Claim Missing Document
Check
Articles

PkM Senam Hamil Pada Kelas Ibu Hamil di Desa Ridan Permai Kabupaten Kampar Erlinawati, Erlinawati; Apriza, Apriza; Parmin, Joria
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 2 No. 3 (2024): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v2i3.669

Abstract

Selama pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia banyak dampak dari kunjungan ataupun kebijakan terkait program kelas ibu hamil, salah satunya pemerintah merekomendasikan menunda pemeriksaan kehamilan ke tenaga kesehatan apabila tidak ada tanda-tanda bahaya pada kehamilan, untuk pemeriksaan hamil pertama kali, buat janji dengan dokter agar tidak menunggu lama. Hal ini juga berimbas pada kunjungan kelas ibu hamil di Desa Ridan Permai Kabupaten Kampar yang mengalami penurunan, sehingga senam hamil tidak dapat dilaksanakan secara maksimal. Tujuan PkM ini adalah meningkatkan kegiatan senam hamil pada kelas ibu hamil di Desa Ridan Permai Kabupaten Kampar. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat (PkM) dilaksanakan melalui metode ceramah diskusi dan metode demonstrasi/latihan, lokasi pengabdian masyarakat di Desa Ridan Permai Kabupaten Kampar. Sasaran adalah ibu hamil, mitra bidan koordinator dan kader. Hasil PkM pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan penyuluhan senam hamil mayoritas (95%) memiliki pengetahuan rendah, sedangkan sesudah diberikan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan, dimana mayoritas (95%) pada kategori berpengetahuan tinggi.
Promotif dan Preventif Scabies Pada Santri di Dayah Modern Darul Ulum Ypui Banda Aceh Jumadewi, Asri; Wahab, Irwana; Erlinawati, Erlinawati; Nazir, Nazir
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.16737

Abstract

ABSTRAK Masih tingginya kasus scabies pada anak sekolah terutama sekolah boarding, dikarenakan penyebaran scabies yang relatif cepat melalui kontak langsung kulit dan kulit ataupun benda yang terkontaminasi tungau. Kejadian penyakit ini akibat infestasi ektoparasit tungau Sarcoptes scabiei (var hominis). Penegakan diagnosa scabies dapat dilakukan hanya dengan memenuhi 2 dari 4 kriteria scabies, yaitu mengalami gatal hebat di malam hari (pruritus noktural), hiposensitisasi atau ditemukan penderita lain di komunitas yang sama, adanya kunikulus atau terowongan di kulit dan ditemukan tungau penyebab scabies. Oleh sebab itu, peluang sekolah asrama dapat berkemungkinan sebagai lingkungan tempat penyebaran scabies. Jika, warga sekolah masih memiliki pengetahuan dan perilaku kesehatan yang rendah tentang penyakit scabies. Program pengabdian masyarakat skema PKM ini bertujuan untuk screening dan promosi kesehatan scabies melalui penyuluhan personal hygiene sebagai preventif scabies. Pelaksanaan PKM ini berlokasi di Dayah Modern YPUI Darul Ulum Banda Aceh, yang diikuti oleh 30 partisipan tingkat Madrasah Tsanawiyah. Kegiatan PKM diawali dengan penyuluhan promotif scabies, pembagian kelompok demonstrasi cuci tangan dan screening scabies pada penderita. Data awal yang diperoleh melalui post-test dan evaluasi PKM dengan pre-test sesudah pelaksanaan PKM. Hasil yang diperoleh adanya peningkatan perilaku personal hygiene dari tidak baik menjadi baik sebesar 83%. Hal ini menyimpulkan bahwa edukasi promosi kesehatan dapat memberikan informasi  dan wawasan pengetahuan kesehatan  yang sebelumnya belum cukup. Peningkatan pengetahuan ini akan menjadi diseminasi informasi bagi warga Dayah. Kata Kunci:  Promosi Kesehatan, Sarcoptes scabiei, Scabies, Screening  ABSTRACT There are still high cases of scabies in boarding school children, due to the relatively fast spread of scabies through direct skin and skin contact or objects contaminated with mites. This disease occurs due to infestation with the ectoparasite mite Sarcoptes scabiei (var hominis). The diagnosis of scabies can be made only by fulfilling 2 of the 4 criteria for scabies, namely experiencing severe itching at night (noctural pruritus), hyposensitization or being found by other sufferers in the same community, the presence of cuniculi or tunnels in the skin and the mites that cause scabies being found. Therefore, the opportunity for boarding schools can potentially be an environment where scabies spreads. If, school residents still have low knowledge and health behavior about scabies. This PKM scheme community service program aims to screen and promote scabies health through personal hygiene counseling as a preventive measure for scabies. The implementation of this PKM was located at Dayah Modern YPUI Darul Ulum Banda Aceh, which was attended by 30 participants at the Madrasah Tsanawiyah level. The PKM activity began with scabies promotive counseling, hand washing demonstration group division and scabies screening in sufferers. Initial data obtained through post-test and PKM evaluation with pre-test after the implementation of PKM. The results obtained were an increase in personal hygiene behavior from bad to good by 83%. This concludes that health promotion education can provide information and insight into health knowledge that was previously insufficient. This increase in knowledge will be the dissemination of information for Dayah residents. Keywords: Health Promotion, Sarcoptes Scabiei, Scabies, Screening
SOSIALISASI PEMBUATAN BONEKA AESAN GEDE 3D’ ART DALAM RANGKA PKM-K KEPADA MAHASISWA POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA Firmansyah, Wahyudi; Saputra, Reno; Safitri, Rissa Aulia; Rizal, M. Syahrul; Pratiwi, Indah; Zamheri, Ahmad; Effendy, Sahrul; Erlinawati, Erlinawati
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 4 (2024): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i4.930

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengolah limbah dari sisa penjahitan kain songket, yang dikenal sebagai kain perca, menjadi produk barang jadi yang inovatif. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya khas Sumatera Selatan dengan jangkauan yang lebih luas melalui pembuatan souvenir berupa Boneka Aesan Gede dari limbah kain perca songket. Metode Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan mengadakan workshop di Graha Politeknik Negeri Sriwijaya, di mana sekitar 20 peserta terlibat. Metode yang digunakan mencakup proses pelatihan praktis dalam pembuatan Boneka Aesan Gede, mulai dari pengumpulan dan pemilihan kain perca, teknik pembuatan boneka, hingga finishing produk. Kegiatan ini juga melibatkan penjelasan mengenai nilai budaya kain songket dan cara-cara mengolah limbah menjadi produk yang bernilai. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta berhasil memproduksi Boneka Aesan Gede dari limbah kain perca songket dengan kualitas yang baik. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengolahan limbah kain songket dan memperkenalkan mereka pada teknik pembuatan souvenir yang inovatif. Kegiatan ini berfungsi sebagai sarana efektif untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Sumatera Selatan di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas. Simpulan, Kegiatan pengabdian ini berhasil mengolah limbah kain perca songket menjadi souvenir yang menarik dan bernilai, serta memperkenalkan budaya khas Sumatera Selatan kepada peserta. Dengan adanya workshop ini, mahasiswa/i Politeknik Negeri Sriwijaya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam pengolahan limbah tekstil dan pelestarian budaya. Kegiatan ini juga menunjukkan potensi penggunaan limbah kain perca untuk menghasilkan produk yang dapat mempromosikan budaya lokal dan memberikan manfaat ekonomi tambahan. Kata Kunci : Limbah Perca Kain Songket, Boneka Aesan Gede, Souvenir, Budaya Khas Sumatera Selatan
Hubungan Perilaku Picky Eater Dengan Status Gizi Pada Anak Prasekolah Erlinawati, Erlinawati; Wati, Wati; Afiah, Afiah
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.28489

Abstract

Status gizi dapat pula diartikan sebagai gambaran kondisi fisik seseorang sebagai refleksi dari keseimbangan energi yang masuk dan yang dikeluarkan oleh tubuh yang diindikasikan oleh berat badan dan tinggi badan anak. Salah satu yang mempengaruhi status gizi yaitu faktor konsumsi makanan seperti kebiasaan anak untuk melakukan pilih-pilih makanan dengan jenis-jenis tertentu serta melakukan penolakan makanan yang disebut picky eater. Kurang optimalnya asupan gizi maka akan menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta kemampuan kerja dan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan perilaku Picky eater dengan status gizi pada anak usia prasekolah di TK Trisula Kota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2020. Metode penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan rancangan crossectional. Populasinya yaitu anak usia prasekolah (3-6 tahun) di TK Trisula Kota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Tahun Ajaran 2019/2020 yaitu sebanyak 46 orang dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang. Berdasarkan hasil uji statistik dengan chi square, maka diperoleh nilai p-value untuk variabel pendidikan 0,000 (p<0,05), artinya ada hubungan perilaku picky eater terhadap status gizi pada anak usia prasekolah di TK Trisula Kota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan para orang tua untuk dapat lebih aktif untuk menangani masalah dalam pemberian makan terhadap anak.
Dampak Industri Terhadap Perubahan Pola Interaksi Sosial Masyarakat Ichsan, Muhammad Chaerul; Putra, Anggiana; Erlinawati, Erlinawati; Agustina, Eni; Febrianty, Yenny
Jurnal Hukum Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Hukum Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jhi.v3i1.423

Abstract

Globalisasi dan reformasi membawa pengaruh yang besar terhadap kebijakan terhadap lingkungan. Adanya globalisasi dan reformasi merubah nilai dan pola pikir terhadap pengambilan kebijakan tentang lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak industri terhadap interaksi sosial masyarakat setempat serta faktor-faktor yang mempengaruhi pola interaksi sosial tersebut. Metode penelitian pada aplikasi yang dibuat menggunakan teknik pengumpulan data secara deskriptif. Secara garis besar pendekatan deskriptif adalah dengan teknik pengumpulan data seberapa besar subjek penelitian yang terlibat dalam penggunaan sistem sesuai kebutuhan sistem secara sistematis dan disesuaikan dengan fakta yang ada sehingga akurat. Penelitian deskriptif (descriptive research) bertujuan mendeskripsikan suatu keadaan atau femomena apa adanya. Adanya fenomena isu lingkungan yang terkait dengan dampak negatif yang diakibatkan oleh kegiatan industri turut mempengaruhi manajemen perusahaan untuk membuat kebijakan mengenai peningkatan kinerja. Perubahan izin lingkungan dalam kegiatan usaha sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dinilai lebih memiliki tujuan yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi dibandingkan memberikan perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia yang sebelumnya diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Penilaian tersebut muncul akibat pengubahan konsep Izin Lingkungan menjadi Persetujuan Lingkungan dan pelemahan partisipasi masyarakat. Hal ini menjadi kekhawatiran bagi masyarakat Indonesia khususnya terhadap pengaturan izin lingkungan, kegiatan usaha serta dampaknya terhadap perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia pasca ditetapkannya Undang-Undang Cipta Kerja.
Faktor yang Berhubungan dengan Perkembangan Motorik Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kampa Kabupaten Kampar Provinsi Riau Erlinawati, Erlinawati; Apriza, Apriza; Parmin, Joria
Jurnal Sehat Mandiri Vol 18 No 2 (2023): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 18, No.2 Desember 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v18i2.626

Abstract

Toddlerhood is a critical period that determines the growth and development of children. According to UNICEF in 2015, the number of motor development disorders in children was 3 million (27.5%). The results of the 2012 SDKI showed that the number of early childhood (0-6 years) was 26.1 million, about 14.1 per cent had developmental delays. Based on the results of monitoring in the Kampa Community Health Centre working area, Tanjung Berulak village is the village with the highest percentage of developmental delays in toddlers. The purpose of the study was to analyse the relationship between education, occupation, and parenting patterns of mothers with the development of mokorik toddlers in the working area of the Kampa puskesmas in Kampar district in 2022. This study used a cross sectional design. The population is all toddlers who have KMS. Samples were taken from a total population of 52 toddlers. The research location is in Tanjung Berulak village, Kampa health centre working area, Kampar Regency. Data analysis using Fisher's Exact statistical test. The results of the study showed a relationship between education, occupation, and parenting of mothers with motor development of toddlers in the Kampa Health Centre Working Area in 2022. It is expected that health workers can increase preventive efforts through health promotion for mothers of toddlers related to delays in motor development.
PENYULUHAN PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DI PESANTREN AR RAHMAN TEGAL BINANGUN SUMATERA SELATAN Pratiwi, Indah; Yunanto, Isnandar; Zurohaina, Zurohaina; Tahdid, Tahdid; Erlinawati, Erlinawati
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.148

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan yang cukup mendasar di kabupaten dan Kota di Indonesia. Sampah plastik merupakan jenis limbah anorganik yang sukar terurai dalam tanah dan membutuhkan waktu sebanyak 50-80 juta tahun untuk terurai. Menurut data Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang yang penulis dapatkan bahwa rata-rata jumlah sampah plastik sebesar 22.690 kg/bulan atau setara 271.865 kg/Tahun. Pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Palembang tidak cukup maksimal sebagai solusi pengolahan sampah plastik ini, mengingat proses penumpukan sampah yang semakin banyak dan proses degradasi yang cukup lama, sehingga perlu adanya inovasi pengolahan sampah plastik dengan teknologi. Penyuluhan ini dilaksanakan sebagai Tujuan dari pelaksanan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya sampah plastik bagi lingkungan dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dengan menggunakan teknologi pirolisis yang praktis dan biayanya murah. Hasil penyuluhan yang diharapkan bahwa jika penerapan pemanfaatan daur ulang sampah tersebut dalam kegiatan sehari-hari berkelanjutan dan dilakukan dengan baik dan benar maka akan membantu perekonomian masyarakat luas.
PELATIHAN PEMBUATAN BAHAN BAKAR BRIKET DARI LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM DI DESA PAYAKABUNG KECAMATAN INDRALAYA UTARA KABUPATEN OGAN ILIR SUMATERA SELATAN Pratiwi, Indah; Rusnadi, Irawan; Erlinawati, Erlinawati; Zurohaina, Zurohaina; Yunanto, Isnandar; Tahdid, Tahdid; Ridwan, KA.; Apriyanti, Tria
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1439

Abstract

Desa Payakabung, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dikenal sebagai sentra budidaya jamur tiram. Namun, aktivitas ini menghasilkan limbah baglog yang berpotensi mencemari lingkungan akibat kandungan organik yang dapat melepaskan gas metana (CH4). Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pelatihan pembuatan briket berbahan limbah baglog jamur tiram. Kegiatan yang melibatkan 17 peserta ini berlangsung selama dua hari, meliputi pendampingan, pelatihan, dan praktik langsung. Tujuan kegiatan memberikan pengetahuan tentang pembuatan briket, memanfaatkan limbah baglog sebagai energi alternatif, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu memproduksi briket berkualitas tinggi, ramah lingkungan, serta bernilai jual. Pengolahan limbah baglog menjadi briket tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan tetapi juga menciptakan peluang usaha baru di Desa Payakabung. Kata Kunci: Desa Payakabung, Limbah Baglog, Briket
Pengaruh Variasi Massa Tempurung Kelapa dan Waktu Karbonisasi Terhadap Kualitas Arang Fadlurrahman, Muhammad Daffa; Widiyanti, Lusi; Erlinawati, Erlinawati; Rusnadi, Irawan; Pratiwi, Indah
Jurnal Redoks Vol. 9 No. 2 (2024): REDOKS JULI - DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v9i2.16821

Abstract

Biomassa merupakan energi alternatif dari bahan organik seperti tempurung kelapa. Biasanya, biomassa dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk memasak melalui pembakaran langsung. Namun, metode pembakaran langsung tidak efektif digunakan karena hanya menghasilkan bahan bakar dengan nilai kalor rendah dan banyak asap. Salah satu cara untuk meningkatkan mutu biomassa ialah dengan karbonisasi atau pengarangan. Karbonisasi adalah metode pembakaran dengan udara terbatas untuk menghasilkan arang dengan nilai kalor tinggi. Salah satu metode karbonisasi ialah drum retort kiln dengan prinsip pembakaran bahan baku melalui pemanasan ekstenal di dalam sebuah drum yang dapat diputar. Panas yang dihasilkan dari proses pembakaran tersebut akan disalurkan secara konveksi ke dalam drum untuk memanaskan bahan baku di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh lama waktu dan massa bahan baku dan menentukan kondisi operasi terbaik pada proses karbonisasi terhadap kualitas arang ditinjau dari jumlah rendemen yang dihasilkan dan nilai hasil uji proximate dan kemudian dibandingkan dengan nilai standar yang berlaku, yakni SNI 1-1683-1996 untuk kadar zat terbang, kadar air, kadar abu, dan kadar karbon tertambat. Dari penelitian ini, diketahui bahwa massa bahan baku dan waktu karbonisasi memengaruhi kualitas produk secara signifikan. Arang dengan massa bahan baku empat kg dan waktu karbonisasi 135 menit memiliki kadar karbon tertambat tertinggi dengan kadar air dan kadar abu yang memenuhi standar serta kadar zat terbang yang mendekati standar dengan jumlah rendemen 63.25% atau sebesar 2.53 kg.  
Analysis of Factors Affecting Early Childhood Social Development Musafir, Musafir; Pasigar, Andi; Fatihaturrahmi, Fatihaturrahmi; Erlinawati, Erlinawati; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Sarmiati, Nopi; Putri, Nurlizawati; Sriwahyuningsih, Sriwahyuningsih; Zakia, Sugitri Ayu; Sulpiyana, Sulpiyana
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i1.8041

Abstract

The purpose of writing this article is to define the introduction of the environment and the influence of the environment on the social aspects of early childhood. The environment can influence social aspects in early childhood. Writing this article uses the literature study method, namely collecting reading sources from previous journals to determine the influence that occurs on children's social aspects in the environment. The results of the analysis and discussion show that what influences children's social aspects is 1) Family environment, 2) School environment, and 3) Community environment. Where when the environment is very good for early childhood it will have a very big influence on the social aspects of early childhood.
Co-Authors Abdurahman Abdurrahman Adella Putri, Nia Aditya, Muhammad Wahyu Afiah Afiah Afrinis, Nur Agre, Wanda Agus Satory Agustina, Eni AIDA SYARIF Aisyah Putri, Aisyah Alini, Alini Anita, Rahayu Apandi, Khairul Apriyanti, Tria Apriza Apriza, Apriza Asri Jumadewi AZMI, AZMI Cici Indah Rizki Cut Aja Nuraskin Dahnialsyah, Dahnialsyah Defita, Ermi Desiana Desiana, Desiana Dewi Rahna Anisa Dzakiroh, Ayu Efendi, Dimas Amirul Mukminin Nur EFENDI, DWI Effendy, Sahrul Enjelia, Wini Fadel Kurnia Artha Fadlurrahman, Muhammad Daffa Fahmi Ichwansyah Fatihaturrahmi, Fatihaturrahmi Fatria, Fatria Febriana, Ida Fira, Helena Firmansyah, Wahyudi Fitri Ramadhani, Rahmaya Halimatussakdiah Halimatussakdiah HAMIDI, M. NIZAR SYARIF Harahap, Dewi Anggriani Hardianti, Evi Haryanto Haryanto Hasanah, Riza Hastuty, Milda Hayati, Isro Hestytriana, Dea Hetty Rufaidah Siambaton, Hetty Rufaidah Ibrahim , Ibrahim Ichsan, Muhammad Chaerul Indah Pratiwi Insyra, Attala Rania Irawan Rusnadi Irwana Wahab, Irwana Islamia, Aulia Ismeini, Ismeini K.A. Ridwan Khair, Nadia Tulil Khairunnisa Khairunnisa Kopli, Faizal Zul Kukuh Sinduwiatmo Laila, Nibras Sirda Lety Trisnaliani Luthfi, Amir Mawardi, Rananda Putri Miftahurrahmi, Miftahurrahmi Monica, Tri Muhammad Nurman Musafir, Musafir NAZIR NAZIR, NAZIR Nova Yanti Br. Boang Manalu Nurfatihah, Yasyifa Nurhanurawati Nurhanurawati Nurjanah Assyfa Rizkia, Putri Nurman, M. Nurul Husna Parmin, Joria Pasigar, Andi Permata Sari, Dian Pitriadi, Selamat Putra, Anggiana Putri, Nurlizawati Rahayu, Eka Sri Rahmadina, Nisa Rahmanisa, Yosi Rahmayanti Rahmayanti Rahmayanti Rahmayanti Ramandani, Adityas Agung Ridwan, KA. Riski Saputra, Abdi Rizal, M. Syahrul Rizki Rahmawati Lestari Roy, M. Tahsin Safitri, Rissa Aulia Saibatul Aslamiah, Saibatul Saputra, Reno Sari, Putri Julisma Sarmiati, Nopi Siti Hadijah Sri Hastuti Noer Sriwahyuningsih, Sriwahyuningsih Sulpiyana, Sulpiyana Supenawati, Erni Syafriani Syafriani, Syafriani Syahdatunnisa, Rahmadani Syahrinisya, Vera Syarif, M. Nizar Syukrianti Syahda Tahdid Tahdid Tasya, Almadila Wati Wati Wati, Rila Widiyanti, Lusi Yazdi, Ahmad Yenny Febrianty Yunanto, Isnandar Yundari, Yundari Yuniar Yuniar Zainap Hartati, Zainap Zakia, Sugitri Ayu Zamheri, Ahmad Zurohaina, Zurohaina