Claim Missing Document
Check
Articles

Infrastruktur Terpadu antar Sektor untuk Mendukung Pengembangan Wilayah Kabupaten Pringsewu Purmawan, Hari; Kustiani, Ika; Sarkowi
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.556

Abstract

Pembangunan akan terkait dengan hampir semua dimensi kehidupan masyarakat. Karena itu, pembangunan harus dapat menjadikan pemenuhan kebutuhan masyarakat sebagai sasaran yang harus dicapai. Salah satu sasaran dalam pembangunan adalah pengembangan wilayah yang dapat didefinisikan sebagai suatu rangkaian upaya untuk mewujudkan keterpaduan dalam penggunaan berbagai sumber daya, merekatkan dan menyeimbangkan pembangunan nasional dan kesatuan wilayah nasional, meningkatkan keserasian antar-kawasan, keterpaduan antar sektor pembangunan melalui proses penataan ruang dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Salah satu strategi pembangunan yang digunakan untuk mengatasi masalah ketimpangan antar-wilayah adalah strategi keterkaitan (linkages) antar-wilayah. Pembangunan infrastruktur diarahkan juga untuk mendukung pengurangan disparitas antar wilayah (perkotaan, pedesaan dan perbatasan), juga untuk pengurangan urbanisasi, peningkatan pemenuhan kebutuhan dasar, serta peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat yang pada akhirnya untuk menjaga stabilitas dan kesatuan nasional. Oleh karena itu pembangunan infrastruktur perlu berlandaskan pada pendekatan pengembangan wilayah secara terpadu oleh seluruh sektor yang bertitik tolak dari sebuah rencana yang sinergi dan mengacu kepada aktivitas ekonomi, sosial, keberlanjutan lingkungan hidup, potensi wilayah dan kearifan lokal, dan rencana tata ruang wilayah.
Analisa Produktivitas Alat Berat dan Angkutan pada Pekerjaan Peningkatan Jalan Ruas KTM – Jembatan Sungai Buaya (DAK) Reguler di Kabupaten Mesuji Dewansyah, Ismawan; Kustiani, Ika; Nama, Gigih Forda
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.561

Abstract

Pada proyek diharuskan untuk menerapkan manajemen proyek yang tepat waktu, tepat mutu dan tepat biaya. Pada Pekerjaan Peningkatan Jalan Ruas Kota Terpadu Mandiri (KTM) – Jembatan Sungai Buaya Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler di Kabupaten Mesuji dilakukan analisa produktivitas alat berat dan angkutan. Alat berat yang dipakai berupa Excavator 80-140 Horse Power (HP) dengan kapasitas buket 0,9 m3 dan alat angkut berupa Truck Mixer (TM) kapasitas 7 m3 . Dengan lokasi pekerjaan sejauh 25,7 km dari lokasi Stockpile. Ada beberapa kendala yang dilalui pada saat pelaksanaan pekerjaan antara lain kondisi jalan yang buruk, melewati pemukiman warga, dan kondisi TM yang tidak prima. Sehingga estimasi waktu yang sebelumnya sudah diperhitungkan mengalami perbedaan yang cukup besar, kemudian dilakukan analisa kembali untuk produktivitas alat berat dan angkutan dengan memperhitungkan faktor-faktor yang menghambat. Sehingga didapat berapa banyak kebutuhan alat yang dipakai. Dari hasil analisis perhitungan sesuai dengan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) didapatkan perhitungan pada penggunaan alat berat excavator dengan kapasitas buket 0,9 m3 serta dengan faktor kondisi alat yang baik dan 7 jam kerja didapatkan total waktu untuk pengisian 1 unit truck mixer dengan kapasitas 7 m3 sebesar 20 menit dengan produktivitas senilai 67, 23 m3 / jam. Kemudian pada analisis perhitungan perjalanan truck mixer dari stockpile ke lokasi yang berjarak 25,7 km ditempuh dengan rata-rata kecepatan bermuatan 15 Km/jam dan kecepatan rata-rata muatan kosong 20 Km/jam didapat dari hasil perhitungan waktu yang dibutuhkan untuk kembali memuat beton sebesar 3 jam 45 menit. Dari hasil tersebut maka 1 unit truck mixer hanya dapat melakukan 2 ritase. Sehingga analisis pada alat muat (excavator) dan angkut (truck mixer) yang dilakukan pada paket pekerjaan Peningkatan Jalan Ruas KTM – Jembatan Sungai Buaya (DAK) Reguler di Kabupaten Mesuji yang pada kontrak menggunakan 4 truck mixer belum dapat memenuhi kapasitas produksi dalam sehari. Dengan demikian, maka dibutuhkan penambahan truck mixer menjadi 11 unit.
Analisis Perencanaan Talud pada Sungai Way Kandis Lunik di Perumahan Glora Persada Rajabasa Cambodia, Mirnanda; Suharno; Kustiani, Ika; Pratama, Arisky Dwi
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.564

Abstract

Kawasan Perumahan Glora Persada Rajabasa merupakan salah satu daerah di Kota Bandar Lampung yang seringkali dilanda banjir. Debit air sungai lebih besar dari kapasitas Sungai Way Kandis Lunik saat hujan turun sangat deras serta belum adanya bangunan perkuatan tebing sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah desain perencanaan talud sebagai bangunan pengaman tebing sungai. Metode penelitian yang dilakukan yaitu menganalisis kapasitas tampung sungai dengan menganalisis besaran debit banjir. Selanjutnya, analisis hidrolika dilakukan untuk mengetahui ketinggian dari bangunan talud dan yang terakhir adalah melakukan perencanaan desain talud. Bedasarkan perhitungan debit banjir rencana dengan metode Rasional dengan Q5 = 176,5632 m3/dtk maka didapatkan tinggi muka air banjir H = 2,29 m. Berdasarkan pemilihan tipe talud yang digunakan yakni talud pondasi batu belah, Pemilihan tipe talud ini berdasarkan bangunan sisi kanan kiri pada lokasi yang mana telah terbangun bangunan talud sebelumnya dengan tipe bangunan yang sama-sama menggunakan pondasi batu belah.
Pengujian Volume dan Kepadatan AC-WC dan AC-BC serta Volume LPB Terpasang Pada Paket Pekerjaan Pemerintah Daerah Studi Kasus: Paket Pekerjaan Preservasi Jalan Ruas Kotabumi - Ketapang (Link. 070) di Kabupaten Lampung Utara Kustiani, Ika; Sari, Putri Fitria; Wardono, Herry
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas Jalan Kotabumi – Ketapang merupakan ruas Jalan Provinsi dengan panjang 17,578Km. Kondisi ruas jalan ini pada awal Tahun 2023 sudah memiliki lapis permukaan perkerasan berupa Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC), akan tetapi kondisi jalannya sudah mulai mengalami kerusakan dan perlu ditingkatkan kapasitasnya untuk mendukung mobilitas transportasi yang lebih nyaman bagi pengendara. Penelitian ini bertujuan untuk menguji volume dan kepadatan campuran aspal beton (Asphalt Concrete Wearing Course, AC-WC dan Asphalt Concrete Binder Course, AC-BC) pada paket pekerjaan preservasi jalan ruas Kotabumi - Ketapang di Kabupaten Lampung Utara. Pengujian dilakukan dengan metode core sampling, dan hasilnya menunjukkan adanya kekurangan volume dan kepadatan yang tidak sesuai dengan spesifikasi umum Bina Marga 2018 revisi 2. Penelitian ini memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas pekerjaan dan kepatuhan terhadap spesifikasi yang ditetapkan atau koreksi harga satuan sesuai Spesifikasi Umum Jalan dan Jembatan Bina Marga Tahun 2018 Revisi 2
Penerapan Bata Ringan dalam Konstruksi Modern Basuki, Muji; Wardono, Herry; Kustiani, Ika
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bata ringan telah menjadi alternatif populer dalam industri konstruksi modern karena keunggulannya dalam hal kekuatan, ringan, dan efisiensi energi. Material ini, yang sering dikenal sebagai Autoclaved Aerated Concrete (AAC) dan Cellular Lightweight Concrete (CLC), menawarkan berbagai manfaat dibandingkan dengan material bangunan tradisional seperti bata merah dan beton konvensional. Makalah ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai aspek terkait bata ringan, termasuk sifat fisik dan mekaniknya, keunggulan dan kekurangannya, serta aplikasi praktisnya dalam berbagai jenis konstruksi.Pertama, makalah ini membahas sifat-sifat fisik dan mekanik bata ringan yang membuatnya unggul. Bata ringan memiliki berat jenis yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan bata konvensional, sehingga mengurangi beban struktural secara signifikan. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk konstruksi bangunan bertingkat tinggi dan struktur yang membutuhkan pengurangan berat total. Selain itu, bata ringan memiliki kemampuan insulasi termal yang sangat baik, membantu menjaga suhu dalam ruangan lebih stabil dan mengurangi kebutuhan akan sistem pemanas dan pendingin. Kekuatan tekan bata ringan juga cukup tinggi untuk berbagai aplikasi, meskipun masih di bawah kekuatan tekan beton konvensional.Keunggulan lain dari bata ringan adalah kemudahan instalasinya. Karena bobotnya yang ringan, material ini lebih mudah diangkut dan dipasang, mengurangi waktu dan biaya tenaga kerja. Bata ringan juga dapat dipotong dengan mudah menggunakan alat sederhana, memungkinkan fleksibilitas desain yang lebih besar dan pengurangan limbah material. Selain itu, bata ringan tahan terhadap api dan memiliki sifat akustik yang baik, menjadikannya pilihan yang aman dan nyaman untuk hunian dan bangunan komersial.
Segmen Way Bungur – Purbolinggo – Sukadana Kabupaten Lampung Timur Srianti, Ririn; Sarkowi, Muh; Kustiani, Ika
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Raya adalah suatu lintasan yang betujuan melewatkan lalu lintas dari suatu tempat ke tempat lainnya. Arti lalulintas disini dapat diartikan sebagai tanah yang diperkeras, sedangkan lalu lintas adalah semua benda dan makhluk hidup yang melewati jalan tersebut baik kendaraan bermotor, tidak bermotor, dan manusia. Kelancaran arus lalu lintas sangat tergantung dari kondisi jalan yang ada, semakin baik kondisi jalan maka akan semakin lancar arus lalu lintasnya, baik arus pergerakan barang maupun manusia. Jalan merupakakan salah satu infrastruktur yang menjadi tempat terjadinya mayoritas pergerakan manusia dan barang, yang secara langsung maupun tidak langsung menggerakkan roda ekonomi. Sehingga, infrastruktur jalan diharapkan untuk selalu dalam keadaan baik. Untuk itu, kualitas jalan harus selalu dimonitor dan dijaga dalam keadaan baik. Berbagai indikator digunakan untuk menilai apakah jalan itu baik ataupun tidak. Diantaranya keberadaan lubang (pothole), retak, deformasi plastik, marka, dan kerataan jalan.Analisis tentang kerusakan jalan meliputi berbagai faktor yaitu disebabkan karena perencanaan perkerasan, perencanaan campuran, pemilihan bahan, proses/mutu pelaksanaan, kondisi lingkungan, lalu lintas atau gabungan dari faktor-faktor tersebut. Adapun perumusan masalah pada penelitian adalah apa saja jenis dan tingkat kerusakan yang terjadi. Bagaimana perbaikan dan pemeliharaan yang harus dilakukan. Data tersebut juga dapat menjadi data utama dalam perencanaan umum jaringan jalan, pemrograman dan penganggaran, meminitor kinerja jarjngan jalan, pengelolaan pengadaan kontrak pekerjaan pemeliharaan jalan, rehabilitasi jalan dan rekonstruksi jalan. Manajemen pemeliharaan jalan lebih tepat dipandang sebagai sebuah siklus yang dilakukan tahun demi tahun sebagai sebuah proses peningkatan kinerja yang bertujuan untuk memaksimalkan umur jalan, yang dapat dijadikan bahan rujukan dalam menentukan nilai kondisi perkerasan jalan. Berdasarkan hasil analisis, kondisi jalan di Kabupaten Lampung Timur yang melalui Kecamatan Purbolinggo, Way Bunggur dan Sukadana Sebagai berikut, Panjang Ruas Keseluruhan 137.890 m, dengan kondisi jalan sepanjang 23.880 m dalam keadaan baik, 37.790 m dalam keadaan sedang, 15.770 m dalam keadaan rusak ringan dan 60.450 m rusak berat. Sedangkan untuk jenis permukaan jalan 137.890 m beraspal, 38.360m jalan beton, 85.940 m Jalan kerikil, dan tidak tanah. Tingkat kerusakan pada Jalan jika dihitung dengan Metode RCI (Road Condition Index) menunjukan kategori Rusak Berat pada wilayah tersebut dengan kilometer paling panjang, sepanjang 60.450 m.
Pengujian Volume dan Kepadatan AC-WC Terpasang dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang digunakan Pada Paket Pekerjaan Pemerintah Daerah Santoso, Arief Adkha; Wardono , Herry; Kustiani, Ika
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas Jalan Pekon Biha - Pemangku Ulok Manik, Pekon Biha merupakan ruas jalan kabupaten Pesisir Barat dengan panjang ruas jalan tersebut adalah ±5,5 Km. Pada awal Tahun 2023 kondisi ruas jalan ini sudah memiliki lapis permukaan perkerasan berupa Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC), namun kondisi jalannya sudah mulai mengalami kerusakan. Maka, perlu dilakukan rehabilitas dan peningkatan konektivitas agar memperlancar arus transportasi yang lebih baik. Salah satu item pekerjaan pada ruas jalan ini adalah pekerjaan lapis penutup aspal AC-WC dengan ketebalan minimal 5cm dan untuk kepadatan minimal 98%, sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 revisi 2. Pengujian dilakukan dengan metode pengambilan benda uji inti (core drill) menggunakan mesin core drill, dan hasilnya menunjukkan adanya kekurangan volume dan kepadatan yang tidak sesuai dengan spesifikasi umum Bina Marga 2018 revisi 2. Penelitian ini memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas pekerjaan dan kepatuhan terhadap spesifikasi yang ditetapkan atau koreksi harga satuan sesuai Spesifikasi Umum Jalan dan Jembatan Bina Marga Tahun 2018 Revisi 2
OPTIMASI PENGENDALIAN KUALITAS AIR SUNGAI WAY SEKAMPUNG DI HULU BENDUNG GERAK JABUNG Hairudin; Sarkowi, Muhammad; Kustiani, Ika
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Way Sekampung merupakan sungai lintas Kabupaten/ Kota yang wilayah administrasinya terletak di Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Pesawaran, Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Lampung Selatan. Pasca diresmikannya Bendung Gerak Jabung pada Tanggal 29 September 2020 telah terjadi pencemaran air Sungai Way Sekampung disekitar bendung yang mengakibatkan warna sungai menjadi hitam dan kualitas air sungai menurun, ini berdampak pada rusaknya ekosistem dan biota sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimasi pengendalian kualitas air sungai di hulu Bendung Gerak Jabung. Metode penelitian menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pemodelan kualitas air untuk mengetahui kondisi kualitas air dalam pengendalian beban pencemaran, debit keluaran dan debit aliran dan baku mutu dengan parameter indikator Biological Oxygen Deman (BOD). Simulasi model menggunakan Aplikasi Software QUAL2Kw. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi penurunan kualitas air sungai Way Sekampung Segmen Hilir dengan indikator tingginya nilai Parameter Lingkungan, penurunan status mutu air sungai Way Sekampung dari Cemar Ringan sampai dengan Cemar Berat. Nilai indeks pencemaran Sungai Way Sekampung Metro Kibang sebesar PIj = 2,4 dengan status Cemar Ringan, Downstream Sungai Way Buhong sebesar PIj = 5,2 dengan status Cemar Sedang, Downstream Sungai Way Galih sebesar PIj = 6,3 dengan status Cemar Sedang, Sungai Way Sekampung Jembatan Bungkuk sebesar PIj = 6,0 dengan status Cemar Sedang dan Sungai Way Sekampung Bendung Gerak Jabung sebesar PIj = 10,1 dengan status Cemar Berat. Hasil simulasi II bahwa melakukan modifikasi lingkungan dengan meningkatkan debit aliran pada bendung gerak Jabung sebesar 34,07 m3/s dan mengurangi debit keluaran point source PT. Sugar Labinta sebesar ± 525 m3/s dapat mengendalikan kualitas air Sungai Way Sekampung Hilir.
Analisis Prioritas Perawatan Gedung Rsptn Universitas Lampung dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process Dimas, Muhammad Seriz; Kustiani, Ika; Widyawati, Ratna
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i1.1289

Abstract

Rumah Sakit merupakan tempat layanan publik yang perlu diperhatikan asetnya, terutama pada bangunannya. Agar aset memberikan tingkat pelayananan yang baik maka dari itu perlunya mengetahui prioritas perawatan aset Rumah Sakit. Tujuan dari penelitian ini untuk penentuan prioritas perawatan bangunan gedung RSPTN Universitas Lampung agar efektif dan efisien.Penelitian ini menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai metodenya. Metode ini digunakan untuk menganalisis 9 faktor terkait kinerja kerja aset yang didapat dari lokasi studi kasus yang telah melalui proses perhitungan sebelumnya. Faktor-faktor tersebut dibagi ke dalam tiga kriteria kinerja aset, yakni Kinerja Operasional, Kondisi, Tingkat Kepentingan.Hasil dari penelitian ini didapat dua hal yang berkaitan dalam aset fisik bangunan yaitu dari dampak yang ditimbulkan dan dari perawatan yang paling sering. Urutan proiritas dampaknya dari yang tertinggi sampai terendah adalah Kerusakan Struktur, Resiko, Jumlah Pengguna, Kerusakan Atap, Kerusakan Lantai, Tipe Perawatan, Kerusakan Dinding, Fungsi dan Nilai. Urutan proiritas perawarannya dari yang tertinggi sampai terendah Kerusakan Lantai, Tipe Perawatan,  Kerusakan Atap, Fungsi, Nilai, Jumlah Pengguna, Resiko, Kerusakan Dinding dan Kerusakan Struktur.
Tinjaun Undang-Undang dan Peraturan Presiden Terhadap Contract Change Order Proyek Perpustakaan Modern Lampung Akibat Rasionalisasi Anggaran Pemilik Proyek Sanjaya, Deddy; Kustiani, Ika; Siregar, Amril Maruf; Situmorang, Napoli
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1437

Abstract

The Library Building is one of the Infrastructure that provides various sources of information to improve the intelligence of human resources in a region. This research focuses on the analysis of statutory regulations and the scope of work, costs, time and quality. The focus of the research is the process of analyzing the justification for changes in the volume of work after the rationalization of the budget is reviewed based on Law No. 2/17 concerning Construction Services and Presidential Regulation of the Republic of Indonesia No. 2/18 concerning Government Procurement of Goods / Services. The result of this analysis is that the Construction Work Contract Article 47 paragraph 1 letter b is the regulation rules of the  UUJK which are used as a reference as budget rationalization and work changes are allowed and regulated in Presidential Regulation article 54. This Contract Change Order has a significant volume increase in structural work, due to The lack of accuracy in calculating the initial planning consultant and there are seven specifications for changes in architecture work items façade. The result of this budget rationalization was also a change in the budget for the construction of the Modern Library of Lampung Province from Rp62,384,405,000.00 to Rp55,746,000,000.00 and there was no additional time for completion of work. This project does not cause a dispute because both parties have agreed to change the volume and work items.
Co-Authors Abdi Kemal Damanta Adhi, Santoso Waskito Adipaty, Arneta Pratiwi Aftortu, Muhammad Rizqika Ahmad Ega Wira Tama Ahmad Farid Effendy Ahmad Herison Aini , N Aleksander Purba Ambarwati, Anissa Putri Aminudin, KM Amrif Ma'ruf Siregar Amril Ma'aruf Siregar Amril Ma'ruf Siregar Amril Ma'ruf Siregar Amril Ma'ruf Siregar amril maruf siregar Amril Ma’ruf Siregar Amril Ma’ruf Siregar amril siregar Anastasia Florensia Mela Andius Dasaputra Andri Abyan Nabila Anissa Putri Ambarwati Anita Christiani Sianturi Anma Hari Kusuma, Anma Hari Ariesanthy, Yenni Ariotomo, Yusuf Armijon Armijon ayuma milen Bambang Utoyo S Basuki Murdoko Basuki, Muji Bertarina Cicih Daniasri Damanta, Abdi Kemal Deddy Irwansyah Deddy Sanjaya Dewansyah, Ismawan Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dimas, Muhammad Seriz Diwantari, Windy Putri Dody Fasola DWSBU, Chatarina Niken Eduwin Eko Franjaya Efriana, Fita Elsa Permata Gusti Emmi Desniati Endro Prasetyo Wahono Fanhar, Maulyda Nur Annisa Febrina, Rina Fikri Alami Fikri Alami Fita Efriana Friskilla, Isabel Gigih Forda Nama Girinandi, I Hairudin Hasri, Marsa Murbawangi Helmy Fitriawan Hermida, Lilis Herry Wardono Ikarini Widayati Ike Novita Sari Inten Monaliza Irza Sukmana Isneini, M Junaidi, Tas'an Karunia, Meutia Nadia komang rania Kristianto Usman Lusmeilia Afriani M. Harun Mardhotillah, Nur Anisa MARDIANA Marsa Murbawangi Hasri Masdar Helmi Matemba, Esther Elly Maulyda Nur Annisa Fanhar Meutia Nadia Karunia milen, ayuma Mirnanda Cambodia Mohd Harizalsyah Muh Sarkowi Muhammad Abdillah Sjaheru Muhammad Rizqika Aftortu Muhammad Seriz Dimas Mustika, A Nabila, Andri Abyan Napoli Situmorang Nur Anggita Putri, Viola Nur Arifaini nur syahidah aini Nur ‘Azah Ofik Taufiq Purwadi Pandi Aditiya Panji Kurniawan Persada, Citra Phambudi, Guritno Bagus Pipit Komala Dewi Pratama, Arisky Dwi Purba, A Purmawan, Hari Purwadi, Ofik Taufiq Rahayu Sulistyorini Rahmad Syah Putra Rahmansyah, Arif Ratna Widyawati Rindiani, Rahma Indah Ruslie, Lielianie Pratiwi Sanjaya, Deddy Santoso, Arief Adkha Sari Anton Sari, Putri Fitria Sarkowi Sarkowi, M Sarkowi, Muhammad Sarkowi, Sarkowi Setiadi, Moch Sofyan Sianturi, Anita Christiani Siregar, Amril Siregar, Amril Ma'aruf Siregar, Amril Ma'ruf siregar, amril maruf Siregar, Amril Ma’ruf Siti Anisah Siti Anugrah Mulya Putri Ofrial Situmorang, Napoli Sri Waluyo Sri Waluyo Srianti, Ririn Suci Lestari Suharno Suharno Suharno Sukmaningrum, Febriana Melati Surahman, R Surya Sebayang Syahputra, Reyzanza Anandio Utami , Venie Putriyana Widyawati, R windy putri diwantari Wira Tama, Ahmad Ega Wisman, Mira wisnu andika jaya Yusuf Ariotomo