Claim Missing Document
Check
Articles

Dimensions of Advocacy for Exclusive Breastfeeding Policy in Banda Aceh City Gusweni, Mira; Agustina, Agustina; Wardiati, Wardiati; Naflah, Sajidatun; Taufik, Taufik
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 12, No 3 (2024): EDITION NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v12i3.6131

Abstract

The achievement of exclusive breastfeeding in Banda Aceh City is still categorized as low from the national target. This problem requires efforts to be made by stakeholders, one of which is through advocacy. This study aims to analyze the dimensions of exclusive breastfeeding policy advocacy in Banda Aceh City. This study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of interviews through open-ended questions. Field observations were conducted in the form of observations of breastfeeding socialization and education activities. Secondary data was collected by reviewing documents relevant to the research. The results found that exclusive breastfeeding policy advocacy activities in Banda Aceh City were not optimal. There is a weakness in the action dimension of advocacy, where stakeholders in the implementation of the breastfeeding program are still running independently.  There is no collective action among stakeholders. The collective action of stakeholders in the implementation of the exclusive breastfeeding program is important to produce optimal breastfeeding outcomes. Optimization of exclusive breastfeeding achievements can be obtained if stakeholders collaborate together in a roadmap of breastfeeding programs and activities in Banda Aceh City.
PENILAIAN KELUHAN HEAT STRESS SECARA SUBJEKTIF DAN FAKTOR-FAKTOR TERKAIT PADA PEKERJA PROYEK DI SEKTOR MINYAK DAN GAS Ariscasari, Putri; Wardiati, Wardiati; Arlianti, Nopa; Syahputra, Andri; Mairani, Tiara; Naimah, Naimah
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i1.27849

Abstract

Sektor migas merupakan salah satu sektor industri yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan panas, selain itu lingkungan kerja yang memiliki suhu tinggi, aktivitas fisik yang berat serta penggunaan alat pelindung diri yang lengkap menjadi penyumbang utama risiko terjadinya stres panas pada pekerja di sektor ini. Kebaruan penelitian ini karena menganalisis keluhan heat stress dengan HSSI yang masih sangat terbatas terutama pada sektor minyak dan gas. Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis faktor risiko terjadinya heat stress pada pekerja proyek minyak dan gas. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Total sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 orang, analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Pengukuran keluhan subjektif pekerja terhadap stres panas menggunakan kuesioner Heat Stress Index standar. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia, IMT dan kebiasaan konsumsi obat dengan stres panas. Pekerja yang mengalami stres panas ringan pada usia berisiko lebih tinggi dibandingkan pada usia yang tidak berisiko. Penelitian ini menduga terdapat presentasi yang cukup tinggi keluhan heat stress subjective pada pekerja, namun hasil analisis menunjukkan hanya 20,8% responden yang berada di zona kuning. Kesimpulan bahwa dari beberapa faktor yang diduga memiliki hubungan terhadap heat stress subjective tidak ada satupun variabel yang berhubungan, hal ini kemungkinan berhubungan dengan tindakan pengendalian yang telah dilaksanakan perusahaan sudah sangat baik sehingga dapat meminimalisir kejadian ataupun gejala-gejala heat stress.
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Masyarakat Tentang Program Vaksinasi Covid-19 Di Gampong Matang Mesjid Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen Tahun 2021 Nopa Arlianti, Wardiati, Ayu Roshalia,
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 4 Oktober 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1231

Abstract

Pada awal tahun 2020 dunia dikejutkan dengan munculnya pandemi covid-19 yang telah menginfeksi hampir seluruh negara di dunia. Hal ini menimbulkan kewapadaan pemerintah Indonesia untuk mengendalikan penyebaran wabah, salah satunya dengan melaksanakan program vaksinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi masyarakat tentang program vaksin covid-19 di gampong Matang Mesjid . Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara secara mendalam. Analisis data dilakukan menggunakan teknik triangulasi dan metode penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang program vaksin covid-19 di desa Matang Mesjid kecamatan peusangan Kabupaten Bireuen adalah masyarakat sudah paham terkait pandemi covid-19 baik dari penyebabnya, bahaya yang akan ditimbulkan serta cara pencegahan dari wabah covid-19, yaitu dengan menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Masyarakat menilai pentingnya melakukan vaksinasi covid-19 sebagai tindakan preventif terhadap efek yang ditimbulkan oleh virus ini dan tokoh referensi memegang peranan krusial terhadap suksesnya pelaksanaan program vaksinasi.
THE DIFFERENCE IN QUALITY OF LIFE AMONG THE ELDERLY LIVING IN COMMUNITIES AND NURSING HOME RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG IN BANDA ACEH Arlianti, Nopa; Wardiati, Wardiati; Lutfia, Humairah
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v7i1.1071

Abstract

Background: The increase in the number of elderly in the world causes a variety of problems, one of which is the low quality of life of the elderly which is influenced by several factors such as housing factors, physical and psychological conditions, and social and cultural factors. This study aims to find out the difference in the quality of life of elderly people living in communities and living in nursing home. Methods: This study uses cross-sectional design with a population consists of 2 groups, namely the elderly living in the communities and nursing home. The elderly sample in the nursing home is determined by the total method of the population. While sampling elderly samples in the communities using purposive sampling method with a sample ratio 1:1. Data collection was conducted by interview using the WHOQOL-Bref questionnaire. Univariate and bivariate analysis was used to analyze the data and t-test independent was utilized to examine the difference in the quality of life among studied groups. Result: The results showed that the average age of the elderly living in the nursing home was younger, and majority of respondents did not graduate from elementary school. Univariate analysis shows that elderly people living in the nursing home have a better quality of life compared to the elderly living in the community. Bivariate analysis showed that there is a significant differences between the quality of life of eldery people living in nursing home and in the community, both from the physical domain of the eldery (p-value: 0.0003), the psychological domain (p-value: 0.0349), the social domain (p-value: 0.0001), and the environmental domain (p-value: 0.0001). Recommandation: Efforts to improve the elderlys quality of life are required to be done by families, communities, and governments. Thus, the elderly can go through their old age in a healthy, safe and comfortable manner.
Determinan Perilaku Merokok Pada Siswa SMK 4 Kota Banda Aceh Tahun 2022 Alvia, Salmi; Agustina, Agustina; Wardiati, Wardiati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3424

Abstract

Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia dan studi lainnya, terdapat sekitar satu miliar perokok di dunia atau sekitar sepertujuh dari populasi global. Setiap menit, hampir 11 juta batang rokok diisap di dunia dan 10 orang meninggal karenanya di Indonesia, 76 persen 6 pria dewasa merokok. Angka perokok di Kota Banda Aceh tahun 2021 adalah 28,30%. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan perilaku merokok pada siswa SMK 4 Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 300 siswa. Teknik sampel menggunakn claster Random Sampling berjumlah 75 orang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 8 s.d 13 November 2022. Penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ada hubungan pengetahuan (P-value 0,001), Sikap (P-value 0,001), Peran orang tua (P-0,041), dengan perilaku merokok pada siswi SMK 4 Kota Banda Aceh Tahun 2022. Sedangkan tidak ada hubungan penerapan KTR (P-value 0,081), Peran guru (P-value 0,081) dengan perilaku merokok pada siswi SMK 4 Kota Banda Aceh Tahun 2022. Maka dapat disimpulkan Pengetahuan, sikap, peran orang tua memiliki hubungan dengan perilaku merokok pada siswa. Diharapkan kepada kepala sekolah, para guru dan orang tua agar dapat memberikan bimbingan secara menyeluruh mengenai perilaku merokok seperti dampak dari merokok terhadap siswa, dan bagi institusi pendidikan sekolah diharapkan bisa lebih menginterfensi terhadap perilaku merokok pada siswa.Kata Kunci : Perilaku Merokok, Pengetahuan, Sikap, OrangtuaAccording to the World Health Organization (WHO) or the World Health Organization and other studies, there are around one billion smokers in the world or about one seventh of the global population. Every minute, nearly 11 million cigarettes are smoked in the world and 10 people die from it in Indonesia, 76 percent 6 adult men smoke. The number of smokers in Banda Aceh City in 2021 is 28.30%. The research objective was to determinants of smoking behavior in SMK 4 students in Banda Aceh City. This research is descriptive analytic with cross sectional design. The population in this study were 300 students. The sample technique used the Random Sampling cluster with a total of 75 people. The research was conducted from 8 to 13 November 2022. This study used the Chi-Square test. The results showed that smoking behavior was 77.33% and 22.67% for non-smokers. And the variable that is closest to the frequency distribution is knowledge with a good category of 66.67% and a bad category of 33.33%. The results of bivariate analysis of knowledge (P-value 0.001), attitude (P-value 0.001), role of parents (P-0.041), application of KTR (P-value 0.081), teacher's role (P-value 0.081) show that there is a relationship between behavior smoking among female students at SMK 4 Banda Aceh City in 2022. The conclusion of this study found that smoking behavior among female students at SMK 4 Banda Aceh City has a close relationship, namely knowledge, attitudes, the role of parents, the application of KTR, and the role of the teacher. Suggestions for counseling teachers are expected to be able to provide comprehensive guidance regarding smoking behavior such as the impact of smoking on students, and for school education institutions it is hoped that they can intervene more towards smoking behavior in students.Keywords: Smoking Behavior, Knowledge, Attitude, Parents
Analisis Pemanfaatan Pelayanan Kontrasepsi Pada Wus di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Sigli Maulita, Rima; Wardiati, Wardiati; Arbi, Anwar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3396

Abstract

Salah satu program pembangunan yang telah dilaksanakan untuk mengatasi masalah kependudukan tersebut adalah melalui program keluarga berencana. Upaya penurunan angka kelahiran dilakukan dengan cara pemakaian kontrasepsi secara sukarela kepada pasangan usia subur. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan dalam latar belakang, peneliti melihat masih banyak penurunan pada pemanfaatan pelayanan kontrasepsi dipengaruhi beberapa faktor yaitu; regulasi, ekonomi, pengetahuan, jarak atau akses tempat pelayanan kontrasepsi, pelayanan kesehatan, dan waktu. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemanfaatan pelayanan KB serta hambatan-hambatan yang dialami oleh WUS yang sudah menikah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan rancangan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview dan FGD. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kota Sigli, Desa Blok Bengkel, Blok Sawah dan Desa Tanjong Krueng. Data dianalis secara manual. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 1 orang petugas KIA, 2 bidan desa, dan 17 WUS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan kontrasepsi di Puskesmas Kota Sigli sudah berjalan dengan baik. Jenis alat kontrasepsi yang banyak digunakan oleh WUS yaitu suntik. Pelayanan kontrasepsi yang sering dimanfaatkan WUS yaitu Puskesmas. Sarana dan prasarana seperti poster,leaflet disediakan oleh Puskesmas. Pengetahuan WUS tentang kontrasepsi sudah baik. Bagi WUS yang mendapatkan pelayanan kontrasepsi di tempat praktek swasta harus bayar. Kata Kunci : kontrasepsi, pelayanan, WUS One of the development programs that have been implemented to address this population problem is through the family planning program. Efforts to reduce the birth rate are carried out by voluntarily using contraception for couples of childbearing age. Based on the description that has been presented in the background, the researchers see that there is still a large decline in the use of contraceptive services due to several factors, namely; regulation, economy, knowledge, distance or access to contraceptive services, health services, and time. the aim of the study was to find out the use of family planning services and the obstacles experienced by married WUS. The research was conducted using qualitative methods with a phenomenological design. This research was conducted at the Sigli City Health Center, Blok Bengkel Village, Sawah Block and Tanjong Krueng Village. Then the collected data was summarized, analyzed manually. The informants in this study consisted of 1 MCH officer, 2 village midwives, and 17 WUS. The results of the study showed that contraceptive services at the Sigli City Health Center were running well. The type of contraception that is widely used by WUS is injection. Contraceptive services that are often used by WUS are Puskesmas. Facilities and infrastructure such as posters, leaflets are provided by the Puskesmas. WUS knowledge about contraception is good. Obstacles in terms of regulation, namely the husband does. WUS who get contraception services in private practice must pay. Keywords: contraception, services, WUS.
Analisis Faktor Risiko Penyebab Kejadian Diabetes Mellitus Pada Wanita Usia Produktif (15-49 Tahun) Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Kualabhee Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat Tahun 2022 Nurmaili Nurmaili; Farrah Fahdhienie; Wardiati Wardiati
Journal of Health and Medical Science Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 5 Nomor 2 April 2026
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1014

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjangkiti banyak orang baik di negara maju maupun di negara yang sedang berkembang. Prevalensi diabetes di indonesia sebanyak 10,6%, sedangkan prevalensi diabetes di aceh sebanyak 1,68%. Penyakit ini tidak hanya menjangkiti lansia akan tetapi juga di alami oleh orang dengan usia produktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko penyebab terjadinya DM pada wanita usia produktif diwilayah kerja Puskesmas Kualabhee Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptik analitik dengan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah Penderita DM dan Bukan penderita DM wanita usia produktif 15-49 tahun di wilayah kerja Puskesmas Kualabhee Aceh Barat. Sampel berjumlah 108 Responden. Pengumpulan data dilakukan 2-16 Juli 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan program SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita usia produktif yang memiliki Riwayat DM di keluarga sebesar 60,3%, aktivitas fisik sebesar 58,9%, dan obesitas sebesar 58,3%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan riwayat keluarga dengan DM pada wanita usia produktif dengan nilai p = 0,017 (OR ,2,483), aktivitas fisik dengan nilai p = 0,017 (OR 2,469), dan obesitas dengan nilai p = 0,039 dan OR 2,176. Diharapkan kepada masyarakat agar melakukan pemeriksaan kadar gula darah secara teratur minimal sebulan sekali, menghindari mengkomsumsi makanan yang manis dan makanan dengan kadar lemak tinggi, dan tetap menjaga pola hidup yang sehat.
PEMETAAN SOSIAL UNTUK MEMAKSIMALKAN KEBIJAKAN CSR OLEH PT. SBA DI LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR Nasrul Zaman; Aulina Adamy; Wardiati Wardiati; Taufik Taufik
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 3 (2024): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i3.5752

Abstract

Kabupaten Aceh Besar merupakan kabupaten yang paling barat di Indonesia dan merupakan kabupaten dengan peringkat ke-15 termiskin di antara total 23 kabupaten di Provinsi Aceh. Yang membuat kabupaten ini berbeda adalah kehadiaran perusahaan nasional PT. Solusi Bangun Andalas (SBA), persisnya di Kecamatan Lhoknga. Sebagai salah satu perusahaan milik negara, PT SBA memiliki kewajiban mengimplementasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) di masyarakat sekitar perusahaan. Agar mengoptimalkan program CSR, maka dilaksanakan pemetaan sosial selama satu bulan. Tujuannya untuk mendapatkan data kondisi dan potensi desa sehingga program CSR yang diusulkan tepat dalam kerangka sustainability livelihood. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat program yang selama ini telah dilakukan oleh PT. SBA dinilai kurang maksimal terutama oleh masyarakat sekitar. Hasil pemetaan sosial adalah menemukan kelompok/ organisasi sebagai jaringan sosial di desa, aktor-aktor di desa serta dukungan dan kepentingannya, forum-forum yang selama ini menjadi media komunikasi dan negosiasi di desa, serta yang terpenting isu-isu, potensi dan masalah dalam bidang livelihood di desa. Hasil ini sudah diterima oleh PT. SBA dan menjadi modal bagi mereka memberikan solusi dalam rencana strategis implementasi CSR yang akan dan sedang dilakukan oleh PT. SBA.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS PADA PETANI PADI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MONTASIK: Factors Associated with the Incidence of Dermatitis in Rice Farmers in the Montasik Community Health Center Work Area Rahmawati; Anwar Arbi; Wardiati
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v14i1.525

Abstract

Pendahuluan: Penggunaan pestisida di sektor pertanian, khususnya pada petani padi, masih menjadi praktik umum untuk mengurangi hama atau gulma. Namun, pemakaian pestisida yang tidak sesuai prosedur yang berlebih dapat memicu penyakit dermatitis. Tujuan: untuk mengetahui hubungan penggunaan pestisida dengan kejadian dermatitis pada petani padi di wilayah kerja Puskesmas Montasik Kabupaten Aceh Besar.  Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain case control. Populasi sebanyak 84 petani padi yang menderita dermatitis. Teknik sampel menggunakan rumus Lemeshow dan diperoleh sampel 63 responden. Rasio pada sampel penelitian ini menggunakan perbandingan 1:2. Maka diperoleh 21 petani dengan dermatitis (case) dan 42 petani yang tidak terpapar dermatitis (control). Pengumpulan data dilakukan tanggal 25 s/d 27 Agustus 2025 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Uji statistik yang digunakan secara univariat dan bivariat. Hasil: menunjukkan bahwa ada hubungan penggunaan APD (p=0,001; OR=9,750). personal hygiene, (p=0,001; OR=10,625), pengetahuan (p=0,001; OR=21,192), cara penyemprotan (p=0,001; OR=16,000), jumlah jenis pestisida (p=0,001; OR=22,000), masa kerja (p=0,032; OR=3,250) dengan kejadian dermatitis pada petani padi. Kesimpulan: penggunaan APD, personal hygiene, tingkat pengetahuan, cara penyemprotan, jumlah jenis pestisida, serta masa kerja memiliki hubungan bermakna dengan kejadian dermatitis. Saran: diharapkan adanya peningkatan edukasi, pelatihan, dan promosi kesehatan oleh puskesmas untuk mencegah risiko dermatitis akibat paparan pestisida.
Analisis Kualitas Udara dalam Ruang dengan Gangguan Fungsi Paru pada Siswa MAN 1 Aceh Besar Tiara Mairani; Agustina Agustina; Naimah Naimah; Wardiati Wardiati; Phossy Vionica Ramadhana
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v5i3.8642

Abstract

Indoor air pollution in schools often shows high PM2.5 concentrations, primarily due to outdoor air infiltration and dust suspended by student activities. This study aims to analyze the relationship between indoor air quality and lung function impairment among students at MAN 1 Aceh Besar, located in an area with high vehicle density. Using a descriptive-analytical design with a cross-sectional approach, the study involved 78 students selected through proportional random sampling. Results showed that 17.9% of students experienced lung function impairment. PM2.5 concentrations in 65.4% of classrooms were found to exceed the threshold limit value (TLV) of 25 µg/m³, although statistically, it did not show a significant relationship with lung function impairment (p=0.07). However, students in rooms with high PM2.5 levels were 3.8 times more likely to experience impairment compared to those in rooms with PM2.5 levels below the TLV. Physical factors such as temperature (74.4% abnormal) and humidity (50% abnormal) also showed no statistically significant relationship with the students' lung function. Conversely, a significant relationship was found between smoking habits and lung function impairment (p=0.008), where students who smoke are 4.8 times more likely to experience lung function impairment. In conclusion, smoking habits are a risk factor that can increase PM2.5 concentration, damage the respiratory tract, and trigger lung function impairment in students.
Co-Authors Abdul Hadi Adamy, Aulina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Aletta, Alma Alvia, Salmi Amin, Fauzi Ali Anwar Arbi Anwar Arbi Anwar Arbi Arbi, Anwar Arifin, Vera Nazhira Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Aulina Adamy Baharuddin, Dharina Basri Aramico Basri Aramico, Basri Bukhari, Alfia Klarisa Dedi Andria Desi Yanti Dharina Baharuddin Dion Aulia Putra dr. Riza Septiani Elsa, Melya Elysia Katri Fahrisal Akbar Akbar Farrah Fahdhienie Farrah Fahdienie Gusweni, Mira Hamisah, Irma Hanum, Faridah Hasanah, Cut Rahma Huswatul Humairah Lutfia Ida Ayu Putu Sri Widnyani Indri Hapsari Susilowati Iqbal Fahriza Irawati Irawati Khairunnisa Liana, Intan Lutfia, Humairah Maidar Maidar Maidar, Maidar Mairani, Tiara Manan, Maidar Abdul Mardhatillah Mardhatillah Mariah Qibti Masykur, Masykur Maulita, Rima Mega Fatimah Rosana Miara, Elisa Lesek MIFTAHUL JANNAH Mira Elvina Mira Gusweni Misliati Misliati muid, abd Mulia, Rizki Mutiara Nabila, Nabila Naflah, Sajidatun Naimah Naimah Najallaili Najallaili Nasrul Z. Nasrul Zaman Na’imah, Na’imah Nika, Zel Via Ningsih, Rima Wirayudha Nisak, Badraton Nopa Arlianti Norvalinda Norvalinda Nurmaili Nurmaili Nurmalisa Ananda Nurnarita Laila Oktarina, Mila Pahmi Syahira Phossy Vionica Ramadhana Rafika Syifa Rahmawati Raihan, Putri Raihanil Fitri Fauzi Ramadhaniah Ramadhaniah Rapitos Sidiq Reza, Ananda Rifaiza, Rifaiza Riza Septiani SALSABILA PUTRI Satria M Yahya Savira Fitri Septiani, dr. Riza Septiani, Riza Siddiq, T M Siti Musdalifah Srie Wahyuni Sulastri Sulastri Sumarni Sumarni Surna Lastri Syahirah, Arifah Syahputra, Andri Syahri Rahmadhani Syarifuddin Anwar Tahara Dilla Santi Taufik Taufik Taufik Taufik Taufik Tiara Mairani Vera Nazhira Arifin Warta Warta Yeye Suhaety Yusrizal Yusrizal Z., Nasrul Zaman, Nasrul