Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : BIOLOVA

EFEKTIVITAS VARIASI KONSENTRASI EKSTRAK DAGING BUAH BINTARO SEBAGAI INSEKTISIDA LEPIDOPTERA PADA BAWANG DAUN SEBAGAI SUMBER BELAJAR PENCEMARAN LINGKUNGAN Kurniawan, Andi; Muhfahroyin, Muhfahroyin; Sutanto, Agus
BIOLOVA Vol. 2 No. 1 (2021): VOLUME 2 NOMOR 1 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v2i1.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas variasi konsentrasi ekstrak daging buah bintaro (Carberra odollam) sebagai insektisida ulat grayak (Lepidoptera) pada tanaman bawang daun (Allium fistulosum L) Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian ini jenis eksperimen yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dalam rancangan penelitian ini menggunakan 4 taraf yaitu perlakuan dengan,konsentrasi ekstrak 1%, 1,5%, 2% dan kontrol menggunakan insektisida berbahan aktif Tenano, tiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali sehingga jumlah percobaan yang akan dilakukan sebanyak 12 kali. Hasil analisis menunjukkan: (1) Pemberian variasi ekstrak buah bintaro berpengaruh tehadap pertumbuhan mortalias ulat grayak. Berdasarkan hasil analisi nilai sig. 0,000< 0,05 yang berarti pemberian variasi ekstrak buah bintaro dengan dosis berbeda berpengaruh terhadap mortalitas ulat grayak. (2) Variasi penambahan ekstrak buah bintaro menyebabkan mortalitas yang berbeda-beda. Mortalitas terbaik pada perlakuan P0V3 dengan pemberian variasi ekstrak sebanyak 2% dan terendah pada perlakuan P0V1 pemberian ekstrak 1%. (3) Aktivitas bioinsektisida ekstrak metanol buah bintaro terhadap mortalitas ulat grayak rendah. Semakin tinggi konsentrasi yang digunakan maka semakin tinggi pula mortalitas ulat grayak. Aktivitas bioinsektisida ekstrak metanol buah bintaro terhadap mortalitas ulat grayak rendah. Semakin tinggi konsentrasi yang digunakan maka semakin tinggi pula mortalitas ulat grayak.
BIOHERBISIDA SEBAGAI PENGARUH NEGATIF TERHADAP TANAMAN BAWANG DAUN cahyati, novia; Sutanto, Agus
BIOLOVA Vol. 2 No. 1 (2021): VOLUME 2 NOMOR 1 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v2i1.492

Abstract

Indonesia is a tropical country that has a high biodiversity of both its flora and fauna.Plants are able to flourish both with high economical value as well as plants that have no high economical value.Growth that does not have a high economical value one of them is weed crops.Weed crops flourish in agricultural and plantation areas. The presence of this weed plant is able to mangakibatkan the underlying plant is disturbed growth because weed plants have the same condition of growing with the staple plants then need to be held weed crop control to improve the production of staple crops.Weeds and Babadotans have active compounds that can inhibit the growth of staple crops.The mechanism of action of alelopathy is able to inhibit crops in absorbing nutrients from the environment and affect the normal growth of plants.The roots are entrances for nutrients and water from the ground, which is essential for the soil's physiological process.Water absorption barriers caused the process of photosynthesis because water is a raw material of photosynthesis.In addition the process of exchanging water, CO2, and O2 in the stomata of the leaves needed in the metabolism of corn seedlings is hindered due to the impact of the alelopathy of weed extracts, resulting in a decrease in wet weights and stunted photosynthesis caused a slightly low dry weight.The mechanism of alelopathy is able to reduce the content of chlorophyll and the rate of photosynthesis.
PERBEDAAN KEANEKARAGAMAN MAKROBENTOS SEBAGAI INDIKATOR BIOLOGI PENENTUAN KUALITAS AIR DI AREA PERKOTAAAN DAN DI PEDESAAAN LAMPUNG Santoso, Teguh; Sutanto, Agus
BIOLOVA Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v2i2.1087

Abstract

This has not been known as a comparison of macrobentos diversity between rural and urban areas. Based on this, it is necessary to analyze the comparison of Macrobentos in the urban area with rural areas. The river which is in the analogues of urban areas is the river Way Belau (Bandar Lampung) and the river Well Putri (Bandar Lampung), while the river which is in the area of the river in the countryside is the Pasir Sakti (East Lampung) and the River Raman Pujodadi (Trimurjo). The purpose of this study is to compare the diversity of Macrobentos in urban areas with rural areap. The type of research in this article is descriptive. The conclusion of this study is that there is a difference in the diversity of macrobentos between rivers that exist in rural areas with rivers that exist in urban areas. The rivers in the village area nudge have more macro-bentos diversity compared to existing rivers in urban areas.
IDENTIFIKASI BAKTERI PEREDUKSI SULFAT PADA KAWAH AIR PANAS NIRWANA SUOH LAMPUNG BARAT Saputra, Beny; Sutanto, Agus; Cholvistaria, Mia; Suprayitno, Suprayitno; Rahmawati, Nala
BIOLOVA Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v2i2.1089

Abstract

Abstrak: Bakteri pereduksi sulfat atau Sulfate-reducing bacteria (SRB) adalah jenis bakteri obligat anaerob kemolitrotof memanfaatkan donor electron H2. Kemampuan SRB mereduksi sulfat menjadi sulfida mampu mengendapkan logam toksik meliputi Cd, Cu, dan Zn sebagai logam sulfida. SRB memerlukan substrat organik seperti asam piruvat yang dihasilkan oleh aktivitas anaerob lainnya. Mekanisme SRB dalam melakukan reduksi sulfat, sulfat digunakan sebagai sumber energi sebagai akseptor elektron dan menggunakan sumber karbon (C) sebagai donor elekton dalam metabolisme dan bahan penyusun sel. Pada kondisi anaerob bahan organik akan berperan sebagai donor elektron. Pembentukan senyawa sulfida melalui proses reduksi yang ditandai oleh penambahan elektron dari bahan organik yang menyebabkan turunnya konsentrasi sulfat dan naiknya pH lingkungan. SRB pada kawah air panas nirwana ini hidup secara anaerob pada suhu lingkungan 600C - 1000C dengan pH 7,4 tingkat kekeruhan air cukup keruh dan kandungan air yang mengandung blerang dengan indikator bau seperti telur busuk dan lingkungan sekitar terdiri dari sedimen batu kapur. Abstract : Sulfate-reducing bacteria (BPS) is a type of chemolithotroph obligate anaerobic bacteria that utilize H2 electron donors. The ability of BPS to reduce sulfate to sulfide is able to precipitate toxic metals including Cd, Cu, and Zn as metal sulfides. BPS requires organic substrates such as pyruvic acid which is produced by other anaerobic activities. The BPS mechanism in reducing sulfate, sulfate is used as an energy source as an electron acceptor and uses a carbon source (C) as an electron donor in metabolism and cell building material. Under anaerobic conditions, organic matter will act as an electron donor. The formation of sulfide compounds through a reduction process is characterized by the addition of electrons from organic matter which causes a decrease in sulfate concentration and an increase in environmental pH. BPS in this nirvana hot spring crater lives anaerobically at an environmental temperature of 600C - 1000C with a pH of 7.4 the level of turbidity of the water is quite cloudy and the water content contains sulfur with an indicator of smell like rotten eggs and the surrounding environment consists of limestone sediments
PENGARUH LIMBAH KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS IKAN NILA ( Oreochromis niloticus) SEBAGAI BAHAN E-MODUL MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN HEWAN Hikmah, Luluil; Sutanto, Agus; Muhfahroyin, Muhfahroyin
BIOLOVA Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Agustus 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v3i2.1785

Abstract

Abstrak: Sektor perikanan dan peternakan memiliki peranan yang penting dalam memenuhi kebutuhan protein masyarakat. Mayoritas kebutuhan protein disuplai oleh kedua sektor tersebut. Setiap tahun kebutuhan akan protein hewani mengalami kenaikan yang signifikan seiring tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya protein dalam tubuh. Salah satu jenis perikanan budidaya yang banyak diminati oleh masyarakat di Indonesia adalah ikan nila. Penggunaan limbah organik diharapkan tidak hanya dapat memberikan alternatif sumber pakan ikan murah namun juga meminimalisir masalah yang terkait dengan pembuangan limbah organik memasuki lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh limbah kotoran ayam terhadap produktivitas ikan. Untuk mengetahui bagaimana produk hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber belajar biologi pada materi pertumbuhan dan perkembangan pada hewan, berbentuk E modul praktikum. Kata kunci : kotoran ayam, pertumbuhan ikan, produktivitas ikan Abstract: The fisheries and agricultural sectors have an important role in meeting the protein needs of the community. Protein needs are supplied by the two sectors. Every year the need for animal protein will experience a significant increase along with public awareness of the importance of protein in the body. One type of aquaculture that is in great demand by people in Indonesia is tilapia. The use of organic waste is expected not only to provide an alternative source of cheap fish feed but also to minimize problems associated with the disposal of environmental organic waste. This study aims to examine the effect of chicken waste on fish productivity. To find out how the product of this research can be used as a source of learning biology on the material of animal growth and development, in the form of an E practicum module. Keywords: chicken manure, fish growth, fish productivity
KUALITAS KOMPOS KULIT DAN BATANG NANAS DENGAN FERMENTOR PUMAKKAL Setyawan, Angga; Achyani, Achyani; Sutanto, Agus
BIOLOVA Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Agustus 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v3i2.1817

Abstract

Kurangnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan pupuk organik dalam mengelola tanah atau peremajaan tanah. Sehingga masyarakat ketergantungan dengan adanya pupuk kimia, tapi tanpa mereka sadari perbuatannya telah merusak unsur hara tanah sehingga tanahnya kurang subur. Oleh karena itu dengan adanya pupuk kompos maka akan mempermudah masyarakat agar senantiasa menggunakan pupuk organik. Karena jika ditinjau dari segi kesehatan hasil produk pupuk organik lebih baik bagi tubuh dibandingkan hasil pupuk kimia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan limbah organik pada pengomposan kulit dan batang nanas menggunakan PUMAKKAL terhadap kualitas pupuk kompos. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan mengudakan metode kajian artikel dari penelitian yang sudah pernah dilakukan sebelumnya. Hasil menunjukkan bahwa adanya pengaruh positif dari kualitas kompos dengan fermentor pumakkal. Keyword : Kompos organik, batang nanas, pumakkal Abstrack: Lack of public awareness to use organic fertilizers in managing the soil or rejuvenating the soil. So that people depend on chemical fertilizers, but without them realizing their actions have damaged soil nutrients so that the soil is less fertile. Therefore, the presence of compost will make it easier for people to always use organic fertilizers. Because in terms of health, the results of organic fertilizer products are better for the body than the results of chemical fertilizers. The purpose of this study was to determine the effect of variations in the addition of organic waste in composting pineapple peels and stems using PUMAKKAL on the quality of compost fertilizer. This research is a qualitative descriptive study by using the method of reviewing articles from previous research. The results showed that there was a positive effect of compost quality with a pumakkal fermenter. Keyword : Organic compost, pineapple stem, pumakkal
KUALITAS DOSIS STARTER PUMAKKAL (Limbah Cair Nanas) TERHADAP PUPUK LIMBAH CAIR KARET SEBAGAI SUMBER BELAJAR PANDUAN PRAKTIKUM abrori, zaini; Sujarwanta, Agus; Sutanto, Agus
BIOLOVA Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Agustus 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v3i2.2669

Abstract

Abstrak: Indonesia memiliki potensi lahan perkebunan karet yang paling luas di dunia, yaitu 3,6 juta hektare area (ha). Banyaknya permintaan karet secara tidak langsung akan meningkatkan jumlah produksi limbah yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak ditangani dengan benar. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan memanfaatkan limbah cair industri karet menjadi pupuk kompos cair. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui kualitas dosis pumakkal terbaik terhadap kadar N, P, K pada limbah cair karet. Metode yang digunakan peneliti metode eksperimen dengan melakukan pengamatan terhadap kualitas dosis limbah cair nanas yang dikombinasikan dengan limbah cair karet yang digunakan sebagai pupuk cair. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat mengurangi jumlah limbah karet yang dijadikan sebagai pupuk organik cair dengan standar pupuk mutu kadar tiap kandungan N, P, K. Kata kunci: Limbah Karet, Pumakkal, Pupuk Cair Organik Abstrack: Indonesia has the largest potential for rubber plantations in the world, which is 3.6 million hectares of area (ha). The large demand for rubber will indirectly increase the amount of waste production that has the potential to pollute the environment if it is not handled properly. One of the efforts to overcome this is by utilizing liquid waste from the rubber industry into liquid compost. The purpose of this study was to determine the quality of the best pumakcal dose on the levels of N, P, K in rubber liquid waste. The method used by researchers is an experimental method by observing the quality of the dosage of pineapple liquid waste combined with rubber liquid waste which is used as liquid fertilizer. The results of this study are expected to reduce the amount of rubber waste that is used as liquid organic fertilizer with quality fertilizer standards for each content of N, P, K. Key word: Organic Liquid Fertilizer, Pumakkal, Rubber Waste
PENGOLAHAN DAGING KEONG MAS UNTUK MENURUNKAN KADAR LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) Gunawan, Ade; Widowati, *Hening; Sutanto, Agus; Cholvistaria, Mia
BIOLOVA Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Agustus 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v3i2.2677

Abstract

Abstrak: Pencemaran lingkungan perairan berdampak pada tingkat akumulasi logam berat pada organ tubuh biota perairan seperti keong mas (Pomacea canaliculata). Tujuan dari penelitian ini yaitu menurunkan kadar timbal pada daging keong mas dari DAM Raman, Metro Lampung, sehingga dapat menjadi alternative bahan pangan hewani. Kadar logam timbal (Pb) diukur dengan metode Vogel’s Spectrophometer UV-Vis atau metode destruksi Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa logam Pb di air sebesar 1,225 µg/l, dan di sedimen sebesar 456,165 µg/kg, sedangkan di dalam organ keong mas (P. canaliculata) sebesar 59,924 µg/kg. Penanganan bahan pangan berupa pencucian 3 kali @5 detik dan perebusan mampu menurunkan kadar timbal yang terdapat pada organ keong mas sebesar 49,96%. Batas maksimum konsumsi daging keong dari DAM Raman adalah 50,17 gr/minggu. Abstrack: Pollution of the aquatic environment can affects of the level accumulation of heavy metals in the body organs of aquatic biota such as golden snail (Pomacea canaliculata). This reseach aims to reduce lead (Pb) levels in the golden snail organs from DAM Raman river, Metro City so that it can be an alternative food ingredients. Lead content was measured by the Vogel's Spectrophometer UV-Vis method, at the Analytical Chemistry Laboratory of UM Malang. The results showed that Pb found in water amounted to 1,225 µg/l, and in the sediment amounted to 456,165 µg/kg, while Pb contained in P. canaliculata organs were 59,924 µg/kg. Food processing by washing for 3 times @ 5 seconds and boiling can reduce Pb levels in P. canaliculata meat by 49.96%. The maximum consumption limit weekly of snail meat from DAM Raman is 50.17 grams.
STUDI BIOREMEDIASI PENGOLAHAN TANAH UNTUK PRODUKTIVITAS TIMUN DAN BUNCIS BERKELANJUTAN DI KEBUN SAYUR SEKINCAU LAMPUNG BARAT Kusumasyari, Denti; Aisyah, Putri; Sudaryanti, Sudaryanti; Susiani, Susiani; Abrori, Zaini; Sutanto, *Agus
BIOLOVA Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Februari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v4i1.3237

Abstract

Sayuran merupakan makanan sumber vitamin dan kaya akan serat yang bermanfaat baik bagi kesehatan tubuh manusia. Sayuran yang sehat hanya didapat dari tanah pertanian yang sehat dan bebas pencemaran, termasuk pencemaran pestisida. Sekincau terletak di Lampung Barat Propinsi Lampung, yang sangat terkenal pertanian sayuran. Berbagai jenis sayuran seperti kol, tomat, wortel, timun, buncis, labu, dan lain-lain sangat cocok dengan kondisi Sekincau yang sejuk, bahkan sering terjadi hujan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bioremediasi pengolahan tanah untuk produktivitas timun dan buncis berkelanjutan di kebun sayur Sekincau Lampung Barat melalui telaah kajian hasil penelitian dan kegiatan Jelajah Alam Sekitar. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian diketahui bahwa pada lahan sawi, timun, buncis, dan wortel memiliki rata-rata intensitas cahaya sebesar 2000 Cd, pH 7, dan kelembaban sebesar 100% RH. Kesimpulan yaitu proses pengomposan secara sederhana terdiri dari beberapa tahapan, pengomposan dimulai dari pemilihan sampah, pengecil ukuran, penyusun tumpukan, pembalikan, penyiraman, pematangan penyaringan, serta pengemasan dan penyimanan. Hasil penen petani menunjukkan produktivitas yang bagus dibandingkan dengan pupuk kimia, diperkirakan untuk beberapa jenis sayuran dapat menghasilkan rata-rata ± 1 ton/Ha. Kata Kunci : Bioremediasi, Pengolahan Tanah, Produktivitas
ANALISIS KOMBINASI PAKAN TAMBAHAN TERHADAP PERTUMBUHAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) Aisyah, Putri; Sujarwanta, Agus; Widowati, *Hening; Sutanto, Agus; Sulistiani, Widya Sartika
BIOLOVA Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v4i2.3396

Abstract

Abstrak: Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) di Indonesia semakin meningkat seiring dengan peningkatan ekspor udang. Peningkatan ini menyebabkan peningkatan budidaya udang vannamei secara intensif untuk memenuhi permintaan pasar. Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas tambak udang di vaname adalah dengan meningkatkan kualitas nutrisi udang untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas. Tujuan dari penelitian melalui kajian literatur yaitu untuk mengetahui potensi pakan kombinasi bagi pertumbuhan udang vaname. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan kajian literatur dalam kajian artikel penelitian yang membahas tentang penambahan nutrisi, probiotik dan rempah untuk pertumbuhan udang. Berdasarkan hasil wawancara dengan petambak udang di Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur didapatkan kombinasi makanan pendamping yaitu petambak udang di Tambak B (Mina Bahari) menggunakan kombinasi makanan pendamping berupa probiotik dan rempah-rempah. EM4, tetes tebu/molase, ragi, mengkudu, bawang putih dan yakult. Di tambak C (Sido Makmur), petambak udang menggunakan kombinasi pakan yang terdiri dari EM4, tetes tebu, ragi, mengkudu, bawang putih, jahe, kunyit, susu skim dan yakult. Berdasarkan hasil kajian literatur, kombinasi probiotik dan rempah-rempah dapat meningkatkan nafsu makan dan imunitas udang, sehingga udang tahan penyakit dan dipercepat pertumbuhannya. Kata kunci : probiotik, rempah, pertumbuhan, udang vaname. Abstrack: The cultivation of vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) in Indonesia is increasing along with the increase in shrimp exports. This increase led to an increase in vannamei shrimp cultivation intensively to meet market demand. One of the efforts to increase the productivity of shrimp ponds in vaname is to improve the quality of shrimp nutrition to increase growth and productivity. The purpose of this study was to determine the potential of combined feed for the growth of vannamei shrimp. The method used is descriptive qualitative using a literature review in the study of research articles that discuss the addition of nutrients, probiotics and spices for shrimp growth. Based on the results of interviews with shrimp farmers in Pasir Sakti, East Lampung Regency, a combination of complementary foods was obtained, namely shrimp farmers in Tambak B (Mina Bahari) using a combination of complementary foods in the form of probiotics and spices. EM4, molasses/molasses, yeast, noni, garlic and yakult. In pond C (Sido Makmur), shrimp farmers use a combination feed consisting of EM4, molasses, yeast, noni, garlic, ginger, turmeric, skim milk and Yakult. Based on the results of a literature review, the combination of probiotics and spices can increase shrimp appetite and immunity, so that shrimp are disease resistant and their growth is accelerated. Keywords: probiotics, spices, growth, vanamei shrimp.
Co-Authors ., Achyani A.A. Ketut Agung Cahyawan W abrori, zaini Achyani Achyani Achyani, Achyani Ade Gunawan Adha Sabila Kifah Adisyahputra Afiatur Rohmah Agil Lepiyanto Agus Sujarwanta, Agus Ahmad Fatoni Alam, Tago Aminin, Sudirman Amiyati, Seprida Anak Agung Oka Andi Kurniawan Anggit Khendio Utomo Anjarwati, Sulis Aprilia, Anggi Arbasari, Maya Arifah Qurniani Arum Meidawati, Dita Asih Fitriana Dewi Asih Fitriana Dewi, Asih Fitriana Bagus Rachman Satrya Bagus Rachman Satrya Beny Saputra Budi Prasetyo cahyati, novia Cahyono, Heri Dacholfany, Ihsan Deni Kurnia Dio Anggoro Indarsyah, Gilang Dzaki Yaqiyuddin, Ahmad Eka Novita Sari Eka Reza Rifai Eka Setia Budi Eka Setyaningsih Elfrida Ratnawati Eppinga, Reinilde Fajri Arif Wibawa Fakhrurroja, Hanif Faza Rifàti, Eva Fenny Thresia Ferdiyansyah, Ilham Ferdy Sopran Wamala Gita Anggraeni Handoko Santoso Harjoko, Harjoko Harmoko Harmoko, Harmoko Hasminar Rachman Fidiastuti Helga, Anneta Hening Widiowati Hening Widowati Hifni Septina Carolina Hifni Septina Carolina, Hifni Septina Hikmah, Luluil Indriyani Putri Iswati Iswati Iswati Iswati Kartika Sari Kartiko, Yerry Kasmur, Roslinawati Khairunisa, Afiqah Khoirudin, M. Khoriudin, M Kusumasyari, Denti Laksono Trisnantoro Larasati, Anggia Dwi Leli Triana Lovely Son, Lovely M Rustam Rifai M. Ihsan Dacholfany Maharani, Adinda Purnama Mahfudin, Sidik mahmud, zenni Marzuki Noor, Marzuki Mellury, Deane Mia Cholvistaria Mia Cholvistaria, Mia Mufahroyin, Mufahroyin Muhammad Firdaus Muslihat, Muslihat Nani Septiana Nedi Hendri Nedi Hendri, Nedi Ningsih, Riyanti Nita, Wahyu Dian Novia Cahyati Nurhat Alamsyah Nurlaifa, Nadiah Putri Nyoto Suseno Oktavianti, Sinta Pipi Puspita Sari Prayitno, Dwi Purdiyanto, Aris Purwasih Purwasih, Purwasih Puspa, Elvina Maya Putri Aisyah, Putri Qurniani, Arifah Rahmawati, Nala Rasuane Noor Rasuane Noor Reni Indrayanti Retnowati Retnowati Rifai, M Rustam - Rista, Paulina Eva Riswanto ., Riswanto riswanto riswanto Riyanto Riyanto Rizal Koen Asharo Rohimatusafiah, Yahya Rohmatul Anwar Rolia, Eva rosidha, nety RR. Ella Evrita Hestiandari Sahrin, Alfin Sari, Novia Ambar Satriadi, Bekti Septiana, Nani Setyawan, Angga SHIHAB, M RIZKI Sholihah, Anisa Sinta Oktavianti Subardi, Subardi Bardi Sudaryanti Sudaryanti Sudirman AM Suharno Zen Sunardi Sunardi Suprayitno Suprayitno Supriyanto Supriyanto Susiani Susiani, Susiani Susiwati, Tri Syaferi, Akhmad Tasa Gandini Teguh Santoso Tri Adi Wibowo, Tri Adi Triana Asih Triana Asih, Triana Triana, Leli Tut Wuri Handayani Tut Wuri Handayani, Tut Wuri Utami, Erna Vironica, Elysa Wahidah, Nina Ikhwati wibowo, Vikto Agus Wicaksono Wibowo, Dimas Widowati, *Hening Widya Sartika Sulistiani, Widya Sartika Wimbawarni, Wiwik Wisca Febriana Wulandari, Nadia Fitria Yaya Rukayadi Yulistiana, Elza - Yuriana, Lely