Claim Missing Document
Check
Articles

POLA KOMUNIKASI DALAM MELAKUKAN NEGOSIASI ANTARA PEDAGANG DAN PEMBELI DI TOKO PANGLONG UD SELAMAT JAYA Juniarti, Juniarti; Pulungan, Rosmilan
Jurnal Bahastra Vol 7, No 1 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v7i1.5507

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Tindak Tutur Ilokusi pada Interaksi Jual Beli di panglong UD Selamat Jaya. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Data dianalisis dengan menerapkan teori pragmatik tentang tindak tutur yang dikemukakan oleh Austin dan pola pasangan Berdampingan / Bersesuaian oleh Coulthard. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa interaksi tawar-menawar di panglong Selamat Jaya adalah tindak tutur ilokusi (Asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklarasi) . Tindak tutur yang paling dominan adalah tindak asertif (menginformasikan/memberitahukan), direktif (meminta), Eksprensif (terima kasih), komisif (menyetujui), deklaratif (memutuskan). Suatu percakapan juga mempunyai struktur yang dibatasi dengan pola pasangan berdampingan/ bersesuaian. Ditemukan ada delapan pola pasangan berdampingan/bersesuaian yang terdapat dalam interaksi tawar-menawar di panglong Selamat Jaya, antara lain (1) pola sapaan-sapaan, (2) pola panggilanjawaban, (3) pola permintaan informasi-pemberian, (4) pola keluhan-mengakui, (5) pola permintaan-pemersilakan, (6) pola penawaran-penerimaan, (7) pola penawaran-penolakan (8) pola pertanyaan-jawaban. Struktur percakapan yang dijumpai di panglong selamat jaya memiliki gangguan.
Eksplorasi dan Karakterisasi Morfologi Vegetatif 19 Genotipe Padi Lokal Solok Selatan Sumatra Barat Septaria, Vera; Kasim, Musliar; Suliansyah, Irfan; Syarif, Auzar; Juniarti, Juniarti
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/agrium.v27i1.17354

Abstract

Mendapatkan keragaman genetik atau keragaman plasma nutfah perlu dilakukan karakterisasi sifat-sifat morfologi dan sifat agronomi dari suatu varietas lokal baru yang ditemukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi serta mengkarakterisasi morfologi vegetatif genotipe padi lokal Solok Selatan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode pengambilan sampel dengan sengaja (purposive random sampling) di lokasi penanaman ke genotipe padi lokal yang akan di karakterisasi morfologi vegetatifnya. Data yang dihasilkan berupa data kuantitatif yang terdiri dari tinggi tanaman, jumlah anakan, panjang ligula, lebar dan panjang helaian daun. Hasil eksplorasi menemukan 19 genotipe padi lokal yaitu Randah Sori, 46, Kuriak Batu, Redek Putiah, Simauang, Kuriak Karitiang, Batu Hampar Putih, Batu Hampar Kunig, Batu Hampar Tinggi, Padi 2000, Marleni, Kuniang Sarai, Rambutan, Tapak Leman, Randah Sungkai, Redek Sangir, Guliang Tandai Merah, Harum Manis dan Padi Nyai. Selain itu juga dilakukan analisis kekerabatan atau analisis kluster dengan metode NTSys baik secara kuantitatif ataupun kualitatif. Hasil karakterisasi morfologi vegetatif dari data kuantitatif diperoleh nilai variabilitas luas dengan keragaman yang tinggi untuk tinggi tanaman, jumlah anakan dan panjang helaian daun. Panjang ligula dan lebar helaian daun variabilitas tergolong sempit dengan tingkat keragaman yang rendah. Sementara untuk analisa deskriptif kualitatif semua karakter morfologi yang diamati memiliki variabilitas luas dengan keragaman yang rendah kecuali warna kelopak daun memiliki nilai keragaman yang tinggi.  Hasil Dendogram dari analisis kluster ke 19 genotipe padi lokal Solok Selatan memiliki nilai koefisien kesamaan (similaritas) yaitu antara 0,36 – 0,75 (36 -75%). 
Vegetable Cultivation Using Residents' Yard Land to Increase Food Security in Gelanggang Village, East Sakra District, East Lombok Regency Kahar, Abdul; Hanani, Hulfiatun; Rizwan, Mohamad Rido; Juniarti, Juniarti; Yuliana, Yuliana; Fitri, Ruhil; Nabilah, Nabilah; Komalasari, Ulvi Intan; Fathan, Muhammad; Azhari, Rudi; Hikmawati, Hikmawati
Unram Journal of Community Service Vol. 5 No. 1 (2024): March
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v5i1.571

Abstract

Gelanggang Village is one of the villages located in East Sakra District, East Lombok Regency, which has great potential in the agricultural sector and almost 90% of the people living in Gelanggang village work as farmers. However, other plants such as vegetables, which are one of the food necessities, are not widely planted and cultivated, because they are considered less productive for the community. Apart from that, the people of Gelanggang village also have large plots of land which are not utilized. The aim of the main KKN-PMD program activities in Gelanggang Village is to provide education regarding the use of residents' yards for cultivating vegetable crops and increasing the food security of the Gelanggang Village community. The stages in carrying out the main KKN-PMD work program activities in Gelanggang Village are the first stage sowing vegetable seeds, the second stage making Verticulture shelves and the last stage carrying out outreach. The result obtained from this activity is that by conducting outreach related to vegetable cultivation, this can provide education regarding the use of residents' yard land for cultivating vegetable plants. Apart from that, this outreach is also an effort to increase the food security of the Gelanggang village community
Dampak Alih Fungsi Lahan Terhadap Sifat Fisika Ultisol Di Nagari Muaro Bodi, Kabupaten Sijunjung N, Sandi; Z, Naspendra; Juniarti, Juniarti; A M, Hendra; T N, Novidra
Agrium Vol 21 No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i3.18679

Abstract

Penggunaan sistem tebang bakar dalam melakukan alih fungsi menyebabkan terjadinya perubahan pada sifat fisika tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji perubahan sifat fisika tanah pada lahan karet yang dialih fungsikan ke lahan jagung dengan menggunakan sistem tebang bakar. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pengambilan sampel secara purposive random sampling pada dua kedalaman tanah yaitu 0 - 20 cm dan 20-40 cm. Sampel yang diambil berdasarkan tiga penggunaan lahan yaitu lahan karet, lahan yang dibakar, dan lahan yang telah ditanami kembali dengan jagung. Parameter yang dianalisis adalah tekstur, berat volume tanah, ruang pori total, dan permeabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat  tanah pada lahan karet sebelum dialih fungsikan lebih baik dibandingkan dengan lahan jagung setelah tebang bakar. Tekstur tanah pada ketiga penggunaan lahan tersebut termasuk dalam kelas tekstur lempung berdebu hingga liat. Kandungan bahan organik tanah tertinggi berada pada lahan karet sebesar 4,92 % di kedalaman 0-20 cm. BV tertinggi terdapat pada lahan jagung (1,47 g/cm3) pada kedalaman 20-40 cm, dan TRP tertinggi terdapat pada lahan karet. mencapai baku mutu tanah sedang (65%) pada kedalaman 0 hingga 20 cm dan nilai permeabilitas tanah tertinggi (5,15 cm/jam) pada lahan karet dengan kriteria sedang pada kedalaman 0 hingga 20 cm.
Sosialisasi Pengolahan Jahe menjadi Produk Cookies Jahe di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota Yulmira Yanti; Hasmiandy Hamid; Dede Suhendra; Juniarti Juniarti; Ilham Wibowo; Fatma Andria Wahyuni
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.94

Abstract

Cookies jahe adalah inovasi dalam pengolahan jahe yang populer, digunakan sebagai bahan dasar dalam makanan yang enak dan sekaligus bermanfaat untuk kesehatan. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat jahe dan cara mengolahnya menjadi cookies jahe, serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mereka dalam memanfaatkan jahe sebagai komponen dalam makanan yang sehat. Kegiatan dilaksanakan di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, dengan metode penyuluhan, demonstrasi pengolahan jahe menjadi cookies jahe, dan evaluasi. Hasil kegiatan mencakup peningkatan pengetahuan peserta tentang berbagai jenis jahe, manfaat kesehatannya, dan proses pengolahan menjadi cookies jahe. Peserta juga memahami langkah-langkah penting dalam pengeringan, penyimpanan, dan pengemasan yang benar. Melalui pelatihan, peserta memperoleh keterampilan praktis dalam mengolah jahe menjadi cookies jahe, termasuk pemilihan jahe berkualitas, pengupasan, pengirisan, pengeringan, penyimpanan, dan pengemasan yang benar. Kegiatan pelatihan ini memiliki potensi untuk mendorong inovasi dalam produk-produk yang berbasis jahe. Selain itu, diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memanfaatkan potensi jahe sebagai sumber pendapatan tambahan. Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, masyarakat dapat membuka usaha berbasis produk cookies jahe, meningkatkan pendapatan mereka, serta memberikan kontribusi positif dalam memenuhi minat pasar akan makanan sehat yang terus berkembang.
Identification of Resistance of Local Rice Genotypes from Solok Selatan, West Sumatra to Leaf Blast (Magnaporthe oryzae) and Iron (Fe)Toxicity Vera Septaria; Musliar Kasim; Irfan Suliansyah; Auzar Syarif; Juniarti Juniarti
Journal of Applied Agricultural Science and Technology Vol. 9 No. 4 (2025): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jaast.v9i4.486

Abstract

Rice production in acidic soils is often limited by leaf blast disease and iron (Fe) toxicity. This study aimed to identify local rice genotypes cultivated in Solok Selatan that are tolerant to leaf blast disease and iron stresses at the vegetative stage. Ten rice genotypes, consisting of six local genotypes and four comparison genotypes, were tested under three levels of soil Fe content (11,393.12 ppm, 16,781.83 ppm, and 18,699.25 ppm) using a Completely Randomized Design with three replications. The observed variables were number of tillers, root length, leaf blast score, and Fe toxicity score. The results showed that Batang Piaman had the highest number of tillers (72.00), while Guliang Tandai Merah and Batu Hampar Putih had the longest roots (50.67 cm and 49.78 cm). Guliang Tandai Merah had the lowest leaf blast score (2.89), and together with Batang Piaman, also showed low Fe toxicity scores (3.56 and 3.22), indicating good tolerance. In contrast, Simauang and IR64 were the most susceptible against iron toxicity compared to other rice genotypes. Principal Component Analysis (PCA) explained 81.80% of the total variation and placed Batang Piaman and Cilamaya Muncul in the quadrant of high tolerance and good agronomic traits. Cluster analysis grouped the genotypes into three major clusters, with Guliang Tandai Merah and Batu Hampar Putih forming a distinct group based on strong root traits. Although no genotype was completely resistant, Batang Piaman and Guliang Tandai Merah are promising candidates for breeding programs targeting leaf blast and Fe toxicity tolerance.
Land Evaluation and Suitability for Development of Sorghum (Sorghum Bicholor L.) on Peat Land Juniarti Juniarti; Nofrita Sandi; Afrima Sari; Asdi Agustar; Dyah Puspita Sari
JOURNAL OF TROPICAL SOILS Vol. 31 No. 2: May 2026
Publisher : UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5400/jts..v31i2.83-91

Abstract

Sorghum (Sorghum bicolor L.) is an annual cereal crop with high adaptability to marginal and acidic environments, making it a promising option for peatland development in Indonesia. This study evaluated land suitability for sorghum cultivation in West Sumatra, Indonesia, using purposive sampling and field survey methods at the regency scale, in accordance with the FAO land evaluation criteria. Land characteristics were analyzed based on climatic, soil, and hydrological parameters. The results show that three peatland types in the study area are classified as moderately suitable with nutrient retention limitations (S2nr). These peatlands are characterized by average temperatures of 25–27 °C, annual rainfall below 2,000 mm, relative humidity below 75%, good drainage, peat depths exceeding 60 cm, and acidic soil conditions (pH 4.4–5.1). Low availability of nitrogen, phosphorus, and potassium was identified as the primary limiting factor for sorghum cultivation. Overall, the findings indicate that peatlands in West Sumatra have substantial potential for sustainable sorghum development, provided that appropriate soil fertility and nutrient management strategies are implemented.
Spatial assessment of soil fertility index on tropical mineral soil across land units in Padayo farming community, West Sumatra Hijri, Nurul; Reflinaldon, Reflinaldon; Hermansah, Hermansah; Juniarti, Juniarti; Harianti, Mimien; Noferita, Jelsi Trisna; Khairati, Nurul; Naspendra, Zuldadan; Ivanovich, Vasenev Ivan
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 13 No. 3 (2026)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2026.133.10759

Abstract

Soil fertility is one of the primary aspects determining agricultural productivity, especially in tropical mineral soils, where nutrient constraints frequently limit crop growth and yield. This study aimed to (a) assess and map the Soil Fertility Index (SFI) across different land units, (b) evaluate soil characteristics, and (c) analyze the major factors influencing soil fertility. A total of 21 soil samples from 14 land units were studied. The SFI was calculated using seven key soil chemical properties: pH, organic matter, phosphorus, potassium, calcium, magnesium, and aluminum. The results showed that soil fertility in the study area was generally low, with a mean SFI value of 21.53. Among the land units, two were classified as very low, nine as low, and three as moderate fertility. The lowest SFI (16.14) was observed in land unit pTls.2.Kc, while the highest (26.78) occurred in pTps.2.Hs. Only 34.50% of the area exhibited moderate fertility, with the remainder classified as low to very low. Principal component analysis revealed that four components accounted for 81.36% of the total variance, with the dominant factors ranked as follows: CEC>base saturation>aluminum saturation>K>Mg>Ca>Na>P>pH>soil organic carbon. High annual rainfall (5,064 mm/year) and predominantly moderately steep to steep slopes were the main agroclimatic and physical constraints limiting land use. The study highlighted that the SFI is effective in representing soil fertility status in tropical soils. The integration of suitable crops that are adapted to ecological conditions and the improvement of soil fertility based on key controlling factors are essential for utilizing the land.
Peningkatan Kinerja Karyawan pada Badan Usaha Milik Desa Kota Pari dengan Edukasi Kompetensi Kerja Juniarti, Juniarti; Pohan, Syahrial Hasanuddin; Waruwu, Ahmad Aswan
MARHALADO: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: MARHALADO: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Arsil Reka Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62287/marhalado.v4i2.135

Abstract

Kota Pari Village, Pantai Cermin Sub-district, Serdang Bedagai Regency, holds promising tourism potential; however, this potential has not been optimally utilized due to a number of issues faced by the residents, such as low work competence, limited access to information on business development management training, residents' insufficient responsiveness to changes in the management system of the village-owned enterprise, and low willingness among residents to apply the knowledge provided, which frequently leads to disagreements during work competence training activities. Therefore, this community service program aims to identify these issues and provide appropriate solutions for the residents of Kota Pari Village and its surrounding areas. Through this program, it is expected that residents will be able to apply work competence to improve employee performance within the Village-Owned Enterprise, actively engage in business development management through creative craftsmanship, and make this a cornerstone for improving their standard of living and economic welfare, with support and facilitation from the Kota Pari Village Office, Pantai Cermin Sub-district, Serdang Bedagai Regency.
In Vivo Study of Telang Cream on Interleukin (IL)-6, Epidermal Growth Factor (EGF), and Wound Reepithelialization Pratiwi, Nike; Irwandi, Nurmayani; Hadi, Restu Syamsul; Thamrin, Nabila Pyrenina; Damayanti, Ndaru Andri; Juniarti, Juniarti; Rahmah, Nunung Ainur
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 10, No 2 (2025): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.106084

Abstract

Background: Povidone iodine is widely used in wound healing, but it can cause irritation and cellular toxicity. Clitoria ternatea L. has the potential to contain compounds such as rutin, quercetin 3-O-rhamnoside, ternatin, and anthocyanins as natural alternatives in wound healing. In this study, the extract used contains anthocyanins.Objective: The study aimed to evaluate the effects of Clitoria ternatea L. extract cream on the expression of Interleukin-6, Epidermal Growth Factor, and re-epithelialization in Sprague Dawley rat incision wounds.Methods: An in-vivo study with a post-test only control design was conducted on five treatment groups, including a control group without wounds (healthy), povidone iodine, and Clitoria ternatea L. extract cream (5%, 10%, 15%). IL-6 and EGF were analyzed using immunohistochemistry, while re-epithelialization was assessed using hematoxylin-eosin staining.Results: Clitoria ternatea L. extract increased IL-6 and EGF expression, with the highest expression at a 10% concentration. Re-epithelialization was faster in the treatment groups compared to both the positive and negative controls.Conclusion: The 10% Clitoria ternatea L. extract cream demonstrated efficacy comparable to povidone iodine in incision wound healing.
Co-Authors . Reflinaldon A , Agustar. A M, Hendra A, Sari. Abdul Kahar Abdullah, Johari Yap Adrian Budiman Afdhal Muttaqin Afrima Sari Agil Syah Putra Agnes Andriyani Sentosa Agustian Agustian Akhmadi, Ali Alex Darmawan, Alex Almurni, Siti Amelinda Rosita Aminuyati Amrizal Saidi Anastasia Audina Candra Anastasya Debbie Aliantho Andi Sadapotto Angelina Evelyn Apandi, Aden Aries Novita Putri Aryenti, Aryenti Asdi Agustar Auzar Syarif Awang Al Hamdi Azhari, Rudi Azwar Rasyidin Bramanta, Giraldi Sapta Carolina Limantoro Caroline Janet Sukamto Christina Christina Christina Corolina Corolina Crystalita Crystalita Crystalita Damayanti, Ndaru Andri Devina Andriani Tandiono Devina Mustikarina Natanagara Dian Fiantis Doni Hariandi Dwita, Adel Karen Dyah Puspita Sari DYAH PUSPITA SARI Elisabeth Kartika Y.W Evelina Kurniawan Evelyn Stacia Evelyn Sutejo Evelyne Evelyne Evita Vianita Sari Fadil Hukama Hamdi Fajri, Riyadhul Fathan, Muhammad Fatma Andria Wahyuni Febriyani, Ellsa Indah Ferbiana Helena Ferdiansyah, Muhammad Aldy Ferry Aditya Fhigo, Lucky Fidelia Fidelia Fidelia Finda Yovita Finy Amelia Firdaus Hi Jahja Kunoli FITRI, RUHIL Florencia Irena Chandra Florensia Agatha Francisca Ivana Frans Sanjaya Fransisca Elsa Monica Frency Yunita Gabriela Natalia Lay Gladys, Asthya Gunadi Gunadi Gunadi Gunadi Gunadi Gunadi Gusnidar, G Hanani, Hulfiatun Hans William Santoso Harianti, Mimien Hasmiandy Hamid Hastin, Abiyyah Helena, Ferbiana Hendro, Junaidi Hermansah Hermansah, Hermansah Hermeria, Noveriza Hijri, Nurul Hikmawati Hikmawati Hukama, La Diadhan Ilham Wibowo Indra Dwipa Ineke Oktaviani Irfan Suliansyah Irwandi, Nurmayani Ivanovich, Vasenev Ivan Jannah, Anisa Raudhatul Jessica Kartika Halim Karina Novitasari Kathrin Angelin Hardy Khairati, Nurul Komalasari, Ulvi Intan Kurniati, Fimetha Riva Liana Dewi Lilyani Kartika Sinatra Lina Noersanti Lince, Lince Listiyani Chandra Lubis, Ira Handayani Lubis, Khadijah Margaret Carolina Maria Yunita Maya Genisa MD Yusoff, Bazli Bin Meisilva Erona Sitepu Monica Hendrik Monica Oktavia Musliar Kasim Mustika, Maya N, Sandi N, Sandi. Nabilah Nabilah Nadila Aulia Ardi Nadra, Nadra Nadya, Dea Nandita Samaralya Tori Nasution, Sarifa Ulfa Nathania Nathania Nelly Kawijaya Niken Wulandari Noferita, Jelsi Trisna Nofrita Sandi Novi Dwi Vivian Thejakusuma Novitasari, Karina Nunung Ainur Rahmah Nur Afni Nurfina Yenti Okianna Okianna Olgawati Hudoyo Ong Yuliana Pannya Pannya Pannya Pohan, Syahrial Hasanuddin Pratiwi, Nike Preztika Ayu Ardheta Puspa Sari, Puspa Ranti Novia Restu Syamsul Hadi Rika Kurniawati Risnah, Risnah Rizwan, Mohamad Rido Rosmilan Pulungan Ryan Budi Setiawan Sam Hermansyah Septaria, Vera Shinta Mulyana Simon Eric Hanjoyo Siska Effendi Siti Rahmah Stefany Sicilia Ahliawan Stephanie Loyanaputra Stephanie Natalie Tanzil Stephen Hadi Wibowo Sudewi Isminingsih Surya - Wibowo Sylvia Adriani T N, Novidra Thamrin, Nabila Pyrenina Tjamdinata, Wenny Vania Allan Sutanto Vera Septaria Veronica Wijaya Vincent Valentino Vivian Jacob Vonny Vinisia Wahyuni, Fatma Andria Waruwu , Ahmad Aswan Waruwu, Ahmad Aswan Wenny Tjamdinata Y Yuzirwan Yaherwandi Yuliana Yuliana Yulmira Yanti Yulnafatmawita Yulnafatmawita Yusuf Hartono Z, Naspendra Zain, Efendi Zainal Zawir Simon Zuldadan Naspendra