, Ardhana Ria Astuti Rifqi Achsanul Kholqi Alfarisi Robbi Readi Robby Arini Rosfalia Nabila , Dina Rosyid, Moh. Zaiful Saliha Sebgag Septiadi, Dimas Danar Shiddiq, Jamaluddin Sholihah, Kamilatus Siti Asyiah Siti Maghfiroh sofa sofa sukron Syaiful Rizal Urmilawati, Suci Vargheese K J Vargheese K J Wahab Syakhirul Alim Wahyuningrum, Sri Rizqi Yuniatari, Yuniatari Zainul Arifin