Claim Missing Document
Check
Articles

Ketebalan Konstruksi Perkerasan Berdasarkan Kuat Geser Izin Tanah (Studi Kasus : Ruas Jalan Kresnowidodo-Kresnowidodo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran) Sari Anton; Ika Kustiani; Sri Waluyo
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.1
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i1.374

Abstract

Perkembangan sosial ekonomi sebagai akibat dari pembangunan telah membawa perubahan kondisi angkutan barang baik berupa peningkatan volume maupun berat barang yang harus diangkut serta tuntutan biaya angkutan barang yang lebih rendah khususnya yang berkaitan dengan kegiatan eksport dan import. Maka harus diperlukan untuk melakukan Pekerjaan Pembangunan/Peningkatan Ruas Jalan guna meningkatkan kemampuan jalan dan jembatan yang strategis. Ruas jalan Kresnowidodo-Kresnowidodo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung adalah salah satu ruas jalan yang menjadi jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Pesawaran dengan Kabupaten Pringsewu, ruas jalan tersebut dijadikan jalan alternatif, yang digunakan oleh masyarakat dan dilintasi oleh kendaraan umum yang mengangkut hasil bumi ataupun kegiatan lainnya. Penilitian ini menggunakan metode gabungan antara metode observasi (pengamatan), pengumpulan foto dokumentasi dan mengambil detail ukuran Panjang jalan dan lebar jalan. Maka metode observasi dilakukan untuk mengamati dan mengetahui secara langsung objek penelitian di lokasi tersebut maka dengan ini tujuan pengambilan data primer dan data sekunder agar dapat mengetahui kondisi fisik keadaan di lokasi penelitian. Yang didapatkan saat observasi di lapangan maka diketahui panjang ruas jalan Kresnowidodo-Kresnowidodo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung 1.970 meter, sedangkan lebar existing 3.50 meter dengan keadaan penutup permukaan hotmix rusak berat. Untuk lalu lintas pada ruas tersebut tergolong sedang, dimana nilai dari koefisien kejutnya 1,25, klasifikasi tanah dasar didapatkan kontur tanah yang efisien/baik karena jenis tanah di lokasi tersebut pasir berbatu dengan itu nilai kuat geser tanah yang diizinkan adalah 2,75 (kN/M2). Dan hampir rata-rata beban yang dibawah oleh kendaraan berat sekitar ± 2 s/d 4 ton, kelas jalan yaitu kelas III. Dimana untuk ketebalan konstruksi jalan di ruas jalan Kresnowidodo-Kresnowidodo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung adalah 0,50 cm. Keadaan tersebut dilihat dari kapasitas beban kendaraan yang melintasi di jalan tersebut.
Desain Taman Pepadun Rajabasa Berbasis Pocket Park Dengan Motif Budaya Lampung Eduwin Eko Franjaya; Ika Kustiani; Panji Kurniawan
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.1
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i1.381

Abstract

Pembangunan infrastruktur saat ini belum banyak menyasar infrastruktur berbasis lingkungan, salah satunya taman sebagai bagian dari Ruang Terbuka Hijau (RTH). Bahkan, luasan RTH berkurang dari tahun ke tahun. Dalam rentang 2009-2012 saja terdapat penurunan 304,21 ha pada lahan RTH di Kota Bandar Lampung. Padahal, keberadaan RTH diharapkan dapat mencegah perubahan temperatur ekstrem yang diproyeksikan meningkat dari tahun 2013 hingga 2% pada 2100. Provinsi Lampung adalah satu dari tujuh wilayah di Indonesia yang diprediksi akan menghadapi suhu ekstrem pada 2021-2050. Salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah di atas adalah dengan mengembangkan Pocket Park. Tujuan utama dari penelitian ini adalah membangun Taman Pepadun Rajabasa berbasis Pocket Park dengan menerapkan motif budaya Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan perencanaan dan desain lanskap. Hasil dari penelitian ini adalah desain visualisasi 3D Taman Pepadun Rajabasa yang menerapkan motif budaya Lampung. Komponen Siger Pepadun, Kain Tapis sebagai kain adat, payung adat, dan warna khas Lampung menjadi unsur yang diterapkan pada tapak. Keberadaan taman diharapkan menjadi bagian destinasi wisata yang dapat mendorong ekonomi Bandar Lampung pasca pandemi.
Analisis Perbaikan Perkerasan Jalan Seputih Banyak – Rumbia, Lampung Tengah, dengan Menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2017 Mohd Harizalsyah; Ika Kustiani; Muh Sarkowi
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.427

Abstract

Perbaikan Perkerasan Jalan Seputih Banyak – Rumbia, Lampung, Menggunakan Metode MDP 2017 Sebagai rujukan, Berdasarkan analisis Perkerasan Lentur didapat Tebal Lapis Aus AC-WC 4 cm, Lapis Antara AC-BC 6 cm, Lapis Pondasi AC-BASE 24,5 cm, LPA Kelas A 30 cm dengan total biaya Konstruksi sebesar Rp. 8.612.931.988,43, Dengan umur rencana 20 tahun, Lalu untuk Perkerasan Kaku Tipe Beton Bersambung Tanpa Tulangan (BBTT)Tebal Plat Beton 30 cm, Tebal LMC 10 cm, LPA Kelas A 15 cm dengan total biaya Konstruksi sebesar Rp. 6.335.200.000,00, Dengan umur rencana 40 tahun. Dari analisis ini penulis menyimpulkan bahwa perkerasan kaku lebih efisien diterapkan karena biaya konstruksi yang lebih rendah, umur rencana yang lebih lama serta perkerasan kaku lebih kuat dan tahan dengan beban lalu lintas yang berat dan perkerasan ini juga lebih tahan terhadap air maupun efek pumping yang dihasilkan oleh repetisi beban lalu lintas kendaraan mengingat di ruas jalan tersebut hanya terdapat drainase galian tanah dan belum terdapat drainase beton. Ini alasan penting penulis membuat analisis ini selain ditinjau dari segi beban lalu lintas dan daya dukung tanah penulis juga meninjau dari perkiraan anggaran biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan dan kondisi situasi yang tidak menguntungkan untuk investasi anggaran pembangunan dimasa depan.
Penggunaan Geotextile Non Woven Pada Perencanaan Teknis dan Peningkatan Jalan Penumangan – Unit VI Basuki Murdoko; Ika Kustiani; Sri Waluyo
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.438

Abstract

Kondisi tanah dasar yang sebagian terendam air rawa memerlukan penanganan agar pekerjaan peningkatan jalan tersebut nantinya tetap terjaga kualitasnya. Salah satu alternatifnya adalah dengan penggunaan geotextile non woven yang berfungsi sebagai sparator antara 2 (dua) lapisan material yang berbeda propertiesnya sehingga tidak tercampur. Hasil uji terhadap sampel tanah yang dilakukan pada Ruas Penumangan – Unit VI menunjukkan bahwa tanah dasar atau subgrade merupakan tanah yang kurang baik dimana kandungan partikel lempung yang memiliki kembang susut tinggi sangat dominan yaitu lebih dari 65%, hal ini juga menjadikan kadar air optimum yang didapat berada pada kisaran 32% dengan berat kering maksimum sekitar 1.27 gr/cm3. Kondisi ini juga terlihat dari nilai CBR tanpa rendaman sebesar 8% dan CBR dengan rendaman lebih kurang 3%. Pada pemodelan menggunakan Program PLAXIS sebelum diberi perkuatan geosintetis menunjukkan bahwa terjadi deformasi pada embankment sebesar 209.93 x 10-4meter dan terjadi pumping effect. Namun setelah diberikan perlakuan perkuatan pada embankment total displacement yang timbul sangat kecil yaitu sebesar 185.05x10-6 meter.
Kajian Potensi Pengembangan Urban Farming Sebagai Strategi Penghijauan Perkotaan di Kabupaten Pringsewu Ikarini Widayati; Ika Kustiani; Panji Kurniawan
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.456

Abstract

Pertanian urban adalah praktik budidaya, pemrosesan, dan distribusi bahan pangan di sekitar kota. Pertanian urban juga bisa melibatkan peternakan, budidaya perairan, wanatani, dan hortikultura. Dalam arti luas, pertanian urban mendeskripsikan seluruh sistem produksi pangan yang terjadi di perkotaan. Maksud kajian ini adalah untuk mempertahankan luasan hijau di daerah perkotaan Kabupaten Pringsewu dengan memanfaatkan ruang di rumah, lahan tidur maupun jalan perumahan. Adapun sasarannya adalah menciptakan lingkungan permukiman padat perkotaan yang padat penduduk menjadi lebih asri, sehat dan bersih; mengaplikasikan konsep urban farming pada lingkungan padat perkotaan; memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan dari penerapan urban farming kepada masyarakat permukiman padat perkotaan terpilih. Manfaat urban farming diantaranya adalah memiliki manfaat kesehatan, manfaat ekonomis, estetika kota, dan manfaat bagi lingkungan. Sedangkan untuk tipe pengembangan urban farming terdiri atas tipe produktif, tipe estetika, tipe ekologis dan tipe industri. Metode urban farming yang digunakan adalah metode vertikular, metode hidroponik, metode aquaponik, dan metode wall gardening. Kawasan Perkotaan Pringsewu masih memiliki bagian-bagian kawasan dengan ciri non perkotaan sebesar 1.856,36 Ha (35,86%), termasuk didalamnya 1.438,35 Ha lahan LP2B atau sebesar 27,78% dari luas kawasan Perkotaan Pringsewu. Urban farming berkembang untuk mengantisipasi semakin berkurangnya lahan perkotaan khususnya sebagai Ruang Terbuka (hijau/non hijau).
Penyusunan Penilaian Kinerja dan AKNOP Sungai Way Kuputundan Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Tahun 2021 Deddy Irwansyah; Ika Kustiani; Suharno Suharno
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.479

Abstract

Sungai adalah aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir secara terus-menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara). Sebuah sungai secara sederhana mengalir meresap ke dalam tanah sebelum menemukan badan air lainnya. Melalui sungai merupakan cara yang biasa bagi air hujan yang turun di daratan untuk mengalir ke laut atau tampungan air yang besar seperti danau. Sungai terdiri dari beberapa bagian, bermula dari mata air yang mengalir ke anak sungai. Beberapa anak sungai akan bergabung untuk membentuk sungai utama. Aliran air biasanya berbatasan dengan saluran dengan dasar dan tebing di sebelah kiri dan kanan. Pengujung sungai dimana sungai bertemu laut dikenali sebagai muara sungai. Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung sebagai unit pengelola sumber daya air di Wilayah Sungai Seputih Sekampung dan Mesuji Tulang Bawang, melalui Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Mesuji Sekampung melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin tanggul sungai yang bertujuan untuk optimalisasi prasarana sungai dan fungsi sungai itu sendiri. Untuk mewujudkan efisiensi dan efektifitas dalam pelaksanaan kegiatan operasi dan pemeliharaan, perlu terlebih dahulu dilaksanakan perhitungan kebutuhan operasi dan pemeliharaan prasarana sumber daya air sesuai kondisi di lapangan melalui kegiatan Penyusunan Penilaian Kinerja dan Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP) Sungai Way Kuputundan Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Tahun 2021
Kajian Potensi Pengembangan Kawasan Agropolitan di Kabupaten Pringsewu Cicih Daniasri; Ika Kustiani; Gigih Forda Nama
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.490

Abstract

Pertanian tanaman pangan merupakan produk yang menjadi bahan pangan pokok bagi sebagian besar masyarakat dan memenuhi gizi bagi konsumsi masyarakat. Kabupaten Pringsewu memiliki posisi strategis untuk menjaga ketersediaan tanaman pangan dan arah pengembangan wilayah Kabupaten Pringsewu yaitu di Kecamatan Gadingrejo. Sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Pringsewu Nomor 02 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2011 – 2031 bahwa Pusat Kegiatan Lokal Promosi (PKLp) dikawasan perkotaan Kecamatan Gadingrejo berfungsi sebagai pusat agropolitan. Artinya, pengembangan wilayah budidaya sektor pertanian tanaman pangan dapat dilakukan melalui pendekatan agropolitan. Pengembangan Kawasan Agropolitan merupakan salah satu pendekatan pembangunan perdesaan berbasis pertanian. Metode penelitian yang digunakan adalah mix method dengan pendekatan deduktif. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi karakteristik sektor pertanian tanaman pangan di Kecamatan Gadingrejo serta mengidentifikasi peran dan pengaruh sektor pertanian tanaman pangan di Kecamatan Gadingrejo sebagai kawasan agropolitan terhadap pengembangan wilayah Kabupaten Pringsewu. Hasil Penelitian ini menunjukkan pertanian tanaman pangan di Kecamatan Gadingrejo memiliki posisi strategis dan berperan sebagai sektor basis yang memberikan pengaruh terhadap peningkatan perekonomian wilayah Kabupaten Pringsewu.
Perkuatan Dinding Diatas Kusen Pintu Dan Jendela Menggunakan Metode Beton Latei Agar Tidak Mudah Retak Yusuf Ariotomo; Suharno Suharno; Ika Kustiani
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.507

Abstract

Dinding di atas kusen pintu dan jendela rumah sering mengalami retak akibat beban yang terlalu berat atau pengaruh cuaca. Oleh karena itu, perlu dilakukan perkuatan pada dinding tersebut agar lebih kokoh dan tidak mudah retak. Perkuatan dapat dilakukan dengan pemasangan bantalan atau balok, penguatan struktur dinding, penggunaan bahan bangunan yang tepat, dan perawatan dinding yang baik. Artikel ini membahas cara perkuatan dinding di atas kusen pintu dan jendela untuk menghindari retak serta menambah kekokohan struktur dinding. Penting untuk mengikuti prosedur dan memperhatikan faktor keamanan dalam melakukan perkuatan agar tidak menimbulkan bahaya bagi penghuni rumah.Dinding di atas kusen pintu dan jendela rumah sering mengalami kerusakan akibat beban yang terlalu berat atau pengaruh cuaca. Perkuatan dapat dilakukan dengan pemasangan bantalan atau balok, penguatan struktur dinding, penggunaan bahan bangunan yang tepat, dan perawatan dinding yang baik. Perkuatan dinding tersebut dapat membantu menjaga keindahan rumah dan juga keselamatan penghuni rumah. Artikel ini penting untuk dijadikan acuan dalam memperbaiki kerusakan pada dinding di atas kusen pintu dan jendela rumah.
Analisis Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Lintas Tengah Sumatera KM 14 – KM 34 Menggunakan Metode Equivalent Accident Number (EAN) Siti Anugrah Mulya Putri Ofrial; Ika Kustiani; Armijon Armijon
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.513

Abstract

Kecelakaan lalu lintas menjadi parameter terpenting dari keselamatan lalu lintas. Kecelakaan lalu lintas dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan antara komponen kegiatan transportasi yang meliputi: manusia, kendaraan dan jalan. Jalan Lintas Tengah Sumatera Km 14-Km 34 adalah ruas jalan yang berada di kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan yang menjadi salah satu lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dengan total kecelakaan sebanyak 150 kejadian pada rentang tahun 2019-2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor terbesar terjadinya kecelakaan dan menghitung angka kecelakaan dengan metode Equivalent Accident Number (EAN). Dari analisis data yang telah dilaksanakan diketahui jalan Lintas Tengah Sumatera Km 14-Km 34 pada tahun 2019-2022 jumlah kecelakaan setiap tahunnya tidak signifikan (naik turun) dengan jumlah kecelakaan tertinggi terjadi pada tahun 2020 yaitu 50 kejadian. Faktor tertinggi penyebab kecelakaan yaitu akibat kelalaian manusia dengan tipe kecelakaan tertinggi adalah tabrak depan-belakang. Jenis kendaraan yang dominan terlibat yaitu sepeda motor dengan waktu kecelakaan terbanyak di pukul 12.00-18.00. Berdasarkan analisis tingkat kecelakaan dengan metode EAN teridentifikasi blacksite/daerah rawan kecelakaan pada 5 segmen yaitu pada Km 15, Km 16, Km 19, Km 23 dan Km 32 di jalan Lintas Tengah Sumatera, Kecamatan Natar.
Green Building Assessment and Recommendations for Optimization Case Study of the Rectorate Building the University of Lampung Ika Kustiani; Masdar Helmi; Nur Syahidah Aini
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v5i1.135

Abstract

The Green Building Concept is a concept that offers a method of managing buildings with less energy and resources utilization to minimize the environmental impact. Since its implementation to be mandator, it is time for the University of Lampung to start implementing this concept. This research was aimed at assessing the Rectorate Building rating based on the national standard on Green Building Certification (Greenship-GBCI). There were several steps in conducting this research. Firstly, an opinion survey was conducted to measure the level of satisfaction of the building’s users. Secondly, a series of measurements related to lighting, temperature, humidity, noise, and air quality were carried out. Furthermore, an interview survey related to the operation and maintenance of the building were conducted. Finally, all of these data were entered in the Green Building rating tool for existing buildings. The results showed that the Rectorate Building score was 23 out of 117. This score is way below the score for a bronze rating of 35. Therefore, corrective action must be taken in order the building operation management to meet the Greenship-GBCI standard. Assessment also needs to be done on buildings througout the university for a reference in developing the University of Lampung Eco-campus program.
Co-Authors Abdi Kemal Damanta Adhi, Santoso Waskito Adipaty, Arneta Pratiwi Ahmad Ega Wira Tama Ahmad Farid Effendy Ahmad Herison Aini , N Aleksander Purba Aminudin, KM Amrif Ma'ruf Siregar Amril Ma'aruf Siregar Amril Ma'ruf Siregar Amril Ma'ruf Siregar amril maruf siregar Amril Ma’ruf Siregar amril siregar Anastasia Florensia Mela Andri Abyan Nabila Anissa Putri Ambarwati Anita Christiani Sianturi Anma Hari Kusuma, Anma Hari Ariesanthy, Yenni Ariotomo, Yusuf Armijon Armijon ayuma milen Bambang Utoyo S Basuki Murdoko Basuki, Muji Bertarina Cicih Daniasri Deddy Irwansyah Deddy Sanjaya Dewansyah, Ismawan Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dimas, Muhammad Seriz Dody Fasola DWSBU, Chatarina Niken Eduwin Eko Franjaya Emmi Desniati Endro Prasetyo Wahono Febrina, Rina Fikri Alami Fikri Alami Fita Efriana Gigih Forda Nama Girinandi, I Gusti, Elsa Permata Hairudin Hasri, Marsa Murbawangi Helmy Fitriawan Hermida, Lilis Herry Wardono Ikarini Widayati Inten Monaliza Irza Sukmana Isneini, M Junaidi, Tas'an Kristianto Usman Lusmeilia Afriani M. Harun Mardhotillah, Nur Anisa MARDIANA Marsa Murbawangi Hasri Masdar Helmi Matemba, Esther Elly Maulyda Nur Annisa Fanhar Meutia Nadia Karunia Mirnanda Cambodia Mohd Harizalsyah Muh Sarkowi Muhammad Abdillah Sjaheru Muhammad Rizqika Aftortu Muhammad Seriz Dimas Mukhlis, Muhammad Mustika, A Nabila, Andri Abyan Napoli Situmorang Novita Sari, Ike Nur Anggita Putri, Viola Nur Arifaini nur syahidah aini Ofik Taufiq Purwadi Pandi Aditiya Panji Kurniawan Phambudi, Guritno Bagus Pipit Komala Dewi Pratama, Arisky Dwi Purba, A Purmawan, Hari Purwadi, Ofik Taufiq Rahayu Sulistyorini Rahmad Syah Putra Rahmansyah, Arif rania, komang Ratna Widyawati Rindiani, Rahma Indah Sanjaya, Deddy Santoso, Arief Adkha Sari Anton Sari, Putri Fitria Sarkowi Sarkowi, M Sarkowi, Muhammad Sarkowi, Sarkowi Setiadi, Moch Sofyan Sianturi, Anita Christiani Siregar, Amril Ma'ruf siregar, amril maruf Siregar, Amril Ma’ruf Siti Anisah Siti Anugrah Mulya Putri Ofrial Situmorang, Napoli Sri Waluyo Sri Waluyo Srianti, Ririn Suharno Suharno Suharno Sukmaningrum, Febriana Melati Surahman, R Surya Sebayang Utami , Venie Putriyana Widyawati, R windy putri diwantari Wisman, Mira wisnu andika jaya Yusuf Ariotomo