p-Index From 2021 - 2026
9.297
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal NERS Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Health Notions Journal Of Nursing Practice Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Ilmu Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Peduli Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Jurnal Bhakti Civitas Akademika Journal of Applied Nursing and Health International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Indonesian Journal Journal of Community Services Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Journal for Quality in Public Health Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Itekes Bali Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY) Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ragam Pengabdian Masyarakat Mandiri dan Berdaya Journal Of Health Science Community Journal of Global Research in Public Health Journal of Community Engagement in Health Indonesian Journal of Nutritional Epidemiology and Reproductive Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) Journal for Research in Public Health Journal for Quality in Women's Health
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh mengonsumsi teh daun kelor (moringa oleifera lam) terhadap penurunan kadar glukosa darah dan kadar kolesterol pada individu obesitas Irwandi, Irwandi; Suhita, Byba Melda; Kusumawati, Prima Dewi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 6 (2024): Volume 18 Nomor 6
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v18i6.459

Abstract

Background: Obesity is often associated with metabolic diseases such as type 2 diabetes mellitus (DM), hypercholesterolemia, and increases the risk of cardiovascular disease. The use of pharmacotherapy drugs is often used, but can cause side effects. Alternative therapies are needed using traditional medicinal plants. Moringa leaves have great potential as a source of nutrition, natural medicine, cosmetic industry, and environmental improvement. Moringa leaf extract (Moringa oleifera) has antihyperglycemic activity by inhibiting the glucosidase enzyme found in the small intestine which causes a decrease in the rate of carbohydrate digestion into monosaccharides that can be absorbed by the small intestine, thereby reducing postprandial hyperglycemia. Purpose: To know effectiveness of consuming Moringa leaf tea reduces blood glucose and cholesterol levels in obese individuals. Method: Quantitative research using a non-equivalent control group experimental design. The study was conducted on participants with diabetes mellitus and obesity at the Lunyuk District Health Center, Sumbawa Regency, West Nusa Tenggara, which was carried out on December 13-26, 2023. The independent variable in this study was the provision of moringa leaf tea, while the dependent variables were blood glucose levels and cholesterol levels in obese individuals. The sampling technique used purposive sampling and the Slovin formula, obtained 100 participants who were divided into two groups, namely 50 participants in the intervention group and 50 participants in the control group. The intervention group was consuming moringa leaf tea and the control group that was not consuming moringa leaf tea was carried out for ten days. Statistical tests for univariate and bivariate data analysis used paired t-tests. Results: Consuming moringa leaf tea can reduce blood glucose levels. In the intervention group, blood glucose levels decreased from an average of 385.86 mg/dL at pre-test to 362.4 mg/dL at post-test. In the control group, there was an increase from 374.4 mg/dL at pre-test to 376.04 mg/dL at post-test. Consuming moringa leaf tea can reduce cholesterol levels. In the intervention group, average cholesterol levels decreased from 275.6 mg/dL to 261.58 mg/dL after consuming moringa leaf tea for ten days. In the control group, there was an increase from 268.22 mg/dL to 277.14 mg/dL. Conclusion: Consuming Moringa leaf tea has the potential as an additional therapy in the management of obesity, diabetes mellitus, and hypercholesterolemia. Suggestion: There is a need to increase education and socialization to the public regarding the benefits of Moringa leaf tea consumption, especially for people with diabetes mellitus and obesity through health campaigns using various media to increase awareness and understanding.   Keywords: Blood Glucose Levels; Cholesterol Levels; Moringa Leaf Tea; Obesity.   Pendahuluan: Obesitas sering terkait dengan penyakit metabolik seperti diabetes mellitus (DM) tipe 2, hiperkolesterolemia, dan meningkatkan risiko terhadap penyakit kardiovaskular. Penggunaan obat farmakoterapi sering digunakan, namun dapat menimbulkan efek samping. Diperlukan alternatif terapi dengan menggunakan tanaman obat tradisional. Daun kelor berpotensi besar sebagai sumber nutrisi, pengobatan alami, industri kosmetik, dan perbaikan lingkungan. Ekstrak daun moringa oleifera memiliki aktivitas anti-hiperglikemik dengan menghambat enzim glukosidase yang terdapat pada usus halus yang menyebabkan penurunan laju pencernaan karbohidrat menjadi monosakarida yang dapat diserap usus halus, sehingga menurunkan hiperglikemia postprandrial. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh mengonsumsi teh daun kelor terhadap penurunan kadar glukosa darah dan kolesterol pada individu obesitas. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain eksperimen non-equivalent control group. Penelitian dilakukan pada partisipan yang mempunyai diabetes mellitus dan obesitas di Puskesmas Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dilaksanakan pada 13-26 Desember 2023. Variabel independen dalam penelitian ini adalah mengonsumsi teh daun kelor, sedangkan variabel dependen yaitu kadar glukosa darah dan kadar kolesterol pada individu obesitas. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dan rumus slovin, didapatkan sebanyak 100 partisipan, dibagi menjadi dua kelompok yakni 50 partisipan kelompok intervensi dan 50 partisipan kelompok kontrol. Kelompok intervensi mengonsumsi teh daun kelor, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan selama sepuluh hari. Analisa data univariat dan bivariate uji statistik menggunakan uji paired t-test. Hasil: Mengonsumsi teh daun kelor pada individu obesitas menurunkan kadar glukosa darah kelompok intervensi, kadar glukosa darah menurun dari rata-rata 385.86 mg/dL pada pre-test menjadi 362.4 mg/dL saat post-test. Kelompok kontrol mengalami peningkatan dari 374.4 mg/dL pada pre-test menjadi 376.04 mg/dL saat post-test. Mengonsumsi teh daun kelor pada individu obesitas dapat menurunkan kadar kolesterol. Kelompok intervensi, rata-rata kadar kolesterol menurun dari 275.6 mg/dL menjadi 261.58 mg/dL setelah konsumsi teh daun kelor selama sepuluh hari. Kelompok kontrol menunjukkan peningkatan dari 268.22 mg/dL menjadi 277.14 mg/dL. Simpulan: Teh daun kelor memiliki potensi sebagai terapi tambahan dalam manajemen obesitas, diabetes melitus, dan hiperkolesterolemia. Saran: Perlu adanya peningkatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat teh daun kelor, terutama bagi penderita diabetes melitus dan obesitas melalui kampanye kesehatan menggunakan berbagai media untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman.   Kata Kunci: Kadar Glukosa Darah; Kadar Kolesterol; Obesitas; Teh Daun Kelor.
PROMOSI KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DENGAN MEDIA WEBSITE Andianto, Mokhamad Dafid; Suhita, Byba Melda; Ningrum, Ajeng Setya
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 8 No. 1 (2025): Volume VIII, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jbca.v8i1.442

Abstract

Anemia defisiensi besi merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh remaja putri akibat kurangnya asupan zat besi, pola makan yang tidak seimbang, serta rendahnya kesadaran akan pentingnya konsumsi tablet tambah darah. Penyuluhan kesehatan menjadi langkah preventif yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri terhadap pencegahan anemia. Adapun tujuan dari promosi kesehatan ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media website dalam meningkatkan pemahaman remaja putri di Desa Tambar Jogoroto Jombang tentang pencegahan anemia. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berbasis website melalui sesi tatap muka dan akses mandiri terhadap konten edukasi di dalam website. Dapat diketahui bahwa sebagian besar Pengetahuan Responden dalam kategori Baik yaitu sebanyak 31 responden (70,5%). Setelah di lakukan promosi kesehatan dengan media website. Hal ini menunjukkan bahwa website dapat menjadi media edukasi yang efektif karena menyediakan informasi yang dapat diakses kapan saja dalam format yang menarik dan mudah dipahami. Oleh karena itu, media digital seperti website diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam edukasi kesehatan
PENINGKATAN MUTU PELAYANAN DAN KESELAMATAN PASIEN BERBASIS SISTEM KELOMPOK BUDAYA KERJA Ishak, Ishak; Suhita, Byba Melda
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 2 No. 5 (2023): Volume 2, Nomor 5, Oktober 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit guna pencapaian layanan paripurna merupakan salah satu target dari pengelolaan manajemen rumah sakit yang bermutu. Guna mencapai target ini, rumah sakit terutama pihak manajemen eksekutif akan berusaha semaksimal mungkin agar pelayanan yang diberikan kepada pasien dan pengguna jasa pelayanan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Salah satu permasalahan pelayanan adalah pelayanan keperawatan kepada pasien CVA. Pasien CVA dengan segala keterbatasan yang dimiliki, membutuhkan metode perawatan yang sedikit berbeda dengan pasien lainnya mengingat keterbatasan yang dimiliki oleh pasien itu sendiri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengindentifikasi dan menganalisis beberapa faktor yang berpengaruh terhadap frekuensi kematian pasien rawat inap > 48 jam di Ruang Rawat Inap Mawar Ungu OUBK RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara mengamati dan melakukan observasi secara langsung. Hasil yang didapatkan selanjutnya dilakukan analisis untuk kemudian dilakukan diskusi dengan manajemen rumah sakit untuk mendapatkan prioritas penyelesaian. Dari hasil inventarisasi permasalahan selanjutnya dilakukan penentuan prioritas masalah dengan menggunakan metode nominal group teknik. Dari hasil nominal group teknik dengan rumus 1/2N= ½ x 11 = 6 maka ranking I sampai dengan VI merupakan penyebab utama (dominan) dan yang akan diselesaikan yaitu : 1) Belum ada SPO khusus penanganan CVA, 2) Tidak ada ruang khusus pasien CVA, 3) Belum ada sosialisasi SPO EWS, 4) Belum ada mekanisme sounding dengan RS/PKM perujuk, 5) Keterbatasan anggaran, dan 6) petugas belum semua terlatih menangani kasus CVA. Selanjutnya dari hasil yang didapatkan dilakukan pengujian dominan masalah. Pengujian dominan masalah dilakukan menggunakan partitial regression plot
PROLANIS ON THE SPOT UNTUK MENINGKATKAN CAPAIAN STANDART PELAYANAN MINIMAL PENYAKIT TIDAK MENULAR Ishak, Ishak; Ashadi, Hisam; Suhita, Byba Melda
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 2 No. 5 (2023): Volume 2, Nomor 5, Oktober 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di Krucil Kabupaten Probolinggo adalah terjadi penurunan capaian Program Penyakit Tidak Menular (PTM) yaitu hipertensi dan diabetes melitus sehingga mempengaruhi Capaian Standart Pelayanan Minimal Puskesmas yang seharusnya target 100% menjadi 27%. Tujuan kegiatan PKM ini adalah menyusun upaya peningkatan capaian peningkatan program penyakit tidak menular (PTM). Identifikasi masalah pada penelitian ini menggunakan analisa diagram fishbone, penentuan prioritas masalah dengan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth) dan analisa dampak usaha serta identifikasi strategi untuk menentukan rencana intervensi dengan 5W + 2H. Faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan capaian angka program penyakit tidak menular (hipertensi dan diabetes mellitus) di Puskesmas Krucil probolinggo yang menjadi prioritas penyelesaian adalah kebiasaan masyarakat berkunjung ketempat layanan kesehatan kalau sedang sakit, media informasi masih kurang,tempat layanan sulit dijangkau dan metode pengobatan monoton. Berdasarkan hasil analisa fishbone, USG, dan analisa dampak usaha, implementasi stategi yang dapat diterapkan adalah membuat media sosialisasi lewat media elektronik tentang PTM di media youtube, mendekatkan pelayanan dengan membentuk Prolanis On The Spot di 14 desa, memberikan metode komplementer akupunktur dan rendaman kaki herbal lokal “kakiku manis kakiku sayang”. Evaluasi dari strategi yang telah dilakukan adalah dengan mengoptimalkan monitoring dan feedback capaian Program PTM setiap bulan lewat pertemuan mini lokarkarya dan mutu bulanan. Hasil capaian sebelum dan sesudah adanya intervensi menunjukan angka yang memuaskan karena pelayanan kesehatan penderita hipertensi sebesar 133% dan Pelayanan Penderita DM sebesar 266% jadi sudah diatas 100% dari yang di targetkan SPM
PENANGANAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN METODE RINDU BUAH HATIKU PADA BAYI PASCA RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT Ashadi, Hisam; Suhita, Byba Melda
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 2 No. 5 (2023): Volume 2, Nomor 5, Oktober 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan bayi berat lahir rendah merupakan permasalahan kesehatan yang serius yang harus menjadi perhatian. Hal ini dikarenakan BBLR yang terjadi pada bayi berpotensi menjadi pemicu terjadinya kematian bayi. Tingginya angka kematian bayi yang terjadi menjadikan pemangku kebijakan di Indonesia menerapkan beragam kebijakan untuk mengatasi permasalahan BBLR secara hulu dan hilir. Pada wilayah kerja Puskesmas Krucil Kabupaten Probolinggo, angka kejadian BBLR cukup tinggi. Kondisi ini tidak terlepas dari karakteristik yang dimiliki oleh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Krucil Kabupaten Probolinggo itu sendiri. Kurangnya pengetahuan orang tua mengenai perawatan bayi dengan BBLR, kondisi lingkungan yang cukup ekstrim serta beragam keterbatasan lainnya yang dimiliki masyarakat menjadikan bayi dengan BBLR yang dilakukan perawatan di rumah seringkali mengalami komplikasi yang berujung dengan kematian bayi. Dari permasalahan komplek yang muncul akibat dari BBLR tersebut Puskesmas Krucil telah membuat suatu terobosan dimana setiap bayi BBLR yang telah selesai dirawat inap di NICU Rumah sakit harus kembali dirawat di puskesmas hingga berat badannya mencapai 2500 mg. Terobosan dari Puskesmas Krucil tersebut dikenal dengan nama RINDU BUAH HATIKU Atau Rawat Inap Dulu Buat Aku Hangat Hingga Aku Tidak Hipotermi di Puskesmas Krucil. Dalam evaluasinya kegiatan ini telah mampu menekan angka kematian bayi akibat BBLR sampai ketitik 0. Tujuan residensi ini secara umum adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis penanganan bayi dengan BBLR menggunakan metode rindu buah hatiku pada bayi pasca rawat inap di rumah sakit. Dari hasil pelaksanaan kegiatan didapatkan bahwasanya program RINDU BUAH HATIKU sudah mulai berjalan normal kembali pasca pandemic covid-19 dimana masyarakat dan berbagai komponen yang terlibat didalamnya antusias untuk memberikan kontribusi mereka dalam upaya pencapaian zero AKB di wilayah kerja Kabupaten Probolinggo
Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Asam Urat di Ruang Azziziah Rumah Sakit Umum an Nisaa Kabupaten Blitar Eni Kusriati; Byba Melda Suhita
Journal of Health Science Community Vol. 2 No. 4 (2022): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uric acid is a compound in the human body, with a normal ratio of 3-7.2mg/dL for males and women 2-6mg/dL. If the excess (hyperuricemia) levels of uric acid in the blood plasma will be an indication of disease in the human body. Several factors that influence the increase in uric acid concentration (hyperuricemia) is a high diet which is characterized by a high body mass index value (obesity). This study aims to determine the relationship between body mass index and blood uric acid levels at An-Nisaa General Hospital. This study uses a purpose sampling technique commonly used in scientific research by determining certain criteria. The population in this study were inpatients in the Azziziah Room at RSU An-Nisaa Blitar who were more than 50 years old with a research sample of 32 respondents. The results showed that the level of uric acid levels of inpatients in the Azziziah Room at RSU An-Nisaa Blitar was 6.46 on average and body mass index was 24.39 on average. The results of statistical tests using the Pearson product moment test obtained a significant relationship with p value (0.004) less than α, so there is a relationship between blood uric acid levels and body mass index with a correlation value of 0.491 which is interpreted as the strength of the relationship between variables in moderate level with a positive relationship direction.Patients are advised to maintain a diet by avoiding fatty foods and have high purine levels.
Analisis Mutu Pelayanan dengan Kepuasan Pasien di Puskesmas Selfia Sari; Byba Melda Suhita
Journal of Health Science Community Vol. 3 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jhsc.v3i2.153

Abstract

Kualitas mutu pelayanan kesehatan tidak memenuhi tingkat kepuasaan pasien mengakibatkan Puskesmas akan ditinggalkan oleh masyarakat oleh karena kualitas pelayanan yang buruk. Tujuan dari penulisan literature review ini adalah untuk mereview hubungan mutu pelayanan dengan kepuasan pasien di puskesmas. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review. Database yang digunakan adalah google scholar, science direct dan wiley online library. Kata kunci yang digunakan yaitu (Mutu Pelayanan) dan (Kepuasan Pasien di Puskesmas). Jurnal yang direview sebanyak 10 jurnal sesuai denga topik dan tahun penerbitan. Hasil literature review diketahui mutu pelayanan di Puskesmas dalam kategori baik dan kepuasan pasien di Puskesmas dalam kategori puas. Hasil analisa data diketahui ada hubungan antara mutu pelayanan dengan kepuasan pasien di Puskesmas. Berdasarkan hasil literature review disimpulkan bahwa mutu pelayanan yang berkualitas akan meningkatkan kepuasan pasien, pasien mau datang berobat kembali dan juga pasien akan merekomendasikan kepada kerabat dan teman-temannya tentang pelayanan yang diberikan oleh puskesmas.
Hubungan Gratitude Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Dm Di RSUD Gambiran Kota Kediri Margareta Holo; Byba Melda Suhita
Journal of Health Science Community Vol. 3 No. 3 (2023): February
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jhsc.v3i3.178

Abstract

Penderita diabetes melitus disebabkan karena insulin tidak mampu mengendalikan kadar gula dalam darah. Penderita kadar gula darah tinggi dapat dilakukan terapi nonfarmakologi yaitu terapi Gratitude dimana penderita dapat mensyukuri setiap masalah kesehatan dengan berpikir positif. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan gratitude dengan kadar gula darah di RSUD Gambiran Kota Kediri. Desain penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Teknik sampling menggunakan teknik simple random sampling. Jumlah populasi sebanyak 156 orang, sedangkan sampel sebanyak 61 orang yang mengalami peningkatan kadar gula darah di RSUD Gambiran Kota Kediri. Variabel independen Gratitude sedangkan variabel dependen adalah Kadar gula darah (Cek gula darah). Uji statistik yang digunakan adalah Korelasi Sperman Rank dengan nilai signifikansi < 0,05. Hasil penelitian tentang Gratitude dapat diuraikan bahwa sebagian besar mengalami tingkat Grititude yang tinggi terdapat 52 atau 85.2 % orang dari 62orang. Hasil kadar gula bahwa sebagian besar mengalami kadar gula darah normal terdapat 43 atau 70.5% orang dari 61 orang Pada penelitian ini menggunakan Uji analisis dengan korelasi Spearman rank yang bertujuan untuk mencari hubungan signifikansi hipotesis. Berdasarkan hasil interpretasi diatas dapat disimpulkan bahwa hubungan Gratitude Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita DM Di RSUD Gambiran Kota Kediri memiliki tingkat korelasi yang kuat yaitu 0.649 dengan nilai signifikansi yaitu 0,000 yang artinya terdapat hubungan dimana Nilai Sig. (2-tailed) < 0.05, sehingga adanya hubungan Gratitude Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita DM Di Rsud Gambiran Kota Kediri.Pasien yang memiliki kadar gula darah tinggi mampu menurun dengan cara terapI Gratitudekarena terapi Gratitudes dapat mempengaruhi emosional dan mampu mengubah segala pikiran buruk pada penderita DM dengan demikian maka penderita hiperglikemi akan terus melihat kelebihan kelebihan yang ada dalama dirinya dan terus berpikir positif sehingga penderita DM dianjurkan untuk melatih terapi Gratitude setiap hari agar kadar gula darah kembali normal.
Effect Of Knowledge, Attitude, Role Of Health Officers And Family Support On Early Detection Of Pregnancy Signs With The Quality Of Utilization Of The Mch Handbook In The Puskesma Region Kesamben Jombang Regency sari, wahyu anjas; Sari, Nia; Suhita, Byba Melda
Journal of Global Research in Public Health Vol. 4 No. 1 (2019): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indirect factors of maternal death are late knowing the danger signs of pregnancy. In recognizing complications of pregnancy is the use of KIA books. The purpose of the study was to analyze the effect of knowledge, attitudes, the role of health workers and family support on early detection of pregnancy danger signs on the quality of utilization of MCH books in the Kesamben District Health Center in Jombang Regency. The design of the study is quantitative with a cross sectional approach. The study was conducted in December 2018 with a population of 564 and samples of 234 pregnant women with a claster sample random sampling technique. Data collection of independent and dependent variables with questionnaire instruments and processed using editing, coding, scoring and tabulating and tested with Ordinal Regression test. The results of the ordinal regression statistical test found that there was an effect of knowledge, attitudes, roles of officers and family support on the quality of utilization of MCH books with a fourth variable significance value <0.05. Family support has the highest wald value so that it has a more dominant influence on the quality of the utilization of MCH books. It was concluded that with family support variables as the dominant variable. This research is expected that pregnant women seek information related to pregnancy so that they can prepare for delivery safely and comfortably.
The Effect Of Parenting Stimulation Of Parents And Environments On Rude Motor Development In Garden Children 4-6 Years In The Mancar Village Area District Of Peterongan Jombang District Farida, Siti Nur; Peristiowati, Yuly; Suhita, Byba Melda
Journal of Global Research in Public Health Vol. 4 No. 1 (2019): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One important development is gross motoric, which is a body movement that uses large or most of the muscles or all parts of the body that are affected by the maturity of the child itself. This study aims to analyze the effect of parenting, parental stimulation and environment on gross motoric development in children of kindergarten aged 4-6 years in the District of Peterongan, Jombang. Quantitative research design with cross sectional approach. The study was conducted on January 7 to 9, 2019 with a population of 137 parents and a sample of 102 people with Cluster Random Sampling techniques. Data collection of independent variables with questionnaires and dependent variables with KPSP for aspects of gross or gross motoric motion DatOne important development is gross motoric, which is a body movement that uses large or most of the muscles or all parts of the body that are affected by the maturity of the child itself. This study aims to analyze the effect of parenting, parental stimulation and environment on gross motoric development in children of kindergarten aged 4-6 years in the District of Peterongan, Jombang. Quantitative research design with cross sectional approach. The study was conducted on January 7 to 9, 2019 with a population of 137 parents and a sample of 102 people with Cluster Random Sampling techniques. Data collection of independent variables with questionnaires and dependent variables with KPSP for aspects of gross or gross motoric motion Data analysis using logistic regression test. Based on the results of logistic regression statistics, the parenting variables p value 0.015, Stimulation of Parents p value 0.000 and environment p value 0,000, while jointly gross motoric development of children is influenced by parenting, stimulation of parents and environment significant p value 0,000 at α = 0.05 So it can be concluded that the gross motoric development of children is jointly influenced by parenting, parental and environmental stimulation, and environmental factors are the dominant factors in gross motor development in children of kindergarten aged 4-6 years in the District of Peterongan Regency Jombang. Because the environment is a very decisive factor whether or not the innate potential is achieved. A fairly good environment will enable the achievement of innate potential, while the less well will inhibit it. a analysis using logistic regression test. Based on the results of logistic regression statistics, the parenting variables p value 0.015, Stimulation of Parents p value 0.000 and environment p value 0,000, while jointly gross motoric development of children is influenced by parenting, stimulation of parents and environment significant p value 0,000 at α = 0.05 So it can be concluded that the gross motoric development of children is jointly influenced by parenting, parental and environmental stimulation, and environmental factors are the dominant factors in gross motor development in children of kindergarten aged 4-6 years in the District of Peterongan Regency Jombang. Because the environment is a very decisive factor whether or not the innate potential is achieved. A fairly good environment will enable the achievement of innate potential, while the less well will inhibit it.
Co-Authors ., Rimawati A'yun, Qurratul Abdul Aziz Acob, Joel Rey Ugsang Adja, Hesti Afifa Ika Kridawati Afriyani, Nur Agus Sucipto Agustin Widowati Agustin Widyowati Ah Yusuf Ahmad Maftukhin Ahmad Yasin Havid Alfiyah Ulfah Ambarsari, Fifin Amrul Chasanah Andianto, Mokhamad Dafid Ardyanto Darmanto Arief Churniawan Asep Dwi Prayetno Ashadi, Hisam Ati, Felomene Dian Sulistyananing Atik Setiawan Wahyuningsih Azizah, Yeni Nur Belo, Saturnina Fernandes Billy Anoraga, Aditya Cahyati, Rahmadina Ratri Candra Wahyuni Chandra, Niluh Purba Chatarina Umbul Wahyuni Cindy Linggar Fitrianingrum Danang Andhika Dedi Saifulah Devi Vinda Fransisca Dewi Surya Atini Dewi, Prima Diah Fitrianingsih Dian Meilani Saputra Dian Meilani Saputra Dini Yulianita Arini Dora Ayu Prima Animo Dwi Ayu Trisnawati Dwi Ratna Dyah Novi Wulansari Emi Yunita Endra Widiyanto Eni Kusriati Erlangga Mandala Sakti Ety Diana Sulistyawati Fajriah, Asruria Sani Fazrin, Intan Fira Dwi Widiyanik Fitria Rahmawati Gustian, Citra Indra Hari Basuki Notobroto Hari Prasetyo Umar Hari Prasetyo umar Heni Frilasari Hilmah Noviandry Rahman I Gusti Putu Dado Armawan I Ketut Alit Adianta Idawati, Candra Ike Nurrochmawati Indah Farida Ratnawati Indasah Indasah Ishak Ishak Iszakiyah, Nur Joko Prasetyo Joko Sutrisno Joko Sutrisno Kartika Ayu Rachmawati Katmini Katmini Khasanah, Mutiara Koesnadi Koesnadi Koesnadi Kumalasari, Eri Puji Kurnia Sari, Dhita Kuzzairi Kuzzairi Kuzzairi, Kuzzairi Laila, Siti Farida Noor Lalu Dedy Supriatna Latifah Latifah Lea Ingne Reffita Limara Sartika Marunduh, Dian Lingga Kusumawardani Listyorini Wulandari Margareta Holo Maria Maria Mayasari, Senditya Indah Meidya Sri Wulandari Mendieta, Gaiska Mira Eni Prasetya Mohamad Thoha Mulyono, Artisari Tri Munanadia Nanik Azizah Ni Kadek Dwi Anjani Ningrum, Ajeng Setya Ningrum, Selfya Noer Saudah, Noer Nova Purma Hardini Novita Ana Anggraini Novita Ratih Nur Iszakiyah Nur ‘Azah Nurdina Nurdina Nurhidayati, Anna Nurwijayanti Nuryati, Ida prameswari, veryudha eka Prasetya, Mira Eni Prima Dewi Kusumawati Priyanto, Kurniawan Edi Puji lestari Purmahardini, Nova Purnomo, Dian Hadi Purwandari, Henny Qurotul Aini RAHARJO Rahmadina Ratri Cahyati Rahman, Hilmah Noviandry Rahmania Ambarika Ratna Wardani Ratna Wardani Reffita, Lea Ingne Reni Yuli Astutik Ridha Rachmathiany Ripursari, Tety Risa Nurhayati Risa Nurhayati Riska Widyastuti Rizkiyah, Nur Kholifatur Rohemah Rohemah Rohemah, Rohemah Rusady, Yulia Paramita Sandu Siyoto Sandu Siyoto, Sandu Sari, Nia Sari, Nia Selfia Sari Sentot Imam Suprapto Septin Maisharah K Setyo Budi Susanto Shanty Natalia Siti Farida Siti Farida Noor Laela Siti Farida Noor Layla Sìti Farida Noor Layla Siti Komariyah Siti Kumaiyah Siti Nur Farida Siti Surya Sulasiyah Solehah, Eka Lutfiatus Sri Kardjati Sri Kardjati Sriadnyani, Ni Wayan Suhadi Suprapto, Sentot Imam Suprataba, Suprataba Sutikno Sutikno Syamsul Arifin Titin Susiyanti Tiwik Eriskawati Tri Retnoningsih Tri Retnoningsih Wahyu Anjas Sari Wahyuningtyas, Asri Dewi Wardhani, Isya Septya Whida Rahmawati Wisnawa, I Nyoman Dharma Wulan, Komang Rhismala Oktaryanti Yenny Puspitasari Yuli Arnita Pakpahan Yulia Paramita Rusady Yuly Peristiowati Yuly Peristiowati Yusnia Wardani