Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Masa Kerja, Durasi Kerja, Usia, dan Kebiasaan Olahraga yang Mempengaruhi Muskuloskeletal Disorders (MSDs) pada Sopir Bus Terminal Batoh Banda Aceh Iqbal Fahriza; Asnawi Abdullah; Nopa Arlianti; Anwar Arbi; Wardiati Wardiati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3128

Abstract

Muskuloskeletal disorders (MSDs) merupakan keluhan pada sistem muskuloskeletal yang dipengaruhi ketidakseimbangan kapasitas otot dan tulang akibat pekerjaan. Sopir bus merupakan kelompok yang rentan mengalami MSDs karena bekerja dalam posisi duduk statis dalam waktu lama dengan mobilitas terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada sopir bus Medan-Banda Aceh di Terminal Batoh Banda Aceh Tahun 2025. Pengendalian faktor risiko pada sopir bus jarak jauh diperlukan untuk meningkatkan keselamatan kerja, mengurangi potensi kecelakaan, dan mendukung terciptanya sistem transportasi yang lebih aman. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi berjumlah 84 sopir bus dan seluruhnya dijadikan sampel (total populasi). Pengumpulan data menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa 52,4% responden mengalami resiko tinggi dan 21,4% responden mengalami resiko sangat tinggi. Usia merupakan faktor dominan yang memengaruhi keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Bertambahnya usia menyebabkan penurunan fungsi otot, tendon, sendi, dan ligamen sehingga meningkatkan risiko keluhan muskuloskeletal.
Literasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya (Sebuah Penelitian Cross-Sectional pada Siswi Madrasah Aliyah Negeri 1 Banda Aceh) : Adolescent Reproductive Health Literacy and Factors Influencing It (A Cross-Sectional Study on Students of Madrasah Aliyah Negeri 1 Banda Aceh) Khairunnisa; Wardiati; Agustina
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3398

Abstract

Latar belakang: Literasi kesehatan reproduksi merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi kesehatan reproduksi remaja. Berbagai penelitian terdahulu telah menemukan keterkaitan tingkat literasi kesehatan reproduksi dengan status kesehatan reproduksi pada remaja. Di Indonesia belum terdapat data nasional terkait dengan tingkat literasi kesehatan reproduksi remaja, sehingga level literasi kesehatan reproduksi remaja belum diketahui secara pasti. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi literasi kesehatan reproduksi pada remaja dan melakukan perhitungan tingkat literasi kesehatan reproduksi remaja di lokasi penelitian. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross-sectional. Populasi adalah seluruh siswi kelas XI dan XII di MAN 1 Banda Aceh yaitu berjumlah 370 responden. Sampel ditetapkan dengan metode total populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji Regresi Linier Sederhana dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil: Hasil penelitian memperlihatkan bahwa responden memiliki tingkat literasi kesehatan sedang (moderate). Faktor yang mempengaruhi tingkat literasi kesehatan reproduksi remaja adalah dukungan guru (R2: 0,436; β: 0,057; p-value: 0.001), peran keluarga (R2: 0,327; β: 0,573; p-value: 0.001), dukungan teman sebaya (R2: 0,298; β: 0,548; p-value: 0.001), dukungan petugas kesehatan (R2: 0,153; β: 0,393; p-value: 0.001), akses internet (R2: 0,038; β: 0,202; p-value: 0.001). Sementara itu tidak terdapat hubungan riwayat permasalahan kesehatan reproduksi dengan tingkat literasi kesehatan reproduksi (R2: 0,000; β: -0,005; p-value: 0.922). Kesimpulan: Tingkat literasi kesehatan reproduksi remaja di lokasi penelitian belum memadai. Faktor yang menentukan tingkat literasi kesehatan reproduksi remaja terdir dari dukungan guru, peran keluarga, dukungan teman sebaya dan dukungan petugas kesehatan.
Perbedaan Tingkat Literasi Kesehatan Reproduksi Siswi yang Mengikuti dan yang tidak Mengikuti Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) : Differences in Levels of Reproductive Health Literacy of Students who Follow and who Are not Following Youth Information and Counseling Centers (PIK-R) Pahmi Syahira; Wardiati Yusuf; Agustina; Riza Septiani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3485

Abstract

Latar belakang: Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-Remaja) merupakan wadah kegiatan program Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) yang dijalankan dari, oleh dan untuk remaja untuk memberikan informasi dan penyuluhan kesehatan reproduksi dan kegiatan pendukung lainnya. Keberadaan PIK-Remaja di lingkungan remaja penting dalam membantu remaja mengakses informasi dan layanan konseling tentang kehidupan berkeluarga bagi remaja. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat literasi kesehatan reproduksi siswi yang mengikuti PIK-Remaja dan yang tidak mengikuti PIK-Remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 (SMAN 3) Banda Aceh dan Madrasah Aliyah Negeri 2 (MAN 2) Banda Aceh. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan studi komparatif. Populasi pada penelitian ini seluruh siswi SMA 3 Banda Aceh dan MAN 2 Banda Aceh. Pencuplikan sample dilakukan secara aksidental (accidental) dan diperoleh sampel sebanyak 154 responden Dari MAN 2 dan 52 responden dari SMAN 3. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket kepada responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah t-test independen pada derajat kemaknaan 95%. Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa nilai rata-rata literasi kesehatan reproduksi remaja lebih tinggi pada siswi SMAN 3 Banda Aceh dibandingkan dengan siswi MAN 2 Banda Aceh. Analisis bivariat memperlihatkan terdapat perbedaan literasi kesehatan reproduksi responden yang tergabung dalam PIK-Remaja dengan siswi yang tidak tergabung dalam PIK-Remaja di MAN 2 Banda Aceh (p-value: 0,039) dengan domain yang memperlihatkan perbedaan yang signifikan adalah penilaian informasi kesehatan reproduksi (p-value: 0,028) dan penerapan informasi kesehatan reproduksi (p-value: 0,049). Sementara itu, tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat literasi kesehatan reproduksi siswi yang mengikuti PIK-R dan yang tidak mengikuti PIK-Remaja di SMA 3 Banda Aceh (p¬-value 0,527). Kesimpulan: Siswi MAN 3 memiliki tingkat literasi kesehatan reproduksi yang lebih baik dibandingkan dengan siswi MAN 2 Banda Aceh. Efektivitas PIK-Remaja sebagai platform yang mampu mengedukasi dan memberikan informasi terkait dengan kesehatan reproduksi dalam upaya meningkatkan literasi kesehatan reproduksi tidak konsisten di kedua sekolah yang dijadikan lokasi penelitian.
Efektivitas Metode Ceramah dan Pemutaran Video terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Motivasi dalam Upaya Pencegahan Kanker Serviks pada Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh Tahun 2023: The Effectiveness of Talking and Video Playing Methods on Increasing Knowledge and Motivation in Efforts to Prevent Cervical Cancer in Students of the Faculty of Law University of Muhammadiyah Aceh 2023 Raihanil Fitri Fauzi; Agustina; Wardiati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3974

Abstract

Latar belakang: Kanker serviks merupakan tumor ganas yang tumbuh di bagian leher Rahim. Di negara berkembang kanker serviks menduduki urutan nomor dua setelah kanker payudara. Salah satu penyebab tingginya persentase kanker serviks di Indonesia adalah rendahnya pemantauan sejak dini. Profil kesehatan Indonesia menunjukkan untuk Provinsi Aceh pemantauan dini kanker serviks pada WUS hanya 2,6%, Hal tesebut membuktikan bahwa pengetahuan dan motivasi terhadap pencegahan dini kanker serviks masih sangat rendah di Aceh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode ceramah dan pemutaran video terhadap pengetahuan dan motivasi dalam upaya pencegahan kanker serviks pada Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh Tahun 2023. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh Tahun Angkatan 2022 yaitu sebanyak 67 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara total populasi melalui penyebaran angket. Pelaksanaan Pre-Test dan Intervensi dilakukan pada Tanggal 2 Januari, dan pelaksanaan Post- Test dilakukan satu minggu kemudian pada Tanggal 9 Januari 2023. Analisis data menggunakan uji Paired Sampel T Test dengan program computer SPSS 25. Hasil: Hasil uji statistik menggunakan T-test Independent dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan responden sebelum dilakukan intervensi pada kelompok ceramah yaitu 9.00, setelah dilakukan intervensi mengalami peningkatan menjadi 11.82. dan nilai rata-rata motivasi responden sebelum dilakukan intervensi pada kelompok ceramah yaitu 8.76 kemudian mengalami peningkatan juga menjadi 13.44. sedangkan pada kelompok pemutaran video nilai rata-rata pengetahuan responden sebelum dilakukan intervensi yaitu 8.87, kemudian meningkat menjadi 13.67. dan nilai rata-rata motivasi responden sebelum di lakukan intervensi dengan metode pemutaran video yaitu 9.15, meningkat menjadi 16.36 setelah intervensi. Kesimpulan: Metode pemutaran video diketahui lebih efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi mahasiswi dalam upaya pencegahan kanker serviks pada Mahasisiwi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh tahun 2023.
Factors Associated with Blood Sugar Control Behavior on Patients with Diabetes Mellitus in Blang Kuta Community Health Center Area, Pidie Jaya District in 2023 Mutiara; Tahara Dilla Santi; Wardiati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 7 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i7.5283

Abstract

Introduction: Diabetes mellitus has become one of the increasingly alarming global health challenges. As a chronic disease, diabetes results in various detrimental consequences, including high mortality rates and significant healthcare costs. Objective: This research aims to determine the factors associated with blood sugar control behavior among diabetes mellitus patients in the Blang Kuta Community Health Center's service area. Method: This study is a quantitative research with a cross-sectional approach. The population in this study consists of all DM patients in 4 villages in the Blang Kuta Community Health Center's service area, totaling 252 individuals. Sampling was conducted using proportional random sampling techniques, involving 72 DM patients. Data collection was performed through interviews using questionnaires and analyzed through univariate, bivariate analysis using chi-square test, and multivariate analysis using logistic regression test using the SPSS program. Result: The univariate analysis results revealed that the majority of respondents exhibited poor behavior (54.2%). Bivariate analysis results indicated a significant relationship between knowledge (p-value 0.000), level of education (p-value 0.002), gender (p-value 0.005), and self-efficacy (p-value 0.000) with blood sugar control behavior. However, variables such as family history (p-value 0.471) and duration of diabetes mellitus (p-value 0.277) did not show a significant relationship. Multivariate analysis results indicated that knowledge (p-value = 0.035, OR = 5.114) and self-efficacy (p-value = 0.000, OR = 13.278) are important determinants of blood sugar control among patients with diabetes mellitus. Conclusion: There is a significant relationship between knowledge, education, gender, and self-efficacy with blood sugar control behavior. However, variables such as family history of diabetes mellitus and duration of diabetes mellitus do not show a significant relationship. Nonetheless, factors strongly associated with blood sugar control behavior in diabetic patients are knowledge and self-efficacy.
Analisis Risiko Keselamatan Kerja Mengunakan Metode Hazard Identification, Risk Assesment Dan Risk Control (HIRARC) Pada Divisi Mechanical Engineering PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh Tahun 2022 Mariah Qibti; Wardiati Wardiati; Dedi Andria
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v1i3.863

Abstract

Kecelakaan akibat kerja adalah kecelakaan yang terjadi disebabkan oleh pekerjaan atau pada waktu pelaksanaan kerja di suatu perusahaan. Keselamatan kerja beresiko pada segala tempat kerja, baik di darat, di permukaan air, di dalam tanah di dalam air maupun di udara. Dalam hal ini tempat kerja yang mengunakan mesin, pesawat, alat perkakas, peralatan atau instalasi yang berbahaya atau dapat berisiko mengakibatkan kecelakaan, kebakaran atau ledakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar risiko dan mengetahui pengendalian risiko mengunakan metode Hazard Identification, Risk Assesment Dan Risk Control (HIRARC) pada Divisi Mechanical Engineering PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasional dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja yang bekerja di bagian mechanical engginering. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total populasi sampel sebanyak 3 pekerja untuk diwawancarai yang mampu mewakilo dari seluruh pekerja. Proses pendataan selama empat hari, mulai 23-26 November 2021. Analisis risiko dilakukan dengan metode HIRARC. Hasil dari penelitian indetifikasi bahaya aktivitas water intake terdapat pada pembersihan dan perbaikan saringan sampah dan pergantian pompa intake, penilaian tingkat risiko pada paling banyak terdapat pada kategori risiko high sebesar 42,8%, pada kategori risiko extreme dan risiko medium seimbang yaitu sebesar 28,5% pengendaliannya yaitu rekayasa engineering, pengendalian administratif dan APD. Identifikasi bahaya aktivitas mesin distribusi terdapat pada pergantian dan pengecekan mesin distribusi, tingkat risiko paling banyak terdapat kategori risiko extreme sebesar 60% sedangkan risiko high sebesar 40% pengendaliannya yaitu pengendalian administratif dan APD. Identifikasi bahaya aktivitas workshop terdapat pada gerenda, bekerja di ketinggian, perawatan mesin, housekeeping ingkat risiko pada paling banyak terdapat kategori risiko high sebesar 71,4% sedangkan untuk risiko extreme dan medium seimbang sebesar 14,2% pengendaliannya yaitu rekayasa engineering, pengendalian administratif dan APD. Berdasarkan temuan di lapangan banyak pekerja yang tidak mengunakan alat pelindung diri (APD) disarankan untuk wajib mengunakan alat pelindung diri saat bekerja, perusahaan harus menyediakan alat pelindung diri sesuai kebutuhan pekerja serta memasang rambu-rambu K3 di zona berbahaya.
Hubungan Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Poli Penyakit Dalam Dirumah Sakit TK II Iskandar Muda Kota Banda Aceh Desi Yanti; Fahrisal Akbar Akbar; Wardiati Wardiati
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 1 Januari 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v1i1.925

Abstract

Kepuasaan pasien menjadi permasalahan rumah sakit baik di Indonesia maupun di luar negeri.Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan.Berbagai faktor berkontribusi terhadap kepuasan pasien seperti karakteristik pasien yang merupakan ciri-ciri dari seseorang atau kekhasan seseorang yang membedakan orang tersebut dengan orang yang lainnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahuihubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien rawat jalan di poli penyakit dalam di Rumah Sakit TK II Iskandar Muda Kota Banda Aceh Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode analitik, yang dilaksanakan pada tanggal pada 23 Februari s/d 3 Maret 2022 di Rumah Sakit Tk. II Iskandar Muda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 89 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan data dengan menyebarkan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi square, data diolah dengan SPSS 23. Hasil analisa univariat menunjukkan ada hubungan tanggap petugas kesehatan dengan kepuasan pasien (p=0,000), Ketepatan waktu Pelayanan Kesehatan (p=0,002), waktu tunggu (p=0,011) dan ketidakramhan petugas (p=0,028) dengan Kepuasan Pelanggan. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kepuasan pasien, Ketepatan waktu Pelayanan Kesehatan, waktu tunggu, Keramahan Petugas Kesehatan dan kurang tanggapnya petugas kesehatan. Diharapkan kepada pihak Rumah Sakit Tingkat II Kesdam untuk dapat melakukan pengawasan secara seksama pada petugas kesehatan khususnya tenaga terampil seperti perawat dan dokter dalam meberikan pelayanan kesehatan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Masker Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 Pada Warga Di Gampong Keuramat Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2022 Siti Musdalifah; Wardiati Wardiati; Farrah Fahdhienie Fahdhienie
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 2 April 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v1i2.942

Abstract

Covid-19 merupakan salah satu penyakit menular yang penyebarannya begitu cepat. Penggunaan masker adalah salah satu langkah pencegahan yang dapat membatasi penyebaran Covid-19. Gampong Keuramat merupakan salah satu gampong yang berada di Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh dengan jumlah tingkat kepatuhan menggunakan masker sebanyak 54,55% dan kasus positif Covid-19 di Kecamatan Kuta Alam sebanyak 371 kasus. Tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan penggunaan masker sebagai upaya pencegahan covid-19 pada warga warga di Gampong Keuramat Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh tahun 2022.Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang tidak patuh menggunakan masker sebesar 45,45%, pengetahuan kurang baik sebesar 23,23%, tidak mendapatkan sumber informasi sebesar 29,29%, persepsi kurang baik sebesar 28,28% dan sikap yang tidak mendukung sebesar 47,47%. Hasil uji bivariat diperoleh ada hubungan persepsi (p-value: 0,005), sikap (p-value: 0,002), sumber informasi (p- value: 0,033) dan hasil uji bivariat diperoleh tidak ada hubungan pengetahuan (p- value: 0,794), Diharapkan kepada tokoh masyarakat setempat dan petugas kesehatan untuk aktif dalam menjalankan perannya untuk mempengaruhi perubahan perilaku masyarakat dan kepada masyarakat diharapkan menumbuhkan kesadaran diri untuk menggunakan masker demi mencegah penyebaran infeksi Covid 19.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Literasi Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Siswi SMA Negeri 5 Simeulue Barat Kabupaten Simeulue Tahun 2022 Warta Warta; Wardiati Wardiati; Dedi Andria
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 2 April 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v1i2.964

Abstract

Data BKKBN tahun 2017 didapatkan 3,2 juta remaja 15-19 tahun melakukan aborsi yang tidak aman. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia ditemukan bahwa angka anak korban aborsi sebesar 54 kasus. Hasil survey di SMA Negeri 5 Simeulue Barat mengenai perilaku penyimpangan terdapat 13 orang pelajar pernah pacaran dan berpengangan tangan dengan lawan jenis dan menonton video asusila dengan alasan hanya sekedar ingin mengetahuinya, akan tetapi ada 4 siswa mengatakan bahwa mereka pernah melakukan penyimpangan terhadap sesama lawan jenis dan mereka pernah melakukan perilaku seksual baik di sekolah maupun di luar sekolah. Penelitian ini menggunakan dengan cross sectional. Populasi adalah sebanyak 193 siswi. Sampel dalam penelitian ini 50 siswi. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 Mei s/d 1 Juni 2022. Uji statistik yang dilakukan adalah regresi linear. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa literasi kesehatan siswi SMA Negeri 5 Simeulue Barat berada pada kategori rendah (skor rata-rata jawaban responden adalah 13,38 dari skor total 40). Hasil analisis bivariate memperlihatkan bahwa ada hubungan antara sikap (p-value 0,013; R square 0,122; B 0-.349), peran keluarga (P-value 0,003; B 0.412) dengan literasi kesehatan reproduksi remaja. Variabel peran guru (p-value 0,425; B 0-.115), peran petugas kesehatan (p-value 0,657; B 0-.064), peran teman sebaya (p-value 0,225; B 0-.115), dan akses media (p-value 0,184; R Square 0,037; B 0-.191) tidak mempengaruhi literasi kesehatan reproduksi remaja. Kesimpulan penelitian ini menemukan bahwa literasi kesehatan reproduksi remaja siswi SMA Negeri 5 Simeulue Barat di pengaruhi oleh 2 faktor yaitu sikap remaja dan peran keluarga.
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kedisiplinan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Pekerja Di PT Perkebunan Lembah Bhakti Aceh Singkil Norvalinda Norvalinda; Wardiati Wardiati; Anwar Arbi
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 3 Juli 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i3.1444

Abstract

Penyakit Akibat Kerja (PAK) adalah penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan atas lingkungan kerja, dalam usaha melindungi tenaga kerja hal-hal yang perlu diperhatikan yaitu pengamanan setempat, peralatan, lingkungan kerja dan penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja untuk melindungi dari bahaya kesehatan. Penelitian bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah pekerja di PT. Perkebunan Lembah Bhakti Aceh Singkil berjumlah 656 orang khusus di bagian tanaman. Teknik pengambilan sampel menggunakan tekhnik simple random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 87 orang responden. Penelitian telah dilakukan pada tanggal 01 sampai dengan 12 bulan November Tahun 2021. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, dianalisis dengan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa 39,1% pekerja PT. Perkebunan Lembah Bhakti tidak disiplin menggunakan APD saat bekerja, 63,2% pekerja ada mengalami penyakit akibat kerja. Hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara penyakit akibat kerja (p-value=0,001), pengetahuan (p-value=0,001), sikap (p-value=0,009), masa kerja (p-value=0,037) dengan kedisiplinan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada pekerja di PT. Perkebunan Lembah Bhakti Aceh Singkil. Kepada pihak perusahaan supaya menyediakan alat pelindung diri yang lengkap dan seluruh pekerja disarankan memakai alat pelindung diri supaya terhindar dari PAK, untuk pihak K3 yang berwenang disarankan untuk rutin memantau para pekerja saat sedang bekerja agar dapat meningkatkan kesehatan dan keselamatan para pekerja di PT. Perkebunan Lembah Bhakti.
Co-Authors Abdul Hadi Adamy, Aulina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Aletta, Alma Alvia, Salmi Amin, Fauzi Ali Anwar Arbi Anwar Arbi Anwar Arbi Arbi, Anwar Arifin, Vera Nazhira Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Aulina Adamy Baharuddin, Dharina Basri Aramico Basri Aramico, Basri Bukhari, Alfia Klarisa Dedi Andria Desi Yanti Dharina Baharuddin Dion Aulia Putra dr. Riza Septiani Elsa, Melya Elysia Katri Fahrisal Akbar Akbar Farrah Fahdhienie Farrah Fahdienie Gusweni, Mira Hamisah, Irma Hanum, Faridah Hasanah, Cut Rahma Huswatul Humairah Lutfia Ida Ayu Putu Sri Widnyani Indri Hapsari Susilowati Iqbal Fahriza Irawati Irawati Khairunnisa Liana, Intan Lutfia, Humairah Maidar Maidar Maidar, Maidar Mairani, Tiara Manan, Maidar Abdul Mardhatillah Mardhatillah Mariah Qibti Masykur, Masykur Maulita, Rima Mega Fatimah Rosana Miara, Elisa Lesek MIFTAHUL JANNAH Mira Elvina Mira Gusweni Misliati Misliati muid, abd Mulia, Rizki Mutiara Nabila, Nabila Naflah, Sajidatun Naimah Naimah Najallaili Najallaili Nasrul Z. Nasrul Zaman Na’imah, Na’imah Nika, Zel Via Ningsih, Rima Wirayudha Nisak, Badraton Nopa Arlianti Norvalinda Norvalinda Nurmaili Nurmaili Nurmalisa Ananda Nurnarita Laila Oktarina, Mila Pahmi Syahira Phossy Vionica Ramadhana Rafika Syifa Rahmawati Raihan, Putri Raihanil Fitri Fauzi Ramadhaniah Ramadhaniah Rapitos Sidiq Reza, Ananda Rifaiza, Rifaiza Riza Septiani SALSABILA PUTRI Satria M Yahya Savira Fitri Septiani, dr. Riza Septiani, Riza Siddiq, T M Siti Musdalifah Srie Wahyuni Sulastri Sulastri Sumarni Sumarni Surna Lastri Syahirah, Arifah Syahputra, Andri Syahri Rahmadhani Syarifuddin Anwar Tahara Dilla Santi Taufik Taufik Taufik Taufik Taufik Tiara Mairani Vera Nazhira Arifin Warta Warta Yeye Suhaety Yusrizal Yusrizal Z., Nasrul Zaman, Nasrul