Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Investasi Rekayasa Proyek Springhill Condotel Lampung Aini, Nur Syahidah; Kustiani, Ika; Siregar, Amril Ma'ruf
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 7 No. 1 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v7i1.1101

Abstract

Pada masa sekarang, apartemen tidak hanya menjadi hunian pribadi tetapi juga sebagai investasi. Karena itu terjadi permintaan apartemen dalam bentuk kondominium hotel. Springhill condotel Lampung adalah condotel pertama yang dibangun di Bandar Lampung. Investasi Springhill Condotel Lampung memerlukan analisis kelayakan memastikan pengembalian investasi. Pada penelitian ini, studi kelayakan hanya dinilai dari aspek finansial dengan menggunakan beberapa parameter penilaian investasi yaitu NPV (Net Present Value), BCR (Benefit Cost Ratio), IRR (Internal Rate of Return), dan PP (Payback Period). Analisis dibuat dalam 9 (sembilan) buah skenario. Skenario ini divariasikan berdasarkan tingkat-tingkat inflasi dan prediksi-prediksi penjualan. Skenario yang paling layak yaitu pada tingkat inflasi 7% dan prediksi penjualan dengan metode trend linier. Seluruh skenario menunjukan bahwa nilai NPV, BCR dan PP layak. Namun seluruh skenario menunjukan bahwa nilai IRR di bawah tingkat bunga.  Kata kunci : Studi kelayakan, Kondotel, Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Payback Period (PP), Internal Rate of Return (IRR)
Analisis Risiko Proyek Konstruksi Studi Kasus Bendungan Way Sekampung Paket 2 Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis dan Domino Aftortu, Muhammad Rizqika; Kustiani, Ika; Siregar, Amril Ma'ruf
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 6 No. 4 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v6i4.1109

Abstract

The Way Sekampung Dam construction project is one of the major projects in the province of Lampung. There are several risk involved in the construction of the project. According to Project Management Body of Knowledge (PMBOK), the risks contain in a project can be controlled through risk management. The purpose of this research is to identify and analyze the highest risks in the Way Sekampung Dam package 2 construction project. The data was gathered through a questionnaire that was developed based on previous similar studies. The respondents was recruited based on a purposive sampling method. Based on Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method, it can be concluded three highest occupational risk, namely concrete work in diversion building, tunnel excavation and dewatering work. Subsequently, a fishbone analysis was carried out to determine the basic risk factors. After that a Domino method was utilized to find out the response and efforts to handle those risk.
Review Design Pekerjaan Struktur Proyek Instalasi Rawat Jalan RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Damanta, Abdi Kemal; Kustiani, Ika; Alami, Fikri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 7 No. 2 (2019): Edisi Juni 2019
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v7i2.1192

Abstract

Review design proyek adalah kegiatan merekayasa perencanaan bangunan sehingga didapatkan perbandingan biaya material masing-masing. Tahapan dalam Review Design meliputi tahap pengumpulan data, penentuan metodologi, tahap analisis & pemodelan, desain & rekomendasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau biaya bagian struktural dari bangunan rawat jalan seperti yang direncanakan dan membandingkannya dengan pilihan lain dari bahan konstruksi. Dalam studi ini, peninjauan hanya fokus pada pekerjaan struktural karena merupakan biaya terbesar dari keseluruhan biaya proyek. Material rencana untuk gedung adalah beton bertulang. Material alternative yang digunakan adalah baja untuk kolom dan balok serta komposit untuk pelat lantai. Dari penelitian ditemukan bahwa material yang ada yaitu beton bertulang memiliki biaya lebih rendah Rp12.029.919.096,05 dibandingkan bahan baja dan komposit yang menghasilkan biaya Rp20.732.428.550,38.
Appropriateness Sensitivity Analysis of High Speed Rail Project Efriana, Fita; Purba, Aleksander; Kustiani, Ika
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 7 No. 3 (2019): Edisi September 2019
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v7i3.1197

Abstract

High Speed Rail (HSR) is currently regarded as one of the most significant tecnological breakthrought in passenger transportation. Compare to a convensional train, a high speed train will shorten time travel. This study aims to evaluate the viability of high speed rail project based on financial analysis. The parameter used to analyse the financial viability are NPV, BCR, IRR, PP and Break Even Traffic Volume. The analyses also includes sensitivity analysis with a variety of discount rate, annual income and investment cost value. The result of financial viability analysis shows that the project does not meet the financial requirements. It is indicated by negative NPV value, IRR value of 0,27 to 2,28 smaller than the discount rate and PP value much longer than the concession period which are of 50 years. The result of Break Even Traffic Volume shows that the range of total demand number to reach NPV=0 are between 11,27 millions to 11,58 millions. The Number  is very much greater than total passenger number of Argo Parahiyangan train in the year 2018 that is 4,38 millions/ year. Even though based on the financial viability analysis the High speed rail Jakarta-Bandung project is not be feasible. However, based on the economic and social benefits the project is crucial to solve traffic congestion, reduce the pollution rate, and save the time travel.Keywords :High-Speed Train, financial analysis, financial feasibility parameters
Kajian Penurunan Badan Jalan Kereta Api Km. 139+800 – Km. 141+000 Antara Tulungbuyut – Negeri Agung Lintas Tarahan – Tanjungenim Amril Maruf Siregar; nur arifaini; ika kustiani; ahmad herison
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penyebab penurunan tanah (settlement) pada jalur kereta lintas Tarahan–Tanjungenim, khususnya segmen Km. 139+800–Km. 141+000 antara Tulung Buyut–Negeri Agung adalah terjadinya penurunan daya dukung tanah dasar akibat buruknya sistem drainase serta peningkatan beban dinamis berulang dari rangkaian Babaranjang. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan yaitu metode deskriptif–kuantitatif dengan rancangan studi kasus berdasarkan hasil survey dan investigasi di lapangan. Hasil uji sondir menunjukkan nilai cone resistance di lokasi penelitian adalah sebesar 14–66 kg/cm². Berdasarkan hasil perhitungan curah hujan rancangan dengan kala ulang 10 tahun, diperoleh intensitas sebesar 511,18 mm Simulasi perhitungan kestabilan dilakukan dengan metode Finite Element memperlihatkan bahwa kondisi eksisting memiliki FS sebesar 1,08 dalam kondisi statik dan 0,90 dalam kondisi dinamik. Hal ini menunjukkan ketidakstabilan signifikan pada saat curah hujan tinggi atau beban kereta berat melintas. Setelah dilakukan perkuatan dengan menggunakan konstruksi retaining wall dan perbaikan drainase, hasil pemodelan menunjukkan peningkatan SF menjadi 2,50 (statik) dan 1,93 (dinamik), dengan penurunan vertikal berkurang hingga 4,2 cm. Pada kasus mud pumping, simulasi menunjukkan perbaikan menggunakan sistem cross drain dan long drain mampu menekan penurunan hingga 3,1 cm dan meningkatkan faktor keamanan menjadi 1,75. Temuan ini membuktikan bahwa melalui kombinasi perkuatan mekanik dan perbaikan sistem drainase efektif dalam meningkatkan stabilitas badan jalan KA
Peningkatan Effisiensi Biaya dan Waktu dengan Memanfaatkan Internet of Things (IoT) pada Proyek Konstruksi – Kajian Systematic Literature Review Ika Kustiani; Muhammad Mifdhal Arraafi; Ahmad Zakaria; Kristianto Usman
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v7n1.408

Abstract

Abstrak. Proyek konstruksi adalah rangkaian aktivitas yang dirancang untuk mencapai tujuan tertentu dalam batasan waktu, biaya, dan kualitas. Akan tetapi keterlambatan jadwal, pengerjaan ulang dan kerugian finansial merupakan hal yang sering terjadi. Untuk mengatasi tantangan tersebut, industri konstruksi mulai mengadopsi Teknologi Konstruksi 4.0, salah satunya adalah IoT. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis trend, tantangan serta strategi dalam pemanfaatan IoT pada proyek konstruksi untuk meningkatkan efisiensi dan biaya. Penelitian ini menggunakan Metode SLR dengan pendekatan PRISMA. Penelitian ini juga memanfaatkan Platform Watase UAKE untuk mensintesis literatur secara transparan dan terstruktur serta VOSviewer untuk membantu visualisasi peta SLR. Untuk mengurangi bias, penelitian ini mengkaji studi-studi berkualitas berupa artikel yang terindeks Scopus dalam rentang publikasi Tahun 2015 - 2024. Melalui pendekatan ini, Peneliti mampu mengumpulkan 527 artikel pada tahap awal. Setelah melalui berbagai tahapan proses penyaringan tersisa 34 artikel yang layak untuk dilanjutkan ke proses sintesis kajian SLR. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan IoT dalam sektor konstruksi berkembang pesat dengan kontribusi terbesar berasal dari China, disusul India dan Amerika Serikat. Implementasi sistem monitoring IoT terbukti mampu menghemat biaya hingga 25% dan mempercepat waktu pelaksanaan proyek sebesar 30%. Namun demikian, penerapannya memerlukan investasi awal sekitar 10% dari total nilai proyek.
Evaluasi Kinerja Bangunan Hijau: Studi Kasus Hotel Amalia Lampung Dwi Agus Saputra; Ika Kustiani; Tjetjeng Sofjan Surjana
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i2.1728

Abstract

Indonesia mempunyai potensi pendapatan negara yang cukup besar yakni dalam sektor pengembangan parawisata, salah satunya ialah perhotelan. Aktifitas pembangunan yang tidak memperhatikan aspek-aspek lingkungan akan berponsi kerusakan lingkungan. Bangunan Hijau jadi salah satu solusi. Bangunan hijau atau berkelanjutan ialah bangunan, di mana konstruksi dan fitur-fiturnya dapat mempertahankan atau meningkatkan kualitas hidup lingkungan sekitar. Untuk melaksanakan ini, penting untuk mencapai tingkat efisiensi yang tinggi: mengurangi konsumsi energi listrik, sumber air, dan sumber lainnya meminimalkan polusi. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji mengenai Penerapan Kriteria Green Building pada Gedung Hotel Amalia Lampung dengan mengacu pada standar nasional (Greenship-GBCI). Penelitian dilaksanakan dengan metode kulitatif dan bersifat deskriptif dengan cara observasi, wawancara, dan pengukuran langsung memakai alat ukur. Berdasar pada hasil penelitian terhadap 6 kategori penilaian Greenship untuk bangunan eksisting, gedung memperoleh 58 poin (49,57%) dari 117 poin maksimal. Dengan demikian, Gedung Hotel Amalia Lampung mendapat peringkat Perak. Rekomendasi yang dapat diberikan ialah 4 kriteria pada ASD, 2 kriteria pada EEC, 5 kriteria pada WAC, 3 kriteria pada MRC, 2 kriteria pada IHC, dan 3 kriteria pada BEM. Rekomendasi ini dapat dilaksanakan secara bertahap hingga memperoleh peringkat Platinum.
Analisa Revisi Desain pada Kinerja Pelaksanaan Konstruksi: Studi Kasus Gedung Kantor Pajak Pratama Natar Arneta Pratiwi Adipaty; Ika Kustiani; Lusmeilia Afriani; Chatarina Niken Dwsbu; Kristianto Usman
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1246

Abstract

Abstrak   Pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor Pelayanan Pajak Pratama – Natar, ditemukan masalah seperti gambar yang tidak dapat dilaksanakan, perubahan rencana kerja, dan perubahan scope pekerjaan. Tujuan penelitian adalah menganalisa faktor utama yang mempengaruhi perubahan desain dalam durasi pelaksanaan. Metode yang digunakan dengan melakukan penyebaran kuesioner sebagai data utama dan wawancara sebagai data pendukung, yang kemudian dianalisis menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian dari perubahan desain pada proyek konstruksi, yang disebabkan oleh ketidaksesuaian antara rencana dan kondisi lapangan, mungkin berdampak signifikan terhadap durasi proyek. Perubahan ini dipicu oleh penyesuaian kondisi lapangan dan permintaan dari pihak pemilik proyek, seperti penambahan pos jaga serta instalasi air conditioner di area yang tidak direncanakan sebelumnya. Kesenjangan ini menyebabkan keterlambatan proyek, yang seharusnya telah mencapai 97% pada minggu ke-39, namun realisasinya hanya 63%. Faktor-faktor seperti penyesuaian lapangan dan permintaan pemilik proyek, termasuk penambahan fasilitas tak terduga, berkontribusi dominan terhadap keterlambatan dan peningkatan biaya kemudian dari 13 faktor yang dianalisis, faktor dominan yang mempengaruhi perubahan desain yaitu kesalahan estimasi biaya (prioritas 0,098%), ketidaktersediaan standar material (prioritas 0,085%), dan penundaan pekerjaan (prioritas 0,084%). Kesimpulan adalah bahwa perubahan desain dalam proyek konstruksi paling dominan dipengaruhi oleh faktor Kesalahan Estimasi Biaya dan Ketidaksesuaian Desain dengan Kondisi Lapangan, berdasarkan bobot prioritas tertinggi hasil metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Kedua faktor ini berasal dari aspek perencanaan, yang terbukti lebih berpengaruh terhadap durasi proyek dibandingkan faktor pelaksanaan.   Kata kunci: manajemen perubahan, durasi pelaksanaan, AHP, faktor perencanaan, faktor konstruksi.   Abstract   The construction of the Pratama Tax Office Building in Natar encountered several issues, including unimplementable drawings, changes in work plans, and alterations in the project scope. This study aims to analyze the dominant factors influencing design changes that affect project duration. The research employed a questionnaire as the primary data collection method and interviews as supporting data, analyzed using the Analytical Hierarchy Process (AHP). The results indicate that design changes, triggered by discrepancies between the planning documents and actual site conditions, significantly impacted the project's timeline. These changes were largely driven by field adjustments and client requests, such as additional guard posts and unexpected air conditioning installations. The gap between plan and execution caused a delay, where the project was expected to reach 97% completion by week 39 but only achieved 63%. From the 13 factors analyzed, the most influential on design changes were cost estimation errors (priority 0.098%), unavailability of standard materials (0.085%), and work delays (0.084%). The study concludes that design changes in construction projects are predominantly influenced by planning-related factors, particularly cost estimation errors and inconsistencies between design and site conditions. These planning factors have a greater impact on project duration than those arising during execution.   Keywords: change management, project duration, AHP, planning factors, Construction factors.
Analisa Revisi Desain pada Kinerja Pelaksanaan Konstruksi: Studi Kasus Gedung Kantor Pajak Pratama Natar Arneta Pratiwi Adipaty; Ika Kustiani; Lusmeilia Afriani; Chatarina Niken Dwsbu; Kristianto Usman
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1246

Abstract

Abstrak   Pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor Pelayanan Pajak Pratama – Natar, ditemukan masalah seperti gambar yang tidak dapat dilaksanakan, perubahan rencana kerja, dan perubahan scope pekerjaan. Tujuan penelitian adalah menganalisa faktor utama yang mempengaruhi perubahan desain dalam durasi pelaksanaan. Metode yang digunakan dengan melakukan penyebaran kuesioner sebagai data utama dan wawancara sebagai data pendukung, yang kemudian dianalisis menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian dari perubahan desain pada proyek konstruksi, yang disebabkan oleh ketidaksesuaian antara rencana dan kondisi lapangan, mungkin berdampak signifikan terhadap durasi proyek. Perubahan ini dipicu oleh penyesuaian kondisi lapangan dan permintaan dari pihak pemilik proyek, seperti penambahan pos jaga serta instalasi air conditioner di area yang tidak direncanakan sebelumnya. Kesenjangan ini menyebabkan keterlambatan proyek, yang seharusnya telah mencapai 97% pada minggu ke-39, namun realisasinya hanya 63%. Faktor-faktor seperti penyesuaian lapangan dan permintaan pemilik proyek, termasuk penambahan fasilitas tak terduga, berkontribusi dominan terhadap keterlambatan dan peningkatan biaya kemudian dari 13 faktor yang dianalisis, faktor dominan yang mempengaruhi perubahan desain yaitu kesalahan estimasi biaya (prioritas 0,098%), ketidaktersediaan standar material (prioritas 0,085%), dan penundaan pekerjaan (prioritas 0,084%). Kesimpulan adalah bahwa perubahan desain dalam proyek konstruksi paling dominan dipengaruhi oleh faktor Kesalahan Estimasi Biaya dan Ketidaksesuaian Desain dengan Kondisi Lapangan, berdasarkan bobot prioritas tertinggi hasil metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Kedua faktor ini berasal dari aspek perencanaan, yang terbukti lebih berpengaruh terhadap durasi proyek dibandingkan faktor pelaksanaan.   Kata kunci: manajemen perubahan, durasi pelaksanaan, AHP, faktor perencanaan, faktor konstruksi.   Abstract   The construction of the Pratama Tax Office Building in Natar encountered several issues, including unimplementable drawings, changes in work plans, and alterations in the project scope. This study aims to analyze the dominant factors influencing design changes that affect project duration. The research employed a questionnaire as the primary data collection method and interviews as supporting data, analyzed using the Analytical Hierarchy Process (AHP). The results indicate that design changes, triggered by discrepancies between the planning documents and actual site conditions, significantly impacted the project's timeline. These changes were largely driven by field adjustments and client requests, such as additional guard posts and unexpected air conditioning installations. The gap between plan and execution caused a delay, where the project was expected to reach 97% completion by week 39 but only achieved 63%. From the 13 factors analyzed, the most influential on design changes were cost estimation errors (priority 0.098%), unavailability of standard materials (0.085%), and work delays (0.084%). The study concludes that design changes in construction projects are predominantly influenced by planning-related factors, particularly cost estimation errors and inconsistencies between design and site conditions. These planning factors have a greater impact on project duration than those arising during execution.   Keywords: change management, project duration, AHP, planning factors, Construction factors.
Co-Authors Abdi Kemal Damanta Adhi, Santoso Waskito Aftortu, Muhammad Rizqika Ahmad Ega Wira Tama Ahmad Farid Effendy Ahmad Herison Ahmad Zakaria Aini , N Aleksander Purba Ambarwati, Anissa Putri Aminudin, KM Amrif Ma'ruf Siregar Amril Ma'aruf Siregar Amril Ma'ruf Siregar Amril Ma'ruf Siregar Amril Ma'ruf Siregar Amril Maruf Siregar amril maruf siregar Amril Ma’ruf Siregar Amril Ma’ruf Siregar amril siregar Anastasia Florensia Mela Andius Dasaputra Andri Abyan Nabila Anissa Putri Ambarwati Anita Christiani Sianturi Anma Hari Kusuma, Anma Hari Ariesanthy, Yenni Ariotomo, Yusuf Armijon Armijon Arneta Pratiwi Adipaty Ayu Komalasari Dewi ayuma milen Bambang Utoyo S Basuki Murdoko Basuki, Muji Bertarina Chatarina Niken Dwsbu Cicih Daniasri Damanta, Abdi Kemal Deddy Irwansyah Deddy Sanjaya Dewansyah, Ismawan Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dimas, Muhammad Seriz Diwantari, Windy Putri Dody Fasola Dwi Agus Saputra Eduwin Eko Franjaya Efriana, Fita Elsa Permata Gusti Emmi Desniati Desniati Endro Prasetyo Wahono Fanhar, Maulyda Nur Annisa Febrina, Rina Fikri Alami Fikri Alami Fita Efriana Friskilla, Isabel Gigih Forda Nama Girinandi, I Hairudin Hasri, Marsa Murbawangi Helmy Fitriawan Hermida, Lilis Herry Wardono Ikarini Widayati Ike Novita Sari Inten Monaliza Irza Sukmana Isneini, M Junaidi, Tas'an Karunia, Meutia Nadia komang rania Kristianto Usman Lusmeilia Afriani M. Harun Mardhotillah, Nur Anisa MARDIANA Marsa Murbawangi Hasri Masdar Helmi Matemba, Esther Elly Maulyda Nur Annisa Fanhar Meutia Nadia Karunia milen, ayuma Mirnanda Cambodia Mohd Harizalsyah Muh Sarkowi Muhammad Abdillah Sjaheru Muhammad Mifdhal Arraafi Muhammad Rizqika Aftortu Muhammad Seriz Dimas Mustika, A Nabila, Andri Abyan Napoli Situmorang Nur Anggita Putri, Viola Nur Arifaini Nur Arifaini nur syahidah aini Nur ‘Azah Ofik Taufiq Purwadi Pandi Aditiya Panji Kurniawan Persada, Citra Phambudi, Guritno Bagus Pipit Komala Dewi Pratama, Arisky Dwi Purba, A Purmawan, Hari Purwadi, Ofik Taufiq Rahayu Sulistyorini Rahmad Syah Putra Rahmansyah, Arif Ratna Widyawati Rindiani, Rahma Indah Ruslie, Lielianie Pratiwi Sanjaya, Deddy Santoso, Arief Adkha Sari Anton Sari, Putri Fitria Sarkowi Sarkowi, M Sarkowi, Muhammad Sarkowi, Sarkowi Setiadi, Moch Sofyan Sianturi, Anita Christiani Siregar, Amril Siregar, Amril Ma'aruf Siregar, Amril Ma'ruf siregar, amril maruf Siregar, Amril Ma’ruf Siti Anisah Siti Anugrah Mulya Putri Ofrial Situmorang, Napoli Sri Waluyo Sri Waluyo Srianti, Ririn Suci Lestari Suharno Suharno Suharno Sukmaningrum, Febriana Melati Surahman, R Surya Sebayang Syahputra, Reyzanza Anandio Tjetjeng Sofjan Surjana Utami , Venie Putriyana Widyawati, R windy putri diwantari Wira Tama, Ahmad Ega Wisman, Mira wisnu andika jaya Yusuf Ariotomo