Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Assertiveness Training Format Kelompok Dalam Pelayanan Konseling Lubis, Khadijah; Hayati, Ria; Novirson, Rizki
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jkg.v8i1.7395

Abstract

Counseling services that are effective and on target are needed by counselors. Ideally, counselors should have insight, and skills in implementing creative and innovative counseling techniques. There are still counselors who have minimal knowledge and skills regarding counseling techniques. One of them is the assertiveness training technique in the group format, which is one of the recommended behavior counseling techniques to improve individual interpersonal competence. The steps for implementing assertiveness training are (1) rational strategy, (2) identification of situations that cause problems, (3) exploration, (4) role-playing, giving feedback, and better behavioral models. (5) carry out exercises and practice, (6) repeat the exercises, (7) do homework and follow-up, and (8) terminate. This implementation shows that group format assertiveness training can be implemented in counseling services to alleviate problems and improve individual interpersonal skills. Therefore, counselors are expected to improve their skills and apply group format assertiveness training in counseling services.
Menilai Keterampilan Mencatat, Meringkas dan Kemampuan Interpersonal Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas Tryas Amanda Putri; Rika Kurniawati; Tesa Amilia Putri; Muhammad Luthfi Fauzan; Romi Fajar Tanjung; Khadijah Lubis
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v3i2.3129

Abstract

This study aims to understand how note-taking skills, summarizing skills, and interpersonal relationships can enhance the quality of learning and student motivation at SMAN 02 Indralaya Utara. The research will investigate how the application of note-taking skills can increase student motivation, how summarizing skills can help students understand their feelings, and how interpersonal relationships can increase students' awareness of learning problems they face. In this study, students' note-taking and summarizing skills were analyzed quantitatively using a questionnaire technique, with results from 37 respondents showing that most students' note-taking skills were mostly average, while most students' summarizing skills were mostly average and high, indicating that students' interest and desire to record lesson material significantly helps in understanding material already explained by the teacher, and that note-taking and summarizing skills are important skills in the learning process and need to be enhanced through more intensive guidance and practice. Lastly, interpersonal relationships were mostly average, with some students having high levels and others having low levels. Although there were some respondents in the low category, overall, the results can be concluded to be relatively good.
MEASUREMENT OF READING SKILLS AND INTERPERSONAL RELATIONS OF HIGH SCHOOL STUDENTS Manalu, Daud Alfizar Parulian; Jannah, Anisa Roudhatul; Putri, Mariyana Eka; Dermawan, Nisrina Sarah; Mufatihah, Zahra Mufatihah; Tanjung, Romi Fajar; Lubis, Khadijah
Jurnal Kopendik Vol 3 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kopendik.v3i2.33445

Abstract

Keterampilan membaca dan hubungan interpersonal memainkan peranan yang cukup penting dalam proses pembelajaran di semua mata pelajaran, serta pengembangan sosial dan emosional siswa. Isi dari artikel mencakup proses pengukuran, perolehan, dan penyajian informasi yang penting mengenai keterampilan membaca siswa dan korelasi dengan kualitas hubungan interpersonal mereka. Metode yang dipakai mengarah pada jenis penelitian dekriptif-kuantitatif menggunakan pengisian instrumen melalui Google Form, dengan tujuan untuk mengukurketerampilan membaca dan hubungan interpersonal siswa di sekolah menengah atas. Penelitian ini diharapkan dapat menambah pemahaman bagi para pendidik dan pengambil keputusan yang tepat dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan mendukung perkembangan siswa secara keseluruhan.
Perbedaan Prokrastinasi Akademik Siswa SMA Ditinjau Dari Jenis Sekolah Ferdiansyah, Muhammad Aldy; Kurniawati, Rika; Jannah, Anisa Raudhatul; Sari, Puspa; Dwita, Adel Karen; Juniarti, Juniarti; Hartono, Yusuf; Lubis, Khadijah
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 22 No 1 (2025): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v22i1.4662

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan tingkat prokrastinasi akademik berdasarkan jenis sekolah, karena kecenderungan siswa dalam menunda tugas diduga dipengaruhi oleh karakteristik lingkungan pendidikan masing-masing. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif tipe ex-post facto. Sampel berjumlah 120 siswa dipilih melalui teknik simple random sampling dari ketiga jenis sekolah (SMA Negeri, SMA Swasta, dan SMA Islam). Data dikumpulkan menggunakan angket prokrastinasi akademik dan dianalisis dengan uji One-Way ANOVA serta dilanjutkan uji Post Hoc. Hasil menunjukkan nilai Sig. 0,000, membuktikan adanya perbedaan signifikan antar jenis sekolah. Tingkat prokrastinasi tertinggi terdapat pada siswa SMA Islam, disusul SMA Negeri, dan terendah SMA Swasta. Perbedaan signifikan ditemukan antara SMA Islam dengan dua sekolah lainnya (Sig. 0,001), sementara antara SMA Negeri dan SMA Swasta tidak terdapat perbedaan signifikan (Sig. 1,000).
DIAGNOSIS OF SKILLS TO OVERCOME LEARNING BORING AT SMP NEGERI 22 PALEMBANG Ajmalia, Yurida; Dwi Ramadhani, Salsyadila; Putri Nabila, Annisa; Jihan Alisah, Marsha; AR, Silvia; Lubis, Khadijah
Jurnal Kopendik Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kopendik.v1i1.33646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kejenuhan belajar pada siswa kelas VIII.I di SMP Negeri 22 Palembang dan mengidentifikasi strategi efektif untuk mengatasinya. Sebanyak 33 siswa mengerjakan kuesioner yang telah dibuat oleh penulis, yang hasilnya menunjukkan bahwa kejenuhan belajar dapat dikategorikan menjadi tiga tingkat: rendah (21,21%), sedang (54,55%), dan tinggi (24,24%). Faktor penyebab kejenuhan antara lain metode pengajaran yang tidak bervariasi, materi pelajaran yang kurang menarik, dan lingkungan belajar yang tidak mendukung. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan partisipatif untuk mengurangi kejenuhan belajar. Dengan memahami tingkat kejenuhan dan faktor penyebabnya, sekolah dapat merancang intervensi yang lebih tepat guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil akademik siswa.
Hubungan Regulasi Emosi dengan Psychological Well-Being pada Siswa SMA Ananta, Syahira Hayu; Umardi, Qarsela Tiara; Meidiansyah, Rifki; Putri, Nimas Dahlia; Patrisia, Salsabila; Hartono, Yusuf; Lubis, Khadijah
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v5i2.22900

Abstract

Masa remaja merupakan periode yang penuh tantangan emosional dan sosial, di mana kemampuan dalam mengelola emosi (regulasi emosi) memegang peran yang penting untuk mendukung kesejahteraan psikologis (psychological well-being). Tujuan utama penelitian yakni untuk menguji hubungan yang dimiliki variabel regulasi emosi dengan variabel psychological well-being peserta didik SMA. Metode yang dipakai merupakan metode deskriptif kuantitatif menggunakan teknik korelasi, serta pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling pada 117 peserta didik di beberapa SMA di Indralaya dan Palembang. Instrumen penelitian berupa angket skala likert untuk mengukur kedua variabel. Hasil dari penelitian menyatakan jika tingkat regulasi emosi dan kesejahteraan psikologis rata-rata peserta didik berada dalam kategori sedang. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan terdapat sebuah hubungan positif antara regulasi emosi dan psychological well-being (r = 0,423; p 0,05). Hal tersebut menunjukkan semakin baik regulasi emosi peserta didik, sehingga akan semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan psikologis yang dimilikinya. Temuan ini memperlihatkan pentingnya pengembangan kemampuan regulasi emosi dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja
Exploring Self-Disclosure Behavior Among Adolescents in Palembang Rahmania, Yuliana; Rozzaqyah, Fadhlina; Lubis, Khadijah; Wisma, Nur; Tanjung, Romi Fajar
Altruistik : Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan Vol 3 No 2 (2023): Altruistik : Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan (July - December)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/altruistik.v3i2.69913

Abstract

This study aims to describe the self-disclosure of tenth-grade students at SMA Negeri 18 Palembang. This study is descriptive quantitative with a survey design. The sample in this study consisted of 201 students selected using proportional random sampling. The instrument used in this study was a self-disclosure scale with a reliability of 0.852. Data analysis used a quantitative approach with a descriptive method. The results showed that student self-disclosure varied. There were 14 students with very high self-disclosure (7%), 44 students with high self-disclosure (22%), 77 students with moderate self-disclosure (38%), 55 students with low self-disclosure (27%), and 11 students with very low self-disclosure (5%). Based on these research results, it can be understood that the self-disclosure of students in grade X at SMA Negeri 18 Palembang is generally in the moderate category with a mean of 108 and an achievement level of 38%. This study produced a valid and reliable instrument that can be used to collect self-disclosure data, and self-disclosure data can be used as a basis for creating guidance and counseling service programs.
Analysis of child development based on development psychological theory Tanjung, Romi Fajar; Sucipto, Sigit Dwi; Lubis, Khadijah; Suryani, Yuni Dwi; Minarsi, Minarsi
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 3: August 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i3.21769

Abstract

Children are unique humans and experience varied development even though they are of the same gene or the same sex but grow and develop according to their respective characteristics. Of course, this condition also demands adjustments in providing appropriate and varied stimuli and responses. This study aims to observe the growth and development of children to explore the growth and development of children and see the reactions generated by children if given a specific stimulus. This research method uses longitudinal case studies. The respondents of this study were three children. The study found that children's cognitive, psychosocial and moral development can be developed by conditioning the child and the child's environment. Children's health and a conducive environment play an essential role in determining children's growth and development. Maternal health and parental cooperation also determine the growth and development of the child.
EFIKASI DIRI MULTIKULTURAL PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH ATAS DI SUMATERA SELATAN Putri, Putri; Mutiara, Nia Bening; Putri, Mariyana Eka; Febiurbaini, Nurmaya; Awaliah, Salsabila; Hartono, Yusuf; Lubis, Khadijah
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 4 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i4.438-448

Abstract

Efikasi diri adalah rasa percaya diri pada kemampuan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efikasi diri multikultural peserta didik dan ruang lingkup penelitian ini terdiri dari aspek budaya, komunikasi, nilai-nilai budaya, kesadaran budaya dan fleksibilitas; metode yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden 136 peserta didik tingkat sekolah menengah atas yang berada di sumatera selatan; hasilnya rata-rata peserta didik memiliki tingkat efikasi diri yang kategori sangat tinggi dalam efikasi multikultural; peneletian ini penting untuk mengetahui bagaimana kompetensi multikultural peserta didik yang ada di tingkat sekolah menengah atas karena dimasa sekarang remaja masih ada yang tidak mengenal budaya bangsanya, cenderung kurang peduli terhadap identitas nasional dan mudah terpengaruh budaya asing. 
Hubungan Komunikasi Orang Tua dengan Keputusan Karir Siswa SMA Islam Az-Zahrah Palembang Nopa Romadalia, Riski; Lubis, Khadijah; Novirson, Rizki
Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Vol 8, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bibliocouns.v8i3.26806

Abstract

Every student  is faced with the demand to determine a career direction that aligns with their potential and interests. However, in the process of making career decisions, students confusion and need support from their closest environment, especially their parents. Effective communication between parents and children plays an important role in providing guidance, motivation, and information related to career choices. Based on this, the study aims to determine the relationship between parental communication and students’ career decision-making of students. This research with correlational studies with 218 students as sample. Data were collected using the parental communication scale and the career decision-making scale, each consisting of 40 items. Data analysis was conducted using the Pearson Product Moment correlation test with the help of SPSS version 22. The results showed a correlation coefficient of r = 0.578 with a significance value of p = 0.000 0.05, indicating a positive and significant relationship between parental communication and students’ career decision-making. These findings suggest that the better the communication established between parents and children, the better students are in making appropriate career decisions. Thus, parental communication plays an important role in helping students prepare for and determine their future career paths.