Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PEMANFAATAN JUS JAMBU DAN TABLET TAMBAH DARAH UNTUK MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN DI PUSKESMAS DERSALAM Pramudaningsih, Icha Narayani; Pujiati, Eny; Kristiyani, Nadila; Ngatmini, Ngatmini; Sari, Siti Nila Yuana
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i1.600

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, produktivitas, serta berisiko berlanjut hingga usia dewasa dan memengaruhi kesehatan reproduksi. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui peningkatan pengetahuan tentang pentingnya hemoglobin serta pemanfaatan tablet tambah darah yang didukung konsumsi sumber vitamin C, seperti jus jambu biji. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai pemanfaatan jus jambu biji dan tablet tambah darah dalam upaya meningkatkan kadar hemoglobin. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan promotif dan preventif yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Irsyah Kudus. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan diawali dengan pendaftaran peserta, pemeriksaan kesehatan, pengukuran kadar hemoglobin, serta pre-test untuk mengukur pengetahuan awal. Selanjutnya dilakukan penyuluhan kesehatan menggunakan media PowerPoint dan leaflet, diskusi interaktif, serta post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana persentase remaja putri dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 34,48% pada pre-test menjadi 79,31% pada post-test. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri tentang anemia, peran hemoglobin, serta pentingnya konsumsi tablet tambah darah yang dikombinasikan dengan jus jambu biji. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri dan mendukung upaya pencegahan anemia melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas.
Penerapan Edukasi Relaksasi Benson terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Cahyanti, Luluk; Pujiati, Eny; Ambarwati, Ambarwati; Jamaludin, Jamaludin; Pramudaningsih, Icca Narayani; Fitriana, Vera; Nur, Hirza Ainin; Yuliana, Alvi Ratna
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i1.601

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang dan berkesinambungan untuk mencegah terjadinya komplikasi. Salah satu faktor yang berperan dalam ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien DM adalah stres psikologis. Stres dapat memicu aktivasi sistem saraf simpatis dan meningkatkan sekresi hormon kortisol, yang berdampak pada peningkatan kadar glukosa darah. Oleh karena itu, diperlukan intervensi nonfarmakologis yang mampu membantu pasien dalam mengelola stres secara efektif. Relaksasi Benson merupakan salah satu intervensi keperawatan komplementer yang bertujuan menurunkan respon stres dan meningkatkan respon relaksasi tubuh melalui pengaturan pernapasan dan pemusatan perhatian.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien Diabetes Mellitus dalam melakukan relaksasi Benson melalui metode edukasi kesehatan, serta mengevaluasi perubahan kadar glukosa darah setelah intervensi diberikan. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Ngembal Kulon dengan pemberian edukasi kesehatan, demonstrasi, dan pendampingan praktik relaksasi Benson. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran kadar glukosa darah sebelum dan setelah penerapan relaksasi Benson serta penilaian pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai manajemen stres serta kecenderungan penurunan kadar glukosa darah setelah relaksasi Benson dilakukan secara mandiri. Edukasi relaksasi Benson dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan komplementer dalam pengelolaan Diabetes Mellitus di pelayanan kesehatan primer.Kata kunci: Diabetes Mellitus, Edukasi Kesehatan, Relaksasi Benson
PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, PERILAKU IBU DALAM PENYEDIAAN MAKANAN SEHAT KREATIF BALITA STUNTING Winarsih, Biyanti Dwi; Lestari, Fuji; Pujiati, Eny; Widyaningsih, Heriyanti; Hartini, Sri; Faidah, Noor; Yusianto, Wahyu
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i4.594

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang dialami balita di Indonesia. Pemenuhan kebutuhan nutrisi pada anak diperlukan adanya peran orang tua, terutama peran ibu. Peran ibu sangat diperlukan dalam mencegah maupun menangani masalah gizi atau nutrisi pada anak. Kurangnya gizi pada anak dapat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam memilih bahan makanan maupun menyajikan makanan yang tidak tepat. Salah satu upaya pencegahannya adalah melalui penyediaan makanan sehat dan kreatif oleh ibu. Tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu memiliki peran penting dalam penyediaan makanan tersebut. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam penyediaan makanan sehat kreatif balita stunting Peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu dengan pemberian edukasi kepada 45 ibu yang memiliki balita stunting. Pengetahuan, sikap dan perilaku ibu sebagian besar dalam kategori kurang. Setelah dilakukan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan dalam kategori baik sebanyak 91,1%, Sikap ibu dalam kategori baik sebanyak 28 responden (62,2%), dan Perilaku ibu dalam kategori baik sebanyak 60%. Mayoritas ibu terjadi peningkatan baik pengetahuan, sikap dan perilaku dalam penyediaan makanan sehat kreatif.
Co-Authors Aisyah, Noor Alvi Ratna Yuliana Ambarwati Ambarwati Anita Dyah Listyarini Arsy, Gardha Rias Arsy, Gardha Ryas Biyanti Dwi Winarsih Cahyanti, Luluk David Laksamana Caesar, David Laksamana Dian Arsanti Palupi, Dian Arsanti Dilla Ameliasari Ervi Rachma Dewi Fadilah, Ana Fitriana, Vera Fitrianingsih, Sri Fuji Lestari Hasty Martha Wijaya Heriyanti W Heriyanti Widyaningsih Hidayati, Rakhmi Hirza Ainin Nur Icca Narayani Icca Narayani Icca Narayani Pramudaningsih Icca Narayani Pramudaningsih Irma Febita Irna Sari JAMALUDIN Jamaludin . Jamaludin Jamaludin Kristiyani, Nadila Lilis Sugiarti Luluk Cahyanti Maria Ulfa Mubaroq, Muhammad Husni Muhamad Husni Mubaroq Muniroh, Fitri Ambarwati Nafiah, Lutfiana Nurulin Nailil Muna Ngadiran, Antonius Ngatmini Ngatmini Ngatmini Ngatmini Nila Putri Purwandari Nila Putri Purwandari, Nila Putri Noor Faidah, Noor Nur, Hirza Ainin Nurmoko, Anang Pramudaningsih, Icca Narayani Pramudaningsih, Icha Narayani Putri Lestari Putri Lestari, Putri Putri, Devi Setya Rachma Dewi, Ervi Rahmawati, Priandari Amelia Rahmawaty, Annis Renny Wulan Apriliyasari, Renny Wulan Safitri, Niken Ayu Anggun Sari, Dessy Mugita Sari, Lia Marlinda Sari, Siti Nila Yuana Septarani, Sania Setyoningsih, Heni Sri Hartini Susiloningrum, Dwi Vera Fitriana Vera Fitriana Vera Fitriana Wahyu Yusianto Widodo Bagus Waldiani Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Yayuk Fatmawati, Yayuk Yudanti, Gendis Purno Yulia Pratiwi Yuliana, Alvi Ratna Yuliana, Maya