Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pembuatan permen Madu Trigona dan Nira desa Sigar Penjalin Pertiwi, Made Gendis Putri; Sinaga, Yesica Marcelina Romauli; Rasyda, Riezka Zuhriatika; Pawestri, Setyaning; Perdana, Firman Fajar; Utama, Qabul Dinanta; Unsunnidhal, Lalu; Anggraini, Ines Marisya Dwi; Handito, Dody; Fuadi, Mi’raj; Saputra, Oki; Antesty, Sella; Amaliah, Wenny; Wardatullatifah S., Ince Siti; Yasa, I Wayan Sweca
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 4 No 2 (2023): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v4i2.23867

Abstract

Stunting remains an unresolved issue in North Lombok, NTB, Indonesia. One of the government's efforts to reduce stunting rates involves ensuring nutritional fulfillment for mothers and expectant mothers, which can be obtained from local food sources. Nira (palm sap) and Trigona honey are local commodities available in Tanjung, North Lombok. Unfortunately, these commodities have not been optimally utilized for nutritional fulfillment or as income sources. Typically, Nira is only sold as fresh sap, fermented beverage (tuak), or palm sugar, which have relatively low market values. Combining Nira and Trigona honey to create high-value candy products represents an opportunity. This community service project aimed to improve welfare and nutrition in Sigar Penjalin Village by assisting in the production of hard candy from Trigona honey and Nira Aren as a potential local delicacy to combat stunting and enhance local income. The implementation involved 16 community members organized by UMKM Rangsot Kreatif. The training used ingredients like brown sugar, granulated sugar, glucose syrup, Trigona honey, and water. The training stages included preparation, material delivery, hands-on practice, and evaluation through pretests and posttests to measure participants' knowledge, skills, and interests. The pretest results showed a total score of 627 out of 960 (65.31%), indicating a moderate level of understanding. After the training, the posttest showed a significant improvement, with a total score of 829 out of 960 (86.35%), indicating a very high level of understanding. This activity highlights the importance of technological support and the utilization of local resources in developing nutritious and economical snack products, supporting improvements in community nutrition and economy, and providing alternative solutions in local product processing
Implementasi E-Agriculture Berbasis Sig Untuk Mendukung Sustainable Production Nira Aren Di Dusun Punikan Yuniarto, Kurniawan; Azhar, Khaerul; Fuadi, Mi’raj
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7589

Abstract

Pohon Aren (Arenga pinnata Merr) memiliki peran baik secara ekonomi, ekologis, dan sosial. Produk utama pohon aren berupa nira yang dapat diolah menjadi produk turunan seperti pemanis dan minuman beralkohol (tuak). Warga sekitar kawasan hutan lindung dan pengelola hutan kemasyarakatan (HKm) memanfaatkan pohon aren sebagai sumber ekonomi utama dengan memanen nira untuk dijual berbentuk segar, berbentuk gula batok dan tuak. Kepemilikian data digital pertanian nira aren berkelanjutan berbasis digital sangat dibutuhkan para petani di dusun Punikan, Batu Mekar, Lombok Barat. Untuk itu tujuan kegiatan pengabdian ini adalah: (1) membangun sistem informasi digital aren di Dusun Punikan (2) menghitung potensi ekonomi nira aren di dusun Punikan. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode partisipatif dimana para petani dikenalkan dalam membangun data pertanian digital. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan peta digital yang memuat informasi mengenai potensi aren di Dusun Punikan yang dapat diakses secara daring. Dari tujuh petak lahan yang dipilih untuk dijadikan sampel pengabdian, terdapat 442 are dengan 215 pohon aren yang tumbuh secara alami, 141 pohon aktif, 50 pohon hampir aktif, dan 24 pohon mati. Diproyeksikan bahwa dari 141 pohon aktif akan menghasilkan 50.760 liter nira, yang dapat menghasilkan 5.076 kilogram gula aren, dan total hasil penjualan adalah Rp.88.830.000.
Peningkatan Pengetahuan Sanitasi Industri Pangan pada UMKM Pangan Lokal di Dusun Rangsot Timur, Kabupaten Lombok Utara Sinaga, Yesica Marcelina Romauli; Perdhana, Firman Fajar; Pawestri, Setyaning; Handito, Dody; Pertiwi, Made Gendis Putri; Yasa, I Wayan Sweca; Utama, Qabul Dinanta; Rasyda, Riezka Zuhriatika; Anggraini, Ines Marisya Dwi; Unsunnidhal, Lalu; Fuadi, Mi’raj; Saputra, Oki; Antesty, Sella; Amaliah, Wenny; Wardatullatifah , Ince Siti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8255

Abstract

UMKM pangan lokal memainkan peranan penting dalam peningkatan perekonomian masyarakat setempat yang tentu saja bermuara pada peningkatan perekonomian nasional. Salah satu wilayah di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat yang memiliki UMKM pangan lokal adalah Dusun Rangsot Timur, Desa Sigar Penjalin, Kabupaten Lombok Utara. Target pasar yang lebih luas untuk peredaran produk dapat dicapai apabila produk pangan lokal tersebut sudah terjamin mutu dan keamanan pangan. Hal ini menjadi tantangan bagi pelaku UMKM pangan lokal sebab produk yang tidak terjamin mutu dan keamanannya akan berdampak pada kesehatan konsumen dan keberlangsungan usaha itu sendiri. Penjaminan mutu dan keamanan pangan dapat dicapai dengan menerapkan sanitasi yang baik selama proses produksi. Oleh karena itu, sangat penting untuk membentuk kesadaran dan pengetahuan mengenai praktik sanitasi yang baik di kalangan pelaku UMKM pangan lokal. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi aspek dan implementasi sanitasi dalam industri pangan. Tahapan program pengabdian masyarakat dibagi menjadi 3 (tiga), yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Ketercapaian program pengabdian diukur dengan menggunakan Skala Likert dengan skor kuesioner 1-4. Hasil kuesioner para peserta dianalisis menggunakan metode deskriptif. Kegiatan pengabdian berhasil meningkatan pengetahuan peserta tentang sanitasi industri pangan yang signifikan sebesar 8,71%. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat mendorong UMKM pangan di Dusun Rangsot Timur untuk mengimplementasikan praktik sanitasi yang efektif, meningkatkan kualitas dan daya saing produk.
Enhancing Community Empowerment with Digital Marketing for Social Forestry Enterprises in West Nusa Tenggara Pawestri, Setyaning; Nofrida, Rini; Dewi, Endang Purnama; Fuadi, Mi’raj; Mustafid, M. Azhar; Antesty, Sella
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13790

Abstract

The training on Strategi Peningkatan Pemasaran Produk KUPS melalui Digital Marketing was conducted at Hotel Aruna Senggigi, West Lombok Regency, on May 20, 2025, with the participation of social forestry groups (KUPS), forestry extension officers, and local stakeholders. The program aimed to strengthen the capacity of KUPS in adapting to digital markets. Participants gained a clearer understanding of the distinctions between selling, marketing, and branding, while also being introduced to current e-commerce trends in Indonesia, including Shopee, Tokopedia, and TikTok Shop. Qualitative evaluation revealed increased confidence, enthusiasm, and readiness to experiment with digital platforms, despite challenges such as limited internet access and digital literacy. The training demonstrated that digital marketing is not only a technical skill but also a pathway toward independence, competitiveness, and sustainability for social forestry enterprises.
Model Deteksi Gulma dan Tanaman Jagung Berbasis YOLOv5n untuk Sistem Pertanian Presisi Miraj Fuadi; M. Azhar Mustafid; Rosyid Ridho; Endang Purnama Dewi; Eusabius Paul Pega
Jurnal Agricultural Biosystem Engineering Vol. 5 No. 2 (2026): June 2026
Publisher : abe.fp.unila.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jabe.v5i2.12967

Abstract

Weed infestation is one of the main challenges in maize cultivation because it can reduce crop growth and productivity through competition for nutrients, water, light, and growing space. An automatic detection system is therefore needed to support precision agriculture, particularly for selective weed control. This study aimed to develop and evaluate a YOLOv5n-based detection model for identifying maize plants and weeds in agricultural field images. The dataset used in this study was obtained from the Weed Classification dataset available on Kaggle. Image annotation was performed using bounding boxes with two object classes, namely maize and weed. The dataset was divided into training, validation, and testing subsets using an 80:10:10 ratio. Model training was conducted on Google Colab for 100 epochs using an image size of 640 × 640 pixels and the YOLOv5n architecture. Model performance was evaluated using precision, recall, F1-score, and mAP@50. The results showed that the YOLOv5n model achieved an average precision of 0.894, recall of 0.923, F1-score of 0.908, and mAP@50 of 0.936. The maize class obtained a higher mAP@50 of 0.976, while the weed class achieved an mAP@50 of 0.897. These results indicate that YOLOv5n can effectively detect maize plants and weeds and has the potential to support precision agriculture applications, particularly selective spraying systems.
Potensi Sorgum dalam Sistem Pangan Berkelanjutan NTB: Tinjauan Sejarah, Gizi, Fitokimia, Bioaktivitas, dan Strategi Pengembangan: The Potential of Sorghum in the Sustainable Food System of West Nusa Tenggara (NTB): A Review of History, Nutrition, Phytochemistry, Bioactivity, and Development Strategies Fuad Sauqi Isnain; Yuhendra AP; Mi'raj Fuadi; Elya Antariksana Bachmida; M. Azhar Mustafid; Nur Afni; Wiwin Apriyanditra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11307

Abstract

Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) merupakan serealia yang berpotensi dikembangkan sebagai pangan lokal, pangan fungsional, dan komoditas adaptif lahan kering. Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki tantangan ketahanan pangan yang berkaitan dengan diversifikasi konsumsi, ketergantungan pada beras dan gandum, perubahan iklim, serta keterbatasan sumber daya lahan kering. Artikel ini bertujuan memetakan potensi sorgum dalam konteks NTB melalui pendekatan scoping review. Literatur dikaji dari artikel ilmiah, artikel review, laporan resmi, dan dokumen kebijakan yang relevan, terutama dalam rentang 2014–2026, dengan literatur klasik digunakan untuk konsep dasar ketahanan pangan, sejarah sorgum, dan metodologi. Sintesis dilakukan secara naratif-tematik mencakup sejarah sorgum, ketahanan pangan, komposisi gizi, metabolit primer, senyawa bioaktif, aktivitas biologis in vitro dan in vivo, pengaruh pengolahan, tren riset, serta strategi pengembangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sorgum memiliki potensi sebagai sumber karbohidrat, protein, serat pangan, mineral, senyawa fenolik, flavonoid, tanin, antosianin, 3-deoxyanthocyanidins, dan fitosterol. Sorgum juga berpeluang dikembangkan menjadi tepung lokal, produk bebas gluten, pangan sekolah, produk UMKM, pakan, dan bioindustri sederhana. Namun, bukti spesifik NTB masih terbatas. Diperlukan riset lokal terkait varietas, produktivitas, komposisi gizi, fitokimia, bioaktivitas, pengolahan, penerimaan konsumen, rantai nilai, dan kebijakan daerah.
Edukasi penanganan pascapanen dan diversifikasi produk bernilai tambah bagi UMKM lokal di Kota Mataram dan Lombok Barat Wiwin Apriyanditra; Arta Sasmita; Yuhendra AP; M. Azhar Mustafid; Mi’raj Fuadi; Sella Antesty; Fuad Sauqi Isnain; Nur Afni; Elya Antariksana Bachmida
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39791

Abstract

Abstrak Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pangan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam penanganan pascapanen bahan baku pertanian dan pengembangan produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pelaku UMKM pangan mengenai penanganan pascapanen serta strategi diversifikasi produk berbasis bahan baku pertanian lokal di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2024 di ruang kreatif The Elixir Coffee, Universitas Muhammadiyah Mataram, melalui seminar dan diskusi interaktif yang melibatkan pelaku UMKM pangan sebagai peserta. Materi yang disampaikan meliputi karakteristik bahan baku pertanian, faktor-faktor penyebab penurunan mutu, prinsip penanganan pascapanen, teknologi pascapanen sederhana, serta pengembangan produk bernilai tambah. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi, pencatatan diskusi, dan umpan balik verbal peserta. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme peserta serta bertambahnya wawasan mengenai pemilihan kemasan, teknik penyimpanan, dan peluang diversifikasi produk yang sesuai dengan kondisi usaha masing-masing. Kegiatan ini juga mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi UMKM, yaitu kerusakan bahan baku yang cepat, keterbatasan fasilitas penyimpanan, dan rendahnya variasi produk. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan alternatif solusi praktis untuk mengurangi kehilangan hasil pascapanen, meningkatkan efisiensi pemanfaatan bahan baku, dan memperkuat daya saing UMKM pangan lokal. Keywords: penanganan pascapanen; UMKM pangan; diversifikasi produk; nilai tambah; Nusa Tenggara Barat. Abstract Food micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in West Nusa Tenggara (NTB) play an important role in supporting the regional economy, but they continue to face challenges in postharvest handling of agricultural raw materials and in developing value-added products. This community service activity aimed to improve the knowledge and understanding of food MSME owners regarding postharvest handling and product diversification strategies based on locally available agricultural commodities in Mataram City and West Lombok Regency. The activity was conducted on August 18, 2024, at the creative space of The Elixir Coffee, located within Universitas Muhammadiyah Mataram, through a seminar and interactive discussion involving food MSME owners as participants. The materials covered the characteristics of agricultural raw materials, factors affecting quality deterioration, principles of postharvest handling, simple postharvest technologies, and value-added product development. Evaluation was carried out qualitatively through observation, discussion notes, and participants’ verbal feedback. The results indicated an improvement in participants’ understanding, particularly in relation to packaging selection, storage techniques, and opportunities for product diversification according to the conditions of their respective businesses. The activity also identified the main challenges faced by MSMEs, including rapid raw material deterioration, limited storage facilities, and low product diversification. Overall, the activity provided practical solutions to reduce postharvest losses, improve the efficiency of raw material utilization, and strengthen the competitiveness of local food MSMEs. Keywords: post-harvest handling; food SMEs; product diversification; value addition; West Nusa Tenggara.
Real-time object detection to classify export quality of mangosteen using variants of you only look once version 8 Dian Sa'adillah Maylawati; Mi’raj Fuadi; Kurniawan Yniarto; Yuhendra AP; Rizky Rahmat Nugraha; Akbar Hidayatullah Harahap; Agung Wahana
IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Vol 15, No 1: February 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijai.v15.i1.pp116-128

Abstract

Mangosteen is one of the leading export commodities from Indonesia. Despite its great economic potential, only about 25% of Indonesian mangosteens meet export standards, mainly due to visual defects such as yellow sap and spots on the skin of the fruit. The process of sorting export worthy mangosteens has been done manually, which tends to be time consuming and inconsistent. Therefore, this study aims to utilize artificial intelligence technology in building a real-time image recognition model to improve the efficiency and accuracy of the export-quality mangosteen sorting process. This study uses you only look once version 8 (YOLOv8) as an image recognition model with YOLOv8 variants, including nano, small, medium, large, and extra large variants. The results of the study using 4,014 primary and 255 secondary data of mangosteen, the highest performance is reached by YOLOv8 medium 82% of accuracy, 0.856 of mean average precision (mAP)50, and 0.616 of mAP50-95. This result is obtained from 70% training, 20% validation, and 10% testing data with epoch stop 85. These results indicate that the model can provide good performance in mangosteen export quality classification. This research contributes to the fields of agricultural technology and artificial intelligence by offering an innovative solution to a practical problem, enhancing efficiency, accuracy, and scalability in export-quality mangosteen sorting.
Peningkatan Pemahaman Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi Petani dan Pengusaha Kelapa di Kabupaten Lombok Utara: Enhancing Occupational Safety and Health Awareness among Coconut Farmers and Entrepreneurs in North Lombok Regency Yuhendra AP; Mi’raj Fuadi; Harry Ade Saputra
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 7 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i7.12256

Abstract

This community service activity was conducted on 10 June 2025 at the Coconut Processing Center, North Lombok Regency, with a focus on improving understanding of Occupational Safety and Health (OSH) among coconut farmers and entrepreneurs, particularly those involved in Virgin Coconut Oil (VCO) production. The program was designed as a series of material presentations followed by interactive discussions. The results of the activity indicated that 85% of participants reported an increased understanding of workplace risks, while 80% expressed readiness to implement OSH practices in their daily activities. This initiative is expected to serve as an initial step toward reducing workplace accidents and improving the quality of life for farmers and entrepreneurs around the Coconut Processing Center. With improved OSH awareness, participants are expected to identify potential hazards and take appropriate preventive measures to create a safer and healthier working environment.
Co-Authors Abyan Nur Fauzi Afni, Nur' Agung Wahana Akbar Hidayatullah Harahap Alfi Mawadah Amalia, Anugerah Fitri Amaliah, Wenny Amaliyah, Wenny Amuddin Amuddin Amuddin, Amuddin Anggraini, Ines Marisya Dwi Antesty, Sella Aqidah, Fitratul Arta Sasmita Asih Priyati Ayu Widhiantari, Ida Ayu, Hanifah Azhar, Khaerul De Side, Gagassage Nanaluih Dian Sa'adillah Maylawati Diena Rauda Ramdania Dody Handito, Dody Dwi Putra Buana Sakti DWI SANTOSO Elya Antariksana Bachmida Elya Antariksana Bachmida Elya Antariksana Bachmida Endang Purnama Dewi Eusabius Paul Pega Fakhrul Irfan Khalil FATIMA, SITI Firman Fajar Perdhana Fitria Dea Ananda Fuad Sauqi Isnain Fuad Sauqi Isnain Guyup Mahardhian Dwi Putra Hairul Azmi, Muhamad Halimatul Ulfa Ru'ya' Harry Ade Saputra Hidayat, Agriananta Fahmi Husnan Hadi Ichsan Budiman Joko Sumarsono Khaerul Rizal, Muhammad Kurniawan Yniarto Kurniawan Yuniarto Kurniawan Yuniarto Kusmiah, Nurhaya Lalu Muhammad Furkan Lilik Sutiarso M. Azhar Mustafid M. Azhar Mustafid M. Azhar Mustafid M. Azhar Mustafid M. Rizki Alfariji M. Yogi Riyantama Isjoni Made Gendhis Putri Pertiwi Maylawati, Dian Sa'adillah Ma’wa, Miftahil Mita Sari Ningsih Mohammad Fajar Septian Muhamad Munzir Muhammad Insan Al-Amin Mutia Devi Ariyana Mutia Devi Ariyana, Mutia Devi Nur Afni Nur Afni Nurul Aen OKI SAPUTRA Pavalee Chompoorat Tridtitanakiat Pertiwi, Made Gendis Putri Puspitasari, Isnaini Qabul Dinanta Utama Radi Radi Rahman Yazid Tabrani Raphael Bianco Huwae Rasyda, Riezka Zuhriatika Reza Kusuma Nurrohman Rini Nofrida Rizky Rahmat Nugraha Rohmat Mulyana Sapdi Rosyid Ridho S., Ince Siti Wardatullatifah Sella Antesty Sella Antesty Setyaning Pawestri Sirajuddin Haji Abdullah Sri Widyastuti Surya Abdul Muttalib Surya Abdul Muttalib, Surya Abdul Tridesi Rhamdani Sumantri Unsunnidhal, Lalu Wahyudi Zulfikar Wahyudin Darmalaksana Wardatullatifah , Ince Siti Wardatullatifah S., Ince Siti Wardatullatifah, Ince Siti Wenny Amaliah Widhiantari, Ida Ayu Wiwin Apriyanditra Wiwin Apriyanditra Wiwin Apriyanditra Yasa, I Wayan Sweca Yesica Marcelina Romauli Sinaga Yessica Romauli Sinaga Yuhendra AP Yuhendra AP