Claim Missing Document
Check
Articles

Efisiensi Termal Ruang Bakar Water Tube Boiler Ditinjau dari Pengaruh Rasio Udara Bahan Bakar Solar dan Gas pada Produksi Superheated Steam Laila, Nibras Sirda; Nurfatihah, Yasyifa; Erlinawati, Erlinawati; Rusnadi, Irawan; Ridwan, K.A.
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i3.1070

Abstract

Abstrak:Energi memiliki peran krusial dalam mendukung berbagai kegiatan operasional dan proses produksi di industri. Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan energi, digunakan mesin konversi yang merupakan suatu sistem peralatan yang dapat mengubah energi dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Salah satunya adalah boiler atau ketel uap. Boiler adalah bagian penting dari sistem pembangkit energi yang digunakan untuk menghasilkan steam bertekanan tinggi. Steam yang dihasilkan oleh boiler biasanya dapat digunakan sebagai fluida kerja dan penggerak peralatan industri seperti turbin uap. Agar dapat menghasilkan steam dengan kualitas yang baik, diperlukan pembakaran yang optimal. Berbagai upaya terus dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi termal dan mengurangi biaya operasional serta mengurangi emisi dengan mengatur rasio udara dan bahan bakar yang optimal. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui rasio udara bahan bakar optimal untuk mendapatkan pembakaran yang sempurna, efisiensi termal ruang bakar yang tinggi dan specific fuel consumption yang rendah. Bahan bakar yang digunakan pada penelitian ini adalah solar dan gas LPG. Bahan bakar tersebut dipilih karena menghasilkan emisi yang rendah, harganya yang stabil, dan ketersediaannya yang berkelanjutan. Variasi rasio udara bahan bakar solar yang digunakan adalah 16, 18, 20, 22, dan 24, sedangkan untuk bahan bakar gas adalah 17, 19, 21, 23, dan 25. Hasil produksi superheated steam pada bahan bakar solar dan gas didapatkan kondisi paling optimal pada rasio udara bahan bakar ke-4 dengan efisiensi termal ruang bakar bahan bakar solar sebesar 79,48%, sedangkan untuk bahan bakar gas efisiensi termal ruang bakarnya sebesar 80,03%.Kata Kunci: boiler; steam; rasio udara bahan bakar; efisiensi termalAbstract: Energy has a crucial role in supporting various operational activities and production processes in industry. In an effort to meet energy needs, a conversion machine is used which is a system of equipment that can convert energy from one form to another. One of them is a boiler or steam boiler. Boilers are an important part of the energy generation system used to produce high-pressure steam. Steam produced by boilers can usually be used as a working fluid and drive industrial equipment such as steam turbines. In order to produce steam with good quality, optimal combustion is required. Various efforts continue to be developed to improve thermal efficiency and reduce operating costs and reduce emissions by setting the optimal air and fuel ratio. Therefore, this study was conducted to determine the optimal air-fuel ratio to obtain complete combustion, high combustion chamber thermal efficiency and low specific fuel consumption. The fuels used in this study are diesel and LPG gas. These fuels were chosen because they produce low emissions, are stable in price, and have sustainable availability. The air ratio variations of diesel fuel used are 16, 18, 20, 22, and 24, while for gas fuel are 17, 19, 21, 23, and 25. The results of superheated steam production on diesel fuel and gas obtained the most optimal condition at the 4th fuel air ratio with a combustion chamber thermal efficiency of diesel fuel of 79.48%, while for gas fuel the combustion chamber thermal efficiency is 80.03%.Keywords: boiler; steam; fuel air ratio; thermal efficiency
HUBUNGAN DURASI DAN INTENSITAS PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK PRA SEKOLAH USIA 4-6 TAHUN DI PAUD TERPADU MUTIARA BUNDA BANGKINANG KOTA Tasya, Almadila; Alini, Alini; Erlinawati, Erlinawati
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v4i1.6616

Abstract

Perkembangan sosial anak pra sekolah merupakan perkembangan tingkah laku anak dalam menyesuaikan diri dengan aturan-aturan yang berlaku didalam masyarakat tempat tinggal anak. Perkembangan sosial yang terganggu akan menjadikan anak sulit menyesuaikan diri terutama dengan tuntutan kelompok, kemandirian berpikir, perilaku anak, dan terutama pembentukan konsep diri anak akan terganggu. Salah satu penyebab terganggunya perkembangan sosial anak pra sekolah adalah kebiasaan anak dalam bermain gadget. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi dan intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan sosial anak pra sekolah usia 4-6 tahun. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah orang tua dari anak pra sekolah yang menggunakan gadget yang berjumlah 45 orang. Penelitian ini dilakukan di PAUD Terpadu Mutiara Bunda Bangkinang Kota pada tanggal 10-15 Juni 2022. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pada analisis univariat didapatkan bahwa dari 45 responden, didapatkan penggunaan gadget dengan durasi tinggi (71,1%), penggunaan gadget dengan intensitas rendah (53,3%) dan perkembangan sosial terganggu (62,2%). Analisis data bivariat menggunakan uji chi-square, untuk hubungan durasi dengan perkembangan sosial, didapatkan p value = 0,000 dan untuk hubungan intensitas dengan perkembangan sosial, didapatkan p value = 0,001 yang artinya p value < 0,05 yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara durasi dan intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan sosial anak pra sekolah usia 4-6 tahun di PAUD Terpadu Mutiara Bunda Bangkinang Kota. Diharapkan orang tua anak pra sekolah dapat mengawasi serta memberikan batasan durasi dan intensitas penggunaan gadget agar perkembangan sosial anak tidak terganggu.
Pendampingan Personal Hygiene tentang Scabies dan Pedikulosis di Dayah Al’athiyah Aceh Besar Jumadewi, Asri; Wahab, Irwana; Erlinawati, Erlinawati; Ichwansyah, Fahmi; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.22089

Abstract

ABSTRAK Prevalensi scabies, dan pedikulosis masih tergolong tinggi dan sering diabaikan. Pemeriksaan klinis scabies ditandai dari ruam, pruritus (gatal hebat di malam hari), papula, pustula, dan ekskoriasi serta hiposensitisasi atau akan menginfeksi orang disekitarnya. Screening laboratoris melalui pengambilan spesimen kerokan kulit pada penderita scabies, menjadi diagnosa pasti penunjang ditemukannya Sarcoptes scabiei sebagai penyebab scabies. Sedangkan pedikulosis adalah gangguan pada rambut dan kulit kepala akibat infestasi dan sensitisasi kutu rambut, Pedikulus kapitis. Gangguan kesehatan yang ditimbulkan berupa gangguan psikososial, berkurangnya kualitas tidur, menurunkan konsentrasi belajar bahkan anemia pada anak. Program PkM ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang scabies dan pedikulosis, serta pendampingan personal hygiene melalui cuci tangan enam langkah dan menjaga peralatan pribadi agar tidak digunakan secara bersama untuk mencapai ponpes bebas scabies dan pedikulosis. Sasaran PkM ini adalah santri Dayah Al-athiyah Aceh Besar sebanyak 30 orang, yang dilakukan pada tanggal 22 Juli 2025. Tahapan screening scabies dan pedikulosis, edukasi dan pendampingan personal hygiene dengan cuci tangan enam langkah dan menjaga barang pribadi tidak dipakai secara bersama, beserta evaluasi pengetahuan. Hasil PKM menunjukkan bahwa pendampingan edukasi personal hygiene sebagai preventif scabies dan pedikulosis menunjukkan peningkatan pengetahuan personal hygiene dari kategori cukup 53,3% menjadi kategori baik (83,3%). Hal ini menyimpulkan bahwa pendampingan edukasi PkM efektif dan dapat menjadi diseminasi informasi di lingkungan Dayah. Kata Kunci: Pendampingan, Pedikulosis, Sarcoptes Scabiei, Scabies  ABSTRACT The prevalence of scabies and pediculosis remains high and is often overlooked. Clinical examination of scabies is characterized by a rash, pruritus (severe itching at night), papules, pustules, and excoriations, as well as hyposensitization, or the potential for infection by others. Laboratory screening, through skin scrapings from scabies sufferers, provides a definitive diagnosis, supporting the identification of Sarcoptes scabiei as the cause of scabies. Pediculosis, on the other hand, is a hair and scalp disorder caused by infestation and sensitization by the head louse, Pediculus capitis. The resulting health problems include psychosocial problems, reduced sleep quality, decreased concentration in learning, and even anemia in children. This Community Service Program aims to provide health education about scabies and pediculosis, as well as personal hygiene guidance through six-step handwashing and preventing the sharing of personal equipment, to achieve a scabies- and pediculosis-free Islamic boarding school. The target of this PkM is 30 students of Dayah Al-athiyah Aceh Besar, which was carried out on July 22, 2025. The stages of scabies and pediculosis screening, education and assistance in personal hygiene with six-step hand washing and keeping personal items from being shared, along with knowledge evaluation. The results of the PkM show that personal hygiene education assistance as a preventative measure for scabies and pediculosis shows an increase in personal hygiene knowledge from the sufficient category of 53.3% to the good category (83.3%). This concludes that the PkM education assistance is effective and can be used as information dissemination in the Dayah environment.  Keywords: Assistance, Pediculosis, Sarcoptes Scabiei, Scabies
RELATIONSHIP BETWEEN SOIL-TRANSMITTED HELMINTHS (STH) EGG CONTAMINATION IN YARD SOIL TO HELMINTHIASIS INFECTION IN CHILDREN ELEMENTARY SCHOOL IN GAMPONG JAWA KUTA RAJA SUB-DISTRICT BANDA ACEH CITY Rahmayanti, Rahmayanti; Hadijah, Siti; Erlinawati, Erlinawati
Biotik Vol 11 No 2 (2023): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v11i2.19794

Abstract

Soil-Transmitted Helminths (STH) are a type of intestinal worm that infects humans through soil contaminated with parasitic worms such as roundworms (Ascaris lumbricoides), whipworms (Trichuris trichiura), and hookworms (Ancylostoma duodenale and Necator americanus). STH infections have detrimental effects on children, which can be worrisome for their survival as well as their mental and physical development. Soil is one of the intermediaries for helminthiasis infection because surface soil is a place where worm eggs can survive for a long time. Feces from people with helminthiasis are an important source of soil contamination. This study is an analytical observational study with a cross-sectional design and purposive sampling technique with 50 elementary school-aged children in Gampong Jawa, Kuta Raja District, Banda Aceh City. Examination of the incidence of worms in children is done by examining feces (Kato-Katz method). The examination of soil samples using the floatation method. The results of the soil examination in this study showed that the soil in the children's yard was polluted by STH eggs by 26% and the soil that was not polluted by STH eggs by 74%. The highest STH contamination was Ascaris lumbricoides eggs at 43.5%. The results of fecal examination in children showed that as many as 10 people (20%) were infected with STH and 40 people (80%) were not infected with STH. Based on the Chi Square statistical test, a p-value of 0.002 was obtained, indicating that there is a significant relationship between soil pollution in the yard by STH and helminthiasis infection in children. This could be caused by factors such as poor personal hygiene and environmental sanitation. 
Kedudukan Gugatan Class Action dalam Penyelesaian Sengketa Lingkungan secara Perdata Erlinawati, Erlinawati; Nova Yanti Br. Boang Manalu; Cici Indah Rizki; Dahnialsyah, Dahnialsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1897

Abstract

Kerusakan lingkungan menjadi isu global yang serius karena berdampak luas terhadap keberlanjutan ekosistem, kesehatan publik, dan keseimbangan sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum gugatan perwakilan kelompok (class action) dalam penyelesaian sengketa lingkungan secara perdata di Indonesia serta mengeksplorasi tantangan dan prospeknya sebagai instrumen perlindungan hukum kolektif. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kajian pustaka, menganalisis Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2002, serta literatur internasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa class action merupakan instrumen efektif untuk memperluas akses keadilan, mendorong akuntabilitas korporasi, dan memperkuat perlindungan hak masyarakat terhadap kerusakan lingkungan. Namun, implementasinya menghadapi kendala signifikan, seperti keterbatasan pemahaman yudisial, kesulitan pembuktian kesamaan kepentingan, dan lemahnya eksekusi putusan. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan regulasi, peningkatan literasi hukum, dan optimalisasi peran organisasi masyarakat sipil dalam mendorong efektivitas class action sebagai instrumen keadilan ekologis di Indonesia
PENERAPAN ALAT PENCETAK BRIKET LIMBAH BAGLOG JAMUR PADA UMKM KELOMPOK SEKANTI KELURAHAN TIMBANGAN OGAN ILIR Pratiwi, Indah; Erlinawati, Erlinawati; Yunanto, Isnandar; Apandi, Khairul; Mawardi, Rananda Putri; Putri, Aisyah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i5.3110

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelompok Budidaya Jamur Tiram Sekanti telah selesai dilaksanakan dengan tujuan utama memberdayakan masyarakat dalam mengolah limbah baglog jamur tiram menjadi biobriket sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan. Program ini berhasil mendukung kemandirian energi desa, mengurangi ketergantungan pada kayu bakar, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih melalui pengelolaan limbah organik yang tepat guna. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi berbasis potensi lokal sekaligus menjadi solusi atas permasalahan energi dan lingkungan. Beberapa capaian utama berhasil diwujudkan. Pertama, terlaksananya pelatihan pembuatan biobriket yang diikuti mitra secara aktif, di mana peserta memperoleh pengetahuan serta keterampilan teknis dalam mengolah limbah baglog menjadi bahan bakar alternatif. Kedua, tercapainya target pengolahan minimal 20 kg limbah baglog dengan hasil produksi 5 kg biobriket siap pakai. Ketiga, meningkatnya kapasitas mitra dalam memahami konsep energi biomassa, teknik pencetakan briket, serta penerapannya untuk proses sterilisasi baglog jamur tiram. Hasil uji coba menunjukkan adanya pengurangan penggunaan kayu bakar hingga 50%, sesuai indikator kinerja program. Pencapaian ini menegaskan bahwa pengelolaan limbah berbasis teknologi sederhana mampu menghadirkan produk alternatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini dinyatakan berhasil mencapai target yang ditetapkan, mendorong kesadaran masyarakat dalam pengelolaan limbah, serta memberikan dampak positif bagi kemandirian energi desa dan keberlanjutan lingkungan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PENGGUNAAN KINESIO TAPE DENGAN PENANGANAN CEDERA PADA ATLET SEPAK BOLA PANCA PRIMA FC DAN TIBUN FC KABUPATEN KAMPAR Riski Saputra, Abdi; Erlinawati, Erlinawati; Apriza, Apriza
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i3.47859

Abstract

Sepak bola adalah olahraga yang paling populer yang dimana popularitasnya sudah tidak diragukan lagi diseluruh dunia. Cedera dapat terjadi pada awal aktivitas olahraga maupun saat olahraga berlangsung, hal tersebut dapat dikarenakan kesalahan saat melakukan pemanasan, tingkat fleksibilitas yang buruk dan bisa karena faktor kelelahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang penggunaan kinesio tape dengan penanganan cedera pada atlet sepak bola Panca Prima FC dan Tibun FC Kabupaten Kampar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel dari penelitian ini yaitu total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala pengetahuan penggunaan kinesio tape dan skala penanganan cedera. Analisa data dilakukan menggunakan Uji Chi-Square dengan mengambil hasil signifikan Continuity Correction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58,3% responden memiliki pengetahuan tentang pengunaan kinesio tape kurang dan 55% responden memiliki penanganan cedera kurang baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang penggunaan kinesio tape dengan penanganan cedera (Continuity Correction =0,025). Diharapkan kepada atlet untuk lebih meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan kinesio tape untuk penanganan pertama ketika cedera dan bagaimana penanganan cedera menggunakan kinesio tape.
HUBUNGAN STATUS EKONOMI DAN PENERAPAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS PADA MASYARAKAT DI DESA LUBUK SAKAT PUSKESMAS PANTAI RAJA Hestytriana, Dea; Nurman, Muhammad; Erlinawati, Erlinawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.49949

Abstract

Semakin berkembangnya zaman, Gastritis menjadi salah satu penyakit yang mengalami kenaikan setiap tahunnya. dimana hal ini dipengaruhi oleh perubahan pada masyarakat seperti pola hidup, tingkat ekonomi yang menurun, mengakibatkan peningkatkan masalah penyakit tidak menular semakin tinggi. Menurut World Health Organization (WHO) memperlihatkan angka kematian yang disebabkan oleh kasus gastritis pada tahun 2010 mengalami peningkatan. Gastritis merupakan masalah saluran pencernaan yang jika dibiarkan dapat bersifat kronis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status ekonomi dan penerapan pola makan dengan kejadian gastritis pada masyrakat di Desa Lubuk Sakat Wilayah kerja UPT Puskesmas Pantai Raja. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan pada tanggal 07-14 Juli 2023 dengan jumlah sample 595 responden menggunakan metode teknik probabily sample. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner status ekonomi, pola makan. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-squre. Hasil univariat menunjukkan 65 responden (75.6%) berada pada status ekonomi tidak cukup dan sebanyak 54 responden (62.8%) berada pada pola makan tidak baik, dan sebanyak 54(62.8%) responden mengalami gastritis. Uji chi-squre menunjukan hasil ada hubungan antara penerapan pola makan dengan kejadian gastritis p-value < 0,05. Penelitian ini diharapkan masyarakat untuk dapat mengatur pola makan yang baik, mengkonsumsi makanan yang bergizi, hindari stres dan menerapkan pola hidup sehat
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA HIPERTENSI GESTASIONAL DI RSIA HUSADA BUNDA Fitri Ramadhani, Rahmaya; Luthfi, Amir; Erlinawati, Erlinawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.50691

Abstract

Hipertensi gestasional merupakan hipertensi dalam kehamilan yang terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu tanpa protein urin di tandai dengan tekanan darah > 140/90 mmHg. Secara global 14% kematian ibu di sebabkan oleh gangguan hipertensi kehamila, di Amerika Serikat dan Karibia mencapai 25,7% sedangkan di Indonesia kasusnya mencapai 15% Hipertensi gestasional terjadi akibat kurangnya dukungan suami, buruknya kesejahteraan psikologi, dan rendahnya kondisi ekonomi. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya hipertensi gestasional pada ibu hamil di RSIA Husada Bunda tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-September 2024 dengan jumlah populasi dan sampel sebanyak 89 orang menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan rekam medik. Analisa data digunakan analisa univariat dan bivariate dengan chi square. Hasil penelitian bahwa sebanyak 61 responden (68,5%) dukungan suami baik, sebanyak 45 responden (50,6%) kesejahteraan psikologi buruk, sebanyak 46 responden (51,7%) kondisi ekonomi rendah dan sebanyak 71 (79,8%) yang hipertensi gestasional ringan. Terdapat hubungan antara dukungan suami (p = 0,000), kesejahteraan psikologi (p = 0,003), kondisi ekonomi (p = 0,000) dengan kejadian hipertensi gestasional. Diharapkan bagi responden lebih memperhatikan kesehatan selama kehamilan, mengontrol stress, menjaga hidup sehat, selalu konsumsi makanan bergizi dan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan 6 kali selama kehamilan
Edukasi Masyarakat Bebas Ascariasis yang Ditularkan melalui Perantaraan Tanah di Dusun Tengku Muda Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja Banda Aceh Rahmayanti, Rahmayanti; Abdurrahman, Abdurrahman; Erlinawati, Erlinawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i10.22358

Abstract

ABSTRAK Ascariasis adalah infeksi kecacingan yang disebabkan oleh cacing Ascaris lumbricoides salah satu infeksi parasit manusia yang paling umum ditemukan di seluruh dunia. Tanah memainkan peran penting dalam siklus hidup Ascaris lumbricoides. Tinja penderita kecacingan merupakan sumber penting untuk kontaminasi tanah. Dusun Tengku Muda adalah dusun terakhir yang berada di Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh.  Dusun Tengku Muda keadaan lingkungannya masih sangat kumuh dan berada di pinggir sungai, padat penduduk, higienitas dan sanitasi yang masih buruk, fasilitas air bersih yang kurang. Di dusun ini masih ada masyarakat yang tidak mempunyai jamban, anak-anak dan juga balita masih buang air besar di halaman rumah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi masyarakat agar terbebas dari infeksi ascariasis yang ditularkan melalui perantaraan tanah di dusun Tengku Muda Gampong Jawa. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan, dengan menggunakan alat bantu visual dan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Khalayak sasaran yaitu ibu-ibu rumah tangga yang memiliki balita dan anak-anak usia sekolah dasar. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini berjumlah 30 orang. Tahapan kegiatan diawali pre-test kemudian dilakukan pemaparan materi kegiatan. Setelah pemaparan materi, dilakukan sesi tanya jawab dengan diberikan kesempatan peserta untuk bertanya, kemudian pembagian brosur, dilanjutkan dengan post-test. Hasil analisis data, diketahui terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat setelah edukasi, dengan 93% responden memahami pengertian penyakit ascariasis, penyebab ascariasis, gejala dan bahaya asacariasis, cara penularan ascariasis melalui media tanah, cara pencegahan ascariasis dan cara pengobatan jika sudah terinfeksi ascariasis. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi ini berjalan lancar dan sukses dan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat setelah edukasi. Kata Kunci: Edukasi, Ascariasis, Gampong Jawa  ABSTRACT Ascariasis is a worm infection caused by the Ascaris lumbricoides worm, one of the most common human parasitic infections found worldwide. Soil plays a crucial role in the life cycle of Ascaris lumbricoides. The feces of people with worms are an important source of soil contamination. Tengku Muda Hamlet is the last hamlet in Gampong Jawa, Kuta Raja District, Banda Aceh City. The environment in Tengku Muda Hamlet is still very slum-like and located on the riverbank, densely populated, with poor hygiene and sanitation, and a lack of clean water facilities. In this hamlet, some people still do not have latrines, and children and toddlers still defecate in their yards. The purpose of this community service is to educate the community to be free from ascariasis infections transmitted through soil in Tengku Muda Hamlet, Gampong Jawa. The method used is an outreach method, using visual aids and using a questionnaire as an instrument. The target audience is housewives with toddlers and elementary school-aged children. The number of participants in this community service activity was 30 people. The activity stages began with a pre-test followed by a presentation of the activity material. After the presentation of the material, a question and answer session was held with participants being given the opportunity to ask questions, then brochures were distributed, followed by a post-test. The results of the data analysis showed that there was an increase in public knowledge after the education, with 93% of respondents understanding the definition of ascariasis, the causes of ascariasis, the symptoms and dangers of ascariasis, how ascariasis is transmitted through soil media, how to prevent ascariasis and how to treat if infected with ascariasis. It can be concluded that this educational activity ran smoothly and successfully and there was an increase in public knowledge after the education. Keywords: Education, Ascariasis, Gampong Jawa
Co-Authors Abdurahman Abdurrahman Adella Putri, Nia Aditya, Muhammad Wahyu Afiah Afiah Afrinis, Nur Agre, Wanda Agus Satory Agustina, Eni AIDA SYARIF Aisyah Putri, Aisyah Alini, Alini Anita, Rahayu Apandi, Khairul Apriyanti, Tria Apriza Apriza, Apriza Asri Jumadewi AZMI, AZMI Cici Indah Rizki Cut Aja Nuraskin Dahnialsyah, Dahnialsyah Defita, Ermi Desiana Desiana, Desiana Dewi Rahna Anisa Dzakiroh, Ayu Efendi, Dimas Amirul Mukminin Nur EFENDI, DWI Effendy, Sahrul Enjelia, Wini Fadel Kurnia Artha Fadlurrahman, Muhammad Daffa Fahmi Ichwansyah Fatihaturrahmi, Fatihaturrahmi Fatria, Fatria Febriana, Ida Fira, Helena Firmansyah, Wahyudi Fitri Ramadhani, Rahmaya Halimatussakdiah Halimatussakdiah HAMIDI, M. NIZAR SYARIF Harahap, Dewi Anggriani Hardianti, Evi Haryanto Haryanto Hasanah, Riza Hastuty, Milda Hayati, Isro Hestytriana, Dea Hetty Rufaidah Siambaton, Hetty Rufaidah Ibrahim , Ibrahim Ichsan, Muhammad Chaerul Indah Pratiwi Insyra, Attala Rania Irawan Rusnadi Irwana Wahab, Irwana Islamia, Aulia Ismeini, Ismeini K.A. Ridwan Khair, Nadia Tulil Khairunnisa Khairunnisa Kopli, Faizal Zul Kukuh Sinduwiatmo Laila, Nibras Sirda Lety Trisnaliani Luthfi, Amir Mawardi, Rananda Putri Miftahurrahmi, Miftahurrahmi Monica, Tri Muhammad Nurman Musafir, Musafir NAZIR NAZIR, NAZIR Nova Yanti Br. Boang Manalu Nurfatihah, Yasyifa Nurhanurawati Nurhanurawati Nurjanah Assyfa Rizkia, Putri Nurman, M. Nurul Husna Parmin, Joria Pasigar, Andi Permata Sari, Dian Pitriadi, Selamat Putra, Anggiana Putri, Nurlizawati Rahayu, Eka Sri Rahmadina, Nisa Rahmanisa, Yosi Rahmayanti Rahmayanti Rahmayanti Rahmayanti Ramandani, Adityas Agung Ridwan, KA. Riski Saputra, Abdi Rizal, M. Syahrul Rizki Rahmawati Lestari Roy, M. Tahsin Safitri, Rissa Aulia Saibatul Aslamiah, Saibatul Saputra, Reno Sari, Putri Julisma Sarmiati, Nopi Siti Hadijah Sri Hastuti Noer Sriwahyuningsih, Sriwahyuningsih Sulpiyana, Sulpiyana Supenawati, Erni Syafriani Syafriani, Syafriani Syahdatunnisa, Rahmadani Syahrinisya, Vera Syarif, M. Nizar Syukrianti Syahda Tahdid Tahdid Tasya, Almadila Wati Wati Wati, Rila Widiyanti, Lusi Yazdi, Ahmad Yenny Febrianty Yunanto, Isnandar Yundari, Yundari Yuniar Yuniar Zainap Hartati, Zainap Zakia, Sugitri Ayu Zamheri, Ahmad Zurohaina, Zurohaina