Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI BERBASIS CANVA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Ria, Ria Puspita Sari; Muhammad Sofwan; Desy Rosmalinda
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v7i2.2026

Abstract

This research aims to see the effect of using Canva-based animated video learning media on the learning motivation of class V students at SDN 55/I Sridadi for the 2023/2024 academic year in Pancasila education subjects. This research was conducted in class V of SDN 55/I Sridadi in the 2023/2024 academic year. This research is a quantitative research with a research design using a nonequivalent control group design. The data collection method in this research was observation and questionnaires. Data collection techniques were obtained by filling in observation sheets and giving questionnaires in the form of statements to students. Based on the research results, it shows that the use of Canva-based animated video learning media in the experimental class at SDN 55/I Sridadi has an effect on students' learning motivation. Judging from the average final observation value after giving treatment, it is 38.57, meaning it is more than the average initial observation value before giving treatment, namely 30.81 compared to the control class. Initial observations found an average of 33.24 and a slight increase in observation. The final result is an average of 33.95 with the application of a conventional model that does not use certain treatments. The results obtained from the analysis of the significance value from the Coeficient table were 0.000 < 0.05, so it can be concluded that variable X has an effect on variable Y.
Pengabdian Kepada Masyarakat: Pendampingan Guru Sekolah Dasar dalam Penerapan Platform Educaplay pada Pembelajaran Matematika untuk Melatih Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa di SD Hayati, Suci; Marites , Marites Del Prado Antonio; Sofwan, Muhammad Sofwan; Desy, Desy Rosmalinda; Risdalina, Risdalina; Violita, Violita Zahyuni
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2025
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/bbafbj70

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi guru SDN 100/VI Pamenang II dalam memanfaatkan Educaplay sebagai media interaktif guna meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Pendampingan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu pendahuluan, simulasi, dan refleksi, dengan data diperoleh dari wawancara bersama kepala sekolah. Hasilnya menunjukkan bahwa 70% guru berhasil memahami penggunaan Educaplay dalam pembelajaran matematika, serta memberikan umpan balik positif terhadap pelatihan yang diberikan. Semua guru yang mengikuti pelatihan telah menerapkan Educaplay dalam berbagai materi matematika dengan berpedoman pada capaian pembelajaran. Penggunaan platform interaktif ini meningkatkan keterlibatan siswa dalam belajar matematika, mengurangi rasa takut mereka, dan mendorong keaktifan dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi positif dalam meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, sebagaimana ditunjukkan oleh respon positif dari para guru.. Kata kunci: Pendampingan Guru SD; Educaplay; Pembelajaran Matematika; Berpikir Tingkat Tinggi.
Pendampingan Rancangan Asesmen Formatif Kerangka Backward Desain Dalam Konsep Understanding By Desain Kurikulum Merdeka Muhammad Sholeh; Yantoro Yantoro; Desy Rosmalinda; Risdalina Risdalina; Andi Gusmaulia Eka Putri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2078

Abstract

Rancangan asesmen formatif merupakan salah satu komponen kurikulum merdeka sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara bersama kepala sekolah ditemukan beberapa informasi bahwa guru di sekolah masih kurang wawasan terkait asesmen formatif kurikulum merdeka, belum mengetahui rancangan asesmen formatif dalam konsep understanding sebagai wujud paradigma baru pembelajaran. Kegiatan pengambian ini dilakukan dan disusun sesuai waktu pelaksanaan pengabdian untuk mengetasi permasalahan tersebut. Pengabdian dilaksanakan menggunakan metode interaktif, alur kegiatan yaitu survei pendahuluan, pelatihan/ sosialisasi, bimbingan dan pendampingan, evaluasi serta seminar. Kegiatan pelatihan dan sosialisasi bagi guru melalui kegiatan sosialisasi pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh dosen PGSD tentang asesmen formatif kurikulum merdeka sekaligus dosen PGSD sebagai fasilitator nasional sekolah penggerak program merdeka belajar, tentunya akan memberi manfaat dan solusi dari permasalahan yang dihadapi guru. Target yang ingin dicapai dari kegiatan ini ialah : 1). Guru memiliki kemampuan dan pengetahuan untuk merancang asesmen formatif kurikulum merdeka 2) Dilakukan pendampingan yang bersifat konsultatif dalam merancang asesmen formatif.
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN INOVATIF Nova, Desita; Mawaddah, Egi Amaza; Sinurat, Ester; Agneska, Widya; Nurhalisa, Intan; M.Pd., Dr. Dra. Destrineli,; S.Pd., M.Pd., Desy Rosmalinda,
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27095

Abstract

Minat belajar matematika yang rendah masih menjadi permasalahan utama dalam dunia pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran matematika melalui penerapan strategi pembelajaran inovatif. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua kali pertemuan, dengan subjek 24 siswa kelas V SDN 56/1 Aro. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model Think Pair Share (TPS) diterapkan untuk mendorong interaksi, kolaborasi, dan rasa percaya diri siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada partisipasi siswa, dari 47,62% pada pertemuan pertama menjadi 68,34% pada pertemuan kedua di siklus pertama, dan mencapai 90,00% pada akhir siklus kedua. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode pembelajaran kolaboratif yang berpusat pada siswa efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian menyimpulkan bahwa model TPS mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dengan menciptakan suasana belajar yang aktif, bermakna, dan menyenangkan. Kata Kunci : Partisipasi Siswa, Pembelajaran Matematika, Think Pair Share, Strategi Kolaboratif
UPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PERKALIAN MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBASIS MEDIA “BAMBOOZLE” DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Destri Aulia Pratiwi; Sari Efriyani; Rut Putri Rajagukguk; Aulya Herliyana Putri; Destrinelli; Desy Rosmalinda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27156

Abstract

This study aims to increase students' interest in learning mathematics, particularly in multiplication, through the implementation of the cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT) assisted by Baamboozle media. The background of this research stems from the low learning interest and engagement of students during mathematics lessons, which has negatively impacted their learning outcomes. Monotonous teaching methods and the lack of engaging media have contributed to students' lack of enthusiasm in the classroom.This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of two meetings. The subjects of this study were 16 fourth-grade students at SDN 56/I Desa Aro. Data were collected through learning outcome tests and observation sheets to assess student activity. The collected data were analyzed both qualitatively and quantitatively. The results showed that applying the TGT cooperative learning model integrated with Baamboozle media significantly improved students' interest and learning engagement. The percentage of active student participation increased from 47% in the first cycle to 85% in the second cycle. Furthermore, students demonstrated greater enthusiasm, active participation in group discussions, and a better understanding of multiplication concepts. In conclusion, the TGT model assisted by Baamboozle media proved to be effective in enhancing students’ interest in learning mathematics and in creating an enjoyable, interactive, and meaningful learning environment for elementary school students. This approach is recommended as an alternative method to support active learning and improve academic performance in mathematics.
PENINGKATAN PARTISIPASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA CANVA DI KELAS IV SD Qibtiah, Maria; Farazwati, Adinda; Lestari Manurung, Widia; Novi, Desita; Saputra , Hardian; Destrinelli; Rosmalinda, Desy
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27226

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui pemanfaatan media visual digital Canva pada siswa kelas IV SDN 14/I Sungai Baung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, yang ditunjukkan oleh perilaku pasif, kurangnya keberanian untuk bertanya, serta minimnya keterlibatan dalam diskusi kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Pada siklus I, partisipasi siswa meningkat dari rata-rata 45,56% menjadi 73,33%, sedangkan pada siklus II mencapai 86,90%. Indikator partisipasi yang diamati meliputi kemampuan mengemukakan pendapat, keterlibatan dalam diskusi, kerja sama dalam kelompok, dan sikap menghargai pendapat teman. Penggunaan media Canva yang dipadukan dengan model Problem Based Learning (PBL) menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, kontekstual, dan interaktif. Canva membantu memvisualisasikan konsep abstrak, mendorong kolaborasi antar siswa, serta meningkatkan motivasi belajar. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa media Canva Metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran IPAS serta sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran aktif dan berbasis pengalaman. Kata Kunci: Partisipasi Siswa, Pembelajaran IPAS, Media Canva
PENGALAMAN-PENGALAMAN TERBAIK DALAM MELAKSANAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH DASAR: KAJIAN PRAKTIK REFLEKTIF GURU Novita Wulandari; Eko Kuntarto; Desy Rosmalinda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27967

Abstract

The objectives of this study include: (1) how teachers implement a differentiated learning approach in elementary schools; (2) what are the best experiences of teachers in implementing a differentiated learning approach in elementary schools; (3) what are the factors that support and hinder the implementation of differentiated learning that teachers do.The research method used is qualitative with a phenomenological approach. The research subjects were teachers from SDN 182/I Hutan Lindung, SDN TRIO SRIDADI, SDN 70/I Simpang Terusan, SDN 95/I Olak, and SDN 32/I Pematang Lalang. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The analysis techniques involved data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that teachers have implemented differentiated learning by mapping students’ readiness, interests, and learning styles through observation, questionnaires, and informal conversations. Lesson plans were designed with differentiation in content, process, and product. Teachers’ best practices are reflected in their flexibility and sensitivity in responding to student diversity, creating a conducive and interactive learning environment. Supporting factors include school support, availability of media, and teacher creativity, while the inhibiting factors involve lack of parental support, significant differences in student readiness, limited learning resources, and insufficient time and student profile data.
Penguatan Keterampilan Digital Guru Melalui Pelatihan Wordwall di SDN 205/IV Kota Jambi: Pengabdian Desy Rosmalinda; Syarif, Ahmad; Risdalina; Issaura Sherly Pamela; Erlinda Amnie; Louisiana Muliawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2809

Abstract

In the rapidly evolving digital era, the need for digital integration in teacher learning is becoming increasingly urgent. Teachers are no longer the primary source of knowledge, but rather managers and sophisticated instructors in the use of technology such as wordwalls in a more effective, efficient, and interactive learning process. Wordwall training is an alternative in efforts to improve the quality of teacher learning, especially in Jambi City. This Wordwall training was conducted at SDN 205/IV Jambi City, which had 53 teachers. Based on teacher experience data, the results obtained were a satisfaction level increase of 40% of participants feeling "very satisfied" from the previous 33% to 62% answering "very satisfied." Furthermore, 27% of respondents answered "satisfied", the remaining 10% of respondents answered "neutral", and 1% of respondents answered "less satisfied". After participating in this training, we saw an improvement. In addition, teachers who were very enthusiastic about participating in their activities became more courageous in carefully integrating various digital tools into lesson plans. This activity is useful in supporting teacher creativity in digital learning, improving teacher pedagogical competence, and producing a wordwall media bank system that can be used sustainably.
RESPON GURU SDN 236/IX AUR DURI TERHADAP PELATIHAN PEMBUATAN LKPD IPA INTERAKTIF MENGGUNAKAN LIVEWORKSHEET Risdalina, Risdalina; Rosmalinda, Desy; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Pamela, Issaura Sherly; Amnie, Erlida
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v31i3.68265

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah membawa dampak signifikan di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Salah satu bentuk inovasi dalam pembelajaran adalah penggunaan media interaktif, seperti Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) interaktif melalui platform Liveworksheet. Namun, banyak guru mengalami kendala dalam membuat media interaktif karena keterbatasan pengetahuan teknis, akses perangkat lunak, serta waktu. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pengabdian dari Universitas Jambi menyelenggarakan pelatihan pembuatan LKPD IPA interaktif untuk guru SD Negeri 236/IX Aur Duri. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran melalui Liveworksheet. Kegiatan pelatihan terdiri dari pengenalan platform, uji coba LKPD yang telah disediakan, praktik merancang LKPD interaktif, serta pengisian angket respon peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap penggunaan media interaktif dan motivasi untuk menerapkannya dalam pembelajaran. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif bagi siswa.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 187/I Teratai Aprilia, Rara Nasywa; Fitriani, Desnita; Sari, Silfiyana; Fitri, Dhella Angelina; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Rosmalinda, Desy
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i2.2676

Abstract

The independent curriculum is a curriculum that is not meant to replace the previous curriculum but to improve the previous curriculum so that it becomes better. In order to explore and hone students' potential from an early age and focus on developing students' character, knowledge, behavior and competencies. This research is motivated by how the curriculum is implemented Merdeka during its trial period in recent years, with the aim of analyzing how learning with the independent curriculum is implemented and the obstacles experienced by teachers in implementing it. This research uses a descriptive qualitative approach, with data collection methods of observation, documentation and interviews. The results of the research show that the implementation or application of the independent curriculum at SDN 187/1 Teratai has been carried out well. The main obstacles experienced are the readiness of human resources, facilities, and several changes in the Independent Curriculum where curriculum changes require intensive training for teachers to be able to understand and implement the Independent Curriculum well. The school's efforts to overcome this are by preparing human resources, adapting learning tools, and following the rules for implementing the curriculum in stages. Evaluations carried out also show the need for increased understanding and direct training related to the Independent Curriculum.