Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal Of Health Science Community

Efektivitas Kompres Air Garam Hangat Dan Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Sendi Pada Lansia Dengan Osteoatritis Di UPT PSTW Blitar Di Tulungagung Trisnawati, Nur Widya; Kusumawati, Prima Dewi
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tingkat lansia banyak mengalami gangguan sistem muskuloskletal salah satunya osteoartritis dengan ditandai nyeri sendi sehingga akan menganggu kinerja bagian tubuh. Untuk mempertahankan kesehatan maka perlu adanya upaya-upaya baik yang bersifat perawatan, pengobatan farmakologis/non farmakologis, dan pola hidup sehat. Pengobatan secara non farmakologis misalnya kompres air garam hangat dan relaksasi nafas dalam.Terapi tersebut dapat merileksasikan otot-otot yang tegang sehingga mengurangi sensasi nyeri dan juga memberikan ketenangan/kenyamanan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan efektivitas kompres air garam hangat dan relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia dengan osteoatritis di UPT PSTW Blitar di Tulungagung. Desain pada penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental dengan pendekatan Randomized Two Groups Design,Posttest Only.Sampel diambil menggunakan Simple Random Sampling pada 26 Desember sampai 30 Desember 2019. Sampel sebanyak 36 responden dan dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu 18 responden kelompok kompres air garam hangat dan 18 responden kelompok relaksasi nafas dalam. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi. Hasil uji Mann-Whitney diketahui bahwa nilai rata-rata nyeri pada responden yang diberikan terapi kompres air garam hangat yaitu 14,50 dan nilai rata-rata nyeri pada responden yang diberikan terapi relaksasi nafas dalam yaitu 22,50 . Sedangkan untuk nilai P value = 0,022 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara terapi kompres air garam hangat dan relaksasi nafas dalam, dimana teknik kompres air garam hangat lebih efektif terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia. Melakukan kompres air garam hangat secara rutin dapat mengurangi rasa nyeri pada persendian dan memberikan perasaan nyaman pada tubuh
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Dan Relaksasi Nafas Dalam Terhadaptekanan Darah Lansia Di Posyandu Lansia Desa Slawe Kabupaten Trenggalek Puspitasari, Asih; Kusumawati, Prima Dewi
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Relaksasi Otot progresif dan relaksasi nafas dalam merupakan suatu metode untuk membantu menurunkan tegangan otot dan menahan inspirasi secara maksimal sehingga tubuh menjadi rileks dan bermanfaat untuk menurunkan resistensi perifer dan menaikkan elastisitas pembuluh darah dan dapat menurunkan tekanan darah secara langsung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif dan relaksasi nafas dalam terhadap tekanan darah lansia di posyandu lansia Desa Slawe Kabupaten Trenggalek. Jenis penelitian ini menggunakan pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test design dengan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 16 responden. Penelitian dilaksanakan tanggal 30 Maret - 31 Maret 2020 dengan menggunakan quasi eksperimen. Analisa data menggunakan uji paired sample t-test dengan nilai α = 0,05. Hasil uji statistik didapatkan penurunan nilai rata-rata pada tekanan darah sistole -11.250 dan diastole -5.000, dengan nilai signifikansi.sistole 0.000 dan diastole 0.002 (p = 0,000 < 0,05) yang dapat disimpulkan H0 ditolak artinya ada pengaruh relaksasi otot progresif dan relaksasi nafas dalam terhadap tekanan darah lansia. Dari hasil penelitian ini diharapkan untuk program penggunakan relaksasi otot dan nafas dilaksanakan secara rutin setiap posyandu lansia, selain itu juga untuk diadakan pelatihan kepada responden agar bisa dilaksanakan secara mandiri di rumah masing-masing untuk menstabilkan tekanan darah, selain biaya yang murah pengaplikasian yang gampang dan juga hasil yang signifikan berpengaruh kepada tekanan darah menjadi kelebihan terapi ini
Analysis of Deep Breath Relaxation Techniques to Post SC Patients with Pain Wing Wiryanto Waang; Prima Dewi Kusumawati
Journal of Health Science Community Vol. 3 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jhsc.v3i2.155

Abstract

Are frequentassociated with postoperative pain. A surgical process after surgery or post surgery will cause a pain response. The pain felt by post partum mothers by cesarean section comes from wounds in the abdomen. The purpose of this study was to determine the effect of deep breathing relaxation techniques on post SC patients with pain. The research design used a systematic use of several research journal articles published on the Health base while the health databases used included: Google Scholar, Google Scholar and Pubmed with a time span of 2014 to 2020. The journal search results found that almost all journals had a value p value 0.001 < alpha value 0.05, so it can be concluded that there is an influence between deep breathing relaxation techniques in post SC patients with pain. When using relaxation breathing techniques during labor, it can maintain components of the sympathetic nervous system in a homeostatic state so that there is no increase in blood supply, reduce anxiety and fear so that mothers can adapt to pain during labor.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dalam Pencegahan Penyakit Pedikulosis Kapitis Di Pondok Pesantren Al-Huda Desa Sragi Kecamata Songgon Kabupaten Banyuwangi Elok Aqila Febriani; Joko Sutrisno; Prima Dewi Kusumawati; Reni Nurhidayah
Journal of Health Science Community Vol. 2 No. 4 (2022): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jhsc.v2i4.182

Abstract

Factor from pediculosis capitis in the environment cottage usually caused by a lot teenager students who don't can look after self alone or a number of nature bad that doesn't reflect behavior life clean and healthy . So on study this conducted action gift education behavior life clean and healthy (PHBS) with method counseling . Study this aim for knowing influence gift education to prevention disease pediculosis Capitis at Pondok Islamic Boarding School . Study this held at Pondok Al-Huda Village Islamic Boarding School Sragi Subdistrict Songgon Regency Banyuwangi . Study use type study experiment with design quantitative experiment quasi experimental pre and post design , with sample using simple random sampling as many as 51 respondents . Data analysis using Paired Sample T- Test with condition test normality normally distributed (0.05), however if normality data distribution no fulfilled so will next with Test Wilcoxon.Result from Test Statistics obtained enhancement behavior life clean and healthy 27 respondents (53%) and enhancement behavior prevention disease pediculosis capitis there are 24 respondents (47%). seen that the value of 0.000 which can be interpreted that score not enough from 0.05, so that H1 is accepted means there is influence education behavior life clean and healthy in prevention disease pediculosis Capitis at Pondok Boarding school Giving education behavior live clean and healthy on Students is necessary thing _ conducted in effort prevention disease pediculosis capitis , so that beneficial for subtraction number incident pediculosis Capitis at Pondok Islamic Boarding School.
From Overthinking to Understanding: Outbond as a Strategy to Improve Self-Awareness and Mental Health Literacy Reni Nurhidayah; Prima Dewi Kusumawati; Joko Sutrisno; Hengky Irawan
Journal of Health Science Community Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jhsc.v6i2.315

Abstract

Adolescence is a critical developmental stage in which individuals often experience psychological challenges such as overthinking, stress, and emotional dysregulation. Limited self-awareness and low mental health literacy exacerbate these challenges, contributing to poor decision-making, heightened anxiety, and stigma. Innovative approaches are needed to promote adolescent mental health.This study aimed to examine the effectiveness of the “Outbond from Overthinking to Understanding” program in improving self-awareness and mental health literacy among adolescents.A quasi-experimental design with pre-test and post-test control groups was conducted among 120 students (60 intervention, 60 control) from senior high schools (SMA) and vocational high schools (SMK) in Kediri, Indonesia. Participants were selected using cluster sampling. The intervention group participated in a one-day outbound program consisting of six activity stations, while the control group received a leaflet on adolescent mental health. Self-awareness was measured using the Self-Reflection and Insight Scale (SRIS), and mental health literacy was assessed with the Mental Health Literacy Scale (MHLS). Data were analyzed using paired and independent t-tests.The intervention group showed significant improvements in self-awareness (Mean Difference = +13.4, p < 0.001) and mental health literacy (Mean Difference = +17.7, p < 0.001), while the control group demonstrated no significant changes. Post-test comparisons revealed higher mean scores in the intervention group compared to the control group for both self-awareness (78.6 ± 7.9 vs. 66.3 ± 8.6, p < 0.001) and mental health literacy (80.2 ± 8.1 vs. 65.0 ± 8.7, p < 0.001).The “Outbond from Overthinking to Understanding” program significantly enhanced self-awareness and mental health literacy among adolescents. Outbound-based experiential learning offers a promising, engaging, and practical strategy for promoting adolescent mental health and should be considered as a complementary approach to conventional school-based education.
Co-Authors A, Chevy Herli Sumerli Aat Agustini Adani Dinanhashfi Hersariti Afelina Krissinta Rahayu Putri Agus Sucipto Ajeng Rahardyani Hersariti Alfian Fawzi Ambarsari, Fifin Aning Laorani Anna Anggraeni, Novita Anshoriyah, Sofiyatul Ardi Bastian Ardilla Oktaviana Arlia Arlia Asbath Asih Pusparin Asih Puspitasari Asmaul Khusna Asnuddin, Asnuddin Atik Setiawan Wahyuningsih Betharia Mardiyani Billy Anoraga, Aditya Byba Melda Suhita Byba Melda Suhita Candra Wahyuni Choirul Amri Chusnul Justati David Rhesy Saputrodewo Dedi Saifulah Deivita, Yan Delvy Mardvin Siokain Dewi Zuniawati Eli Sabrifha Elok Aqila Febriani Elok Aqila Febriani Eny Susilowati Fadli Fadli Fauzi, Ahmad Zil Ferdiana Azhar Fernandez, Fransisca Debby Christine Fitra Okta Damayanti Fitriani Abdal Fonnie Kuhu Hengky Irawan Heri Saputro Idana, Rindang Farihah Idawati, Candra Ikhlasiah, Marthia Ikko Ambar Noviana Indasah Indasah Indrawati, Iing Yuli Irwandi Irwandi Jamilatus Sholeha Jaya, Adetya Wahyu Dwi Joel Rey Ugsang Acob Joko Prasetyo Joko Sutrisno Joko Sutrisno Joko Sutrisno Kamesyworo, Kamesyworo Katmini Khasanah, Mutiara Khomsiyatin, Binti Ratna Koesnadi Koesnadi, Koesnadi Kurnia Sari, Dhita Kurniati, Ana La Joni Laorani, Aning Larasati, Nindya Cahya Maidelwita, Yani Maria, Iva Jaya Mendieta, Gaiska Mitakda, Esterlina Nafa Zunaidah Fahma Natalia Lisma Br Sembiring Nindya Cahya Larasati Ningsih, Eka Sarofah Nugroho, Budi Sulistiyo Nur Widya Trisnawati Nur Widya Trisnawati Nurhidayati, Wa Ode Nurwijayanti Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Pudyastuti, Rita Rena Puspitasari, Asih Putri, Elvina Triana Ragilia, Sepda Rahmania Ambarika Ratna Wardani Reni Nurhidayah Sabrifha, Eli Sahat Tua Naiboha, Beres Sepda Ragilia Sergio Rodrigues Soares Siti Komariyah Slamet Djoko Sunarko Soares, Sergio Rodrigues Sulasiyah, Siti Surahman Sukron Rosyadi Sutrisno Sutrisno Sutrisno, Vivi Koernia Waty Trisnawati, Nur Widya Trisnawati, Nur Widya Venty Suryanti Wahyuni, Retno Dwi Wawan Kurniawan Weraman, Pius Wiji Astuti Winarningsih, Rahayu Arum Wing Wiryanto Waang Wing Wiryanto Waang Wiwit Azmi Lestari Yadnya, I Dewa Gede Sayang Adi Yammar Yan Deivita Yenny Puspitasari Yohanes Deo Fau Yuli Peristiowati, Yuli Yuly Peristiowati