Claim Missing Document
Check
Articles

Reproductive Health Literacy Among Female Adolescents in Banda Aceh: A Descriptive Study Yusuf, Wardiati; Septiani, Riza; Ariscasari, Putri; Mairani, Tiara; Arlianti, Nopa; Naimah, Naimah; Menawati, Menawati; Mira Gusweni; Irma Hamisah; Stefany Fellyciani Ina Aran
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 8 No. 9: SEPTEMBER 2025 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v8i9.6575

Abstract

Introduction: Reproductive Health Literacy (RHL) has been identified as a key factor in adolescent reproductive health problems because it plays a vital role in promoting overall well-being. However, limited research has been conducted to explore this topic in Indonesia. This study aimed to measure the RHL level of female adolescents in Banda Aceh, Indonesia. Method: This study employed a descriptive cross-sectional design with 694 respondents from four randomly selected schools. Participants were chosen using a convenience sampling technique based on their willingness to participate. Data was collected through self-reported questionnaires. Result: The study found that two-thirds of the respondents had adequate RHL level. However, 20.5% had problematic levels of understanding reproductive health information, and 28.1% had an issue applying this information. Conclusion: While most respondents possessed sufficient RHL, a significant proportion struggled to judge and apply reproductive health information. Therefore, the Health Office of Banda Aceh City should develop health promotion programs to help adolescents improve their ability to assess and make informed decisions related to reproductive health.
Pentingnya Literasi Kesehatan Mental Bagi Generasi X Vera Nazhira Arifin; Miftahul Jannah; Nurnarita Laila; Wardiati; Mira Gusweni
JKA Vol. 1 No. 2 (2024): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/y5hrgh93

Abstract

Abstract Generation X, composed of individuals born between 1965 and 1980 facing unique challenges related to mental health The rapid technological development as well as significant socio-economic changes during this period have shaped the characteristics and patterns of this generation's behavior. Improving mental health literacy among Generation X is becoming crucial to supporting their mental well-being and helping with an ever-changing environment. This research aims to explore the importance of mental health literacy for Generation X and the strategies that can be applied to enhance it. Mental health literature includes understanding of mental well-being, identifying mental health problems, and the ability to find appropriate help.
Intervention Model for Pulmonary Tuberculosis (TB) with A Positive Acid-Fast Bacilli (AFB+) in Peukan Bada Sub-district, Aceh Besar Regency Farrah Fahdhienie; Wardiati, Wardiati
Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Institute of Topical Disease Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijtid.v13i2.62967

Abstract

Pulmonary tuberculosis (TB) with positive Acid-Fast Bacilli (AFB+) remains one of the most transmissible infectious diseases worldwide. This disease poses a significant public health challenge in many countries. This study aimed to develop a risk-factor-based intervention model to reduce the incidence of Pulmonary TB (AFB+). A case-control approach was employed, with the case group comprising people diagnosed with Pulmonary TB (AFB+), and the control group consisting of non-TB individuals from the same neighborhoods. Binary logistic regression was used for bivariate analysis, and multivariate analysis utilized logistic regression. This study found that the social determinants model accounted for 34.9% of the variance in the incidence of Pulmonary TB (AFB+) (R² = 0.349). The biological determinants model showed an R² of 0.127, indicating that this model explains 12.7% of the variance in the disease. The third model, which focused on behavioral determinants, had an R² of 0.312, meaning that behavioral factors accounted for 31.2% of the variance. The fourth model, examining the physical condition of housing, showed an R² of 0.425, indicating that 42.5% of the variance in Pulmonary TB (AFB+) is explained by variables related to housing conditions. In conclusion, the physical condition of housing emerged as the strongest predictor of Pulmonary TB (AFB+). These findings suggest that improving housing conditions should be a key component of public health strategies to reduce the incidence of Pulmonary TB (AFB+). Targeted interventions to improve the household environment are crucial for reducing the risk and transmission of Pulmonary TB (AFB+).
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keaktifan Kader Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Tiji Kabupaten Pidie Rifaiza, Rifaiza; Manan, Maidar Abdul; Wardiati, Wardiati
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 5 (2024): Oktober 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i5.1364

Abstract

Keaktifan kader adalah keterlibatan kader didalam kegiatan kemasyarakatan yang merupakan pencerminan akan usahanya untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang dirasakan dan pengabdian terhadap pekerjaannya sebagai kader. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Keaktifan Kader Posyandu Lansia di wilayah Kerja Puskesmas Padang Tiji Kabupaten Pidie Tahun 2023. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kader posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Tiji yang berjumlah 40 kader, diperoleh dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pelatihan kader (p-value 0,024), insentif (p-value=0,002), dukungan keluarga (p-value=0,015), status perkawinan (p-value=0,008), pekerjaan kader (p-value=0,002) dengan Keaktifan Kader Posyandu Lansia di wilayah Kerja Puskesmas Padang Tiji Kabupaten Pidie Tahun 2023. Disarankan kepada Puskemas agar dapat bekerjasama dengan pihak kepada desa untuk membantu dalam meningkatkan keaktifan kader dengn memberikan pelatihan kepada kader guna meningkatkan pengetahuan kader, serta pemantauan kondisi dari keaktifan kader dalam kegiatan posyandu kepada puskesmas agar dapat langsung dievaluasi penyebabnya.
Analisis Faktor Pencemaran Jajanan Sekolah di Wilayah Jambo Tape Kota Banda Aceh Bukhari, Alfia Klarisa; Liana, Intan; Wardiati, Wardiati
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i1.1631

Abstract

Pencemaran jajanan di lingkungan sekolah merupakan masalah serius yang berdampak pada kesehatan anak. Penjamah makanan, sebagai pihak yang berperan penting dalam penyajian makanan, dapat mempengaruhi tingkat pencemaran baik secara biologis maupun kimiawi. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi jenis pencemaran dalam jajanan sekolah, seperti bahan pengawet berbahaya makanan serta menganalisis sumber pencemaran lainnya yaitu kondisi kebersihan pedagang, lokasi penjualan, dan metode penyimpanan makanan. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dan partisipan merupakan 10 orang penjamah makanan yang berjualan di lingkungan sekolah di wilayah Jambo Tape Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi serta pengecekan boraks pada sampel makanan, menggunakan test kit boraks sebagai alat uji pendeteksi kandungan boraks. Pengumpulan data dilakukan selama 15 hari dari tanggal 26 Februari sampai dengan 9 Maret 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjamah makanan di lingkungan sekolah tersebut memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai higienitas makanan dan sanitasi, yang berpotensi meningkatkan risiko pencemaran jajanan. Pengetahuan yang kurang dapat berkontribusi pada perilaku yang tidak tepat dalam menjaga keamanan makanan, Meskipun demikian peneliti juga mencatat bahwa penggunaan zat aditif berbahaya seperti boraks tidak ditemukan dalam sampel makanan yang diteliti, menunjukkan bahwa penjamah makanan memiliki kesadaran akan bahaya boraks terhadap kesehatan. Pelaksanaan penyuluhan, pelatihan, pembinaan, dan pengujian rutin, penjamah makanan dapat meningkatkan keamanan jajanan di lingkungan sekolah.
Penggunaan Teknik Komunikasi Antar Personal dalam Penguatan Imunisasi: Use of Interpersonal Communication Techniques in Strengthening Immunization Baharuddin, Dharina; Arlianti, Nopa; Syahirah, Arifah; Septiani, Riza; Wardiati, Wardiati; Na’imah, Na’imah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 12 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i12.7768

Abstract

The government in Indonesia continues to focus its attention on the problem of stunting (shortness). In 2022, the prevalence of stunting was 31.2%. Meanwhile, in Aceh Besar Regency's Atong Village, 5% of children under the age of five were stunted. Infectious disease is one of the stunting risk factors that immunization can help avoid. Therefore, the aim of executing this community service in Atong village is to raise the community's knowledge and awareness of child vaccination in the future. The method conducted was Inter-Personal Communication (KAP), which has an instructional and engaging model. The implementation employed instructive entertaining games and songs to demonstrate the efficacy of immunization and its schedule. The respondents included adults and the elderly who will support childhood immunization today and in the future. The activity lasted one day and began with an introductory game, followed by listening to one another in the form of a critical thinking stage about the types of diseases that children suffer from, a stage of finding ways to maintain children's health, a learning stage about types of immunizations, and a commitment stage to carry out routine immunizations. There were 60 persons in attendance, and all of them were quite enthusiastic about learning. The KAP approach was successful in getting people interested in learning about immunization. KAP strategies should be used in various sensitive educational settings in the community.
Factors Associated with Blood Sugar Control Behavior on Patients with Diabetes Mellitus in Blang Kuta Community Health Center Area, Pidie Jaya District in 2023 Mutiara; Tahara Dilla Santi; Wardiati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 7: JULY 2024 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i7.5283

Abstract

Introduction: Diabetes mellitus has become one of the increasingly alarming global health challenges. As a chronic disease, diabetes results in various detrimental consequences, including high mortality rates and significant healthcare costs. Objective: This research aims to determine the factors associated with blood sugar control behavior among diabetes mellitus patients in the Blang Kuta Community Health Center's service area. Method: This study is a quantitative research with a cross-sectional approach. The population in this study consists of all DM patients in 4 villages in the Blang Kuta Community Health Center's service area, totaling 252 individuals. Sampling was conducted using proportional random sampling techniques, involving 72 DM patients. Data collection was performed through interviews using questionnaires and analyzed through univariate, bivariate analysis using chi-square test, and multivariate analysis using logistic regression test using the SPSS program. Result: The univariate analysis results revealed that the majority of respondents exhibited poor behavior (54.2%). Bivariate analysis results indicated a significant relationship between knowledge (p-value 0.000), level of education (p-value 0.002), gender (p-value 0.005), and self-efficacy (p-value 0.000) with blood sugar control behavior. However, variables such as family history (p-value 0.471) and duration of diabetes mellitus (p-value 0.277) did not show a significant relationship. Multivariate analysis results indicated that knowledge (p-value = 0.035, OR = 5.114) and self-efficacy (p-value = 0.000, OR = 13.278) are important determinants of blood sugar control among patients with diabetes mellitus. Conclusion: There is a significant relationship between knowledge, education, gender, and self-efficacy with blood sugar control behavior. However, variables such as family history of diabetes mellitus and duration of diabetes mellitus do not show a significant relationship. Nonetheless, factors strongly associated with blood sugar control behavior in diabetic patients are knowledge and self-efficacy.
DETERMINAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITUSSALAM TAHUN 2023 Nisak, Badraton; Wardiati, Wardiati; Maidar, Maidar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24479

Abstract

Anemia pada saat kehamilan dapat berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas. Laporan Puskesmas Baitussalam kasus anemia pada ibu hamil sebesar 67,7%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam tahun 2023. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi adalah ibu hamil yang mengalami anemia sebanyak 68 ibu hamil. Sampel adalah 136 responden terdiri dari 68 ibu hamil anemia (case) dan sebanyak 68 ibu hamil yang tidak anemia (control). Pengumpulan data dari dari tanggal 02 - 12 Januari 2023 dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa 53,7% grandemultipara, 53,7% ibu hamil dengan usia kehamilan trimester 1, 53,7% tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe, 48,5% pengetahuan kurang baik, 52,2% jarak kehamilan berisiko, 60,3% status ekonominya tidak sesuai UMR. Hasil uji regressi logistic diperoleh bahwa ada hubungan antara paritas (P value = 0,006; OR=2,6), usia kehamilan (P value = 0,013; OR=2,6), kepatuhan konsumsi tablet Fe (P value = 0,001; OR=24,7), pengetahuan (P value = 0,016; OR=2,3), jarak kehamilan (P value = 0,010; OR=2,4), dan status ekonomi (P value = 0,005; OR=2,7) dengan anemia pada ibu hamil. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah paritas, usia kehamilan,pengetahuan, jarak kehamilan dan statusekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi anemia pada ibu hamil di wilayah Kerja Puskesmas Baitussalam tahun 2023.  
Dimensions of Advocacy for Exclusive Breastfeeding Policy in Banda Aceh City Gusweni, Mira; Agustina, Agustina; Wardiati, Wardiati; Naflah, Sajidatun; Taufik, Taufik
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 12, No 3 (2024): EDITION NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v12i3.6131

Abstract

The achievement of exclusive breastfeeding in Banda Aceh City is still categorized as low from the national target. This problem requires efforts to be made by stakeholders, one of which is through advocacy. This study aims to analyze the dimensions of exclusive breastfeeding policy advocacy in Banda Aceh City. This study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of interviews through open-ended questions. Field observations were conducted in the form of observations of breastfeeding socialization and education activities. Secondary data was collected by reviewing documents relevant to the research. The results found that exclusive breastfeeding policy advocacy activities in Banda Aceh City were not optimal. There is a weakness in the action dimension of advocacy, where stakeholders in the implementation of the breastfeeding program are still running independently.  There is no collective action among stakeholders. The collective action of stakeholders in the implementation of the exclusive breastfeeding program is important to produce optimal breastfeeding outcomes. Optimization of exclusive breastfeeding achievements can be obtained if stakeholders collaborate together in a roadmap of breastfeeding programs and activities in Banda Aceh City.
PENILAIAN KELUHAN HEAT STRESS SECARA SUBJEKTIF DAN FAKTOR-FAKTOR TERKAIT PADA PEKERJA PROYEK DI SEKTOR MINYAK DAN GAS Ariscasari, Putri; Wardiati, Wardiati; Arlianti, Nopa; Syahputra, Andri; Mairani, Tiara; Naimah, Naimah
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i1.27849

Abstract

Sektor migas merupakan salah satu sektor industri yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan panas, selain itu lingkungan kerja yang memiliki suhu tinggi, aktivitas fisik yang berat serta penggunaan alat pelindung diri yang lengkap menjadi penyumbang utama risiko terjadinya stres panas pada pekerja di sektor ini. Kebaruan penelitian ini karena menganalisis keluhan heat stress dengan HSSI yang masih sangat terbatas terutama pada sektor minyak dan gas. Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis faktor risiko terjadinya heat stress pada pekerja proyek minyak dan gas. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Total sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 orang, analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Pengukuran keluhan subjektif pekerja terhadap stres panas menggunakan kuesioner Heat Stress Index standar. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia, IMT dan kebiasaan konsumsi obat dengan stres panas. Pekerja yang mengalami stres panas ringan pada usia berisiko lebih tinggi dibandingkan pada usia yang tidak berisiko. Penelitian ini menduga terdapat presentasi yang cukup tinggi keluhan heat stress subjective pada pekerja, namun hasil analisis menunjukkan hanya 20,8% responden yang berada di zona kuning. Kesimpulan bahwa dari beberapa faktor yang diduga memiliki hubungan terhadap heat stress subjective tidak ada satupun variabel yang berhubungan, hal ini kemungkinan berhubungan dengan tindakan pengendalian yang telah dilaksanakan perusahaan sudah sangat baik sehingga dapat meminimalisir kejadian ataupun gejala-gejala heat stress.
Co-Authors Abdul Hadi Adamy, Aulina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Aletta, Alma Alvia, Salmi Amin, Fauzi Ali Arbi, Anwar Arifin, Vera Nazhira Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Aulina Adamy Baharuddin, Dharina Basri Aramico Basri Aramico, Basri Bukhari, Alfia Klarisa Dion Aulia Putra dr. Riza Septiani Elsa, Melya Farrah Fahdhienie Farrah Fahdienie Gusweni, Mira Hamisah, Irma Hanum, Faridah Hasanah, Cut Rahma Huswatul Humairah Lutfia Ida Ayu Putu Sri Widnyani Indri Hapsari Susilowati Irawati Irawati Irma Hamisah Liana, Intan Lutfia, Humairah Maidar Maidar Maidar, Maidar Mairani, Tiara Manan, Maidar Abdul Mardhatillah Mardhatillah Masykur, Masykur Maulita, Rima Menawati, Menawati Miara, Elisa Lesek MIFTAHUL JANNAH Mira Elvina Mira Gusweni Misliati Misliati muid, abd Mulia, Rizki Mutiara Nabila, Nabila Naflah, Sajidatun Naimah Naimah Najallaili Najallaili Nasrul Z. Na’imah, Na’imah Nika, Zel Via Ningsih, Rima Wirayudha Nisak, Badraton Nurmalisa Ananda Nurnarita Laila Oktarina, Mila Putri, Salsabila Raihan, Putri Raihanil Fitri Fauzi Ramadhaniah, Ramadhaniah Rapitos Sidiq Reza, Ananda Rifaiza, Rifaiza Riza Septiani Satria M Yahya Savira Fitri Septiani, dr. Riza Septiani, Riza Siddiq, T M Srie Wahyuni Stefany Fellyciani Ina Aran Sulastri Sulastri Sumarni Sumarni Surna Lastri Syahira, Pahmi Syahirah, Arifah Syahputra, Andri Syahri Rahmadhani Syarifuddin Anwar Tahara Dilla Santi Tahara Dilla Santi Taufik Taufik Taufik Vera Nazhira Arifin Yeye Suhaety Yusrizal Yusrizal Z., Nasrul Zaman, Nasrul