Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Eksplorasi Penggunaan Media Pembelajaran Big Book Dalam Mengenalkan Alat-Alat Optik Kepada Peserta Didik Natasya; Wiwik Kurniyati; Femi Br Ginting; Afifa Suci Nahara; Oliver Chelsea Sitanggang; Desy Rosmalinda
Jurnal Lensa Pendas Vol 10 No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v10i1.4246

Abstract

This research aims to explore the use of Big Book learning media in introducing optical tools to elementary school students. This study uses a qualitative approach with the type of library research. These sources are systematically analyzed to select, explore, evaluate, and synthesize the latest findings. The literature search is estimated to be published from 2020 to 2024. The source of the article searched or selected through an online search with the Google Scholar database uses the keywords "Big Book Learning Media" and "Optical Tools". Based on the results of the description of the literature study regarding the exploration of the use of big book learning media in introducing optical tools effectively increasing students' interest and understanding of the material. With its attractive visualizations and large size, the Big Book makes it easier to convey the concept of complex optical devices, such as microscopes, telescopes, and cameras, to be easier to understand. In addition, its use supports collaborative and interactive learning, thereby increasing the active involvement of students. Although there are several challenges, including limited availability of topics, limited interaction, strategies and integration of digital media and creative creation of Big Books can help optimize their use in learning. Thus, it is hoped that the Big Book can be a very useful tool in science learning, providing a more comprehensive and in-depth learning experience for students.
Meningkatkan Motivasi Belajar Melalui Aplikasi Kipin School Berbasis Media Buku Elektronik pada Peserta Didik Kelas III Sekolah Dasar Putri, Rizkia Rima; Kuntarto, Eko; Rosmalinda, Desy
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i2.4731

Abstract

This study aims to describe efforts to increase student learning motivation in the content of Civics class III Elementary School using the Kipin School application conducted at SD Negeri 150/IX Mekar Sari. This research is a class action research (PTK) consisting of two cycles, the data taken in the form of observation data through the observation sheet of learning motivation using the electronic book media application, namely Kipin School. This research was conducted with 4 stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The results of this study indicate an increase in student learning motivation seen from the observation sheet in cycle I student learning motivation of 50%. Then increased to 93% in cycle II. Based on the findings of the research results, it can be concluded that the learning motivation of students using electronic book media through the Kipin School application for grade III elementary schools can increase.
PENERAPAN METODE STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN BERBANTUAN DENGAN MEDIA KARTU HURUF PADA SISWA KELAS 1 SDN 80/1 MUARA BULIAN Noni Agustin; Yantoro; Desy Rosmalinda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan metode struktural analitik sintetik dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan dengan berbantuan kartu huruf pada siswa kelas 1 SD. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dlakukan di SDN 80/1 Muara Bulian. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Data penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian penerapan metode struktural analitik sintetik berbantuan media kartu hururf mampu meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada peserta didik. Peningkatan tersebut bisa terlihat pada analisis data setiap siklus pertemuan. Siklus I pertemuan I sebanyak 33%, siklus I pertemuan II sebanyak 41% dengan peningkatan sebesar 8%. Pada siklus II pertemuan I sebanyak 79%, dan siklus II pertemuan II sebanyak 83% mengalami peningkatan sebesar 4%. Dari hasil penelitian ini diharapkan guru mampu meningkatkan proses pembelajaran di kelas, sehingga kemampuan membaca permulaan pada peserta didik dapat meningkat, guru disarankan agar menggunakan media pembelajaran saat proses pembelajaran berlangsung. Hal ini supaya peserta didik tertarik dan berminat dalam belajar membaca.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GAME BASED LEARNING PADA MATERI TUMBUHAN DI SEKOLAH DASAR Putri, Putri Fauziah Banani; Chan, Faizal Chan; Desy, Desy Rosmalinda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman belajar peserta didik melalui model pembelajaran Game Based Learning Di Sekolah Dasar. Penelitian ini berlatar belakang pada kenyataan bahwa pemahaman belajar peserta didik pada materi tumbuhan di sekolah dasar masih rendah, dengan hasil observasi pemahaman belajar peserta didik sebesar 40,38%. Peserta didik merasa bosan dan kurang bersemangat saat pembelajaran berlangsung serta model pembelajaran yang diterapkan oleh guru kurang efektif berdampak pada materi yang dipelajari tidak tersampaikan dengan baik pada peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dimana data yang diambil yaitu berupa data wawancara, observasi melalui lembar observasi pengamatan pemahaman belajar peserta didik dan observasi guru menerapkan model pembelajaran Game Based Learning, serta dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan pemahaman belajar peserta didik terlihat dari hasil observasi pada siklus I pemahaman belajar peserta didik 51,34%. Meningkat pada siklus II menjadi 78,31%. Berdasarkan temuan hasil penelitian maka dapat disimpulkan kemampuan pemahaman belajar peserta didik pada materi tumbuhan di sekolah dasar dapat meningkat setelah diterapkan model pembelajaran Game Based Learning.
IMPLEMENTASI MODEL MURDER MENGGUNAKAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS Ⅳ SD NEGERI 095/I OLAK Siti, Siti Aminah; Syahrial, Syahrial; Desy, Desy Rosmalinda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model MURDER menggunakan metode diskusi untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas IV SD Negeri 95/I Olak. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 95/I Olak, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi. Bentuk penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan model Taggart dan Kemmis yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil dari penelitian Siklus I Pertemuan I memperoleh persentase sebesar 43,48% dan pada Pertemuan II sebesar 53,90% yang mengalami peningkatan sebanyak 10,42%. Siklus II Pertemuan I memperoleh persentase 65,88% dan Pertemuan II sebesar 82,13% yang mengalami peningkatan sebanyak 16,25%. Berdasarkan temuan hasil penelitian dapat disimpulkan keaktifan belajar peserta didik kelas IV SD Negeri 95/I Olak dapat meningkat setelah diterapkan model pembelajaran MURDER.
ANALISIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SEKOLAH DASAR Febby Rahma Putri; Yantoro; Desy Rosmalinda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume10 Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.25273

Abstract

This study aims to analyze the planning, implementation, and evaluation processes of differentiated instruction in the IPAS subject for Grade V elementary students. The problem arises from teachers’ difficulties in accommodating students’ diverse learning styles, interests, and readiness within the Merdeka Curriculum framework. This research used a descriptive qualitative approach with data collected through observation, interviews, and documentation. The subjects were a Grade V teacher and students at SDN 198/I Pasar Baru. The findings show that the teacher applied differentiation through three main components: content, process, and product. Diagnostic assessments were conducted to identify students’ readiness, followed by the design of learning activities adapted to their learning styles (visual, auditory, kinesthetic). Instruction was carried out in groups according to student ability levels, and evaluation was conducted using formative assessment and class reflection. Differentiated instruction was shown to enhance student engagement, self-confidence, and conceptual understanding. However, challenges such as limited time and the complexity of preparing differentiated materials remain. This study recommends ongoing training and support for teachers to effectively design and manage student-centered, adaptive learning environments.
PENGGUNAAN MEDIA WORDWALL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DALAM PEMBELAJARAN IPAS MATERI PANCA INDRA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Sulistia Ningsih; Silvia Dian Suari; Dhiyan Syahirah; Romian Perangin-Angin; Viola Ananta; Destrineli; Desy Rosmalinda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26955

Abstract

The purpose of this study was to develop students' level of understanding in the context of learning about the five senses of science material through the use of Wordwall media as a tool to help interactive learning. This study was conducted using the Classroom Action Research (CAR) method consisting of two cycles and involving 24 fourth grade students at SDN 165/I Singkawang. Data were obtained by giving tests to participants and collecting documents relevant to the research topic. The findings of this research indicate a significant increase in students' level of understanding after the use of Wordwall media in learning. In the early phase (pre-cycle), the average student score reached 65.58 with a learning success percentage of 45.83%. After the implementation of the first cycle, the completion rate increased to 83.33%. In the second cycle, learning outcomes continued to show improvement with a completion rate of 91.67% and the highest score reaching 100. Wordwall, which is a digital-based learning media, has proven to be effective in supporting students in understanding difficult-to-understand science concepts, while creating a more interactive and enjoyable learning atmosphere. This media provides a varied learning experience through various forms of educational games, thus increasing the enthusiasm and active involvement of students. This research recommends that teachers be more creative in utilizing educational technology for the achievement of optimal learning objectives.
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA KELAS 5 SD Dina Mauliya Lorenza; Faizal Chan; Desy Rosmalinda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33537

Abstract

Salah satu tolak ukur keberhasilan pembelajaran adalah peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga sederhana terhadap hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar pada materi sistem pencernaan manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One Group Pretest-Posttest, melibatkan 15 siswa. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda soalnya. Analisis dilakukan dengan N-Gain, uji normalitas, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai siswa meningkat dari 42,27 (pretest) menjadi 79,13 (posttest) dengan N-Gain 0,65 (kategori sedang). Uji paired sample t-test menghasilkan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Kesimpulannya, penggunaan alat peraga sederhana berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar.