p-Index From 2021 - 2026
3.668
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin Agrohorti Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Jurnal Ilmu Ternak Zuriat REKA KARSA Jurnal AgroBiogen Jurnal Penelitian Tanaman Industri AGRIVITA, Journal of Agricultural Science JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Jurnal Akta Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Journal of Tropical Crop Science Journal of Maternity Care and Reproductive Health Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Global Political Studies Journal Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Tanaman Industri (Littri) JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) JURNAL PENDIDIKAN IPS Perspektif Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Info Kripto Journal of Comprehensive Science Journal of Law, Poliitic and Humanities Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan Abdi Jurnal Publikasi Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Jurnal Kesehatan Siliwangi Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Indonesian Health Literacy Journal (IHLJ) International Journal of Educational Research Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi Asian Journal of Multidisciplinary Research Business, Entrepreneurship, and Management Journal balarea
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Perspektif

DAMPAK PRAKTIK KONGLOMERASI MEDIA TERHADAP INDEPENDENSI DAN KEBEBASAN PEMBERITAAN MEDIA DI INDONESIA : Studi kasus Pemberitaan Pilpres 2014 & 2019 di TV One dan MetroTV Syahnanto Noerdin; Asep Setiawan; Harmonis
Perspektif Vol 2 No 3 (2023)
Publisher : Yayasan Jaringan Kerja Pendidikan Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53947/perspekt.v2i3.242

Abstract

Abstrak Kehadiran televisi tetap menjadi sumber informasi yang paling dapat diandalkan bagi masyarakat. Pasalnya, televisi hadir sebagai sarana penyampaian karakteristik audiovisual. Inti dari media massa adalah untuk menyampaikan informasi, pendidikan, hiburan dan mampu mempengaruhi. Namun, kecenderungannya bagi para penguasa media, menggunakan media sebagai alat politik guna menarik simpati publik. Keberadaan Konglomerasi media seperti ini membuat pemberitaan di dunia politik tentunya tidak lagi berimbang. Ketika sebuah media-media besar dikuasai oleh hanya beberapa kelompok besar, tentunya hal ini akan menimbulkan berbagai dampak dan sebagai ancaman. Sebagai pemicu persaingan media yang akhirnya berujung komersialisasi media. Media lebih mengutamakan sisi komersial daripada mendidik, menginformasikan atau melakukan kontrol sosial. Konglomerasi media juga dapat menyebabkan terjadinya ketidakberagamannya sudut pandang terhadap konten yang disajikan media, sehingga berpotensi mendominasi dan mengarahkan opini publik ke satu arah bahkan dapat menimbulkan hegemoni media dengan cara-cara yang merusak fungsi pengawasan jurnalis. terhadap pembatasan kebebasan pers. Terakhir, jika pemilik selalu mengintervensi isi pers untuk tujuan propaganda, maka ada risiko media kehilangan independensi dan kredibilitasnya. Dengan kondisi ini, bukan tidak mungkin masyarakat beralih dari televisi dan menggunakan platform media sosial yang ada, karena dianggap lebih independen dan kredibel. Apakah konglomerasi mempengaruhi independensi dalam produk berita saat pelaksanaan pilpres 2014 & 2019? Jawabannya jelas mempengaruhi pemberitaan di media massa karena dalam posisinya sebagai pemilik media televisi sekaligus ketua umum partai politik, mereka sering tampil di layar stasiun televisi yang mereka miliki.   Abstrak The presence of television remains the most reliable source of information for the public. This is because television is present as a means of conveying audiovisual characteristics. The essence of the mass media is to convey information, education, entertainment and be able to influence. However, the tendency for media rulers is to use the media as a political tool to attract public sympathy. The existence of a media conglomerate like this makes reporting in the political world of course no longer balanced. When a large media is controlled by only a few large groups, of course this will have various impacts and be a threat. As a trigger for media competition which eventually led to media commercialization. The media prioritizes the commercial side rather than educating, informing or exercising social control. Media conglomeration can also lead to heterogeneity of perspectives on the content presented by the media, so that it has the potential to dominate and direct public opinion in one direction and can even lead to media hegemony in ways that damage the supervisory function of journalists. against restrictions on press freedom. Lastly, if the owners always intervene in the contents of the press for propaganda purposes, then there is a risk that the media will lose its independence and credibility. With this condition, it is not impossible for people to switch from television and use existing social media platforms, because they are considered more independent and credible. Does conglomeration affect independence in news products during the 2014 & 2019 presidential elections? The answer clearly affects news coverage in the mass media because in their position as owners of television media as well as chairpersons of political parties, they often appear on the screens of the television stations they own.
Co-Authors . Giyanto Adi Tia Setiawan Ady Kusuma Nurcholis Afifah Farida Jufri Aghus Jamaludin Kharis Agus Purwantara Agustian, Yanyan AJAR DIRGANTORO Ajeng Amanda Thayeb AK Sembiring, Desy Aldebaran Raihan Revidy ALEX HARTANA Alfianta Cesario Rizky Maulana Alma Ghina Halimah Anah Sasmita Andi Ismira Andreas Tan Aris Purwanto Arya Panca Asroni Asroni Ayu Puspita Ningrum Azrai, Muhammad S Bambang Eko Widyanto BAMBANG HELIYANTO Bambang Heliyanto BAMBANG HELIYANTO Bambang Heliyanto Bani Sakti Bayu Brahmantia Betty Mauli Rosa Bustam Cecep Effendi Darmawan Saptadi Darmawan Saptadi Darmawan Saptadi Devi Novianti Dhanang Ajie Dinar Meidiana Dindin Abidin DONATA S PANDIN Dwi Putri Maulida Dwinita W. Utami Dwinita Wikan Utami Edi Guhardja Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny Endang Sulastri Erwin Yuniar Rahadian Fadli Wahab Frederico Tunggal Gina Rahma Utami Gunanto , Djoni Gunarto Gun H. Hardhienata HAJRIAL ASWIDINNOOR Hamka Hamka Hanan Dwiky Masshafy Hani Handayani Haris Aprianto Setiawan Harmonis Hendrik Syaputra Heri Budiawan Ida Hanarida Indarini Dwi Pursitasari Iriana Bakti Iswara, Vidya Itkonul Akbar Kadeni Kadeni, Kadeni Kamajaya, Ryan Muhammad Azizulfiqar Laode Muhamad Fathun Lilis Lismayanti Maesaroh Lubis Megayani Sri Rahayu Memen Surahman Memen Surahman Miftahul Falah Miftahul Ulum Muhamad Agung Dharmajaya Muhamad Asykal Rizki Muhamad Fikri Dzam-Dzam Muhammad Isa Asyrofuddin Mujiarto Mujiarto Nadya Paramitha Nandang Ahmad W Nandang Ahmad Waluya Naufal Fauzi Akbar Neni Nuraeni Neni Sholihat Nofirman Nurhajati A. Mattjik Nurhajati A. Mattjik Nurhalim Nuri Aslami Pabendon, Marcia B Palupi, Endah R. Pito Fernando Puspa Khoerun Nisa R r. SRI HARTATI R.R. SRI HARTATI Reni Indrayanti Rino Vanchapo , Antonius Risma Rahmawati Rizka Putra Roberdi, Roberdi S Rr Sri Hartati Rr. Sri Hartati Rubiyo Rubiyo Saepudin Sarijan, Abdullah - Septina Putri Laia Setiani, Revina Putri Slamet Riyadi Sony Sumaryo Sri Mulyanti Sri Yunanto Sudarsono Sudarsono Sudarsono Sudarsono Sudarsono Sudarsono SUDARSONO SUDARSONO SUDARSONO SUDARSONO SUGIONO MOELJOPAWIRO Sugiono Moeljopawiro Suhartanto, Muhammad Rahmad Sulastri Rini Rindrayani Surti Kurniasih Surtikanti Sutrisno, Sutrisno S Suwarto Suwarto Syahnanto Noerdin Tisngatul Aliyah UBHI, Trias Inang Novanti Usni Wahyu Hidayat Waluya, Nandang Ahmad Yanyan Mochamad Yani Yudha Purwanto