Claim Missing Document
Check
Articles

CHANGING BEHAVIOR OF SD/MI STUDENTS THROUGH CLEAN AND HEALTHY BEHAVIOR LIFESTYLE (PHBS) CAMPAIGN POST-DISASTER IN PIDIE JAYA DISTRICT Yusuf, Wardiati; Abdullah, Asnawi; Agustina, Agustina; Aramico, Basri
ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Vol 2, No 1 (2022): Vol 2, No 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/abdimu.v2i1.1332

Abstract

Children are the most vulnerable group to experience various problems in the disaster area, especially health problems. Therefore, it is necessary to do health promotion for children to increase their awareness and knowledge regarding health issues. This activity aims to raise elementary school students about clean and healthy life behavior through oration, speech contest, distribution of health promotion media (comics), and the inauguration of clean and healthy life behavior agents of Pidie Jaya Regency. This activity involved 300 students from various elementary schools in Pidie Jaya Regency, 30 teachers, and 50 invited guests. In this activity, 930 health promotion media (comics) were successfully distributed to campaign participants and schools in Pidie Jaya Regency, and 8 clean and healthy life behavior agents of Pidie Jaya Regency were successfully chosen by embedding the pin. The government should follow up this activity by empowering the established agents so that they can become agents of change in the community.Keywords: Comic; Campaign, Health Promotion Media, clean and healthy life behavior, Students
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN BUKU KIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS MEURAXA KOTA BANDA ACEH Raihan, Putri; Agustina, Agustina; Wardiati, Wardiati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45307

Abstract

Di Indonesia cakupan penggunaan buku KIA hanya sebesar 66%, Provinsi Aceh sebesar 49,5%, Kota Banda Aceh sebesar 3,6% dan Puskesmas Meuraxa sebesar 58,8%. Dampak negatif akibat rendahnya cakupan pemanfaatan buku KIA adalah tidak ada riwayat kesehatan ibu dan anak sehingga jika terjadi komplikasi kehamilan tidak tercatat di dalam buku KIA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil di Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2023. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Meuraxa Kota Banda sebanyak 131 orang dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang, menggunakan tekhnik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 29 Januari sampai 13 Februari 2023 dengan cara melakukan wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan buku KIA pada Ibu hamil sebesar (45,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p-value: 0,001), ketersediaan buku KIA (p-value: 0,001), peran petugas kesehatan (p-value: 0,002), paritas (p-value: 0,005), sikap (p-value: 0,006) dan dukungan keluarga (p-value: 0,012) pada pemanfaatan buku KIA pada Ibu hamil di Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Kesimpulan pada penelitian ini ada hubungan pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, peran petugas kesehatan, paritas dan ketersediaan buku KIA dengan pemanfaatan buku KIA pada Ibu hamil di Puskesmas Meuraxa kota Banda Aceh.
Pengaruh Determinan Pencegahan Kecurangan Alokasi Dana Desa Di Kecamatan Dompu Wardiati, Wardiati; Suhaety, Yeye; Sumarni, Sumarni
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i2.973

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kompetensi aparatur desa, moralitas individu, sistem pengendalian internal, dan budaya organisasi terhadap pencegahan kecurangan (fraud) pada pemerintahan desa di Kecamatan Dompu. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik analisis regresi linier berganda melalui SPSS 21, penelitian ini mengambil sampel sebanyak 36 responden dari sembilan desa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa keempat variabel independen secara simultan maupun parsial berpengaruh signifikan terhadap pencegahan kecurangan. Nilai t hitung masing-masing variabel lebih besar dari t tabel, dan F hitung sebesar 4,241 juga lebih besar dari F tabel 3,316. Koefisien determinasi sebesar 30,3% menunjukkan bahwa variabel kompetensi aparatur desa, moralitas individu, sistem pengendalian internal, dan budaya organisasi secara bersama-sama dapat menjelaskan variasi dalam upaya pencegahan kecurangan. Implikasi dari hasil ini menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan, penguatan etika dan moral individu, serta penerapan sistem pengendalian internal yang baik. Budaya organisasi yang akuntabel juga menjadi faktor penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang bersih. Pemerintah daerah perlu menjadikan temuan ini sebagai dasar untuk menyusun strategi pengawasan dan pengembangan kapasitas SDM desa agar risiko penyimpangan anggaran dapat diminimalkan. Temuan ini juga dapat menjadi acuan bagi peneliti selanjutnya dalam menggali variabel lain yang memengaruhi pencegahan fraud di sektor publik.   This study aims to examine the influence of village officials' competence, individual morality, internal control systems, and organizational culture on fraud prevention in village governance in Dompu District. Using a quantitative approach and multiple linear regression analysis through SPSS 21, the study involved 36 respondents from nine villages. The results showed that all four independent variables had a significant influence on fraud prevention, both partially and simultaneously. Each variable's t-value exceeded the critical t-table value, and the F-test result (4.241) was greater than the F-table value (3.316). The coefficient of determination (R²) was 30.3%, indicating that the four variables jointly explain 30.3% of the variation in fraud prevention efforts.These findings imply the importance of enhancing the competence of village officials through training, strengthening individual ethics and morality, and implementing effective internal control systems. An accountable organizational culture is also critical in fostering clean and transparent governance. Local governments should consider these results in developing supervision strategies and human resource capacity-building programs at the village level to minimize the risk of fraud. Furthermore, the findings offer valuable insights for future research to explore additional factors influencing fraud prevention in the public sector  
Faktor Perilaku Ibu dalam Pencegahan Kematian Bayi di Puskesmas Singah Mulo Aceh Nika, Zel Via; Amin, Fauzi Ali; Wardiati, Wardiati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46051

Abstract

Neonatus atau bayi berusia kurang dari satu bulan berada pada periode risiko kesehatan tertinggi dalam siklus kehidupan anak. Penelitian mengenai pencegahan kematian bayi telah banyak dilakukan, namun pemahaman mengenai faktor spesifik yang memengaruhi perilaku ibu dalam konteks lokal, terutama di wilayah kerja Puskesmas Singah Mulo, masih terbatas. Selain itu, masih minim kajian yang mengintegrasikan faktor internal dan pelayanan kesehatan dalam menjelaskan perilaku ibu terkait upaya pencegahan kematian bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam mencegah kematian bayi di wilayah kerja Puskesmas Singah Mulo, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi terdiri dari 35 ibu yang memiliki bayi berusia 6–12 bulan dari lima desa, dan seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan pada 3–5 Agustus 2024 melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square melalui aplikasi SPSS. Hasil menunjukkan bahwa 40,0% ibu memiliki perilaku pencegahan kematian bayi yang baik. Faktor yang berhubungan signifikan meliputi paritas (p=0,001), kunjungan ANC (p=0,001), pengetahuan ibu (p=0,001), dukungan suami (p=0,027), dan peran petugas kesehatan (p=0,009). Kesimpulan menunjukkan bahwa pengetahuan ibu, dukungan suami, dan peran petugas kesehatan merupakan determinan utama dalam upaya pencegahan kematian bayi. Diperlukan intervensi melalui edukasi kesehatan dan penguatan dukungan keluarga serta pelayanan kesehatan untuk menurunkan risiko kematian bayi di wilayah tersebut.
Pentingnya Literasi Kesehatan Mental Bagi Generasi X Vera Nazhira Arifin; Miftahul Jannah; Nurnarita Laila; Wardiati; Mira Gusweni
JKA Vol. 1 No. 2 (2024): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/y5hrgh93

Abstract

Abstract Generation X, composed of individuals born between 1965 and 1980 facing unique challenges related to mental health The rapid technological development as well as significant socio-economic changes during this period have shaped the characteristics and patterns of this generation's behavior. Improving mental health literacy among Generation X is becoming crucial to supporting their mental well-being and helping with an ever-changing environment. This research aims to explore the importance of mental health literacy for Generation X and the strategies that can be applied to enhance it. Mental health literature includes understanding of mental well-being, identifying mental health problems, and the ability to find appropriate help.
Intervention Model for Pulmonary Tuberculosis (TB) with A Positive Acid-Fast Bacilli (AFB+) in Peukan Bada Sub-district, Aceh Besar Regency Farrah Fahdhienie; Wardiati, Wardiati
Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Institute of Topical Disease Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijtid.v13i2.62967

Abstract

Pulmonary tuberculosis (TB) with positive Acid-Fast Bacilli (AFB+) remains one of the most transmissible infectious diseases worldwide. This disease poses a significant public health challenge in many countries. This study aimed to develop a risk-factor-based intervention model to reduce the incidence of Pulmonary TB (AFB+). A case-control approach was employed, with the case group comprising people diagnosed with Pulmonary TB (AFB+), and the control group consisting of non-TB individuals from the same neighborhoods. Binary logistic regression was used for bivariate analysis, and multivariate analysis utilized logistic regression. This study found that the social determinants model accounted for 34.9% of the variance in the incidence of Pulmonary TB (AFB+) (R² = 0.349). The biological determinants model showed an R² of 0.127, indicating that this model explains 12.7% of the variance in the disease. The third model, which focused on behavioral determinants, had an R² of 0.312, meaning that behavioral factors accounted for 31.2% of the variance. The fourth model, examining the physical condition of housing, showed an R² of 0.425, indicating that 42.5% of the variance in Pulmonary TB (AFB+) is explained by variables related to housing conditions. In conclusion, the physical condition of housing emerged as the strongest predictor of Pulmonary TB (AFB+). These findings suggest that improving housing conditions should be a key component of public health strategies to reduce the incidence of Pulmonary TB (AFB+). Targeted interventions to improve the household environment are crucial for reducing the risk and transmission of Pulmonary TB (AFB+).
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keaktifan Kader Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Tiji Kabupaten Pidie Rifaiza, Rifaiza; Manan, Maidar Abdul; Wardiati, Wardiati
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 5 (2024): Oktober 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i5.1364

Abstract

Keaktifan kader adalah keterlibatan kader didalam kegiatan kemasyarakatan yang merupakan pencerminan akan usahanya untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang dirasakan dan pengabdian terhadap pekerjaannya sebagai kader. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Keaktifan Kader Posyandu Lansia di wilayah Kerja Puskesmas Padang Tiji Kabupaten Pidie Tahun 2023. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kader posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Tiji yang berjumlah 40 kader, diperoleh dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pelatihan kader (p-value 0,024), insentif (p-value=0,002), dukungan keluarga (p-value=0,015), status perkawinan (p-value=0,008), pekerjaan kader (p-value=0,002) dengan Keaktifan Kader Posyandu Lansia di wilayah Kerja Puskesmas Padang Tiji Kabupaten Pidie Tahun 2023. Disarankan kepada Puskemas agar dapat bekerjasama dengan pihak kepada desa untuk membantu dalam meningkatkan keaktifan kader dengn memberikan pelatihan kepada kader guna meningkatkan pengetahuan kader, serta pemantauan kondisi dari keaktifan kader dalam kegiatan posyandu kepada puskesmas agar dapat langsung dievaluasi penyebabnya.
Analisis Faktor Pencemaran Jajanan Sekolah di Wilayah Jambo Tape Kota Banda Aceh Bukhari, Alfia Klarisa; Liana, Intan; Wardiati, Wardiati
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i1.1631

Abstract

Pencemaran jajanan di lingkungan sekolah merupakan masalah serius yang berdampak pada kesehatan anak. Penjamah makanan, sebagai pihak yang berperan penting dalam penyajian makanan, dapat mempengaruhi tingkat pencemaran baik secara biologis maupun kimiawi. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi jenis pencemaran dalam jajanan sekolah, seperti bahan pengawet berbahaya makanan serta menganalisis sumber pencemaran lainnya yaitu kondisi kebersihan pedagang, lokasi penjualan, dan metode penyimpanan makanan. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dan partisipan merupakan 10 orang penjamah makanan yang berjualan di lingkungan sekolah di wilayah Jambo Tape Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi serta pengecekan boraks pada sampel makanan, menggunakan test kit boraks sebagai alat uji pendeteksi kandungan boraks. Pengumpulan data dilakukan selama 15 hari dari tanggal 26 Februari sampai dengan 9 Maret 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjamah makanan di lingkungan sekolah tersebut memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai higienitas makanan dan sanitasi, yang berpotensi meningkatkan risiko pencemaran jajanan. Pengetahuan yang kurang dapat berkontribusi pada perilaku yang tidak tepat dalam menjaga keamanan makanan, Meskipun demikian peneliti juga mencatat bahwa penggunaan zat aditif berbahaya seperti boraks tidak ditemukan dalam sampel makanan yang diteliti, menunjukkan bahwa penjamah makanan memiliki kesadaran akan bahaya boraks terhadap kesehatan. Pelaksanaan penyuluhan, pelatihan, pembinaan, dan pengujian rutin, penjamah makanan dapat meningkatkan keamanan jajanan di lingkungan sekolah.
Penggunaan Teknik Komunikasi Antar Personal dalam Penguatan Imunisasi: Use of Interpersonal Communication Techniques in Strengthening Immunization Baharuddin, Dharina; Arlianti, Nopa; Syahirah, Arifah; Septiani, Riza; Wardiati, Wardiati; Na’imah, Na’imah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 12 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i12.7768

Abstract

The government in Indonesia continues to focus its attention on the problem of stunting (shortness). In 2022, the prevalence of stunting was 31.2%. Meanwhile, in Aceh Besar Regency's Atong Village, 5% of children under the age of five were stunted. Infectious disease is one of the stunting risk factors that immunization can help avoid. Therefore, the aim of executing this community service in Atong village is to raise the community's knowledge and awareness of child vaccination in the future. The method conducted was Inter-Personal Communication (KAP), which has an instructional and engaging model. The implementation employed instructive entertaining games and songs to demonstrate the efficacy of immunization and its schedule. The respondents included adults and the elderly who will support childhood immunization today and in the future. The activity lasted one day and began with an introductory game, followed by listening to one another in the form of a critical thinking stage about the types of diseases that children suffer from, a stage of finding ways to maintain children's health, a learning stage about types of immunizations, and a commitment stage to carry out routine immunizations. There were 60 persons in attendance, and all of them were quite enthusiastic about learning. The KAP approach was successful in getting people interested in learning about immunization. KAP strategies should be used in various sensitive educational settings in the community.
DETERMINAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITUSSALAM TAHUN 2023 Nisak, Badraton; Wardiati, Wardiati; Maidar, Maidar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24479

Abstract

Anemia pada saat kehamilan dapat berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas. Laporan Puskesmas Baitussalam kasus anemia pada ibu hamil sebesar 67,7%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam tahun 2023. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi adalah ibu hamil yang mengalami anemia sebanyak 68 ibu hamil. Sampel adalah 136 responden terdiri dari 68 ibu hamil anemia (case) dan sebanyak 68 ibu hamil yang tidak anemia (control). Pengumpulan data dari dari tanggal 02 - 12 Januari 2023 dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa 53,7% grandemultipara, 53,7% ibu hamil dengan usia kehamilan trimester 1, 53,7% tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe, 48,5% pengetahuan kurang baik, 52,2% jarak kehamilan berisiko, 60,3% status ekonominya tidak sesuai UMR. Hasil uji regressi logistic diperoleh bahwa ada hubungan antara paritas (P value = 0,006; OR=2,6), usia kehamilan (P value = 0,013; OR=2,6), kepatuhan konsumsi tablet Fe (P value = 0,001; OR=24,7), pengetahuan (P value = 0,016; OR=2,3), jarak kehamilan (P value = 0,010; OR=2,4), dan status ekonomi (P value = 0,005; OR=2,7) dengan anemia pada ibu hamil. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah paritas, usia kehamilan,pengetahuan, jarak kehamilan dan statusekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi anemia pada ibu hamil di wilayah Kerja Puskesmas Baitussalam tahun 2023.  
Co-Authors Abdul Hadi Adamy, Aulina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Aletta, Alma Alvia, Salmi Amin, Fauzi Ali Anwar Arbi Anwar Arbi Anwar Arbi Arbi, Anwar Arifin, Vera Nazhira Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Aulina Adamy Baharuddin, Dharina Basri Aramico Basri Aramico, Basri Bukhari, Alfia Klarisa Dedi Andria Desi Yanti Dharina Baharuddin Dion Aulia Putra dr. Riza Septiani Elsa, Melya Elysia Katri Fahrisal Akbar Akbar Farrah Fahdhienie Farrah Fahdienie Gusweni, Mira Hamisah, Irma Hanum, Faridah Hasanah, Cut Rahma Huswatul Humairah Lutfia Ida Ayu Putu Sri Widnyani Indri Hapsari Susilowati Iqbal Fahriza Irawati Irawati Khairunnisa Liana, Intan Lutfia, Humairah Maidar Maidar Maidar, Maidar Mairani, Tiara Manan, Maidar Abdul Mardhatillah Mardhatillah Mariah Qibti Masykur, Masykur Maulita, Rima Mega Fatimah Rosana Miara, Elisa Lesek MIFTAHUL JANNAH Mira Elvina Mira Gusweni Misliati Misliati muid, abd Mulia, Rizki Mutiara Nabila, Nabila Naflah, Sajidatun Naimah Naimah Najallaili Najallaili Nasrul Z. Nasrul Zaman Na’imah, Na’imah Nika, Zel Via Ningsih, Rima Wirayudha Nisak, Badraton Nopa Arlianti Norvalinda Norvalinda Nurmaili Nurmaili Nurmalisa Ananda Nurnarita Laila Oktarina, Mila Pahmi Syahira Phossy Vionica Ramadhana Rafika Syifa Rahmawati Raihan, Putri Raihanil Fitri Fauzi Ramadhaniah Ramadhaniah Rapitos Sidiq Reza, Ananda Rifaiza, Rifaiza Riza Septiani SALSABILA PUTRI Satria M Yahya Savira Fitri Septiani, dr. Riza Septiani, Riza Siddiq, T M Siti Musdalifah Srie Wahyuni Sulastri Sulastri Sumarni Sumarni Surna Lastri Syahirah, Arifah Syahputra, Andri Syahri Rahmadhani Syarifuddin Anwar Tahara Dilla Santi Taufik Taufik Taufik Taufik Taufik Tiara Mairani Vera Nazhira Arifin Warta Warta Yeye Suhaety Yusrizal Yusrizal Z., Nasrul Zaman, Nasrul