Claim Missing Document
Check
Articles

Deteksi masalah kesehatan bagi lanjut usia Kelurahan Pakuncen Kecamatan Wirobrajan Desty Ervira Puspaningtyas; Natalia Desy Putriningtyas
Ilmu Gizi Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.649 KB) | DOI: 10.35842/ilgi.v1i1.15

Abstract

Latar Belakang:Lanjut usia (lansia) merupakan golongan umur yang rentan mengalami berbagai permasalahan gizi dan kesehatan, baik status gizi kurang maupun status gizi lebih karena adanya perubahan pola makan. Permasalahan lain yang biasa dialami paralansia adalah hipertensi, hiperurisemia, dan hiperglikemia. Tujuan: Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengetahui persentase kejadian malnutrisi, hipertensi, hiperurisemia, dan hiperglikemia pada lansia. Pengabdian ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lansia untuk melakukan pemeriksaan secara dini dan berkala. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini diawali dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar asam urat dan kadar glukosa darah. Pengukuran berat badan, tinggi badan, dan tekanan darah menggunakan timbangan digital, mikrotoa, dan tensimeter digital.Pemeriksaan darah dilakukan secara cepat menggunakan easy touch.Sasaran pengabdian adalah lansia di RW 07 Kelurahan Pakuncen Kecamatan Wirobrajan Kota Yogyakarta yang berjumlah 48 orang (13 laki-laki dan 35 perempuan). Hasil: Diketahui berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT) secara berurutan adalah 57,84 ± 10,62; 153,23 ± 7,12; dan 24,58 ± 3,96. Data pemeriksaan kesehatan menunjukan tekanan darah sistole, tekanan darah diastole, kadar asam urat dan glukosa adalah 132 (88 – 175); 78 (60 – 109); 6,1 (3,10 – 15,90); dan 112,5 (55 – 261).Persentase obesitas, hipertensi, hiperurisemia, dan hiperglikemia secara berurutan adalah 50%; 35,4%; 47,9%; 16,7%. Kejadian obesitas, hipertensi, dan hiperurisemia lebih tinggi pada perempuan dibanding laki-laki. Kesimpulan: Mayoritas sasaran pengabdian memiliki status gizi obesitas, tekanan darah pre-hipertensi dan hipertensi, normourisemia, dan normoglikemia. 
Pengaruh Pemberian Minuman Kombinasi Sari Kurma (Phoenix dactylifera) dan Garam NaCl terhadap Tekanan Darah dan Lama Periode Pemulihan Denyut Nadi pada Atlet Sepak Bola Efrilia Maulana; Siti Wahyuningsih; Natalia Desy Putriningtyas
Jurnal Gizi Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Gizi UNIMUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.333 KB) | DOI: 10.26714/jg.8.2.2019.59-69

Abstract

The athlete's achievement is related to the athlete's performance in a match. The performance can be seen in blood pressure and pulse. The administration of carbohydrateelectrolyte drinks influenced blood pressure and pulse. Drinks combination of sari dates and NaCl contain carbohydrates and electrolytes which helps to improve the performanceof athletes by delaying fatigue. This research to determine the effect of combination palm juice extracts and NaCl on blood pressure and the period of recovery of the pulse of a soccer athlete. The quasi-experimental cross over study was completed. This research was carried out in the Wates square. Subjects in this study were Hizbul Wathan Wates Football School(SSB) athletes. The subjects received one experimental used 300 ml combination drink of palm juice and NaCl or control drink, namely sugar water after a washout period of six days. Blood pressure measurements were carried out fifteen minutes before exercise and fifteen minutes after exercise, while pulse measurements were carried out fifteen minutesbefore exercise and five minutes, ten minutes, fifteen minutes after exercise. The statistical test used was Shapiro Wilk, Paired t-test and Independent T-test. The results of statistical analysis showed that there was no significant effect on the combination of dates, and NaCl combined with systole and diastolic blood pressure (p> 0.05), and there was a significant effect on the combination of dates palm juice and NaCl on pulse recovery five minutes, ten minutes and fifteen minutes after exercise (p <0.05). There was no significant effect on the combination of date palm juice and NaCl on blood pressure, and there was a significant effect on the combination of dates and NaCl combination drinks on the recovery of pulsefive minutes, ten minutes and fifteen minutes after exercise. Keywords: Dates, NaCl, Soccer, Blood Pressure, Pulse
Hubungan asupan makan dan lingkar pinggang dengan status gizi pada lansia di Panti Wreda Rindang Asih I Natalia Desy Putriningtyas; Wiga Nurlatifa Romadhoni; Adiska Rani Ditya Candra
Darussalam Nutrition Journal Vol 5, No 1 (2021): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v5i1.5043

Abstract

Status gizi merupakan hasil akhir dari keseimbangan antara makanan yang masuk dengan kebutuhan tubuh. Lansia merupakan kelompok rawan gizi yang harus selalu dipantau kondisi status gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan makanan dan lingkar pinggang dengan status gizi pada lansia di Panti Wreda Rindang Asih I. Penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross sectional dan dilaksanakan di Panti Wreda Rindang Asih I pada bulan Agustus 2020. Sampel penelitian menggunakan metode total sampling dan diperoleh 23 responden yang bersedia mengikuti penelitian dan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis statistik menggunakan uji Pearson dan regresi linear dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi memiliki korelasi dengan berat badan, lingkar pinggang, asupan energi, asupan protein, asupan lemak dan asupan karbohidrat (p<0,01). Uji lanjut multivariat menggunakan uji regresi linear menunjukkan bahwa variabel berat badan, lingkar pinggang, asupan energi, asupan lemak dan asupan karbohidrat dapat menjelaskan variasi status gizi sebesar 93,8% pada lansia di Panti Wreda Rindang Asih I. Penelitian ini disimpulkan bahwa status gizi di Panti Wreda Rindang Asih I berkorelasi dengan berat badan, lingkar pinggang, asupan energi, asupan lemak dan asupan karbohidrat.
ANALISIS KANDUNGAN GLUTEN DAN SERAT PADA CHURROS KOMBINASI TEPUNG UBI UNGU DAN TEPUNG BERAS SEBAGAI ALTERNATIF CAMILAN BEBAS GLUTEN Asyifa Adni Maghfira; Natalia Desy Putriningtyas
Jurnal Kesehatan Vol 15, No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v15i2.19843

Abstract

Pendahuluan: anak autisme memiliki masalah pencernaan seperti konstipasi dan sulit untuk mencerna makanan yang mengandung gluten. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui adanya gluten dan serat pangan pada churros kombinasi tepung ubi jalar ungu dan tepung beras dengan dua merek tepung ubi jalar ungu yang berbeda. Metode: penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksperimen laboratorium dan memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu formulasi tepung ubi jalar ungu dan tepung beras yakni 70%:30% dan dua perlakuan yaitu C1 (70% tepung ubi jalar ungu merek A : 30% tepung beras) dan C2 (70% tepung ubi jalar ungu merek B : 30% tepung beras). Pengambilan data diperoleh dari hasil uji kandungan gluten dan serat di laboratorium. Analisis data dilakukan menggunakan analisa univariat. Hasil: hasil uji kandungan gluten pada churros tersebut yakni bernilai negatif. Untuk hasil uji kandungan serat pangan churros yaitu churros dengan kode C1 sebanyak 20,43%, sedangkan untuk C2 sebanyak 13,98%. Simpulan: churros dengan kode C1 dan C2 keduanya tidak mengandung gluten, kemudian untuk uji kandungan serat pangannya churros dengan kode C1 mengandung serat pangan lebih banyak daripada churros dengan kode C2.
FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEJADIAN HIPERTENSI MASYARAKAT PESISIR (STUDI PADA MASYARAKAT WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNG II JEPARA) Silvia Ulin Nafi&#039;; Natalia Desy Putriningtyas
Journal of Nutrition College Vol 12, No 1 (2023): Januari
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v12i1.36230

Abstract

Latar belakang: Telah terjadi peningkatan prevalensi hipertensi pada masyarakat pesisir pantai di Kedung Jepara, pada tahun 2019 sebanyak 3,5%, pada tahuan 2020 sebanyak 4,3%, pada tahun 2021 sebanyak 5,0% masyarakat di wilayah kerja pesisir Kedung Jepara menderita hipertensi.Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat pesisir di wilayah kerja Puskesmas Kedung II.Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Penelitian telah dilakukan pada bulan Juni-Juli 2022 di Wilayah Kerja Puskesmas Kedung II. Teknis pengambilan sampel yang digunakan adalah Quota Sampling dengan responden sebanyak 100 responden penderita hipertensi yang berusia 45-59 tahun yang menderita hipertensi dan pengambilan data meliputi variabel jenis kelamin, obesitas, konsumsn i kopi, kebiasaan merokok,aktivitas fisik, konsumsi makanan laut dan kualitas tidur. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi,dan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square.Hasil: Hasil penelitian didapatkan ada 97,6% responden obesitas dan 98,7% responden yang mengonsumsi makanan laut berlebih mengalami hipertensi serta terdapat hubungan jenis kelamin (p=0,046), obesitas (p<0,001), konsumsi kopi (p=0,037), aktivitas fisik (p<0,001), konsumsi makanan laut (p<0,001), kualitas tidur (p<0,001) dengan kejadian hipertensi pada masyarakat pesisir. Tidak ada hubungan antara kebiasaan merokok (p=0,072) dengan kejadian hipertensi pada masyarakat pesisir.Simpulan: Faktor yang memengaruhi kejadian hipertensi masyarakat pesisir di wilayah kerja Puskesmas Kedung II adalah jenis kelamin, obesitas, konsumsi kopi, aktivitas fisik, konsumsi makanan laut, kualitas tidur sedangkan kebiasaan merokok tidak menjadi faktor risiko kejadian hipertensi. Saran pada penelitian ini adalah perlu adanya peningkatan promosi kesehatan terkait penanganan dan pencegahan hipertensi kepada masyarakat pesisir.
Program Edukasi Kesehatan dan Gizi Dalam Tata Kelola Hipertensi pada Lansia di Kecamatan Gunungpati Semarang Natalia Desy Putriningtyas; Widya Hary Cahyati; Galuh Nita Prameswari; Latifah Rachmawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i4.8830

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan faktor risiko penyakit kardiovascular. Prevalensi hipertensi banyak ditemukan pada lansia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi program edukasi kesehatan dan gizi yang berkaitan dengan tata kelola hipertensi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan penyuluhan, pemberdayaan sekaligus pendampingan dan pelatihan. Mitra pengabdian kepada masyarakat adalah para kader kesehatan dan para lansia di kecamatan Gunungpati Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan yang dilakukan terhadap kader kesehatan memberikan peningkatan pengetahuan berkaitan dengan pengolahan pangan lokal yang dapat dijadikan makanan bagi para lansia penderita hipertensi. Para lansia yang memiliki hipertensi juga memiliki kesadaran dan kemampuan secara mandiri dalam mengelola Kesehatan sendiri melalui berbagai kegiatan. Monitoring dan evaluasi yang dilakukan bersama dengan petugas Kesehatan dapat menjadi penjamin keberlangsungan program. Kata Kunci: Edukasi, Gizi, Hipertensi, Lansia  ABSTRACT Hypertension is a major risk factor for cardiovascular disease. A high prevalence of hypertension is found in elderly. It is necessary to identity program in elderly for optimal therapy management. The method of community service activities uses counselling, empowerment as well as mentoring and training. Community service partners are health cadres and the elderly in the Gunungpati, Semarang. The results of the activity showed that the empowerment carried out for health cadres provide an increase in knowledge related to local food processing which can be used as food for elderly people with hypertension. The elderly who have hypertension also have awareness and ability to independently manage their own health through various activities. Monitoring and evaluation carried out together with health workers can guarantee the sustainability of the program. Keywords: Education, Nutrition, Hipertension, Elderly
Correlation of Knowledge and Attitude of Food Handlers with The Implementation of Sanitation Hygienen in Enthong Mas Catering Shafa Kamila Rivani; Natalia Desy Putriningtyas
Darussalam Nutrition Journal Vol. 7 No. 1 (2023): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v7i1.9586

Abstract

Background: food is a basic need every day for humans to survive on this earth. However, there are still extraordinary incidents of food poisoning caused by the application of poor hygiene and sanitation by food handlers. The Province of the Special Region of Yogyakarta ranks 11th as the province with the most cases of Extraordinary Food Poisoning (KLB KP) in Indonesia in 2021. Objective: analyze the relationship between the knowledge and attitudes of food handlers and the application of sanitary hygiene in Enthong Mas Catering. Method: quantitative study with a cross-sectional design. The sampling technique used total sampling 22 food handlers in the kitchen of Enthong Mas Catering and the dining room of the STPN Yogyakarta dormitory. The instrument in this study was a questionnaire. Data were analyzed by Fisher's test. Results: food handlers who are classified as having good knowledge (59.09%) and good attitudes (54.54%) dominate more than those who do not. Based on the Fisher test, that p-value = 0.011 <0.05, which means that there is a significant relationship between knowledge and the application of sanitary hygiene. Based on the Fisher test, that p-value = 0.004 <0.05, which means that there is a significant relationship between attitudes and the application of sanitary hygiene. Conclusion: there is a significant relationship between the knowledge and attitudes of food handlers and the application of sanitary hygiene. Age, education, and working period of food handlers have no effect on the application of sanitary hygiene. Key words : attitude, food handlers, knowledge, sanitation  
Modifikasi Makanan Enteral Tinggi Asam Amino Essensial Natalia Desy Putriningtyas; Listiyani Eka Tyastuti; Sri Purwaningsih
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2023.7.1.11759

Abstract

This study aims to produce enteral formulations with good taste, proper texture, osmolality, and nutritional value suitable for cancer patients. This study used an experimental design. The preparation of enteral formula was carried out at the Nutrition Laboratory of the Department of Public Health Sciences, Universitas Negeri Semarang, followed by proximate testing at the Food Technology Laboratory of Soegijapranata Catholic University. The sensory test was conducted at a hospital nutrition installation in Semarang city. The panelists in this study were a group of trained panelists totaling 24 nutritionists in the hospital. Statistical analysis uses descriptive analysis by describing organoleptic test data based on the percentage of hedonic level. The results showed that 18 people (75%) liked the color of the product; 13 people (54.2%) liked the taste; 21 people (87.5%) liked the aroma; and the texture of the enteral formula produced was liked by 16 people (66.7%). The resulting enteral formula has an energy content of 1199.8 kcal; protein 161.2 grams; fat 4.8 grams; carbohydrates 107.8 grams; branch chain amino acid (BCAA) 36.8 grams per 1000 ml. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan formulasi makanan enteral dengan rasa enak, tekstur tepat, osmolalitas dan nilai gizi sesuai bagi penderita kanker. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental. Pembuatan formula enteral dilaksanakan di Laboratorium Gizi Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang. Uji proksimat dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pangan Universitas Katholik Soegijapranata. Uji sensori dilakukan di instalasi gizi rumah sakit wilayah kota Semarang. Panelis pada penelitian ini adalah kelompok panelis terlatih sejumlah 24 ahli gizi di rumah sakit. Analisis statistik menggunakan analisis deskriptif dengan memaparkan data uji organoleptik berdasarkan persentase tingkat hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 18 orang (75%) menyukai warna produk yang dihasilkan, 13 orang (54,2%) menyukai rasa, 21 orang (87,5%) menyukai aroma dan tekstur formula enteral yang dihasilkan disukai oleh 16 orang (66,7%). Formula enteral yang dihasilkan memiliki kandungan energi 1199,8 kkal, protein 161,2 gram, lemak 4,8 gram, karbohidrat 107,8 gram, asam amino rantai cabang (BCAA) 36,8 gram setiap 1000 ml.
Pendampingan Pembuatan Kudapan Berbahan Tepung Bonggol Pisang di Kelurahan Patemon Gunungpati Semarang Natalia Desy Putriningtyas; Widya Hary Cahyati; Efa Nugroho
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.11539

Abstract

ABSTRAK Anak akan mampu mengembangkan potensi maksimalnya apabila didukung dengan gizi yang baik. Masalah gizi pada anak adalah pendek, underweight, obesitas dan anemia. Kudapan sehat menjadi salah satu asupan yang mampu memberikan kontribusi untuk gizi anak. Bonggol pisang memiliki potensi sebagai bahan pembuatan kudapan sehat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan dan edukasi gizi yang berkaitan dengan kudapan sehat berbahan bonggol pisang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan pendampingan, pelatihan dan edukasi gizi. Mitra pengabdian kepada masyarakat adalah ibu rumah tangga kelurahan Patemon kecamatan Gunungpati Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan dan edukasi gizi yang dilakukan terhadap ibu rumah tangga memberikan peningkatan pengetahuan berkaitan dengan pemilihan kudapan sehat dan proses pengolahan bonggol pisang menjadi tepung sehingga mampu diolah menjadi kudapan sehat bagi anak. Hasil pengabdian ini juga menunjukkan bahwa perlu adanya monitoring dan evaluasi dari stakeholder sebagai penjamin keberlangsungan program penyediaan kudapan sehat anak. Pengabdian ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga dalam memanfaatkan potensi pangan lokal. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan para Ibu rumah tangga kelurahan Patemon kecamatan Gunungpati kota Semarang yang berkaitan dengan pemilihan kudapan sehat pada anak yang berbasis pangan lokal. Kata Kunci: Anak, Bonggol Pisang, Edukasi, Gizi  ABSTRACT Children will be able to develop their full potential if supported by good nutrition. Nutritional problems in children are shortness, underweight, obesity and anaemia. Healthy snacks are one intake that can contribute to child nutrition. Banana pseudostem has potential as an ingredient for making healthy snacks. This community service activity aims to provide assistance and nutrition education related to healthy snacks made from banana pseudostem. The method of implementing community service activities uses mentoring, training and nutrition education. The community service partners are housewives in Patemon village, Gunungpati sub-district, Semarang. The results showed that the mentoring and nutrition education activities carried out for housewives provided an increase in knowledge related to the selection of healthy snacks and the process of processing banana pith into flour so that it can be processed into healthy snacks for children. The results of this service also show that there is a need for monitoring and evaluation from stakeholders to ensure the sustainability of the programme to provide healthy snacks for children. This service is also expected to increase the capacity of housewives in utilising local food potential. The conclusion of this service activity is that there is an increase in the knowledge of housewives in Patemon village, Gunungpati sub-district, Semarang city, related to the selection of healthy snacks for children based on local food.  Keywords: Children, Banana Hump, Education, Nutrition
Sosialisasi Higiene dan Sanitasi Penjamah Makanan di KB/TK Alam Jungle School Semarang Natalia Desy Putriningtyas; Yanesti Nuravianda Lestari; Latifah Rachmawati; Widya Hary Cahyati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.12249

Abstract

ABSTRAK Penyelenggaran makanan menjadi salah satu hal penting bagi institusi pendidikan yang turut dilengkapi dengan fasilitas penitipan anak. Kejadian kontaminasi makanan bahkan berujung pada keracunan pangan dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan penerapan higiene sanitasi para penjamah makanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi higiene dan sanitasi yang berkaitan dengan keamanan pangan sekaligus kudapan sehat dan aman bagi anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan sosialisasi, pendampingan dan edukasi gizi. Mitra pengabdian kepada masyarakat adalah para penjamah makanan di KB/TK Alam Jungle School Semarang, Sekaran kecamatan Gunungpati Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi gizi yang dilakukan terhadap penjamah makanan mampu meningkatkan pengetahuan yang berkaitan dengan higiene dan sanitasi makanan serta peningkatan pemahaman mengenai kudapan sehat dan aman bagi anak usia dini. Hasil pengabdian ini juga menunjukkan bahwa perlu adanya monitoring dan evaluasi dari stakeholder sebagai penjamin keberlangsungan program keamanan pangan di lingkungan sarana pendidikan. Pengabdian ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas para penjamah makanan mengenai keamanan pangan dan personal higiene. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan para penjamah makanan di KB/TK Alam Jungle School Semarang, Sekaran kecamatan Gunungpati Semarang yang berkaitan dengan higiene dan sanitasi makanan pada penyelenggaraan makan. Kata Kunci: Higiene, Keamanan Pangan, Pengetahuan, Penjamah Makanan, Sanitasi  ABSTRACT Food preparation is one of the important things for educational institutions that are also equipped with childcare facilities. The incidence of food contamination and even food poisoning can be caused by the lack of knowledge and application of hygiene and sanitation by food handlers. This service activity aims to socialize hygiene and sanitation related to food safety as well as healthy and safe snacks for early childhood. The method of implementing community service activities uses socialization, mentoring, and nutrition education. The community service partners are food handlers at KB/TK Alam Jungle School Semarang, Sekaran, and Gunungpati Semarang. The results of the activity showed that the socialization and nutrition education activities carried out for food handlers were able to increase knowledge related to food hygiene and sanitation and increase understanding of healthy and safe snacks for early childhood. The results of this service also show that there is a need for monitoring and evaluation from stakeholders to ensure the sustainability of food safety programs in educational facilities. This service is also expected to increase the capacity of food handlers regarding food safety and personal hygiene. The conclusion of this service activity is that there is an increase in the knowledge of food handlers at KB / TK Alam Jungle School Semarang, Sekaran, Gunungpati Semarang sub-district related to food safety and personal hygiene. Keywords: Higiene, Food Safety, Knowledge, Food-Handlers, Sanitation
Co-Authors Adi S Aeni, Syifa affandi, mustafa daru Agus Wijanarka Agus Wijanarka, Agus Akbariandi, Robby Al Kautsar, Nikmatul Ilma Aldias Bahatmaka Alia Azmi Amelia Fitra Khasanah Annisa Pramitasari Annisa Rahmawati Ari Tri Astuti, Ari Tri Asyifa Adni Maghfira Azizan, Azliyana Bogy Febriatmoko Cahyo Yuwono Candra, Adiska Rani Ditya Desty Ervira Puspaningtyas Efa Nugroho Efrilia Maulana Farida, Eko Fathurrahman Prasetyo Fernando, G. S.N. Fitrah, Fadlilah Naila Galuh Nita Prameswari Haqiqi Salman Hary, Widya Heni Maulidah Hilmy Aliriad Ihsani, Sri Indah Ika Mustika Dewi Inayah Anggraini Nanda Pramesti Indrasti, Oktaviani Dwi Indrayana, Sofyan Intan Permatasari Irwan Irwan Istiada, Ayu Iyyah, Isra Jayaputra, Vitta Maitri Budhi Jumirah, Yasinta Kartika Nugraheni Khairunnisa, Salwa Kusuma, Refani Alycia Latifah Rachmawati Lestari, Yanesti Nur Avianda Listiyani Eka Tyastuti M. Bakhtiar Subardi Made Bang Redy Utama Mardiana Mardiana Mariza, Maya Maulidah, Heni Maylvie Merzistya, Aufiena Nur Ayu Mohamad Shaifuddin, Siti Norashikin Muflikhah, Zuyyinatun Na'imah, Fitriyatun Nisa, Alfiana Ainun Nur Dina Amalina Nur Siyam Nurharsono, Tri Nurkhofifah, Sri Wahyu Oktaviani, Dita Oktia Woro Kasmini Handayani Paldy, Paldy Pramesti, Cahya Pramitha Sari Pranindita, Salsabila Kinaya Putri, Emilda Yulia Rachmawati, Latifah Raden Jaka Sarwadhamana Raha, Anastasia Servia Rahma, Siti Nur Raina Khairana Denando Rizal Fauzi Romadhoni, Wiga Nurlatifa Rr. Sri Ratna Rahayu Safina Azzahra Sari, Emi Yela Utami Shafa Kamila Rivani Silvia Ulin Nafi&#039; Sina Dwi Rahayu Siti Harnina Bintari Siti Nurunniyah Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Sri Purwaningsih Suharyo - Syamsudin, Fajar Tandiyo Rahayu Tiawati, Sulis Wara Dyah Pita Rengga WH, Annisa Widya Hary Cahyati Wiranto Wiranto Wulandari, Desi Lestari Yuliaji Siswanto