Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengendalian Mutu Beton pada Proyek Rumah Susun PIK Pulo Gadung dengan Metode Statistical Quality Control Setiadi, Moch Sofyan; Usman, Kristianto; Sebayang, Surya; Kustiani, Ika
Journal of Sustainable Construction Vol 3 No 2 (2024): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v3i2.7218

Abstract

Pertumbuhan penduduk terjadi begitu pesat sehingga menyebabkan permasalahan lahan perumahan. Rumah susun menjadi solusi hunian vertikal dengan memanfaatkan lahan secara efektif dan efisien, sesuai dengan SDGs (Sustainable Development Goals) nomor 11 yaitu menjadikan kota dan pemukiman inklusif, aman, berketahanan dan berkelanjutan. Sehingga diperlukan pengawasan agar kualitasnya terjaga. Tujuan penelitian adalah mengetahui kesesuaian mutu beton dari pelat, balok, kolom menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) serta faktor yang menyebabkan mutu beton sesuai/tidak dengan rencana. Pengendalian mutu dilakukan dengan pengujian kuat tekan. Hasil pengujian dianalisis dengan SQC. Dari analisis diperoleh hasil mutu beton dari pelat, balok, kolom memenuhi mutu rencana. Berdasarkan X-chart untuk pelat dan balok sesuai target 43,75%, dibawah target 25%%, keluar UCL 18,75%, keluar LCL 12,5%. Kolom fc’ 40 MPa sesuai target 63,64%, dibawah target 9,09%, keluar UCL 9,09%, keluar LCL 18,18%. Kolom Fc’ 30 MPa sesuai target 40%, dibawah target 20%, keluar UCL 20%, keluar LCL 20%. Berdasarkan R-chart untuk pelat dan balok sesuai target 43,75%, dibawah target 56,25%. Kolom fc’ 40 MPa sesuai target 45,45%, dibawah target 54,55%. Kesimpulannya berdasarkan X-chart memenuhi rencana, tetapi prosesnya tidak stabil. Berdasarkan R-chart prosesnya stabil dan terkendali. Besarnya variabilitas beton diindikasikan karena faktor air semen, curing dan kualitas pelaksanaan kurang sempurna.
The Evaluation of Low-Cost Apartment Building Lampung University (Rusunawa Building) Using Greenship Rating Tools for Existing Buildings Widyawati, Ratna; Kustiani, Ika; Isneini, M; Girinandi, I; Aminudin, KM; Surahman, R; Aini , N; Mardhotillah , AN
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v6i2.171

Abstract

The assessment of the green building at the Rusunawa Lampung University was conducted using the Greenship Rating Tools for Existing Building Version 1.1. Measurements were carried out to examine the overall sub-criteria of each greenship assessment category. The greenship rating tools for existing buildings version 1.1 are quite complex, as there are 6 (six) feasibility tests and sub-criteria. Based on field measurements and analysis of the green building assessment criteria using the greenship existing building rating tools version 1.1 at the Rusunawa Lampung University, as there used rating score of 17 points. The final result, the Rusunawa Building Lampung University does not have a rating for the Green Building criteria. To achieve a minimum bronze rating, and an assessment of the greenship assessment categories, the parties felt necessary to obtain recommendations for the improvements according to the assessment matrix that can enhance the Green Building rating for Rusunawa Lampung University.
An Assessment on Green Campus Rating of the University of Lampung Main Campus Kustiani, Ika; Matemba, Esther Elly; Widyawati, Ratna; Putra, Rahmad Syah
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v6i2.203

Abstract

Currently, people perceive higher education as an industry that operates within a specific area. Therefore, the concept of a green campus or eco-campus can be linked to the concept of a green neighborhood. The aim of carrying out this assessment is to determine the performance of the Gedong Meneng Campus of the University of Lampung based on the Greenship Neighborhood Rating Tool criteria from the Green Building Council Indonesia (GBCI). The research data was obtained primarily based on observations, along with secondary data in the form of formal documents such as the campus master plan and several other documents. Based on the assessment result, despite the fact that the campus has implemented principles of the sustainable green neighborhood concept, it has not been able to obtain even the lowest rank of Greenship Neighborhood. With a score of 38 out of a total of 117 points, or 34.48%, it is only a small difference to achieve a bronze rank. The assessment results led to the formulation of a set of cost-free management solutions aimed at transforming the campus area into a green campus neighborhood. By improving community welfare, movement, and connectivity, as well as land ecology criteria, it is expected that the score would increase by 22 points, resulting in a Silver Rank that can be achieved.
Partisipasi Masyarakat Dan Kinerja Pengelola Terhadap Kualitas Pelayanan Penyediaan Sarana Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan Mustika, A; Kustiani, Ika
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v5n2.141

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh partisipasi masyarakat dan kinerja pengelola terhadap kualitas pelayanan Penyediaan Sarana Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) merupakan salah satu program andalan nasional (Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah) untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi layak debgan perdekatan berbasis masyarakat. Program Pamsimas I yang dimulai pada tahun 2008 sampai dengan Tahun 2012 dan Pamsimas II dari Tahun 2013 sampai dengan Tahun 2015 telah berhasil meningkatkan jumlah warga miskin perdesaan dan pinggiran kota yang dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi salah satunya Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan mempunyai luas 1.199,5 Ha dan terdiri dari 9 dusun dengan jumlah penduduk desa Kelawi terdiri dari 3.687 jiwa. Topografi desa Kelawi merupakan daerah berbatu dan kapur dan berbatasan langsung dengan Selat Sunda sehingga cadangan air tanah sangat minim. Hal ini menyebabkan desa Kelawi rawan kekurangan air bersih. Pada tahun 2016 akses air minum layak di desa Kelawi hanya mencapai 61,21 % dan akses jamban sehat hanya 35,88 %. Saat itu masyarakat desa Kelawi menggunakan sumber air baku dari sumur gali, sumur bor, dan sungai.
Peningkatan Kapasitas Mitigasi Bencana Tsunami Melalui Program Perawatan Terumbu Karang Buatan di Desa Kunjir, Kabupaten Lampung Selatan Kusuma, Anma Hari; Siregar, Amril Ma’ruf; Arifaini, Nur; Kustiani, Ika
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i2.9724

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan posisi tempat bertemunya tiga lempeng tektonik dunia sehingga sebagai tempat berkumpulnya berbagai macam bencana. Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam, non-alam dan kelalaian manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Tsunami adalah salah satu jenis dari bencana tersebut. Tsunami adalah gelombang laut besar yang ditimbulkan oleh gempa bumi di dasar laut karena adanya subduksi lempeng, pergerakan patahan, letusan gunung berapi dasar laut. Desa Kunjir adalah salah satu desa yang ada di Kabupaten Lampung Selatan yang terkena dampak bencana tsunami. Meskipun Desa Kunjir memiliki potensi yang besar terhadap bencana tsunami tetapi rencana mitigasi terhadap ancaman bencana tsunami yang dimiliki oleh masyarakat desa masih sangatlah minim, Mitigasi dapat berupa pembuatan terumbu karang buatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Pelaksanaan kegiatan transplantasi dilakukan melalui dua tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi.  Berdasarakan kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan kelompok mitra dalam penerapan teknologi terumbu buatan dan adanya peningkatan pengetahuan mengenai perawatan terumbu karang.
Analisis Tingkat Risiko Penyebab Rel Patah pada Jalur Kereta Api Wilayah Divre IV Tanjung Karang Nur Anggita Putri, Viola; Usman, Kristianto; Kustiani, Ika; Siregar, Amril Ma’ruf
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 9 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.9.2.283-292

Abstract

The increase in the volume of passengers and goods in rail transportation in Indonesia has an impact on the condition of railway infrastructure, especially railway infrastructure. The main focus of this condition is the risk of rail damage, especially broken rails. So a holistic assessment approach is needed to identify the root causes and formulate appropriate treatment and improvement strategies. The aim of the research is to identify the factors causing the rail to break and analyze the causes. This research uses a risk level value analysis method by multiplying the results of probability and impact, thus producing a risk value. Risk variables such as extreme rain events, expansion in the alignment area, and mud pumping are high level risks. This is followed by medium, low and very low risks, according to the classification of each risk variable analyzed. Therefore, the priority scale for handling broken rail repairs is grouped based on the risk level value starting from the highest risk to the lowest risk. The conclusion is that risk variables such as extreme rain produce a risk value of IDR 296,881,200 with a probability value of 0.99% and an impact of IDR 29,988,000,000, expansion in the straight area produces a risk value of IDR 376,992,000 with a probability value of 1.10% and impact IDR 34,272,000,000, and mud pumping produces a risk value of IDR 394,128,000 with a probability value of 1.15% and impact IDR 34,272,000,000, these three risk variables are classified as high risk.
Analisis Pengendalian Mutu Beton pada Proyek Rumah Susun PIK Pulo Gadung dengan Metode Statistical Quality Control Setiadi, Moch Sofyan; Usman, Kristianto; Sebayang, Surya; Kustiani, Ika
Journal of Sustainable Construction Vol 3 No 2 (2024): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v3i2.7218

Abstract

Pertumbuhan penduduk terjadi begitu pesat sehingga menyebabkan permasalahan lahan perumahan. Rumah susun menjadi solusi hunian vertikal dengan memanfaatkan lahan secara efektif dan efisien, sesuai dengan SDGs (Sustainable Development Goals) nomor 11 yaitu menjadikan kota dan pemukiman inklusif, aman, berketahanan dan berkelanjutan. Sehingga diperlukan pengawasan agar kualitasnya terjaga. Tujuan penelitian adalah mengetahui kesesuaian mutu beton dari pelat, balok, kolom menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) serta faktor yang menyebabkan mutu beton sesuai/tidak dengan rencana. Pengendalian mutu dilakukan dengan pengujian kuat tekan. Hasil pengujian dianalisis dengan SQC. Dari analisis diperoleh hasil mutu beton dari pelat, balok, kolom memenuhi mutu rencana. Berdasarkan X-chart untuk pelat dan balok sesuai target 43,75%, dibawah target 25%%, keluar UCL 18,75%, keluar LCL 12,5%. Kolom fc’ 40 MPa sesuai target 63,64%, dibawah target 9,09%, keluar UCL 9,09%, keluar LCL 18,18%. Kolom Fc’ 30 MPa sesuai target 40%, dibawah target 20%, keluar UCL 20%, keluar LCL 20%. Berdasarkan R-chart untuk pelat dan balok sesuai target 43,75%, dibawah target 56,25%. Kolom fc’ 40 MPa sesuai target 45,45%, dibawah target 54,55%. Kesimpulannya berdasarkan X-chart memenuhi rencana, tetapi prosesnya tidak stabil. Berdasarkan R-chart prosesnya stabil dan terkendali. Besarnya variabilitas beton diindikasikan karena faktor air semen, curing dan kualitas pelaksanaan kurang sempurna.
Pengaruh Pemilihan Alat (Penggunaan Bulldozer) Untuk Meningkatkan Efektivitas Dalam Pekerjaan Galian Tanah Pembangunan Jalan Tebing Cipai Kecamatan Kisam Tinggi Tahun 2015 Rahmansyah, Arif; Kustiani, Ika; Wardono, Herry
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.404

Abstract

Pekerjaan galian tanah mencakup penggalian, penanganan, pembuangan atau penumpukan tanah atau batu atau bahan lain dari jalan atau sekitarnya yang diperlukan untuk penyelesaian dari pekerjaan Pembangunan Jalan Tebing Cipai Kecamatan Kisam Tinggi. Bulldozer adalah alat yang menggunakan traktor sebagai penggerak utamanya, alat ini sebenarnya traktor yang dilengkapi dengan pelengkap dozer/dozer attachment yaitu berupa blade (pisau). Bulldozer merupakan salah satu jenis dozer yang mempunyai kemampuan untuk mendorong ke muka, bladenya tegak lurus pada arah gerak maju, jenis lain adalah angle dozer, dimana bladenya dapat diatur miring sampai ±25º dari kedudukan lurus (Kusrin, 2008). Bulldozer tipe D65 merk caterpillar digunakan dalam paket Pembangunan Jalan Tebing Cipai Kecamatan Kisam Tinggi. Pemilihan bulldozer dalam melaksanakan pekerjaan galian tanah pada konstruksi Pembangunan Jalan Tebing Cipai Kecamatan Kisam Tinggi dapat lebih menghemat biaya. Dalam hal waktu pelaksanaan juga dapat lebih cepat, mengingat lokasi merupakan daerah dengan intensitas curah hujan yang tinggi jadi pelaksanaan pekerjaan galian tanah harus efektif dan efisien tetapi tetap mengedepankan mutu serta kualitas hasil praktek konstruksi.
KONSEP PENATAAN DESAIN TAMAN KOTA DALAM PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA SEKAYU Ariesanthy, Yenni; Widyawati, Ratna; Kustiani, Ika
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.552

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) perkotaan adalah bagian dari ruang-ruang terbuka (open spaces) suatu wilayah perkotaan yang diisi oleh tumbuhan, tanaman dan vegetasi (endemik maupun introduksi) guna mendukung manfaat ekologis, sosial-budaya dan arsitektural yang dapat memberikan manfaat ekonomi (kesejahteraan) bagi masyarakatnya.Kawasan perkotaaan Kota Sekayu memiliki luas 264,6 Ha, yang meliputi sebagian Kelurahan Kayu Ara, Serasan Jaya, Soak Baru, dan Balai Agung ( sumber : RDTR Kota Sekayu 2005) , artinya kota Sekayu memerlukan RTH minimal 20 persen dari luas total wilayah kota yaitu 52,96 Ha sedangkan luas total RTH kota Sekayu yang sudah terbangun adalah +- 11,52 Ha.Menurut Rancangan RTRW Kabupaten Musi Banyuasin 2013 Pengembangan dan Pemanfaatan lahan untuk RTH khususnya di Kota Sekayu diperuntukan untuk Pemenuhan Kebutuhan akan areal rekreasi sebagai tempat interaksi masyarakat dikombinasikan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Lingkungan karena Pemerintah Daerah Musi Banyuasin diberi tanggung jawab oleh Pemerintah Pusat untuk melaksanakan program local action plan atau rencana aksi kota sehat (RAKS) dengan kualitas lingkungan yang baik.Salah satu untuk mewujudkan hal tersebut perlu dibangun suatu Taman kota sebagai bagian dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota yang memenuhi fungsi dari proteksi, rekreasi, estetika dan Fungsi sosial budaya lainnya .Taman Kota dapat dimanfaatkan penduduk untuk melakukan berbagai kegiatan sosial pada satu kota atau bagian wilayah kota. Taman ini dapat berbentuk sebagai lapangan hijau, yang dilengkapi dengan fasilitas rekreasi, taman bermain anak, taman bunga, taman khusus untuk lansia, fasilitas olah raga terbatas yang semua fasiltas terbuka untuk umum.
Infrastruktur Terpadu antar Sektor untuk Mendukung Pengembangan Wilayah Kabupaten Pringsewu Purmawan, Hari; Kustiani, Ika; Sarkowi
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.556

Abstract

Pembangunan akan terkait dengan hampir semua dimensi kehidupan masyarakat. Karena itu, pembangunan harus dapat menjadikan pemenuhan kebutuhan masyarakat sebagai sasaran yang harus dicapai. Salah satu sasaran dalam pembangunan adalah pengembangan wilayah yang dapat didefinisikan sebagai suatu rangkaian upaya untuk mewujudkan keterpaduan dalam penggunaan berbagai sumber daya, merekatkan dan menyeimbangkan pembangunan nasional dan kesatuan wilayah nasional, meningkatkan keserasian antar-kawasan, keterpaduan antar sektor pembangunan melalui proses penataan ruang dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Salah satu strategi pembangunan yang digunakan untuk mengatasi masalah ketimpangan antar-wilayah adalah strategi keterkaitan (linkages) antar-wilayah. Pembangunan infrastruktur diarahkan juga untuk mendukung pengurangan disparitas antar wilayah (perkotaan, pedesaan dan perbatasan), juga untuk pengurangan urbanisasi, peningkatan pemenuhan kebutuhan dasar, serta peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat yang pada akhirnya untuk menjaga stabilitas dan kesatuan nasional. Oleh karena itu pembangunan infrastruktur perlu berlandaskan pada pendekatan pengembangan wilayah secara terpadu oleh seluruh sektor yang bertitik tolak dari sebuah rencana yang sinergi dan mengacu kepada aktivitas ekonomi, sosial, keberlanjutan lingkungan hidup, potensi wilayah dan kearifan lokal, dan rencana tata ruang wilayah.
Co-Authors Abdi Kemal Damanta Adhi, Santoso Waskito Aftortu, Muhammad Rizqika Ahmad Ega Wira Tama Ahmad Farid Effendy Ahmad Herison Ahmad Zakaria Aini , N Aleksander Purba Ambarwati, Anissa Putri Aminudin, KM Amrif Ma'ruf Siregar Amril Ma'aruf Siregar Amril Ma'ruf Siregar Amril Ma'ruf Siregar Amril Ma'ruf Siregar amril maruf siregar Amril Maruf Siregar Amril Ma’ruf Siregar Amril Ma’ruf Siregar amril siregar Anastasia Florensia Mela Andius Dasaputra Andri Abyan Nabila Anissa Putri Ambarwati Anita Christiani Sianturi Anma Hari Kusuma, Anma Hari Ariesanthy, Yenni Ariotomo, Yusuf Armijon Armijon Arneta Pratiwi Adipaty Ayu Komalasari Dewi ayuma milen Bambang Utoyo S Basuki Murdoko Basuki, Muji Bertarina Chatarina Niken Dwsbu Cicih Daniasri Damanta, Abdi Kemal Deddy Irwansyah Deddy Sanjaya Dewansyah, Ismawan Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dimas, Muhammad Seriz Diwantari, Windy Putri Dody Fasola Dwi Agus Saputra Eduwin Eko Franjaya Efriana, Fita Elsa Permata Gusti Emmi Desniati Desniati Endro Prasetyo Wahono Fanhar, Maulyda Nur Annisa Febrina, Rina Fikri Alami Fikri Alami Fita Efriana Friskilla, Isabel Gigih Forda Nama Girinandi, I Hairudin Hasri, Marsa Murbawangi Helmy Fitriawan Hermida, Lilis Herry Wardono Ikarini Widayati Ike Novita Sari Inten Monaliza Irza Sukmana Isneini, M Junaidi, Tas'an Karunia, Meutia Nadia komang rania Kristianto Usman Lusmeilia Afriani M. Harun Mardhotillah, Nur Anisa MARDIANA Marsa Murbawangi Hasri Masdar Helmi Matemba, Esther Elly Maulyda Nur Annisa Fanhar Meutia Nadia Karunia milen, ayuma Mirnanda Cambodia Mohd Harizalsyah Muh Sarkowi Muhammad Abdillah Sjaheru Muhammad Mifdhal Arraafi Muhammad Rizqika Aftortu Muhammad Seriz Dimas Mustika, A Nabila, Andri Abyan Napoli Situmorang Nur Anggita Putri, Viola Nur Arifaini Nur Arifaini nur syahidah aini Nur ‘Azah Ofik Taufiq Purwadi Pandi Aditiya Panji Kurniawan Persada, Citra Phambudi, Guritno Bagus Pipit Komala Dewi Pratama, Arisky Dwi Purba, A Purmawan, Hari Purwadi, Ofik Taufiq Rahayu Sulistyorini Rahmad Syah Putra Rahmansyah, Arif Ratna Widyawati Rindiani, Rahma Indah Ruslie, Lielianie Pratiwi Sanjaya, Deddy Santoso, Arief Adkha Sari Anton Sari, Putri Fitria Sarkowi Sarkowi, M Sarkowi, Muhammad Sarkowi, Sarkowi Setiadi, Moch Sofyan Sianturi, Anita Christiani Siregar, Amril Siregar, Amril Ma'aruf Siregar, Amril Ma'ruf siregar, amril maruf Siregar, Amril Ma’ruf Siti Anisah Siti Anugrah Mulya Putri Ofrial Situmorang, Napoli Sri Waluyo Sri Waluyo Srianti, Ririn Suci Lestari Suharno Suharno Suharno Sukmaningrum, Febriana Melati Surahman, R Surya Sebayang Syahputra, Reyzanza Anandio Tjetjeng Sofjan Surjana Utami , Venie Putriyana Widyawati, R windy putri diwantari Wira Tama, Ahmad Ega Wisman, Mira wisnu andika jaya Yusuf Ariotomo