Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Strengthening Moral and Material Support for Lupus Patients and Their Families at the Kupu Parahita Indonesia Foundation Through Cinematherapy Handono, Kusworini; Dewi, Elvira Sari; Desfryda, Elynca Putri; Dwinadella, Sephia; Putri, Choirinnisa Meilia Ayu; Kalim, Handono; Wahono, Cesarius Singgih; Barlianto, Wisnu; Erawati, Dini Rachma; Pratama, Mirza Zaka; Sari, Tita Luthfia; Nurdiana, Nurdiana; Kusuma, Zaenal
Journal of Innovation and Applied Technology Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiat.2023.9.2.13

Abstract

Lupus patients and their families require adequate support to manage the disease's progression. This community service aims to help the Kupu Parahita Indonesia Foundation provide strengthened moral and material support for lupus patients and their families at the Kupu Parahita Indonesia Foundation. Results: The cinematherapy planned by the PKNM and Community Service Team received much positive feedback from patients and families. The sharing session expressed that patients and their families are grateful for the opportunity to enjoy free recreation together. Enthusiasm comes with enthusiasm to meet people with fellow lupus. . In conclusion, cinematherapy can help the Kupu Parahita Indonesia Foundation provide lupus patients and their families with more substantial moral and material support.
Optimalisasi Dukungan Sosial Bagi Pasien Lupus dan Keluarga Pasca Pandemi Covid-19 di Yayasan Kupu Parahita Indonesia Dewi, Elvira Sari; Putri, Choirinnisa Meilia Ayu; Desfryda, Elynca Putri; Dwinadella, Sephia; Wahono, Cesarius Singgih; Sari, Dewi Purnama; Handono, Kusworini; Kalim, Handono
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i2.56434

Abstract

Selama pandemi Covid-19, pasien lupus dan keluarga dihadapkan dengan berbagai stresor dan tantangan yang dapat mempengaruhi dukungan sosial. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan dukungan sosial bagi pasien lupus dan keluarga pasca pandemi Covid-19 di Yayasan Kupu Parahita Indonesia. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah dengan melakukan Forum Group Discussion (FGD) untuk menggali kebutuhan pasien lupus dan keluarga akan dukungan sosial; menyelenggarakan pertemuan offline antara pasien lupus, keluarga, dan tenaga kesehatan pemerhati lupus; serta memberikan edukasi intens secara online. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari kegiatan FGD, didapatkan permasalahan bahwa belum semua pasien lupus dan keluarga di Yayasan Kupu Parahita Indonesia mengenal dan memahami lupus dengan baik. Melalui kegiatan yang diselenggarakan secara offline maupun online, masalah yang didapat saat FGD teratasi, di mana pasien lupus dan keluarga lebih memahami lupus dan dengan sharing sesama pejuang lupus, kebutuhan dukungan sosial pasien lupus dan keluarga terpenuhi. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan secara intens baik secara offline maupun online sangat diperlukan untuk mengoptimalkan dukungan sosial bagi pasien lupus dan keluarga.
Menurunkan Angka Kejadian dan Mencegah Kekambuhan COVID-19, Lupus, Reumatik, dan Alergi Melalui Pembentukan Desa Binaan Dewi, Elvira Sari; Wahono, Cesarius Singgih; Barlianto, Wisnu; Handono, Kusworini; Sari, Tita Luthfia; Hasanah, Dian; Rahman, Perdana Aditya; Anshory, Muhammad; Wulandari, Desy; Sari, Dewi Purnama; Endharti, Agustina Tri; Nurdiana, Nurdiana; Kalsum, Umi; Susianti, Hani; Kalim, Handono
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.075 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i1.30161

Abstract

Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang COVID-19, lupus, reumatik, dan alergi mempengaruhi keberhasilan terapi, penurunan angka kejadian, dan pencegahan kekambuhan. Tujuan pengabdian masyarakat adalah membangun desa-desa binaan tanggap COVID-19, lupus, reumatik, dan alergi di Malang oleh Tim Kelompok Kajian Lupus, Autoimun, Reumatik, dan Alergi (LAURA) Universitas Brawijaya. Warga desa binaan diberikan penyuluhan berupa seminar awam dan pelatihan tentang pertolongan awal pada penyakit COVID-19, lupus, reumatik, dan alergi, kemudian diminta mengisi kuesioner posttest untuk mengukur pemahaman. Desa-desa binaan diberikan thermo-gun dan wastafel untuk menerapkan protokol kesehatan. Satu bulan kemudian dievaluasi adanya kejadian COVID-19, lupus, reumatik, dan alergi di desa binaan. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata warga desa binaan memahami 78,3% materi yang diberikan dan menerapkan protokol kesehatan sesuai yang diajarkan saat penyuluhan. Dilaporkan tidak ada kejadian COVID-19 serta kekambuhan lupus, reumatik, dan alergi dalam satu bulan terakhir kegiatan. Kesimpulan: pembangunan desa-desa binaan di Malang meningkatkan tanggap warga terhadap COVID-19, lupus, reumatik, dan alergi.
Evaluating Factors Related to the Incidence and Severity of Dyspnea in Patients with Human Immunodeficiency Virus (HIV) Sari, Dewi Purnama; Fatma, Endah Panca Lidya; Putri, Irenne Sekar; Yuliatun, Laily; Dewi, Elvira Sari; Arifin, Yusuf; Japar, Salimah
Journal of Nursing Science Update (JNSU) Vol. 13 No. 1 (2025): May
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Health Sciencce, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jik.2025.013.01.06

Abstract

Shortness of breath, known as dyspnea, is a symptom that affects 40 to 70% of patients with HIV/AIDS during their hospital stays. Nonetheless, the prevalence and severity of dyspnea among individuals attending outpatient clinics remain inadequately understood. Evaluating dyspnea in the outpatient care setting is essential for preventing further complications and enhancing the quality of life for these patients. This study aims to assess the factors associated with the incidence and severity of dyspnea in individuals diagnosed with HIV in an outpatient context. Additionally, it examines the demographic characteristics of the study population. A cross-sectional observational study was conducted across 68 HIV outpatients. The incidence and severity of dyspnea were evaluated utilizing the Modified Borg Scale (MBS), and bivariate analyses were conducted. The results showed that among 64 individuals (94.1%), 64 exhibited dyspnea. The severity of dyspnea was categorized as follows: no breathlessness (4; 5.9%), very slight (8; 11.8%), very mild (15; 22.1%), mild (10; 14.7%), moderate (11; 16.2%), somewhat severe (7; 10.3%), severe (11; 16.2%), and very severe (2; 2.9%). Statistical analysis revealed no significant association between demographic factors and the incidence of dyspnea (p > 0.05), nor was there a correlation between demographic characteristics and the severity of dyspnea (p > 0.05). In conclusion, the Modified Borg Scale, which incorporates the 6-minute walking test as an assessment tool, can objectively identify and monitor the risk for more severe respiratory complications, even among patients without a prior diagnosis of pulmonary comorbidities.
Hypertension school and inclusive posbindu: A community-based intervention model to reduce the burden of non-communicable diseases Wihastuti, Titin Andri; Kartika, Annisa Wuri; Dewi, Elvira Sari; Hayati, Yati Sri; Indhiarti, Tantri Refa; Ardhia, Jessica Fio; Widiani, Luh; Arifah, Medisa Roro Putri Nur; Jannah, Riska Raudhatul; Amanda, Febrina; Indriyani, Damayanti; Machfud, Savinka Salsabiela Iriana; Tjahjono, Cholid Tri
Caring: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): CARING Jurnal Pengabdian Masyarakat (April 2025)
Publisher : Caring: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.caringjpm.2025.005.01.5

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) such as hypertension are a major public health burden, particularly in rural areas with limited healthcare access. This community engagement program aimed to reduce the burden of NCDs through a comprehensive community-based intervention model involving the revitalization of inclusive Posbindu (integrated health posts) and the establishment of a Hypertension School. The intervention included cadre training, early risk screening, support group formation, and the application of a positive deviance approach. The results showed improved capacity of health cadres in hypertension detection and education, increased early screening in the productive age group, and enhanced self-management among patients. This model contributed to improved quality of life for hypertensive patients and better achievement of Minimum Service Standards (SPM) at the local health center. The integrative approach demonstrates significant potential in strengthening community-based health systems for sustainable NCD management.
Pojok kasih lansia: optimizing the quality of life for older adults in lumajang regency through the development of an elderly-friendly park Kumboyono, Kumboyono; Dewi, Elvira Sari; Dewi, NI Putu Wahyu Eastiya; Febriano, Luis Figo; Anwar, Mochamad Saiful; Syadilla, Iryne Putri; Setyaningsih, Diva Ayu; Nadhifah, Umi; Rahmat, Basuki; Mayasari, Linda; Fathoni, Jazimah Nur; Kristianingrum, Niko Dima; Swastirani, Astika; Fahanani, Agwin Fahmi
Caring: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): CARING Jurnal Pengabdian Masyarakat (April 2025)
Publisher : Caring: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.caringjpm.2025.005.01.3

Abstract

The increasing elderly population in Lumajang Regency, especially in Yosowilangun District, indicates progress in life expectancy but also brings challenges related to elderly care and dependency. To address these issues, a women's empowerment program was conducted in 2023 through the mentoring of Elderly Care Mothers, focusing on promoting elderly independence and caregiver support. In 2024, the initiative continued with the development of a Senior-Friendly Park equipped with ergonomic seating, sensory therapy, and recreational facilities under the concept of the Elderly Care Corner. This program aimed to improve the quality of life of older adults, enhance community involvement, and support caregiving efforts. The activities included park construction, public engagement, capacity-building for elderly care cadres, and the development of educational materials for caregivers. The outcomes demonstrated active participation of 75 elderly individuals within the first two months, a 32 percent increase in knowledge among 20 trained elderly care cadres, and reduced workload reported by 68 percent of caregivers. Improvements were also recorded in quality of life scores, particularly in life satisfaction and daily activities. Qualitative findings highlighted increased social interaction, motivation, and caregiver confidence. This initiative has encouraged replication in other villages and is expected to contribute positively to the well-being of the elderly population in Lumajang Regency.
Optimalisasi Program Pencegahan Stunting: Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Persepsi Keluarga Dewi, Elvira Sari; Choiriyah, Muladefi; Suryanto, Suryanto; Kumboyono, Kumboyono; Ismail, Dina Dewi Sartika Lestari; Wihastuti, Titin Andri; Habibie, Intan Yusuf; Istifiani, Lola Ayu; Kusumastuty, Inggita; Astari, Asti Melani; Ariska, Hanisa Iis; Rosuli, Ahmad; Pamungkas, Akhmad Yanuar Fahmi; Satrianto, Anang; Hermanto, Andrik; Ariyani, Anita Dwi; Munif, Badrul; Kusumawati, Diana; Rahmawan, Fajri Andi; Damayanti, Fransiska Erna; Prasetyawan, Riyan Dwi; Balqis, Rani Diana; Rudiyanto, Rudiyanto; Supriyanto, Supriyanto; Kawitantri, Orchidara Herning; Agustina, Mulya; Caressa, Dea Amanda; Toga, Erik; Roshanti, Dian; Amanda, Efina; Murdani, Agus Putra
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.1023

Abstract

Pendahuluan: Jumlah anak stunting di Desa Paspan, Banyuwangi, masih mengalami peningkatan, sehingga diperlukan optimalisasi upaya pencegahan untuk menghindari dampak negatif terhadap kehidupan anak. Pengetahuan dan persepsi ibu mengenai stunting merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan kondisi ini. Tujuan penelitian mengkaji hubungan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan persepsi keluarga terhadap stunting pada ibu yang memiliki anak dengan stunting di Desa Paspan, Banyuwangi. Metode: Penelitian kuantitatif cross-sectional dilakukan di Desa Paspan, Banyuwangi, pada bulan Desember 2022. Kriteria inklusi dan eksklusi digunakan dan didapatkan 26 responden dari 32 populasi ibu anak dengan stunting. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri atas sepuluh pertanyaan tentang pengetahuan mengenai stunting dan sebelas pertanyaan tentang persepsi keluarga mengenai stunting. Uji korelasi gamma, dengan tingkat signifikansi 0,05, digunakan untuk mengkaji hubungan antara dua variabel.  Hasil: Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai stunting (96%), sementara 84,6% memiliki persepsi yang cukup terhadap stunting. Hasil analisis uji korelasi gamma menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan persepsi keluarga terhadap stunting (p = 0,340; r = 1,000). Kesimpulan: Pengetahuan ibu mengenai stunting tidak selalu berkorelasi dengan persepsi keluarga terhadap stunting. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan faktor sosial, budaya, dan lingkungan guna meningkatkan pemahaman serta mendorong perubahan perilaku masyarakat.
GELATIN-BASED COLD COMPRESS PATCHES INFUSED WITH AROMATHERAPY: A NOVEL APPROACH FOR MANAGING TREMOR SYNDROME, ANXIETY, AND SLEEP QUALITY Raisa, Neila; Harbiyanti , Novita Titis; Dewi, Elvira Sari; Pratiwi , Ardine Cahya
MNJ (Malang Neurology Journal) Vol. 12 No. 1 (2026): January
Publisher : PERDOSSI (Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia Cabang Malang) - Indonesian Neurological Association Branch of Malang cooperated with Neurology Residency Program, Faculty of Medicine Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mnj.2026.012.01.04

Abstract

Background: Tremor syndrome is a common movement disorder that can impair daily function and quality of life. It is often accompanied by anxiety and sleep disturbances, which may not respond optimally to pharmacological treatment. Combining cold compress therapy with aromatherapy in a gelatin-based patch may offer a novel complementary approach. Objective: This study aimed to assess the efficacy of gelatin-based aromatherapy cold patches in recing tremor severity, improving sleep quality, and alleviating anxiety in individuals with tremor syndrome. Methods: The experimental study involved 28 participants diagnosed with tremor syndrome, divided into two treatment groups. Baseline assessments included the Archimedes scale for tremor severity, the Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) for anxiety, and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) for sleep quality. Participant received a daily gelatin-based cold compress patches infused with aromatherapy for or two consecutive days. Post-treatment assessments were conducted to evaluate changes. Results: The application of gelatin-based cold compress patches infused with aromatherapy significantly reduced tremor severity, with pre-treatment scores of 22.38 ± 2.14 (Group 1) and 21.73 ± 1.53 (Group 2), and post-treatment scores of 21.23 ± 1.88 (Group 1) and 20.27 ± 2.52 (Group 2),  p-values of 0.005 for Group 1 and 0.017 for Group 2. However, no significant changes were observed in anxiety or sleep quality (p-values of 0.268 and 0.084 for anxiety, and 0.082 and 0.164 for sleep quality in Groups 1 and 2, respectively). Conclusion: Gelatin-based cold compress patches infused with aromatherapy may serve as an effective complementary treatment in reducing tremor severity in individuals with tremor syndrome.
Optimalisasi Lahan Sawah Tadah Hujan melalui Penyuluhan Budidaya Tanaman Sorgum di Gampong Blang Nibong, Aceh Utara Khaidir; Handayani, Rd. Selvy; Yusuf N, Muhammad; Dewi, Elvira Sari; Usnawiyah; Rahman, Arief
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.807

Abstract

Rainfed rice fields in Gampong Blang Nibong, Aceh Utara, have low productivity due to rice monoculture and limited water access. This community service activity applied a Farmer Field School (FFS) approach with demonstration plots to enhance farmers’ knowledge and skills in sorghum cultivation. Hands-on practice on a 0.5-hectare plot and participatory training, involving 25 members of the Blang Nibong Farmers Group, resulted in an 84.5% knowledge increase, with 72% of participants interested in allocating land for sorghum. The approach promotes crop diversification, improves land productivity, and strengthens household economic resilience. Program sustainability is ensured through a sorghum development group, management of demonstration plots as seed gardens, and active collaboration with stakeholders. Results indicate that participatory FFS training effectively facilitates technology adoption in rainfed fields while raising farmers’ awareness of the importance of adaptive agronomic innovations.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DESA MELALUI PEMBENTUKAN BUNDA LANSIA DAN PELATIHAN CAREGIVER LANSIA Kumboyono, Kumboyono; Kristianingrum, Niko Dima; Dewi, Elvira Sari; Dara, Yuliezar Perwira; Soenarti, Sri; Heriansyah, Teuku; Amanda, Febrina; Arifah, Medisa Roro Putri Nur; Jannah, Riska Raudhatul; Indriyani, Damayanti; Machfud, Savinka Salsabiela Iriana; Nursuhaida, Haffa Syafana; Marfuah, Marfuah; Nurhayati, Septi; Riswandha, Sofyan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.27225

Abstract

Abstrak: Peningkatan jumlah lanjut usia (lansia) dapat memicu beragam masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus dari masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan desa, dalam perawatan lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk Bunda Lansia serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan desa dalam merawat lansia. Metode kegiatan mencakup pembentukan Bunda Lansia, penyuluhan, dan pelatihan perawatan lansia, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini melibatkan 75 perempuan dari Desa Kraton, Desa Yosowilangun Lor, dan Desa Yosowilangun Kidul. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, skala penilaian keterampilan, umpan balik peserta, serta tindak lanjut untuk menilai penerapan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 75 Bunda Lansia telah dilantik, dengan peningkatan pengetahuan dari rata-rata 77,5 menjadi 92 (18,7%), serta peningkatan keterampilan dalam perawatan lansia dari rata-rata 72,5 menjadi 85 (17,2%). Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan desa dalam perawatan lansia.Abstract: The increasing number of elderly individuals can lead to various health issues that require special attention from the community. One possible approach to address this is through community empowerment, particularly of rural women, in elderly giver. This initiative aims to establish “Bunda Lansia” (Elderly Care Mothers) and to enhance the knowledge and skills of rural women in elderly care. The methods include the formation of Bunda Lansia, education sessions, and elderly care training, in collaboration with the Department of Health, Population Control, and Family Planning of Lumajang Regency. This activity involved 75 women from Kraton Village, Yosowilangun Lor Village, and Yosowilangun Kidul Village. The evaluation was conducted through pre-tests and post-tests, practice observations, skill rating scales, participant feedback, and follow-up assessments to evaluate the application of skills in daily life. The results indicate that 75 Bunda Lansia were inaugurated, with an increase in knowledge from an average of 77.5 to 92 (18.7%) and an improvement in elderly care skills from an average of 72.5 to 85 (17.2%). In conclusion, this initiative effectively enhances the knowledge and skills of rural women in elderly care.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Agus Putra Murdani Agustina Tri Endharti Agustina, Mulya Ahmad Hasyim Wibisono Amanda, Efina Amanda, Febrina Andrik Hermanto Anwar, Mochamad Saiful Ardhia, Jessica Fio Arief Rahman Arifah, Medisa Roro Putri Nur Ariska, Hanisa Iis Ariyani, Anita Dwi Asti Melani Astari Ayu Widia Kusuma Balqis, Rani Diana Basuki Rahmat Masdi Siduppa Bella Cendie Asteria Cahyani Ariniil Himmah Caressa, Dea Amanda Choirinnisa Meilia Ayu Putri Choirinnisa Meilia Ayu Putri Cholid Tri Tjahjono Damayanti, Fransiska Erna Desfryda, Elynca Putri desy wulandari Dewi Purnama Sari Dewi, Heriberta Tabita Marta Dewi, NI Putu Wahyu Eastiya Dian Hasanah Djanggan Sargowo Dwinadella, Sephia Erawati, Dini Rachma Fahanani, Agwin Fahmi Fathoni, Jazimah Nur Fatma, Endah Panca Lidya Fatma, Endah Panca Lydia Febriano, Luis Figo Handono Kalim Handono Kalim Hani Susianti Harbiyanti , Novita Titis Hayati, Yati Sri Heriberta Tabita Marta Dewi Ika Setyo Rini, Ika Setyo Iklil Fairuza Diniah Rumantyo Indhiarti, Tantri Refa Indriyani, Damayanti Inggita Kusumastuty Intan Yusuf Habibie Ismail, Dina Dewi Sartika Lestari Jannah, Riska Raudhatul Japar, Salimah Kalsumy, Umi Kartika, Annisa Wuri Kawitantri, Orchidara Herning Khaidir Kristianingrum, Niko Dima Kumboyono Kumboyono Kusuma, Ayu Widia Kusumawati, Diana Kusworini Handono Kusworini Handono Kusworini Handono Laily Yuliatun linda mayasari, linda Lola Ayu Istifiani Machfud, Savinka Salsabiela Iriana Marfuah Marfuah Miftakhul Jannah Mochamad Misbachussudur Mohammad Ali Hanafi Muhammad Anshory, Muhammad Muladefi Choiriyah Munif, Badrul Nadhifah, Umi Nora Ariyanti Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nursari Abdul Syukur Nursuhaida, Haffa Syafana Nurul Evi Pamungkas, Akhmad Yanuar Fahmi Perdana Aditya Rahman Prasetyawan, Riyan Dwi Pratama, Mirza Zaka Pratiwi , Ardine Cahya Putri, Choirinnisa Meilia Ayu Putri, Irenne Sekar Ra. Aminah Maya Rahmawan, Fajri Andi Rahmawati Wahyuni Raisa, Neila Rd. Selvy Handayani Rena Harnadia Ridhoyanti Hidayah Ridhoyanti Hidayah, Ridhoyanti Riswandha, Sofyan Rizqinda Lailatul Lestari Roshanti, Dian Rosuli, Ahmad Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Saputri, Diana Nanda Sari, Tita Luthfia Satrianto, Anang Septi Nurhayati Setyaningsih, Diva Ayu Soemardini Soemardini, Soemardini Solly Aryza Sovia Harvianti Eguweleira Sri Soenarti Supriyanto Supriyanto Suryanto Suryanto Suryanto Suryanto Swastirani, Astika Syadilla, Iryne Putri Teuku Heriansyah, Teuku Tina Handayani Nasution Titin Andri Wihastuti Toga, Erik Tri Wahyudi Iman Dantara Ulfa, Kholifatu Ulfi Nur Widiyanti Usnawiyah Wahono, Cesarius Singgih Widiani, Luh Wisnu Barlianto Yulian Wiji Utami Yuliezar Perwira Dara, Yuliezar Perwira Yuni Sari Yusuf Arifin Yusuf N, Muhammad Zaenal Kusuma